BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
IV.2 Analisis Tabel Tunggal
IV.2.1 Analisa Data Karakteristik Responden
Karakteristik responden diperlukan untuk mengetahui latar belakang responden yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Berikut ini akan disajikan data hasil penelitian berupa karakteristik responden dan penganalisanya yang meliputi usia dan jenis kelamin responden yang merupakan atlet baseball dan softball PengCab PERBASASI Medan. Berikut dijelaskan satu persatu pada tabel di bawah ini.
Tabel 4 Usia Responden Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid 16-18 tahun 12 27.3 27.3 27.3 19-21 tahun 19 43.2 43.2 70.5 22-24 tahun 10 22.7 22.7 93.2 25-27 tahun 3 6.8 6.8 100.0 Total 44 100.0 100.0
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa sebagian besar responden berusia antara 19 hingga 21 tahun, yaitu sebanyak 19 orang (43.2%), dilanjutkan dengan 12 orang (27.3%) berusia antara 16 hingga 18 tahun, 10 orang (22.7%) berusia antara 22 hingga 24 tahun. Selanjutnya 3 orang (6.8%) responden berusia antara 25 hingga 27 tahun.
Besarnya jumlah responden dengan rentang usia 19-21 tahun dikarenakan pada usia tersebut kegiatan yang dijalani para atlet di luar bidang olahraga sudah lebih stabil. Sedang berada di pertengahan semester dan belum memasuki tingkat akhir sehingga masih ada waktu untuk tetap mengikuti kegiatan latihan baseball maupun softball.
Tabel 5
Jenis Kelamin Responden
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Laki-laki 23 52.3 52.3 52.3 Perempuan 21 47.7 47.7 100.0 Total 44 100.0 100.0
Tabel 5 di atas menunjukkan bahwa responden laki-laki lebih banyak dari responden perempuan. Walaupun beda persentasenya tidak begitu besar. Data ini sesuai dengan keterangan yang diberikan PengCab PERBASASI Medan yaitu atlet baseball berjumlah 23 orang laki-laki dan atlet softball berjumlah 21 orang perempuan.
Tabel 6
Familiar dengan nama Joshua Suherman
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Familiar 16 36.4 36.4 36.4
Familiar 28 63.6 63.6 100.0
Total 44 100.0 100.0
Sebanyak 28 orang (63.6%) responden familiar dengan nama Joshua Suherman. Sedangkan sisa responden lainnya 16 orang (36.4%) bahkan merasa sangat familiar.
Seperti yang disampaikan sebelumnya, Joshua Suherman adalah penyanyi cilik yang sangat tenar di waktu kecil. Ketika beranjak dewasa Joshua Suherman tetap sering muncul di televisi selain sebagai bintang iklan juga sebagai aktor FTV dan Layar Lebar sehingga tidak heran jika semua responden merasa familiar dengan namanya.
Tabel 7
Model iklan NutriSari versi Joshua Suherman menarik
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 2 4.5 4.5 4.5
Setuju 30 68.2 68.2 72.7
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 81.8
Tidak Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
Sebagian besar responden sebanyak 30 orang (68.2%) setuju bahwa model iklan NutriSari yaitu Joshua Suherman menarik. 8 orang (18.2%) memilih tidak setuju, 4 orang (9.1%) kurang setuju sedangkan 2 orang (4.5%) responden lainnya sangat setuju.
Berdasarkan pertanyaan terbuka yang peneliti ajukan, yang menjadi alasan Joshua Suherman menarik sebagai model iklan NutriSari adalah fakta bahwa Joshua sudah terkenal sejak lama. Sedangkan responden yang memilih tidak setuju memiliki alasan akan lebih menarik jika dibintangi oleh artis wanita.
Tabel 8
Jika iklan NutriSari dibintangi oleh Joshua Suherman maka akan membuat iklan tersebut lebih diingat khalayak
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 4 9.1 9.1 9.1
Setuju 23 52.3 52.3 61.4
Kurang Setuju 9 20.5 20.5 81.8
Tidak Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Sebanyak 23 orang (52.3%) responden setuju jika iklan NutriSari dibintangi oleh Joshua Suherman maka akan membuat iklan tersebut lebih diingat oleh khalayak. Sementara 9 orang (20.5%) kurang setuju, 8 orang (18.3%) tidak setuju. Sedangkan 4 orang (9.1%) lainnya sangat setuju.
Lagi-lagi yang menjadi alasan responden memilih setuju dikarenakan keterkenalan yang telah dimiliki oleh Joshua Suherman.
Tabel 9
Ukuran ketepatan Joshua Suherman merepresentasikan dirinya dalam iklan NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Tepat 12 27.3 27.3 27.3
Tepat 23 52.3 52.3 79.5
Kurang Tepat 9 20.5 20.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, 23 orang (52.3%) responden menyatakan Joshua Suherman sudah tepat merepresentasikan dirinya dalam iklan NutriSari. Bahkan 12 orang (27.3%) menganggap Joshua Suherman sudah sangat tepat merepresentasikan dirinya. Sementara 9 orang (20.5%) menganggap kurang tepat.
Tabel 10
Sudah mengenal Joshua Suherman sebelum Ia membintangi iklan NutriSari Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Mengenal 10 22.7 22.7 22.7 Mengenal 34 77.3 77.3 100.0 Total 44 100.0 100.0
34 orang (77.3%) responden sudah mengenal Joshua Suherman sebelum ia membintangi iklan NutriSari. 10 orang (22.7%) responden lainnya bahkan sangat mengenalnya.
Berdasarkan data di atas, semua responden sudah mengenal Joshua Suherman sebelum Joshua membintangi iklan NutriSari.
Tabel 11
Sering menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Sering 16 36.4 36.4 36.4
Sering 24 54.5 54.5 90.9
Jarang 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
24 orang (54.5%) responden sering menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman. 16 orang (36.4%) sangat sering menontonnya dan 4 orang (9.1%) responden lainnya jarang menonton iklan tersebut.
Tabel 12
Dalam seminggu sering menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Sangat Sering 25 56.8 56.8 56.8
Sering 15 34.1 34.1 90.9
Jarang 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
25 orang (56.8%) responden sangat sering menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman dalam waktu 1 minggu. 15 orang (34.1%) sering menontonnya dan 4 orang (9.1%) lainnya jarang menonton iklan tersebut.
Tabel 13
Seberapa efektif jumlah penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Efektif 14 31.8 31.8 31.8 Efektif 26 59.1 59.1 90.9 Kurang Efektif 4 9.1 9.1 100.0 Total 44 100.0 100.0
26 orang (59.1%) responden memilih bahwa jumlah penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman sudah efektif. 14 orang (31.8%) memilih sangat efektif dan 4 orang (9.1%) responden lainnya memilih kurang efektif.
Berdasarkan data di atas, sebagian besar menganggap penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman sudah efektif bahkan sangat efektif dikarenakan Hampir setiap kali menonton televisi biasanya iklan tersebut juga tayang.
Tabel 14
Semakin sering iklan NutriSari versi Joshua Suherman diputar maka semakin mengingat produk NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 18 40.9 40.9 40.9
Setuju 26 59.1 59.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
26 orang (59.1%) responden setuju dan 18 orang (40.9%) responden lainnya sangat setuju jika semakin sering iklan NutriSari versi Joshua Suherman diputar maka semakin mengingat produk NutriSari. Alasan yang diberikan pada pertanyaan terbuka yaitu karena seringkali muncul begitu saja dari alam bawah sadar.
Tabel 15
Semakin sering iklan NutriSari versi Joshua Suherman diputar maka akan membuat keinginan membeli semakin meningkat
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 11 25.0 25.0 25.0
Setuju 25 56.8 56.8 81.8
Tidak Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
25 orang (56.8%) setuju dan 11 orang (25%) sangat setuju semakin sering iklan NutriSari versi Joshua Suherman diputar maka akan membuat keinginan membeli semakin meningkat. Alasan yang diberikan pada pertanyaan terbuka yaitu karena seringkali muncul begitu saja dari alam bawah sadar terutama ketika akan membeli produk minuman segar. Sementara 8 orang (18.2%) lainnya tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Tabel 16
Tingkat kesesuaian waktu penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Sangat Sesuai 19 43.2 43.2 43.2
Sesuai 21 47.7 47.7 90.9
Kurang Sesuai 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
21 orang (47.7%) memilih bahwa waktu penayangan iklanNutriSari versi Joshua Suherman sudah sesuai, bahkan 19 orang (43.2%) responden lainnya menganggap sudah sangat sesuai. Sementara itu 4 orang (9.1%) menganggap kurang sesuai.
Tabel 17
Jenis produk yang diiklankan berpengaruh dengan waktu penayangan yang sesuai
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 15 34.1 34.1 34.1
Setuju 21 47.7 47.7 81.8
Tidak Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
Jenis produk yang diiklankan berpengaruh dengan waktu penayangan yang sesuai disetujui oleh 21 orang (47.7%) responden, bahkan 15 orang (34.1%) responden lainnya sangat setuju. Sementara ada 8 orang (18.2%) responden yang tidak setuju dengan hal tersebut
Tabel 18
Jam penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman mempengaruhi untuk lebih mengingatnya
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 11 25.0 25.0 25.0
Setuju 24 54.5 54.5 79.5
Kurang Setuju 9 20.5 20.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, 24 orang (54.5%) responden setuju dan 11 orang (25%) responden yang sangat setuju bahwa jam penayangan iklan dapat mempengaruhi untuk lebih mengingatnya. 9 orang (20.5%) responden kurang setuju dengan hal tersebut.
Tabel 19
Penayangan iklan NutriSari versi Joshua Suherman pada waktu prime time menjadi lebih menarik untuk ditonton dibanding waktu
lain Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 9 20.5 20.5 20.5
Setuju 21 47.7 47.7 68.2
Kurang Setuju 2 4.5 4.5 72.7
Tidak Setuju 12 27.3 27.3 100.0
Total 44 100.0 100.0
Ada 21 orang (47.7%) responden yang setuju dan 9 orang (20.5%) sangat setuju jika penayangan iklan paa waktu prime time menjadi lebih menarik untuk ditonton dibanding waktu lain. 12 orang (27.3%) responden tidak setuju dengan hal tersebut dan 2 orang (4.5%) responden memilih kurang setuju.
Pada pertanyaan terbuka yang peneliti tanyakan, sebagian besar responden memberikan alasan iklan lebih menarik ditonton di waktu prime time karena pada saat itulah responden dapat santai menonton televisi sehingga lebih mampu memberikan perhatian lebih terhadap iklan
Tabel 20
Penayangan iklan Nutrisari versi Joshua Suherman di luar waktu prime time lebih sulit untuk diingat
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 9 20.5 20.5 20.5
Setuju 19 43.2 43.2 63.6
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 72.7
Tidak Setuju 12 27.3 27.3 100.0
Total 44 100.0 100.0
Penayangan iklan di luar waktu prime time lebih sulit diingat disetujui oleh 19 orang (43.2%) responden, 12 orang (27.3%) tidak setuju, 9 orang (20.5%) responden sangat setuju, dan 4 orang (9.1%) responden kurang setuju.
Menurut responden yang setuju, jika di luar prime time biasanya responden masih sibuk beraktifitas dan tidak bisa fokus menonton televisi sehingga lebih sulit mengingatnya.
Tabel 21
Cara penyampaian pesan pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman membuat tertarik untuk ditonton hingga selesai
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 9 20.5 20.5 20.5
Setuju 31 70.5 70.5 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, cara penyampaian pesan pada iklan NutriSari menarik untuk ditonton hingga selesai disetujui 31 orang (70.5%) responden, 9 orang (20.5%) sangat setuju dan 4 orang (9.1%) yang kurang setuju dengan hal tersebut.
Tabel 22
Penambahan karakter animasi jeruk pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman mampu menarik perhatian dari segala usia
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 27 61.4 61.4 61.4
Setuju 13 29.5 29.5 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
Sebanyak 27 orang (61.4%) sangat setuju bahwa penambahan animasi jeruk pada iklan NutriSari mampu menarik perhatian dari segala usia dan 13 orang (29.5%) setuju. Sementara 4 orang (9.1%) kurang setuju dengan hal tersebut.
Adapun yang menjadi alasan bagi responden yang setuju dan sangat setuju adalah karena animasi disukai oleh anak-anak bahkan hingga orang dewasa.
Tabel 23
Penggunaan karakter animasi jeruk pada iklan tersebut sudah merupakan pesan yang dapat dengan mudah dipahami dan sangat
menarik Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 16 36.4 36.4 36.4
Setuju 24 54.5 54.5 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
24 orang (54.5%) responden setuju dengan penggunaan karakter animasi jeruk pada iklan NutriSari sudah merupakan pesan yang dapat dengan mudah dipahami dan sangat menarik dan 16 orang (36.4%) sangat setuju. Namun ada 4 orang yang kurang setuju dengan hal tersebut.
Yang menjadikan alasan untuk setuju menurut responden adalah karena animasi itu unik dan penggunaannya masih jarang pada iklan di Indonesia.
Tabel 24
Alur cerita iklan NutriSari versi Joshua Suherman membuat tertarik untuk ditonton
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 11 25.0 25.0 25.0
Setuju 29 65.9 65.9 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
Sebanyak 29 orang (65.9%) responden setuju dan 11 orang (25%) sangat setuju bahwa alur iklan NutriSari versi Joshua Suherman menarik untuk ditonton. Sementara itu ada 4 orang yang kurang setuju dengan hal tersebut.
Tabel 25
Musik yang digunakan dalam iklan NutriSari versi Joshua Suherman menarik sesuai dengan keceriaan isi pesan yang
disampaikan Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 8 18.2 18.2 18.2
Setuju 32 72.7 72.7 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
32 orang (72.7%) responden setuju dan 8 orang (18.2%) sangat setuju bahwa musik yang digunakan dalam iklan NutriSari versi Joshua Suherman menarik sesuai dengan keceriaan isi pesan yang disampaikan. Sementara itu 4 orang (9.1%) kurang setuju dengan pernyataan tersebut.
Responden menilai musik yang digunakan menarik karena selain nada yang terdengar riang, yang digunakan sebagai lirik juga sangat simpel sehingga sangat mudah dihapal dan dinyanyikan kembali.
Tabel 26
Seberapa terbiasa menonton televisi setiap hari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Terbiasa 16 36.4 36.4 36.4
Terbiasa 13 29.5 29.5 65.9
Kurang
Terbiasa 15 34.1 34.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, 16 orang (36.4%) responden sangat terbiasa dan 13 orang (29.5%) responden lainnya terbiasa menonton televisi setiap hari. Sementara 15 orang (34.1%) kurang terbiasa.
Tabel 27
Walaupun hanya sebentar namun sebisa mungkin menyempatkan diri menonton televisi
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 21 47.7 47.7 47.7
Setuju 4 9.1 9.1 56.8
Kurang Setuju 10 22.7 22.7 79.5
Tidak Setuju 9 20.5 20.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
21 orang (47.7%) responden sangat setuju dan 4 orang (9.1%) responden setuju sebisa mungkin menyempatkan diri menonton televisi mesti cuma sebentar. 10 orang (22.7%) kurang setuju dan 9 orang (20.5%) tidak setuju.
Saat ini media tidak hanya televisi yang dapat memberikan hiburan dan informasi melainkan dapat juga dipenuhi melalui internet dan sejenisnya. Hal inilah yang membuat responden tidak merasa harus menyempatkan diri untuk menonton televisi karena bisa digantikan oleh media lain.
Tabel 28
Keseringan menonton televisi pada jam yang sama setiap hari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Sering 9 20.5 20.5 20.5
Sering 16 36.4 36.4 56.8
Tidak Pernah 19 43.2 43.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
19 orang (43.2%) responden tidak pernah menonton televisi pada jam yang sama dengan alasan seperti sibuk dengan aktifitas lainnya. 16 orang (36.4%) sering menonton televisi pada jam yang sama dan 9 orang sangat sering melakukannya.
Tabel 29
Lebih menyukai menonton televisi pada jam yang acak dengan durasi yang tidak panjang
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 15 34.1 34.1 34.1
Setuju 15 34.1 34.1 68.2
Kurang Setuju 10 22.7 22.7 90.9
Tidak Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
Responden setuju dan sangat setuju lebih menyukai menonton televisi paa jam yang acak dan durasi yang tidak panjang berjumlah sebanding yaitu masing-masing 15 orang (34.1%). 10 orang (22.7%) kurang setuju. 4 orang (9.1%) tidak setuju.
Yang menjadi alasan adalah saat ini banyak yang menonton televisi hanya sesempatnya saja sehingga sering pada jam yang acak dan durasi tidak panjang.
Tabel 30
Frekuensi melihat iklan NutriSari versi Joshua Suherman ditayangkan setiap kali menonton televisi
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Sering 18 40.9 40.9 40.9
Sering 22 50.0 50.0 90.9
Jarang 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
22 orang (50%) responden sering melihat iklan NutriSari ditayangkan setiap menonton televisi. 18 orang lainnya bahkan memilih sangat sering. 4 orang (9.1%) responden lainnya jarang melihat iklan tersebut ditayangkan.
Tabel 31
Seberapa mengerti pesan yang ada pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Mengerti 17 38.6 38.6 38.6 Mengerti 27 61.4 61.4 100.0 Total 44 100.0 100.0
27 orang (61.4%) mengerti dan 17 orang (38.6%) responden lainnya sangat mengerti dengan pesan yang ada pada iklan NutriSari versi Joshua suherman.
Dapa disimpulkan bahwa cara penyampaian pesan pada iklan tersebut sangat baik karena responden 100% mengerti.
Tabel 32
Bahasa yang digunakan dalam iklan NutriSari versi Joshua Suherman dapat dengan mudah dipahami
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 21 47.7 47.7 47.7
Setuju 23 52.3 52.3 100.0
Total 44 100.0 100.0
23 orang (52.3%) responden setuju dan 21 orang (47.7%) responden lainnya sangat setuju bahasa yang digunakan dalam iklan NutriSari versi Joshua Suherman dapat dengan mudah dipahami. Dapat dipastikan mudah dipahami karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari bahkan tidak ada diselipkan bahasa asing.
Tabel 33
Alur cerita pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman mampu menyampaikan pesan iklan tersebut secara baik
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 9 20.5 20.5 20.5
Setuju 35 79.5 79.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
35 orang (79.5%) setuju dan 9 orang (20.5%) lainnya sangat setuju alur cerita pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman mampu menyampaikan pesan iklan tersebut secara baik. Hal ini disampaikan karena mudahnya menerima pesan iklan tersebut tanpa harus merasa bingung dengan bahasa maupun alur cerita yang ada.
Tabel 34
Seberapa mengerti arti dari slogan "jeruk kok minum jeruk" pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Mengerti 21 47.7 47.7 47.7 Mengerti 19 43.2 43.2 90.9 Kurang Mengerti 4 9.1 9.1 100.0 Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, 21 orang (47.7%) sangat mengerti dan 19 orang (43.2%) responden lainnya mengerti arti dari slogan "jeruk kok minum jeruk" pada iklan NutriSari versi Joshua Suherman. 4 orang (9.1%) memilih kurang mengerti.
Tabel 35
Setelah menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman menjadi mengetahui bahwa NutriSari adalah minuman rasa jeruk dengan
100% vitamin c Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 15 34.1 34.1 34.1
Setuju 25 56.8 56.8 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
25 orang (56.8%) responden setuju dan 15 orang (34.1%) lainnya sangat setuju setelah menonton iklan NutriSari versi Joshua Suherman menjadi mengetahui bahwa NutriSari adalah minuman rasa jeruk dengan 100% vitamin c. sedangkan 4 orang (9.1%) kurang setuju.
Tabel 36
Setiap melihat produk NutriSari di supermarket langsung dapat mengingat bahwa NutriSari diiklankan di televisi
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 24 54.5 54.5 54.5
Setuju 16 36.4 36.4 90.9
Kurang Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
24 orang (54.5%) sangat setuju dan 16 orang (36.4%) lainnya setuju setiap melihat produk NutriSari di supermarket langsung dapat mengingat bahwa NutriSari diiklankan di televisi. Selain itu ada 4 orang (9.1%) kurang setuju.
Tabel 37
Setiap mendengar kalimat “jeruk kok minum jeruk" langsung mengingat produk NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 36 81.8 81.8 81.8
Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
36 orang (81.8%) sangat setuju dan 8 orang (18.2%) sisanya setuju setiap mendengar kalimat “jeruk kok minum jeruk" langsung mengingat produk NutriSari.
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa slogan NutriSari memang sudah menjadi ciri tersendiri yang menjadi top of mind khalayak.
Tabel 38
Diantara iklan minuman rasa jeruk lainnya langsung dapat mengenali iklan NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 11 25.0 25.0 25.0
Setuju 27 61.4 61.4 86.4
Kurang Setuju 2 4.5 4.5 90.9
Tidak Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
27 orang (61.4%) setuju dan 11 orang (25%) sangat setuju dengan pernyataan diantara iklan minuman rasa jeruk lainnya langsung dapat mengenali iklan NutriSari. 4 orang (9.1%) tidak setuju dan 2 orang (4.5%) kurang setuju.
Tabel 39
Mampu mengingat merk NutriSari walaupun hanya melihat sedikit bagian dari iklan NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 8 18.2 18.2 18.2
Setuju 27 61.4 61.4 79.5
Kurang Setuju 5 11.4 11.4 90.9
Tidak Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
27 orang (61,4%) responden setuju dan 8 orang (18.2%) sangat setuju dengan pernyataan mampu mengingat merk NutriSari walaupun hanya melihat sedikit bagian dari iklan NutriSari. 5 orang kurang setuju dan 4 orang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Tabel 40
NutriSari merupakan icon minuman bervitamin rasa jeruk segar
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 13 29.5 29.5 29.5
Setuju 31 70.5 70.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
31 orang (70.5%) responden setuju dan 13 orang (29.5%) lainnya sangat setuju bahwa NutriSari merupakan icon minuman bervitamin rasa jeruk segar.
Hal tersebut dikarenakan meskipun ada merek lain namun mereka masih lebih memilih NutriSari.
Tabel 41
Mampu mengingat iklan NutriSari versi Joshua Suherman meskipun tidak langsung muncul di benak pertama kali
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 8 18.2 18.2 18.2
Setuju 21 47.7 47.7 65.9
Kurang Setuju 11 25.0 25.0 90.9
Tidak Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
21 orang (47.7%) setuju dan 8 orang (18.2%) responden sangat setuju mampu mengingat iklan NutriSari versi Joshua Suherman meskipun tidak langsung muncul di benak pertama kali. 11 orang (25%) kurang setuju. 4 orang (9.1%) tidak setuju.
Berdasarkan pertanyaan terbuka yang ada, responden kurang setuju dengan pernyataan tersebut dikarenakan menurut mereka, iklan tersebut langsung muncul di benak pertama kali.
Tabel 42
Mengenal merek minuman rasa jeruk selain NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 12 27.3 27.3 27.3
Setuju 22 50.0 50.0 77.3
Kurang Setuju 10 22.7 22.7 100.0
Total 44 100.0 100.0
22 orang (50%) setuju dan 12 orang (27.3%) responden lainnya mengenal merek minuman rasa jeruk selain NutriSari. 10 orang (22.7%) kurang setuju.
Tabel 43
Merek NutriSari mudah diingat dibanding merek lain
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 36 81.8 81.8 81.8
Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
36 orang (81.8%) sangat setuju dan 8 orang (18.2%) lainnya setuju merek NutriSari mudah diingat dibanding merek lain.
Alasan yang dikemukakan responden pada pertanyaan terbuka di pernyataan tersebut adalah karena NutriSari sudah dikenal sejak lama, slogan dan jingle iklannya juga sudah menjadi ciri khas hingga saat ini.
Slogan NutriSari menjadi salah satu pengingat terhadap iklan tersebut Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 36 81.8 81.8 81.8
Setuju 8 18.2 18.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan tabel di atas, 36 orang (81.8%) responden sangat setuju dan 8 orang (18.2%) responden lainnya setuju bahwa slogan NutriSari menjadi salah satu pengingat terhadap iklan tersebut.
Dari data di atas dapat kita lihat semua responden setuju seratus persen dengan pernyataan tersebut.
Tabel 45
Penggunaan karakter animasi jeruk pada iklan NutriSari sangat menarik karena menjadi ciri tersendiri bagi Nutrisari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Sangat Setuju 23 52.3 52.3 52.3
Setuju 17 38.6 38.6 90.9
Tidak Setuju 4 9.1 9.1 100.0
Total 44 100.0 100.0
23 orang (52.3%) responden sangat setuju dan 17 orang (38.6%) responden lainnya setuju dengan pernyataan penggunaan karakter animasi jeruk pada iklan NutriSari sangat menarik karena menjadi ciri tersendiri bagi Nutrisari. Alasannya adalah iklan yang diputar di Indonesia masih sangat jarang menggunakan animasi. Sementara ada 4 orang (9.1%) yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Tabel 46
Sudah terlebih dahulu mengingat merek lain untuk kategori minuman rasa jeruk segar, bukan NutriSari
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Setuju 4 9.1 9.1 9.1 Kurang Setuju 10 22.7 22.7 31.8 Tidak Setuju 30 68.2 68.2 100.0 Total 44 100.0 100.0
30 orang (68.2%) tidak setuju dan 10 orang (22.7%) kurang setuju dengan pernyataan sudah terlebih dahulu mengingat merek lain untuk kategori minuman rasa jeruk segar, bukan NutriSari. Sementara 4 orang (9.1%) lainnya setuju karena telah terlebih dahulu mengingat merek lain.
Tabel 47
Baru dapat mengingat iklan Nutrisari versi Joshua Suherman setelah mengisi kuesioner
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 4 9.1 9.1 9.1
Kurang Setuju 21 47.7 47.7 56.8
Tidak Setuju 19 43.2 43.2 100.0
Total 44 100.0 100.0
21 orang (47.7%) responden kurang setuju dengan pernyataan baru dapat mengingat iklan Nutrisari versi Joshua Suherman setelah mengisi kuesioner. 19 orang (43.2%) tidak setuju dan 4 orang (9.1%) responden lainnya sangat setuju.
Besarnya jumlah responden yang kurang setuju dan tidak setuju pada pernyataan tersebut dikarenakan mereka dapat mengingat iklan tersebut sebelum mengisi kuesioner ini.
Tabel 48
Hanya dapat mengingat sebagian kecil alur cerita iklan NutriSari versi Joshua Suherman
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Sangat Setuju 7 15.9 15.9 15.9
Kurang Setuju 13 29.5 29.5 45.5
Tidak Setuju 24 54.5 54.5 100.0
Total 44 100.0 100.0
24 orang (54.5%) responden tidak setuju dan 13 orang (29.5%) lainnya kurang setuju dengan pernyataan hanya dapat mengingat sebagian kecil alur cerita iklan NutriSari versi Joshua Suherman karena responden merasa mampu mengingat cukup banyak alur cerita iklan tersebut. Sementara 7 orang (15.9%) memilih sangat setuju dengan pernyataan tersebut.
Tabel 49
Tidak mengingat secara utuh iklan NutriSari versi Joshua Suherman Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Setuju 8 18.2 18.2 31.8
Kurang Setuju 13 29.5 29.5 61.4
Tidak Setuju 17 38.6 38.6 100.0
Total 44 100.0 100.0
Berdasarkan data di atas, sebanyak 17 orang (38.6%) responden tidak setuju dengan pernyataan tidak mengingat secara utuh iklan NutriSari vers Joshua Suherman karena merasa mampu mengingat secara jelas iklan tersebut. Sementara ada 13 orang (29.5%) yang kurang setuju. 8 orang (18.2%) setuju dengan pernyataan tersebut dan 6 orang (13.6%) responden lainnya sangat setuju dikarenakan tidak ingat secara utuh iklan NutriSari veri Joshua Suherman.
Tabel 50
Baru mengetahui Joshua Suherman membintangi iklan NutriSari
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Kurang Setuju 8 18.2 18.2 18.2
Tidak Setuju 36 81.8 81.8 100.0
Total 44 100.0 100.0
36 orang (81.8%) responden tidak setuju dengan pernyataan baru mengetahui Joshua Suherman membintangi iklan NutriSari. Yang menjadi alasan ketidaksetujuannya adalah karena iklan ini sendiri sudah lama diputar meski berbeda versi namun bintang iklannya tetap Joshua Suherman. Sementara 8 orang (18.2%) responden lainnya kurang setuju dengan pernyataan tersebut dikarenakan