BAB IV: ANALISA DAN PEMBAHASAN
IV.3. Analisa Tabel Tunggal
Untuk memperoleh data-data primer dan melengkapi data-data yang terkumpul sebagai data sekunder, telah disebarkan sejumlah angket yang digunakan sebagai acuan perolehan data dengan sistem kuesioner kepada responden. Dalam hal ini penulis mencoba untuk menuangkannya ke bentuk tabel frekuensi. Pembahasan ini memuat 19 tabel tunggal.
IV.3.1. Karakteristik Responden
Karakter responden perlu disajikan untuk mengetahui latar belakang responden. Karakteristik yang dipakai adalah Fakultas, Lama Pemakaian Internet (dalam satu hari), Lokasi Akses Internet, Frekuensi Akses YouTube (dalam satu minggu), dan Keanggotaan di YouTube.
Tabel 4.Program Studi S-1 Responden No Fakultas F % 1 ISIP 19 19.4 2 Kesehatan Masyarakat 12 12.2 3 MIPA 16 16.3 4 Pertanian 17 17.3 5 Sastra 12 12.2 6 Teknik 22 22.4 Total 98 100.0 P 1/FC 3
Tabel 4 menunjukkan bahwa dari 98 responden, yang terpilih sebagai sampel yaitu 19 orang (19,4%) dari Fakultas ISIP; 12 orang (12,2%) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat; 16 orang (16,3%) dari Fakultas MIPA; 17 orang (17,3%) dari Fakultas Pertanian; 12 orang (12,2%) dari Fakultas Sastra; dan 22 orang (22,4%) dari Fakultas Teknik.
Tabel 5.Lama Pemakaian Internet (dalam satu hari)
No Fekuensi Pemakaian Internet F % 1 < 1 Jam 18 18.4 2 1 – 3 Jam 46 46.9 3 3 – 5 Jam 22 22.4 4 > 5 Jam 12 12.2 Total 98 100.0 P 2/FC 4
Tabel 5 menunjukkan bahwa dari 98 reponden, durasi waktu penggunaan internet dalam satu hari yang kurang dari 1 jam sebanyak 18 orang (18,4%); yang menggunakan internet 1-3 jam dalam satu hari sebanyak 46 orang (46,9%); yang
yang menggunakan internet lebih dari 5 jam dalam satu hari sebanyak 12 orang (12,2%).
Tabel 6.Lokasi Akses Internet
No Lokasi F % 1 Warung Internet (Warnet) 19 19.4 2 Rumah (Komputer Pribadi) 45 45.9 3 Wi-Fi (Laptop) 16 16.3 4 HP/Smart Phone (Mobile) 18 18.4 Total 98 100.0 P 3/FC 5
Tabel 6 menunjukkan bahwa dari 98 responden, yang mengakses internet dari Warung Internet (Warnet) sebanyak 19 orang (19,4%); yang mengakses internet dari Rumah (Komputer Pribadi) sebanyak 45 orang (45,9%); yang mengakses internet dari Wi-Fi (Laptop) sebanyak 16 orang (16,3%); dan yang mengakases internet dari HP/Smart Phone (Mobile) sebanyak 18 orang (18,4%).
Tabel 7.Frekuensi Akses YouTube (dalam satu minggu)
No Fekuensi Akses YouTube F % 1 < 5 kali 63 64.3 2 5 – 10 kali 20 20.4 3 10 – 15 kali 13 13.3 4 > 15 kali 2 2.0 Total 98 100.0 P 4/FC 6
Tabel 7 menunjukkan bahwa dari 98 responden, yang mengakses YouTube kurang dari 5 kali dalam satu minggu sebanyak 63 orang (64,3%); yang mengakses YouTube 5-10 kali dalam satu minggu sebanyak 20 orang (20,4%); yang mengakses YouTube 10-15 kali dalam satu minggu sebanyak 13 orang (13,3%); dan yang mengakses YouTube lebih dari 15 kali dalam satu minggu sebanyak 2 orang (2,0%).
Tabel 8.Keanggotaan di YouTube
No Keanggotaan F %
1 Ya, saya member aktif 21 21.4 2 Ya, tapi member pasif 31 31.6 3 Tidak, tapi suka
nonton/download dan
share video (FB,
MySpace, dsb)
25 25.5
4 Tidak, hanya browsing
untuk cari info saja 21 21.4
Total 98 100.0
P 5/FC 7
Tabel 8 menunjukkan bahwa responden yang menjadi member aktif di YouTube sebanyak 21 orang (21,4%), responden yang menjadi member pasif di YouTube sebanyak 31 orang (31,6%), responden yang bukan member tetapi suka menonton/download di YouTube dan share video di Facebook, MySpace, dan lain sebagainya sebanyak 25 orang (25,5%), dan yang responden yang bukan member
dan hanya menggunakan YouTube untuk sekedar browsing sebanyak 21 orang (21,4%).
IV.3.2. Opini Mahasiswa Terhadap Penggunaan YouTube sebagai Media Komunikasi Global
Tabel 9.Fitur-fitur yang Ditawarkan di Situs YouTube
No Fitur-fitur F %
1 Sangat Menarik 28 28.6
2 Menarik 61 62.2
3 Tidak Menarik 9 9.2
4 Sangat Tidak Menarik 0 0.0
Total 98 100.0
P 6/FC 8
Tabel 9 menunjukkan bahwa dari 98 responden yang pernah mengakses situs YouTube, mayoritas responden menganggap bahwa fitur-fitur yang ditawarkan oleh YouTube cukup menarik, yang dinyatakan oleh 61 orang responden (62,2%). Fitur-fitur tersebut dikatakan menarik karena para pengunjung situs tersebut selain bisa menonton video, mereka juga bisa share video ke situs jaringan sosial atau situs blog mereka, bahkan mereka juga bisa download video
tanpa harus menjadi anggota terlebih dahulu. Fitur-fitur yang ditawarkan untuk yang telah menjadi anggota pun tidak kalah menarik. Mereka bisa upload video
mereka sendiri, memberi komentar pada video yang mereka tonton, men –
subscribe video yang mereka suka, merespon video dengan menggunakan video
juga, serta membuat blog berbentuk video. Intinya para anggota bebas mengeksplorasi diri mereka di YouTube. Yang lebih menarik lagi, bagi anggota yang video mereka mendapat pengujung cukup banyak akan dibayar oleh
YouTube sebagai bentuk apresiasi mereka. Salah satu anggota mereka yang pernah mendapatkan apresiasi tersebut adalah Moymoy Palaboy.
Tabel 10. Jenis Informasi yang Ada di Situs YouTube
No Jenis Informasi F % 1 Sangat Banyak 41 41.8 2 Banyak 48 49.0 3 Sedikit 8 8.2 4 Sangat Sedikit 1 1.0 Total 98 100.0 P 7/FC 9
Tabel 10 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden menyatakan banyak jenis-jenis informasi yang disajikan oleh YouTube yakni dinyatakan oleh 48 orang responden (49,0%). YouTube memang menyajikan jenis-jenis informasi yang bervariatif dan cukup banyak. Ada 12 kategori video yang terdapat di situs tersebut. Mulai dari news, sosial, ekonomi, pendidikan, hingga hiburan.
Tabel 11. Cara Pengoperasian Situs YouTube
No Cara Pengoperasian F % 1 Sangat Mudah 31 31.6 2 Mudah 60 61.2 3 Sulit 6 6.1 4 Sangat Sulit 1 1.0 Total 98 100.0 P 8/FC 10
Tabel 11 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden menganggap YouTube mudah cara pengoperasiannya, yang dinyatakan oleh 60 orang responden (61,2%). Para pengguna tinggal membuka situs tersebut dan memilih video yang ingin dilihat. Apabila ingin mencari video, para pengguna tinggal mengetik judul atau clue dari video yang dicarinya di kotak
search lalu klik tombolnya. Maka akan muncul video-video yang berkaitan dengan clue yang digunakan tadi.
Tabel 12.Tampilan Home Page Situs YouTube
No Tampilan F %
1 Sangat Menarik 21 21.4
2 Menarik 58 59.2
3 Tidak Menarik 17 17.3
4 Sangat Tidak Menarik 2 2.0
Total 98 100.0
P 9/FC 11
Tabel 12 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden menganggap bahwa tampilan home page YouTube menarik, yang dinyatakan oleh 58 orang responden (59,2%). Menarik karena halaman ini berisikan video-video yang sedang dilihat saat ini, video-video yang dipromosikan, dan video berfitur, bersamaan dengan seleksi link-link tambahan, elemen-elemen navigasi, dan iklan-iklan bagus yang jumlahnya relatif sedikit.
Tabel 13.Rasa Suka terhadap Situs YouTube
No Rasa Suka F %
1 Sangat Suka 24 24.5
2 Suka 64 65.3
3 Tidak Suka 9 9.2
4 Sangat Tidak Suka 1 1.0
Total 98 100.0
P 10/FC 12
Tabel 13 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden suka browsing di internet tentang YouTube, yang dinyatakan oleh 64 orang responden (65,3%). Hal ini dikarenakan para pengguna internet menaruh perhatian pada situs tersebut; melihat banyaknya fitur yang ditawarkan dibarengi dengan beragam informasi yang bisa diakses dan dengan cara yang cukup mudah pula, sehingga mereka tertarik untuk mencobanya.
Tabel 14.Ketertarikan Menggunakan Situs YouTube
No Ketertarikan F %
1 Sangat Tertarik 24 24.5
2 Tertarik 66 67.3
3 Tidak Tertarik 7 7.1
4 Sangat Tidak Tertarik 1 1.0
Total 98 100.0
P 11/FC 13
Tabel 14 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden tertarik untuk menggunakan YouTube, yang dinyatakan oleh 66 orang responden (67,3%). Hal ini terjadi karena setelah mengenal lebih jauh tentang
situs tersebut, timbul rasa suka yang pada akhirnya menyebabkan ketertarikan untuk terus menggunakan YouTube.
Tabel 15.Pengertian tentang Isi Video/Informasi Apa Saja yang Ada di Situs YouTube
No Pengertian F %
1 Sangat Mengerti 18 18.4
2 Mengerti 76 77.6
3 Tidak Mengerti 3 3.1
4 Sangat Tidak Mengerti 1 1.0
Total 98 100.0
P 12/ FC 14
Tabel 15 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden mengerti isi dari video atau informasi yang ada di YouTube, yang dinyatakan oleh 76 orang responden (77,6%). Pengertian timbul setelah responden menaruh perhatian pada situs tersebut hingga akhirnya tertarik untuk mengeksplor seluk-beluk penggunaan, informasi yang disampaikan, dan bagaimana pennyajiannnya.
Tabel 16.Pemahaman Cara Pengoperasian YouTube
No Pemahaman F %
1 Sangat Paham 24 24.5
2 Paham 68 69.4
3 Tidak Paham 6 6.1
4 Sangat Tidak Paham 0 0.0
Total 98 100.0
Tabel 16 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden paham bagaimana cara mengoperasikan YouTube, yang dinyatakan oleh 68 orang responden (69,4%). Pengoperasian situs YouTube tergolong mudah. Untuk memainkan video, cara mengoperasikannya sama seperti menggunakan Windows Media Player. Untuk share video juga sudah disediakan
option direct link ke situs-situs yang dikehendaki atau bisa juga dengan cara copy link. Begitu juga dengan upload, download, respond, dan comment tidak terlalu rumit mengaplikasikannya.
Tabel 17.Pengetahuan tentang Peran YouTube sebagai Media Komunikasi Global
No Pengetahuan F %
1 Sangat Tahu 17 17.3
2 Tahu 71 72.4
3 Tidak Tahu 10 10.2
4 Sangat Tidak Tahu 0 0.0
Total 98 100.0
P 14/FC 16
Tabel 17 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden mengetahui peran YouTube sebagai media komunikasi global yang dinyatakan oleh 71 orang responden (72,4%). Banyak orang yang menggunakan YouTube untuk mem – posting video. Tujuannya, untuk berbagi segala peristiwa atau pengalaman yang mereka miliki. Ide berbagi melalui video selalu menarik perhatian setiap orang. Karena dibandingkan dengan berbagi informasi melalui tulisan atau media audio, informasi melalui video terasa lebih nyata dan lebih bisa dipercaya karena bisa dilihat langsung dengan mata kepala sendiri. Sampai saat
ini, YouTube masih menjadi sumber informasi berbasis video yang paling populer. Karena YouTube tidak menghalangi para penggunanya untuk membagikan informasi apapun. Hal ini dapat dillihat dari banyaknya informasi yang tidak dapatkan dari media lain, tapi bisa kita temukan di YouTube. Bahkan program berita di televisi pun tak jarang mencari sumber video mereka dari situs ini. Secara tidak langsung, hal ini menjadikan YouTube sebagai media komunikasi global dan diakui oleh seluruh masyarakat internasional.
Tabel 18.Penerimaan terhadap YouTube sebagai Sumber Informasi dari Berbagai Penjuru
No Penerimaan F %
1 Sangat Menerima 23 23.5
2 Menerima 68 69.4
3 Tidak Menerima 7 7.1
4 Sangat Tidak Menerima 0 0.0
Total 98 100.0
P 15/FC 17
Tabel 18 menunjukkan bahwa dari 98 responden, mayoritas responden dapat menerima YouTube sebagai sumber informasi dari berbagai penjuru, yang dinyatakan oleh 68 orang responden (69,4%). Pada situs ini bisa ditemukan berbagai video tentang berbagai informasi dari berbagai belahan dunia. Karena YouTube tidak pernah membatasi siapa saja yang boleh mengakses situs tersebut. Maka dari itu, citizen jurnalism terasa amat kental ketika berbicara tentang YouTube.
Tabel 19.Penyesalan terhadap Penggunaan YouTube
No Penyesalan F %
1 Sangat Tidak Menyesal 26 26.5
2 Tidak Menyesal 69 70.4
3 Menyesal 3 3.1
4 Sangat Menyesal 0 0.0
Total 98 100.0
P 16/FC 18
Tabel 19 menunjukkan bahwa dari 98 responden, mayoritas responden tidak menyesal telah menggunakan YouTube, yang dinyatakan oleh 69 orang responden (70,4%). Beberapa negara pernah memblokir YouTube dengan alasan melindungi negaranya. Sebut saja China, Iraq, dan Thailand memblokir situs YouTube dengan berbagai alasan. China memblokir situs ini untuk menghidari persepsi negatif yang berlebihan untuk menyelesaikan kasus Mongol. Sedangkan Thailand memblokir situs YouTube dengan alasan menghindari propaganda yang akan disebar oleh Thaksin Shinawatra pada para pendukungnya. Terjadinya pemblokiran ini menggambarkan betapa bebasnya suatu informasi bisa masuk dan menyebar luas ke mana-mana. Bagi beberapa orang pastinya hal ini disambut baik karena sudah muncul wadah informasi yang tidak bisa disetir oleh para penguasa, tapi tidak tertutup kemungkinan juga ada pihak yang merasa dirugikan akan hal tersebut. Tetapi sejauh ini, masyrakat masih tetap mengandalkan YouTube untuk bertukar informasi video.
Tabel 20.Opini tentang Informasi yang Dapat Diperoleh di Situs YouTube
No Opini F %
1 Sangat Bagus 26 26.5
2 Bagus 71 72.4
3 Tidak Bagus 1 1.0
4 Sangat Tidak Bagus 0 0.0
Total 98 100.0
P 17/FC 19
Tabel 20 menunjukkan bahwa dari 98 orang responden, mayoritas responden berpendapat bahwa informasi yang diperoleh dari YouTube cukup bagus, yang dinyatakan oleh 71 orang (72,4%). Bervariatifnya informasi yang disajikan serta dalam jumlah yang cukup banyak membuat para pengguna YouTube merasa puas dengan situs ini.
Tabel 21.Kelayakan YouTube Dikategorikan sebagai Media Komunikasi Global
No Kelayakan F %
1 Sangat Pantas 21 21.4
2 Pantas 69 70.4
3 Tidak Pantas 8 8.2
4 Sangat Tidak Pantas 0 0.0
Total 98 100.0
P 18/FC 20
Tabel 21 menunjukkan bahwa dari 98 responden, mayoritas responden menganggap YouTube pantas dikategorikan sebagai media komunikasi global, yang dinyatakan oleh 69 orang (70,4%). YouTube telah membuktikan bagaimana sebagai sebuah media ia memiliki begitu banyak peran dan fungsi dalam
hubungan internasional. Contohnya adalah etnis Asiria. Asiria tidak memiliki negara sendiri karena daerah yang dahulunya merupakan wilayah mereka kini terbagi antara Irak, Iran, Suria, dan Turki. Etnis ini sendiri kemudian menyebar ke seluruh dunia. Namun keadaan tempat mereka berada tidak memungkinkan mereka untuk melestarikan budaya mereka. Maka melalui YouTube, mereka mempertunjukkan musik tradisional Asiria sekaligus menjaga kelestarian budaya mereka.
Tabel 22.Keinginan Terus Menggunakan YouTube
No Keinginan F %
1 Sangat Mau 25 25.5
2 Mau 63 64.3
3 Tidak Mau 10 10.2
4 Sangat Tidak Mau 0 0.0
Total 98 100.0
P 19/FC 21
Tabel 22 menunjukkan bahwa dari 98 responden, mayoritas responden mau untuk terus menggunakan YouTube, yang dinyatakan oleh 63 orang (64,3%). Kehadiran YouTube sebagai pemberi informasi dengan muatan berita di dalamnya tidak hanya memberikan referensi baru untuk mencari berita, tapi YouTube juga memberdayakan masyarakat yang ingin turut memberitakan peristiwa seputar lingkungannya. Berita yang disiarkan di YouTube tersebut memiliki efek yang sama, bahkan mungkin lebih besar, dengan efek berita yang ditayangkan di televisi. Tidak salah kalau banyak yang masih tetap ingin menggunakan YouTube.