3.1 Sistem Informasi
3.1.3 Analisa Lingkungan Eksternal
Adapun Analisis eksternal pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut :
Pada dasarnya PT Ultrajaya Milk Industry &Trading Company Tbk.
Merupakan perusahaan dengan model organisasi Industrial (I/O), dimana keunggulan kompetitifnya ditentukan dari positioning dalam industri, penentu profiabilitasnya dari karakteristik industri sebagai market leader, penentu tingkat persaingannya yaitu antar bisnis sejenis, dan dalam menentukan pilihan strategik yaitu memilih industri yang menarik dalam bidang usaha industri makanan dan minuman dengan jenis susu maupun teh.
Dalam analisis lingkungan eksternal, maka ada dua lingkungan yang harus dikaji yaitu lingkungan umum dan lingkungan industri. Lingkungan umum merupakan suatu lingkungan yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas yang terlepas dari operasi perusahaan. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah Faktor-faktor ekonomi, sosial, teknologi,serta demografi. Sedangkan lingkungan industri yaitu mengarah pada analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan terhadap pesaing.
Pada PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk., lingkungan umum yang dapat dianalisis yaitu sebagai berikut :
1. Faktor Ekonomi
Data dalam laporan tahunan 2013 PT Ultrajaya Milk Industry &
Trading Company Tbk. Mengungkapkan bahwa tahun buku 2013 adalah tahun yang penuh tantangan bagi semua industri makanan dan minuman, dan industri susu, khususnya pelemahan nilai tukar rupiah yang hampir 30% yang berdampak negatif terhadap margin usaha perseroan. Maka dalam hal ini perusahaan harus meningkatkan volume penjualan untuk mendapatkan laba atau dapat mempertahankan kondisi keuangan yang stabil dan baik.
Hal tersebut terbukti, bahwa pada laporan tahunan 2013 PT Ultra Milk Industry & Trading Company Tbk. Mampu meningkatkan volume penjualan dari semua segmen produk yang secara keseluruhan naik sebesar 18%. Selain itu, dalam tahun buku 2013 perusahaan telah menaikkan harga jual produk, rata-rata 5% dari harga jual yang berlaku sebelumnya, yang ternyata membawa dampak yang positif terhadap penjualan bersih. Kenaikan harga produk ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kenaikan bahan baku yang meningkat sebagai akibat dari depresiasi nilai rupiah terhadap dolar AS khususnya.
2. Faktor Sosial
Dalam mempengaruhi keyakinan, nilai, sikap, opini yang berkembang dan gaya hidup dari lingkungan dimana perusahaan beroperasi, maka PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk. Mengadakan program pendidikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk bagi paraprofesional kesehatan dan para medis lainnya, dan pendidikan kepada murid-murid sekolah dasar yang berada di kota besar di Indonesia tentang manfaat dan nutrisi yang lebih baik bagi kesehatan bila mengkonsumsi produk susu cair.
3. Faktor Teknologi
Dalam memproduksi produk-produk makanan dan minuman yang berkualitas tinggi, PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk menerapkan sistem yang modern dan mutakhir untuk pemrosesan, pengemasan, logistik, dan IT secara rutin di mutakhirkan agar terus berjalan
dengan perubahan dan peningkatan teknologi. Sedangkan pengelolaan persediaan barang jadi dilakukan dengan suatu sistem yang terotomatisasi dan komputerisasi secara penuh.
4. Demografi
Pada laporan tahunan 2013 PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk menyatakkan bahwa jumlah penduduk di Indonesia saat ini sudah lebih dari 250 juta orang dengan laju pertumbuhan 1-1,5% per tahun.
Tingkat konsumsi susu yang rendah di kalangan masyarakat Indonesia, pada tahun 2013 masih berkisar pada 12,5 liter per kapita per tahun. Padahal konsumsi susu perkapita di negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand sudah lebih dari 3-4 kai lipat dari Indonesia.
Dengan demikian, maka distribusi geografi pada produk susu perusahaan tersebut diperlukan agar menyebar luas. Dengan distribusi geografi secara menyeluruh pada masyarakat Indonesia ditingkatkan, maka konsumsi susu di kalangan masyarakat Indonesia dapat menigkat dan pasar susu juga dapat tumbuh lebih baik lagi tidak hanya dalam wilayah domestik namun juga ke luar negeri.
Sedangkan lingkungan industri yang dapat di analisis dari PT Ultra Milk Industri & Trading Company Tbk. Yaitu meliputi :
1. Analisi Kekuatan
Kekuatan PT Ultrajaya Milk Industri & Trading Company Tbk dapat dilihat dari segi pertumbuhan penjualan, keadaan distribusi dan pangsa pasar, harga produk yang relatif kompetitif, SDM yang besar dan terlatih, Brand Image serta inovasi produk.
Dari segi pertumbuhan penjualan, total penjualan bersih PT Ultrajaya Milk Industry 7 Trading Company Tbk pada tahun 2013 meningkat 23,1%
senilai Rp. 650,3 milyar dibandingkan dengan total penjualan bersih tahun buku 2012 yaitu dari Rp. 2,8triliun di tahun 2012 menjadi Rp. 3,5 triliun di tahun 2013. Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya volume penjualan.
2. Analisis Kelemahan
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman, PT Ultrajaya milk industri & Tranding Company Tbk memiliki kelemahan dalam penyediaan bahan baku yang kurang baik dan gangguan pada waktu produksi.
3. Analisis Peluang
Pada saat ini PT Ultrajaya Milk Industri & Tranding Company Tbk masih memegang pangsa pasar produk minuman UHT yang dikemas dalam kemasan karton aseptik dengan market share. Dengan demikian maka perusahaan tersebut mendapatkan peluang untuk terus meningkatkan keuntungan dan meningkatkan volume penjualan, sehingga dapat mempertahankan posisinya sebagai market leader dan selain itu juga mendapat peluang untuk memperluas pangsa pasar keseluruhan.
4. Analisis Ancaman
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk beroperasi dalam suatu lingkungan yang sangat kompetitif. Perusahaan tersebut bersaing dengan sejumlah produsen dan pemasar produk-produk susu UHT dan the RTD domestik dan multi nasional, yang beberapa diantaranya berukuran besar dan memiliki sumber daya yang secara substansial lebih besar dari PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk termasuk kemampuan untuk mengeluarkan
Adapun Analisia lingkungan eksternal pada PT. Ultrajaya Milk Industry Tbk sebagai berikut:
4. Brand Image yang baik
Dengan brand image yang dimiliki PT Frisian Flag Indonesia, selain untuk dapat mempertahankan konsumen yang ada, sangatlah mungkin untuk melebarkan produksinya diluar produk susu sebagai bukti inovasi dan pemenuhan keinginan konsumen yang menunggu gebrakan baru dari perusahaan
5. Konsumen Yang Loyal
PT Frisian Flag Indonesia memiliki banyak konsumen loyal yang mempercayakan nutrisi yang dikandung oleh produk susu Frisian Flag untuk dikonsumsi keluarga mereka.dengan adanya kepercayaan dan loyalitas konsumen, ada peluang bagi produk PT Frisian Flag Indonesia untuk terus dikonsumsi oleh keluarga indonesia secara turun temurun hingga masa mendatang.
6. Perhatian Terhadap Kesehatan.
Melihat VISI Indonesia Sehat 2010 yang dirancangkan pemerintah, PT Frisian Flag Indonesia telah melakukan beberapa hal untuk mensosialisasikan pentingnya minum susu bagi seluruh lapisan masyarakat indonesia. Dengan ini selain sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, namun juga sebagai ajang promosi produk PT Frisian Flag Indonesia kepada Masyarakat.