• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Analisa Hasil Penelitian

4.2.1 Analisa Deskriptif Prosentase

Analisa deskripsi prosentase digunakan untuk mendiskripsikan prosentase harapan siswa dan kenyataan yang dirasakan siswa terhadap layanan instruksional, layanan bantuan dan layanan administrasi guru bersertifikat pendidik di SMA N 1 Jakenan kabupaten pati. Pengolahan data hasil penelitian yang telah dilakukan di SMA N 1 Jakenan menggunakan program Microsoft Exel menghasilkan data sebagai berikut,

Tabel 4.2

Deskripsi Prosentase Kualitas Layanan Instruksional

No Int erval Krit eria Frekuensi Prosent ase

1 84.01 % - 100 % Sangat Baik 31 44.29

2 68.01 % - 84.00 % Baik 30 42.86

3 52.01 % - 68.00 % Cukup Baik 8 11.43

4 36.01 % - 52.00 % Tidak Baik 1 1.43

5 20.00 % -36.00 % Sangat Tidak Baik 0 0.00

Sumber : data diolah

Tabel diatas menunjukkan bahwa 31 responden atau 44.29 % responden menganggap bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan lainnya, 30 responden mengatakan bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam kategori baik, 8 responden mengatakan bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam kategori cukup baik dan sisanya 1 responden

mengatakan bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam katergori tidak baik. Berdasarkan diskripsi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum kualitas layanan instruksional menurut siswa masuk dalam kategori sangat baik dengan prosentase rata-rata sebesar 81.00 %.

Tabel 4.3

Deskripsi Prosentase Kualitas Layanan Bantuan

No Int erval Krit er ia Frekuensi Prosent ase

1 84.01 % - 100 % Sangat Baik 9 12.86

2 68.01 % - 84.00 % Baik 29 41.43

3 52.01 % - 68.00 % Cukup Baik 24 34.29

4 36.01 % - 52.00 % Tidak Baik 6 8.57

5 20.00 % -36.00 % Sangat Tidak Baik 2 2.86

Sumber : data diolah

Tabel diatas menunjukkan bahwa 29 responden atau 41.43 % responden menganggap bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori baik.

Sedangkan lainnya, 24 responden mengatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori cukup baik, 9 responden mengakatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori sangat baik, 6 responden mengatakan bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam katergori tidak baik dan sisanya 1 responden mengatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori sangat tidak baik. Berdasarkan diskripsi tersebut, maka dapat

disimpulkan bahwa secara umum kualitas layanan instruksional menurut siswa masuk dalam kategori baik dengan prosentase rata-rata sebesar 70.00 %.

Tabel 4.4

Deskripsi Prosentase Kualitas Layanan Administrasi

No Int erval Kr it eria Frekuensi Prosent ase

1 84.01 % - 100 % Sangat Baik 8 11.43

2 68.01 % - 84.00 % Baik 38 54.29

3 52.01 % - 68.00 % Cukup Baik 12 17.14

4 36.01 % - 52.00 % Tidak Baik 11 15.71

5 20.00 % -36.00 % Sangat Tidak Baik 1 1.43

Sumber : data diolah

Tabel diatas menunjukkan bahwa 38 responden atau 54.29 % responden menganggap bahwa kualitas layanan administrasi masuk dalam kategori baik. Sedangkan lainnya, 12 responden mengatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori cukup baik, 11 responden mengakatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori tidak baik, 8 responden mengatakan bahwa kualitas layanan instruksional masuk dalam katergori sangat baik dan sisanya 1 responden mengatakan bahwa kualitas layanan bantuan masuk dalam kategori sangat tidak baik. Berdasarkan diskripsi tersebut, maka dapat

disimpulkan bahwa secara umum kualitas layanan instruksional menurut siswa masuk dalam kategori cukup baik dengan prosentase rata-rata sebesar 68.00 %.

4.2.2 Analisa Important Performance

Analisis Important performance adalah analisis yang digunakan untuk menempatkan masing-masing variabel pada performa dan derajad kepentingan tertentu. Hasil pengolahan data dari penelitian yang telah dilakukan di SMA N 1

Jakenan menggunakan program Microsoft Exel menghasilkan data sebagai berikut,

Tabel 4.5

Analisis Importen Performent Terhadap Layanan Instruksional

Layanan inst r uksional

Kode Soal

Skor Rat a-rat a

Terlet ak di kuadran

Ket erangan H (Qi) K(Pi)

A1 4.6 4.3 1

A1=penguasaan m at eri pelajaran, A2= kepem ilikan w aw asan luas yang

berhubungan dengan mat eri pelajaran, A = kem am puan m engem as m at eri sesuai dengan t uj uan dan per kem bangan pendidikan, A4=kem am puan menyajikan m at eri yang m enarik dan bervariasi, A5= m endukung pendayagunaan kreat ifit as sisw a, A6 = mem beri kesem pat an bert anya, A7 = m em beri kesempat an m enj aw ab A2 4.4 4.3 1 A3 4.0 3.9 1 A4 4.0 4.1 2 A5 4.0 3.9 1 A6 4.3 4.1 1 A7 3.8 3.8 2 Tot al rt 2 (Qi&Pi) 4.2 4.1 1 Tabel 4.6

Analisis Importen Performent Terhadap Layanan Bantuan

Layanan bant uan

Kode Soal

Skor Rat a-rat a

Ter let ak di kuadran Ket erangan H (Qi) K( i P ) B1 4.1 4.0 1

B1=bant uan terhadap sisw a guna m engat asi m asalah dalam mengerjakan

B2 3.4 3.1

B3 4.2 4.2

2

soal dan m em aham i m at eri. B2= bant uan t er hadap sisw a guna m engat asi m asalah pr ibadi yang m enghambat pr oses belajar. B3=program rem edial B4=program pengayaan. B5= bim bingan ekstrakulikuler. B4 3.3 3.4 3 B5 3.0 2.9 3 Tot al rt 2 (Qi&Pi) 3.6 3.5 3 Tabel 4.7

Analisis Importen Performent Terhadap Layanan Administrasi

Layanan administ rasi

Kode Soal

Skor Rat a-rat a

Terlet ak di kuadran Ket erangan H (Qi ) K(Pi) C1 2.8 2.9 3

C1=ket erlibat an langsung dalam pr oses penerim aan sisw a misalnya dengan m enj adi panit ia pener im aan sisw a baru. C2=ket erlibat an langsung dalam pr oses orient asi siswa agar sisw a bisa lebih cepat dalam beradapt asi dengan lingkungan sekolah. C3=kontrol t erhadap kehadir an sisw a dikelas m elalui absensi. C4=mencipt akan suasana kelas yang kondusif agar siswa t erm ot ivasi unt uk t erus berprest asi t inggi. C5=m enjadi m odel at au cont oh yang baik dalam r angka m enciptakan kedisiplinan disekolah. C6=m enyelidiki kualitas buku r eferensi bagi sisw a. C7=mem berikan pengawasan terhadap kegiat an organisasi sisw a (OSIS).

C2 3.2 3.2 3 C3 3.6 3.5 1 C4 4.1 4.0 1 C5 3.9 3.7 1 C6 3.2 3.3 3 C7 3.0 3.1 3 Tot al rt 2 (Qi Pi & ) 3.4 3.4 3

Keterangan :

H ( Qi) = harapan siswa

K (Pi) = kenyataan yang dirasakan siswa

Berdasarkan tabel diatas, total rata-rata tingkat kepentingan (Qi

) dari layanan instruksional sebesar 4.2, layanan bantuan sebesar 3.6 dan layanan administrasi sebesar 3.4 atau masuk dalam kategori penting dan cukup penting. Jika dilihat dari performa atau kinerja (Pi), layanan instruksional mendapatkan predikat baik yaitu sebesar 4.1. Sementara layanan bantuan dan layanan

administrasi, masing-masing adalah 3.5 dan 3.4 atau masuk dalam kategori cukup baik. Bedasarkan nilai-nilai tersebut, dalam diagram kartesius layanan

instruksional, layanan bantuan serta layanan administrasi dapat digambarkan sebagai berikut :

i

Q

1 2

Prioritas Utama Pertahankan Prestasi

Q

3 4

Prioritas rendah Berlebihan

Pi P Layanan Inst r uksional

Layanan Adm inist r asi Layanan Bant uan

A1,A2,A3, A5,A6,B1, C3,C4,C5. A4, A7, B3. B2,B4,B5, C1,C2,C6, C7.

Gambar 4.1

Analisis Important Performance

Berdasarkan gambar diatas, dapat dijelaskan bahwa layanan instruksional berada pada kuadran 1 yang artinya, layanan ini berada dalam wilayah yang memuat faktor-faktor yang dianggap penting oleh siswa tetapi pada kenyataannya faktor-faktor ini belum sesuai seperti yang di harapkan (tingkat kepuasan yang diperoleh masih rendah) sehingga perlu adanya perbaikan secara terus menerus agar performance dari layanan instruksional yang ada dalam kuadran ini bisa lebih baik. Untuk layanan bantuan dan layanan administrasi, karena keduanya berada pada kuadran 3, maka kedua layanan ini berada pada wilayah yang memuat faktor-faktor yang dianggap kurang penting oleh pelanggan dan pada kenyataannya kinerjannya tidak terlalu istimewa. Peningkatan variabel-variabel yang termasuk dalam kuadran ini dapat dipertimbangkan kembali karena pengaruhnya terhadap manfaat yang dirasakan oleh pelanggan sangat kecil.

Jika dilihat secara khusus, dari layanan instruksional indikator A4 dan A7 menempati posisi paling baik karena berada di kuadran 2. Ini berarti indikator, kemampuan untuk menyajikan materi yang menarik dan bervariasi sehingga mampu merangsang siswa untuk menguasai materi (A4), serta memberi kesempatan menjawab pertanyaan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan materi yang diajarkan (A7), telah dianggap penting oleh siswa serta dianganggap telah terlayani dengan baik sesuai harapan mereka. Sedangkan indikator yang lain yaitu penguasaan materi pelajaran (A1), kepemilikan wawasan luas yang

dengan sesuai dengan perkembangan dan tujuan pendidikan (A3), mendukung pendayagunaan kreativitas siswa dalam memahami materi pelajaran melalui kebebasan berpendapat (A5) serta memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi yang diajarkan (A6), masih perlu mendapat perhatian karena masih berada di kuadran 1.

Pada layanan bantuan, indikator yang berada pada kuadran 2 adalah B3. Itu artinya program remedial (B3) dianggap penting oleh siswa serta dianggap telah terlayani sesuai dengan apa yang diharapkan siswa. Indikator lain yaitu bantuan terhadap siswa guna mengatasi masalah dalam mengerjakan soal dan memahami materi (B1) masih berada pada kuadran 1 sehingga perlu adanya perbaikan karena apa yang dirasakan siswa ternyata lebih kecil dari pada yang diharapkan. Sedangkan indikator yang lain yaitu bantuan terhadap siswa guna mengatasi masalah pribadi yang menghambat proses belajar (B2), program pengayaan (B4), bimbingan ekstrakurikuler (B5) berada pada kuadran 3 yang artinya indikator ini dianggap kurang penting oleh pelanggan dan pada kenyataannya kinerjannya tidak terlalu istimewa. Peningkatan indikator dalam kuadran ini dapat dipertimbangkan kembali karena pengaruhnya terhadap manfaat yang dirasakan oleh pelanggan sangat kecil.

Pada layanan administrasi, ternyata belum ada indikator yang terletak pada kuadran 2 itu artinya masing-masing indikator pada layanan adminintrasi belum ada yang dianggap penting oleh siswa serta belum ada indikator yang mampu terlayani sesuai dengan apa yang diharapkan siswa. Semua indikator berdistribusi pada kuadran 1 dan 3. Indikator-indikator yang berada pada kuadran

1 adalah kontrol terhadap kehadiran siswa dikelas melalui absensi (C3),

menciptakan suasana kelas yang kondusif agar siswa lebih termotivasi untuk terus berprestasi tinggi (C4) serta menjadi model atau contoh yang baik dalam rangka menciptakan kedisiplinan disekolah (C5). Ini berarti indikator C3,C4 dan C5 perlu mendapat perbaikan karena apa yang dirasakan siswa ternyata lebih kecil dari pada yang diharapkan. Pada indikator lain yaitu keterlibatan langsung dalam proses penerimaan siswa baru (C1), keterlibatan langsung dalam orientasi siswa baru agar lebih cepat dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah (C2), menyelidiki kualitas buku referensi bagi siswa (C6) serta memberikan

pengawasan terhadap kegiatan organisasi siswa (C7) berada pada kuadran 3. Itu artinya indikator C1, C2, C6 dan C7 dianggap kurang penting oleh pelanggan dan pada kenyataannya kinerjannya tidak terlalu istimewa. Peningkatan indikator dalam kuadran ini dapat dipertimbangkan kembali karena pengaruhnya terhadap manfaat yang dirasakan oleh pelanggan sangat kecil.

4. 3 Uji Prasyarat

4 3 2 1 0 -1 -2 -3

Regression Standardized Residual

25 20 15 10 5 0 F re q u e n c y Mean = -9.4E-15 Std. Dev. = 0.978 N = 70

Dependent Variable: KepuasanSiswa Histogram

Gambar 4.2

1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0

Observed Cum Prob

1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 E xp ec te d C u m P ro b

Dependent Variable: KepuasanSiswa

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Gambar 4.3

Norm al Plot Uji Normalitas

Dari gambar 4.2 diat as t ampak bahw a residual t erdist ribusi secara nor mal dengan kecenderungan t idak t erlalu menceng kekanan maupun kekiri meskipun nilai 0 pada st andart residual r egr esi m emiliki freksuensi yang cukup t inggi dibandingkan yang lain. Hal ini dapat dimaklumi karena pada kenyat aannya nilai 0 pada masing-masing variabel independen juga m emiliki fr ekw ensi yang cukup t inggi. Demikian juga dengan gambar 4.3 diat as, t ampak pula bahw a nilai residu yang diprediksikan dengan skor sesungguhnya (error) t elah t erdist ribusi secara simet ris disekit ar garis diagonal secara visual ini menunjukkan bahw a residual t erdist r ibusi secara normal.

Tabel 4.8

Uji Kolmogorov-Smirnov

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

70 .0000000 .21079369 .098 .082 -.098 .821 .511 N Mean Std. Deviation Normal Parametersa,b

Absolute Positive Negative Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed)

Unstandardiz ed Residual

Test distribution is Normal. a.

Calculated from data. b.

Berdasakan tabel diatas juga dapat dilihat bahwa nilai residual model regresi ditunjukkan pada Kolmogorof-Smirnov Z adalah sebesar 0.821 dan signifikan pada 0.511 atau > 0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Hasil uji Kolmogorof-Smirnor berarti konsisten dengan uji normalitas menggunakan histogram maupun normalitas plot.

4.3.2 Uji Multikolinearitas

Tabel 4.9

Colinearity Statistic Untuk Uji M ultikolinearit as

Coefficientsa 3.817 .204 18.724 .000 -.093 .057 -.216 -1.630 .108 .659 1.518 -.142 .038 -.444 -3.764 .000 .831 1.204 .038 .047 .114 .813 .419 .588 1.701 (Constant) L.Instruksional L.Bantuan L.Adminsistrasi Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients

t Sig. Tolerance VIF Collinearity Statistics

Dependent Variable: KepuasanSiswa a.

Tabel 4.10

Coefficient correlation Untuk uji M ultikolinearitas

Coefficient Correlationsa 1.000 -.329 -.541 -.329 1.000 -.030 -.541 -.030 1.000 .002 -.001 -.001 -.001 .001 -6.35E-005 -.001 -6.4E-005 .003 L.Adminsistrasi L.Bantuan L.Instruksional L.Adminsistrasi L.Bantuan L.Instruksional Correlations Covariances Model 1 L. Adminsistrasi L.Bantuan L. Instruksional

Dependent Variable: KepuasanSiswa a.

Tampilan out put SPSS (coefficient ) diat as unt uk VIF dan Tolerance mengindikasikan t idak t erdapat mult ikelinearit as yang serius. Nilai VIF t idak ada yang melebihi 10 dan nilai Tolerance t idak ada yang kurang dari 0.10. Hal ini juga dit egaskan kembali dari hasil korelasi ant ar variabel independen t idak ada korelasi yang cukup serius. Kor elasi t ert inggi hanya sebesar -0.541 yait u ant ara layanan inst ruksional dan layanan administ rasi.

4.3.3 Uji Heterokedastisitas 4 2 0 -2 -4

Regression Standardized Predicted Value

4 3 2 1 0 -1 -2 -3 R e g re s s io n S tu d e n ti z e d R e s id u a l

Dependent Variable: KepuasanSiswa Scatterplot

Gam bar 4.11

Scaterplot Uji Heterokedastisitas

Grafik scat erplot diat as m erupakan visualisasi hasil pengolahan dari program SPSS. Walaupun ppenelit ian ini menggunakan pengamat an crosect ion (sat u kaili pengamat an) namun pengamat an yang t elah dilakukan t elah m emperoleh model regr esi yang homoskedast isit as karena variance dari residual dalam pengamat an t et ap. It u dibukt ikan dengan graf ik diat as bahw a t it ik menyebar secara acak (random) baik diat as maupun dibaw ah angka nol pada sumbu Y dan t idak membent uk pola yang t erat ur, sehingga menurut Ghazali (2009:125) model regr esi dapat dikat akan baik.

Dokumen terkait