• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV: ANALISA DAN PEMBAHASAN

IV.3 Analisa Tabel Tunggal

Karakter responden perlu disajikan untuk mengetahui latar belakang responden. Karakteristik yang dipakai adalah usia, komplek perumahan dan waktu menonton televisi.

Tabel 5

Usia/Jenis Kelamin Responden

No Usia/Jenis Kelamin Responden F % 1 2 Perempuan usia 25-30 perempuan usia 31-35 Total 33 43 76 33.6 43.9 80.0 P 1/FC 3

Berdasarkan tabel 5 (43,9%), Dalam penelitian ini dapat dijelaskan bahwa pada saat penyebaran kuesioner berlangsung, sebanyak 43.9% perempuan/ibu usia 25-35 tahun yang memiliki balita dan paling sering menonton televisi sebagai responden, dan 33.6% perempuan/ibu yang memiliki anak balita dan paling sering menonton televisi sebagai responden. Dengan demikian, mayoritas responden adalah perempuan/ibu yang berusia 31-35 tahun yang memiliki balita dan paling sering menonton televisi, yakni ditunjukkan dengan banyaknya responden sebesar 43 orang (43.9%). Alasannya hal ini dikarenakan perempuan/ibu di usia 31-35 tahun sudah lebih meluangkan waktu di rumah, mengurus rumah, suami dan anak dan tidak lagi sebagai wanita karir.

Tabel 6

Komplek Responden

No Komplek F %

1 Taman Setia Budi Indah

I 31 31.2

2 Taman Setia Budi Indah

Bukit Hijau 12 12.4

3 Taman Setia Budi Indah

II 33 33.2

Total 76 80.0

P 2/FC 4

Berdasarkan tabel 6 diatas, dapat diketahui bahwa dari 80 responden yang terpilih sebagai sampel 31 orang (31.2%) berasal dari komplek Taman Setia Budi Indah I, 12 orang (12.4) dari komplek Taman Setia Budi Indah Bukit Hijau, dan 33 orang (33.2%) dari Taman Setia Budi Indah II. Responden tersebut terpilih menjadi sampel dengan menggunakan Proportional Sampling, di mana penggunaan teknik ini memungkinkan memberi peluang kepada populasi yang lebih kecil untuk tetap dipilih sebagai sampel.

Tabel 7

Waktu Menonton Televisi

No Waktu Menonton Televisi F % 1 06.00 s.d. 10.00 WIB 4 4.2 2 10.00 s.d 14.00 WIB 10 10.5 3 14.00 s.d. 18.00 WIB 20 21.4 4 Diatas 18.00 WIB 42 42.2 Total 76 80.0 P 3/FC 5

Tabel 7 menunjukkan data pada pukul berapa mereka sering menonton televisi. Responden yang sering menonton televisi pada waktu di atas pukul 18.00 WIB adalah sebanyak 42 orang (42.2%). Pada waktu ini yaitu menjelang malam hari dan para responden biasanya sudah selesai mengerjakan aktifitas hariannya dan mulai bisa bersantai dengan menonton televisi. Responden yang menyatakan sering menonton

sangat sedikit responden yang menonton televisi oleh karena Ibu Rumah Tangga sedang banyak beraktifitas. Pada pukul 10.00 s.d. 14.00 Ibu Rumah Tangga sebagai responden yang menonton televisi berjumlah 10 orang (10.5%). Mereka memberikan alasan bahwa pada jam tersebut, walaupun kegiatan sudah selesai namun tidak banyak waktu bagi mereka untuk menonton televisi, mereka menonton televisi bisa sambil tidur-tiduran dan bahkan sampai terlelap. Dan sebanyak 20 orang (21.4%) menonton televsi pada pukul 14.00 s.d 18.00 WIB. Ibu Rumah Tangga telah selesai beraktifitas dari kegiatan, kemudian mereka juga bisa menonton televisi sambil berbenah diri, mandi, makan dan sebagainya, sehingga waktu ini dapat digunakan untuk menonton televisi.

IV.3.2. Persepsi Ibu Rumah Tangga terhadap iklan produk susu bayi Tabel 8

Suka Menonton Televisi

No Suka Menonton Televisi F %

1 Sangat suka 31 31.8

2 Suka 22 22.9

3 Tidak suka 12 12.2

4 Sangat tidak suka 11 11.1

Total 76 80.0

P 4/FC 6

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik purposive sample, yaitu teknik pengambilan sampel dimana sampel yang digunakan sesuai dengan kriteria-kriteria tertentu. Kriteria yang telah ditentukan adalah responden menonton iklan enfagrow+ di televisi. Alasan peneliti memberikan kriteria tersebut adalah semakin sering menonton iklan enfagrow+ maka responden akan memiliki persepsi tersendiri akan iklan enfagrow+ tersebut. Tabel 8 di atas menunjukkan bahwa responden yang sangat suka menonton iklan enfagrow+, sebanyak 31 orang (31,8%), responden yang suka menonton iklan enfagrow+, sebanyak 22 orang (22,9%), responden yang tidak suka menonton iklan

enfagrow+, sebanyak 12 orang (12,2%), dan yang responden yang sangat tidak suka menonton iklan enfagrow+, sebanyak 11 orang (11,1%).

Dengan demikian, mayoritas responden adalah sangat suka menonton iklan enfagrow+ di televisi , yang ditunjukkan dengan banyaknya responden sebesar 31,8% (31 orang). Alasannya karena mereka menilai iklan enfagrow+ sangat kreatif dan lucu dengan model balita cerdas. Mereka juga menginginkan balita mereka cerdas seperti model balita iklan enfagrow+ tentu saja dengan mengkonsumsi susu enfagrow+.

Tabel 9

Ketertarikan Menonton Iklan di Televisi

No Ketertarikan Menonton Iklan

Enfagrow+ di Televisi

F %

1 Sangat tertarik 19 19.2

2 Tertarik 28 29.4

3 Tidak tertarik 18 18.4

4 Sangat tidak tertarik 11 11.2

Total 76 80.0

P 5/FC 7

Dari tabel 9 diketahui sebanyak 19 orang responden (19,2%) menyatakan bahwa responden sangat tertarik menonton iklan enfagrow+, sebanyak 28 orang responden (29,4%) tertarik menonton iklan enfagrow+, sebanyak 18 orang responden (18,4%) tidak tertarik menonton iklan enfagrow+, dan hanya 11 orang responden (11.2%) sangat tidak tertarik menonton iklan enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan tertarik, yakni dinyatakan oleh 28 orang responden (29,4%). Alasannya karena mereka menilai iklan enfagrow+ cukup kreatif dan lucu dengan model balita cerdas yang mampu menjawab pertanyaan dari pembawa acara kuis dan berhasil membantu ayahnya memenangkan kuis tersebut.

Tabel 10

No Frekuensi Menonton Iklan Enfagrow+ di Televisi F % 1 1 kali sehari 15 15.1 2 2-3 kali sehari 26 27.3 3 3-4 kali sehari 25 25.5 4 4-5 kali sehari 10 10.0 Total 76 80.0 P 6/FC 8

Dari tabel 10 diketahui sebanyak 15 orang responden (15,1%) menyatakan bahwa frekuensi menonton iklan enfagrow+ 1 kali sehari. 26 orang responden (27,3%) menyatakan bahwa frekuensi menonton iklan enfagrow+ 2-3 kali sehari, sebanyak 25 orang responden (25,5%) menyatakan bahwa frekuensi menonton iklan enfagrow+ 3-4 kali sehari dan hanya 10 orang responden (10%) menyatakan bahwa frekuensi menonton iklan enfagrow+ 4-5 kali sehari.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa frekuensi menonton iklan enfagrow+ 2-3 kali sehari, yakni oleh 26 orang responden (27,3%). Alasannya karena responden ada yang hanya sebagai ibu rumah tangga dan ada yang sebagai wanita karir. Sebagai ibu rumah tangga mereka tentu saja memiliki pekerjaan rumah, seperti belanja, mencuci, menyapu, mengurus anak dan sebagainya. Tentu saja setelah semua pekerjaan beres baru mereka bisa istirahat dan bersantai mungkin sambil menonton televisi. Bagi mereka yang wanita karir tentu saja sepulang mereka bekerja baru mereka bisa istirahat dan bersantai mungkin sambil menonton televisi.

Tabel 11

Kepantasan sosok balita sebagai Model Iklan

No Kepantasan Penggunaan Sosok

Balita Sebagai Model Iklan Enfagrow+

F %

1 Sangat pantas 36 36.2

2 Pantas 19 19.3

Total 76 80.0

P 7/FC 9

Dari tabel 11 diketahui sebanyak 36 orang responden (36,2%) menyatakan sosok balita sebagai model iklan sangat pantas , sebanyak 19 orang responden (19,3%) menyatakan sosok balita pantas sebagai model iklan , sebanyak 16 orang responden (16,3%) menyatakan sosok balita tidak pantas sebagai model iklan , dan 5 orang responden (5,1%) menyatakan sosok balita sangat tidak pantas sebagai model iklan.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa sosok balita sangat pantas sebagai model iklan yang digunakan pada iklan enfagrow+, yakni dinyatakan oleh 36 orang responden (36,3%). Alasan responden karena dalam iklan enfagrow+, model balita cerdas dan lucu serta mampu menjawab pertanyaan dari pembawa acara kuis dan berhasil membantu ayahnya memenangkan kuis tersebut, sangat cocok dan merupakan ide iklan yang cukup menarik.

Tabel 12

Ketepatan Sosok Balita Sebagai Figur Utama

No Ketepatan Penggunaan Sosok Balita

Sebagai Figur Utama Iklan Enfagrow+

F %

1 Sangat tepat 26 26.1

2 Tepat 35 35.9

3 Tidak tepat 12 12.9

4 Sangat tidak tepat 3 3.1

Total 76 80.0

P 8/FC 10

Dari tabel 12 diketahui sebanyak 26 orang responden (26,1%) menyatakan sosok balita sangat tepat dijadikan figur utama, sebanyak 35 orang responden (35,9%) menyatakan sosok balita tepat dijadikan figur utama iklan , sebanyak 12 orang responden

(12,9%) menyatakan sosok balita tidak tepat dijadikan figur utama iklan, dan 3 orang responden (3,1%) menyatakan sosok balita sangat tidak tepat dijadikan figur utama iklan. Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa sosok balita tepat dijadikan sebagai figur utama untuk iklan enfagrow+, yakni dinyatakan oleh 35 orang responden (35,9%). Alasan responden karena sosok balita lucu dan cerdas tentu saja tepat dijadikan figur utama, karena enfagrow+ merupakan produk balita dan sosok balita figur utama tentu saja memberi nilai plus pada iklan ini.

Tabel 13 Kejelasan Isi Pesan

No Kejelasan Isi Pesan Iklan

Enfagrow+ di Televisi

F %

1 Sangat jelas 18 18.2

2 Jelas 37 37.7

3 Tidak jelas 15 15.9

4 Sangat tidak jelas 6 6.2

Total 76 80.0

P 9/FC 11

Dari tabel 13 diketahui sebanyak 18 orang responden (18,2%) menyatakan bahwa isi pesan iklan enfagrow+ sangat jelas. Sebanyak 37 orang responden (37,7%) menyatakan bahwa isi pesan iklan enfagrow+ jelas, sebanyak 15 orang responden (15,9%) menyatakan bahwa isi pesan iklan enfagrow+ tidak jelas, dan 6 orang responden (6,2%) menyatakan bahwa isi pesan iklan enfagrow+ sangat tidak jelas.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa isi pesan iklan enfagrow+ jelas, yakni dinyatakan oleh 37 orang responden (37,7%). Alasan responden karena pesan yang disampaikan iklan enfagrow+ cukup jelas, mulai dari kejelasan peran, kata dan isi pesan. Isi pesan yang ditangkap responden adalah berikanlah balita susu enfagrow+ dengan DHA agar balita cerdas dan tanggap, seperti model balita dalam iklan

Tabel 14

Ketepatan Penayangan Iklan di Tengah Acara

No Ketepatan Penayangan Iklan

Enfagrow+ di Tengah Acara

F %

1 Sangat tepat 34 34.1

2 Tepat 24 24.1

3 Tidak tepat 13 13.7

4 Sangat tidak tepat 5 5.1

Total 76 80.0

P 10/FC 12

Dari tabel 14 diketahui sebanyak 34 orang responden (34,1%) menyatakan bahwa penayangan iklan enfagrow+ sangat tepat di tengah acara yang sedang berlangsung. Sebanyak 24 orang responden (24,1%) menyatakan bahwa penayangan iklan enfagrow+ tepat di tengah acara yang sedang berlangsung, sebanyak 13 orang responden (13,7%) menyatakan bahwa penayangan iklan enfagrow+ tidak tepat di tengah acara yang sedang berlangsung, dan 5 orang responden (5,1%) menyatakan bahwa penayangan iklan enfagrow+ di tengah acara yang sedang berlangsung sangat tidak tepat.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa penayangan iklan enfagrow+ sangat tepat di tengah acara yang sedang berlansung, yakni dinyatakan oleh 34 orang responden (34,1%). Alasan responden karena tentu saja penayangan iklan sangat tepat di tengah acara yang sedang berlansung, karena lebih banyak mata penonton/pemirsa televisi yang melihat iklan. Hanya saja iklan yang ditayangkan jangan terlalu banyak sehingga dapat membuat pemirsa jenuh.

Tabel 15

Frekuensi Penayangan

No Frekuensi Penayangan Iklan

Enfagrow+ di Televisi

F %

1 Sangat memadai 25 25.1

2 Memadai 44 44.3

3 Tidak memadai 4 4.5

4 Sangat tidak memadai 3 31

Dari tabel 15 diketahui sebanyak 25 orang responden (25.1%) menyatakan bahwa penanyangan iklan enfagrow+ sangat memadai. Sebanyak 44 orang responden (44,3%) menyatakan bahwa frekuensi penanyangan iklan enfagrow+ memadai, sebanyak 4 orang responden (4,5%) menyatakan bahwa frekuensi penanyangan iklan enfagrow+ tidak memadai, dan 3 orang responden (3,1%) menyatakan bahwa frekuensi penanyangan iklan enfagrow+ sangat tidak memadai.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa frekuensi penanyangan iklan enfagrow+ memadai yakni dinyatakan oleh 44 orang responden (44,3%). Alasan responden karena responden kebanyakan sudah mengetahui dan mengenal enfagrow+, beberapa ada yang pernah dengar, dan hanya sebahagian kecil yang belum. Dari hal inilah bahwa frekuensi penanyangan iklan enfagrow+ dapat dibilang memadai.

Tabel 16

Mengerti Akan Pesan Yang Disampaikan

No Mengerti akan pesan yang

disampaikan Iklan Enfagrow+

F %

1 Sangat mengerti 23 23.1

2 Mengerti 31 31.0

3 Tidak mengerti 12 12.7

4 Sangat tidak mengerti 10 10.2

Total 76 80.0

P 12/FC 14

Dari tabel 16 sebanyak 23 orang responden (23,1%) menyatakan bahwa responden sangat mengerti akan pesan yang disampaikan dalam iklan enfagrow+. Sebanyak 31 orang responden (31%) menyatakan bahwa responden mengerti akan pesan yang disampaikan dalam iklan enfagrow+ , sebanyak 12 orang responden (12,7%) menyatakan bahwa responden tidak mengerti akan pesan yang disampaikan dalam iklan

enfagrow+ dan 10 orang responden (10,2%) menyatakan bahwa responden sangat tidak mengerti akan pesan yang disampaikan dalam iklan enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa responden mengerti akan pesan yang disampaikan dalam iklan enfagrow+ ,yakni dinyatakan oleh 31 orang responden (31%). Alasan responden karena iklan enfagrow+ dibuat simpel dan semenarik mungkin dengan pemilihan dan penggunaan kata dan bahasa yang mudah dipahami. Mungkin karena iklan enfagrow+ adalah produk balita, jadi apabila dibuat rumit tentu saja tidak cocok dan menarik.

Tabel 17

Tahu dan Mengenal Iklan

No Tahu dan Mengenal Iklan

Enfagrow+

F %

1 Sangat tahu 40 40.8

2 Tahu 17 17.0

3 Tidak tahu 11 11.2

4 Sangat tidak tahu 8 8.0

Total 76 80.0

P 13/FC15

Dari tabel 17 diketahui sebanyak 40 orang responden (40,8%) menyatakan bahwa responden sangat tahu dan mengenal iklan enfagrow+. Sebanyak 17 orang responden (17%) menyatakan bahwa responden tahu dan mengenal iklan enfagrow+, sebanyak 11 orang responden (11,2%) menyatakan bahwa responden tidak tahu iklan enfagrow+,dan 8 orang responden (8%) menyatakan bahwa responden sangat tidak tahu iklan enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa responden Sangat tahu dan mengenal iklan enfagrow+, yakni dinyatakan oleh 40 orang responden (40,8%). Alasan responden karena penayangan iklan enfagrow+ di televisi sudah cukup memadai dan Mead Johnson sebagai perusahaan internasional terkemuka di industri nutrisi bayi

Tabel 18

Memberi Edukasi/Pengajaran

No Iklan Enfagrow+ Memberi

Edukasi/Pengajaran

F %

1 Sangat memberi pengajaran 21 21.4

2 Memberi Pengajaran 38 39.2

3 Kurang Memberi Pengajaran 13 13.4

4 Tidak memberi Pengajaran 4 4.0

Total 76 80.0

P 14/FC 16

Dari tabel 18 diketahui sebanyak 21 orang responden (21,4%) menyatakan bahwa iklan enfagrow sangat memberi pengajaran. Sebanyak 38 orang responden 39,2%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ memberi pengajaran, sebanyak 13 orang responden (13,4%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ kurang memberi pengajaran dan 4 orang responden (4%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ tidak memberi pengajaran.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa iklan enfagrow+ memberi pengajaran, yakni dinyatakan oleh 38 orang responden (39,2%). Alasan responden karena sosok balita yang cerdas dan tanggap tentu saja memberikan hal yang positif bagi balita mereka yang menonton iklan tersebut dan mereka tentu saja ingin balita mereka cerdas seperti balita dalam iklan enfagrow+.

Tabel 19

Menambah Informasi

No Iklan Enfagrow+ Menambah

Informasi

F %

1 Sangat menambah informasi 30 30.1

2 Menambah informasi 19 19.2

3 Kurang menambah informasi 14 14.6

4 Tidak menambah informasi 13 13.1

Total 76 80.0

P 15/FC 17

menyatakan bahwa iklan enfagrow+ menambah informasi, sebanyak 14 orang responden (14,6%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ kurang menambah informasi dan 13 responden (13.1%) menyatakan iklan enfagrow+ tidak menambah informasi.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa iklan enfagrow+ sangat menambah informasi,yakni dinyatakan oleh 30 orang responden (30,1%). Alasan responden karena iklan enfagrow+ cukup jelas, terutama informasi mengenai kandungan yang ada di dalam susu enfagrow+ yang mengandung DHA sebagai nutrisi perkembangan otak anak.

Tabel 20

Mengerti Pembagian Kelas/Tahapan Usia Anak

No Mengerti Pembagian

Kelas/Tahapan Usia Anak dalam Enfagrow+

F %

1 Sangat mengerti 15 15.1

2 Mengerti 33 33.3

3 Tidak mengerti 21 21.4

4 Sangat tidak mengerti 7 7.1

Total 76 80.0

P 16/FC 18

Dari tabel 20 diketahui sebanyak 15 responden (15.1%) menyatakan responden sangat mengerti pembagian kelas/tahapan usia anak dalam enfagrow+, Sebanyak 33 orang responden (33,3%) menyatakan bahwa responden mengerti pembagian kelas/tahapan usia anak dalam enfagrow+, sebanyak 21 orang responden (21.4%) tidak mengerti pembagian kelas/tahapan usia anak dalam enfagrow+, dan 7 orang responden (7,1%) menyatakan bahwa responden sangat tidak mengerti pembagian kelas/tahapan usia anak dalam enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa responden mengerti pembagian kelas/tahapan usia anak dalam enfagrow+,yakni dinyatakan oleh 33 orang

responden (33,3%). Alasan responden karena di produk susu enfagrow+ tentu saja dengan jelas tercantum tahapan/pembagian usia, dalam iklan enfagrow+ pun dengan jelas diterangkan, yaitu usia trisemester anak.

Tabel 21 Jenis Susu

No Jenis-jenis Susu Enfagrow+ F %

1 Sangat tahu 19 19.3

2 Tahu 39 39.0

3 Tidak tahu 17 17.6

4 Sangat tidak tahu 4 4.1

Total 76 80.0

P 17/FC 19

Dari tabel 21 diketahui sebanyak 19 orang responden (19,3%) menyatakan bahwa responden sangat tahu jenis-jenis susu enfagrow+. Sebanyak 39 orang responden (48%) menyatakan bahwa responden tahu jenis-jenis susu enfagrow+, sebanyak 17 orang responden (17,6%) menyatakan bahwa responden tidak tahu jenis-jenis susu enfagrow+ dan 4 orang responden (4,1%) menyatakan bahwa responden sangat tidak tahu jenis-jenis susu enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa responden tahu jenis- jenis susu enfagrow+, yakni dinyatakan oleh 39 orang responden (39%). Alasan responden karena sudah tahu dan mengenal enfagrow+, bahkan ada yang sudah mengkonsumsinya untuk balita mereka.

Tabel 22 Totalitas Gambar

No Totalitas Gambar dalam Iklan

Enfagrow+

F %

1 Sangat menarik 27 27.3

2 Menarik 34 34.0

3 Tidak menarik 8 8.6

4 Sangat tidak menarik 7 7.1

Dari tabel 22 diketahui sebanyak 27 orang responden (27,3%) menyatakan bahwa totalitas gambar dalam iklan enfagrow+ sangat menarik. Sebanyak 34 orang responden (34%) menyatakan bahwa totalitas gambar dalam iklan enfagrow+ menarik, sebanyak 8 orang responden (8,6%) menyatakan bahwa totalitas gambar dalam iklan enfagrow+ tidak menarik dan 7 orang responden (7,1%) menyatakan bahwa totalitas gambar dalam iklan enfagrow+ sangat tidak menarik.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa totalitas gambar dalam iklan enfagrow+ menarik, yakni dinyatakan oleh 34 orang responden (34%). Alasan responden karena kejelasan gambar dan warna yang digunakan cukup baik sehingga terlihat menarik. Memang hal ini perlu diperhatikan, apalagi iklan produk anak, kalau bisa dibuat selucu dan semenarik mungkin.

IV.3.3. Teori AIDDA

Tabel 23

Penggunaan Model Iklan

No Penggunaan Model Iklan

Enfagrow+

F %

1 Sangat menarik 20 20.1

2 Menarik 37 37.3

3 Tidak menarik 10 10.5

4 Sangat tidak menarik 9 9.0

Total 76 80.0

P 19/FC 21

Dari tabel 23 diketahui sebanyak 20 orang responden (27,1%) menyatakan bahwa penggunaan model iklan enfagrow+ sangat menarik, Sebanyak 37 orang responden (37.3%) menyatakan bahwa penggunaan model iklan enfagrow+ menarik, sebanyak 10 orang responden (10,5%) menyatakan bahwa penggunaan model iklan enfagrow+ tidak

enfagrow+ sangat tidak menarik.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa penggunaan model iklan enfagrow+ menarik, yakni dinyatakan oleh 37 orang responden (37.3%). Alasan responden karena peran model cukup baik dan jelas. Peran model sang ayah, ibu dan sosok anak balita mereka yang lucu dan cerdas menarik untuk ditonton.

Tabel 24

Tagline Yang Digunakan

No Tagline Yang Digunakan Iklan

Enfagrow+

F %

1 Sangat menarik 32 32.4

2 Menarik 23 23.2

3 Tidak menarik 6 6.4

4 Sangat tidak menarik 4 4.0

Total 76 80.0

P 20/FC 22

Dari tabel 24 diketahui sebanyak 32 orang responden (32,4%) menyatakan bahwa tagline yang digunakan iklan enfagrow+ sangat menarik, Sebanyak 23 orang responden (23.2%) menyatakan bahwa tagline yang digunakan iklan enfagrow+ menarik, sebanyak 6 orang responden (6,4%) menyatakan bahwa tagline yang digunakan iklan enfagrow+ tidak menarik dan 4 orang responden (4,0%) menyatakan bahwa tagline yang digunakan iklan enfagrow+ sangat tidak menarik.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa tagline yang digunakan iklan enfagrow+ sangat menarik, yakni dinyatakan oleh 32 orang responden (32.4%). Alasan responden karena tagline iklan enfagrow+ sangat menarik, bermula dari seorang anak balita yang sangat cerdas dan pintar dapat membantu ayahnya yang sedang mengikuti sebuah acara kuis di televisi dan tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara kuis, dimana sang ayah diajukan pilihan bantuan untuk memilih bantuan

masih balita untuk menjawab pertanyaan. "adek, dinosaurus apa yang makan tumbuhan?" ayahnya bertanya. Anaknya yang masih balita berpikir sejenak dan menjawab "bronthosaurus" dan pembawa kuis menyatakan jawabannya tepat. Dari iklan ini responden menyatakan bahwa berkat susu Enfagrow+, sang balita mampu berpikir cepat dan cerdas serta baik untuk masa pertumbuhannya.

Tabel 25

Kepintaran Anak Balita

No Kepintaran Anak Balita dalam

Iklan Enfagrow+

F %

1 Sangat menarik 41 41.1

2 Menarik 22 22.0

3 Tidak menarik 8 8.7

4 Sangat tidak menarik 5 5.2

Total 76 80.0

P 21/FC 23

Dari tabel 25 diketahui sebanyak 41 orang responden (41,1%) menyatakan bahwa kepintaran anak balita dalam iklan enfagrow+ sangat menarik, Sebanyak 22 orang responden (22.0%) menyatakan bahwa kepintaran anak balita dalam iklan enfagrow+ menarik, sebanyak 8 orang responden (8,7%) menyatakan bahwa kepintaran anak balita dalam iklan enfagrow+ tidak menarik dan 5 orang responden (5,2%) menyatakan bahwa kepintaran anak balita dalam iklan enfagrow+ sangat tidak menarik.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa kepintaran anak balita dalam iklan enfagrow+ sangat menarik, yakni dinyatakan oleh 41 orang responden (41.1%). Alasan responden karena seorang anak balita yang sangat cerdas dan pintar dalam iklan enfagrow+ dapat membantu ayahnya yang sedang mengikuti sebuah acara kuis di televisi dan tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara kuis. Tetapi anak balitanya yang sangat cerdas mampu menjawab pertanyaan tersebut

Tabel 26

Meyakinkan Membeli Produk

No Iklan Enfagrow+ Meyakinkan

Membeli Produk tersebut

F % 1 Sangat mampu 25 25.2 2 Mampu 35 35.7 3 Kurang mampu 13 13.9 4 Tidak mampu 3 3.2 Total 76 80.0 P 22/FC 24

Dari tabel 26 diketahui sebanyak 25 orang responden (25,2%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ sangat mampu meyakinkan membeli produk tersebut, Sebanyak 35 orang responden (35.7%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ mampu meyakinkan membeli produk tersebut, sebanyak 13 orang responden (13,9%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ kurang mampu meyakinkan membeli produk tersebut dan 3 orang responden (3,2%) menyatakan bahwa iklan enfagrow+ tidak mampu meyakinkan membeli produk tersebut.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa iklan enfagrow+ mampu meyakinkan untuk membeli produk tersebut, yakni dinyatakan oleh 35 orang responden (35.7%). Alasan responden karena iklan enfagrow+ cukup banyak diketahui dan dikenal oleh responden. Iklan enfagrow+ ini juga menarik untuk ditonton, sehingga mampu meyakinkan responden untuk membeli produk tersebut.

Tabel 27 Ketertarikan Mengkonsumsi No Ketertarikan Mengkonsumsi Enfagrow+ F % 1 Sangat tertarik 22 22.2 2 Tertarik 36 36.4 3 Tidak tertarik 4 4.4

4 Sangat tidak tertarik 14 14.2

Total 76 80.0

Dari tabel 27 diketahui sebanyak 22 orang responden (22,2%) menyatakan bahwa sangat tertarik mengkonsumsi enfagrow, Sebanyak 36 orang responden (36.4%) menyatakan bahwa tertarik mengkonsumsi enfagrow+, sebanyak 4 orang responden (4,4%) menyatakan bahwa tidak tertarik mengkonsumsi enfagrow+ dan 14 orang responden (14,2%) menyatakan bahwa sangat tidak tertarik mengkonsumsi enfagrow+.

Dengan demikian, mayoritas responden menyatakan bahwa tertarik mengkonsumsi enfagrow+, yakni dinyatakan oleh 36 orang responden (36.4%). Alasan responden karena kejelasan iklan enfagrow+, mulai dari Kejelasan Isi Pesan, iklan enfagrow+ juga memberi pengajaran dan menambah informasi pembagian kelas/tahapan usia anak. enfagrow+ juga mengandung DHA yang berperan penting untuk perkembangan otak anak.

Dokumen terkait