• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

3.2 Analisis Capaian Kinerja Berdasarkan Target dan

Analisis dan evaluasi telah dilakukan guna penyempurnaan /perbaikan perencanaan dan penanganan atau peningkatan kinerja di masa mendatang. Analisis atas pencapaian kinerja pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun 2016 merupakan analisis terhadap komitmen Dinas Pendidikan guna mencapai target kinerja sesuai tujuan dan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam dokumen Indikator Kinerja Utama dan Perjanjian Kinerja Dinas Pendidikan Kota Blitar yang ditunjukkan dalam tabel berikut :

Tabel 3.1

Pencapaian Kinerja Utama

Dinas Pendidikan Kota Blitar tahun 2016 NO KINERJA

UTAMA / SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

UTAMA

TARGET TAHUN

2016

REALISASI TAHUN

2016

% CAPAIAN

1 Meningkatnya akses dan

kualitas pendidikan

Angka Rata-rata Lama Sekolah

9.96 9.96 100%

APM

SD/MI/Paket A 96.28% 96.28% 100%

APM

SMP/MTs/Paket B

92.33% 92.33% 100%

Angka

Melanjutkan SD ke SMP

92.57% 99.87% 107.89%

Angka

Melanjutkan SMP ke SMA

92.78% 96.05% 103.52%

Angka Rata -Rata UASBN SD

7.57 72.56 9.59

Angka Rata -Rata UASBN SMP

7.86 61.775 7.86

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 29 Tujuan “Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan, merupakan indicator pendidikan di Kota Blitar. Tujuan dari Renstra Dinas Pendidikan tersebut didukung oleh indicator, yaitu:

1. Angka rata – rata lama sekolah (RLS)

Perluasan akses pendidikan menjadi kunci untuk pemenuhan hak warga Negara dalam bidang pendidikan. Hal ini karena berbagai hambatan baik teknis maupun non teknis, menjadikan pemenuhan hak atas pendidikan yang sudah dijamin oleh konstitusi bisa jadi tidak terpenuhi.

Sasaran ini menegaskan bahwa pemerintah akan mengembangkan kebijakan, program dan kegiatan untuk memastikan pemenuhan hak setiap warga Negara untuk mendapatkan pendidikan tanpa diskriminasi.

Pemerintah Kota Blitar telah menetapkan indicator ini dengan formulasi perhitungan jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal, dengan cakupan penduduk usia 25 tahun ke atas (kombinasi antara partisipasi sekolah jenjang pendidikan yang sedang dijalani, kelas yang diduduki dan pendidikan yang ditamatkan.

(sumber data dari Badan Statistik Pemerintah kota Blitar).

Merupakan salah satu indicator untuk mengukur tingkat Indeks Pendidikan Kota Blitar yang merupakan Indikator Kinerja Utama dalam RPJMD Kota Blitar tahun 2016 – 2021.

Intervensi Dinas Pendidikan Kota Blitar dalam mendukung capaian Rata – rata Lama Sekolah antara lain penyelenggaraan ujian paket A setara SD dan penyelenggaraan ujian paket B setara SMP. Dari target 9.96 terealisasi 9.96 dengan capaian realisasi sebesar 100 termasuk kategori sangat berhasil.Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Kota Blitar semakin sadar akan pentingnya pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia.

2. Angka Partisipasi Murni SD/MI/Paket A

Formulasi perhitungan guna mengukur tingkat pencapaiannya yaitu jumlah siswa usia 7 – 12 tahun di jenjang SD/MI/SDLB/Paket A dibbagi jumlah penduduk usia 7 – 12 tahun. Sumber data diambil dari Data Pokok

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 30 Pendidikan dan Profil Pendidikan Kota Blitar yang pada setiap bulan operator masing – masing sekolah memasukkan data dalam aplikasi DAPODIKDAS. Dari hasil pengukuran terealisasi 97.23% dari target 96.28% dengan 100.99%

capaian. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi anak usia tersebut telah meningkat juga sejalan dengan adanya program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun serta adanya pendidikan gratis yang sangat didukung oleh kebijakan di sector pendidikan oleh Walikota Blitar menyebabkan kinerja yang dicapai sangat berhasil. Pencapaian target indicator kinerja tersebut didukung dengan adanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Rehabilitasi sedang/berat Bangunan SD, Pemeliharaan sedang/berat bangunan sekolah dan penyelenggaraan Paket A setara SD di 6 PKBM di masing- masing Kecamatan di Kota Blitar.

Jumlah siswa usia 7 – 12 tahun pada jenjang SD/MI/Paket A sebesar 13.768 orang dan jumlah penduduk kelompok usia 7 – 12 th sebesar 14.300 orang. Apabila di hitung dengan formulasi di atas maka akan tercapai 96.28%

seperti yang dapat terlihat pada grafik dibawah ini:

Grafik 3.1

Perbandingan penduduk usia 7 – 12 th

3. Angka Partisipasi Murni SMP/MTs/paket B

Formulasi perhitungan dari indikator ini yaitu, jumlah siswa usia 13 – 15 tahun di jenjang SMP/MTs/Paket B dibagi

13,768

14,300

13,500 13,600 13,700 13,800 13,900 14,000 14,100 14,200 14,300 14,400

semua siswa jenjang SD/MI

usia 7 - 12 th

semua penduduk usia 7-12 th

2016 96.28%

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 31 jumlah penduduk usia 13 – 15 tahun. Dari target 92.33%

terealisasi 98.37% dengan capaian sebesar 106.54%. Kinerja yang diraih termasuk dalam kategori sangat berhasil. Hal ini menunjukkan bahwa program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun pada Dinas Pendidikan kota Blitar telah berhasil dalam kinerjanya. Dari jumlah penduduk usia 13 – 15 tahun sejumlah 7.277 yang memasuki sejkolah jenjang SMP/MTs/Paket B sejumlah 6.719 tercapai realisai capaian kinerja sebesar 92.33% seperti tergambar pada grafik di bawah ini:

Grafik 3.2

Pencapaian APM SMP/MTs/Paket B

Dinas Pendidikan Kota Blitar dalam mendukung indicator ini melalui program pada jenjang SMP dengan berbagai kegiatan di dalamnya yaitu rehabilitasi Bangunan SMP, Pemeliharaan gedung SMP, Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga Bantuan bagi Madrasah Diniyah (Madin) dan penyelenggaraan ujian Paket B.

4. Angka Melanjutkan SD ke SMP

Formulasi pengukuran indicator ini yaitu, jumlah siswa tingkat I pada jenjang SMP/MTs dibagi jumlah lulusan pada jenjang Sd/MI tahun ajaran sebelumnya. Sumber data yang digunakan guna pengukurannya ,selain mengunakan Data pokok pendidikan juga dari hasil PPDB pada setiap sekolah jenjang SMP di Kota Blitar. Juga hasil monitoring pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS).

52%

48%

2016

Penduduk usia 13 - 15 th

Penduduk yang bersekolah jenjang SMP/MTs/Paket B usia 13 - 15

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 32 Dari target 92.57% terealisasi 99.87% dengan capaian 107.89%. Hal ini diperoleh dari jumlah siswa baru tingkat I jenjang SMP/MTs sebesar 2.264 orang dibagi dengan jumlah lulusan pada jenjang SD/MI tahun ajaran sebelumnya sebesar 2.267 orang.

Grafik 3.3

Angka Melanjutkan SD ke SMp tahun 2016

5. Angka Melanjutkan dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA

Formulasi perhitungan untuk mencapai angka melanjutkan dari SMP ke SMA menggunakan rumus perhitungan jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMA/SMK/MA dibagi dengan jumlah lulusan pada jenjang SMP/MTs tahun ajaran sebelumnya. Dari jumlah siswa baru sebesar 2.089 orang dan pembagi dari jumlah lulusan pada jenjang SMP/MTs tahun sebelumnya berjumlah 2.175 orang diperoleh capaian realisasi 96.05 ini menandakan bahwa Target pada tahun 2016 sebesar 92.78 % telah sangat berhasil dicapai.

Grafik 3.4

Angka Melanjutkan dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA

49%

51%

siswa baru jenjang SMA/SMK/MA

Lulusan jenjang SMP tahun ajaran sebelumnya siswa baru

jenjang SMP/MTS,

2,264 Lulusan

Siswa SD, 2,267

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 33 Kegiatan pada Dinas Pendidikan Kota Blitar yang mendukung indicator ini yaitu dalam kegiatan Pengembangan kepribadian / pembentukan mental siswa, fasilitasi penyelenggaraan pendidikan dasar 9 tahun dan Bantuan Operasional (BOS)

6. Angka Rata – Rata UN/UASBN SD

Formulasi perhitungan adalah jumlah nilai UN/UASBN SD dibagi jumlah mata pelajaran UN/USBN. Dari rata rata nilai ujian seluruh lembaga SD di 3 (tiga) kecamatan di Kota Blitar, Kecamatan Sananwetan memperoleh nilai rata – rata hasil UASBN 68.51, di Kecamatan Kepanjenkidul 77.01 dan di Kecamatan Sukorejo 68.48 dan hasil di MI sehingga hasil yang diperoleh 73.79 , sesuai dengan criteria capaian indicator kinerja termasuk berhasil.

Grafik 3.5

Nilai Rata – Rata UASBN di 3 (tiga) Kecamatan

Kendala yang dihadapi dengan tidak tercapainya target sebesar 7.57 karena adanya pergantian system kurikulum dari KTSP menjadi Kurikulum 13, sehingga baik guru dan siswa perlu adanya penyesuaian dengan kurikulum yang terbaru.

Tindakan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan sehubungan dengan hal tersebut yaitu, melakukan diklat/workshop untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Dan melakukan sosialisasi dengan adanya perubahan kurikulum yang terbaru.

64 66 68 70 72 74 76 78

Kecamatan Sananetan

Kecamatan Kepanjenkidul

Kecamatan Sukorejo MI 3 kecamatan

Nilai Rata - rata UASBN

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 34 7. Angka Rata – rata UASBN SMP

Formulasi yang digunakan adalah jumlah UN/UASBN SMP dibagi jumlah mata pelajaran UN/UASBN . Dari formulasi perhitungan diatas dan berdasarkan data pada profil Pendidikan Dinas Pendidikan Kota Blitar tahun 2016/2017 diperoleh nilai rata – rata UASBN pada 3 (tiga) kecamatan di Kota Blitar sebagai grafik dibawah ini:

Grafik 3.6

Angka Rata – Rata UASBN SMP

Dari target 7.86 dapat terealisasi 61.77 dikarenakan kendala sebagai berikut: a) adanya perubahan kurikulum yang berlaku secara bertahap, b) Kualitas SDM pendidikan masih memerlukan peningkatan kompetensi dan profesionalitas di bidang pembelajaran. Aspek penting dari tenaga pendidikan bukan hanya sekedar kecukupan jumlah akan tetapi juga kompetensi dari tenaga pendidik. Kualitas SDM pendidikan merupakan kunci yang akan menentukan kualitas pendidikan yang dihasilkan.

Solusi untuk mengatasi permasalahan diatas dengan melakukan; a) membiasakan para siswa dengan kurikulum terbaru, b) peningkatan kualitas SDM bidang pendidikan yaitu dengan; 1) memfasilitasi peningkatan kompetensi dan sertifikasi pendidik, 2) Pemberdayaan Musyawarah Guru Mata

Kecamatan Sananwetan

Kecamatan Kepanjenkidul

Kecamatan Sukorejp

Mts 3 Kecamatan

Nilai Rata - Rata UASBN 70.1 73.22 64.59 54.25

0 10 20 30 40 50 60 70 80

Nilai Rata - Rata UASBN

61.77

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 35 Pelajaran (MGMP), Musyawarah Kerja Kepala sekolah (MKKS), dan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Keberhasilan/ kegagalan pencapaian target pada Perjanjian Kinerja Tahun 2016 ditunjukkan dalam table di bawah ini:

Tabel 3.2

Pencapain Target Kinerja 2016

Kinerja utama/Sasara

n Strategis

Indikator

Kinerja Capaian

2016 Sangat

Berhasil Berhasil Cukup

Berhasil Tidak Berhasil Meningkatnya

akses dan kualitas pendidikan

Angka Rata-rata

Lama Sekolah 100%

APM SD/MI/Paket A 100%

APM SMP/MTs/Pake t B

100%

Angka

Melanjutkan SD ke SMP

107.89%

Angka Melanjutkan SMP ke SMA

103,52%

Angka Rata -Rata UASBN SD

9.59%

Angka Rata -Rata UASBN SMP

7.86%

Berdasarkan akumulasi indicator kinerja dari masing – masing Indikator kinerja ada 6 (enam) indicator kinerja dengan kategori sangat berhasil, dan 1 (satu) indikator dengan kategori berhasil.

Adapun perbandingan data kinerja antara realisasi kinerja tahun 2014, 2015 dan 2016 untuk setiap indikatornya dapat digambarkan sebagai berikut:

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 36 Tabel 3.3

Tabel Perbandingan Realisasi dan Capaian Kinerja Tahun 2014 - 2016

No Kinerja Utama/Sasaran

Strategis

Indikator Kinerja Target Renstra Realisasi Capaian Kinerja

2014 2015 2016 2014 2015 2016 2014 2015 2016

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan

Angka Rata-rata Lama

Sekolah 10.4 10.5 9.96 9.81 9.87 9.96 94.3269 94 10.50

APM SD/MI/Paket A 100% 100% 96.28% 95.91% 95.89% 96.28% 95.91 95.89 100.00%

APM SMP/MTs/Paket

B 100% 100% 92.33% 88.13% 90.31% 92.33% 88.13 90.31 100.00%

Angka Melanjutkan

SD ke SMP - - 92.57% - 92.21 99.87% - 92.21 107.89%

Angka Melanjutkan

SMP ke SMA - - 92.78% - 92.32 96.05% - 92.32 103.52%

Angka Rata -Rata

UASBN SD 6.5 6.5 7.57 7.4 7.01 72.56 113.846 107.846 9.59

Angka Rata -Rata

UASBN SMP 6.9 6.9 7.86 6.62 7.67 61.77 95.942 111.159 7.86

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 37 Berdasarkan data table di atas untuk indicator Angka melanjutkan SD ke SMP dan Angka melanjutkan SMP ke SMA di tahun 2014 dan 2015 tidak didapatkan hasil dikarenakan ke 2 indikator tesebut baru muncul di tahun 2016 dan dari rata – rata pencapaian indicator kinerja dapat dikatakan bahwa kinerja Dinas Pendidikan berhasil walaupun masih ada beberapa hambatan dalam pelaksanaannya. Untuk dimasa mendatang perlu ditingkatkan lagi sehingga akan dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

Sedangkan Capaian Kinerja Dinas Pendidikan Kota Blitar Tahun 2016 sesuai dengan dokumen Rencana Strategis Dinas Pendidikan Kota Blitar Tahun 2016 – 2021 adalah sebagai berikut :

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 38 Tabel 3.4

Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2016 dengan Renstra Tahun 2016 - 2021

Kinerja utama/Sasar

an Strategis Indikator Kinerja

Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021

Target Realisasi Capaian Kinerja Target

Realisasi CapaianKinerja Target

Realisasi CapaianKinerja Target

Realisasi CapaianKinerja Target

Realisasi CapaianKinerja Target

Realisasi CapaianKinerja

Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan

Angka Rata-rata

Lama Sekolah 9.96 9.96 100.00% 10.05 - - 10.14 - - 10.23 - - 10.32 - - 10.41 - -

APM SD/MI/Paket A 96.28% 96.28% 100.00% 96.47% - - 96.66% - - 96.85% - - 97.04% - - 97.23% - -

APM SMP/MTs/Paket

B 92.33% 92.33% 100.00% 93.52% - - 94.71% - - 95.92% - - 97.14% - - 98.37% - -

Angka Melanjutkan

SD ke SMP 92.57% 99.87% 107.89% 92.93% - - 93.30% - - 93.76% - - 94.23% - - 94.70% - -

Angka Melanjutkan

SMP ke SMA 92.78% 96.05% 103.52% 93.24% - - 93.71% - - 94.18% - - 94.65% - - 95.12% - -

Angka Rata -Rata

UASBN SD 7.57 72.56 9.59 7.87 - - 8.17 - - 8.47 - - 8.77 - - 9.07 - -

Angka Rata -Rata

UASBN SMP 7.86 61.775 7.86 7.94 - - 8.02 - - 8.1 - - 8.18 - - 8.26 - -

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 39 Sedangkan perbandingan realisasi kinerja Dinas Pendidikan Kota Blitar Tahun 2016 sampai dengan periode Rencana Dinas Pendidikan Kota Blitar Tahun 2016 – 2021 ditunjukkan dalam tabel berikut:

Tabel 3.5

Perbandingan Realisasi Kinerja s/d Periode Renstra 2016 -2021 Kinerja

Utama/Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target Akhir RENSTRA

Realisasi s/d 2016

Tingkat Kemajuan Meningkatnya

akses dan kualitas pendidikan

Angka Rata-rata Lama Sekolah

10.41 9.96 95.68%

APM SD/MI/Paket A

97.23% 96.28% 99.02%

APM

SMP/MTs/Paket B

98.37% 92.33% 93.86%

Angka Melanjutkan

SD ke SMP

94.70% 99.87% 105.46%

Angka Melanjutkan

SMP ke SMA

95.12% 96.05% 100.98%

Angka Rata -Rata

UASBN SD

9.07 72.56 8.00

Angka Rata -Rata

UASBN SMP

8.26 61.775 7.48

3.3 Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015 – 2016 dengan Target Nasional (Renstra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (2014-2019)4

Perbandingan realisasi kinerja tahun 2015 – 2016 dengan target nasional seperti dalam tabel berikut :

Tabel 3.6

Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2015 – 2016 dengan Target Nasional No Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target

Nasional Target

Daerah Realisasi Target Daerah 2015 2016 1 Meningkatnya

akses dan kualitas pendidikan

Angka Rata-rata Lama

Sekolah 8.3 8.8 9.87 9.96

APM SD/MI/Paket A 82.51 97.96 95.89% 96.28%

APM SMP/MTs/Paket B 72.69 86.7 90.31% 92.33%

Angka Melanjutkan SD

ke SMP 72.69 92.21 99.87%

Angka Melanjutkan SMP

ke SMA 83.64 92.32 96.05%

Angka Rata -Rata

UASBN SD 6.5 8.2 7.01 72.56

Angka Rata -Rata

UASBN SMP 6.5 8 7.67 61.77

Sehubungan dengan adanya perubahan atas permendikbud no 15 tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota dan dirubah dengan Permendikbud no. 23

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 40 Tahun 2013 serta dengan beralihnya aplikasi SPM yang semula melalui aplikasi DAPODIKDAS beralih ke aplikasi Laporan Individu (LI) menyebabkan kendala bagi Dinas Pendidikan Kota Blitar untuk memperoleh data capaian tersebut. Hasil pengambilan data terakhir pada tanggal 27 Januari 2016. Sebagai berikut:

Tabel 3.7

Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan

A. Pencapaian Pelayanan Pendidikan Dasar Pada Tingkat Kabupaten Kota

No. IP Indikator Standar Pelayanan Minimal: Jenjang Total Satuan Capai

SPM Capaian (%)

1

Tersedia satuan pendidikan dalam jarak yang terjangkau dengan berjalan kaki yaitu maksimal 3 km untuk SD/MI dan 6 km untuk SMP/MTs dari kelompok permukiman permanen di daerah terpencil

SD 1 Permukiman 1 100%

SMP 1 Permukiman 1 100%

2

Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar untuk SD/MI tidak melebihi 32 orang, dan untuk SMP/MTs tidak melebihi 36 orang. Untuk setiap rombongan belajar tersedia 1 (satu) ruang kelas yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk peserta didik dan guru, serta papan tulis.

SD 62 Sekolah 33 53.23%

SMP 20 Sekolah 19 95%

3

Di setiap SMP dan MTs tersedia ruang laboratorium IPA yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk 36 siswa dan minimal 1 (satu) set peralatan praltek IPA untuk demonstrasi dan eksperimen peserta didik.

SMP 20 Sekolah 5 25%

4

Di setiap SD/MI dan SMP/MTs tersedia satu ruang guru, kepala sekolah dan staf kependidikan lainnya; dan di setiap SMP dan MTs tersedia ruang kepala sekolah yang terpisah dari ruang guru.

SD 62 Sekolah 24 38.71%

SMP 20 Sekolah 14 70%

5

Di setiap SD dan MI tersedia 1 (satu) orang guru untuk setiap 32 peserta didik dan 6 (enam) orang guru untuk setiap satuan pendidikan, dan untuk daerah khusus 4 (empat) orang guru setiap satuan pendidikan.

SD 62 Sekolah 57 91.94%

6

Di setiap SMP dan MTs tersedia 1 (satu) orang guru untuk setiap mata pelajaran, dan untuk daerah khusus tersedia satu orang guru untuk setiap rumpun mata pelajaran.

SMP 20 Sekolah 9 45%

7

Di setiap SD dan MI tersedia 2 (dua) orang guru yang memenuhi kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan 2 (dua) orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik.

SD 62 Sekolah 60 96.77%

8

Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV sebanyak 70% dan separuh diantaranya (35% dari keseluruhan guru) telah memiliki sertifikat pendidik, untuk daerah khusus masing-masing sebanyak 40% dan 20%.

SMP 20 Sekolah 17 85%

9

Di setiap SMP dan MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik masing-masing satu orang untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

SMP 20 Sekolah 9 45%

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 41

10

Di setiap Kabupaten/Kota semua kepala SD dan MI berkualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik.

SD 62 Sekolah 53 85.48%

11

Di setiap Kabupaten/Kota semua kepala SMP dan MTs berkualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik.

SMP 20 Sekolah 11 55%

12

Di setiap Kabupaten/Kota semua pengawas sekolah dan madrasah memiliki kualifikasi akademik S-1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik.

13 Orang 13 100%

13

Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki rencana dan melaksanakan kegiatan untuk membantu satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang efektif.

1 Kab/Kota 1 100%

14

Kunjungan pengawas ke satuan pendidikan dilakukan satu kali setiap bulan dan setiap kunjungan dilakukan selama 3 jam untuk melakukan supervisi dan pembinaan.

SD 62 Sekolah 26 41.94%

SMP 20 Sekolah 7 35%

B. Pencapaian Pelayanan Pendidikan Dasar Pada Tingkat Satuan Pendidikan

No. IP Indikator Standar Pelayanan Minimal: Jenjang Total Satuan Capai SPM

Capaian (%) 15

Setiap SD dan MI menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh Pemerintah mencakup mata pelajaran Bhs. Indonesia, IPA, IPS dan Pkn dengan perbandingan 1 (satu) set untuk setiap perserta didik.

SD 62 Sekolah 20 32.26%

16

Setiap SMP dan MTS menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh Pemerintah mencakup semua mata pelajaran dengan perbandingan 1 (satu) set untuk setiap peserta didik.

SMP 20 Sekolah 5 25%

17

Setiap SD dan MI menyediakan satu set peraga IPA dan bahan yang terdiri dari model kerangka manusia, model tubuh manusia, bola dunia (globe), contoh peralatan optik, KIT IPA untuk eksperimen dasar dan poster/carta IPA

SD 62 Sekolah 31 50%

18

Setiap SD dan MI memiliki 100 judul buku pengayaan dan 10 buku referensi, dan setiap SMP dan MTs memiliki 200 judul buku pengayaan dan 20 buku referensi.

SD 62 Sekolah 45 72.58%

SMP 20 Sekolah 7 35%

19

Setiap guru tetap bekerja 37,5 jam per minggu di satuan pendidikan, termasuk merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil

pembelajaran, membimbing atau melatih peserta didik dan melaksanakan tugas tambahan.

SD 62 Sekolah 40 64.52%

SMP 20 Sekolah 12 60%

20

Satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran selama 34 minggu per tahun dengan kegiatan pembelajaran sebagai berikut :

SD 62 Sekolah 16 25.81%

Kelas 1-2 : 18 Jam per minggu Kelas 3 : 24 Jam per minggu Kelas 4-6 : 27 Jam per minggu

Kelas 7-9 : 27 Jam per minggu SMP 20 Sekolah 8 40%

21 Satuan pendidikan menerapkan Kurikulum sesuai dengan peraturan yang berlaku

SD 62 Sekolah 57 91.94%

SMP 20 Sekolah 18 90%

22 Setiap guru menerapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan silabus untuk setiap mata pelajaran yang diampunya.

SD 62 Sekolah 50 80.65%

SMP 20 Sekolah 19 95%

23 Setiap guru mengembangkan dan menerapkan program SD 62 Sekolah 49 79.03%

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 42

penilaian untuk membantu meningkatkan kemampuan

belajar peserta didik SMP 20 Sekolah 19 95%

24 Kepala sekolah melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru dua kali setiap semester

SD 62 Sekolah 34 54.84%

SMP 20 Sekolah 2 10%

25

Setiap guru menyampaikan laporan hasil evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala Sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil belajar

SD 62 Sekolah 48 77.42%

SMP 20 Sekolah 18 90%

26 Kepala Sekolah atau Madrasah menyampaikan laporan hasil UAS, UKK serta Ujian Akhir (US/UN).

SD 62 Sekolah 57 91.94%

SMP 20 Sekolah 19 95%

27 Setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

SD 62 Sekolah 57 91.94%

SMP 20 Sekolah 19 95%

3.4 Akuntabilitas Keuangan

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Dinas Pendidikan Kota Blitar didukung dengan dana yang cukup untuk penyelenggaraan layanan pendidikan di Dinas Pendidikan Kota Blitar dan 3 (tiga) UPTD Pendidikan Kecamatan serta 10 (sepuluh) UPTD SMPN Pada tahun 2016 jumlah anggaran adalah sebagai berikut : 1. Belanja Tidak

Langsung

: Rp. 205.560.550.375,15

2. Belanja Langsung : Rp. 46,346,310,554,65

Jumlah 251,906,860,929.80

Dari anggaran Belanja langsung sebesar Rp.

46,346,310,554.65 dapat terealisasi sebesar Rp. 32,030,669,937.00 atau sebesar 69.11% Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

Tabel 3.8

Penyerapan anggaran Tahun 2016

NO UNIT KERJA ANGGARAN REALISASI %

1 Dinas Pendidikan 30,958,353,829.65 17,450,503,314.00 56.37 2 UPTD Pend. Kec. Kepanjenkidul 2,589,348,315.00 2,414,738,846.00 93.26 3 UPTd Pend. Kec. Sukorejo 2,549,335,100.00 2,445,187,538.00 95.91 4 UPTD Pend. Kec. Sananwetan 2,817,712,000.00 2,713,025,756.00 96.28 5 UPTD SMPN 1 730,770,000.00 716,050,534.00 97.99 6 UPTD SMPN 2 826,702,050.00 805,855,740.00 97.48 7 UPTD SMPN 3 814,003,600.00 755,364,458.00 92.80 8 UPTD SMPN 4 1,178,922,985.00 1,064,956,057.00 90.33 9 UPTD SMPN 5 723,104,860.00 670,269,409.00 92.69 10 UPTD SMPN 6 594,139,850.00 505,831,709.00 85.41 11 UPTD SMPN 7 645,129,200.00 614,990,204.00 95.33

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 43

NO UNIT KERJA ANGGARAN REALISASI %

12 UPTD SMPN 8 852,341,265.00 840,196,477.00 98.58 13 UPTD SMPN 9 678,259,500.00 657,741,774.00 96.97 14 UPTD SMPN 10 388,188,000.00 375,958,121.00 96.85 JUMLAH 46,346,310,554.65 32,030,669,937.00 69.11

Adapun khusus untuk anggaran dan realisasi belanja langsung program/ kegiatan tahun 2016 tersebut adalah sebagai berikut :

Tabel 3.9

Penyerapan Anggaran Per Program Tahun 2016 Di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Blitar

(Dinas pendidikan, UPTD Pend. Kecamatan dan UPTD SMP)

NO. PROGRAM ANGGARAN REALISASI %

I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

3,156,307,653.00 2,902,834,328.00 91.97%

II Program Peningkatan sarana

dan Prasarana Aparatur 2,307,998,507.00 2,222,122,637.00 96.28%

III Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

660,532,500.00 615,872,150.00 93.24%

IV Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

137,182,600.00 126,943,300.00 92.54%

V Program Peningkatan Anak Usia Dini

2,241,420,150.00 2,084,099,600.00 92.98%

VI Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar sembilan Tahun

32,514,673,854.65 20,004,157,789.00 61.52%

VII Program Pendidikan Non Formal

1,744,224,950.00 1,187,365,265.00 68.07%

VIII Program Pendidikan Luar Biasa

109,488,500.00 79,260,400.00 72.39%

IX Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

1,524,302,540.00 1,270,241,027.00 83.33%

XII Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

919,937,250.00 859,649,391.00 93.45%

XII Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan sekolah Gratis

994,242,050.00 678,042,050.00 68.20%

JUMLAH ANGGARAN 46,346,310,554.65 32,030,669,937.00 69.11%

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 44 Secara umum kinerja keuangan per program sudah baik, ada beberapa kegiatan yang tidak dapat terealisasi dikarenakan kegagalan lelang, keterlambatan juknis dari propinsi terkait DAK, BOS dan MADIN sehingga dalam realisasi penyerapan anggaran tidak bisa dilaksanakan secara optimal.

Sedangkan capaian kinerja program dan kegiatan pada Dinas Pendidikan Kota Blitar tahun 2016, sebagai berikut:

Program

Target Kinerja Program Dan

Kerangka Pendanaan Unit Kerja Perangkat lomba bagi Penyelenggar

Jumlah SDM pendidik PAUD yang bermutu dan berkualitas

80 orang

80 orang

132,389,950

DIKDA 136,188,800

DIKDA 294,509,700

DIKDA

Pengadaan Buku-Buku Dan Alat Tulis Siswa

Jumlah siswa kota penerima paket buku - buku dan alat tulis yang tersedia

2700 siswa

2700 siswa 360,262,000

UPTD KEP.KIDU

L

Pengadaan Alat Praktik Dan

Praktik Dan Peraga Siswa

24

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 45

Target Kinerja Program Dan

Kerangka Pendanaan Unit Kerja Perangkat Tulis Siswa

Jumlah Siswa Kota Penerima Paket Buku- Buku dan Alat Tulis Siswa

1550 siswa

1550 siswa 291,734,200

UPTD SUKOREJ

O

Pengadaan Alat Praktik Dan Alat Praktik dan Peraga Siswanya

210,000,000

UPTD

LKjIP Dinas Pendidikan Kota Blitar 2016 46

Target Kinerja Program Dan

Kerangka Pendanaan Unit Kerja Perangkat lomba yang terfasilitasi Alat Praktik Dan

Peraga Siswa

Jumlah SDLB Negeri Yang

Tercukupi Kebutuhan Alat Praktik dan Peraga

1 SDLB Negeri Yang Peserta Didik PLB yang aan fasilitasi porseni, pramuka, HAN, O2SN bagi peserta

4 hidup bagi warga belajar PKBM

dengan

dengan

Dokumen terkait