4.5 Analisa data
4.5.4 Analisa Hipotesa
Karena semua faktor yang ada valid dan reliable, maka analisis hipotesis dapat membuat beberapa kesimpulan untuk penelitian ini.
analisis regresi akan digunakan untuk menentukan model hubungan antara:
4.5.4.1 Hipotesa I
Hipotesa pertama adalah untuk mengetes hubungan antara keamanan, system reliability, operasional, kemudahan penggunaan, content quality dari sistem dengan kinerja karyawan.
Hipotesanya adalah :
a. Ho : tidak ada hubungan yang significant antara keamanan, system reliability, operasional, kemudahan penggunaan, content quality dari sistem dengan kinerja karyawan.
b. H1 : terdapat hubungan yang significant antara keamanan, system reliability, operasional, kemudahan penggunaan, content quality dari sistem dengan kinerja karyawan.
Statistical hypothesis :
Ho : βi = 0 where I = 11,12,13,14,...15
H1 : minimal satu βi ≠ 0 dimana I = 11,12,13,14,...15
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam keamanan, system reliability, operasional, kemudahan penggunaan, content quality dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removed Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y15, Y12, Y14,
Y11, Y13a
. Enter
a. All requested variables entered.
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .172a .030 .043 .22223
a. Predictors: (Constant), Y15, Y12, Y14, Y11, Y13
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .111a .012 -.002 .21779 a. Predictors: (Constant), X11 ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .101 5 .020 .408 .841a
Residual 3.309 67 .049
Total 3.410 72
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .101 5 .020 .408 .841a
Residual 3.309 67 .049
Total 3.410 72
a. Predictors: (Constant), Y15, Y12, Y14, Y11, Y13 b. Dependent Variable: Y2
Y11 : Reability Y12 : Responsiveness Y13 : Assurance Y14 : User Interface Y15 : Tangible Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 3.502 .742 4.721 .000 Y11 -.073 .117 -.078 -.623 .535 Y12 .036 .052 .087 .695 .489 Y13 .033 .052 .078 .622 .536 Y14 .045 .068 .080 .661 .511 Y15 .002 .044 .005 .038 .970 b. Dependent Variable: Y2
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho diterima - Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak
diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho
adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara keamanan, system reliability, operasional, kemudahan penggunaan, content quality dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .101 , dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunayi nilai.101 atau 10,1 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, kualitas system yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.
Dari hipotesa pertama, merupakan analisa apakah semua variable system quality berpengaruh siqnificant terhadap kinerja karyawan, hal ini akan dilihat apakah ada pengaruh masing-masing variable system quality terhadap kinerja karyawan.
a. Reability
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam system reliability, dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y11a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: X2 Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .111a .012 -.002 .21779
a. Predictors: (Constant), Y11
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .042 1 .042 .883 .351a
Residual 3.368 71 .047
Total 3.410 72
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .111a .012 -.002 .21779 b. Dependent Variable: Y2 Y11 : reability Y2 : kinerja karyawan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 4.104 .467 8.789 .000
Y11 -.103 .110 -.111 -.940 .351
a. Dependent Variable: Y2
Table 4.38 Multiple regression system reability hipotesa I
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho adalah diterima, artinya tidak ada hubungan
yang significant antara system reliability dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .111, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunayi nilai.111 atau 11,1 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, reability yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.
b. Responsiveness
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam responsiveness dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y12a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Y2
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .083a .007 -.007 .21839
a. Predictors: (Constant), Y12
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .023 1 .023 .490 .486a
Residual 3.386 71 .048
Total 3.410 72
a. Predictors: (Constant), Y12 Y12 : responsiveness Y2 : kinerja karyawan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.534 .190 18.621 .000
Y12 .034 .049 .083 .700 .486
a. Dependent Variable: X2
Table 4.39 Multiple regression responsiveness hipotesa I
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara system responsiveness dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .083 , dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunyai nilai.083 atau 8.3 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, responsiveness yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.
c. Assurance
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam keamanan dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y13a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Y2 Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .084a .007 -.007 .21837
a. Predictors: (Constant), Y13
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .024 1 .024 .504 .480a
Residual 3.386 71 .048
Total 3.410 72
a. Predictors: (Constant), Y13 b. Dependent Variable: Y2 Y13 : assurance Y2 : kinerja karyawan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.526 .199 17.745 .000
Y13 .035 .049 .084 .710 .480
a. Dependent Variable: Y2
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara system assurance dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .084 , dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunyai nilai .084 atau 8.4 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, assurance yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.
d. User interface
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam kemudahan penggunaan dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y14a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Y2 Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .090a .008 -.006 .21826
a. Predictors: (Constant), Y14
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .028 1 .028 .577 .450a
Residual 3.382 71 .048
Total 3.410 72
a. Predictors: (Constant), Y14 b. Dependent Variable: X2 Y14 : user interface Y2 : kinerja karyawan
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.447 .289 11.914 .000
Y14 .050 .066 .090 .760 .450
a. Dependent Variable: X2
Table 4.41 Multiple regression user interface hipotesa I
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara system user interface dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .090, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunyai nilai.090 atau 9.0 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, user interface yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut. e. Tangible
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kinerja karyawan dalam tangible dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y15a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: X2 Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .010a .000 -.014 .21913
a. Predictors: (Constant), Y15 Y15 : tangible
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .000 1 .000 .007 .932a
Residual 3.409 71 .048
Total 3.410 72
a. Predictors: (Constant), Y15 b. Dependent Variable: Y2 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.681 .178 20.623 .000
X15 -.004 .042 -.010 -.086 .932
a. Dependent Variable: X2
Table 4.42 Multiple regression tangible hipotesa I
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka Ho adalah diterima, artinya tidak ada hubungan
yang significant antara system tangible dari sistem dengan kinerja karyawan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .010, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kualitas sistem) terhadap dependent variable (kinerja karyawan)
- R, mempunyai nilai .010 atau 910 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan, tangible yang mendukung pekerjaa karyawan tidak banyak mempengaruhi kinerja karyawan tersebut.
Dari Hipotesa I dapat kita simpulkan bahwa tidak ada hubungan yang significant antara sistem dengan kinerja karyawan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem seperti performa, informasi, user interface untuk dianalisa menjadi lebih baik sesuai dengan kebutuhan sehingga sistem ini lebih efektif.
Kinerja Karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh sistem yang mendukung pekerjaannya yang bersifat faktor eksternal. Masih banyak faktor internal dan eksternal karyawan yang mempengaruhi kinerja nya. Faktor internal seperti keinginan untuk maju, hal yang melekat pada diri, kepuasan, skill,
knowledge dll. Sedangkan faktor eksternal seperti gaji, media kerja, proses bisnis, birokrasi, hubungan dengan hal-hal yang terkait. Oleh karena banyak hal yang mempengaruhi kinerja karyawan, tidak hanya sistem yang mempengaruhi kinerja karyawan, untuk meningkatkan kinerja karyawan yang baik dan ideal diharapkan untuk memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan.
4.5.4.2 Hipotesa II
Hipotesa kedua adalah untuk mengetes hubungan antara quality, quantity, timelenes, need for supervisor, impact dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
Hipotesanya adalah :
a. Ho: tidak ada hubungan yang significant antara quality, quantity, timelenes, need for supervisor, impact dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
b. H1 : terdapat hubungan yang significant antara quality, quantity, timelenes, need for supervisor, impact dari kinerja karyawan dengan pelanggan
Statistical hypothesis :
Ho : βi = 0 where I = 21,22,23,24
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kepuasan pelanggan dalam quality, quantity, timelenes, need for supervisor, impact dari sistem dengan menggunakan SPSS. Variables Entered/Removed Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y21, Y22, Y23,
Y24a
. Enter
a. All requested variables entered.
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .228a .052 -.004 .27292
a. Predictors: (Constant), Y21, Y22, Y23, Y24a
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .278 4 .069 .933 .450a
Residual 5.065 68 .074
Total 5.343 72
a. Predictors: (Constant), Y21, Y22, Y23, Y24 b. Dependent Variable: Z2
Y21 :Timeliness
Y22 : Need for supervisor Y23 : Quality and quantity Y24 :Iimpact
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 4.254 .550 7.739 .000 Y21 -.012 .077 -.019 -.153 .879 Y22 .003 .062 .006 .050 .960 Y23 -.145 .082 -.213 -1.770 .081 Y24 -.041 .057 -.087 -.712 .479 a. Dependent Variable: Z2
Table 4.43 Multiple regression hipotesa II
Hasil analisa : 1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka H adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara quality, quantity, timelenes, need for supervisor, impact dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .228, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (kinerja karyawan) terhadap dependent variable (kepuasan pelanggan)
- R, mempunyai nilai.228 atau 22,8 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.
Dari hipotesa kedua, merupakan analisa apakah semua variable kinerja karyawan berpengaruh siqnificant terhadap kepuasan pelanggan, hal ini akan dilihat apakah ada pengaruh masing-masing variable system quality terhadap kinerja karyawan.
a. Timeliness
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kepuasan pelanggan dalam timeliness dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y21a . Enter
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y21a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Z Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .056a .003 -.011 .27389
a. Predictors: (Constant), Y21
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .017 1 .017 .223 .639a
Residual 5.326 71 .075
Total 5.343 72
a. Predictors: (Constant), Y21 b. Dependent Variable: Z Y21 : Timeliness Z : kepuasan pelanggan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.683 .280 13.155 .000
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.683 .280 13.155 .000
Y21 -.036 .076 -.056 -.472 .639
b. Dependent Variable: Z
Table 4.44 Multiple regression timeliness hipotesa II
Hasil analisa :
1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka H adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara timelenes dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .056 , dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (timeliness dari kinerja
karyawan) terhadap dependent variable (kepuasan pelanggan)
- R, mempunyai nilai .056 atau 5,8 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. b. Need for supervisor
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kepuasan pelanggan dalam need for supervisor dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y22a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Z Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .043a .002 -.012 .27406
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .010 1 .010 .133 .717a
Residual 5.333 71 .075
Total 5.343 72
a. Predictors: (Constant), Y22 b. Dependent Variable: Z2 Y22 : Need for supervisor Z2 : kepuasan pelanggan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.471 .225 15.445 .000
Y22 .022 .060 .043 .364 .717
a. Dependent Variable: Z
Table 4.45 Multiple regression need for supervisor hipotesa II
Hasil analisa :
1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka H adalah diterima, artinya tidak ada hubungan
yang significant antara need for supervisor dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .043, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (timeliness dari kinerja karyawan) terhadap dependent variable (kepuasan pelanggan)
- R, mempunyai nilai .043 atau 4,3 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. c. Quality & Quantity
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kepuasan pelanggan dalam quality & quantity dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y23a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Z
Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .209a .044 .030 .26825
a. Predictors: (Constant), Y23
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .234 1 .234 3.250 .076a
Residual 5.109 71 .072
Total 5.343 72
a. Predictors: (Constant), Y23 b. Dependent Variable: Z Y23 : Quality and quantity Z : Kepuasan pelanggan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 4.063 .285 14.245 .000
Y23 -.143 .079 -.209 -1.803 .076
a. Dependent Variable: Z
Table 4.46 Multiple regression quality & quantity hipotesa II
Hasil analisa :
1. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka H adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara quality dan quantity dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
2. Model summary
- Nilai R adalah .209, dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (quality & quantity dari kinerja karyawan) terhadap dependent variable (kepuasan pelanggan)
- R, mempunyai nilai .209 atau 20,9 %, hal ini mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. d. Impact
Hasil dari pemrosesan data menggunakan analisa multiple regression dari kepuasan pelanggan dalam impact dari sistem dengan menggunakan SPSS.
Variables Entered/Removedb Model Variables Entered Variables Removed Method 1 Y24a . Enter
a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Z Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .071a .005 -.009 .27363
a. Predictors: (Constant), Y24
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression .027 1 .027 .358 .551a
Residual 5.316 71 .075
Total 5.343 72
a. Predictors: (Constant), Y24 b. Dependent Variable: Z Y24 : impact Z : kepuasan pelanggan Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) 3.674 .207 17.735 .000
Y24 -.033 .055 -.071 -.598 .551
a. Dependent Variable: Z
Hasil analisa :
3. Coefficients
- Jika significant lebih besar dari 0.05, maka Ho
diterima
- Jika significant lebih kecil dari 0.05, maka Ho tidak diterima.
Bisa dilihat dari table diatas, bahwa nilai didalam significance level kolom lebih besar dari 0.05 maka H adalah diterima, artinya tidak ada hubungan yang significant antara impact dari kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
4. Model summary
- Nilai R adalah .071 , dimana menggambarkan adanya hubungan yang tidak begitu kuat antara independent varable (impact dari kinerja karyawan) terhadap dependent variable (kepuasan pelanggan) - R, mempunyai nilai.071 atau 7,1 %, hal ini
mempunyai arti bahwa masih banyak faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.
Dari regresi setiap variable pengaruh yang paling besar terhadap kepuasan pelanggan merupakan quality dan quantity dari kinerja karyawan tersebut.
Dari Hipotesa II dapat kita simpulkan bahwa tidak ada hubungan yang significant kinerja karyawan dengan kepuasan pelanggan.
Kepuasaan pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja karyawan front liner (Agent). Masih banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain : kualitas produk, harga, dan faktor-faktor lain dari pihak perusahaan (penyedia produk atau jasa) ataupun dari konsumen. Untuk meningkatkan kinerja karyawan yang baik ideal diharapkan untuk memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.