BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
B. Analisis Capaian Kinerja berdasarkan Target dan Realisasi
Capaian kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan sasaran dan tujuan Sekretariat DPRD Kota Blitar. Pencapaian kinerja terhadap sasaran-sasaran Sekretariat DPRD Kota Blitar seperti pada tabel berikut :
NO. SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN
(1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 Indeks Kepuasan Masyarakat (DPRD) terhadap pelayanan Sekretariat DPRD Prosentase tingkat kepuasan anggota DPRD terhadap fungsi pelayanan administrasi perkantoran dan kenyamanan kantor Sekretariat DPRD 90 % 67,77% 75,30% 2 Meningkatnya harmonisasi dan sinkronisasi rancangan perda Prosentase pencapaian prolegda 90 % 50% 55,56% 3 Meningkatnya penyerapan aspirasi masyarakat Prosentase usulan masyarakat yang ditindak lanjuti 100 % 100% 100%
Dari tabel tersebut dapat di analisa capaian kinerja berdasarkan target dan realisasi tahun 2016 sebagai berikut :
Sasaran 1 SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN
Indeks Kepuasan Masyarakat (DPRD) terhadap pelayanan Sekretariat DPRD Prosentase tingkat kepuasan anggota DPRD terhadap fungsi pelayanan administrasi perkantoran dan kenyamanan kantor Sekretariat DPRD 90 % 67,77% 75,30%
Hasil tersebut diperoleh dari survey yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD terhadap 25 (dua puluh lima) anggota DPRD (sebagai responden). Adapun unsur-unsur yang dijadikan bahan survey antara lain :
1. Pelayanan administrasi dan keuangan; 2. SDM dan sarana prasarana;
3. Pelayanan kegiatan DPRD;
4. Penyediaan dukungan data dan informasi serta tenaga ahli DPRD;
5. Penyediaan dukungan komunikasi DPRD dengan konstituennya. Perhitungan skor dari survey yang telah dilaksanakan untuk menentukan hasil akhir IKM sebagai berikut :
PENGHITUNGAN SKOR INDEKS KEPUASAN MASYAKAT (IKM)
NO RESPONDEN UNSUR (PERTANYAAN) DALAM KUESIONER NO 1 S/D 14
1 2 3 4 5 1 RESPONDEN 1 2.75 2.75 2.54 1.75 3 2 RESPONDEN 2 2.75 2.75 2.54 1.75 3 3 RESPONDEN 3 3.125 3 2.69 3 2.5 4 RESPONDEN 4 3.25 2.75 2.92 2.5 3 5 RESPONDEN 5 2.5 2 2.31 2 2 6 RESPONDEN 6 3 2 2.69 1.75 3 7 RESPONDEN 7 2.875 2.75 2.85 3 3 8 RESPONDEN 8 3 2.25 2.77 2 3 9 RESPONDEN 9 3 2.5 2.85 2 2
10 RESPONDEN 10 2.75 2.75 2.38 2.5 3 11 RESPONDEN 11 3 2.5 2.85 2.25 3 12 RESPONDEN 12 3 3.5 3.08 2.25 2.5 13 RESPONDEN 13 3.25 3 3 3 3 14 RESPONDEN 14 3 3 3 2.5 3 15 RESPONDEN 15 3 2.5 2.92 2 3 16 RESPONDEN 16 3 3 3 3 3 17 RESPONDEN 17 2.88 2.5 2.85 3 2 18 RESPONDEN 18 3.38 3 3.08 2 3 19 RESPONDEN 19 2.88 2.75 2.77 2.25 2.5 20 RESPONDEN 20 2.75 2.25 2.62 2.25 2 21 RESPONDEN 21 2.75 2.75 2.85 2.5 3 22 RESPONDEN 22 2.75 2.75 2.85 2.5 3 23 RESPONDEN 23 2.75 2.75 2.85 2.5 3 24 RESPONDEN 24 2.75 2.75 2.85 2.5 3 25 RESPONDEN 25 2.75 2.75 2.85 2.5 3 JUMLAH 72.89 67.25 69.96 59.25 69.5 NILAI UNSUR 2.9156 2.69 2.7984 2.37 2.78
PENGHITUNGAN NILAI INDEKS
NO UNSUR UNSURNILAI
NILAI PENIMBANG HASIL (1/5 = 0,2) (NILAI UNSUR X0,2) 1. Pelayanan administrasi dan keuangan 2.9156 0.2 0.5831 2. SDM dan sarana prasarana 2.69 0.2 0.5380 3. Pelayanan kegiatan DPRD 2.7984 0.2 0.5597 4. Penyediaan dukungan data dan informasi serta tenaga ahli DPRD 2.37 0.2 0.4740 5. Penyediaan dukungan komunikasi DPRD dengan konstituennya 2.78 0.2 0.5560 NILAI INDEKS 2.7108
NILAI IKM = (NILAI INDEKS X 25) 67.77
Berdasarkan pada tabel di atas capaian kinerja terhadap sasaran 1 Sekretariat DPRD Kota Blitar masih belum tercapai dikarenakan target yang ditetapkan sebesar 90% masih terealisasi sebesar 67,77%. Untuk indikator ini dapat dikatakan cukup berhasil. Kondisi ini belum bisa dikatakan berhasil karena masih
jauh dari target yang telah ditetapkan. Hal ini terjadi disebabkan beberapa faktor antara lain :
1. Sarana prasarana / mobilitas DPRD belum memadai, karena belum ada kendaraan operasional untuk seluruh anggota DPRD; 2. Belum optimalnya penyusunan jadwal kegiatan DPRD;
3. Belum optimalnya pendampingan kegiatan Reses anggota DPRD; 4. Belum optimalnya ketersediaan tenaga ahli fraksi dan komisi
dalam kegiatan-kegiatan DPRD maupun dalam pembahasan Raperda.
Dengan adanya faktor-faktor penyebab diatas, Sekretariat DPRD Kota Blitar akan berusaha melakukan perbaikan di tahun mendatang, di antaranya :
1. Dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi DPRD, Sekretariat DPRD melakukan penyediaan anggaran tenaga ahli dan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak yang berkompeten dalam bidangnya untuk pendampingan dalam pembahasan Raperda.
2. Peningkatan kompetensi SDM aparatur untuk mewujudkan Sekretariat DPRD sebagai institusi yang capable dibidangnya. 3. Sebagai fasilitator, Sekretariat DPRD berusaha meningkatkan
dukungan bagi peningkatan kapasitas/kinerja DPRD.
4. Optimalisasi keberadaan Tata Tertib DPRD serta terjalinnya hubungan harmonis antara DPRD dengan Sekretariat DPRD untuk mengatasi masalah yang sering muncul dalam penetapan kebijakan internal.
Sasaran 2 SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN
Meningkatnya harmonisasi dan sinkronisasi rancangan perda Prosentase pencapaian prolegda 90 % 50% 55,56%
Jumlah prolegda yang ditetapkan dengan keputusan DPRD sebanyak 10 (sepuluh) Prolegda antara lain :
1. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Blitar Tahun Anggaran 2015
2. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Rencana Detail tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kota Blitar
3. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Pengelolaan Sampah
4. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat
5. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Organisasi Perangkat Daerah
6. Rancangan Peraturan Daaerah Kota Blitar tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 Retribusi Jasa Umum
7. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 Retribusi Jasa Usaha
8. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) Kota Blitar Tahun 2016 – 2021
9. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Blitar Tahun Anggaran 2016
10. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Blitar Tahun Anggaran 2017
Adapun dari 10 (sepuluh) Prolegda tersebut yang dibahas dan ditetapkan oleh DPRD sebanyak 5 (lima) Prolegda, sebagai berikut :
1. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Darah Kota Blitar Tahun Anggaran 2015;
2. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Organisasi Perangkat Daerah;
3. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Rencana Pembangnan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Blitar tahun 2016-2021;
4. Rancangan Peraturan Daerah Kota Blitar tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Blitar Tahun Anggaran 2016; dan
5. Rancangan Peraturan daerah Kota Blitar tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Blitar Tahun Anggaran 2017.
Berdasarkan uraian di atas capaian kinerja terhadap sasaran 2 Sekretariat DPRD Kota Blitar dengan menggunakan formulasi perhitungan capaian target dimana jumlah prolegda yang ditetapkan dibagi jumlah prolegda di kalikan 100% dapat diperoleh hasil sebesar 50% dan untuk indikator ini dapat dikatakan cukup
berhasil namun kondisi ini belum bisa disimpulkan berhasil karena
masih jauh dari target yang telah ditetapkan sebesar 90%. Hal ini terjadi disebabkan beberapa faktor antara lain:
1. Adanya agenda-agenda penting lainnya (jadwal rapat-rapat kerja anggota DPRD yang sangat padat) yang harus diselesaikan sehingga tidak memungkinkan membahas raperda sesuai prolegda.
2. Raperda yang masuk belum dilengkapi dengan lampiran dokumen.
Sedangkan 5 Raperda yang belum terbahas pada Tahun 2016 akan dimasukkan pada Propemperda Tahun 2017.
Sasaran 3 SASARAN STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA
TARGET REALISASI CAPAIAN
Meningkatnya penyerapan aspirasi masyarakat Prosentase usulan masyarakat yang ditindak lanjuti 100 % 100% 100%
Capaian kinerja yang diperoleh terhadap sasaran 3 Sekretariat DPRD Kota Blitar telah sesuai antara target dengan realisasi sebesar 100% dan ini dapat dikatakan sangat berhasil. Hal
ini disebabkan sejumlah 95 (Sembilan puluh lima) usulan-usulan masyarakat yang masuk baik melalui kegiatan reses maupun dari kegiatan hearing/dialog dan koordinasi dengan pejabat pemerintah daerah dan tokoh masyarakat/tokoh agama sudah ditindak lanjuti dalam pokok-pokok pikiran DPRD.
C. Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015 – 2016 dengan Target