• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

B. Analisis Capaian Kinerja

Dari 13 (tiga belas) sasaran strategis dan 43 (empat puluh tiga) indikator diatas dapat di analisis capaian sasaran kinerja pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan adalah sebagai berikut :

Sasaran Strategis 1.

Meningkatnya kualitas penyelenggaraan koordinasi pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pemberian dukungan administrasi kepada semua

unit organisasi

Analisis capaian target kinerja atas sasaran strategis 1 (satu) yaitu Meningkatnya kualitas penyelenggaraan koordinasi pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pemberian dukungan administrasi kepada semua unit organisasi Tahun 2014 sudah amat baik yaitu tercapai 97,98% dari 4 (empat) indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilan capaian sasaran strategis ini ada 3 (tiga) indikator kinerja yang mencapai target 100% yaitu Rasio Kecukupan Anggaran, Rasio Ketersedian Sarana dan Prasarana dan SPM dan SPO, sedangkan capaian indikator % SDM Berkinerja Sangat Baik yang ditargetkan 60,00% tercapai 55,17% atau 91,95%.

Selatan telah menunjukkan kualitas disiplin dan kinerjanya, ini dapat di lihat dari hasil kontrak kerja atau sasaran kerja PNS, perilaku dan penilaian prestasi kerja PNS rata-rata bernilai Baik, dan juga hampir semua satuan kerja sudah menggunakan Fingger Print sebagai bukti kehadiran pegawai secara elektronik selama 37,5 jam/minggu. Penyelesaian tindak lanjut temuan auditor sudah berkurangan menjadi 40 kejadian di banding tahun 2013 sebesar 612 kejadian, ini juga menunjukkan prestasi yang baik. Tercapainya sasaran strategis ini juga didukung dengan ketersedian anggaran seperti untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja pegawai. sarana dan prasarana yang memadai salah satunya penyedian jaringan internet yang baik sehingga Tahun 2014 kemarin mendapat penghargaan terbaik kedua dalam hal pengelolaan website kementerian agama se-Indonesia. Serta pelayanan sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal dan Standar Prosedur Operasional seperti pelayanan kenaikan pangkat pegawai sebanyak 1.672 berkas telah diterbitkan surat keputusan kenaikan pangkatnya periode April dan Oktober Tahun 2014 baik pada BKN Regional VIII maupun pada BKN Pusat.

Sasaran Strategis 2.

Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana yang dapat mendukung fungsi pelayanan bagi unit-unit organisasi Kementerian Agama

Analisis capaian target kinerja atas sasaran strategis 2 (dua) yaitu Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana yang dapat mendukung fungsi pelayanan bagi unit-unit organisasi Kementerian Agama Tahun 2014

mencapai 97,50% dari 2 (dua) indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilan capaian sasaran strategis ini adalah Rasio Ketersediaan Sarana dan Prasarana Terhadap Kebutuhan mencapai target yang diinginkan yaitu 95% dan terealisasi 95% atau tercapai 100%, sedangkan indikator Sarana dan Prasarana Bermutu mencapai 57% dari target 60% atau tercapai hanya 95%. Keberhasilan kedua indikator ini tidak terlepas dari penyediaan anggaran DIPA Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Provinsi Kalimantan Selatan yang cukup yaitu berjumlah Rp.1.341.375.049.000,- (satu triliun tiga ratus empat puluh satu miliar tiga ratus tujuh puluh lima juta empat puluh sembilan ribu rupiah) dan pemanfaatan penggunaan sarana dan prasarana dengan sebaik-baiknya.

Sasaran Strategis 3.

Meningkatnya kualitas pembinaan, pelayanan, dan pengembangan sistem informasi haji dan umrah

Analisis capaian target kinerja Sasaran Strategis 3 (tiga) yaitu Meningkatnya kualitas pembinaan, pelayanan, dan pengembangan sistem informasi haji dan umrah tahun 2014 sudah sangat baik yaitu sebesar 93,86% jika dibandingkan dengan Tahun 2013 sebesar 92,99%. Dari 4 (empat) indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur keberhasilan capaian sasaran strategis ini semua tercapai dengan baik yaitu indikator capaian tertinggi terdapat pada Indeks Kualitas Pengembangan Informasi Haji yaitu sebesar 95,73%, sedangkan terendah terdapat pada Indeks Kualitas Pembinaan yaitu 90,00%.

Keberhasilan capaian target indikator Indeks Kualitas Pembinaan ini tidak terlepas dari dukungan program manajemen administrasi pembinaan haji antara lain : pembinaan petugas haji yang profesional melalui rekrutmen seleksi yang ketat baik tingkat daerah maupun pusat , penyuluhan haji dan manasik haji pada KUA Kecamatan sebanyak 7 kali pertemuan dan tingkat Kabupaten sebanyak 3 kali pertemuan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Kota.

Keberhasilan capaian target indikator Indeks Kualitas Pelayanan yaitu antara lain rencana pemberangkatan calon jemaah haji Provinsi Kalimantan Selatan pada Embarkasi Banjarmasin sebanyak 3.811 orang dan telah diberangkatkan semuanya sebanyak 3.050 orang dan sisanya yang 761 orang ini tidak dapat berangkat disebabkan pemotongan kouta sebesar 20%.

Keberhasilan capaian target indikator Indeks Kualitas Pengembangan Informasi Haji yaitu, optimalisasi pelayanan pendaftaran haji secara berkesinambungan melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada 13 Kabupaten dan Kota secara online yang tersambung dengan Bank dan BPS BPIH untuk melakukan input pendaftaran haji, tersedianya dokumen dan teknis perhajian, tersedianya buku manasik bagi jamaah haji, modul dan materi perhajian. Serta tersedianya pusat informasi haji berupa Call Center Haji yang dapat diakses melalui nomor 500425 dan Buku Pintar Haji atau didonwload melalui www.haji.kemenag.go.id

Keberhasilan capaian target indikator Indeks Kualitas Pembinaan Umrah yaitu, pelaksanaan Akreditasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah

Umrah yang bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan PPIU, sampai tahun 2014 PPIU yang telah terakreditasi oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah wilayah Kalimantan Selatan berjumlah 32 penyelenggara.

Kerja keras dalam proses penyelenggaraan pelaksanaan ibadah haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan khususnya pada Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan juga di dukungan dengan instansi terkait seperti : Pemerintah Daerah Provinsi Tk.I Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kesehatan, Kantor Pelayanan Imegrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Rindam, Kepolisian, bia cukai, dan pihak-pihak lainnya mendapat penghargaan sebagai pelayanan Embarkasi terbaik 1 (satu) pada kelas B.

Sasaran Strategis 4.

Meningkatnya akses, mutu, dan daya saing Pendidikan Islam

Capaian kinerja sasaran strategis ini mencapai 105.11%, yang dihasilkan dengan mengakumulasi terhadap 2 Indikator Kinerja Utama (IKU) pencapaian Angka Partispasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM) Lembaga Pendidikan Islam Tahun 2014, dengan pencapaian IKU 11 prosentase APK mencapai 99.30% dan IKU 12 prosentase APM mencapai 110.9%, dengan pencapaian yang tertinggi tercapai pada pengukuran APK Kelompok Belajar Paket B (Pontren) dengan target 0.31% terealisasi 0.39%

dan di tingkat madrasah pencapaian APK tertinggi dicapai pada pengukuran APK MTs dari target 18.28% terealisasi 19.09% naik sebesar 0.81%.

Pada akhir periode RPJMN 2010-2014 terkait dengan pencapaian sasaran strategis 4 Program Pendidikan Islam yang belum mencapai target di tingkat madrasah APK RA/BA 94.25%, APK MA 91.77% namun pencapaian APM di semua jenjang RA/BA, MI, MTs, dan MA sudah terlampaui dengan pencapaian melebihi 100%. Untuk jenjang pendidikan Pondok Pesantren APK yang belum mencapai target terdapat pada pengukuran Kelompok Belajar Paket A dan Paket C masing-masing baru tercapai 81.82& dan 77.05% serta pada penyelenggaraan TPQ sebesar 89.72% , sedangkan untuk indikator 12 pencapaian APM rata-rata tercapai melebihi 100% kecuali untuk Kelompok Belajar Paket C yang terhenti pada pencapaian 94.23% dari target yang telah ditetapkan sebesar 0.52% dengan pencapaian sebesar 0.19% atau kurang 0.03% dibawah target APM pada Tahun 2014,

Keberhasilan pencapaian sasaran strategis 4 : Meningkatnya akses, mutu, dan daya saing Pendidikan Islam Tahun 2014 ini, tidak terlepas dari peran serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan yang terus melakukan pembenahan terhadap semua aspek yang mendukung perbaikan mutu Pendidikan Islam, walaupun untuk Tahun 2014 ini terdapat kegiatan potensial dan prioritas tidak dapat terealisasi akibat adanya kebijakan berupa ketaatan terhadap Hasil Review BPKP yang mengharuskan Pengelola Anggaran untuk menunda ataupun

membatalkan kegiatan pemberian bantuan sosial yang dinilai salah akun, salah sasaran ataupun tidak tepat sasaran.

Namun demikian program penguatan manajemen dan pembinaan telah dilaksanakan secara maksimal sehingga membuat apresiasi dari masyarakat cenderung positif terhadap program kerja atau kegiatan yang diadakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sasaran Strategis 5.

Pemerataan, perluasan, dan peningkatan mutu PAUD

Merupakan sasaran strategis satu-satunya yang belum mencapai target optimal, dari 3 IKU yang menjadi indikator penilaian sasaran strategis tersebut masing-masing baru mencapai :

IKU 13 % Kabupaten Mencapai APK PAUD Minimal 50 % dari target 85.00% baru terealisasi 72.05% atau dengan Bobot Outcome baru mencapai 84.76%;

IKU 14 % Kota Mencapai APK PAUD Minimal 90 % dari target 80.00% baru terealisasi 76,03% atau dengan Bobot Outcome baru mencapai 95,04%;

IKU 15 Rasio Jumlah Peserta Didik PAUD/RA Perempuan : Laki-Laki

Dokumen terkait