• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS ANTAR KOMPONEN

Dalam dokumen EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS (Halaman 56-59)

DESKRIPSI SWOT SECARA KESELURUHAN

1. ANALISIS ANTAR KOMPONEN

Untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi, Program studi Agribisnis Harus senantiasa melakukan evaluasi diri. Evaluasi diri ini dilakukan secara mendalam agar dapat bermanfaat bagi pengembangan Program Studi Agribisnis ke depan. Untuk mendapatkan evaluasi yang mendalam maka perlu diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dimiliki oleh Program Studi Agribisnis pada saat ini. Gambaran tersebut adalah sebagai berikut:

Kekuatan (strength)

Kekuatan Program studi Agribisni terletak kepadavisi,misi, tujuan dan sasaran yang memiliki keterkaitan, kejelasan arah dan realistis. Perumusan Visi didasarkan pada pengkajian untuk kurun waktu tertentu sekarang dan dimasa yang akan datang. Untuk melaksanakan kegiatan ditingkat program sudi yang sesuai dengan Visi misi tersebut, Pogram studi memiliki struktur tata pamong dan Tupoksi yang jelas. Dan dalam perjalannanya program studi mulai menunjukkan adanya peranan dalam kepemimpinan publik.

Rekrutmen mahasiwa berjalan secara berkelanjutan dan mahasiswa yang diterima menunjukkan jumlah yang semakin meningkat. Lulusan telah dibekali teori dan ketrampilan dengan kompetensi jelas dan diserap oleh pasar kerja. Selain itu kekuatan Program studi Agribisnis juga terletak kepada kualitas dosen baik dari sisi pendidikan, jabatan akademis serta sertifikat dosen profesional. Dosen yang berkualitas ini akan mampu menutupi kelemahan dari sisi kualitas raw input yang tidak menggembirakan. Hal ini dapat terlihat pada output yang dihasilkan dimana output dari program studi agribisnis bisa terserap di dunia kerja. Selain itu dari sisi output juga tampak adanya peningkatan kualitas lulusan dalam yudisium, dimana rata-rata IPK yang dihasilkan lulusan berada di atas 3,00.

Program studi juga Memiliki kekuatan kurikulum yang

Evaluasi Diri Program Studi Agribisnis 2013-2014 54 mengarah kepada pembentukan kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Hal ini diperkuat dengan upaya yang dilakukan oleh program studi untuk senantiasa melakukan peninjauan kurikulum.

Kondisi ini juga didukung dengan kualitas dosen dan interaksi dosen-mahasiswa yang kondusif dalam PBM mampu memotivasi munculnya sikap kritis mahasiswa.

Program studi juga memiliki kekuatan dai sisi saana gedung milik sendii

Kelemahan (weakness)

Kelemahan yang dihadapi oleh program studi agribisnis terkait dengan visi, misi tujuan dan sasaran adalah pemahaman civitas akademika terhadap visi, Misi, Tujuan dan sasaran masih rendah dan Komitmen sivitas akademik terhadap perwujudan dan visi, misi, dan tujuan masih belum merata dikalangan civitas akademik. Sedangkan dari sisi tatapamong maka kelemahan program studi adalah pemahaman terhadap tupoksi belum secara merata dan pelaksanaannya belum optmal. Dari Komponen Mahasiswa dan Lulusan adalah Keterbatasan dana untuk kegiatan mahasiswa dan Lemahnya pembinaan kegiatan mahasiswa Tacer studi belum berjalan dengan maksimal, sehingga peran alumni belum optimal

Untuk mengatasi kelemahan tersebut sebenarnya terdapat beberapa cara untuk memanfaatkan peluang yaitu : (1) Meningkatakan promosi dengan cara yang lebih beragam, (2) Menciptakan alternatif pembiayaan pendidikan melalui peluang kerjasama dengan pihak lain dan mengakses dana hibah, (3) memanfaatkan kerjasama dan peluang dana hibah untuk memperoleh alternatif prmbiayaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan kerjasama untuk membanguns istem informasi akademik guna mendukung perencanaan dan pengendalian pendidikan-pengajaran.

Kelemahan lain yang dimiliki oleh Program studi agribisnis adalah pengoptimalan hubungan dengan alumni.

Upaya untuk menjalin dengan alumni sudah dilaksanakan dengan

Evaluasi Diri Program Studi Agribisnis 2013-2014 55 mengadakan temu alumni tetapi belum membuahkan hasil yang menggembirakan. Tetapi hal ini sangat disadari sebagai sebuah peluang yang cukup bagus untuk kepentingan promosi, prmbentukan jaringan dan masukan mengenai kompetensi yang diharapkan oleh dunia kerja serta pendanaan. Oleh karenanya upaya untuk mengoptimlakannya akan terus dilakukan.

Peluang (opportunities)

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakata tentang pentingnya pendidikan tinggi merupakan peluang besar bagi program studi agribisnis untuk merekrut mahasiswa lebih banyak lagi hanya saja terkait dengan adanya ancaman semakin menurunnya animo masyarakat terhadap sektor pertanian maka harus ada upaya lebih dri programstudi untuk merubah animo tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan penyuluhan dan promosi yang terus menerus untuk memperkenalkan program studi agribisnis.

Selain itu adanya peluang pendanaan dari DIKTI, maupun dari instansi dan lembaga lainnya, untuk penelitian dan pngabdian kepada masyarakat maka bisa menjadi alternatif sumber pendanaan bagi Program studi. Selain itu peluang beasiswa pun dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengembangakan SDM.

Ancaman (treaths)

Ancaman terbesar yang dihadapi oleh program studi agribisnis adalah semakin sempitnya lahan pertanian yang telah menyebabkan semakin berkurangnya animo masyarakat terhadapsektor pertanian. Hal ini semakin berdampak menurunnya minat generasi muda untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang membuka jurusan pertanian. Ditengah kondisi seperti itu persaingan dengan perguruan tinggi yang membuka jurusan yang samapun semakin besar. Perguruan tinggi negeri pun masuk hingga ke pelosok wilayah untuk merekrut mahasiswa.

Menghadapi ancaman tersebut, program studi berusaha

Evaluasi Diri Program Studi Agribisnis 2013-2014 56 untuk memanfaatkan dukungan nama besar Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi induk untuk merekrut mahasiswa. Serta berusaha untuk menggencarkan promosi dan melakukan berbagai strategi untuk bisa bersaing dengan yang lain.

Ancaman yang lain yang juga menonjol adalah semakin berkembangnya teknologi menyebabkan mahasiswa menuntut program studi pun dapat memenuhi kebutuhannya dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada. Sedangakan untuk mendapatkan dana hibah ternyata tidak mudah karena persaingan yang juga besar untuk mendapatkan dana tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut dalam jangka pendek program studi agribisnis berusaha meningkatkan kerjasama dengan beberapa instansi yang terkait di tingkat daerah. Dimana melalui kerjasama tersebut Program studi bisa mendapatkan fasilitas yang memadai untuk kegiatan praktikum misalnya, maupun untuk kegiatan yang lain

Dalam dokumen EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI AGRIBISNIS (Halaman 56-59)

Dokumen terkait