• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.2 Analisis Capaian Kinerja

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2018 memuat data dan informasi yang relevan dengan kebutuhan bagi pembuat keputusan. Agar dapat menginterpretasikan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan, diperlukan analisis terhadap hasil pengukuran pencapaian sasaran.

Analisis atas pencapaian kinerja pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2018, sesuai dengan perjanjian kinerja yang ditetapkan berupa Dokumen Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tentang prioritas dan sasaran Pembangunan Daerah Tahun 2018, serta dalam rangka mewujudkan Pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama segenap komponen masyarakat telah berupaya mencapai tujuan dan sasaran tersebut. Analisis atas capaian indikator-indikator sasaran ini adalah sebagai berikut:

Misi Pertama:

Meningkatkan iman

dan taqwa kepada

Tuhan Yang Maha Esa

Sebagai upaya meningkatkan capaian kinerja demi mewujudkan Misi I tersebut Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan telah melakukan Pengembangan Program Pembangunan dengan Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan 5 (lima) tahun kedepan, seperti yang tertuang dalam Rencana Strategis. Adapun Tujuan dan Sasaran itu dicapai dengan Program dan Kegiatan sebagaimana dijelaskan sebagai berikut :

Tujuan :

a. Meningkatkan pola hidup masyarakat yang damai dan saling menghargai dan menghormati

b. Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana ibadah

c. Mendukung kegiatan agama yang berkaitan dengan Iman dan Tagwa Sasaran :

1. Melaksanakan Perayaan hari-hari besar agama 2. Melaksanakan Pembinaan kepada keluarga

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 52

4. Memberikan bantuan untuk kegiatan agama yang berkaitan dengan iman dan Tagwa

Adapun Program dan Kegiatan Kabupaten Humbang Hasundutan untuk Tahun 2018 untuk mendukung Misi tersebut terdiri dari :

1. Program Perencanaan Sosial Bupati Terdiri dari 2 (dua) kegiatan yaitu:

- Rapat Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat

- Monitoring Evaluasi dan Pelaporan Bantuan Keagamaan 2. Program Peningkatan Kehidupan Beragama

Terdiri dari 3 (tiga) kegiatan yaitu: - Perayaan Paskah

- Safary Ramadhan

- Penyelenggaraan Natal Bersama

3. Program Upaya Peningkatan Keharmonisan Rumah Tangga Terdiri dari 1 (satu) kegiatan yaitu:

- Seminar Peran Kepala Keluarga sebagai Panutan dan Pahlawan Keluarga

SASARAN 1

Meningkatnya Kehadiran Jemaat Dalam Acara Ibadah Minggu

Dalam mendukung Mewujudkan Visi Kabupaten Humbang Hasundutan yaitu Humbang Hasundutan Yang Hebat dan Bermentalitas Unggul serta mewujudkan Misi Kabupaten Humbang Hasundutan terutama Misi I yaitu Meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pengalaman nilai – nilai agama, sosial budaya dengan meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial masyarakat yang ditandai dengan kehadiran jemaat dalam acara ibadah minggu bagi umat kristiani. Hal ini menjadi hal yang penting bagi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam rangka menciptakan masyarakat yang religius sehingga terciptanya kesejahteraan dalam bermasyarakat.

Upaya peningkatan kehadiran jemaat dalam acara ibadah minggu, pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan program peningkatan kehidupan beragama. Diantaranya yaitu berbagai kegiatan seperti

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 53

perayaan natal dan tahun baru, safari ramadhan, perayaan paskah serta perayaan keagamaan lainnya dalam rangka meningkatkan kesadaran kepada masyarakat dan meningkatkan motivasi kepada masyarakat agar taat dalam beribadah.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam hal ini Bupati Humbang Hasundutan, rutin melaksanakan ibadat minggu bersama dengan masyarakat di gereja secara bergantian sekaligus memberi motivasi dan semangat kepada masyarakat dalam pentingnya melaksanakan ibadah yang secara tidak langsung akan berdampak pada habbit seseorang secara sadar maupun tidak sadar yang bernilai positif. Pemberian bantuan kepada gereja setiap bulannya secara rutin dan berkelanjutan juga dilaksanakan dimana diharapkan ibadah yang dilaksanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan maksimal.

Tabel 3.3

Analisis Capaian Sasaran 1

Meningkatnya Kehadiran Jemaat Dalam Acara Ibadah Minggu

No Indikator Sasaran Satuan

Tahun 2017 Capaian Kinerja Tahun 2017 Tahun 2018 Capaian Kinerja Tahun 2018 Ket. Target reali sasi Target reali sasi 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11 1

Persentase kehadiran jemaat dalam

ibadah minggu % 65 65 100 70 70 100

Pada tahun 2018 telah direncanakan Kegiatan Kunjungan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah ke tempat-tempat Ibadah di Kabupaten Humbang Hasundutan, yang dapat digunakan sebagai metode untuk mengukur secara acak kedua indikator diatas. Tetapi sehubungan dengan efisiensi anggaran kegiatan tersebut belum dapat ditampung maka realisasinya 0 %. Sehingga untuk mengukur Indikator tersebut maka digunakan metode: Meminta kepada Pengurus Gereja/Pendeta, Data Rata-rata kehadiran Jemaat/Umat yang mengikuti Ibadah Kebaktian Minggu di Gereja di sepuluh kecamatan dengan sampel jemaat terbesar. Realisasi akumulasi capaian sasaran sampai dengan tahun ini dibandingkan dengan rencana yang tercantum dalam RPJMD dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 3.4

Meningkatnya Kehadiran Jemaat dalam Acara Ibadah Minggu di Kabupaten Humbang Hasundutan

Tahun 2018 Dibandingkan Target RPJMD Tahun 2021

No Indikator Sasaran Satuan

Realisasi Akumulasi s/d Tahun Rencana sesuai dengan RPJMD 2021 PERSENTASE Capaian Kinerja (%) 2017 2018 1 2 3 4 5 6

1 Persentase kehadiran jemaat

dalam ibadah minggu % 65 70 85 82,35

Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa realisasi capaian sasaran pada tahun 2018 mencapai 100% yakni jumlah kehadiran jemaat berjumlah 70%. Sedangkan pada RPJMD target akhir yang dituju adalah 85%, sehingga

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 54

pencapaian kinerja sampai pada tahun 2018 terhadap RPJMD tahun 2021 adalah 82,35%, pencapaian sasaran meningkatnya kehadiran jemaat dalam acara ibadah minggu sebagaimana yang telah diprogramkan, penyelenggaraan ibadah minggu di Kabupaten Humbang Hasundutan pada umumnya berjalan dengan kondusif, dimana tingkat kemanan dan ketertiban di lingkungan gereja dapat terjaga dengan baik. Peranan masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama sangat berpengaruh dalam pencapaian sasaran ini.

SASARAN 2

Meningkatnya Kehadiran Jamaah Dalam Acara Ibadah Sholat Jum’at

Kabupaten Humbang Hasundutan yang memiliki penduduk bermayoritas beragama kristiani, hal ini tidak membuat Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memperhatikan keberlangsungan ibadah bagi kaum minoritas yakni agama Islam. Agama Islam yang memiliki hari perayaan setiap hari Jum’at yakni dengan melasungkan ibadah sholat Jum’at secara berjamaah di Masjid. Kabupaten Humbang Hasundutan telah memiliki beberapa mesjid yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam melaksanakan ibadah setiap harinya dan terkhusus pada hari Jum’at.

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam rangka upaya untuk meningkatkan kehadiran jamah pada ibadah hari Jum’at diantaranya yaitu Safari Ramadhan, ceramah ramadhan dan bantuan untuk badan amil zakat yang ada dan dana hibah untuk mesjid dan dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak, hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa dan nilai ke Islam-an bagi pemeluknya.

Perhitungan peningkatan kehadiran jamaah dalam acara ibadah sholat jumat memiliki indikator dalam pencapaiannya yaitu persentase kehadiran jamaah dalam ibadah sholat Jum’at, yang dapat dilihat pada tabel berikut :

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 55

Tabel 3.5

Analisis Capaian Sasaran 2

Meningkatnya Kehadiran Jamaah dalam Acara Ibadah Sholat Jum’at

No Indikator Sasaran Satuan

Tahun 2017 Capaian Kinerja Tahun 2017 Tahun 2018 Capaian Kinerja Tahun 2018 Ket. Target reali sasi Target reali sasi 1 2 3 5 6 7 8 9 10 11

1 Persentase kehadiran jamaah dalam

ibadah sholat Jum'at % 65 65 100 70 70 100

Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa realisasi pencapaian sasaran pada tahun 2018 adalah 100%, yakni persentase kehadiran jamaah ibadah sholat jum’at sudah mencapai angka 70%. Namun, hal ini tidak bisa menjadi suatu acuan bagi peningkatan keimanan didalam hati seseorang muslim. Tetapi, hal ini tidak menyurutkan langkah pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam meningkatkan nilai agama dan rasa cinta terhadap agama Allah dalam pelaksanaan programnya. Dalam upaya peningkatan kehadiran jamaah dalam acara ibadah sholat jumat, pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan program peningkatan kehidupan beragama. Realisasi akumulasi capaian sasaran sampai dengan tahun ini dibandingkan dengan rencana yang tercantum dalam RPJMD dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3.6 Pencapaian Sasaran

Meningkatnya Kehadiran Jamaah dalam Acara Ibadah Sholat Jum’at Tahun 2020 dibandingkan Target RPJMD Tahun 2021

No Indikator Sasaran Satuan

Realisasi Akumulasi s/d Tahun Rencana sesuai dengan RPJMD 2021 PERSENTASE Capaian Kinerja (%) 2017 2018 1 2 3 4 5 6 1 Persentase kehadiran jamaah dalam ibadah sholat Jum'at

% 65 70 85 82,35

Persentase kehadiran jamaah dalam ibadah sholat Jum’at pada tahun 2018 sudah mencapai angka 70%, jika dibandingkan dengan rencana target RPJMD tahun 2021 adalah 85%, sehingga capaian kinerja Pencapaian sasaran meningkatnya kehadiran jemaah dalam acara Ibadah Sholat Jum’at sebagaimana yang telah diprogramkan adalah 82.35%. Secara umum, penyelenggaraan ibadah sholat Jum’at di Kabupaten Humbang Hasundutan berjalan dengan kondusif, dimana tingkat kemanan dan ketertiban di lingkungan masjid dapat terjaga dengan baik. Peranan masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama sangat berpengaruh dalam pencapaian sasaran ini.

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 56

Misi Kedua : Meningkatkan kualitas Sumber Daya

Manusia dan Sumber Daya Alam

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) adalah suatu harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Kualitas SDM dapat dicapai dengan adanya langkah-langkah kebijakan, dalam hal ini bidang pendidikan, kesehatan dan pengelolaan potensi Sumber Daya Alam, dengan menetapkan beberapa sasaran sebagai berikut :

SASARAN 3

Meningkatnya akses pendidikan

Pada hakikatnya pendidikan merupakan upaya membangun budaya dan peradaban bangsa. Oleh karena itu, UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pemerintah terus-menerus memberikan perhatian yang besar pada pembangunan pendidikan dalam rangka mencapai tujuan negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang pada gilirannya sangat memengaruhi kesejahteraan umum dan pelaksanaan ketertiban dunia. Pendidikan mempunyai peranan penting dan strategis dalam pembangunan bangsa serta memberikan kontribusi signifikan atas pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial.

Lebih lanjut, pendidikan yang memiliki empat pilar utama, yaitu belajar untuk belajar (learning how to learn), belajar untuk mengetahui (learning how to know), belajar untuk menjadi (learning how to be), dan belajar untuk hidup dengan orang lain (learning how to live together), akan menciptakan masyarakat terpelajar yang menjadi prasyarat terbentuknya masyarakat yang maju, mandiri, demokratis, sejahtera, dan bebas dari kemiskinan.

Nawacita atau sembilan program prioritas Kabinet Kerja Joko Widodo dan Yusuf Kalla diantaranya adalah prioritas program pendidikan dan kebudayaan. Untuk program ini meliputi enam program prioritas yakni penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan, kemudian prioritas dalam hal akses dan kualitas pendidikan, selanjutnya prioritas ketiga adalah meningkatkan akses dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, berikutnya meningkatkan dan penguatan pelestarian dan diplomasi budaya, prioritas kelima adalah peningkatan dan penguatan pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa melalui pengembangan kosakata,

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 57

penyebarluasan Bahasa Indonesia di luar negeri dan prioritas terakhir adalah penguatan tata kelola dan pelibatan publik.

Hal ini makin diperjelas dengan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2015–2019 yakni mewujudkan akses pendidikan yang meluas, merata, dan berkeadilan. Pendidikan yang meluas bermakna bahwa akses pendidikan harus dapat dinikmati seluas-luasnya, baik luas secara geografis maupun luas dalam arti siapapun dan dimanapun dapat menikmati pendidikan dengan seharusnya dan sewajarnya.

Salah satu indikator yang menunjukkan peningkatan akses pendidikan adalah angka rata-rata lama sekolah, yang dapat diartikan berapa lama penduduk usia 25 tahun keatas bersekolah dalam suatu daerah. Untuk usia 7-12 tahun adalah Sekolah Dasar, usia 13-15 tahun adalah Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah usia 16-18 tahun dan Sarjana usia 19-24 tahun, artinya lama sekolah SD sampai SMP adalah 9 tahun, SM adalah 3 tahun dan Sarjana adalah 5 tahun. Dengan demikain jika seorang penduduk tamat sarjana maka lama sekolahnya adalah 17 tahun. Pemerintah telah menetapkan Program Wajib Belajar Sebilan Tahun dan Wajib Belajar Dua Belas Tahun sehingga diharapkan tidak ada lagi penduduk yang tidak tamat SM. Program ini juga sangat mendukung agar kiranya semua penduduk Humbang Hasundutan sudah melek huruf. Kabupaten Humbang Hasundutan menetapkan target angka rata-rata lama sekolah tahun 2018 sebesar 10,20 sementara target nasional sebesar 8,8 tahun dan angka melek huruf tahun 2018 sebesar 99,49 sementara target nasional 96,10%

Salah satu upaya untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah adalah dengan peningkatan akses pendidikan. Melalui akses ini diharapkan seluruh penduduk Humbang Hasundutan dapat sekolah minimal sampai SM karena akses sekolah sesuai SPM Pendidikan sudah tercapai. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Pendidikan menjalan beberapa program mendukung sasaran tersebut. Diantaranya yaitu, program pendidikan anak usia dini, program wajib belajar sembilan tahun, dan program pendidikan non formal. Perhitungan indikator angka rata – rata lama sekolah dan angka melek huruf, yang dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.7

Analisis Capaian Sasaran 3 Meningkatnya Akses Pendidikan

No Indikator Sasaran Satuan

Tahun 2017 Capaian Kinerja Tahun 2017 Tahun 2018 Capaian Kinerja Tahun 2018 Ket. Target realisasi Target realisasi

1 2 3 5 6 7 8 9 10 11

1 Angka rata-rata lama sekolah (ARLS) Tahun 10,17 10,20 100,29 10,20 10.20 100 2 Angka Melek Huruf % 99,43 99,43 100 99,49 99,58 100,09

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 58

Indikator : 1. Angka Rata-rata Lama Sekolah (ARLS)

Angka rata – rata lama sekolah (ARLS) dapat meningkat karena rata – rata penduduk umur ≥ 25 tahun, sudah semakin banyak yang tamat SM dan Sarjana, karena masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya pendidikan. Tugas pendidikan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan pada hakikatnya hanyalah untuk wajar pendidikan 9 tahun, dan SM adalah kewenangan provinsi sedangkan Sarjana adalah kewenangan Pusat. Angka rata – rata lama sekolah paling banyak dipengaruhi oleh kelompok usia 25 – 45 tahun di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Faktor Pendukung dari tercapainya target angka rata – rata lama sekolah, adalah sebagai berikut :

1. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Dengan adanya bos bantuan untuk masyarakat dalam bentuk Program Kartu Indonesia Pintar (KIP);

2. Pemberian bantuan beasiswa kepada siswa / mahasiswa yang berprestasi;

3. Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan; 4. Pemberian tunjangan sertifikasi guru.

Indikator : 2. Angka melek huruf

Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa angka melek huruf di Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan pada prinsipnya penduduk tidak buta aksara (angka melek huruf) sudah bias dikatakan sudah berhasil dan sudah maksimal, hanya penduduk berusia >50th penduduk tidak produktif (lansia) yang buta aksara, sehingga persentase angka melek huruf pada tahun 2018 sudah mencapai angka 99,58% dan sudah melebihi dari yang ditargetkan.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan beberapa kegiatan untuk menunjang keberhasilan dari sasaran ini, diantaranya yaitu :

a. Melaksanakan gerakan pemasyarakatan minat baca masyarakat;

b. Pengadaaan bahan pustaka;

c. Layanan perpusatakaan keliling dengan dukungan 2 (dua) unit mobil perpustakaan keliling;

d. Pengelolaan bahan pustaka;

e. Preservasi / pemeliharaan bahan pustaka, dimana buku yang telah berhasil dirawat adalah sebanyak 530 eksemplar dan dapat dimanfaatkan kembali para pemustakaan;

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 59

f. Pengadaan sarana informasi layanan perpustakaan, yakni dengan mengadakan 3 unit PC, 1 printer fargo, 1 kamera dan 2 UPS;

g. Pengadaan mobile ruang perpustakaan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengalami beberapa permasalahan diantaranya yaitu :

1. Belum tersedianya gedung perpustakaan umum Kabupaten Humbang Hasundutan sesuai dengan standar pelayanan perpustakaan. Solusinya adalah dengan memanfaatkan ruangan yang ada sebagai perpustakaan umum dengan luas 7 x 134 m. untuk itu diharapkan pada tahun yang akan dating pengalokasian dana untuk pembangunan gedung perpustakaan umum Kabupaten Humbang Hasundutan dapat direalisasikan;

2. Belum tersedianya jabatan fungsional pustakawan. Sebagai solusi mengatasi hal tersebut dengan mengirimkan ASN mengikuti diklat ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional dan melaksanakan magang di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara.

Realisasi akumulasi capaian sasaran sampai dengan tahun ini dibandingkan dengan rencana yang tercantum dalam RPJMD dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3.8

Capaian Sasaran Meningkatnya Akses Pendidikan Tahun 2018dibandingkan Target RPJMD Tahun 2021

No Indikator Sasaran Satuan

Realisasi Akumulasi s/d Tahun 2018 Rencana sesuai dengan RPJMD 2021 PERSENTASE Capaian Kinerja (%) 1 2 3 4 5 6

1 Angka rata-rata lama

sekolah (ARLS) Tahun 10,20 10,35 98,55

2 Angka Melek Huruf % 99,58 99,64 99,94

Indikator : 1. Angka Rata-rata Lama Sekolah (ARLS)

Untuk perhitungan Angka Harapan Lama Sekolah ditargetkan 13.63 tahun terealisasi sebesar 13.51 tahun atau tingkat pencapaian sebesar 99,11%, terdapat adanya penurunan dari tahun 2016. Persentase ini dipengaruhi oleh masih banyak penduduk Kabupaten Humbang Hasundutan yang belum tamat Sarjana (S-1).

Indikator : 2. Angka melek huruf

Berdasarkan data di atas dapat dijelaskan bahwa indikator “Persentase Angka Melek Huruf” pada tahun 2018 tingkat capaiannya telah melebih target yang ditetapkan. Tingkat

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 60

capaian indikator ini sebesar 99,64 % dari target yang ditetapkan sebesar 99.49%. Namun jika dibandingkan dengan dengan persentase capaian kinerja pada tahun 2021 yakni dengan target 99,64%, sehingga capaian kinerja tahun 2018 jika dibandingkan dengan akhir RPJMD tahun 2021 adalah 99,94%.

SASARAN 4

Meningkatnya Kualitas Pendidikan

Akses dan Mutu Pendidikan tidak bisa dipisahkan satu sama lain, tanpa akses tidak mungkin tercapai mutu, tanpa mutu akses akan sia-sia namun tujuan akhirnya adalah mutu pendidikan itu sendiri. Salah satu indikator mutu pendidikan adalah rata-rata nilai ujian nasional (UN). Target kementerian pendidikan untuk rata-rata ujian nasional adalah 65 sementara target Kabupaten Humbang Hasundutan masih 50. Target kementerian pendidikan ini untuk sebahagian sekolah di Indonesia masih sedang, namun untuk SMP di Kabupaten Hasundutan terbilang cukup berat, karena itu Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan sangat serius untuk mencapai target dimaksud.

Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, Kabupaten Humbang Hasundutan menjalan beberapa program mendukung sasaran tersebut. Diantaranya yaitu, program wajib belajar sembilan tahun, program peningkatan mutu pendidikan dan tenaga pendidikan, program manajemen pelayanan pendidikan, dan program peningkatan kualitas pelayanan informasi perpustakaan dan budaya baca. Perhitungan peningkatan kualitas pendidikan memiliki indikator dalam pencapaiannya yaitu nilai rata – rata UN SMP, yang dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.9

Analisis Capaian Sasaran 4 Meningkatnya Kualitas Pendidikan

No Indikator Sasaran Satuan

Tahun 2017 Capaian Kinerja Tahun 2017 Tahun 2018 Capaian Kinerja Tahun 2018 Ket. Target realisasi Target realisa

si

1 2 3 5 6 7 8 9 10 11

1 Nilai rata-rata UN SMP

Nilai 45,00 44,16 98,13 46,00 45,24 98,34

Analisa dari capaian sasaran peningkatan kualitas pendidikan tahun 2018 belum mencapai target, hal ini dikarenakan :

1. Rendahnya kompetensi guru

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 61

3. Rendahnya kinerja pengawas sekolah sebagai supervisor pendidikan 4. Sekitar 12% guru SD/SMP belum memiliki kualifikasi Sarjana I

5. Masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan pra sekolah (PAUD)

6. Kekurangan guru dan penyebaran guru belum merata 7. Kurangnya alat / bahan praktek penunjang pengajaran

8. Kurangnya pemanfaatan sarana penunjang pembelajaran yang dimiliki satuan pendidikan

Solusi alternative yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam rangka pemecahan permasalahan di Kabupaten Humbang Hasundutan pada tahun 2018 :

1. Try Out Ujian Sekolah (US) SD/MI Negeri/Swasta 2. Try Out UN SMP/MTs Negeri/Swasta

3. Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat SD/MI Negeri/Swasta 4. Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP/MTs Negeri/Swasta 5. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) SMP Negeri/Swasta

6. Festival Lomba Seni Siswa Daerah dan Nasional (FLS2N) SD Negeri/Swasta

7. Festival Lomba Seni Siswa Daerah dan Nasional (FLS2N) SMP Negeri/Swasta

8. Bimbingan Belajar Siswa kelas IX SMP

9. Pelatihan Kompetensi Pengawas Sekolah Dasar dan Lanjutan 10. Peningkatan Pendidikan Formal Guru ke S1/DIV

11. Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik SD 12. Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik SMP

13. Pelatihan Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Tenaga Pendidik PAUD; 14. Musyawarah Guru Mata Pelajaran SMP/MTs Negeri/Swasta 15. Pelatihan Guru Pembelajar Tenaga Pendidik Moda Tatap Muka 16. Olimpiade Sains Guru SD/MI Negeri/Swasta

17. Kelompok Kerja Guru SD/MI Negeri/Swasta

18. Pelaksanaan Penetapan Angka Kredit Guru (PAK) Guru/Pengawas Sekolahdan Surat Keterangan Menduduki Jabatan (SKMJ)

19. Operasional Pengawas SMP

20. Pemberian beasiswa kepada siswa dan mahasiswa berprestasi

Realisasi akumulasi capaian sasaran sampai dengan tahun ini dibandingkan dengan rencana yang tercantum dalam RPJMD dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3.10

Analisis Capaian Sasaran 4 Meningkatnya Kualitas Pendidikan

Tahun 2018dibandingkan Target RPJMD Tahun 2021

No Indikator Sasaran Satuan

Realisasi Akumulasi s/d Tahun 2018 Rencana sesuai dengan RPJMD 2021 PERSENTASE Capaian Kinerja (%) 1 2 3 4 5 6

LKjIP Kabupaten Humbang Hasundutan 2018______________ 62

Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa realisasi akumulasi nilai rata – rata UN SMP tahun 2018 adalah 45,24. Sedangkan rencana target pada RPJMD adalah 50,00. Sehingga persentase capaian kinerja tahun 2018 jika dibandingkan dengan tahun akhir RPJMD yakni tahun 2021 sudah mencapai persentase 90,48%, dengan nilai interprestasi memuaskan.

SASARAN 5

Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat

Sehat menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu keadaan kondisi fisik mental dan kesejahteraan social yang merupakan satu kesatuan yang bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Kabupaten Humbang Hasundutan menjalan beberapa program mendukung sasaran tersebut. Diantaranya yaitu, Program Upaya Kesehatan Masyarakat,Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Program Perbaikan Gizi Masyarakat, Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan, Program Pengembangan Lingkungan Sehat, Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular, Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan, Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita, Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia, Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak, Program Peningkatan Kesehatan Anak Balita, Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin, Program Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan, Program Pengawasan Obat dan Makanan, Program Obat dan Perbekalan Kesehatan, Program Pengadaan, Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit, Program Perbekalan Kesehatan.

Tabel 3.11

Rekapitulasi Data Kematian Tahun 2018

Umur Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agus Sep Okt Nov Des Jumlah

07 s/d 7 Hari 0 8 s/d 28 Hari 0 1 Bln>1 Tahun 1 1 1 3 1 s/d 4 Tahun 2 1 2 1 6 5s/d 9 Tahun 1 1 1 3 10 s/d 14 Tahun 2 1 1 4 1 9 15 sd 19 Tahun 1 1 1 1 4

Dokumen terkait