• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis atas Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

AKUNTABILITAS KINERJA

SASARAN STRATEGIS 2

D. Analisis atas Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

Penggunaan sumber daya yang efisien menjadi dasar dari pelaksanaan program kegiatan pada Dinas Perhubungan. Adapun Program kegiatan yang memiliki tingkat efisien yang lebih besar yaitu pada Program Peningkatan Pelayanan angkutan dimana pada Program tersebut tingkat efisiensinya mencapai 99.52% dan program peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor yang mencapai 99.91%. adapun data lengkap mengenai analisis efisiensi penggunaan sumber daya disajikan pada Tabel Berikut :

49 Dalam penyelenggaraan program dan kegiatan yang ada pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bone Bolango di anggarkan pada APBD tahun 2018 total sebesar Rp 3.480.545.400.- ( Tiga Milyar Empat Ratus Delapan Puluh Juta Lima Ratus Empat Puluh Lima Ribu Empat Rupiah) Sebelum perubahan dan Sesudah Perubahan Sejumlah Rp 3.776.675.400 (Tiga Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Empat Rupiah) dengan realisasi anggaran sebesar Rp 3.767.696.106,- (Tiga Milyar Tujuh Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Seratus Enam Rupiah) atau 99,76 % untuk mengetahui lebih jelasnya maka dapat diliat pada rincian di bawah ini

Tabel 3.3.1. Realisasi Anggaran

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR PROGRAM/

KEGIATAN

PAGU REALISASI %

AWAL PERUBAHAN

Tersedianya

843.000.000 719.000.000 717.900.000 99.85

Kegiatan Pembangunan Gedung Terminal

843.000.000 719.000.000 717.900.000 99.85

Persentase

2. Peningkatan Pelayanan Angkutan

362.397.500 387.897.500 386.537.500 99,65

Pengendalian Disiplin Pengoperasian Angkutan Umum di Jalan Raya

255.400.000 280.900.000 279.540.000 99,52

Sosialisasi/peny uluhan ketertiban lalu lintas dan angkutan

58.325.000 58.325.000 58.325.000 100

Pemilihan dan

15.555.000 15.555.000 15.555.000 100

3. 2. REALISASI ANGGARAN

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR PROGRAM/

KEGIATAN

PAGU REALISASI %

AWAL PERUBAHAN

Koordinasi Dalam Peningkatan Pelayanan Angkutan

33.117.500 33.117.500 33.117.500 100

Persentase Penurunan Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas

3. Pengendalian dan

Pengamanan Lalu Lintas

261.000.000 391.000.000 389.430.000 99,60

Pengadaan Rambu-Rambu Lalu Lintas

81.000.000 81.000.000 79.890.000 99.80

Marka jalan 180.000.000 310.000.000 309.540.000 99.85 4. Peningkatan

kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor

500.000.000 451.630.000 451.240.000 99.91

Pembangunan balai pengujian kendaraan bermotor

500.000.000 451.630.000 451.240.000 99.91

Pada tabel diatasSasaran Strategis yaitu “tersedianya sarana dan prasarana pada sektor perhubungan” dengan indikator persentase terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana perhubungan terdiri dari beberapa program pendukung yaitu :

1. Program pembangunan sarana dan prasarana perhubungan

Pada program pembangunan sarana dan prasarana perhubungan memiliki pagu anggaran awal Rp. 843.000.000 dan Perubahan sebesar Rp.

719.000.000 serta realisasi 717.900.000 atau 99,85 % capaian realisasi.

Adapun penyebab terjadinya perubahan anggan dapat kita liat pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pembangunan Gedung Terminal

Pada kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

843.000.000 berubah menjadi Rp. 717.900.000 dikarenakan adanya efisiensi anggaran pada kehiatan gedung terminal sehingga bisa lebih memaksimalkan penggunaan biaya yang dikeluarkan.

51 2. Program Peningkatan Pelayanan Angkutan

Pada Program Peningkatan Pelayanan Angkutan memiliki pagu anggaran awal Rp. 362.397.500 dan perubahan sebesar Rp. 387.897.500 serta realisasi Rp. 386.537.500 atau 99,65 % capaian realisasi. Terlihat terjadi penambahan anggaran pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pengendalian Disiplin Pengoperasian Angkutan Umum dijalan raya

Pada kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

255.400.000 bertambah menjadi Rp. 280.900.00 dikarenakan karena adanya penambahan anggaran pada kegiatan operasi terpadu yang dilaksanakan oleh dinas perhubungan. Yang awalnya hanya 4 kali kegiatan ditambah menjadi 8 kali kegiatan operasi terpadu guna memaksimalkan fungsi pengawasan tingkat kelaikan pengoperasian angkutan umum dijalan raya.

 Kegiatan Sosialisasi/penyuluhan ketertiban lalu lintas dan angkutan

Pada kegiatan ini tidak terjadi perubahan anggaran sehingga tetap pada pagu awal Rp. 58.325.000

 Kegiatan Pemilihan dan pemberian penghargaan sopir/juru mudi/awak kendaraan angkutan umu teladan

Pada kegiatan ini juga tetap pada apagu awal sebesar Rp. 15.555.000.

 Kegiatan Koordinasi Dalam Peningkatan Pelayanan Angkutan

Pada kegiatan ini tidak terjadi perubahan anggaran sehingga tetap pada anggaran semula sebesar Rp. 33.117.500.

3. Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas

Pada Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas memiliki pagu awal Rp. 261.000.000 dan perubahan sebesar Rp. 391.000.000 serta realisasi Rp. 389.430.000 atau 99,60 % capaian realisasi. Terlihat terjadi perubahan, adapun perubahan anggaran yang terjadi dapat dilihat pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pengadaan Rambu-Rambu Lalu Lintas

Pada kegiatan ini tidak terjadi perubahan anggaran sehingga tetap pada pagu awal anggaran sebesar Rp. 81.000.000

4. Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor Pada Program peningkatan kelaikan pengoperasian kendaraan bermotor memiliki pagu awal Rp. 500.000.000 dan perubahan sebesar Rp. 451.630.000 serta realisasi Rp. 451.240.000 atau 99,70% capaian realisasi. Terlihat terjadi perubahan, adapun perubahan anggaran yang terjadi dapat dilihat pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang di maksud, yaitu :

 Kegiatan Pembangunan balai pengujian kendaraan bermotor

Pada kegiatan ini terlihat mengalami peruban pagu anggaran yang pada awalnya sebesar Rp. 500.000.000 menjadi Rp. 451.630.000. perubahan ini diakibatkan adanya efisiensi anggaran pada kegiatan.

Tabel 3.3.2. Realisasi Anggaran

SASARAN

INTERNAL INDIKATOR PROGRAM/

KEGIATAN

PAGU REALISASI %

AWAL PERUBAHAN

Terwujudnya

835.617.000 1.059.716.500 1.056.231.506 99,67

Tingkat penyerapan anggaran

Kegiatan pelayanan administrasi perkantoran

652.775.000 668.675.000 665.238.706 99,48

Temuan material hasil temuan BPK

Kegiatan Rapat-rapat Koordinasi dalam dan ke luar daerah

182.842.000 391.041.500 390.992.800 99,98

Survey Indeks Kepuasan Masyarakat

2. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur

472.600.000 555.500.500 555.053.600 99,91

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

85.000.000 79.820.000 79.580.000 99.69

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

287.600.000 360.411.000 360.243.600 99,95

Pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan/peral atan gedung kantor

100.000.000 115.269.500 115.230.000 99,96

3. Peningkatan disiplin aparatur

70.000.000 76.000.000 76.000.000 100

53

SASARAN

INTERNAL INDIKATOR PROGRAM/

KEGIATAN

PAGU REALISASI %

AWAL PERUBAHAN

Pengadaan pakaian dinas,pakaian khusus dan pakaian kerja lapangan

70.000.000 76.000.000 76.000.000 100

4. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

82.000.000 82.000.000 81.478.500 99,36

Pendidikan dan pelatihan formal

82.000.000 82.000.000 81.478.500 99,36

5. Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

53.930.000 53.930.000 53.825.000 99,89

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

53.930.000 53.930.000 53.825.000 99,89

Pada tabel diatas Sasaran Internal yaitu “Terwujudnya aparat Dinas Perhubungan yang profesioanl dan berkinerja tinggi” dengan indikator Nilai SAKIP, Tingkat penyerapan anggaran, Temuan material dan Indeks Kepusana Masatarat terdiri dari beberapa program pendukung yaitu :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Pada program Pelayanan Administrasi Perkantoran memiliki pagu anggaran awal Rp. 835.617.000 dan Perubahan sebesar Rp. 1.059.716.500 serta realisasi 1.056.231.506 atau 99,67 % capaian realisasi. Adapun penyebab terjadinya perubahan anggan dapat kita liat pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran

Pada kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

652.775.000 berubah menjadi Rp. 668.675.000 dikarenakan tingginya kebutuhan akan Belanja barang dan jasa dalam pemenuhan dokumen yang telah di targetkan.

 Kegiatan Rapat-rapat Koordinasi ke Dalam dan ke Luara Daerah

Pada Kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

182.842.000 berubah menjadi Rp. 391.041.500 dikarenakan tingkat kebutuhan Dinas terhadap koordinasi baik itu pada pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat terkait peningkatan pemenuhan kebutuhan saran dan prasaran Perhubungan.

2. Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Pada Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur memiliki pagu anggaran awal Rp. 472.600.000 dan Perubahan sebesar Rp. 555.500.500 serta realisasi Rp. 555.053.600 atau 99,91 % capaian realisasi. Adapun penyebab terjadinya perubahan anggan dapat dilihat pada kegiatan-kegiatan pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pengadaan kendaraan dinas/operasional

Pada kegiatan ini terjadi perubahan anggarang dari pagu awal Rp.

85.000.000 berubah menjadi Rp. 79.820.000 dikarenakan adanya penyesuaian dengan anggaran belanja pada pengadaan kendaraan dinas/operasional.

 Kegiatan Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

Pada kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

287.600.000 berubah menjadi Rp. 360.411.000 dikarenakan adanya kebutuhan yang medesak guna memaksimalkan pemeliharaan kendaraaan dinas/operasional.

 Kegiatan Pengadaan dan pemeliharaan peralatan/perlengkapan gedung kantor

Pada Kegiatan ini terjadi perubahan anggaran dari pagu awal Rp.

100.000.000 berubah menjadi Rp. 115.269.500 dikarenakan adanya pemenuhan kebutuhan yang lebih pada pemeliharaan peralatan gedung kantor.

3. Peningkatan Disiplin Aparatur

Pada Program Peningkatan Disiplin Aparatur memiliki pagu awal Rp.

70.000.000 dan Perubahan sebesar Rp. 76.000.000 serta realisasi Rp.

76.000.000 atau 100% capaian realisasi. Adapun penyebab terjadinya

55 perubahan anggaran dapat dilihat pada kegiata pendukung terlaksananya program yang dimaksud, yaitu :

 Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas, Pakaian Khusus dan Pakaian Kerja Lapangan

Pada kegiatan ini terjadi penambahan anggaran dari pagu awal Rp.

70.000.000 menjadi Rp. 76.000.000 dikarenakan adanya penambahan kebutuhan Pakaian kerja lapangan Tim Reaksi Cepat Dinas Perhubungan yang belum dianggarkan pada pagu awal.

4. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Pada Program Peningkatan Sumber Daya Aparatur memiliki pagu awal Rp.

82.000.000 dan tidak mengalami perubahan sehingga realisasi Rp.

81.478.500 atau 99,36% capaian realisasi. Adapun kegiatan pendukung terlaksananya program yang di maksud, yaitu :

 Kegiatan pendidikan dan pelatihan formal

Pada kegiatan ini terjadi pengurangan anggaran dari pagu awal Rp.

82.000.000 menjadi Rp. 81.478.000 dikarenakan adanya rasionalisasi anggaran.

5. Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Pada Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD memiliki pagu awal Rp.

53.930.900 dan tidak terjadi perubahan pagu anggaran sehingga realisasi Rp.

53.825.000 atau 99,89% capaian realisasi. Adapun kegiatan pendukung terlaksanya program yang di maksud, yaitu :

 Kegiatan penyusunan laporan capaian kinerja ikhtisar realisasi kinerja SKPD

Pada kegiatan ini tidak terjadi penambahan anggaran dari pagu awal Rp sebesar Rp. 53.930.900 sehingga sudah sesuia dengan kegiatan yang telah direncanakan.

A. Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil evaluasi LKIP Tahun Lalu

Dokumen terkait