• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Chi - Kuadrat

Dalam dokumen ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 21-33)

Setelah diperoleh gambaran dari faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen didaiam memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi, maka berikutnya dilakukan analisa ketergantungan antar fa,ktor-f aktor yang berhubungan dengan latar belakang responden.

Untuk latar belakang responden, penulis membata-si kriteria, yaitu : umembata-sia , pekerjaan, dan pendapatan.

Dengan analisa ini, maka faktor-faktor yang mempunyai ketergantungan yang signifikan akan diketahui, karena dari ketergantungan ini dapat diambil kesimpulan yang d i per i ukan.

Analisa ketergantungan diiakukan dengan menggu-nakan Contingency tabel dan metode Chi - Kuadrat untuk u j i s t a t i s t i k n y a .

D e n g a n m e i i h a t j a w a b a n i a w a b a n r e s p o n d e n s e c a r a l e n g -k a p , m a -k a d a p a t i a h d i l a -k u -k a n a n a l i s a -k e t e r g a n t u n g a n d e n g a n p e r h i t u n g e n s e b a g a i b e r i k u t :

Tabel 4-19

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkac usia

usia

Sumber : Hasii pendapat responden yzr.z sudah diolah.

Dari data diatas diketahui ada bei-erapa sel yang jumlahnya dibawah 5, oleh karena i v_ r.arus dilakukan penggabungan seperti dibawah ini:

58

Tabel 4-20

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkat usia

i

(hasil penggabungan dari tabel 4-19) usia

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah

Untuk mengetahui jumiah tiap-tiap sel didalam tabel diatas maka digunakan rumus :

E =

Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom Jumiah responden

E = 8,70 E =5.10 E =5,10 E =5.70 E =5,40

Setelah diketahui jumlah masing-masing sel, selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-tungan, digunakan analisa Chi-Kuadrat, dengan rumus :

( ni,j - ei,j ))

X; = m 17,714

ei , j

Untuk derajat kebebasan adalah : V = (b - 1 ) ( k - 1 )

= (5 - 1) (3 - 1 )

= 8

Kriteria pengujian adalah : •

HO diterima apabila X) Hitung < X) statistik HI diterima apabila X.? Hitung > X) statistik HO ditolak apabila X) Hitung > X; statistik HI ditolak apabila XJ Hitung < X; statistik

Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95

%, jadi v = 5 %.

Hal ini berarti, menurut tabel distribusi Chi - Kua-drat, untuk V = 8, dan " = 5 %, maka X.) 8 ,5 % adalah 15,51.

Dari perhitungan diatas, ternyata X) hitung = 17,714, sedangkan X) statistik n 15,51, jadi XJ hitung > X.?

statistik maka HO ditolak / HI diterima.

Hal ini berarti ada ketergantungan antara frekuensi kedatangan dengan usia.

60

Tabel 4-21

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan tingkat pekerjaan

Peker jaan Kedatangan

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah dioiah.

Dari data diatas diketahui ada beberapa sel yang jumlahnya dibawah 5, oleh karena itu harus dilakukan penggabungan seperti dibawah ini:

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan pekerjaan

(hasil penggabungan dari tabel 4-21) peker jaan

Kedatangan

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.

Untuk mengetahui jumiah tiap-tiap sel didalam tabel diatas maka digunakan rumus :

Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom E =

Jumiah responden

9,12 E = 8 , 6 4

Setelah diketahui jumiah masing-masing sel, selanjut- nya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-E =22.08 ketergan-E = 8. 16 ketergan-E

tungan, digunakan analisa Chi - Kuadrat, dengan rumus

( ni , j - ei , j ))

X; = • 15,672

ei , J

Untuk derajat kebebasan adalah :

V = (b - 1) (k - 1 )

= (4 - 1) (3 - 1 )

= 6

Kriteria pengujian adalah :

HO diterima bila XJ Hitung < X) statistik HI diterima bila X) Hitung > XJ statistik HO ditolak bila X) Hitung > X) statistik HI ditolak bila X.) Hitung < X; statistik

Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95

%, jadi v = 5 %.

Hal ini berarti, menurut tabel Chi - Kuadrat, untuk V

= 6, dan v = 5 %, maka X; 12,5 % adalah 12,59.

Dari perhitungan diatas, ternyata X} hitung = 15,672, sedangkan X) statistik = 12,59, jadi X) hitung > X) statistik maka HO ditolak / HI diterima.

Hal ini berarti ada ketergantungan antara frekuensi kedatangan dengan pekerjaan.

Tabel 4-23

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatangan dengan pendapatan

pendapatan

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.

Dari data diatas diketahui ada beberapa sel yang jumiahnya dibawah 5, oleh karena itu harus dilakukan penqgabungan seperti dibawah ini:

64

Tabel 4-24

Analisa ketergantungan antara frekwensi kedatanga'n dengan pendapatan

(hasil penggabungan dari tabel 4-23) (da lam r ibuan)

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.

E =

Hasil akhir baris x Hasil akhir kolom Jumlah responden

E = 8,70 E =5,10 E =5,10 E =5.70 E =5,40 Setelah diketahui jumlah masing-masing sel, selanjutnya untuk mengetahui sejauh mana ketergan-tungan, digunakan analisa Chi - Kuadrat, dengan rumus:

( ni,j - ei , j ) )

X; m =12,218

ei , j

Untuk derajat kebebasan adalah : V = (b - 1) (k - 1)

= (5 - 1 ) (3 - 1 )

= 8

Kriteria pengujian adalah :

HO diterima bila X) Hitung < X) statistik HI diterima bila X) Hitung > XJ statistik HO ditolak bila X.; Hitung > X; statistik HI ditolak bila %} Hitung < X.; statistik

Dalam uji statistik ini dipakai tingkat keyakinan 95

% , jadi ' = 5 %.

Hal ini berarti, menurut tabel Chi - Kuadrat, untuk V

= 8 , dan x = 5 %, maka X; 12,5 % adalah 15,51.

Dari perhitungan diatas, ternyata X) hitung

=12,218, sedangkan X statistik adalah 15,51, jadi X hitung < X) statistik, maka HO diterima / HI ditolak.

Hal ini berarti tidak ada ketergantungan antara frek-wensi kedatangan dengan pendapatan.

Selanjutnya akan dilihat faktor mana yang paling signifikan terhadap pola kedatangan konsumen.

Untuk dapat mengetahui faktor mana yang paling signif-ikan, yaitu dengan membandingkan X) hitung dengan masing-masing faktor dengan X) tabel.

66

Agar dapat dilihat lebih jelas, mana yang paling signifikan, maka dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4-25

Perbandingan antara X1 hitung dengan X2 tabel

Faktor

X 2 hi tung X2 , oc 10 % X2 , a 5 % X2 , a 2 % X2 , a 1 % X2 , a 0 , 1 %

Usia

17,714 13,36 15.51 18, 17 20,09 26, 12

Peker jaan

15,672 10,64 12,59 15,03 16,81 22,46

Pendapatan

12,218 13,36 15,51 18, 17 20,09 26,12

Sumber : Hasil pendapat responden yang sudah diolah.

Dari tabel diatas dapat dikatakan bahwa faktor pekerjaan masih signifikan sampai tingkat 2 %, faktor usia masih signifikan sampai tingkat 5 %, sedangkan faktor pendapatan tidak signifikan,karena a diatas 5 %

Dari analisa. pendapat responden, dapat dibukti-kan bahwa para responden didalam memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi ssngat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal sebagai berikut:

- Motivasi

Motivasi yang menyebabkan konsumen memilih Bengkel Sumber Jadi Abadi sebagai sarana reparasi dan pernbuatan alat-alat teknik adalah informasi yang didapat dari konsumen yang telah menggunakan jasa Bengkel Sumber Jadi Abadi, sehingga ingin mencoba menggunakan jasa Bengkel Sumber Jadi Abadi.

- Persepsi

Konsumen yang telah menggunakan Jadi Abadi mempunyai pandangan yang kegiatan pekerjaan yang dilakukan tersebut.

- Be 1 a jar

Dari pengalaman yang telah diperoleh konsumen Bengkel Sumber Jadi'' Abadi menyebabkan konsumen mengulangi pem-belian jasa di Bengkel tersebut, karena pengalaman yang mereka dapatkan diwaktu yang

lampau sangat berkesan dibenak mereka.

- Sikap

Sikap yang diper1ihatkan oleh konsumen Bengkel Sumber Jadi Abadi adalah sikap positif, artinya konsumen yang telah menggunakan jasa Bengkel terse-but mempersepsikan keberadaan Bengkel Sumber Jadi

Bengkel Sumber baik terhadap

oleh Bengkel

Abadi sangat baik.

Faktor-faktor eksternal :

- Kelompok sosial dan kelompok referensi

Meliputi orang-orang yang berada dalam suatu kelompok, dalam hal ini adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan yang berhubungan dengan masalah

teknik, dan mereka selalu berinteraksi dalam mengin-formasikan tentang keberadaan Bengkel Sumber Jadi Abadi berikut kelebihan dan kekurangannya.

Dalam dokumen ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 21-33)

Dokumen terkait