• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.1 Analisis Capaian Kinerja

Kinerja BBPK tahun 2013, ditunjukkan dengan keberhasilan pencapaian sasaran-sasaran yang telah ditetapkan yaitu:

1. Sasaran Strategis 1 : Tingginya Kemampuan Inovasi dan Penguasaan Teknologi Industri

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Hasil penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan

2 2

Untuk mencapai target penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan sebanyak 2 kegiatan penelitian, BBPK telah menyiapkan 2 judul penelitian yang siap diterapkan ke industri, yaitu:

1. Pengaruh umur kayu Acacia crassicarpa terhadap kualitas pulp putih diterapkan di PT. Wana Subur Lestari

2. Penelitian Pemanfaatan Lime Mud Sebagai Pengkondisi Tanah Gambut Dan Tanah Mineral diterapkan di Lahan PT. Toba Pulp Lestari

Sehingga untuk indikator kinerja hasil penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan pencapaiannya sesuai target yang ditetapkan.

Indikator Kinerja 2

Indikator Kinerja Target Realisasi

Hasil penelitian dan pengembangan yang telah diimplementasikan

2 2

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 22 Pada tahun 2013 ada 2 judul penelitian yang telah diimplementasikan di industri yang selanjutnya ditindaklanjuti menjadi kerjasama penelitian, yaitu:

1. Pembuatan Kertas Liner dan Medium Dari Pulp Mekanis Tandan Kosong Sawit Skala Pabrik, diimplementasikan di PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit).

Kegiatan kerjasama ini diimplementasikan sampai dengan bulan November 2013. 2. Pemanfaatan Fly Ash Dan Bottom Ash dari Boiler Untuk Pembuatan Batako dan

Paving Block, diimplementasikan di Papertech pada bulan Juni 2013.

Sehingga untuk indikator kinerja hasil penelitian dan pengembangan yang telah diimplementasikan pencapaiannya sesuai target yang ditetapkan dan pencapaiannya sama dengan tahun 2012.

2. Sasaran Strategis 2 : Mengembangkan R&D di Instansi dan Industri

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Hasil penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan

10 Kerjasama 17 Kerjasama

Pada Tahun 2013 BBPK telah melakukan 17 kerjasama R&D instansi dengan industri, yaitu:

 PT. Kemindo International: Penelitian Pengaruh Variasi Dosis Star Force 83 dan Variasi Suhu terhadap Viskositas.

 PT. Djabesmen: Penelitian Klasifikasi Serat dan Pengukuran Panjang Serat Pulp Coklat Hasil Refining.

 Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Medan: Pembuatan Kertas Lainer Medium serta Corrugated Carton Box dari Pulp Semikimia Tandan Kosong Sawit Skala Pabrik.

 PT. Papertech Indonesia : Penelitian Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash untuk Pembuatan Batako dan paving Block.

 CV. Priangan Agro Makmur: Pembuatan Wadah Pembibitan Tanaman dari Kertas Bekas.

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 23 Fly Ash dan Bottom Ash

 PT. Crystal Anugerah Abadi: Penelitian Pengaruh Penambahan Aditif terhadap Kualitas Pulp

 PT. Kemira Indonesia: Penelitian Pengaruh Penambahan Aditif terhadap Kualitas Pulp

 PT. Wana Subur Lestari: Pengaruh Umur Acacia Crassicarpa Terhadap Kualitas Pulp dan Kertas

 PT. Buckman Asia Pacific: The Influence of Additives on Serapong Pulp Quality

 PT. Wahana Sekar Agro: Penelitian Pembuatan Pulp dan Kertas Sack Kraft dari Tiga Jenis Bambu

 Universitas Sumatera Utara (Ferdinan Sinuhaji): Penelitian Pembuatan Pulp dan Kertas dari Kulit Durian

 PT. Kemira Indonesia: Penelitian Pembuatan Lembaran dengan Variasi Dosis Bahan Kimia Pewarna

 Dir. Industri Hasil Hutan dan Perkebunan: Kajian Karakteristik Sludge Biologi IPAL Industri Pulp dan Kertas, dan potensinya

 KS. BPTSTH, Kuok-Riau: Penelitian Pembuatan Pulp Semikimia dari Kayu Terentang dan Binuang

 KS. BPTSTH, Kuok-Riau: Pembuatan dan Pengujian Kertas dari Jenis Kayu Alternatif.

 KS PT. Indolacto: Penentuan Tingkat Toksisitas Akut (LD50) Limbah Padat PT. Indolacto terhadap Hewan

Kerjasama R&D instansi dengan industri tahun 2013 pencapaiannya melebihi target yang telah ditetapkan dan menurun dibandingkan tahun 2012 yaitu sebanyak 21 kerjasama.

Indikator Kinerja 2

Indikator Kinerja Target Realisasi

Peningkatan jumlah jenis produk yang sudah bisa diuji di laboratorium

5% 5%

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 24 gloss dan rentang ukur vernier caliper dari 150mm ke 300mm dan gaya dari 1 ton menjadi 2,5 ton (Dillon). Sedangkan untuk laboratorium uji, belum ada penambahan jenis produk yang bisa diuji (terakreditasi) di laboratorium BBPK. Produk yang sudah bisa diuji, diantaranya :

 Pulp, Kertas dan Karton

 Air dan Air Limbah

 Udara Emisi

 Kalibrasi Alat : Massa, tekanan, dimensi, gaya, volumetrik, gloss/warna

Sehingga untuk indikator kinerja jumlah jenis produk yang sudah bisa diuji di laboratorium pencapaiannya sesuai target yang ditetapkan.

3. Sasaran Strategis 3 : Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Tingkat kepuasan pelanggan (indeks 1-5) 4 4,4

Pada tahun 2013 BBPK melakukan survey kepuasan pelanggan kepada para penguna layanan jasa di BBPK. Proses pengukuran kepuasan pelanggan ini dilaksanakan selama satu tahun anggaran. Pada akhir tahun 2013 indeks tingkat kepuasan pelanggan di BBPK mencapai 4,4 dimana telah melebihi target awal yang telah ditentukan yaitu sebesar 4.

4. Sasaran Strategis 4 : Meningkatkan Budaya Pengawasan Pada Unsur Pimpinan dan Staf

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Terbangunnya sistem pengendalian intern di unit kerja

1 sistem 1 sistem

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 25 publik dan sistem mutu yang sudah berjalan di BBPK yaitu ISO 9001 : 2008, SNI ISO 17025 : 2008, LSPro, LSE dan KNAPPP.

BBPK telah menyusun sistem mutu terintegrasi melalui penyusunan pedoman mutu. Sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2008, telah mencakup beberapa prosedur Pengendalian Internal Unit Kerja diantaranya:

1. Prosedur Penyusunan Program 2. Prosedur Pembayaran Uang Muka

3. Prosedur Penerimaan dan Pengeluaran Uang 4. Prosedur Pengadaan Pembelian Barang dan Jasa 5. Prosedur Perawatan Mesin

6. Prosedur Pengendalian Prasarana dan Lingkungan Kerja 7. Prosedur Diklat Pegawai

8. Prosedur Pengajuan dan Penilaian Angka Kredit 9. Prosedur Kehadiran Pegawai

10.Prosedur Penjatuhan Hukuman Disiplin 11.Prosedur Penangan Surat Masuk dan Keluar 12.Prosedur Pengendalian Dokumen

13.Prosedur Penyusunan Laporan 14.Prosedur Keluhan Pelanggan

15.Prosedur Penerimaan Permintaan Pelayanan Jasa

Prosedur yang sudah ada ini kemudian akan di update sesuai bisnis proses yang ada dan akan digabungkan dengan sistem pengelolaan informasi publik. Untuk prosedur pengelolaan informasi publik, sudah sampai tahap publikasi berupa pembuatan banner.

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 26

5. Sasaran Strategis 5 : Penajaman Fokus Litbang

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Jumlah litbang yang dihasilkan 10 judul 11 judul

Untuk mencapai target penelitian sebanyak sepuluh kegiatan penelitian, BBPK telah melakukan seleksi judul penelitian. Hasil seleksi judul penelitian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam DIPA BBPK TA. 2013. Seleksi judul penelitian 2013 melibatkan Dewan Pakar / Ahli dalam bidang pulp, kertas, dan lingkungan. Judul penelitian yang telah dilaksanakan pada tahun 2013 adalah sebagai berikut:

1) Pemanfaatan Emisi Gas CO2 dan Limbah Cair Industri Kertas Untuk Budidaya Alga Spirulina platensis

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 27 2) Pengaruh Berbagai Dissolving Pulp Terhadap Kualitas Nitro Selulosa Sebagai Bahan

Baku Propelan

3) Endoglukanase Rekombinan EglII sebagai Agen Biodeinking

4) Cellulose binding domain dari rekombinan endoglukanase EglII Tahap II. Aplikasi untuk upgrading kertas bekas skala lab

5) Proses Bio-Deinking pada Kertas Bekas Perkantoran Menggunakan Ultrasonik 6) Aplikasi Suspensi Bacterial Cellulose Sebagai Bahan Penguat Pada Pembuatan

Kertas

7) Modifikasi Serat Secara Toposelektif Sebagai Bahan Baku Pembuaatan Kertas Liner 8) Studi Penerapan Good House Keeping Pada Proses Pembuatan Pulp Daur Ulang

Serta Evaluasi Kinerja Pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Proses Pembuatan Pulp Daur Ulang

9) Pengolahan Gondorukem Menjadi Bahan Sizing Agent Untuk Aplikasi Pada Pembuatan Kertas

10)Verifikasi Metoda Uji TCLP Anorganik Limbah Padat Sebagai Persiapan Akreditasi Laboratorium Limbah Padat

11)Pulp dan serat bambu dari bambu pilihan untuk bahan baku komposit

Jumlah penelitian tahun 2013 lebih sedikit dibandingkan dengan penelitian tahun 2012 yang berjumlah tigabelas judul penelitian. Judul penelitian tahun 2012 diantaranya: 1) Cellulose-Binding Domain dari Endoglukanase Rekombinan untuk Daur Ulang

Kertas Bekas

2) Aplikasi Komposit Nanoprecipitated Calcium Carbonat-Pati Sebagai Bahan Salut Kertas

3) Penelitian Proses Deinking Kertas Bekas Menggunakan Ultrasonik

4) Pemanfaatan Refined Stock dan White Water Industri Kertas Sigaret Sebagai Sumber Nanoselulosa

5) Peningkatan Serat Pulp Putih Termodifikasi untuk Kanvas Rem Mobil MPV 6) Audit Energi pada Unit Boiler dan Steam System di Industri Kertas

7) Pembuatan Pulp Mekanis dari Bahan Baku Nonkayu untuk Kertas Liner dan Medium

8) Penelitian Pengaruh Umur Kayu Acacia sp. dan Eucalyptus sp. Terhadap Kualitas Pulp Putih

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 28 10) Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Attached Growth Untuk Meningkatkan

Kinerja Ipal Proses Lumpur Aktif

11) Optimasi Proses Pembakaran Limbah Padat Industri Pulp Dan Kertas dengan Emisi Karbon Rendah

12) Aplikasi Bioremediasi Tanah Terkontaminasi Logam Berat dari Industri Kertas Secara Skala Semi Pilot

13) Perancangan Sistem Pengolahan Air Limbah Pembuatan Pulp Daur Ulang dari Kemasan Bekas

Hal tersebut dikarenakan dana yang tersedia untuk kegiatan penelitian tahun 2013 lebih sedikit dibanding tahun 2012.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan penelitian di BBPK pada tahun 2013, dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi setiap bulan. Perkembangan kegiatan penelitian dimonitor setiap bulan sehingga kendala dan hambatan dapat di deteksi lebih dini. Setiap tiga bulan dilaksanakan rapat triwulan untuk mengevaluasi dan memberikan solusi atas hambatan penelitian yang terjadi di lapangan.

Hasil capaian fisik kegiatan penelitian pada tahun 2013 mencapai 100% untuk masing-masing penelitian, yang dituangkan ke dalam laporan penelitian sesuai dengan target penelitian yang ditetapkan pada saat penyusunan Kerangka Acuan Kerja.

Tidak ada hambatan dan kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan penelitian, hal ini ditandai dengan capaian fisik seluruh kegiatan penelitian mencapai 100%.

Indikator Kinerja 2

Indikator Kinerja Target Realisasi

Jumlah rancang bangun dan perekayasaan industri

1 1

Pada tahun 2013, BBPK melaksanakan satu kegiatan rancang bangun yang dibiayai oleh DIPA TA. 2013 yaitu alat pengurai, pengaduk dan press pulp untuk kampas rem kendaraan. Perekayasaan pad /kampas rem serat pulp untuk kendaraan roda 4 dan 2 berhasil dengan baik dan metoda proses serta komposisinya telah terdaftar untuk

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 29 dipatenkan. Berkaitan dengan proses produksi/pembuatannya dapat diterapkan pada industri skala besar, adapun teknologi pembuatan produk kampas rem dapat dilakukan di industri kecil menegah (IKM). Dimana dalam pelaksanaannya oleh masyarakat tertentu (pengrajin) melalui pengawasan mutu untuk otomotif (pabrikan). Sehingga dirancang peralatan yang sederhana terdiri dari alat pengurai pulp, pengaduk campuran pulp dan alat pengepres kampas rem berkapasitas kecil, tetapi bisa diaplikasikan oleh masyarakat IKM. Dengan adanya penelitian tersebut diharapkan penerapan dan pemasaran kampas rem pulp dapat dibuat sederhana dengan biaya ringan dan produk kampas rem pulp berkualitas produksi IKM yang kompetitif

Kegiatan Rancang bangun dan perekayasaan industri tahun 2013 lebih sedikit dibandingkan tahun 2012 dikarenakan keterbatasan dana yang tersedia untuk kegiatan tersebut.

Namun demikian tidak ada hambatan dan kendala yang berarti selama pelaksanaan kegiatan penelitian, hal ini ditandai dengan capaian fisik seluruh kegiatan rancang bangun mencapai 100%.

6. Sasaran Strategis 6 : Pengembangan SDM Berkelanjutan

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Jumlah sertifikat kompetensi yang diperoleh

51 sertifikat 113 sertifikat

Untuk peningkatan standardisasi industri BBPK maka dirasa perlu untuk meningkatkan kompetensi personil melalui pelatihan terhadap SDM BBPK. Peningkatan kompetensi personil diharapkan akan meningkatkan mutu pelayanan jasa yang diberikan kepada penlanggan BBPK. Rincian kegiatan pendidikan dan pelatihan yang telah diikuti oleh pegawai BBPK disajikan pada tabel berikut ini:

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 30

No. Nama Pendidikan dan Pelatihan Jumlah

Peserta

1. Pelatihan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (E-Procurement) 4

2. Pelatihan Audit SPPT SNI LSPro PaPICS 14

3. Diklat Penyetaraan / Penyesuaian Ijazah dan Ujian Dinas Tahun

2013 5

4. Diklat Sertifikasi Auditor / Lead Auditor Angkatan I Tahun 2013 1

5. Diklat PIM III Angkatan XII 1

6. Good Measurement of Mechanical Strength of Engineering

Materials 2

7. Orientasi Tupoksi Angkatan I Tahun 2013 3

8. Pelatihan Teknik Sampling Limbah Cair dan Air Permukaan

Merujuk pada ISO 17025:2005 16

9. Pelatihan Kalibrasi Alat Uji Kertas 16

10. Pelatihan Pemahaman Kriteria dan Peraturan Perundang-Undangan

Ekolabel 11

11. Pelatihan Pembuatan Serat Rayon, Pengoperasian Alat Wet

Spinning, dan Pembuatan Nutriselulosa 16

12. Diklat Petugas Pengambil Contoh (SNI) Angkatan I Tahun 2013 1

13. Diklat PIM IV Angkatan XVIII Tahun 2013 1

14. Pelatihan Asesor ISO 9001:2008 1

15. Pelatihan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah 1

16. Penaatan Peraturan Lingkungan Hidup PROPER 11

17. Pelatihan Patent Drafting 1

18. Diklat Sertifikasi Auditor / Lead Auditor Angkatan II Tahun 2013 1 19. Diklat Petugas Pengambil Contoh (SNI) Angkatan II Tahun 2013 1

20. Pelatihan Service Excellence 1

21. Pelatihan Kalibrasi Dimensi 1

22. Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Peneliti Tingkat

Pertama 3

23. Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Fungsional Peneliti Tingkat

Lanjutan 1

TOTAL 113

Jumlah sertifikat kompetensi yang diperoleh oleh pegawai Balai Besar Pulp dan Kertas menurun dibandingkan tahun 2012 yaitu sebanyak 116 sertifikat, hal tersebut berkaitan dengan terbatasnya dana yang tersedia untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk karyawan BBPK.

Indikator Kinerja 2

Indikator Kinerja Target Realisasi

Jumlah karya tulis ilmiah yang dipublikasikan

10 KTI Nasional 2 KTI Internasional

10 10

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 31 Pada tahun 2013, BBPK berhasil membuat karya tulis ilmiah yang dipublikasikan pada Jurnal Ilmiah Nasional. Berikut judul karya ilmiah dimaksud :

No Nama Judul Nama Jurnal

1 Nursyamsu Bahar, Taufan Hidayat, Nina Elyani, Ike Rostika

Potensi Nanoselulosa dari Pulp Acacia mangium untuk Pembuatan Kertas Khusus

Jurnal Selulosa

2 Ligia Santosa Perlindungan Industri Pulp dan Kertas Indonesia: Sebuah Tinjauan Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Jurnal Selulosa

3 Krisna Septiningrum, Susi Sugesty

Pengaruh Penambahan Xilanase pada Proses Pemutihan Sistem Elemental Chlorine free (ECF)

4 Endang Ruchiat Pengaruh Fungsionalisasi Multiwalled Carbon Nanotube terhadap Daya Saring dan Sifat Mekanik dari Rayon Nanocomposite Filaments

Jurnal Selulosa

5 Rina Masriani, Taufan Hidayat

Pemisahan Cellulose-Binding Domain dari Endoglukonase Egl-II dengan Metode Proteolisis

Jurnal Selulosa

6 Syamsudin Kajian Bahan Bakar Alternatif untuk Lime Kiln di Pabrik Pulp Kraft melalui Pembakaran Langsung dan Gasifikasi

Jurnal Selulosa

7 Susi Sugesty, Yusup Setiawan

Dissolving Pulp From Kenaf By Biobleaching Process

Jurnal Selulosa 8 Prima Besty Asthary,

Yusup Setiawan, Aep

Surachman dan

Saepulloh

Pertumbuhan Mikroalga Spirulina platensis

Dalam Air Limbah

Terolah Industri Kertas

Jurnal Selulosa

9 Hendro Risdianto Optimasi Produksi Enzim Lakase pada

Fermentasi Kultur Padat

Menggunakan Jamur Pelapuk Putih Marasmius

sp. : pengaruh ukuran

partikel, kelembapan, dan konsentrasi Cu

Jurnal Selulosa

10 Mahammad Khadafi Kajian Awal Pemanfaatan Pulp dari Limbah

Kemasan Aseptik untuk

Pembuatan Selulosa Asetat

Jurnal Selulosa

Sedangkan untuk karya tulis ilmiah internasional sudah ada 10 judul karya tulis yang dipublikasikan. Jumlah karya tulis ilmiah ini melebihi target yang telah ditetapkan pada awal tahun yaitu sebanyak 2 judul. Kesepuluh karya tulis ilmiah tersebut dipublikasikan pada Prosiding REPTech 2012 yang diterbitkan awal tahun 2013.

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 32

No Nama Judul Nama Jurnal

1 Syamsudin Study on alternative fuels for lime kiln in a kraft pulp mill

Prosiding REPTech 2012 2 Rina Masriani, Taufan Hidayat, Dewi Christanti Trisulo

Potential of Cellulose Binding Domain from Endoglucanase Recombinant EgIII for Upgrading of Waste Paper

Prosiding REPTech 2012 3 Susi Sugesty Dissolving Pulp From Kenaf By Biobleaching

Process Prosiding REPTech 2012 4 Chandra Apriana Purwita

Isolation of Xylan from Corncobs for Xylanase-Producing Media

Prosiding REPTech 2012 5 Yusup Setiawan Solidification Of Paper Mill Solid Waste As

Renewable Fuel To Support Green Industry

Prosiding REPTech 2012 6 Henggar Hardiani Semi-pilot scale Bioremediation of

Contaminated soil with EOX Compounds from Pulp Industry

Prosiding REPTech 2012 7 Andri Taufick

Rizaluddin

Wastewater Treatment Design For Recycling Pulp Process From Beverages Aseptic Packaging

Prosiding REPTech 2012 8 Ligia Santosa Utilization of Alufoil Waste from Aseptic

Packaging Recycling Process for Producing Coagulant

Prosiding REPTech 2012 9 Teddy Kardiansyah Preparation of Silver Nanoparticle as

Antimicrobial Paper Additives

Prosiding REPTech 2012 10 Taufan Hidayat The Utilization of Nanofibrillation Effect on

the Fiber Surface for Increasing the Strength of Paper

Prosiding REPTech 2012

Karya Tulis Ilmiah dari para peneliti BBPK yang dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia penelitian khususnya dan bagi industri pada umumnya.

Jumlah Karya Tulis Ilmiah Nasional yang dipublikasikan tahun 2013 telah mencapai target yang ditetapkan tetapi menurun dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu sebanyak 13 judul, tetapi untuk Jumlah Karya Tulis Ilmiah Internasional yang dipublikasikan tahun 2013 sebanyak 10 judul meningkat dibanding tahun 2012 yaitu sebanyak 4 judul, hal ini dikarenakan adanya kegiatan REPTech 2012 di Bandung.

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 33 Indikator Kinerja 3

Indikator Kinerja Target Realisasi

Jumlah pengakuan sistem manajemen 7 sistem 7 sistem

Sampai dengan triwulan keempat tahun 2013, sudah ada 7 sistem manajemen yang diakui di BBPK yaitu:

 ISO 9001 : 2008

 SNI ISO 17025 : 2008 : Laboratorium Kalibrasi

 SNI ISO 17025 : 2008 : Laboratorium Pengujian

 KNAPPP / Pranata Litbang

 Lembaga Sertifikasi Produk

 Lembaga Sertifikasi Ekolabel Tipe I

 Lembaga Sertifikasi Ekolabel Tipe II

Jumlah pengakuan Sistem Manajemen tahun 2013 sebanyak 7 sistem sama dengan tahun 2012 karena Balai Besar Pulp dan Kertas tidak melakukan penambahan lembaga ataupun sistem manajemen mutu yang diterapkan.

Indikator Kinerja 4

Indikator Kinerja Target Realisasi

Penambahan tenaga fungsional 2 orang 4 orang

Pada Tahun 2012 ada 4 (empat) orang pegawai BBPK yang memperoleh SK Fungsional Peneliti, yaitu :

No Nama Pegawai Fungsional SK Fungsional

1 Darmawan Peneliti 28-10-2013

2 Rina Masriani Peneliti 16-07-2013

3 Sonny Kurnia Wirawan Peneliti 28-10-2013

4 Chandra Apriana Purwita Peneliti 28-10-2013

Pengangkatan pegawai BBPK sebagai fungsional peneliti diharapkan mampu memperkuat kompetensi inti BBPK dalam bidang penelitian dan pengembangan. Hal ini

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 34 juga sebagai upaya regenerasi peneliti, sehingga ketersediaan peneliti di BBPK tetap ada dalam rangka menunjang tupoksi BBPK dalam bidang litbang dan pelayanan jasa teknis.

Penambahan tenaga fungsional tahun 2013 sebanyak 4 orang fungsional melebihi target yang ditetapkan dan meningkat dibandingkan tahun 2013 yaitu sebanyak 3 orang fungsional, hal tersebut dikarenakan kegiatan penelitian merupakan salah satu tupoksi dari Balai Besar Pulp dan Kertas, sehingga BBPK berusaha untuk menambah fungsional peneliti untuk menunjang tupoksinya.

7. Sasaran Strategis 7 : Optimalisasi Pengelolaan Kegiatan dan Sumber Daya

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Ketepatan realisasi pelaksanaan kegiatan 85% 99,26%

Berdasarkan rekapitulasi seluruh pelaksanaan kegiatan DIPA BBPK Triwulan IV TA. 2013, maka dapat diperoleh realisasi kegiatan (fisik) yang telah dilakukan BBPK sampai dengan triwulan keempat adalah sebesar 99,26%, dari target kegiatan (fisik) sebesar 100%.

Walaupun capaian realisasi fisik tahun 2013 tidak mencapai 100%, hal ini bisa dipahami mengingat ada faktor-faktor eksternal diluar kendali BBPK yang menyebabkan tidak tercapainya target yang sudah ditetapkan seperti Beberapa Layanan Jasa Teknis belum selesai dilaksanakan, keterbatasan diklat pola karir dan tertundanya witness LSE dan Survailen BBPK. Sehingga bila dibandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai 99,94%, makan ketepatan realisasi pelaksanaan kegiatan tahun 2013 menurun.

Indikator Kinerja 2

Indikator Kinerja Target Realisasi

Tingkat pemakaian sarana dan prasarana balai (alat yang beroperasi/total alat)

76% 90%

Proses pendataan Barang Milik Negara rutin dilaksanakan oleh BBPK untuk mengetahui mana barang yang baik dan rusak. Total ada 282 alat lab utama, dimana 254

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 35 diantaranya dalam kondisi baik dan dapat digunakan. Sehingga tingkat pencapaian sarana dan prasarana balai mencapai 90%, diatas target yang ditetapkan.

Tingkat pemakaian sarana dan prasarana balai tahun 2013 meningkat dibandingkan dengan tahun 2012 yang realisasinya hanya mencapai 88,70%, hal tersebut dikarenakan adanya penambahan Anggaran untuk pengadaan mesin dan peralatan dan adanya bantuan peralatan dari Ditjen. Industri Agro.

8. Sasaran Strategis 8 : Pengembangan Sarana dan Prasarana

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Peningkatan kemampuan sarana dan prasarana dalam mendukung litbang dan pelayanan jasa

10% 17%

Pada tahun 2013, telah dilaksanakan pengadaan peralatan laboratorium sebanyak 41 unit, yaitu :

1. pH meter (4 unit) 2. DO Meter (2 unit) 3. CO2 Meter (1 unit) 4. Pompa Air (1 unit) 5. Flowmeter gas (1 unit) 6. Dosing Pump Gas (1 unit) 7. Steam Distillation (1 paket) 8. Alat Penghancur Kertas (2 unit) 9. Pompa Vacuum (1 unit)

10.Current meter portable (1 unit) 11.Agitator (1 unit)

12.Pompa sirkulasi (1 unit) 13.Magnetic Stirrer (1 unit)

14.Standar Dillon Force Gauge kap. 2 ton (1 unit) 15.Digimatic Scale (1 unit)

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 36 16.Lampu katoda (5 unit)

17.Compressor (1 unit)

18.Internal Bond Tester (1 unit) 19.Vortex Mixer (1 unit)

20.Ozon Generator (1 unit) 21.Aerator (2 unit)

22.Mixer for Chemical (2 unit) 23.Thickness Meter (1 unit) 24.Rotary Agitator (1 unit) 25.Tonsile Horizontal (1 unit)

Total perbandingan alat tahun 2013 dengan tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Jumlah Alat Utama Lab BBPK

% Kenailkan

TA. 2012 TA. 2013

240 282 17 %

Tingkat kenaikan daya dukung alat terhadap litbang dan pelayanan jasa dibandingkan dengan tahun 2012 adalah sebesar 17 %. Capaian ini sudah melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 10%.

9. Sasaran Strategis 9 : Peningkatan Jumlah Pelanggan

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja Target Realisasi

Peningkatan Jumlah Pelanggan 10% 11%

Tahun 2012 : 228 Pelanggan Tahun 2013 : 252 Pelanggan % Peningkatan : 11%

Laporan Akuntabilitas Kinerja

Balai Besar Pulp dan Kertas Tahun 2013 37 sebesar 11%. Tingkat kenaikan ini sudah melebihi target yang telah ditetapkan. Untuk meningkatkan jumlah pelanggan, diperlukan kegiatan marketing yang lebih intensif sehingga mampu mendongkrak jumlah pelanggan dan meningkatkan PNBP. Keberadaan kompetitor, khususnya dengan bermunculannya laboratorium-laboratorium terkareditasi di daerah Jawa Barat menyebabkan pelanggan punya banyak pilihan dalam melakukan pengujian. Sehingga diperlukan juga program retensi pelanggan supaya pelanggan tetap

Dokumen terkait