Setelah diperoleh gambaran dari faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen didaiam memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi, maka berikutnya dilakukan analisa ketergantungan antar fa,ktor-f aktor yang berhubungan dengan latar belakang responden.
Untuk latar belakang responden, penulis membata-si kriteria, yaitu : umembata-sia , pekerjaan, dan pendapatan.
Dengan analisa ini, maka faktor-faktor yang mempunyai ketergantungan yang signifikan akan diketahui, karena dari ketergantungan ini dapat diambil kesimpulan yang d i per i ukan.
Analisa ketergantungan diiakukan dengan menggu-nakan Contingency tabel dan metode Chi - Kuadrat untuk u j i s t a t i s t i k n y a .
D e n g a n m e i i h a t j a w a b a n i a w a b a n r e s p o n d e n s e c a r a l e n g -k a p , m a -k a d a p a t i a h d i l a -k u -k a n a n a l i s a -k e t e r g a n t u n g a n d e n g a n p e r h i t u n g e n s e b a g a i b e r i k u t :
Tabel 4-19
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkac usia
usia
Sumber : Hasii pendapat responden yzr.z sudah diolah.
Dari data diatas diketahui ada bei-erapa sel yang jumlahnya dibawah 5, oleh karena i v_ r.arus dilakukan penggabungan seperti dibawah ini:
58
Tabel 4-20
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkat usia
i
(hasil penggabungan dari tabel 4-19) usia
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah
Untuk mengetahui jumiah tiap-tiap sel didalam tabel diatas maka digunakan rumus :
E =
Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom Jumiah responden
E = 8,70 E =5.10 E =5,10 E =5.70 E =5,40
Setelah diketahui jumlah masing-masing sel, selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-tungan, digunakan analisa Chi-Kuadrat, dengan rumus :
( ni,j - ei,j ))
X; = m 17,714
ei , j
Untuk derajat kebebasan adalah : V = (b - 1 ) ( k - 1 )
= (5 - 1) (3 - 1 )
= 8
Kriteria pengujian adalah : •
HO diterima apabila X) Hitung < X) statistik HI diterima apabila X.? Hitung > X) statistik HO ditolak apabila X) Hitung > X; statistik HI ditolak apabila XJ Hitung < X; statistik
Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95
%, jadi v = 5 %.
Hal ini berarti, menurut tabel distribusi Chi - Kua-drat, untuk V = 8, dan " = 5 %, maka X.) 8 ,5 % adalah 15,51.
Dari perhitungan diatas, ternyata X) hitung = 17,714, sedangkan X) statistik n 15,51, jadi XJ hitung > X.?
statistik maka HO ditolak / HI diterima.
Hal ini berarti ada ketergantungan antara frekuensi kedatangan dengan usia.
60
Tabel 4-21
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkat pekerjaan
Peker jaan Kedatangan
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah dioiah.
Dari data diatas diketahui ada beberapa sel yang jumlahnya dibawah 5, oleh karena itu harus dilakukan penggabungan seperti dibawah ini:
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan pekerjaan
(hasil penggabungan dari tabel 4-21) peker jaan
Kedatangan
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.
Untuk mengetahui jumiah tiap-tiap sel didalam tabel diatas maka digunakan rumus :
Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom E =
Jumiah responden
9,12 E = 8 , 6 4
Setelah diketahui jumiah masing-masing sel, selanjut- nya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-E =22.08 ketergan-E = 8. 16 ketergan-E
tungan, digunakan analisa Chi - Kuadrat, dengan rumus
( ni , j - ei , j ))
X; = • 15,672
ei , J
Untuk derajat kebebasan adalah :
V = (b - 1) (k - 1 )
= (4 - 1) (3 - 1 )
= 6
Kriteria pengujian adalah :
HO diterima bila XJ Hitung < X) statistik HI diterima bila X) Hitung > XJ statistik HO ditolak bila X) Hitung > X) statistik HI ditolak bila X.) Hitung < X; statistik
Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95
%, jadi v = 5 %.
Hal ini berarti, menurut tabel Chi - Kuadrat, untuk V
= 6, dan v = 5 %, maka X; 12,5 % adalah 12,59.
Dari perhitungan diatas, ternyata X} hitung = 15,672, sedangkan X) statistik = 12,59, jadi X) hitung > X) statistik maka HO ditolak / HI diterima.
Hal ini berarti ada ketergantungan antara frekuensi kedatangan dengan pekerjaan.
Tabel 4-23
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan pendapatan
pendapatan
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.
Dari data diatas diketahui ada beberapa sel yang jumiahnya dibawah 5, oleh karena itu harus dilakukan penqgabungan seperti dibawah ini:
64
Tabel 4-24
Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatanga'n dengan pendapatan
(hasil penggabungan dari tabel 4-23) (da lam r ibuan)
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.
E =
Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom Jumlah responden
E = 8,70 E =5,10 E =5,10 E =5.70 E =5,40 Setelah diketahui jumlah masing-masing sel, selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-tungan, digunakan analisa Chi - Kuadrat, dengan rumus:
( ni,j - ei , j ) )
X; m =12,218
ei , j
Untuk derajat kebebasan adalah : V = (b - 1) (k - 1)
= (5 - 1 ) (3 - 1 )
= 8
Kriteria pengujian adalah :
HO diterima bila X) Hitung < X) statistik HI diterima bila X) Hitung > XJ statistik HO ditolak bila X.; Hitung > X; statistik HI ditolak bila %} Hitung < X.; statistik
Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95
% , jadi ' = 5 %.
Hal ini berarti, menurut tabel Chi - Kuadrat, untuk V
= 8 , dan x = 5 %, maka X; 12,5 % adalah 15,51.
Dari perhitungan diatas, ternyata X) hitung
=12,218, sedangkan X statistik adalah 15,51, jadi X hitung < X) statistik, maka HO diterima / HI ditolak.
Hal ini berarti tidak ada ketergantungan antara frek-wensi kedatangan dengan pendapatan.
Selanjutnya akan dilihat faktor mana yang paling signifikan terhadap pola kedatangan konsumen.
Untuk dapat mengetahui faktor mana yang paling signif-ikan, yaitu dengan membandingkan X) hitung dengan masing-masing faktor dengan X) tabel.
66
Agar dapat dilihat lebih jelas, mana yang paling signifikan, maka dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 4-25
Perbandingan antara X1 hitung dengan X2 tabel
Faktor
X 2 hi tung X2 , oc 10 % X2 , a 5 % X2 , a 2 % X2 , a 1 % X2 , a 0 , 1 %
Usia
17,714 13,36 15.51 18, 17 20,09 26, 12
Peker jaan
15,672 10,64 12,59 15,03 16,81 22,46
Pendapatan
12,218 13,36 15,51 18, 17 20,09 26,12
Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.
Dari tabel diatas dapat dikatakan bahwa faktor pekerjaan masih signifikan sampai tingkat 2 %, faktor usia masih signifikan sampai tingkat 5 %, sedangkan faktor pendapatan tidak signifikan,karena a diatas 5 %
Dari analisa. pendapat responden, dapat dibukti-kan bahwa para responden didalam memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi ssngat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal sebagai berikut:
- Motivasi
Motivasi yang menyebabkan konsumen memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi sebagai sarana reparasi dan pernbuatan alat-alat teknik adalah informasi yang didapat dari konsumen yang telah menggunakan jasa Bengkel Sumber Jadi Abadi, sehingga ingin mencoba menggunakan jasa Bengkel Sumber Jadi Abadi.
- Persepsi
Konsumen yang telah menggunakan Jadi Abadi mempunyai pandangan yang kegiatan pekerjaan yang dilakukan tersebut.
- Be 1 a jar
Dari pengalaman yang telah diperoleh konsumen Bengkel Sumber Jadi'' Abadi menyebabkan konsumen mengulangi pem-belian jasa di Bengkel tersebut, karena pengalaman yang mereka dapatkan diwaktu yang
lampau sangat berkesan dibenak mereka.
- Sikap
Sikap yang diper1ihatkan oleh konsumen Bengkel Sumber Jadi Abadi adalah sikap positif, artinya konsumen yang telah menggunakan jasa Bengkel terse-but mempersepsikan keberadaan Bengkel Sumber Jadi
Bengkel Sumber baik terhadap
oleh Bengkel
Abadi sangat baik.
Faktor-faktor eksternal :
- Kelompok sosial dan kelompok referensi
Meliputi orang-orang yang berada dalam suatu kelompok, dalam hal ini adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan yang berhubungan dengan masalah
teknik, dan mereka selalu berinteraksi dalam mengin-formasikan tentang keberadaan Bengkel Sumber Jadi Abadi berikut kelebihan dan kekurangannya.