Analisa faktor adalah suatu metode pengukuran dengan menggunakan program SPSS 15.0 for windows. Dengan menggunakan analisa faktor, kita dapat mengetahui pernyataan mana saja dalam kuesioner yang dapat digabungkan kedalam satu komponen besar atau satu label besar. Ke-tiga puluh dua item yang telah dihasilkan terdiri dari 24 (dua puluh empat) item lama, 3 (tiga) item modifikasi, dan 9 (sembilan) item baru.
Setelah didapatkan hasil kuesioner dari 32 pernyataan yang terbentuk dari 32 item tersebut diatas, data kuesioner kemudian diolah secara kuantitatif dengan menggunakan SPSS dimana pengujian yang dilakukan adalah dengan factor analysis yang kemudian akan diuji lagi standar nilai sebagai factor analisa dengan menggunakan realibility analysis. Pengujian factor analysis dilakukan dengan memasukkan item lama, modifikasi, dan lama secara bergantian ke SPSS. Namun bila terdapat item pada satu kategori yang angka communalitiesnya tidak mencapai 0.5 maka item itu akan dipindahkan ke
kategori item lain, dan begitu seterusnya hingga tidak ditemukan lagi angka communalities dari item yang kurang dari 0.5. Jika masih terdapat angka communalities yang kurang dari 0.5 dan tidak dapat dipindah lagi ke kategori item lain, maka item itu dengan terpaksa harus dihilangkan karena menunjukkan angka kurang dari standar communalities yang telah ditentukan. Pengolahan data ini dilakukan terus menerus hingga benar-benar tidak ada communalities yang kurang dari 0.5.
Setelah angka communalities semua item sesuai standar, maka baru dilihat pada bagian rotated component atau juga bila tidak ada rotatednya dapat dilihat pada component matrix dari data tiga kategori item yang telah diolah ulang tersebut. Dari rotated component atau component matrix yang ada dikelompokkan berdasarkan nilai terbesar dari setiap item dalam satu baris. Setelah dikelompokkan maka didapatkanlah item-item yang berdiri pada satu faktor. Suatu faktor dapat dikatakan sesuai standar nilai suatu faktor analisa jika terdiri dari dua item atau lebih. Seandainya hanya terdapat satu item dalam satu faktor, maka perlu diolah atau dirun ulang dengan mengubah number of factor pada SPSS nya (misalnya sebelumnya ada 5 faktor, maka di SPSS dipaksa dengan mengganti number of factor-nya menjadi 4). Untuk proses kategori item selanjutnya juga dilakukan dengan prosedur yang sama. Jika terdapat ketidaksesuaian terus menerus, faktor dari item-item tersebut harus diolah ulang dengan kategori item lain hingga menemukan kesesuaian. Bila kesesuaian kategori item yang satu dengan yang lain belum ditemukan, item tersebut dapat
dipindah dan diolah ulang hingga kategori item yang terakhir. Jika tetap tidak ada kesesuaian dan hasil communnialities tidak sampai 0.5, maka item tersebut memang belum dapat dikategorikan sebagai item sense of community dalam komunitas online.
4.4.1 Item Lama
Setelah diolah dengan menggunakan factor analysis, terlihat bahwa masih terdapat hasil dari communalities item lama berada pada posisi kurang dari 0.5. Maka dari itu item yang kurang dari 0.5 tersebut dikeluarkan terlebih dahulu dan dieskspor ke kelompok item lain. Kemudian item yang berada pada posisi 0.5 atau lebih perlu diolah ulang dan dilakukan pengelompokan berdasarkan hasil component yang terbesar nilainya serta diurutkan menjadi satu faktor yang berdiri dengan dua item atau lebih. Hasil pengelompokan pernyataan-pernyataan dalam kuesioner yang menyangkut item lama ternyata hanya dapat di cluster menjadi 6 (enam) faktor atau label. Maka akan didapatkan hasil pengelompokan item lama sebagai berikut :
Tabel 4.3 Hasil Pengelompokan Item Lama
Pengelompokan ke-enam faktor tersebut juga telah dibuktikan masing-masing validitas dan realibilitasnya. Untuk melihat hasil realibility analysis dari item lama sense of community tersebut dapat dilihat pada Tabel 4.4 berikut ini :
Item Lama Faktor
1 2 3 4 5 6
personal investment 0.53
individual share value 0.88
quality of interaction 0.53
honor 0.62
existence of the common purpose 0.88
individual to group 0.89
own privacy is protected 0.53
people follow the rules 0.89
reinforcement & fullfillment of needs 0.87
self seeking guidance 0.53
knowledge of number of participants 0.87
some rewards to effective reinforcement 0.91
other seeking guidance 0.50
similar values among members 0.91
sense of belonging 0.79
closure to event 0.61
other correcting in appropriateness 0.79
group to individual 0.92
Tabel 4.4 Faktor Item Lama
Item Realibility
Analysis Faktor 1 personal investment
0.819 individual share value
quality of interaction honor
existence of the common purpose Faktor 2 individual to group
0.871 own privacy is protected
people follow the rules
Faktor 3 reinforcement & fullfillment of needs
0.902 self seeking guidance
knowledge of number of participants Faktor 4 some rewards to effective reinforcement
0.818 other seeking guidance
similar values among members Faktor 5 sense of belonging
0.827 closure to event
other correcting in appropriateness
Faktor 6 group to individual 1.000
existence of rules
Realibility analysis ini dikatakan sesuai standar bila hasil dari pengujian faktor menunjukkan angka 0.5 atau lebih. Semakin tinggi angka yang dihasilkan dari pengujian realibilitas ini menunjukkan semakin sesuai standar nilai faktor yang diuji tersebut.
4.4.2 Item Modifikasi
Pada item modifikasi ini juga dilakukan pengujian yang sama dengan item lama. Saat dilakukan pengolahan dengan menggunakan factor analysis, tidak terlihat terdapat hasil dari communalities item modifikasi yang berada pada
posisi kurang dari 0.5. Kemudian item yang berada pada posisi 0.5 atau lebih tadi perlu diolah ulang dan dilakukan pengelompokan berdasarkan hasil component yang terbesar nilainya serta diurutkan menjadi satu faktor yang berdiri dengan dua item atau lebih. Hasil pengelompokan pernyataan-pernyataan dalam kuesioner yang menyangkut item modifikasi ternyata hanya dapat di cluster menjadi 1 (satu) faktor atau label. Sehingga didapatkan hasil pengelompokan item modifikasi sebagai berikut :
Tabel 4.5 Hasil Pengelompokan Item Modifikasi
Faktor 1 a common symbol system 0.91
friendliness 0.91
Berdasarkan pada tabel di atas ternyata terdapat dua pernyataan yang dapat mewakili item modifikasi yang setelah diolah dengan factor analysis menghasilkan satu faktor yang terdiri dari dua item. Kedua item tersebut diuji kembali dengan realibility analysis untuk membuktikan realibilitas dan validitas faktor yang telah dihasilkan pada item modifikasi ini. Berikut hasil realibility analysis-nya :
Tabel 4.6 Faktor Item Modifikasi
Item Realibility
Analysis Faktor 1 a common symbol system 0.800
Dari hasil realibility analysis pada item modifikasi, dapat disimpulkan bahwa kedua item yang membangun satu faktor ini sudah sesuai standar nilai uji faktor analisa karena hasil test ini menunjukan angka 0.8 (lebih dari 0.5).
4.4.3 Item Baru
Pengujian dengan menggunakan factor analysis pada item baru ini juga terlebih dahulu dilihat apakah hasil dari communalities item baru terdapat hasil yang menunjukkan angka kurang dari 0.5. Setelah diperhatikan terdapat dua item yang communalities yang kurang dari 0.5, karena hal ini kedua item tersebut harus dikeluarkan dari item baru ini karena menurut hasil pengujiannya belum dapat dikategorikan sebagai item dari sense of community. Item yang berada pada posisi 0.5 atau lebih perlu diolah ulang, kemudian dilakukan pengelompokan berdasarkan hasil component yang terbesar nilainya dan diurutkan menjadi satu faktor yang berdiri dengan dua item atau lebih. Hasil pengelompokan pernyataan-pernyataan dalam kuesioner yang menyangkut item baru ternyata hanya dapat di cluster menjadi 3 (tiga) faktor atau label. Berikut hasil pengelompokannya :
Tabel 4.7 Hasil Pengelompokan Item Baru Faktor 1 2 3 social presence 0.88 curhat 0.87 discussion topics 0.83 knowledge of moderator 0.70 knowledge of rules 0.59 knowledge of founding 0.74 moral responsibility 0.76 frequency 0.84 ga jaim 0.56
Dapat dilihat pada Tabel 4.7 bahwa hasil pengelompokan item baru ini diwakili oleh sembilan pernyataan pada kuesioner yang menghasilkan tiga faktor. Ketiga faktor itu kemudian diuji kembali dengan menggunakan realibility analysis untuk menbuktikan realibilitas dan validitas dari faktor tersebut. Hasil dari pengujian realibility analysis tersebut adalah :
Tabel 4.8 Faktor Item Baru
Component Item Realibility Analysis
Faktor 1 social presence
0.870 curhat
discussion topics Faktor 2 knowledge of moderator
0.703 knowledge of rules knowledge of founding moral responsibility Faktor 3 frequency 0.517 ga jaim
Setelah dilakukan realibility analysis terhadap ketiga faktor diatas, terdapat satu faktor yang menunjukkan angka 0.517. Angka tersebut memang tidak menunjukkan bahwa faktor tersebut tidak sesuai standar nilai sebagai faktor analisa, namun memang agak diragukan realibilitas dan validitasnya karena angka yang didapat tersebut kurang memuaskan seperti faktor-faktor lain. Akan tetapi, faktor yang mendapatkan hasil 0.517 tersebut tidak dapat dihilangkan karena memang sudah sesuai standar nilai suatu faktor. Sehingga faktor ini tetap digunakan dan dikategorikan sebagai faktor yang mempengaruhi sense of community suatu komunitas online.