• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Capaian Kinerja

Dalam dokumen LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH (Halaman 25-40)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.1. Analisis Capaian Kinerja

Hasil realisasi berdasarkan Perjanjian Kinerja yang telah dicapai Politeknik ATK Yogyakarta pada tahun 2016 adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2

Realisasi Perjanjian Kinerja Tahun 2016

NO SASARAN PROGRAM /KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET Realisasi

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Terwujudnya SDM Industri Yang

Bersertifikasi Kompetensi

Jumlah SDM Industri Yang

Bersertifikat Kompetensi 80 Orang 80Orang

2. Terwujudnya SDM Industri Berbasis Spesialisasi dan

Kompetensi Pendidikan Vokasi

Lulusan Pendidikan Vokasi

Reguler 330Orang 210Orang

Lulusan Pendidikan Vokasi TPL 60Orang 51Orang Lulusan Pendidikan Akademi

Komunitas

40Orang 39Orang

Jumlah Teenant Inkubator Bisnis 5Teenant 4Teenant 3. Terfasilitasinya Tenaga

Pendidik dan

Kependidikan Vokasi Industri

Jumlah Pegawai Mengikuti Program Rintisan Pendidikan Gelar

5Orang 5Orang

Jumlah Dosen Tersertifikasi 1Orang 1Orang

Jumlah Tenaga Kependidikan

yang Kompeten 25Orang 25Orang

4. Terfasilitasinya Pendidikan Vokasi Industri Berbasis Kompetensi

Jumlah Jurusan dalam proses

Re-akreditasi 1Jurusan 1Jurusan

Jumlah Penelitian Teknis Industri

Terapan 10Penelitian 11Penelitian

Jumlah Kegiatan Pengabdian

Masyarakat 2Kegiatan 4Kegiatan

Jumlah Kerjasama Pendidikan 8MoU 9MoU

Jumlah Mahasiswa Mengikuti Uji

Kompetensi 80Orang 80Orang

Jumlah Jurusan yang

melaksanakan Teaching Factory 2Jurusan 2Jurusan 5. Terfasilitasinya Sarana

Dan Prasarana Pendidikan Vokasi Industri Berbasis Kompetensi

Luas Gedung Dan Bangunan 600m2 600m2

Jumlah Paket Pengadaan Peralatan dan Mesin

Berdasarkan Perjanjian Kinerja yang sudah dibuat dan realisasi Perjanjian Kinerja tersebut oleh Politeknik ATK Yogyakarta dapat disajikan analisa Capaian Kinerja sebagai berikut :

1) Terwujudnya SDM Industri Yang Bersertifikasi Kompetensi, dengan indikator: a) Jumlah SDM Industri Yang Bersertifikat Kompetensi, dengan target 80 orang

mahasiswa bersertifikat kompetensi dan terealisasi 80 orang mahasiswa bersertifikat kompetensi.

Politeknik ATK Yogyakarta pada pertengahan tahun 2016 ini masih dalam tahap uji coba uji kompetensi karena belum mendapat sertifikat Lisensi dari BNSP. Dalam rangka mengajukan sertifikat Lisensi dari BNSP dilakukan uji coba uji kompetensi kepada 80 orang mahasiswa dengan 4 macam skema uji kompetensi (masing-masing skema 20 orang mahasiswa yang berbeda dari Jurusan TPK dan TPPK). Setelah LSP Politeknik ATK Yogyakarta mendapat Sertifikat Lisensi dari BNSP, Politeknik ATK dapat melakukan Full Assesment pada 4 orang mahasiswa yang dipilih berdasarkan nilai tertinggi pada mata kuliah yang mendukung materi skema uji kompetensi yang diujikan, yaitu Pengawetan Kulit Mentah, Pembuatan Pola Sepatu, Pemotongan (Cutting) Bahan Kulit dan Non Kulit dan Perakitan Komponen Bagian Atas Sepatu/Alas Kaki. Dari Full Assesment hanya bisa disertifikasi 4 orang mahasiswa melalui Sub Komponen Kegiatan Pengembangan Kompetensi (TUK Dan LSP) pada akhir tahun karena anggaran sudah terbatas pada akhir tahun anggaran. Mahasiswa yang disertifikasi adalah mahasiswa semester V. Pada 2 tahun sebelumnya belum pernah diberikan Uji Kompetensi dan Sertifikat Kompetensi untuk lulusan Politeknik ATK Yogyakarta.

2) Terwujudnya SDM Industri Berbasis Spesialisasi dan Kompetensi Pendidikan Vokasi, dengan indikator:

a) Lulusan Pendidikan Vokasi Reguler, dengan target kelulusan 330 orang dan terealisasi meluluskan 210 orang.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta meluluskan 210 orang lulusan dari Pendidikan Vokasi Reguler. Terdapat 138 orang mahasiswa yang belum / tidak lulus dengan rincian terdata 1 orang mahasiswa masih aktif melanjutkan kuliah / cuti, 137 orang mahasiswa non aktif dan tidak ada yang

mengundurkan diri / Drop Out. Data lulusan / tidak lulus tersebut dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Ajaran

Jumlah Awal Mahasiswa

Jumlah Lulusan Reguler Persen Lulusan Reguler Lulus Aktif

/ Cuti AktifNon DO /

Keluar Lulus Aktif

/ Cuti AktifNon DO / Keluar

2013/2014 160 112 1 0 47 70,00 0,63 0,00 29,38

2014/2015 203 134 0 69 0 66,01 0,00 33,99 0,00

2015/2016 348 210 1 137 0 60,34 0,29 39,37 0,00

Dari tabel dan grafik dapat terlihat bahwa jumlah lulusan selama 3 tahun terakhir mengalami peningkatan, meskipun jumlah mahasiswa non aktif juga bertambah. Ini mengindikasikan penambahan peminat pada Politeknik ATK Yogyakarta. Berikut perbandingan persentase kelulusan selama 3 tahun terakhir.

b) Lulusan Pendidikan Vokasi TPL, dengan target kelulusan 60 orang dan terealisasi meluluskan 51 orang.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta meluluskan 51 orang lulusan dari Pendidikan Vokasi TPL. Terdapat 9 orang mahasiswa yang belum / tidak lulus dengan rincian terdata tidak ada mahasiswa yang masih aktif melanjutkan kuliah / cuti, 6 orang mahasiswa non aktif, 1 orang mengundurkan diri (meninggal) dan 2 orang Drop Out. Data lulusan / tidak lulus tersebut dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Ajaran

Jumlah Awal Mahasiswa

Jumlah Lulusan TPL Persen Lulusan TPL Lulus Aktif

/ Cuti AktifNon Keluar LulusDO / Aktif

/ Cuti AktifNon KeluarDO /

2013/2014 60 58 1 0 1 96,67 1,67 0,00 1,67

2014/2015 60 56 0 1 3 93,33 0,00 1,67 5,00

2015/2016 60 51 0 6 3 85,00 0,00 10,00 5,00

Dari tabel dan grafik dapat terlihat bahwa jumlah lulusan selama 3 tahun terakhir mengalami penurunan, hal ini mungkin disebabkan kurang ketatnya proses penyaringan di daerah sehingga mahasiswa yang dikirim mengikuti program beasiswa TPL tidak benar-benar mahasiswa yang punya minat tinggi menjadi mahasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan. Berikut perbandingan persentase kelulusan selama 3 tahun terakhir.

c) Lulusan Pendidikan Akademi Komunitas, dengan target kelulusan 40 orang dan terealisasi meluluskan 39 orang.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta meluluskan 39 orang lulusan dari Pendidikan Akademi Komunitas D1 (Alas Kaki). Terdapat 1 orang mahasiswa yang tidak lulus karena mengundurkan diri dan tidak menyelesaikan perkuliahannya. Data lulusan / tidak lulus tersebut dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Ajaran

Jumlah Awal Mahasiswa

Jumlah Lulusan D1 Persen Lulusan D1 Lulus Aktif

/ Cuti AktifNon DO /

Keluar Lulus Aktif

/ Cuti AktifNon DO / Keluar

2013/2014 0 0 0 0 0 - - -

-2014/2015 40 37 0 0 3 92,50 0,00 0,00 7,50

Dari tabel dan grafik dapat terlihat bahwa jumlah lulusan selama 3 tahun terakhir mengalami peningkatan, tetapi kuota jumlah mahasiswa D1 memang dibatasi hanya untuk 40 mahasiswa. Program D1 baru dimulai pada tahun pertengahan tahun 2013 atau Tahun Ajaran 2014/2015, sehingga perbandingan persentase kelulusan dapat ditampilkan dalam 2 tahun terakhir, sebagai berikut:

d) Jumlah Teenant Inkubator Bisnis, dengan target menginkubasi 5 Teenant dan terealisasi 4 Teenant.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta telah menghasilkan 4 Teenant yang akan menjadi wirausaha mandiri dari target 5 orang Teenant karena 1 orang mengundurkan diri pada akhir masa inkubasi. Inkubator Bisnis sebenarnya sudah diadakan sejak beberapa tahun sebelumnya, tetapi pada tahun-tahun sebelumnya peserta belum benar-benar di-inkubasi menjadi teenant. Teenant yang dihasilkan pada tahun ini diharapkan nantinya dapat menjadi wirausaha mandiri. Data Teenant tersebut dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Ajaran

Teenant Inkubator Bisnis Persen Teenant IB

Target Teenant Batal Teenant Batal

2013/2014 0 0 0 -

-2014/2015 0 0 0 -

3) Terfasilitasinya Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vokasi Industri, dengan indikator:

a) Jumlah Pegawai Mengikuti Program Rintisan Pendidikan Gelar, dengan target 5 orang dan terealisasi 5 orang mengikuti Program Rintisan Pendidikan Gelar. Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta telah membantu 5 orang dosen maupun pegawai untuk melanjutkan studinya dalam jenjang S1, S2 atau S3. Data dosen / pegawai yang mendapat bantuan melalui Rintisan Gelar dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut.

Tahun Anggaran

Rintisan Gelar Persen Rintisan Gelar

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 6 6 0 100,00 0,00

2015 5 5 6 100,00 0,00

2016 5 5 0 100,00 0,00

Dari tabel dan grafik dapat terlihat bahwa jumlah dosen / pegawai yang dibantu sedikit stabil, yang mengindikasikan bahwa dosen / pegawai membutuhkan bantuan untuk melanjutkan studinya. Perbandingan jumlah bantuan yang akan diberikan dengan realisasinya dalam 3 tahun terakhir adalah sebagai berikut:

Dari tabel dan grafik dapat terlihat bahwa jumlah dosen / pegawai yang dibantu sedikit terealisasi, yang mengindikasikan bahwa dosen / pegawai membutuhkan bantuan untuk melanjutkan studinya.

b) Jumlah Dosen Tersertifikasi, dengan target 1 Orang Dosen Tersertifikasi (rencana jumlah seluruh dosen tersertifikasi menjadi 25 orang untuk tahun 2016) dan sudah terealisasi 1 orang dosen tersertifikasi.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta sudah memenuhi target 1 orang Dosen tersertifikasi pada akhir Triwulan III setelah memenuhi semua data dan syarat pengajuan yang dibutuhkan untuk pengajuan sertifikasi sehingga kegiatan ini sudah memenuhi target realisasi. Sampai akhir tahun 2016 ini total dosen Politeknik ATK Yogyakarta yang sudah tersertifikiasi adalah 25 orang. Periode pertama Politeknik ATK Yogyakarta mengajukan Sertifikasi Dosen pada tahun 2014 sebanyak 16 orang tersertifikasi, kemudian 1 orang meninggal dunia. Pada tahun 2015 sebanyak 9 orang mengajukan Sertifikasi dan pada tahun 2016 hanya 1 orang mengajukan Sertifikasi. Total Dosen yang Tersertifikasi 25 orang setelah dikurangi 1 orang meninggal dunia. Data total dosen yang tersertifikasi dalam 3 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Total Dosen Tersertifiksi Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 16 16 0 100,00 0,00

2015 25 25 0 100,00 0,00

c) Jumlah Tenaga Kependidikan yang Kompeten, dengan target 25 orang dan terealisasi sebanyak 25 orang.

Pada Tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta sudah memenuhi target dengan mengikut-sertakan 25 orang Tenaga Kependidikannya pada diklat yang diadakan oleh Kementerian Perindustrian dan instansi lain. Diklat yang diikuti sebagian dibiayai DIPA Politeknik ATK Yogyakarta dan sebagian lagi dibiayai instansi yang mengadakan diklat. Pada tahun ini Tenaga Kependidikan yang mengikuti diklat terealisasi sesuai target. Sedangkan pada tahun 2015 realisasinya jauh melebihi target, karena ada beberapa diklat yang tidak terencana dan sebagian biaya ditanggung oleh instansi / Satuan Kerja yang mengadakan diklat. Data Tenaga Kependidikan yang kompeten dalam 3 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Tenaga Kependidikan yang

Kompeten Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 17 17 0 100,00 0,00

2015 12 39 0 325,00 0,00

4) Terfasilitasinya Pendidikan Vokasi Industri Berbasis Kompetensi, dengan indikator:

a) Jumlah Jurusan dalam proses Re-akreditasi, dengan target 1 Jurusan dalam proses re-akreditasi dan terealisasi 1 Jurusan dalam proses re-akreditasi. Politeknik ATK Yogyakarta sebagai institusi pendidikan memiliki 3 Jurusan, dengan 1 Jurusan yang masa akreditasinya masih berlaku, sedangkan 2 Jurusan yang menjadi target re-akreditasi sudah perlu diperbarui akreditasinya. Politeknik ATK Yogyakarta pada Triwulan IV tahun 2016 sudah memulai proses re-akreditasi Jurusannya ke BAN-PT sesuai rencana semula yaitu re-akreditasi hanya sampai tahapan proses pengajuan, dan untuk proses visitasi re-akreditasi dari BAN-PT akan dilaksanakan tahun depan. Pada tahun sebelumnya Politeknik ATK Yogyakarta juga me-reakreditasi 1 Jurusan.

b) Jumlah Penelitian Teknis Industri Terapan, dengan target 10 penelitian dan terealisasi 11 Penelitian.

Sebagai salah satu unit pelaksana teknis di bidang pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian, Politeknik ATK Yogyakarta memfasilitasi para pendidiknya untuk melakukan penelitian dan sampai akhir Triwulan IV ini berhasil memfasilitasi 11 penelitian dari target 10 penelitian dan akan menyebarkan hasilnya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan

teknologi perkulitan. Data Penelitian yang difasilitasi pada tahun ini dan tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Penelitian Teknis Industri Terapan Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 11 11 0 100,00 0,00

2015 10 14 0 140,00 0,00

2016 10 11 0 110,00 0,00

c) Jumlah Kegiatan Pengabdian Masyarakat, dengan target 2 kegiatan dan terealisasi 4 kegiatan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan ini terealisasi melebihi target yaitu sebanyak 4 kegiatan Pengabdian Masyarakat. Karena besarnya antusias masyarakat maka yang semula dianggarkan untuk 2 kegiatan, anggarannya dibagi menjadi untuk 4 kegiatan. Pada tahun sebelumnya Pengabdian Masyarakat hanya dilakukan pada 2 lokasi atau 2 kegiatan saja. Pada tahun ini setelah survey lokasi dan melihat antusias masyarakat maka anggaran yang ada direvisi dan direalisasi untuk membiayai 4 kegiatan. Data Pengabdian masyarakat pada tahun ini dan tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut.

Tahun Anggaran

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 2 2 0 100,00 0,00

2015 2 2 0 100,00 0,00

d) Jumlah Kerjasama Pendidikan, dengan target 8 MoU dan terealisasi sebanyak 9 MoU.

Melalui kegiatan ini Politeknik ATK Yogyakarta menghasilkan 9 MoU dari target 8 MoU, yaitu Nota kesepahaman dengan UGM, kerjasama dengan PT. Kristamedia Pratama, kesepakatan bersama dengan PT. Budimakmur Jayamurni, kesepakatan bersama dengan Balai Diklat Industri, kesepakatan bersama dengan Disperindag Propinsi Sumatera Barat, kesepakatan bersama dengan PT. Parkland World Indonesia, kesepakatan bersama dengan PT. Hwaseung Indonesia, kesepakatan bersama dengan Pabrik Kulit Fajar Makmur dan kesepakatan bersama dengan PT. Ethree Abadi. Jumlah Kerjasama Pendidikan pada tahun ini dan tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Kerjasama Pendidikan Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 3 3 0 100,00 0,00

2015 7 7 0 100,00 0,00

Dari tabel dan Grafik dapat dilihat bahwa MoU yang dilakukan Politeknik ATK Yogyakarta dengan Perusahaan atau Instansi lain dari tahun ke tahun terus meningkat. MoU atau Nota Kesepahaman yang dibuat itu diperlukan masing-masing pihak untuk lebih mengembangkan jaringan dan memperluas pengenalan masing-masing pihak kepada pihak yang lain. Untuk Politeknik ATK sendiri, kerjasama yang dilakukan dengan Perusahaan / Stakeholder bertujuan untuk memperkenalkan bahwa Politeknik ATK Yogyakarta adalah Perguruan Tinggi yang menghasilkan SDM siap kerja dalam bidang perkulitan atau persepatuan sehingga para alumni ketika lulus dapat dengan mudah di terima oleh Perusahaan / Stakeholder yang bergerak di bidang perkulitan atau persepatuan. Sedangkan kerjasama dengan instansi lain bisa berupa kerjasama Penelitian atau untuk keperluan Pengabdian Masyarakat dan kepentingan lainnya.

e) Jumlah Mahasiswa Mengikuti Uji Kompetensi, dengan target 80 orang dan terealisasi 80 orang.

Untuk menjamin agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang disyaratkan oleh industri atau perusahaan maka Politeknik ATK Yogyakarta menerapkan uji kompetensi kepada mahasiswa Semester V. Pelaksanaan Uji Kompetensi ini baru dilakukan pada tahun ini tepatnya di Triwulan III, pelaksanaan TUK masih dalam tahap uji coba uji kompetensi karena belum mendapat sertifikat Lisensi dari BNSP. Dalam

rangka mengajukan sertifikat Lisensi dari BNSP pada Triwulan lalu telah dilakukan uji coba Uji kompetensii kepada 80 orang mahasiswa dengan 4 macam skema uji kompetensi (masing-masing skema diikuti 20 orang mahasiswa yang berbeda dari Jurusan TPK dan TPPK). Setelah LSP Politeknik ATK Yogyakarta mendapat Sertifikat Lisensi dari BNSP, Politeknik ATK dapat melakukan Full Assesment dan memberikan Sertifikat Kompetensi pada 4 orang mahasiswanya yang dipilih berdasarkan nilai tertinggi pada mata kuliah yang mendukung materi skema uji kompetensi yang diujikan, yaitu : Pengawetan Kulit Mentah, Pembuatan Pola Sepatu, Pemotongan (Cutting) Bahan Kulit dan Non Kulit dan Perakitan Komponen Bagian Atas Sepatu/Alas Kaki. Sedangkan 1 Jurusan lagi belum memiliki SKKNI dan Skema Kompetensinya masih dalam proses sehingga tidak ditarget untuk melaksanakan LSP dan TUK.

f) Jumlah Jurusan yang melaksanakan Teaching Factory, dengan target 2 Jurusan dan terealisasi 2 Jurusan.

Pada tahun 2016 ini Politeknik ATK Yogyakarta sudah menerapkan 2 Jurusannya melaksanakan Teaching Factory sesuai target.

Tahun Anggaran

Jurusan melaksanakan Teaching

Factory Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 2 2 0 100,00 0,00

2015 2 2 0 100,00 0,00

2016 2 2 0 100,00 0,00

Dalam 3 tahun terakhir 2 Jurusan tersebut terus melaksanakan Teaching Factory untuk memberikan pembelajaran bagi mahasiswa bagaimana bila nanti berada di dunia industri atau pabrik perkulitan sehingga mahasiswa tidak canggung lagi dalam beradaptasi.

5) Terfasilitasinya Sarana Dan Prasarana Pendidikan Vokasi Industri Berbasis Kompetensi, dengan indikator:

a) Luas Gedung Dan Bangunan, dengan target terbangun / terenovasinya gedung seluas 600 m2dan terealisasi seluas 600 m2.

Melalui kegiatan Gedung / Bangunan, Politeknik ATK Yogyakarta mengadakan Renovasi Laboratorium Karet dan Plastik. Renovasi dilakukan dengan menambah lantai menjadi 2 lantai dengan luas total 600 m2. Sampai dengan

akhir tahun 2016 proses renovasi fisik sudah selesai dan terpenuhi sesuai target. Pembangunan Gedung dan Bangunan pada tahun ini dan tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Gedung Dan Bangunan Persen Realisasi Target

(m2) Realisasi(m2) Batal(m2) Realisasi Batal

2014 0 0 0 -

-2015 1427 1427 0 100,00 0,00

2016 600 600 0 100,00 0,00

Pada tahun 2014 Politeknik ATK Yogyakarta tidak melaksanakan Pembangunan Gedung sehingga tidak terdapat target dan realisasi kegiatan ini pada tahun 2014.

b) Jumlah Peralatan Dan Mesin, dengan target pengadaan 15 paket peralatan dan mesin dan terealisasi sebanyak 13 unit.

Untuk mendukung kegiatan Pendidikan Vokasi, Politeknik ATK Yogyakarta pada tahun ini juga menyelenggarakan pengadaan peralatan dan mesin, yang dimulai pada Triwulan II dan sudah terealisasi 13 paket peralatan (pengembangan Jaringan CCTV, Lemari Arsip, Printer A3 Tinta, Printer A3 Toner, Printer Portable, Printer A4, Laptop, Laptop (Notebook), Pengembangan Jaringan Internet, Meja Dosen, Kursi Dosen, Papan Tulis dan Meja Kursi Pimpinan). Pada kegiatan ini terdapat self-bloking pada anggaran Pengadaan Peralatan dan Mesin sehingga 2 paket alat tidak dapat direalisasi dan anggaran tidak diserap sama sekali. Pengadaan Peralatan dan Mesin pada tahun ini dan tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut:

Tahun Anggaran

Peralatan dan Mesin Persen Realisasi

Target Realisasi Batal Realisasi Batal

2014 0 0 0 -

-2015 22 22 0 100,00 0,00

Pada awal tahun 2014 Politeknik ATK Yogyakarta mendapat anggaran pengadaan Peralatan dan Mesin sebanyak 3 paket, tetapi pada pertengahan tahun anggaran dipindah ke Pusdiklat. Politeknik ATK tetap mendapatkan 3 paket Peralatan dan Mesin tetapi anggarannya melalui Pusdiklat. Jadi secara target dan realisasi tahun 2014 pada tabel dan grafik di atas tidak ada.

Dalam dokumen LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH (Halaman 25-40)

Dokumen terkait