• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Data 1. Kuesioner

Dalam dokumen 2. LANDASAN TEORI DAN IDENTIFIKASI DATA (Halaman 33-47)

Tabel 2.1. Form Kuesioner

Kuesioner Tentang Perlunya Website Aglaonema di Internet

Nama : Alamat :

Usia : a. < 20 tahun-30 tahun b. 31 tahun - 40 tahun c. 41 tahun - 50 tahun d. 51 tahun – 60 tahun

1. Apakah Anda menyukai tanaman hias?

a. Ya,suka. b. Tidak suka (langsung ke nomor 6&7 saja)

2. Apakah Anda tahu tanaman hias Aglaonema atau Sri Rejeki?

a. Tahu b. Tidak tahu

3. Darimana Anda mengetahui Aglaonema?

a. Pameran Tanaman Hias b. Teman/Kerabat

c. Internet

45

d. Buku/Koran/Tabloid/Majalah

4. Apakah Anda memelihara Aglaonema?

a. Ya b. Tidak

5. Apakah Anda membutuhkan informasi untuk perawatan dan pemeliharan Aglaonema?

a. Ya, perlu b. Tidak Perlu

6. Apakah Anda pengguna internet?

a. Ya b. Tidak

7. Apakah Internet sangat bermanfaat bagi anda?

a. Ya b. Tidak

8. Menurut Anda, apakah fungsi dan manfaat dari internet?

a. Sebagai wadah informasi dan forum komunikasi (chatting, mailing list).

b. Membantu dalam melaksanakan pekerjaan (untuk bisnis).

c. Sarana pendukung di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan.

~Terima Kasih Anda telah mengisi kuesioner ini.~

Tabel 2.2. Nama-nama Responden

NO NAMA ALAMAT USIA PEKERJAAN

1. Henny Raya Pandaan 590 35 Ibu Rumah

Tangga 2. Gunawan Manyar Kertoarjo III/44 50 Wiraswasta

3. Claudius Larry Tembaan 25 Karyawan

4. Djie Wie Khiem Babatan Pantai VII/5 32 Wiraswasta 5. Fernando Karang Empat Timur I/57 26 Wiraswasta 6. Fena Yuanita Arief Rahman Hakim

Regency 21 A-5 22 Mahasiswa

7. Lukman Winarko Grand Trawas A47 38 Wiraswasta 8. Lie Ing Dharmahusada Indah Timur

II/11 51 Ibu Rumah

Tangga 9. Louis Chandra Mulyosari Prima I/MC-32 23 Mahasiswa

10. Alfandy Rangkah II/8 27 Karyawan

11. Peter Raya Betro 562 Sidoarjo 44 Wiraswasta

12. Shinta Karang Asem XVI/25 21 Mahasiswa

13. Lidia Hudianto Galaxy Bumi Permai A/4 26 Ibu Rumah Tangga 14. Melda Yalidona Nginden Intan Barat

IV/1-C 30 Ibu Rumah

Tangga 15. Agustinus Mulyo Lebak Arum II/29 34 Karyawan 16. Koe Tek Loek Mulyosari Prima I/MC-32 57 Wiraswasta

17. Lusiani Samanhudi 308 Gresik 53 Ibu Rumah

Tangga

18. Oktavia Gondo Kenjeran 438 22 Mahasiswa

19. Imelda Sorentoo H-14 – Laguna 22. Yolandawati Pogot Palm Regency A-27 26 Karyawan 23. Yohana Villa Kalijudan

Indah K/22 20 Mahasiswa

24. Michael Taman Pondok Indah A-17 29 Wiraswasta

25. Mike Karang Asem IV/7 25 Wiraswasta

26. Joni Graha Tirta B-80 Sidoarjo 46 Wiraswasta 27. Mercylin Manyar Jaya Praja III/D-35 28 Ibu Rumah

Tangga

28. Henry M Sungkono 14 Gresik 55 Wiraswasta

29. Monica Cicilia Klampis Indah III/39 30 Ibu Rumah Tangga

30. Chrisliangtoro Lebak Jaya 38 Karyawan

31. Fandy Santoso Dharmahusada Permai IX-6 47 Wiraswasta

32. Ita Ploso II/9 23 Mahasiswa

33. Lindawati Dharmahusada Indah

I/C-39 49 Ibu Rumah

Tangga

34. Irawan Imam Bonjol 17 54 Wiraswasta

35. Anast Prapen Indah B-8 43 Ibu Rumah

Tangga 36. Jeffry Perum.Maspion 40Pepelegi 26 Karyawan 37. Robin Klampis Semolo Barat

III/20 37 Wiraswasta 41. Sofia Lestiawati Sidoyoso III/63 35 Ibu Rumah

Tangga

42. Honggo S.Parman 34 Sidoarjo 25 Mahasiswa

43. Yohana Soetanto Gading Indah Utara II/21 40 Wiraswasta

44. Stevan Gubeng Jaya 46 Karyawan

45. Michael Satelit Barat GS-5 24 Wiraswasta

46. Henry Ambengan Batu 45 Wiraswasta

47. Kiki Wijaya Darmo Harapan V-EL/6 55 Wiraswasta

48. Hari Manyar 8 41 Karyawan

49. Reza Trinato Dukuh Kupang Timur 33 Karyawan

50. Dhienny Sukomanunggal 232 49 Ibu Rumah

Tangga 51. Agung Pondok jati AD-4 Sidoarjo 29 Wiraswasta

52. Alfan Kutei 04 37 Wiraswasta

53. A Lok Pucang sawit 20 51 Karyawan

54. Henny Wonosari kidul 342 32 Ibu Rumah

Tangga 55. Soendoro W. Kendangsari 56-58 56 Wiraswasta 56. Poerwanto Tempel Sukorejo I/55 42 Karyawan

57. Handoyo Raya Jemursari 346 52 Wiraswasta

58. Ani Ch. Perak Timur 462 49 Karyawan 63. Megawati Dharmahusada Indah J-4 49 Ibu Rumah

Tangga

64. Kustiah Simpang DPS IX/39 58 Ibu Rumah

Tangga 65. Arif Babatan Pantai Utara X/64 24 Mahasiswa

66. Arifin Kalianak 30 37 Karyawan

67. Uswin Tambak Osowilangon 375 38 Karyawan

68. Rachmat Kalidami II / 34 21 Mahasiswa 75. Astika Soekarno Hatta 20 Malang 42 Wiraswasta 76. Kartika Bendul Merisi Tengah 34 36 Ibu Rumah

Tangga

77. Tono Tulungagung 53 Wiraswasta

78. Ardhi Buduran - Sidoarjo 40 Karyawan

68%

32%

S uka Tidak S uka

79. Yuli Petemon Tengah 4 39 Karyawan

80. Bambang Manyar Jaya VII/48 61 Wiraswasta

81. Kristiono Basuki rahmat 332 Malang 29 Karyawan 82. Rudianto Manyar Tirtoyoso VII/5 35 Karyawan 83. Nanang Bulu jaya gang Masjid 9 46 Wiraswasta

84. Idris Jl. Sekolahan 41 30 Karyawan

85. Supri Sidokare Asri I / 42 38 Wiraswasta

86. Rosita Nginden Baru 11 33 Ibu Rumah

Tangga

87. Andri Wonorejo Permai 3/84 41 Wiraswasta

88. Indro Wahyudi Kalisosok 338 27 Karyawan

89. Anum Taman Pondok Jati AF-87 50 Wiraswasta

90. Johan Djohari Berbek Industri III/01 39 Wiraswasta 91. Wawan Pradah Kali Kendal II-64 55 Wiraswasta

92. Djo Sukodami gang Buntu 24 39 Wiraswasta

98. Jonny Klampis Semolo timur II/3 37 Wiraswasta

99. Yenny Pumpungan 1/37 41 Ibu Rumah

Tangga 100.

Yuyun Rogojampi - Banyuwangi 47 Ibu Rumah

Tangga

Dari 100 responden yang mengisi pertanyaan-pertanyaan kuesioner diatas, didapatkan jawaban, yaitu:

1. Apakah Anda menyukai tanaman hias?

- 68% responden menyatakan menyukai tanaman hias.

- 32% responden menyatakan tidak menyukai tanaman hias.

6 9%

31%

Tahu Tidak Tahu

22%

18%

13%

47%

Pemeran Tanaman Hias Teman/Kerabat

Internet Media Cetak

35%

65%

Ya Tidak

2. Apakah Anda tahu tanaman hias Aglaonema atau Sri Rejeki?

- 69% responden menyatakan mengetahui Aglaonema atau Sri Rejeki.

- 31% responden menyatakan tidak mengetahui Aglaonema atau Sri Rejeki.

3. Darimana Anda mengetahui Aglaonema?

- 22% responden mengetahui dari pameran tanaman hias.

- 18% responden mengetahui dari teman/kerabat.

- 13% responden mengetahui dari internet.

- 47% responden mengetahui dari buku/koran/tabloid/majalah.

4. Apakah Anda memelihara Aglaonema?

- 35% responden memelihara aglaonema.

- 65% responden tidak memelihara aglaonema.

96%

4%

Memerlukan Tidak Memerlukan

85%

15%

Pengguna Bukan Pengguna

43%

57%

Bermanfaat Tidak / Kurang Berm anfaat

5. Apakah Anda membutuhkan informasi untuk perawatan dan pemeliharan Aglaonema?

- 96% responden memerlukan informasi.

- 4% responden tidak memerlukan informasi.

6. Apakah Anda pengguna internet?

- 85% responden menggunakan internet.

- 15% responden tidak menggunakan internet.

7. Apakah internet sangat bermanfaat bagi Anda?

- 71% responden menyatakan internet sangat bermanfaat.

- 29 % responden menyatakan internet tidak/kurang bermanfaat.

8. Menurut Anda, apakah fungsi dan manfaat internet?

32%

43%

25%

Media komunikasi dan informasi Membantu pekerjaan

Sarana pendidikan

- 32% responden menyatakan internet merupakan wadah informasi dan forum komunikasi (chatting, mailing list).

- 43% responden menyatakan internet membantu dalam melaksanakan pekerjaan (untuk bisnis).

- 25% responden menyatakan internet merupakan sarana pendukung di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan.

2.4.2. Wawancara

Pada tanggal 15-17 September 2007 telah dilakukan beberapa wawancara/interview terhadap beberapa orang yang cukup erat hubungannya dengan dunia agrobis, diantaranya ialah Bpk. Rachmadi selaku Pengelola Makarti Orchid, Pasar Kayun Surabaya, Ibu Veronica Odylia selaku pemilik kebun anggrek dan aglaonema ‘Renny Orchid’, sekaligus sebagai sekretariat PAI (Perhimpunan Anggrek Indonesia), Bpk.Sigit & Bpk. Dwi selaku pemilik toko aglaonema terlengkap di Surabaya Timur ‘Bratang Orchid’, Pasar bunga Bratang Surabaya, Ibu Ruth dan Ibu Annie selaku kolektor Aglaonema di Surabaya.

Dalam wawancara yang dilakukan penulis ingin mengetahui seberapa pentingkah sebuah website tentang all about aglaonema itu apabila hadir di tengah masyarakat, terutama di kancah para hobiis tanaman hias. Hasilnya ialah 70% dari suara mereka menyatakan bahwa mereka akan menyambut dengan baik, dengan penjelasan dan pertimbangan singkat bahwa website tentang aglaonema ini nantrnya tidak hanya diperuntukkan bagi para hobiis saja, melainkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, sebab turut mendukung di bidang dunia pendidikan

dan kebudayaan, selain itu juga sebagai wadah informasi dan komunikasi yang efektif dan canggih di masa yang akan datang.

2.4.3. SWOT

Dalam analisa SWOT ini akan dicari kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threat) pada tanaman hias khususnya aglaonema dan kompetitor-kompetitor website aglaonema yang sudah online.

2.4.3.1. Aglaonema A. Strength

- Aglaonema atau Sri Rejeki sudah populer di telinga masyarakat.

- Aglaonema sudah memiliki “fans-fans” yang loyal bahkan membentuk suatu jaringan dan komunitas sendiri sebagai sutau wadah penggemar tanaman hias aglaonema, dimana dari jaringan tersebut dapat menciptakan peluang bisnis yang bagus .

- Aglaonema dianggap sebagai tanaman keberuntungan, dimana para pemiliknya dipercaya bisa mendapatkan hoki atau beruntung.

- Aglaonema memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran, melebihi harga pasar tanaman hias jenis lain yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat.

- Memiliki tampilan daun yang berwarna merah cerah hingga warna-warna lainnya yang amat bervariatif, yang tidak dimiliki oleh tanaman jenis lain.

B. Weakness

- Memerlukan perhatian ekstra dalam pemeliharaan.

- Bagi sebagian orang, harga aglaonema relatif masih tinggi, walaupun kini ada beberapa jenis aglaonema yang sudah dibudidayakan secara masal, sehingga dapat menekan harganya.

- Secara keseluruhan bisa dikatakan bahwa target marketnya masih sangat sedikit, yaitu para penggemar tanaman hias saja.

C. Opportunities

- Seiring dengan berjalannya waktu, aglaonema akan semakin dikenal masyarakat, dan tidak menutup kemungkinan, semakin banyak masyarakat yang turut memelihara aglaonema di rumah.

- Jenis-jenis aglaonema silangan akan semakin banyak yang baru, berarti permintaan akan aglaonema berjenis baru akan semakin besar.

- Secara tidak langsung, kepopuleran aglaonema ini dapat mengangkat nama-nama tanaman hias yang lain yang belum terkenal.

D. Threat

- Banyak juga orang yang lebih menyukai tanaman hias lainnya (seperti Adenium, Euphorbia, Kaktus, Anggrek, Anthurium, Philodendron, Sansievera,dsb), yang jika aglaonema tidak dikembangkan pamor dan keberadaannya, maka keberadaan tanaman hias lain yang semakin didengar masyarakat, bahkan bisa menyaingi harga pasar aglaonema.

2.4.3.2. www.tpkkoja.co.id A. Strength

- Sudah online sejak tahun 2005

- Memiliki menu-menu yang lengkap dari galeri, forum, keanggotaan, hingga informasi-informasi aglaonema.

- Merupakan salah satu media informasi yang efektif selain buku hobi yang bergaya konvensional.

- Semua isi website yang berupa foto maupun teks bisa diupdate kapan saja, karena online.

B. Weakness

- Desain website yang kurang menarik dan kurang bernuansa, sehingga kurang mengena pada target market dan target audiencenya.

- Font kurang jelas.

- Hierarkhi tidak beraturan.

C. Opportinities

- Peluang berkembangnya website tpkkoja ini sangat besar, karena sudah banyak orang yang mengetahuinya dan sudah memiliki banyak anggota.

- Suatu saat website di bidang agro ini bisa menjadi media komunikasi dan informasi yang efektif, cepat, dan tepat guna.

D. Threat

- Semakin maraknya bisnis di bidang agrobis membuat banyaknya website-website lain yang lebih menarik dan lengkap mulai bermunculan, dengan demikian apabila website tpkkoja tidak meng-update dan memperbaharui desain dan isinya, maka hal ini dapat menjadi ancaman yang serius.

2.4.3.3. www.agloindonesia.com A. Strength

- Desain terlihat menarik dan simpel.

- Mulai muncul sejak tahun 2006.

- Merupakan salah satu media informasi yang efektif selain buku hobi yang bergaya konvensional.

- Semua isi website yang berupa foto maupun teks bisa diupdate kapan saja, karena online.

B. Weakness

- Menu-menu yang ada kurang lengkap, karena masih tergolong baru dan membutuhkan banyak revisi dan penambahan.

C. Opportinities

- Website agloindonesia bisa mengalami perkembangan yang lebih luas.

- Dengan desain yang lebih unik dan beda, target audience bisa lebih nyaman dalam memakai dan menggunakannya, sehingga di masa yang akan datang dapat menjaring pelanggan baru untuk mampir di website ini.

D. Threat

- Menu-menu yang tidak lengkap dapat membuat target audience merasa kecewa, bahkan mereka bisa menganggap ini sebagai ketidak profesionalan.

- Website-website lain akan terus muncul di kemudian hari dan pasti akan hadir sebagai kompetitor yang seslalu ingin lebih unggul dalam segala hal, baik desain, isi, dsb.

2.4.3.4. Tabloid ‘Agrobis’

A. Strength

- Terbit setiap bulan.

- Isi lebih banyak, bisa memuat teks maupun gambar.

- Biaya relatif lebih murah karena memakai kertas Koran.

- Mudah ditemukan, karena jalur distribusi luas, dari warung kios majalah, hingga toko buku.

B. Weakness

- Gambar yang ditampilkan kualitasnya sangat rendah, karena medianya terbatas.

- Dipandang dari segi estetika, bentuk tabloid terkesan murahan.

- Tabloid pada umunya tidak untuk dikoleksi, sehingga faktor hilang terselip, terbuang, adalah hal yang biasa.

C. Opportinities

- Tabloid Agrobis memiliki pembaca yang sudah loyal terhadapnya, dengan demikian tentunya masih ada harapan bagi tabloid ini untuk terus berkembang dan memperbaiki dan menaikkan citra di mata masyarakat.

- Nama ‘Agrobis’ yang sudah lama berkecimpung di dunia informasi ini menjadikannya sebagai batu loncatan tersendiri apabila Tabloid tsb ingin membuka peluang bisnis baru di bidang yang sama.

D. Threat

- Buku hobiis adalah satu-satunya kompetitor tabloid, karena mengingat kualitasnya yang jauh lebih baik dari tabloid.

- Pasang surutnya penjualan tabloid ini menjadi ancaman utama dalam kelangsungan hidup tabloid ini, mengingat pasar tabloid agrobis adalah para pencinta dunia agro saja.

2.4.3.5. Serial Buku Hobi ‘Trubus Info Kit’ & Katalog Tanaman Hias A. Strength

- Desain menarik

- Isi lebih banyak, bisa memuat teks maupun gambar dengan kualitas prima - Mudah ditemukan, karena jalur distribusi luas, dari warung kios majalah,

toko buku menengah, hingga toko buku eksklusif.

- Seringkali dijadikan konsumen sebagai buku koleksi

B. Weakness

- Harga relatif lebih mahal.

- Untuk katalog, gambar yang ditampilkan dibatasi oleh tiap tahun cetak, sehingga apabila ingin menambah isi, harus merevisi supaya melengkapi pada saat cetakan tahun berikutnya.

- Ukuran buku yang relatif simpel dan kecil sering membuatnya jadi korban terselip atau hilang.

C. Opportinities

- Buku hobi dan katalog sudah sangat dikenal masyarakat karena memang buku adalah sumber informasi yang digemari orang. Maka dari itu buku hobi dan katalog yang akan beredar akan semakin bervariatif .

D. Threat

- Jika harga yang dipatok buku hobi dan katalog terlalu mahal, maka pambaca akan merasa enggan untuk membelinya.

2.4.4. USP

Setelah melihat SWOT kompetitor langsung dan tidak langsung, maka dapat disimpulkan untuk membuat sebuah website aglaonema hibrida, dibutuhkan penelitian yang cukup detail, dari target audience, hingga target marketnya.

Mengingat bahwa target market daripada tanaman hias aglaonema ini adalah orang dewasa yang rata-rata berusia 25-55 tahun, maka desain website harus benar-benar mudah untuk digunakan, menarik untuk dilihat siapa saja, lengkap, jelas, dan tetap tidak meninggalkan nuansa tanaman hias aglaonema itu sendiri.

USP atau Unique Selling Preposition adalah sebuah ciri khas daripada sebuah produk yang ada dalam proses pemasaran, oleh karena itu dalam website aglaonema hibrida ini nanti harus memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri dibandingkan dengan kompetitor-kompetitornya yang lain. USP dari website ini adalah simpel, menarik, dan modern. Simpel karena mudah digunakan siapa saja.

Menarik karena desain dan nuansanya, dan bergaya modern mengikuti perkembangan jaman.

2.4.5. POSITIONING

Positioning daripada website aglaonema ini ialah media komunikasi dan wadah informasi di dunia maya internet bagi para pecinta tanaman hias aglaonema hibrida, sehingga bisa diartikan bahwa website ini adalah website untuk para hobiis tanaman hias.

2.4.6. Kesimpulan Analisa Data

Dewasa ini, kebutuhan akan informasi dan komunikasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditolerir lagi, sebab kebutuhan itu merupakan hal yang sangat vital bagi semua orang. Kali ini, melalui kemajuan dan kecanggihan teknologi berbasis informasi, penulis ingin membentuk sebuah wadah informasi dan komunikasi di bidang agrobisnis yaitu tanaman hias Sri rejeki hibrida atau yang bisaa dikenal dengan nama aglaonema, melalui media internet secara online.

Dengan dibuatnya website tentang aglaonema ini, penulis mengharapkan respon yang baik dari masyarakat indonesia, khususnya pecinta tanaman hias aglaonema,

supaya dapat memanfaatkan website ini sebagai pengganti tabloid atau buku hobi yang sudah seringkali kita lihat pada umumnya.

Dalam dokumen 2. LANDASAN TEORI DAN IDENTIFIKASI DATA (Halaman 33-47)

Dokumen terkait