• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Penyebab terjadinya waste defect

5.4 Tahap Analisa Data

5.4.1 Analisa Penyebab terjadinya waste defect

Tentukan banyaknya CTQ potensial yang dapat menagkibatkan keluhan atau

kegagalan !

= banyaknya karakteristik

CTQ

9

6 Hitung peluang singkat keluhan per karakteristik CTQ !

= (langkah 4) /

(langkah 5) 0,000515

7

Hitung kemungkinan keluhan per satu juta kesempatan

(DPMO)

= (langkah 6) x

1.000.000 515

8 Konversi DPMO (langkah 7) ke

dalam nilai sigma . - 4,29

9 Buat kesimpulan - Kapabilitas sigma

adalah 4,29

Jadi, kapabilitas proses layanan gangguan pada layanan teknik bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober sebesar 4,29 sigma.

5.4 Tahap Analisa Data

Analisa yang dilakukan meliputi analisa penyebab terjadinya waste yang paling berpengaruh terhadap kualitas proses layanan gangguan pada layanan teknik dan analisa kapabilitas proses layanan layanan teknik.

5.4.1 Analisa Penyebab terjadinya waste defect

Berdasarkan kuesioner dan hasil pengamatan di lapangan, waste yang paling berpengaruh terhadap proses layanan gangguan pada layanan teknik adalah defect. Defect didefinisikan sebagai kegagalan atau cacat produk pada layanan teknik PT. PLN UPJ-Ngagel. Adapun jenis defect dari layanan teknik meliputi :

95 1. Ganggua APP, SR, SM (dengan kode gangguan 00).

2. Gangguan JTR (dengan kode gangguan 10) 3. Gangguan GD ( dengan kode gangguan 20). 4. Gangguan SUTM (dengan kode gangguan 40).

Adapun data defect produk layanan layanan teknik selama 3 bulan terakhir (bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2007) dapat dilihat pada diagram batang berikut ini :

Gambar 5.8 Diagram batang jumlah defect produk layanan pelayanan teknik PT.PLN UPJ-Ngagel

Berdasarkan diagram batang diatas, maka jumlah gangguan tertinggi adalah gangguan APP/SR/SM sebanyak 545 keluhan, gangguan JTR sebanyak 64 keluhan, gangguan GD sebangak 26 keluhan dan gangguan SUTM sebanyak 11 keluhan. Langkah yang dilakukan selanjutnya adalah menentukan penyebab terjadinya keluhan gangguan APP/SR/SM. Adapun penyebab keluhan gangguan APP / SR/SM dapat dilihat pada tabel 5.20 tabel penyebab keluhan gangguan APP/SR/SM untuk penyebab gangguan APP/SR/SM dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :

Meter Macet, disebabkan oleh : 1. Material

96 Material adalah bahan baku yang digunakan membuat suatu meteran, dimana untuk bahan material ini komponen yang ada didalamnya yang terbuat dari besi dibagi atas dua, yaitu besi murni dan besi campuran. Selain itu bahan pembuat meter juga dipengaruhi oleh supplier (membuat komponen berdasarkan pesanan). Untuk masing-masing komponen-komponen ini mempunyai bermacam-macam tipe (kelas 1, kelas 2, dsb). Bahan material pembentukan meteran juga dipengaruhi oleh kualitas bahan dasar dari kabel. Untuk bahan dasar kabel dibagi menjadi dua yaitu terbuat dari tembaga yang mempunyai kelebihan tidak mudah korosi dan mempunyai resistansi kecil, sedangkan yang lainnya adalah terbuat dari aluminium yang mempunyai resistansi lebih besar.

2. Manusia

Pencurian listrik yang dilakukan oleh konsumen dengan sengaja, dimana hal ini dilakukan dengan sengaja, agar membayar dengan murah dan tidak sesuai dengan pemakaian. Jika hal ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama akan mengakibatkan meter macet dan akibatnya pihak PLN yang dirugikan karena alat pengukur pemakaian tidak sesuai dengan yang digunakan (alat ukur menjadi lebih lambat).

3. Metode

Pada saat pemasangan meteran untuk kabel nol-nya lepas, kabel nol yang berwarna hitam adalah kabel yang menyambungkan antara meter dengan saluran masuk rumah (SMP).

4. Environtment

Lingkungan ini yang menyebabkan meter macet adalah kondisi tembok lembab atau basah, karena akan menyebabkan masa meteran cepat rusak, dan sebab yang lainnya adalah sering terkena sinar matahari, yang menyebabkan kaca penutup meteran menjadi buram, sehingga sering terjadi salah baca (antara pemakaian dengan laporan yang dicatat oleh petugas catat meter tidak sama).

97 Gangguan Saluran Luar Layanan (SLP) disebabkan oleh :

1. Material

Bahan material mempengaruhi life time dari kabel yang terbuat dari tembaga atau aluminium. Jika terbuat dari tembaga maka akan mempunyai life time lebih lama dan mempunyai resistensi kecil, sedangkan jika kabel bahan bakunya dari aluminium maka life time lebih pendek dan mempunyai resistensi lebih besar. Selain itu juga dipengaruhi oleh bahan baku dari konektornya yang merupakan penghubung kabel dari tiang ke tiang, jika kurang rekat sehingga menimbulkan celah dan lama-kelamaan timbul lompatan bunga api.

2. Manusia

Pemasangan yang tidak standard, pada saat memasang konektor ada plastiknya karena plastik ini menentukan kekuatan torsi, kadang tidak dipakai.

3. Metode Nol meter (untuk  meteran 1 phase   nol meter warna  Alat pengukur jumlah pemakaian listrik (berputar jika ada pemakaian)  Nol meter (untuk  meteran 3 phase, nol  meter warna biru). 

98 Pemasangan tidak pas, sehingga gigi tidak tepat menggigit kabel (sedikit menggigit kabel), sehingga akan menimbulkan celah jika sering terbakar maka konektor ini akan cepat aus.

4. Mesin/Peralatan

Jika kunci rusak, maka saat pemasangan konektor kurang kuat mencengkram kabel, maka akan menimbulkan celah serta menimbulkan bunga api sehingga akan cepat aus.

5. Environtment

- Pohon menggesek maka akan menimbulkan celah dan terjadi bunga api sehingga akan menyebabkan konektor cepat aus.

- Cuaca (peralihan cuaca dari panas ke dingin, jika bahan materialnya terbuat dari logam akan menyebabkan logam cepat rusak).

- Gangguan dari konsumen yaitu terjadi sort circuit (losses contact) yang sangat besar, maka akan timbul celah dan percikan bunga api jika sering terjadi maka akan menyebabkan cepat aus.

Mengencangkan konektor jika longgar dan mengganti konektor jika rusak

Gigi untuk menggigit kabel

Cara menyambungkan kabel dengan konektornya

99 Gangguan Saluran Masuk Layanan (SMP), disebabkan oleh :

1. Material

Bahan material mempengaruhi life time dari kabel yang terbuat dari tembaga atau aluminium. Jika terbuat dari tembaga maka akan mempunyai life time lebih lama dan mempunyai resistensi kecil, sedangkan jika kabel bahan bakunya dari aluminium maka life time lebih pendek dan mempunyai resistensi lebih besar. Selain itu juga dipengaruhi oleh bahan baku dari konektornya yang merupakan penghubung kabel dari tiang dan kabel yang akan masuk ke dalam rumah konsumen, jika kurang rekat sehingga menimbulkan celah dan lama-kelamaan timbul lompatan bunga api.

2. Manusia

Pemasangan yang tidak standard, pada saat memasang konektor ada plastiknya karena plastik ini menentukan kekuatan torsi, kadang tidak dipakai. 3. Metode

Pemasangan tidak pas, sehingga gigi tidak tepat menggigit kabel (sedikit menggigit kabel), sehingga akan menimbulkan celah jika sering terbakar maka konektor ini akan cepat aus.

4. Mesin/Peralatan

Jika kunci rusak, maka saat pemasangan konektor kurang kuat mencengkram kabel, maka akan menimbulkan celah serta menimbulkan bunga api sehingga akan cepat aus.

5. Environtment

- Pohon menggesek maka akan menimbulkan celah dan terjadi bunga api sehingga akan menyebabkan konektor cepat aus.

- Cuaca (peralihan cuaca dari panas ke dingin, jika bahan materialnya terbuat dari logam akan menyebabkan retak).

- Gangguan dari konsumen yaitu terjadi sort circuit (losses contact) yang sangat besar, maka akan menimbulkan celah dan percikan bunga api jika sering terjadi maka akan menyebabkan cepat aus.

100 Kubikel APP/komponennya rusak, disebabkan oleh :

1. Material, dilihat dari : - Lilitan di dalamnya putus

Hal ini terjadi karena beban terlalu besar atau overload dari beban terpasang. Sehingga sering terjadi losses contact (sort circuit), maka akan mempercepat life time dari lilitan tersebut.

- Spiral yang berada di dalam MCB rusak

Spiral yang berada di MCB rusak dipengaruhi oleh beban yang overload karena tidak sesuai dengan daya terpasang, sehingga menyebabkan sort circuit maka akan mempercepat life time dari spiral tersebut.

Mini Circuit Breaker (MCB) rusak, disebabkan oleh : 1. Material

Bahan material kurang bagus sehingga life time pendek sesuai dengan bahan pembentuk dari MCB tersebut.

2. Manusia

- Kekurangtahuan konsumen, hal ini ditandai dengan konsumen memakai peralatan (elektronik, karena menggunakan listrik) yang berlebihan, sehingga tidak menyadari bahwa daya yang terpasang tidak sesuai dengan pemakaian dan akhirnya menyebabkan sort circuit, jika hal ini sering terjadi, lama-kelamaan MCB akan cepat aus/rusak.

3. Mesin

- Life time dari MCB tersebut, jika MCB tersebut sudah melewati life time-nya, maka harus diganti dengan yang baru, karena jika tidak diganti akan mengakibatkan kebakaran dimana hal itu juga akan merugikan konsumen sendiri.

101 Cuaca yang tidak menentu, misalnya dari cuaca yang sangat panas sehingga MCB menjadi kering dan keras, kemudian kena hujan sehingga lama-kelamaan MCB akan rusak.

Causes Effect Diagram gangguan APP/SR/SM 1. Meter Rusak

Dokumen terkait