• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.2 Analisis Smart Frisian Flag

2.2.2 Analisa Eksternal

Dengan brand image yang dimiliki PT Frisian Flag Indonesia, selain untuk dapat mempertahankan konsumen yang ada, sangatlah mungkin untuk melebarkan produksinya diluar produk susu sebagai bukti inovasi dan pemenuhan keinginan konsumen yang menunggu gebrakan baru dari perusahaan

2. Konsumen Yang Loyal

PT Frisian Flag Indonesia memiliki banyak konsumen loyal yang mempercayakan nutrisi yang dikandung oleh produk susu Frisian Flag untuk dikonsumsi keluarga mereka.dengan adanya kepercayaan dan loyalitas konsumen, ada peluang bagi produk PT Frisian Flag Indonesia untuk terus dikonsumsi oleh keluarga indonesia secara turun temurun hingga masa mendatang.

3. Perhatian Terhadap Kesehatan.

Melihat VISI Indonesia Sehat 2010 yang dirancangkan pemerintah, PT Frisian Flag Indonesia telah melakukan beberapa hal untuk mensosialisasikan pentingnya minum susu bagi seluruh lapisan masyarakat indonesia. Dengan ini selain sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, namun juga sebagai ajang promosi produk PT Frisian Flag Indonesia kepada Masyarakat.

BAB III

RISET PEMASARAN 3.1 Sistem Informasi

3.1.1 Analisis SWOT

PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk mendulang sukses secara terus menerus sebagai hasil konsistensi dalam menerapkan startegi bisnisnya serta selalu mengembangkan sumber daya dan teknologi yang dimilikinya. Hal ini tentunya untuk memproduksi produk yang seterusnya diterima konsumen Indonesia.

Dengan keunggulan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, peluncuran produk-produk baru untuk mengisi celah pasar yang ada dan tekad kuat perusahaan terhadap kualitas terbaik akan memastikan bahwa PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar di Indonesia di masa-masa mendatang.

Untuk memenuhi tuntutan ini terciptalah analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang memiliki peran penting dalam menetapkan suatu strategi perusahaan. Analisis SWOT merupakan cara yang sistematis didalam melakukan analisis terhadap wujud ancaman dan kesempatan agar dapat membedakan keadaan lingkungan yang akan datang sehingga dapat ditemukan masalah yang ada. Dari analisis SWOT, perusahaan dapat menentukan strategi efektif yang sejauh mungkin memanfaatkan kesempatan yang berlandaskan pada kekuatan yang dimiliki perusahaan, mengatasi ancaman yang datang dari luar, serta mengatasi kelemahan yang ada.

Adapun Analisis SWOT pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut:

1. Strength (Kekuatan)

Kekuatan utama PT Ultrajaya terletak pada visi pemasaran yang terfokus terus menerus membangun merek yang kuat dan memperlebar ragam produk makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Untuk melaksanakan hal ini, PT Ultrajaya telah melakukan investasi yang signifikan

dalam aktivitas pemasaran, teknologi, pengembangan produk dan yang paling penting distribusi.

Perusahaan ini termasuk salah satu perusahaan di Indonesia yang memiliki jaringan distribusi yang paling luas, mencakup seluruh daerah Indonesia, mulai dari Sumatera di ujung Barat hingga Papua di ujung Timur. Hal ini dapat dicapai oleh adanya sistem distribusi yang terdiri dari 2.500 grosir yang bersama-sama melayani lebih dari 25.000 toko ritel (toko modern dan tradisional), hotel dan pelanggan komersial. Jaringan distribusi ini juga didukung oleh jaringan penjualan PT Ultrajaya yang terdiri dari lebih 300 tenaga penjual, lebih dari 100 kendaraan, serta 9 depo dan kantor cabang di kota-kota besar, ditambah lagi oleh beberapa distributor lokal.

Pasar utama PT Ultrajaya adalah Indonesia dengan populasi 200 juta orang yang memiliki tingkat daya beli yang meningkat. Pasar domestik mencapai 90 persen dari total produksi perusahaan ini. Namun sejak 1988, perusahaan ini mulai aktif memasuki pasar ekspor ke negara-negara tertentu.

Kelebihan dari PT Ultrajaya Milk Industry adalah:

a. SDM yang besar dan terlatih b. Harga produk yang kompetitif c. Keadaan distribusi dan pangsa pasar d. Loyalitas konsumen terhadap produknya e. Pertumbuhan penjualan

2. Weakness (Kelemahan) a. Ketersediaan bahan baku b. Biaya produksi yang tinggi 3. Opportunities (Peluang)

a. Industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki harapan yang sangat positif. Negara ini memiliki populasi besar dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Meningkatnya daya beli konsumen telah membuat produk-produk makanan menjadi lebih terjangkau oleh masyarakat luas. Sebagai perusahaan makanan dan minuman yang terkemuka di Indonesia, PT Ultrajaya berada pada posisi yang sangat menguntungkan dengan kondisi tersebut.

b. Dengan keunggulan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, peluncuran produk-produk baru untuk mengisi celah pasar yang ada, dan tekad bulat kami terhadap kualitas terbaik, akan memastikan bahwa perusahaan ini dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar di Indonesia dimasa mendatang.

c. Membuat inovasi baru terhadap produk yang dapat bersaing dengan perusahaan lain.

4. Threat (Ancaman)

a. Adanya persaingan harga b. Masuknya para pesaing baru c. Fluktuasi nilai tukar rupiah

d. Iklim yang dapat menjadikan tumbuhan teh tidak baik e. Pesaing produk untuk minuman teh kotak

Adapun Analisis SWOT pada PT Frisian Flag Indonesia sebagai berikut : 1. Strength (Kekuatan)

a. Frisian Flag memiliki peternakan sendiri sehingga memiliki bahan baku yang berkualitas dan bernutrisi tinggi.

b. Produk yang dihasilkan dapat di konsumsi dari berbagai umur dari balita hingga dewasa dengan berbagai fungsi dan kebutuhan masing-masing sesuai dengan umur. Selain itu ada juga susu untuk kebutuhan ibu hamil.

c. Kualitas SDM yang selalu berkembang dengan adanya training yang selalu diadakan pada waaktu tertentu.

d. Mempunyai tim yang professional dan kuat pada setiap acara / event.

2. Weakness (Kelemahan)

a. Kurangnya inovasi terhadap varian rasa produk susu.

b. Kandungan gula yang cukup tinggi cenderung banyak dihindari.

c. Minimnya sarana promosi via website.

3. Opportunities (Peluang)

a. Mempunyai beragam kegiatan yang dibentuk oleh Corporate Operasional Responsibility (CSR) seperti pengembangan kemasyarakatan, pembinaan peternakan sapi, ketahanan gizi, dan Program Berkelanjutan.

b. Hampir setiap bulan Frisian Flag Indonesia mengadakan event di berbagai kota.

c. Produk lebih mudah dipasarkan karena telah ada di benak para konsumen dan merupakan salah satu merek yang dicari banyak orang karena kualitasnya.

4. Threats (Ancaman)

a. Pesaing di bidang produk yang sama menawarkan varian rasa yang lebih beragam dan rendah gula.

b. Harga susu yang ditawarkan cukup mahal dibandingkan dengan merek susu lain walaupun harganya sebanding dengan kualitas dan manfaat yang didapatkan.

c. Kenaikan harga BBM mempengaruhi dalam hal transportasi.

3.1.2 Analisia Lingkungan Internal

Adapun Analisia lingkungan internal pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut:

Analisis lingkungan internal merupakan usaha perusahaan untuk mencari keunggulan strategis yang dipakai dalam membedakan diri dari pesaing, dengan menentukan diri dari pesaing, dengan menentukan sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi inti.

1. Sumber daya merupakan input-input dalam proses produksi perusahaan seperti peralatan, keahlian pegawai, hak paten, keuangan dan manajer yang berpengalaman. Sumber daya digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan, menciptakan, dan menjual produk kepada konsumen.

2. Kapabilitas merupakan suatu kumpulan sumber daya yang menampilkan suatu tugas atau aktivitas tertentu secara integratif. Untuk menentukan kapabilitas suatu perusahaan biasanya di dasarkan kepada dua pendekatan, yaitu pendekatan fungsional dan pendekatan rantai nilai.

3. Kompetensi Inti bersumber dari kapabilitas dan sumber daya perusahaan.

Pada dasarnya kompetensi inti merupakan apa yang di lakukan perusahaan yang bernilai stratejik. Dengan demikian, kompetensi inti adalah nilai utama perusahaan dalam menciptakan keahlian dan kapabilitas yang disebabkan melalui bermacam garis produksi ataupun bisnis. Kapabilitas menjadi inti apabila memenuhi kriteria sustainable competitive advantage , yaitu menambah nilai, langka, sukar ditiru, dan mampu memanfaatkan.

Dengan demikian PT Ultrajaya Milk Industy & Trading Company Tbk

dapat menemukan kompetensi intinya dari analisis rantai nilai dan empat keunggulan yang berdaya tahan seperti yang telah dijelaskan diatas.

Setelah dapat di identifikasi kompetensi intinya, maka langkah selanjutnya adalah perusahaan dapat menentukan daya saing strategi dan keunggulan kompetitif.

Adapun Analisia internal pada PT Frisian Flag Indonesia sebagai berikut Kekuatan (Strenghts) yang dimiliki PT Frisian Flag Indonesia sebagai berikut :

1. Kualitas Produk yang Baik

PT Frisian Flag Indonesia memiliki mata ranati produksi yang terencana dan terpadu dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kehandalan dan efisiensi, mulai dari tahap pembelian bahan baku, produksi hingga produk diterima oleh konsumen. PT Frisian Flag Indonesia menggunakan bahan baku susu segar dalam jumlah yang besar yang diperoleh dari peternak lokal dengan menerapkan kebijakan yang saling menguntungkan. Dalam menjalin kemitraan tersebut, perusahaan memberikan penyuluhan dan bantuan untuk menjamin tersedianya pengiriman susu bermutu tinggi yang dihasilkan hanya oleh peternak yang sehat. Selanjutnya, seluruh proses pengolahan susu menggunakan sistem HACCP (Hazardous Analysis Critical Control Point) dengan teknologi modern yang ramah lingkungan dan diawasi ketat untuk menjamin keamanan, standart higienis serat kualitas yang tinggi.

2. Inovasi

PT Frisian Flag Indonesia selalu berusaha untuk menciptakan inovasi baru terhadap produk-produknya seperti mengeluarkan produk susu untuk berbagai jenjang usia, merubah kemasan botol dan menambah variasi kemasan SKM mereka yang tadinya konservatif menjadi lebih unik dan modern serta memperkenalkan produk susu dengan aneka rasa.

3. Distribusi yang Kuat

Pada proses distribusi, PT Frisian Flag Indonesia menggunakan jasa thrid party untuk mendistribusikan produk ke pasar tradisional maupun pasar modern. Meskipun demikian, jaringan distribusi dan pengadaan didukung dengan sistem manajemen data online yang canggih, memiliki tingkat ketepatan, efisiensi serta fleksibelitas yang sangat tinggi dapat membantu perusahaan untuk mengawasi proses distribusi hingga sampai ke tangan konsumen. Disamping itu berkat dukungan jaringan kontor cabang yang tersebar di seluruh indonesia memudahkan perusahaan dalam memperkuat jalinan kemitraan dengan pemasok, distributor, grosir, supermarket serta pengecer yang meliputi toko, kios kecil dan warung kopi. Hal ini ditunjang dengan adanya outlets yang tersebar diseluruh wilayah indonesia, sehingga konsumen dapat memperoleh produk yang dipasarkan dengan mudah.

4. Sumber Daya Manusia Yang Baik

Bhinneka tunggal ika yang bermakna berbeda namun tetap satu merupakan semboyan bangsa indonesia yang juga diterapkan pada seluruh jajaran manajemen dan karyawan PT Frisian Flag Indonesia. Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kemampuan pada karyawannya, perusahaan mengadakan program pelatihan, baik dilakukan didalam maupun diluar perusahaan. Program tersebut dilaksanakan sejalan dengan upaya menumbuhkan kesadaran, budaya, kebanggaan dan rasa memiliki terhadap perusahaan. Dengan berbekal keberhasilan yang telah diraih, PT Frisian Flag Indonesia akan terus berkembang dimasa mendatang seiring menyambut datangnya masa depan yang penuh tantangan dan peluang.

5. Pangsa Pasar Terbesar

Ditengah maraknya produk susu yang ada dipasar Indonesia saat ini, PT Frisian Flag Indonesia masih menguasai 65% pangsa susu kental manis. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat indonesia masih tetap setia untuk mengonsumsi produk PT Frisian Flag Indonesia.

6. Manajemen Bisnis Terbaik

Manajemen bisnis PT Frisian Flag Indonesia hingga saat ini merupakan salah satu yang terbaik di indonesia. Pemgelolaan manajemen mengacu pada sistem ISO 9001 yang diperoleh sejak tahun 1994 dan diperbarui ke sistem ISO 9001 versi 2000 pada tahun 2003.

3.1.3 Analisa Lingkungan Eksternal

Adapun Analisis eksternal pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut :

Pada dasarnya PT Ultrajaya Milk Industry &Trading Company Tbk.

Merupakan perusahaan dengan model organisasi Industrial (I/O), dimana keunggulan kompetitifnya ditentukan dari positioning dalam industri, penentu profiabilitasnya dari karakteristik industri sebagai market leader, penentu tingkat persaingannya yaitu antar bisnis sejenis, dan dalam menentukan pilihan strategik yaitu memilih industri yang menarik dalam bidang usaha industri makanan dan minuman dengan jenis susu maupun teh.

Dalam analisis lingkungan eksternal, maka ada dua lingkungan yang harus dikaji yaitu lingkungan umum dan lingkungan industri. Lingkungan umum merupakan suatu lingkungan yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas yang terlepas dari operasi perusahaan. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah Faktor-faktor ekonomi, sosial, teknologi,serta demografi. Sedangkan lingkungan industri yaitu mengarah pada analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan terhadap pesaing.

Pada PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk., lingkungan umum yang dapat dianalisis yaitu sebagai berikut :

1. Faktor Ekonomi

Data dalam laporan tahunan 2013 PT Ultrajaya Milk Industry &

Trading Company Tbk. Mengungkapkan bahwa tahun buku 2013 adalah tahun yang penuh tantangan bagi semua industri makanan dan minuman, dan industri susu, khususnya pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir 30% yang berdampak negatif terhadap margin usaha perseroan. Maka dalam hal ini perusahaan harus meningkatkan volume penjualan untuk mendapatkan laba atau dapat mempertahankan kondisi keuangan yang stabil dan baik.

Hal tersebut terbukti, bahwa pada laporan tahunan 2013 PT Ultra Milk Industry & Trading Company Tbk. Mampu meningkatkan volume penjualan dari semua segmen produk yang secara keseluruhan naik sebesar 18%. Selain itu, dalam tahun buku 2013 perusahaan telah menaikkan harga jual produk, rata-rata 5% dari harga jual yang berlaku sebelumnya, yang ternyata membawa dampak yang positif terhadap penjualan bersih. Kenaikan harga produk ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kenaikan bahan baku yang meningkat sebagai akibat dari depresiasi nilai rupiah terhadap dolar AS khususnya.

2. Faktor Sosial

Dalam mempengaruhi keyakinan, nilai, sikap, opini yang berkembang dan gaya hidup dari lingkungan dimana perusahaan beroperasi, maka PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk. Mengadakan program pendidikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk bagi paraprofesional kesehatan dan para medis lainnya, dan pendidikan kepada murid-murid sekolah dasar yang berada di kota besar di Indonesia tentang manfaat dan nutrisi yang lebih baik bagi kesehatan bila mengkonsumsi produk susu cair.

3. Faktor Teknologi

Dalam memproduksi produk-produk makanan dan minuman yang berkualitas tinggi, PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk menerapkan sistem yang modern dan mutakhir untuk pemrosesan, pengemasan, logistik, dan IT secara rutin di mutakhirkan agar terus berjalan

dengan perubahan dan peningkatan teknologi. Sedangkan pengelolaan persediaan barang jadi dilakukan dengan suatu sistem yang terotomatisasi dan komputerisasi secara penuh.

4. Demografi

Pada laporan tahunan 2013 PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk menyatakkan bahwa jumlah penduduk di Indonesia saat ini sudah lebih dari 250 juta orang dengan laju pertumbuhan 1-1,5% per tahun.

Tingkat konsumsi susu yang rendah di kalangan masyarakat Indonesia, pada tahun 2013 masih berkisar pada 12,5 liter per kapita per tahun. Padahal konsumsi susu perkapita di negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand sudah lebih dari 3-4 kai lipat dari Indonesia.

Dengan demikian, maka distribusi geografi pada produk susu perusahaan tersebut diperlukan agar menyebar luas. Dengan distribusi geografi secara menyeluruh pada masyarakat Indonesia ditingkatkan, maka konsumsi susu di kalangan masyarakat Indonesia dapat menigkat dan pasar susu juga dapat tumbuh lebih baik lagi tidak hanya dalam wilayah domestik namun juga ke luar negeri.

Sedangkan lingkungan industri yang dapat di analisis dari PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk. Yaitu meliputi :

1. Analisi Kekuatan

Kekuatan PT Ultrajaya Milk Industri & Trading Company Tbk dapat dilihat dari segi pertumbuhan penjualan, keadaan distribusi dan pangsa pasar, harga produk yang relatif kompetitif, SDM yang besar dan terlatih, Brand Image serta inovasi produk.

Dari segi pertumbuhan penjualan, total penjualan bersih PT Ultrajaya Milk Industry 7 Trading Company Tbk pada tahun 2013 meningkat 23,1%

senilai Rp. 650,3 milyar dibandingkan dengan total penjualan bersih tahun buku 2012 yaitu dari Rp. 2,8triliun di tahun 2012 menjadi Rp. 3,5 triliun di tahun 2013. Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan.

2. Analisis Kelemahan

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman, PT Ultrajaya milk industri & Tranding Company Tbk memiliki kelemahan dalam penyediaan bahan baku yang kurang baik dan gangguan pada waktu produksi.

3. Analisis Peluang

Pada saat ini PT Ultrajaya Milk Industri & Tranding Company Tbk masih memegang pangsa pasar produk minuman UHT yang dikemas dalam kemasan karton aseptik dengan market share. Dengan demikian maka perusahaan tersebut mendapatkan peluang untuk terus meningkatkan keuntungan dan meningkatkan volume penjualan, sehingga dapat mempertahankan posisinya sebagai market leader dan selain itu juga mendapat peluang untuk memperluas pangsa pasar keseluruhan.

4. Analisis Ancaman

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk beroperasi dalam suatu lingkungan yang sangat kompetitif. Perusahaan tersebut bersaing dengan sejumlah produsen dan pemasar produk-produk susu UHT dan the RTD domestik dan multi nasional, yang beberapa diantaranya berukuran besar dan memiliki sumber daya yang secara substansial lebih besar dari PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk termasuk kemampuan untuk mengeluarkan

Adapun Analisia lingkungan eksternal pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut:

4. Brand Image yang baik

Dengan brand image yang dimiliki PT Frisian Flag Indonesia, selain untuk dapat mempertahankan konsumen yang ada, sangatlah mungkin untuk melebarkan produksinya diluar produk susu sebagai bukti inovasi dan pemenuhan keinginan konsumen yang menunggu gebrakan baru dari perusahaan

5. Konsumen Yang Loyal

PT Frisian Flag Indonesia memiliki banyak konsumen loyal yang mempercayakan nutrisi yang dikandung oleh produk susu Frisian Flag untuk dikonsumsi keluarga mereka.dengan adanya kepercayaan dan loyalitas konsumen, ada peluang bagi produk PT Frisian Flag Indonesia untuk terus dikonsumsi oleh keluarga indonesia secara turun temurun hingga masa mendatang.

6. Perhatian Terhadap Kesehatan.

Melihat VISI Indonesia Sehat 2010 yang dirancangkan pemerintah, PT Frisian Flag Indonesia telah melakukan beberapa hal untuk mensosialisasikan pentingnya minum susu bagi seluruh lapisan masyarakat indonesia. Dengan ini selain sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, namun juga sebagai ajang promosi produk PT Frisian Flag Indonesia kepada Masyarakat.

3.2 Riset Pemasaran

Adapun riset pemasaran dari PT Ultrajaya Milk Industy & Trading Company Tbk adalah sebagai berikut :

Dalam perkembangannya, Ultrajaya Milk berperan sebagai pemain utama dalam industri susu cair di Tanah Air. Hal ini dibuktikan dengan pencatatan kapasiitas produksi yang mencapai 1 juta liter tiap harinya. Dengan hal ini, total produksi perusahaan telah menyerap setidaknya lebih dari 90% di pasar domestik. Produk-produk Ultrajaya Milk nyatanya tidak hanya mampu memenuhi permintaan pasaran domestik saja, melainkan telah merambah hingga pasaran internasional seperti negara-negara ASEAN termasuk Singapura, Vietnam, dan Filipina serta negara lain di Afrika seperti Nigeria.

Rencana Ultrajaya Milk dalam jangka panjang akan memperluas jaringan distribusi sebanyak 125.000 toko ritel melalui 50 distributor yang tersebar di seluruh Indonesia. Memasuki tahun 2013, Ultrajaya Milk akan menargetkan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp 261,1 miliar atau naik

sebesar 34% pada tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan kenaikan yang diperoleh dari sektor penjualan yang menunjukkan perkembangan sebesar Rp 3,24 triliun atau 19,8%. Hal ini juga didukung dengan beroperasinya pabrik baru yang terletak di Jakarta yang mampu memberikan tambahan kapasitas produksi sebesar 20%-30% atau mencapai lebih dari 360 juta liter-390 juta liter susu cair per tahun.

Adapun riset pemasaran dari PT Frisian Flag Indonesia adalah sebagai berikut :

Menjadi produsen dengan varian produk susu terlengkap dan mampu memimpin market leader selama 90 tahun. Mengembangkan lini produk terbaru dengan target pencapaian yang terus meningkat dari tahun ke tahun berikutnya. Tak heran jika Frisian Flag kini identic dengan susu dan pertumbuhan dari generasi ke generasi. Ditengah maraknya produk susu yang ada dipasar Indonesia saat ini, PT Frisian Flag Indonesia masih menguasai 65% pangsa susu kental manis. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat indonesia masih tetap setia untuk mengonsumsi produk PT Frisian Flag Indonesia.

Menjadi Market Leader dalam penjualan produk varian susu ( susu cair, susu bubuk, dan susu kental manis ). Mengutip data lembaga riset Nielsen, Frisian Flag menguasai separuh pangsa pasar susu kental manis.

Adapun pangsa pasar untuk susu cair mencapai 10% dan susu bubuk 10%.

Terbukti pada pertengahan tahun 2016 Frisian Flag merilis produk susu rasa kelapa muda pertama di Indonesia yang menunjukkan eksistensinya dalam inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Witta, Tere. “Analisis Stratejik PT. Frisian Flag Indonesia”. 2017 https:/www.google.com/amp?theresiawitt/.wordpress.com/2017/05/11/20/amp/

Vinorika, Windy “Analisis Manajemen Strategi Pada PT Ultra Milk Industry &

Trading Company Tbk. http://vinorika.blogspot.com/2017/09/analisis-manajemen -startegi-pada-pt.html?m=1

Wijaya, Leosukma “Analisis Strategi Pemasaran Pada PT. ULTRAJAYA MILK”

https://leosukmawijaya.wordpress.com/2010/4/09analisis-strategi-pemasaran-pada-pt-ultajaya-milk/

Dokumen terkait