HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3. Analisis Data 1. Analisis Univariat
4.3.2 Analisis Bivariat
Pada analisis bivariat ingin diketahui hubungan antara variabel independen dan variabel dependen yaitu survival lama studi mahasiswa Manajemen fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Pada penelitian ini Kaplan-Meier digunakan sebagai estimasi survival lama studi mahasiswa dan untuk mengetahui adanya perbedaan antara survival mahasiswa untuk setiap variabel independen digunakan uji log rank dengan derajat kemaknaan 0,05.
Berikut ini dipaparkan hasil analisis bivariat yang dapat dilihat pada tabel dan kurva survival dengan menggunakan metode Kaplan-Meier.
a. Waktu Survival Lama Studi Mahasiswa
0 20 40 60 80 100 120
Undangan UMB SNMPTN Mandiri
frekuensi 46 115 52 16 fre k u e n s i
Survival lama studi mahasiswa selama waktu t dapat diketahui melalui perhitungan fungsi survivsl berikut:
Tabel 4.2 Estimasi Probabilitas Survival Lama Stdi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Menggunakan Metode Kaplan-Meier.
Waktu Survival �� Sensor Pada �� Kejadian �� Beresiko �� �� �� �1− �� ni� �̂(�) 7 13 0 216 0 1 1 8 9 84 123 0,683 0,317 0,317 9 10 11 12 8 6 25 0 7 86 78 65 0,291 0 0,108 0,709 1 0,892 0,223 0,223 0,199
Sumber: Dioalah oleh teliti
Dari 229 kasus lama studi mahasiswa diperoleh 116 orang (50,7%) yang mengalami peristiwa (kelulusan), data yang disensor yang hilang dari pengamatan ada 48 orang (21%). Tabel 4.2 memperlihatkan estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008. Waktu survival lama studi mahasiswa ditunjukkan dalam satuan semester. Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode Kaplan-Meier diperoleh estimasi probabilitas lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi sebesar 0,199 (20%).
Untuk lebih jelasnya hasil perhitungan estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 menggunakan metode Kaplan-Meier dapat digambarkan dengan kurva survival di bawah ini.
Gambar 4.7 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi USU Tahun Angkatan 2008.
a. Asal Daerah Sekolah SMA dengan Survival
Asal daerah lama studi mahasiswa dikelompokkan menjadi 2 kelompok. Asal daerah dengan kategori wilayah kota Medan ialah 132 kasus dan 63 kasus diantaranya mengalami kejadian (kelulusan) diperoleh probabilitas survival sebesar 0,038 (3,8%), dan asal daerah dengan kategori luar Medan ialah 97 kasus dan 53 kasus diantaranya mengalami kejadian (kelulusan) diperoleh probabilitas survival lama studi mahasiswa sebesar 0,191 (19,1%). Kemudian pada analisis pengujian kemaknaan menggunakan uji log rank dengan df = 1 diperoleh chi-square = 4,087 dan p = 0,043 ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara asal daerah sekolah SMA dengan survival lama studi mahasiswa. Untuk lebih jelasnya estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas
Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dapat dilihat dari tabel dan kurva di bawah ini.
Tabel 4.3 Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekono mi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Berdasarkan Asal Daerah Sekolah SMA Menggunakan Metode Kapalan-Meier Asal Daerah Sekolah SMA ni di sensor �̂(�) Medan 132 63 69 0,038 Luar Medan 97 53 44 0,191
Gambar 4.8 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Berdasarkan Asal Daerah Sekolah SMA di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008
b. Status Sekolah SMA dengan Survival
Estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa dikelompokkan menjadi dua kelompok, kelompok status sekolah SMA negeri terdiri dari 152 kasus dan 74 kasus diantaranya mengalami kejadian ialah 0,101(10,1%), untuk kelompok status sekolah SMA swasta terdiri dari 77 kasus dan 42 kasus mengalami kejadian sebesar 0,201(20,1%).
Analisis selanjutnya untuk melihat kemaknaan menggunakan uji log rank dengan df = 1 diperoleh chi-square = 0,657 dan p = 0,417 ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara asal daerah sekolah SMA dengan survival lama studi mahasiswa. Untuk lebih jelasnya estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dapat dilihat dari tabel dan kurva di bawah ini.
Tabel 4.4 Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Berdasarkan Status Sekolah SMA Menggunakan Metode Kapalan-Meier
Status Sekolah SMA ni di sensor �̂(�)
Negeri 152 74 78 0,101
Gambar 4.9 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Berdasarkan Status Sekolah SMA di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008
c. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) dengan Survival
Lama studi mahasiswa Manajemen fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008. Untuk IPK < 2,75 memiliki estimasi probabilitas survival 0,406(40,6%) dengan banyak kasus 86 dan 14 diantaranya mengalami kejadian, sedangkan mahasiswa yang 2,75 ≤ IPK ≤ 3,00 memiliki estimasi probabilitas sebesar 0,094(9,4%) dengan banyak kasus 43 dan 20 diantaranya mengalami kejadian, sementara kasus dengan IPK > 3,00 tidak memiliki probabilitas survival. Analisis selanjutnya untuk melihat kemaknaan menggunakan uji log rank dengan
df = 2 diperoleh chi-square = 73,276 dan p lebih kecil dari 0,05 ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan survival lama studi mahasiswa. Untuk lebih jelasnya estimasi probabilitas survival lama studi
mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dapat dilihat dari tabel dan kurva di bawah ini.
Tabel 4.5 Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Berdasarkan Penghasilan Orang Tua Menggunakan Metode Kapalan-Meier
IPK ni di sensor �̂(�)
IPK < 2,75 86 14 72 0,406
2,75 ≤ IPK ≤ 3,00 43 20 23 0,094
IPK > 3,00 100 82 18 0,000
Gambar 4.10 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008
Mahasiswa Manajemen fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dengan penghasialan orang tua 500.000 - 1.000.000, memiliki estimasi probabilitas survival sebesar 0,175(17,5%), dengan banyak kasus 33 dan 14 diantaranya mengalami kejadian, untuk penghasilan orang tua 1.000.000 - 2.500.000 tidak memiliki estimasi probabilitas survival. Penghasilan orang tua 2.500.000 - 5.000.000 sebesar 0,133(13,3%) dengan banyak kasus 63 dan 38 diantaranya mengalami kejadian, untuk penghasilan orang tua 5.000.000 – 7.500.000 memiliki estimasi probabilitas survival sebesar 0,139(13,9%), dengan banyak kasus 72 dan 29 diantaranya mengalami kejadian.
Analisis selanjutnya untuk melihat kemaknaan menggunakan uji log rank dengan df = 3 diperoleh chi-square = 3,576 dan p = 0,311 ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara penghasilan orang tua dengan survival lama studi mahasiswa. Untuk lebih jelasnya estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dapat dilihat dari tabel dan kurva di bawah ini.
Tabel 4.6 Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Berdasarkan Penghasilan Orang Tua Menggunakan Metode Kapalan-Meier Penghasilan orang tua ni di sensor �̂(�) 500.000-1.000.000 33 14 19 0,175 1.000.000-2.500.000 61 35 26 0,000 2.500.000-5.000.000 63 38 25 0,133 5.000.000-7.500.000 72 29 43 0,139
Gambar 4.11 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Berdasarkan Penghasilan Orang Tua di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008
e. Jalur Masuk dengan Survival
Jalur masuk lama studi mahasiswa Manajemen fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dikelompokkan menjadi 4 kelompok. Pada jalur masuk Undangan tidak memiliki estimasi probabilitas, pada jalur masuk UMB terdiri dari 115 kasus dan 56 kasus mengalami kejadian diperoleh estimasi probabilitas survival sebesar 0,070 (7%), kelompok jalur masuk SNMPTN terdiri dari 16 kasus dan 10 diantaranya mengalami kejadian diperoleh estimasi probabilitas survival sebesar 0,300 (30%), serta pada jalur masuk Mandiri diperoleh estimasi probabilitas sebesar 0,154 (15,4%) yaitu dari 52 kasus dan 27 kasus diantaranya mengalami kejadian. Kemudian pada analisis pengujian kemaknaan menggunakan uji log rank dengan df = 3 diperoleh chi-square =
18,157 dan p tidak kecil dari 0,05 ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara jalur masuk dengan survival lama studi mahasiswa. Untuk lebih jelasnya estimasi probabilitas survival lama studi mahasiswa manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara tahun angkatan 2008 dapat dilihat dari tabel dan kurva di bawah ini.
Tabel 4.7 Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008 Berdasarkan Jalur Masuk Menggunakan Metode Kapalan-Meier
Jalur Masuk ni di sensor �̂(�)
Undangan 46 23 23 0,000
UMB 115 56 59 0,070
SNMPTN 16 10 6 0,300
Gambar 4.12 Kurva Estimasi Probabilitas Survival Lama Studi Mahasiswa Manajemen Berdasarkan Jalur Masuk di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Tahun Angkatan 2008