• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) 1. Analisis Pelayanan Kapal

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

H. Analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) 1. Analisis Pelayanan Kapal

Analisis pelayanan kapal terhadap responden terdiri dari jumlah ke pelabuhan, waktu mengurus dokumen masuk dan keluar kapal, waktu berlabuh, waktu menunggu pelayanan pandu dan tunda, waktu ekfektif melakukan bongkar muat, waktu pemakaian dermaga, persepsi pengguna jasa terhadap tarif pelayanan kapal yang berlaku, kesesuaian antara tarif dan pelayanan kapal menurut responden serta kendala selama proses pelayanan. Data pelayanan kapal dapat dilihat sebagai berikut:

10%

0%

40%

50%

1. Jumlah Ke Pelabuhan

1 Kali 2 Kali 3 -5 Kali

>5 kali 80%

20%

2. Waktu Mengurus Dokumen Masuk Kapal

< 6 Jam

6 jam - 12 Jam

20%

50%

10%

0%

20%

3. Waktu Mengurus Dokumen Keluar Kapal

< 30 menit

30 Menit - 60 Menit 60 Menit 90 Menit 90 Menit - 120 Menit

> 120 Menit 100%

4. Waktu Belabuh

Langsung Sandar

70%

20%

10%

5. Waktu Menunggu Pelayanan pandu dan tunda

Langsung dilayani

< 30 Menit

30 Menit - 60 m3nit

20%

10%

0%

60% 10%

6. Waktu Efektif kapal untuk B/M

< 6 Jam 6 Jam - 12 Jam 12 Jam - 18 Jam 18 Jam - 24 Jam

> 24 Jam

10%

30%

0%0%

60%

7. Waktu Pemakaian Dermaga

< 6 Jam 6 Jam - 12 Jam

12 Jam - 18 Jam 18 Jam - 24 Jam

> 24 Jam

0% 0%

80%

20%

0%

8. Tarif Pelayanan Jasa Kapal

Sangat Murah Murah Sedang Mahal Sangat Mahal

Gambar 21. Diagram Analisis Tingkat Pelayanan Kapal

Dari gambar 21 di atas dapat dilihat bahwa frekuensi kapal responden masuk ke Pelabuhan yang paling tinggi adalah sebanyak >5 kali (50%) dan terendah adalah 1 kali frekuensi (10%). Waktu mengurus dokumen masuk kapal menurut responden adalah < 6 jam sebanyak 80% dan antara 6 jam–

12 jam sebanyak 20%. Sedangkan waktu untuk mengurus dokumen keluar kapal yang tertinggi yaitu 50% antara 30 menit–60 menit dan yang terendah 10% antara 60 menit-90 menit.

Untuk waktu berlabuh kapal 100% responden memilih kapal tidak berlabuh (langsung bersandar). Waktu menunggu pelayanan pandu dan tunda secara berturut-turut oleh responden yaitu 70% langsung dilayani, 20% dibawah 30 menit dan 10% antara 30 menit–60 menit. Waktu efektif kapal untuk melakukan bongkar muat barang secara berturut-turut oleh responden adalah 60% diatas 24 jam, 20% dibawah 6 jam dan antara 6 jam–12 jam serta antara 18 jam–24 jam masing-masing 10%. Waktu

0%

10%

30%

60%

0%

9. Tarif yang dibayarkan sudah sesuai dengan pelayanan

Sangat Tidak Sesuai Kurang Sesuai Cukup Sesuai Sangat Sesuai

10%

90%

10. Kendala Selama Proses Pelayanan Kapal

Ada

Tidak Ada

pemakaian dermaga kapal sekali bertambat menurut responden yang paling tinggi yaitu 60% diatas 24 jam dan yang terendah yaitu 10% dibawah 6 jam.

Tarif pelayanan jasa kapal yang berlaku saat ini menurut responden 80% memilih sedang dan 20% memilih mahal. Kesesuaian antara tarif yang dibayarkan dengan pelayanan kapal yang diterima yaitu 60% memilih sesuai, 30% memilih cukup sesuai dan 10% memilih kurang sesuai.

Sedangkan kendala yang dihadapi selama proses pelayanan 90%

responden memilih tidak ada dan 10% responden memilih ada kendala.

2. Analisis Ability To Pay (ATP)

Besarnya nilai ATP dibuat berdasarkan pendapatan kapal responden perbulan, alokasi pendapatan kapal untuk pelayanan jasa kapal perbulan serta alokasi pendapatan kapal untuk semua biaya pelayanan kapal selama di Pelabuhan.

Pendapatan responden paling banyak berturut-turut sebagai berikut:

40% antara Rp 501.000.000–Rp 750.000.000, 20% antara Rp 751.000.000-Rp 1.000.000.000, 10% masing-masing antara 751.000.000-Rp 100.000.000-751.000.000-Rp 250.000.000, Rp 251.000.000-Rp 500.000.000 serta Rp 501.000.000-Rp 750.000.000. Distribusi pendapatan kapal responden lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 22 berikut:

Gambar 22. Diagram distribusi pendapatan kapal responden

a. ATP Pelayanan Pandu

Perhitungan nilai ATP untuk pelayanan pandu dengan menggunakan persamaan 30 dapat dilihat pada Tabel 31 berikut:

10% 10%

10%

10% 20%

40%

Distribusi pendapatan Responden

Rp 100 Jt - Rp 250 Jt Rp 251 Jt - Rp 500 Jt Rp 501 Jt - Rp 750 Jt Rp 751 Jt - Rp 1 M Rp 1,1 M - Rp 1,5 M

> Rp 1,5 M

Responden

Rata-rata pendapatan per bulan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya kapal

di pelabuhan

(%)

Rata-rata alokasi biaya

kapal di pelabuhan

Rata-rata alokasi biaya

variabel Pelayanan

Pandu Perbulan (%)

Rata-rata alokasi

biaya variabel Pelayanan

Pandu Perbulan

(Rp)

Rata-rata alokasi

biaya Tetap Pelayana

n Pandu Perbulan

(%)

Rata-rata alokasi

biaya Tetap Pelayanan

Pandu Perbulan

(Rp)

Frekue nsi ke Pelabu han (Round

trip/bul an)

Jarak ATP Responden

Mill laut

Total Mill laut

Tarif Variabel

Tarif Tetap

(Rp) (Rp)

A B C = A * B D E = C * D F G H I J = H * I K = E/J L = G/H

1 1.500.000.000 2,190 32.848.579 6,843 2.247.679 4,266 1.401.400 8 310 2484 905 175.175

2 300.000.0000 2,522 75.647.379 6,267 4.741.034 4,168 3.153.150 18 1052 18933 250 175.175

3 800.000.000 6,930 55.440.920 3,313 1.836.886 5,055 2.802.800 16 251 4017 457 175.175

4 800.000.000 2,913 23.301.273 8,511 1.983.246 4,511 1.051.050 6 452 2715 731 175.175

5 2.860.000.000 4,510 128.981.538 3,553 4.582.374 2,988 3.853.850 22 1425 31349 146 175.175 6 4.000.000.000 6,634 265.376.299 15,276 40.538.471 2,376 6.306.300 36 5663 203870 199 175.175

7 500.000.000 2,220 11.097.629 3,084 342.225 3,157 350.350 2 373 746 330 175.175

8 650.000.000 5,979 38.864.709 3,212 1.248.369 7,212 2.802.800 16 621 9935 126 175.175

9 250.000.000 6,711 16.777.777 0,000 0 0,000 0 8 310 2484 0 0

10 4.300.000.000 2,841 122.175.137 1,022 1.248.984 0,860 1.051.050 6 1039 6233 200 175.175

Tabel 31 di atas dapat dilihat bahwa ATP minimum tarif variabel responden untuk pelayanan pandu yaitu Rp 0,- dan maksimum sebesar Rp 905,-. Range ATP responden yang terbesar yaitu 38% di atas Rp 300, 37%

pada range Rp 101-Rp 200, 13% pada range Rp 201-Rp 300 serta 12%

pada range Rp 0-Rp 100. Rata–rata nilai ATP responden untuk tarif variabel pelayanan pandu sebesar Rp 334.

ATP minimum tarif tetap responden pelayanan pandu sebesar Rp 0 dan maksimum sebesar Rp 175.175. ATP responden yang terbesar yaitu 90% sebesar Rp 175.175 dan terkecil adalah 10% sebesar Rp 0. Rata-rata nilai ATP responden untuk tarif tetap pelayanan pandu yaitu sebesar Rp 157.658. Hasil lebih lengkap dapat dilhat pada gambar 23 berikut:

Gambar 23. Diagram ATP responden untuk pelayanan pandu

b. ATP Pelayanan Tunda

Perhitungan nilai ATP untuk pelayanan tunda dengan menggunakan persamaan 30 dapat dilihat pada Tabel 32 dan 33 berikut. Perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 20 dan 21.

12%

37%

13%

38%

ATP tarif Variabel pelayanan pandu

0 - Rp 100 Rp 101 - Rp 200 Rp 201 - Rp 300

>Rp 300

10%

90%

0%

ATP tarif tetap pelayanan pandu

<Rp 175.175 Rp175.175

>Rp 175.175

Responden

Rata-rata pendapatan per bulan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya kapal

di pelabuhan

(%)

Rata-rata alokasi biaya kapal

di pelabuhan

(Rp)

Rata-rata alokasi

biaya Pelayanan

Tunda Perbulan

(%)

Rata-rata alokasi

biaya variabel Pelayanan

Tunda Perbulan

(Rp)

Rata-rata alokasi biaya tetap Pelayanan

Tunda Perbulan

(%)

Rata-rata alokasi biaya tetap Pelayanan

Tunda Perbulan

(Rp)

Frekuensi ke Pelabuhan

Jarak

ATP Respond

en

Mill laut Total Mill laut

Tarif Variabel

(Rp)

A B C = A * B D E = C * D F G H I J = H * I K = E/J

1 1.500.000.000 2,190 32848579 5,257 1726914 32,221 10584000 8 310 2484 695

2 3.000.000.000 2,522 75647379 4,815 3642585 22,944 17356496 18 1052 18933 192

.. .... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

.. .... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

10 4.300.000.000 2,841 122175137 0,785 959607 2,533 3094872 6 1039 6233 154

Tabel 33. Perhitungan nilai ATP tarif Tetap pelayanan tunda (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Rata-rata pendapatan

kapal per bulan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya

kapal di pelabuhan

(%)

Rata-rata alokasi biaya

kapal di pelabuhan

(Rp)

Rata-rata alokasi biaya tetap Pelayanan Tunda

Perbulan (%)

Rata-rata alokasi biaya tetap Pelayanan Tunda Perbulan

(Rp)

Frekuen si ke Pelabuh

an

Jarak ATP

Responden Mill laut Total Mill laut Tarif Tetap

(Rp)

A B C = A * B D E F G H = F * G J = E/F

1 1.500.000.000 2,190 32.848.579 32,221 10.584.000 8 310 2484 1.323.000

2 2.000.000.000 1,070 21.401.195 19,282 4.126.496 8 741 5931 515.812

.. .... ... ... ... ... ... ... ... ...

.. .... ... ... ... ... ... ... ... ...

16 2.800.000.000 4,247 118.928.198 1,735 2.063.248 4 519 2078 515.812

Pada tabel 32 di atas memperlihatkan bahwa ATP minimum tarif variabel responden untuk pelayanan tunda sebesar Rp 0,- dan maksimum sebesar Rp1.067,-. Range ATP responden yang tertinggi yaitu 40% pada range Rp 151–Rp 300, 30% di atas Rp 450, 20% pada range Rp 0–Rp 150 dan 10% pada range Rp 301-Rp 450. Rata–rata nilai ATP responden untuk tarif variabel pelayanan tunda sebesar Rp 333.

Pada tabel 33 dapat dilihat bahwa ATP tarif tetap pelayanan tunda untuk 500 GT-3500 GT, 3501 GT–8.000 GT dan 14.001 GT–18.000 GT masing-masing 100% pada tarif yang berlaku sekarang. Rata-rata ATP tarif tetap pelayanan tunda untuk 500 GT-3500 GT yaitu sebesar Rp 515.812, untuk 3501 GT–8.000 GT yaitu sebesar Rp 1.323.000 dan untuk 14.001 GT–18.000 GT sebesar Rp 2.583.985. Hasil lebih lengkap dapat dilhat pada gambar 24 berikut:

Gambar 24. Diagram ATP responden untuk pelayanan tunda

20%

40%

10%

30%

Tarif variabel pelayanan tunda 0 - Rp 150 Rp. 151 - Rp. 300 Rp. 301 - Rp. 450

>Rp. 450

0%

100%

0%

ATP Tarif tetap pelayanan tunda 500 GT-3500 GT

<Rp 515.812 Rp515.812

>Rp 515.812

0%

100%

0%

ATP Tarif tetap pelayanan tunda 3501 GT-8000 GT

<Rp 1.323.000 Rp1.323.000

>Rp1.323.000

0%

100%

0%

ATP tarif tetap pelayanan tunda 14.001 GT-18.000 GT

<Rp 2.583.985 Rp2.583.985

>Rp2.583.985

c. ATP Pelayanan Tambat

Perhitungan ATP pelayanan tambat dengan menggunakan persamaan 30 dapat dilihat pada tabel 34 berikut:

Tabel 34. Perhitungan nilai ATP pelayanan tambat (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Rata-rata pendapatan per bulan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya

kapal di pelabuhan (%)

Rata-rata alokasi biaya kapal di pelabuhan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya Pelayanan Tambat Perbulan

(%)

Rata-rata alokasi biaya Pelayanan Tambat Perbulan

(Rp)

Frekuensi ke Pelabuhan

Jarak

ATP Responden

(Rp) Mill laut Total Mill

laut

A B C = A * B D E = C * D F G H = F * G I = E/H

1 1.500.000.000 2,190 32.848.579 19,424 6.380.534 4 310 1242 5138

2 3.000.000.000 2,522 75.647.379 12,854 9.723.898 9 1052 9467 1027

3 800.000.000 6,930 55.440.920 5,716 3.168.795 8 251 2009 1578

4 800.000.000 2,913 23.301.273 4,832 1.125.977 3 452 1357 829

5 2.860.000.000 4,510 128.981.538 14,899 19.216.840 11 1425 15674 1226

6 4.000.000.000 6,634 265.376.299 4,336 11.507.742 18 5663 101935 113

7 500.000.000 2,220 11.097.629 52,524 5.828.892 2 373 746 7811

8 650.000.000 5,979 38.864.709 11,570 4.496.749 8 621 4968 905

9 250.000.000 6,711 16.777.777 3,109 521.615 4 310 1242 420

10 4.300.000.000 2,841 122.175.137 2,031 2.481.862 3 1039 3117 796

Pada tabel 34 di atas dapat dilihat bahwa ATP minimum responden untuk pelayanan tambat sebesar Rp.113,- dan maksimum sebesar Rp.

7.811,-. Range ATP responden yang terbesar yaitu 30% pada range Rp.

501–Rp. 1000 dan di atas Rp 1500, 20% pada range Rp 0–Rp 500 dan Rp 1001-Rp 1500. Rata–rata nilai ATP responden untuk pelayanan tambat sebesar Rp 1984,-. Hasil lebih lengkap dapat dilhat pada gambar 25 berikut:

Gambar 25. Diagram ATP responden untuk tarif pelayanan tambat

d. ATP Pelayanan Air

Perhitungan nilai ATP untuk pelayanan air dengan menggunakan persamaan 30 dapat dilihat pada Tabel 35 berikut:

20%

20% 30%

30%

ATP tarif pelayanan tambat

0 - Rp 500 Rp. 501 - Rp. 1000 Rp. 1001 - Rp. 1500

>Rp.1500

Responde n

Rata-rata pendapatan per bulan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya

kapal di pelabuhan (%)

Rata-rata alokasi biaya kapal di pelabuhan (Rp)

Rata-rata alokasi biaya Pelayanan Air Perbulan (%)

Rata-rata alokasi biaya Pelayanan Air Perbulan (Rp)

Frekuensi ke Pelabuhan

Jarak

ATP Responden

(Rp) (Km) Mill laut

A B C = A * B D E = C * D F G H = G/1,852 I = E/H

1 1.500.000.000 2,190 32.848.579 24,184 7.944.000 4 575 310 25.587

2 3.000.000.000 2,522 75.647.379 24,947 18.872.000 9 1948 1052 17.942

3 800.000.000 6,930 55.440.920 11,710 6.492.000 8 465 251 25.856

4 800.000.000 2,913 23.301.273 30,668 7.146.000 3 838 452 15.793

5 2.860.000.000 4,510 128.981.538 38,554 49.728.000 11 2639 1425 34.898

6 4.000.000.000 6,634 265.376.299 24,065 63.864.000 18 10793 5828 10.959

7 500.000.000 2,220 11.097.629 39,288 4.360.000 2 691 373 11.686

8 650.000.000 5,979 38.864.709 37,669 14.640.000 8 1150 621 23.577

9 250.000.000 6,711 16.777.777 39,481 6.624.000 4 575 310 21.335

10 4.300.000.000 2,841 122.175.137 4,883 5.966.000 3 1924 1039 5.743

Pada tabel 35 di atas dapat dilihat bahwa ATP minimum responden untuk pelayanan air sebesar Rp 5.743,- dan maksimum sebesar Rp 34.898,-. Range ATP responden yang terbesar yaitu 40% yaitu pada range Rp 10.001-Rp 20.000 dan Rp 20.001-Rp 30.000 dan 10% pada range Rp 0-Rp 10.000 dan di atas Rp 30.000. Rata–rata nilai ATP responden untuk pelayanan air sebesar Rp. 19.337,-. Hasil lebih lengkap dapat dilhat pada gambar 26 berikut:

Gambar 26. Diagram ATP responden untuk pelayanan air

3. Analisis Willingness To Pay (WTP)

Analisis WTP adalah rata-rata tarif yang diharapkan, prioritas pelayanan kapal yang diharapkan, dan kemauan membayar lebih untuk peningkatan pelayanan kapal.

a. WTP Pelayanan Pandu

Data hasil survey yang diperoleh untuk WTP pelayanan pandu yang dihitung dengan menggunakan persamaan 31 dapat dilihat pada tabel 36 dan 37 berikut.

10%

40% 40%

10%

ATP Tarif pelayanan air

0 - Rp 10.000 Rp 10.001 - Rp 20.000 Rp 20.001 - Rp 30.000

> Rp 30.000

Tabel 36. Perhitungan nilai WTP tarif variabel pelayanan pandu (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Tarif Pelayanan

Pandu menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan Kapal

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 76,87 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak - 76,87

2 76,87 Tanggapan (Responsives) Tidak - 76,87

3 76,87 Kehandalan (Realibility) Tidak - 76,87

4 76,87 Kehandalan (Realibility) Tidak - 76,87

5 76,87 Kehandalan (Realibility) Tidak - 76,87

6 76,87 Kehandalan (Realibility) Ya 5 81,87

7 65,00 Kehandalan (Realibility) Tidak - 65,00

8 76,87 Responsive (Tanggapan) Tidak - 76,87

9 76,87 Kehandalan (Realibility) Tidak - 76,87

10 76,87 Kehandalan (Realibility) Tidak - 76,87

Pada tabel 36 di atas dapat dilihat bahwa tarif variabel minimum yang diharapkan responden untuk pelayanan pandu sebesar Rp 65 dan maksimun sebesar Rp 76,87. Tarif variabel yang diharapkan responden paling banyak Rp 76,87 sebesar 90%, dan Rp 65 sebesar 10%. Rata-rata tarif variabel pelayanan pandu yang diharapkan responden sebesar Rp 75,68.

Tabel 37. Perhitungan nilai WTP tarif tetap pelayanan pandu (Hasil analisis data, 2017)

Responden Tarif Pelayanan

Pandu menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan Kapal

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 175.175 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 175.175

2 175.175 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 175.175

3 175.175 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 175.175

4 175.175 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 175.175

5 175.175 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 175.175

6 175.175 Kehandalan (Realibility) Ya 10000 185.175

7 150.000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 150.000

8 175.175 Responsive (Tanggapan) Tidak 0 175.175

9 175.175 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 175.175

10 175.175 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 175.175

Tabel 37 diatas memperlihatkan bahwa tarif tetap minimum yang diharapkan responden untuk pelayanan pandu sebesar Rp 150.000 dan maksimun sebesar Rp 175.175. Tarif tetap yang diharapkan responden paling banyak Rp 175.175 sebesar 80%, dan Rp 150.000 sebesar 10%.

Rata-rata tarif tetap yang diharapkan responden pelayanan pandu sebesar Rp 172.658. Hasil dari tarif yang diharapkan dapat dilihat pada gambar 27 berikut:

Gambar 27. Diagram tarif pelayanan pandu yang diharapkan

b. WTP Pelayanan Tunda

Perhitungan nilai WTP untuk pelayanan tunda dengan menggunakan persamaan 31 dapat dilihat pada Tabel 38 dan 39 berikut:

Tabel 38. Perhitungan nilai WTP tarif variabel pelayanan tunda (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Tarif Pelayanan

Tunda menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 59,06 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 59,06

2 59,06 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 59,06

3 59,06 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 59,06

4 59,06 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 59,06

5 59,06 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 59,06

6 59,06 Kehandalan (Realibility) Ya 5 64,06

7 40,00 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 40,00

8 59,06 Responsive (Tanggapan) Tidak 0 59,06

9 59,06 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 59,06

10 59,06 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 59,06

10%

90%

Tarif variabel pelayanan pandu yang diharapkan responden

Rp65 Rp76,87

10%

90%

Tarif tetap pelayanan pandu yang diharapkan responden

Rp150.000 Rp175.175

Pada tabel 38 di atas dapat dilihat bahwa tarif variabel minimum pelayan tunda yang diharapkan responden sebesar Rp 40 dan maksimun sebesar Rp 59,06. Tarif variabel yang diharapkan responden paling banyak Rp 59,06 sebesar 90%, dan Rp 40 sebesar 10%. Rata-rata tarif variabel pelayanan tunda yang diharapkan responden sebesar Rp 57,15. Hasil dari tarif yang diharapkan dapat dilihat pada gambar 28 berikut:

Gambar 28. Tarif variabel pelayanan tunda yang diharapkan responden

10%

90%

Tarif variabel pelayanan tunda yang diharapkan responden

Rp40

Rp59,06

Tabel 39. Perhitungan nilai WTP tarif tetap pelayanan tunda (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Tarif Pelayanan

Tunda menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 1.323.000 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 1.323.000

2 515.812 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 515.812

3 1.323.000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 1.323.000 4 1.323.000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 1.323.000

5 515.812 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 515.812

6 1.323.000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 1.323.000

7 515.812 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 515.812

8 1.323.000 Responsive (Tanggapan) Tidak 0 1.323.000 9 2.583.984 Responsive (Tanggapan) Ya 1.0000 2.593.984 10 2.583.984 Responsive (Tanggapan) Ya 1.0000 2.593.984

11 450.000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 450.000

12 0 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 0

13 0 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 0

14 0 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 0

15 515.812 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 515.812

16 515.812 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 515.812

Pada tabel 39 di atas dapat dilihat bahwa tarif tetap minimum pelayanan tunda yang diharapkan responden untuk 500 GT-3500 GT sebesar Rp 450.000 dan maksimun sebesar Rp 515.812. Rata-rata tarif yang diharapkan responden untuk 500 GT-3500 GT sebesar Rp 504.843, untuk 3501 GT–8000 GT tarif yang diharapkan responden sebesar Rp 1.323.000 dan untuk 14.001 GT–18.000 GT sebesar Rp 2.583.984. Hasil dari tarif yang diharapkan dapat dilihat pada gambar 29 berikut:

Gambar 29. Diagram tarif pelayanan tunda yang diharapkan

c. WTP Pelayanan Tambat

Perhitungan WTP untuk pelayanan tambat dengan menggunakan persamaan 31 dapat dilihat pada Tabel 40 berikut:

Tabel 40. Perhitungan nilai WTP pelayanan tambat (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Tarif Pelayanan

Tambat menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 174,57 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 174,57

2 174,57 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 174,57

3 174,57 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 174,57

4 174,57 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 174,57

5 174,57 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 174,57

6 174,57 Kehandalan (Realibility) Ya 5 179,57

7 150,00 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 150,00

8 174,57 Responsive (Tanggapan) Tidak 0 174,57

9 174,57 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 174,57

10 174,57 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 174,57

19%

37%

31%

13%

Tarif tetap pelayanan tunda yang diharapkan responden

Rp 0 (tidak wajib tunda)

Rp 450.000-Rp 515.812 (500 GT-3500 GT)

Rp 1.323.000 (3501 GT-8000 GT)

Rp 2.593.984 (14.001 GT-18.000 GT)

Tabel 40 di atas memperlihatkan bahwa tarif minimum pelayan tambat yang diharapkan responden sebesar Rp 150 dan maksimun sebesar Rp 174,57. Tarif yang diharapkan responden paling banyak Rp 174,57 sebesar 90%, dan Rp 150 sebesar 10%. Rata-rata tarif pelayanan tambat yang diharapkan responden sebesar Rp 172,11. Hasil dari tarif yang diharapkan dapat dilihat pada gambar 30 berikut:

Gambar 30. Diagram tarif pelayanan tambat yang diharapkan

d. WTP Pelayanan Air

Perhitungan WTP untuk pelayanan air dengan menggunakan persamaan 31 dapat dilihat pada Tabel 41 berikut:

10%

90%

Tarif pelayanan tambat yang diharapkan responden

Rp. 150 Rp. 174,57

Tabel 41. Perhitungan nilai WTP pelayanan air (Hasil analisis data, 2017)

Responden

Tarif Pelayanan

Tambat menurut pendapat responden

(Rp)

Prioritas paling tinggi dalam pelayanan Kapal

Mau membayar lebih untuk peningkatan

Pelayanan

Biaya yang ditambahkan

untuk peningkatan

Pelayanan (Rp)

WTP (Rp)

1 28000 Penampilan Fisik (Tangible) Tidak 0 28000

2 26500 Tanggapan (Responsives) Tidak 0 26500

3 28000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 28000

4 25000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 25000

5 28000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 28000

6 28000 Kehandalan (Realibility) Ya 1000 29000

7 25000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 25000

8 28000 Responsive (Tanggapan) Tidak 0 28000

9 25000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 25000

10 28000 Kehandalan (Realibility) Tidak 0 28000

Tabel 41 di atas memperlihatkan bahwa tarif minimum pelayanan air yang diharapkan responden sebesar Rp 25.000 dan maksimun sebesar Rp 28.000. Tarif yang diharapkan responden paling banyak Rp 27.001–Rp 28.000 sebesar 50%, Rp 25.000–Rp 26.000 sebesar 30%, Rp 26.001–Rp 27.000 dan di atas Rp 28.000 sebesar 10%. Rata-rata tarif pelayanan air yang diharapkan responden sebesar Rp 26.950. Hasil dari tarif yang diharapkan dapat dilihat pada gambar 31 berikut:

Gambar 31. Tarif pelayanan air yang diharapkan responden

Kemudian hasil dari kuesioner WTP yang kedua yaitu prioritas yang diharapkan oleh responden terhadap pelayanan kapal. Dari hasil survey yang diperoleh bahwa responden memprioritaskan 70% Kehandalan (Realibility), 20% Tanggapan (Responsive), 10% Penampilan Fisik (Tangible), Kepastian (Assurance) dan Empati (Emphaty) masing-masing 0%. Hal ini dapat dilihat pada gambar 32 berikut:

Gambar 32. Diagram prioritas pelayanan harapan responden

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kapal, 10% responden mau membayar lebih dari tarif yang akan berlaku dan sisanya 90% tidak mau membayar lebih untuk peningkatan pelayanan tersebut.

30%

10%

50%

10%

Tarif pelayanan air menurut pendapat responden

Rp 25000 - Rp 26000 Rp 26001 - Rp 27000 Rp 27001 - Rp 28000

>Rp 28000

70%

20%

10%

0%0%

Prioritas pelayanan kapal yang paling di harapkan

Kehandalan (Realibility) Tanggapan (Responsive) Penampilan Fisik (Tangible) Kepastian (Assurance) Empati (Emphaty)

Gambar 33. Diagram persentase responden yang mau membayar lebih untuk peningkatan pelayanan kapal

Besarnya nilai kemauan membayar lebih dari responden untuk peningkatan pelayanan kapal yaitu minimun Rp 0 dan maksimun sebesar Rp 5 untuk tarif variabel pelayanan pandu, tunda dan tambat, Rp 10.000 untuk tarif tetap pelayanan pandu dan tunda serta Rp 1000 untuk tarif pelayanan air. Besarnya nilai kemauan membayar lebih dari responden untuk peningkatan pelayanan kapal yaitu Rp 0 sebesar 90% dan Rp 5, Rp 1000 dan Rp 10.000 masing-masing sebesar 10%. Selengkapnya dapat dilihat pada gambar 34 berikut:

10%

90%

Mau membayar lebih untuk peningkatan Pelayanan Kapal

Ya Tidak

Gambar 34. Diagram biaya yang ditambahkan untuk peningkatan pelayanan

WTP responden untuk tarif variabel pelayanan pandu setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 76,87 sebesar 80%, Rp 65 dan Rp 81,87 masing-masing sebesar 10%.

Rata-rata WTP responden untuk tarif variabel pelayanan Pandu yaitu sebesar Rp 76,18.

WTP responden untuk tarif tetap pelayanan pandu setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 175.175 sebesar 80%, Rp 150.000 dan Rp 185.175 masing-masing sebesar 10%.

Rata-rata WTP responden untuk tarif tetap pelayanan pandu yaitu sebesar Rp 173.658. Tarif pelayanan pandu berdasarkan WTP responden dapat dilihat pada gambar 35 berikut:

90%

10%

Biaya yang di tambahkan untuk peningkatan Pelayanan kapal

Rp0

Rp 5, Rp 1000 dan Rp 10000

:

Gambar 35. Diagram WTP pelayanan pandu

Jika tarif variabel dan tarif tetap pelayanan pandu Pelabuhan Parepare seperti yang berlaku saat ini yaitu Rp 76,87 dan Rp 175.175 maka kemauan membayar responden adalah sebesar 90%. Dan jika tarif yang ditetapkan diatas Rp 76,87 maka kemauan membayar responden sebesar 10%.

WTP responden untuk tarif variabel pelayanan tunda setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 59,06 sebesar 80%, Rp 40 dan Rp 64,06 masing-masing sebesar 10%.

Rata-rata nilai WTP tarif variabel pelayanan tunda yaitu sebesra Rp 57,65.

WTP responden untuk tarif tetap pelayanan tunda untuk 500 GT- 3500 GT setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 515.812 sebesar 83%, Rp 450.000 sebesar 17%. Rata-rata WTP responden yaitu sebesar Rp 504.843. Sedangkan untuk 3501 GT–8000 GT dan 14.001 GT–18.000 GT, WTP responden 100% pada tarif yang berlaku sekarang yaitu maing-masing Rp 1.323.000 dan Rp 2.593.894.

10%

80%

10%

WTP tarif variabel pelayanan pandu

Rp65 Rp76,87 Rp81,87

10%

80%

10%

WTP tarif tetap pelayanan pandu

Rp150.000 Rp175.175 Rp185.175

Tarif pelayanan tunda berdasarkan WTP responden dapat dilihat pada gambar 36 berikut :

Gambar 36. Diagram WTP pelayanan tunda

Jika tarif variabel pelayanan tunda pelabuhan Parepare seperti yang berlaku saat ini yaitu Rp 59,06 maka kemauan responden membayar adalah sebesar 90%. Dan jika tarif yang ditetapkan diatas Rp 59,06 maka kemauan responden membayar sebesar 10%. Dan tarif tetap pelayanan tunda 500 GT-3500 GT di tetapkan sesuai dengan tarif yang berlaku yaitu sekarang Rp. 515.812 maka keinginan responden membayar sebesar 83%.

10%

80%

10%

WTP tarif variabel pelayanan tunda

Rp40 Rp59,06 Rp64,06

0%

100%

0%

WTP tarif tetap pelayanan tunda 3501 GT-8000 GT

<Rp 1323.000 Rp1.323.000

> Rp 1.323.000

0%

100%

0%

WTP tarif tetap pelayanan tunda 14.001 GT-18.000 GT

< Rp 2.593.984 Rp2.593.984

>Rp 2,593.984 17%

83%

0%

WTP tarif tetap pelayanan tunda

500 GT-3500 GT

Rp450.000 Rp515.812

>Rp 515.812

Sedang untuk 3501 GT–8000 GT dan 14.001 GT–18.00 GT jika ditetapkan seperti tarif yang berlaku sekarang yaitu Rp 1.323.000 dan Rp 2.583.984 maka keinginan membayar responden sebesar 100%.

WTP responden untuk tarif pelayanan tambat setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada tarif yang berlaku saat ini yaitu Rp 174,57 sebesar 80%, Rp 150 dan Rp 179,57 masing-masing sebesar 10%. Rata-rata nilai WTP tarif pelayanan tambat yaitu sebesar Rp 172,61.

Tarif pelayanan tambat berdasarkan WTP responden dapat dilihat pada gambar 37 berikut:

Gambar 37. Diagram WTP pelayanan tambat

Jika tarif pelayanan tambat pelabuhan Parepare seperti yang berlaku saat ini yaitu Rp 174,57 maka kemauan membayar responden adalah sebesar 90%. Dan jika tarif yang ditetapkan diatas Rp 174,57 maka kemauan membayar responden sebesar 10%.

WTP responden untuk tarif pelayanan air setelah peningkatan pelayanan paling banyak pada range Rp 27.001–Rp 28.000 sebesar 50%, Range Rp 25.000–Rp 26.000 sebesar 30%, Rp 26.001-Rp 27.000 dan diatas Rp 28.000 masing-masing sebesar 10%. Rata-rata nilai WTP tarif

10%

80%

10%

WTP pelayanan tambat

Rp150 Rp174,57 Rp179,57

pelayanan air yaitu sebesar Rp 27.050. Tarif pelayanan air berdasarkan WTP responden dapat dilihat pada gambar 38 berikut :

Gambar 38. Diagram WTP pelayanan air

Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa apabila tarif pelayanan pandu, tarif variabel pelayanan tunda dan pelayanan tambat pada pelabuhan Parepare untuk tarif yang berlaku saat ini, maka kemauan membayar responden sebanyak 90%. Dan jika tarif yang ditetapkan diatas tarif yang berlaku saat ini maka kemauan membayar responden sebesar 10%. Sedangkan tarif tetap pelayanan tambat untuk 500 GT-3500 GT tarif yang berlaku sekarang maka kemauan membayar pengguna jasa sebesar 83%, untuk 3501 GT-8000 GT dan 14.00 GT-18.000 GT seperti tarif yang berlaku sekarang maka kemauan pengguna jasa membayar masing-masing sebesar 100%. Sedangkan untuk tarif pelayanan air, apabila tarif yang diberlakukan sebesar Rp 27.001–Rp 28.000 maka kemauan membayar responden sebesar 40%. Jika tarif yang diberlakukan di atas Rp 28.000 maka kemauan membayar responden sebesar 30%.

Secara keseluruhan, hasil analisis dapat dilihat pada tabel 42, 43 dan gambar 39 berikut:

30%

10%

50%

10% WTP tarif pelayanan air

Rp 25000 - Rp 26000 Rp 26001- Rp 27000 Rp 27001 - Rp 28000

>Rp 28001

Tabel 42. Perbandingan antara nilai ATP, WTP, RFR dan tarif yang berlaku sekarang

No Uraian Satuan ATP WTP RFR Tarif yang berlaku

sekarang Keterangan

(Rp) (Rp) (Rp) (Rp)

1 Pelayanan Pandu

Tarif Variabel Rp/GT/Gerakan 334 76,18 36,92 76,87 Layak

Tarif Tetap Rp/Gerakan 157.658 173.658 249.120 175.175 Tidak Layak

2 Pelayanan Tunda Tarif Variabel

Rp/GT/Gerakan

333 57,65

105,31 59,06 Tidak Layak

Tarif tetap

500 GT-3500GT Rp/Gerakan 515.812 504.843 6.098.039 515.812 Tidak Layak 3501GT-8000GT Rp/Gerakan 1.323.000 1.323.000 3.283.559 1.323.000 Tidak Layak 14.001GT-18.000GT Rp/Gerakan 2.583.985 2.593.984 4.742.919 2.583.985 Tidak Layak

3 Pelayanan Tambat Rp/GT/Etmal 1.984 172,61 158,79 174,57 Layak

4 Pelayanan Air Rp/Ton 19.337 27.050 27.265 33.000 Layak

Dokumen terkait