• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN

3. Tempat tinggal

6.10. Analisa Statistik

6.10.1.Umur Berdasarkan Status Komplikasi Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi umur berdasarkan status komplikasi pada penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.12.

Gambar 6.12. Diagram Bar Distribusi Proporsi Umur Berdasarkan Status Komplikasi pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.12. dapat dilihat bahwa penderita malaria ada komplikasi terbesar pada kelompok umur 14-60 tahun 73,9%, dan penderita tidak ada komplikasi terbesar pada kelompok umur 14-60 tahun 76,8%.

Analisa statistik dengan menggunakan uji Chi Square tidak dapat dilakukan karena ada 2 sel (33,3%) dengan frekuensi harapan < 5.

6.10.2.Status Anemia Berdasarkan Jenis Parasit Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi status anemia berdasarkan jenis parasit penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.13.

Gambar 6.13. Diagram Bar Distribusi Proporsi Status Anemia Berdasarkan Jenis Parasit pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.13. dapat dilihat bahwa penderita malaria dengan jenis parasit Plasmodium falciparum terbanyak pada penderita yang tidak anemia yaitu 53,9%,

dan pada penderita malaria dengan jenis parasit Plasmodium vivax terbanyak pada penderita yang tidak anemia yaitu 60%.

Dari analisa statistik dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh p=0,659 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan jenis parasit antara penderita malaria yang anemia dengan yang tidak anemia.

6.10.3.Status Splenomegali Berdasarkan Jenis Parasit Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi status splenomegali berdasarkan jenis parasit penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.14.

Gambar 6.14. Diagram Bar Distribusi Proporsi Status Splenomegali Berdasarkan Jenis Parasit pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.14. dapat dilihat bahwa penderita malaria dengan jenis parasit Plasmodium falciparum terbanyak pada penderita yang tidak splenomegali yaitu

55,9%, dan pada penderita malaria dengan jenis parasit Plasmodium vivax terbanyak pada penderita yang tidak splenomegali yaitu 53,3%.

Dari analisa statistik dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh p=0,853 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan jenis parasit antara penderita malaria yang splenomegali dengan yang tidak splenomegali.

6.10.4.Status Komplikasi Berdasarkan Jenis Parasit Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi status komplikasi berdasarkan jenis parasit penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.15.

Gambar 6.15. Diagram Bar Distribusi Proporsi Status Komplikasi Berdasarkan Jenis Parasit pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.15. dapat dilihat bahwa penderita malaria jenis parasit Plasmodium falciparum terbanyak pada penderita yang tidak ada komplikasi 78,4%, dan pada penderita malaria jenis parasit Plasmodium vivax adalah tidak ada komplikasi 93,3%.

Tabel 5.14. merupakan tabel kontingensi 2x2 dan dijumpai nilai yang diharapkan kurang dari 5, maka uji yang digunakan adalah Fisher Exact. Berdasarkan hasil uji Fisher Exact diperoleh p=0,297 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan jenis parasit antara penderita malaria yang ada komplikasi dengan yang tidak ada komplikasi.

6.10.5.Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Jenis Parasit pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Lama rawatan rata-rata berdasarkan jenis parasit pada penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.16.

Gambar 6.16. Diagram Bar Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Jenis Parasit pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.16. dapat dilihat bahwa lama rawatan rata-rata pada penderita malaria jenis parasit Plasmodium falciparum adalah 2,93 hari (3 hari), dan lama

rawatan rata-rata pada penderita malaria jenis parasit Plasmodium vivax adalah 3,33 hari (3 hari).

Berdasarkan hasil uji statistik t test diperoleh p=0,414 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan lama rawatan rata-rata antara penderita malaria dengan jenis parasit Plasmodium falciparum dengan penderita dengan jenis parasit Plasmodium vivax.

6.10.6. Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Status Komplikasi pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Lama rawatan rata-rata berdasarkan status komplikasi pada penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.17.

Gambar 6.17. Diagram Bar Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Status Komplikasi pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Dari gambar 6.17. dapat dilihat bahwa pada penderita malaria yang memiliki komplikasi lama rawatan rata-rata 3,30 hari (3 hari) dengan standar deviasi 1,396 dan

pada penderita malaria yang tidak memiliki komplikasi lama rawatan rata-rata 2,92 hari (3 hari) dengan standar deviasi 1,843.

Berdasarkan hasil uji statistik t test diperoleh p=0,346 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan lama rawatan rata-rata antara penderita yang ada komplikasi dengan penderita yang tidak ada komplikasi.

6.10.7.Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Sumber Biaya pada Penderita Malaria dengan Parasit Postif

Lama rawatan rata-rata berdasarkan sumber biaya pada penderita malaria dengan parasit postif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.18.

Gambar 6.18. Diagram Bar Distribusi Proporsi Lama Rawatan Rata-Rata Berdasarkan Sumber Biaya pada Penderita Malaria dengan Parasit Postif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.18. dapat dilihat bahwa lama rawat rata-rata penderita malaria yang menggunakan biaya sendiri adalah 2,95 hari (3 hari) dengan standar deviasi 1,912 dan

lama rawat rata-rata penderita malaria yang menggunakan sumber biaya bukan biaya sendiri adalah 3,07 hari (3 hari) dengan standar deviasi 1,473.

Berdasarkan hasil uji statistik t test diperoleh p=0,716 artinya tidak ada perbedaan yang signifikan lama rawatan rata-rata antara penderita yang menggunakan biaya sendiri dengan penderita yang menggunakan bukan biaya sendiri.

6.10.8.Jenis Parasit Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi jenis parasit berdasarkan keadaan sewaktu pulang pada penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.19.

Gambar 6.19. Diagram Bar Distribusi Proporsi Jenis Parasit Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Dari gambar 6.19. dapat dilihat bahwa penderita malaria yang pulang atas permintaan sendiri tertinggi pada jenis parasit Plasmodium falciparum yaitu 90,9%,

penderita malaria yang pulang berobat jalan tertinggi pada jenis parasit Plasmodium falciparum yaitu 84,7%, penderita malaria yang sembuh tertinggi pada jenis parasit Plasmodium falciparum yaitu 93,5%, dan penderita malaria yang rujuk ke rumah sakit lain tertinggi pada jenis parasit Plasmodium falciparum yaitu 66,7%.

Analisa statistik dengan menggunakan uji Chi Square tidak dapat dilakukan karena ada 4 sel (50%) dengan frekuensi harapan < 5.

6.10.9. Status Komplikasi Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif

Distribusi proporsi status komplikasi berdasarkan keadaan sewaktu pulang pada penderita malaria dengan parasit positif yang dirawat inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tahun 2009 dapat dilihat pada gambar 6.20.

Gambar 6.20. Diagram Bar Distribusi Proporsi Status Komplikasi Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang pada Penderita Malaria dengan Parasit Positif yang Dirawat Inap di RSD Kolonel Abundjani Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Tahun 2009

Gambar 6.20. dapat dilihat bahwa penderita malaria yang pulang atas permintaan sendiri tertinggi pada penderita yang tidak ada komplikasi 81,8%, penderita malaria yang pulang berobat jalan tertinggi pada penderita yang tidak ada komplikasi 81,1%, penderita yang sembuh tertinggi pada penderita yang tidak ada komplikasi 90,3%, dan penderita yang rujuk rumah sakit lain tertinggi pada penderita yang tidak ada komplikasi 100%.

Analisa statistik dengan menggunkan uji Chi Square tidak dapat dilakukan karena ada 3 sel (37,5%) dengan frekuensi harapan < 5.

BAB 7

KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait