• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DATA

2. Analisa Tanggapan Responden Terhadap

2.1. Fungsi Penyembuhan (Peningkatan Gizi)

Tabel 12. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penerapan Peningkatan Gizi

No Jawaban Frekuensi %

1 Baik 30 58,82

2 Kurang baik 21 41,18

3 Tidak baik 0 0

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 13 menunjukkan bahwa 30 responden (58,82%) mengatakan baik, 21 responden (33,33%), mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi kesejahteraan sosial, khususnya fungsi penyembuhan dalam hal ini peningkatan gizi telah diterapkan di yayasan dengan baik.

2.2. Fungsi Penyembuhan (Pemeriksaan Kesehatan)

Tabel 13.Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penerapan Pemeriksaan Kesehatan No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 34 66,67 2 Kurang baik 17 33,33 3 Tidak baik 0 0 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 12 menunjukkan bahwa 34 responden (66,67%) mengatakan baik, 17 responden (33,33%), mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi kesejahteraan sosial, khususnya fungsi penyembuhan dalam hal ini pemeriksaan kesehatan telah diterapkan di yayasan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dengan diadakannya kegiatan pemeriksaan mata bagi warga binaan baik yang baru masuk maupun sudah lama di yayasan, sehingga dapat diketahui kondisi warga binaan seutuhnya sehingga dapat diketahui hal-hal apa saja yang bisa dilakukan buat pemulihan kondisi warga binaan.

2.3. Fungsi Pengembangan (Pendidikan formal)

Tabel 14. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penerapan Pendidikan Formal

No Jawaban Frekuensi %

1 Baik 38 74,51

2 Kurang baik 13 25,49

3 Tidak baik 0 0

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 13 menunjukkan bahwa 38 responden (74,51%) mengatakan baik, 13 responden (25,49%), mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi kesejahteraan sosial khususnya fungsi pengembangan dalam hal ini pendidikan formal telah diterapkan di yayasan dengan baik.

2.4. Fungsi Pengembangan (Sekolah Keterampilan Khusus)

Tabel 15. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penerapan Sekolah Keterampilan Khusus No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 41 80,39 2 Kurang baik 10 19,61 3 Tidak baik 0 0 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 14 menunjukkan bahwa 41 responden (80,39%) mengatakan baik, 10 responden (19,61%), mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi kesejahteraan sosial khususnya fungsi pengembangan dalam hal ini sekolah keterampilan khusus telah diterapkan di yayasan dengan baik.

2.5. Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kesejahteraan Sosial

Tabel 16. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Pelaksanaan Penerapan Fungsi Kesejahteraan Sosial No Jawaban Frekuensi % 1 Sudah 13 25,49 2 Kurang 32 62,75 3 Belum 6 11,76 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 15 menunjukkan bahwa 13 responden (25,49%) mengatakan sudah, 32 responden (62,75%), mengatakan kurang, dan 6 responden (11,76%) mengatakan belum. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan fungsi kesejahteraan sosial sudah dilaksanakan di yayasan dengan baik.

2.6. Tujuan Fungsi Penyembuhan (Pemeriksaan Kesehatan)

Tabel 17. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tujuan Pemeriksaan Kesehatan

No Jawaban Frekuensi %

1 Baik 37 72,55

2 Kurang baik 14 27,45

3 Tidak baik 0 0

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 16 menunjukkan bahwa 37 responden (72,55%) mengatakan baik, 14 responden (27,45%) mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan daripada fungsi penyembuhan di yayasan adalah baik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kondisi kesehatan warga binaan dari sebelum masuk hingga bermukim di yayasan, dimana secara fisik sudah berat badan bertambah baik dan kondisi penglihatan semakin terjaga kesehatannya.

2.7. Tujuan Fungsi Penyembuhan (Peningkatan Gizi)

Tabel 18. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tujuan Peningkatan Gizi

No Jawaban Frekuensi %

1 Baik 28 54,90

2 Kurang baik 21 41,18

3 Tidak baik 2 3,92

Jumlah 51 100%

Data pada tabel 17 menunjukkan bahwa 28 responden (54,90%) mengatakan baik, 21 responden (41,18%), mengatakan kurang baik, dan 2 responden (3,92%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan daripada fungsi penyembuhan (peningkatan gizi) di yayasan adalah baik.

2.8. Tujuan Fungsi Pengembangan (Program Pendidikan Formal)

Tabel 19. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tujuan Program Pendidikan Formal No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 45 88,24 2 Kurang baik 6 11,76 3 Tidak baik 0 0 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 19 menunjukkan bahwa 43 responden (88,24%) mengatakan baik, 6 responden (11,76%) mengatakan kurang baik, dan 0 responden (0%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan daripada fungsi pengembangan (program pendidikan formal) di yayasan adalah baik.

2.9. Tujuan Fungsi Pengembangan (Program Sekolah Keterampilan Khusus)

Tabel 20. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tujuan Sekolah Program Keterampilan Khusus No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 43 84,31 2 Kurang baik 6 11,76 3 Tidak baik 2 3,92 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 20 menunjukkan bahwa 43 responden (84,31%) mengatakan baik, 6 responden (11,76%) mengatakan kurang baik, dan 2 responden (3,92%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan daripada fungsi pengembangan (program pendidikan formal) di yayasan adalah baik.

2.10. Fasilitas Medis Bagi Pemeriksaan Kesehatan

Tabel 21. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Fasilitas Medis Bagi Pemeriksaan Kesehatan No Jawaban Frekuensi % 1 Sudah memadai 11 21,57 2 Kurang memadai 27 52,94 3 Belum memadai 13 25,49 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 21 menunjukkan bahwa 11 responden (21,57%) mengatakan sudah memadai, 27 responden (52,94%) mengatakan kurang memadai, dan 13 responden (25,49%) mengatakan belum memadai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fasilitas medis bagi kegiatan pemeriksaan kesehatan di yayasan sudah memadai.

2.11. Makanan Yang Diberikan Yayasan

Tabel 22. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Makanan Yang Diberikan Yayasan No Jawaban Frekuensi % 1 Sudah memadai 36 70,59 2 Kurang memadai 12 23,53 3 Belum memadai 3 5,88 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 22 menunjukkan bahwa 36 responden (70,59%) mengatakan sudah memadai,12 responden (23,53%) mengatakan kurang memadai, dan 3 responden (5,88%) mengatakan belum memadai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa makanan yang diberikan yayasan sudah memadai.

2.12. Fasilitas Pendidikan Formal

Tabel 23. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Fasilitas Pendidikan Formal

No Jawaban Frekuensi %

1 Sudah memadai 28 54,90

2 Kurang memadai 20 39,22

3 Belum memadai 3 5,88

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 22 menunjukkan bahwa 28 responden (54,90%) mengatakan sudah memadai, 20 responden (39,22%) mengatakan kurang memadai, dan 3 responden (5,88%) mengatakan belum memadai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fasilitas pendidikan formal di yayasan sudah memadai.

2.13. Fasilitas Sekolah Keterampilan Khusus

Tabel 24. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Fasilitas Sekolah Keterampilan Khusus No Jawaban Frekuensi % 1 Sudah memadai 22 43,14 2 Kurang memadai 23 45,10 3 Belum memadai 6 11,76 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 23 menunjukkan bahwa 22 responden (43,14%) mengatakan sudah memadai, 23 responden (45,10%) mengatakan kurang memadai, dan 6 responden (11,76%) mengatakan belum memadai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fasilitas sekolah keterampilan khusus di yayasan sudah memadai.

2.14. Penyusunan Menu Makanan

Tabel 25. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penyusunan Menu Makanan

No Jawaban Frekuensi %

1 Sudah 23 45,10

2 Kurang 19 37,25

3 Belum 9 17,65

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 24 menunjukkan bahwa 23 responden (45,10%) mengatakan sudah, 19 responden (37,25%) mengatakan kurang, dan 9 responden (17,65%) mengatakan belum. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menu makanan ang disusun oleh yayasan sudah memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Hal ini sesuai dengan hasil konsultasi yang dilakukan yayasan dengan dokter mata yang memeriksa mata warga binaan dan sekolah gizi di Lubuk Pakam.

2.15. Manfaat Pemeriksaan Rutin Mata

Tabel 26. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Manfaat Pemeriksaan Mata

No Jawaban Frekuensi %

1 Bermanfaat 21 41,18

2 Kurang bermanfaat 23 45,10

3 Tidak bermanfaat 7 13,72

Jumlah 51 100%

Data pada tabel 25 menunjukkan bahwa 21 responden (41,18%) mengatakan bermanfaat, 23 responden (45,10%) mengatakan kurang bermanfaat, dan 7 responden (13,72%) mengatakan tidak bermanfaat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemeriksaan rutin mata yang dilakukan oleh yayasan dirasa kurang bermanfaat.

2.16.Kemampuan Mengikuti Mata Pelajaran

Tabel 27. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kemampuan Mengikuti Mata Pelajaran No Jawaban Frekuensi % 1 Mampu 23 45,10 2 Kurang mampu 27 52,94 3 Tidak mampu 1 1,96 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 26 menunjukkan bahwa 23 responden (45,10%) mengatakan mampu, 27 responden (52,94%) mengatakan kurang mampu, dan 1 responden (1,96%) mengatakan tidak mampu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa para responden merasa kurang mampu untuk megikuti mata pelajaran yang diajarkan di sekolah.

2.17.Pemberian Kegiatan Pendidikan Formal Oleh Yayasan

Tabel 28. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kegiatan Pendidikan Formal

No Jawaban Frekuensi %

1 Sudah sesuai 36 70,59

2 Kurang sesuai 14 27,45

3 Belum sesuai 1 1,96

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 28 menunjukkan bahwa 36 responden (70,59%) mengatakan sudah sesuai, 14 responden (27,45%) mengatakan kurang saesuai, dan 1 responden (1,96%) mengatakan belum sesuai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian kegiatan pendidikan formal oleh yayasan dirasakan sudah sesuai oleh responden.

2.18.Pemberian Kegiatan Pelatihan Keterampilan Khusus Oleh Yayasan

Tabel 29. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kegiatan Pelatihan Keterampilan Khusus No Jawaban Frekuensi % 1 Sudah sesuai 32 62,75 2 Kurang sesuai 17 33,33 3 Belum sesuai 2 3,92 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 29 menunjukkan bahwa 32 responden (62,75%) mengatakan sudah sesuai, 17 responden (33,33%) mengatakan kurang saesuai, dan 2 responden (3,92%) mengatakan belum sesuai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian kegiatan pelatihan keterampilan khusus oleh yayasan dirasakan sudah sesuai oleh responden.

2.19. Kegiatan Pendidikan Formal Yang Dijalankan Oleh Yayasan

Tabel 30. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kegiatan Pendidikan Formal Yang Dijalankan No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 7 13,72 2 Kurang baik 23 45,10 3 Tidak baik 21 41,18 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 30 menunjukkan bahwa 7 responden (13,72%) mengatakan baik, 23 responden (45,10%) mengatakan kurang baik, dan 21 responden (41,18%) mengatakan tidak sesuai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendidikan formal yang dijalankan oleh yayasan dirasakan baik oleh responden.

2.20.Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Keterampilan Yang diberikan Oleh Yayasan Tabel 31. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan

Keterampilan No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 24 47,06 2 Kurang baik 23 45,10 3 Tidak baik 4 7,84 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 31 menunjukkan bahwa 24 responden (47,06%) mengatakan baik, 23 responden (45,10%) mengatakan kurang baik, dan 4 responden (7,84%) mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan keterampilan yang diberikan oleh yayasan dirasakan baik oleh responden.

2.21.Pelaksanaan Pelayanan Sosial

Tabel 32. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Pelaksanaan Pelayanan Sosial

No Jawaban Frekuensi %

1 Sudah 23 45,10

2 Kurang 23 45,10

3 Belum 5 9,80

Jumlah 51 100%

Data pada tabel 32 menunjukkan bahwa 23 responden (45,10%) mengatakan sudah, 23 responden (45,10%) mengatakan kurang, dan 5 responden (9,80%) mengatakan belum. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelayanan sosial dirasakan sudah baik oleh sebagian responden, sebagian lagi merasakan kurang baik. Hanya 5 responden (9,80%) yang merasakan belum baik pelaksanaan pelayanan sosial.

2.22. Tingkat Perkembangan dan Pengetahuan

Tabel 33. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tingkat Perkembangan dan Pengetahuan No Jawaban Frekuensi % 1 Berkembang 45 88,24 2 Kurang berkembang 6 11,76 3 Tidak berkembang 0 0 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 33 menunjukkan bahwa 45 responden (88,24%) mengatakan berkembang, 6 responden (11,76%) mengatakan kurang berkembang, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak berkembang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat perkembangan dan pengetahuan responden mengalami perkembangan setelah mendapat pemberdayaan dari yayasan.

2.23. Tingkat Kemandirian

Tabel 34. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Tingkat Kemandirian

No Jawaban Frekuensi %

1 Berkembang 41 80,39

2 Kurang berkembang 10 19,61

3 Tidak berkembang 0 0

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 34 menunjukkan bahwa 41 responden (80,39%) mengatakan berkembang, 10 responden (19,61%) mengatakan kurang berkembang, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak berkembang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kemandirian responden mengalami perkembangan setelah berada di yayasan.

2.24. Kemampuan Membaca dan Menulis

Tabel 35. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kemampuan Membaca dan Menulis No Jawaban Frekuensi % 1 Baik 42 82,35 2 Kurang baik 9 17,65 3 Tidak baik 0 0 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 35 menunjukkan bahwa 42 responden (82,35%) mengatakan baik, 9 responden (17,65%) mengatakan kurang baik, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca dan menulis responden semakin baik setelah mendapat pendidikan formal dari yayasan.

2.25. Program Keterampilan Yang Dijalani

Tabel 36. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Program Keterampilan Yang Dijalani No Jawaban Frekuensi % 1 Berguna 49 96,08 2 Kurang berguna 2 3,92 3 Tidak berguna 0 0 Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 36 menunjukkan bahwa 49 responden (96,08%) mengatakan berguna, 2 responden (3,92%) mengatakan kurang berguna, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak berguna. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program keterampilan yang dijalani responden dari yayasan memang berguna.

2.26. Penerapan Keterampilan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Tabel 37. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Penerapan Keterampilan

No Jawaban Frekuensi %

1 Mampu 34 66,67

2 Kurang mampu 17 33,33

3 Tidak mampu 0 0

Jumlah 51 100%

Sumber : Hasil Kuesioner Penelitian, 2007

Data pada tabel 37 menunjukkan bahwa 34 responden (66,67%) mengatakan mampu, 17 responden (33,33%) mengatakan kurang mampu, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak mampu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa responden mampu menerapkan keterampilan yang diajarkan oleh pihak yayasan dalam kehidupan sehari-hari.

2.27. Kemampuan Hidup Secara Wajar

Tabel 38. Distribusi Frekuensi Responden Tentang Kemampuan Hidup Secara Wajar No Jawaban Frekuensi % 1 Mampu 43 84,31 2 Kurang mampu 8 15,69 3 Tidak mampu 0 0 Jumlah 51 100%

Data pada tabel 38 menunjukkan bahwa 43 responden (84,31%) mengatakan mampu, 8 responden (15,69%) mengatakan kurang mampu, dan tidak ada responden yang mengatakan tidak mampu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setelah mendapat pelayanan sosial dari yayasan, responden mampu hidup secara wajar seperi orang awas umumnya walau dengan keterbatasan yang mereka miliki.

BAB VI

Dokumen terkait