AKUNTABILITAS KINERJA
4.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA PER SASARAN STRATEGIS
Realisasi kinerja tahun 2016 jika dibandingkan dengan realisasi 2015 mengalami peningkatan akan tetapi kalau dibandingkan dengan target akhir Rencana Strategis yakni tahun 2019 masih cukup jauh dari target, sehingga diperlukan upaya dan kerja yang lebih optimal untuk megejar target tersebut terutama cakupan penerbitan KTP, Akta Kelahiran dan Akta Kematian.
4.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA PER SASARAN STRATEGIS
Analisis tentang pencapaian Akuntabilitas Kinerja Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 diperlukan untuk penyusunan LAKIP yang harus menyajikan data dan
informasi relevan bagi pembuat keputusan agar dapat
menginterpretasikan keberhasilan dan kegagalan secara lebih luas dan mendalam.
1. Program Administrasi Perkantoran
Melalui Program Administrasi Perkantoran tugas ketatausahaan terlaksana dengan baik serta tertib administrasi. Hal ini adalah karena adanya komitmen yang kuat dari seluruh karyawan yang ada pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat untuk bekerja sama dalam rangka melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah ditetapkan. Jumlah kegiatan dalam Program Administrasi Perkantoran ini
adalah 11 Kegiatan dangan total anggaran sebesar Rp 670.707.100,-.
Sedangkan realisasi anggaran dalam program ini sebesar Rp. 621.742.154,- atau sebesar 92,69 % dari anggaran program ini.
Namun dalam rangka lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maka peningkatan pengetahuan dan keterampilan karyawan harus senantiasa mendapatkan perhatian, sehingga etos kerja akan tetap terpelihara dan semakin meningkat.
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatn Sipil terlaksana
47
dengan baik dalam memperlancar tugas ketatausahanaan serta pelayanan tertib administrasi. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah ditetapkan. Anggaran yang tersedia dalam program ini adalah Rp. 187.810.000,- dengan capaian realisasi sebesar Rp. 170.259.450,- atau 90,65 %.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan dari program ini ditemui hambatan yaitu masih terbatasnya dana dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendukung.
3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Kinerja dan Keuangan
Program ini terlaksana dengan baik dan lancar oleh karena adanya Tim yang telah dibentuk Dinas untuk mengelola seluruh kegiatan pelaporan yang tercakup dalam program ini. Jumlah anggaran dalam program ini sebesar Rp. 138.167.400,- dan capaian realisasinya sebesar Rp. 128.336.000 atau 92,88 %.
4. Program Penataan Administrasi Kependudukan.
Pelayanan kepada masyarakat terutama yang menyangkut kegiatan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku hal ini dapat dilaksanakan berkat komitmen dan kerja sama dari semua pihak baik internal maupun eksternal, total anggaran untuk mendukung
pelaksanaan program ini sebesar Rp 1.450.978.000,-. Sedangkan
realisasi anggaran dalam program ini sebesar Rp. 1.401.396.787,- atau sebesar 96,58 % dari anggaran program ini.
Realisasi kinerja berdasarkan sasaran strategis yang tertuang dalam Rencana Strategis (2014-2019) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat, cakupan penerbitan Kartu Keluarga sudah mencapai target tahun 2016 sebesar 100 %, cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk belum mencapai target, cakupan penerbitan Akta Kelahiran belum mencapai target, juga cakupan penerbitan Akta Kematian belum mencapai target.
48
Dalam rangka melaksanakan program kependudukan dan catatan sipil masih banyak ditemui kendala / hambatan serta permasalahan, antara lain :
a. Belum optimalnya kemampuan Sumber Daya Manusia baik secara kuantitas maupun kualitas.
b. Pada umumnya kondisi geografis dan penyebaran penduduk yang cukup luas juga cukup menyulitkan dalam melakukan
pendataan dan pengurusan dokumen kependudukan,
disamping itu biodata penduduk yang cukup banyak mengalami perbaikan.
c. Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami pentingnya dokumen kependudukan. Umumnya masyarakat akan membuat Akta Kelahiran di saat-saat membutuhkan untuk keperluan tertentu seperti persyaratan masuk sekolah, melamar pekerjaan di dalam/luar negeri dan keperluan persyaratan di instansi pemerintah/swasta.
d. Pemeliharaan dan peningkatan sarana dan prasarana perangkat keras (computer) dan perangkat lunak (aplikasi). e. Belum sinkronnya pelaksanaan tugas antar lembaga.
f. Masih kurangnya sarana transportasi untuk kegiatan
lapangan.
g. Ketersediaan Blanko KTP yang dikirim oleh pemerintah pusat sangat kurang/sangat terbatas.
h. Adanya ketidaksesuaian data/identitas antara database
kependudukan dengan dokumen lain seperti Ijazah,
Surat/Akta Nikah, serta data berbagai intervensi
pembangunan seperti Jamkesmas, dll.
i. Masih rendahnya pelaporan peristiwa penting terutama
kematian yang mengakibatkan kepemilikan dokumen
49
j. Laporan kependudukan dari Kecamatan sering terlambat
karena Desa/Dusun tidak mengirim secara rutin sehingga data di Kecamatan tidak lengkap.
Dalam rangka menyelesaikan permasalahan guna mewujudkan visi dan misi serta tujuan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, upaya dan terobosan/inovasi terus dilakukan, antara lain:
Pelayanan Perekaman KTP keliling ke desa-desa
Melakukan sosialisasi dan penyuluhan di desa-desa dan
pondok pesantren untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang arti pentignya membuat dokumen kependudukan.
Pelayanan isbat nikah di Kecamatan
Pelayanan Pembuatan Akta Kelahiran di Kecamatan
Penerapan Buku Pokok Pemakaman
Pembentukan/Pengangkatan Tenaga Registrasi Desa.
Penertiban Dokumen Kependudukan
Menerbitkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak
(SPTJM) bagi yang belum memiliki buku nikah sebagai salah satu syarat pembuatan akta kelahiran
Melaksanakan bimbingan teknis terhadap petugas
pembuat laporan dan pencatatan data kependudukan yang ada di desa.
Pelatihan teknis dalam rangka pengembangan kemampuan
petugas pelayanan atau operator di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil.
Mendorong pihak Kecamatan dan desa agar melaporkan
data kependudukannya secara rutin dan tepata waktu
4.3. AKUNTABILITAS KEUANGAN
Program/kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 sebanyak 4
50
(empat) program dengan 28 kegiatan yang merupakan penjabaran dari Kebijakan sesuai Rencana Strategis yang ditetapkan.
Program/kegiatan tersebut didukung dengan APBD tahun 2016 sebesar Rp. 6.044.271.649,74 ( Enam Milyar Empat Puluh Empat Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Koma Tujuh Empat Rupiah) dengan jumlah realisasi keuangan mencapai Rp. 5.756.301.082 ( Lima Milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Satu Ribu Delapan Puluh Dua Rupiah) atau sebesar 95,24 % dari anggaran yang tersedia.
Khusus untuk anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp.2.447.662.500 (Dua Milyar Empat Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Enam puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi sebesar Rp. 2.321.734.391,- ( Dua Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Empat Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Satu Rupiah) atau sebesar 94,86 %.
Dan sebagai data pembanding pada Tahun Anggaran 2015 Program/kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2015 sebanyak 4 (empat) program dengan 26 kegiatan yang merupakan penjabaran dari Kebijakan sesuai Rencana Strategis yang ditetapkan.
Program/kegiatan tersebut didukung dengan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 6.085.749.673,81 (Enam Milyar Delapan Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Tiga Rupiah Koma Delapan Satu Sen) dengan jumlah realisasi keuangan mencapai Rp. 5.887.273.018,- (Lima Milyar Delapan Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Delapan Belas Rupiah) atau sebesar 96,74 % dari anggaran yang tersedia.
Khusus untuk anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp. 2.784.952.500 (Dua Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi sebesar Rp. 2.646.724.197,- (Dua Milyar Enam Ratus Empat Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Empat Ribu Seratus
51
Sembilan Puluh Tujuh Rupiah) atau sebesar 95,04 %. Sedangkan anggaran kegiatan untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp. 1.280.646.200 (Satu Milyar Dua Ratus Delapan Puluh Juta Enam Ratus Empat Puluh Enam Ribu Dua Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi Rp. 1.232.942.087 (Satu Milyar Dua Ratus Tiga Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Dua Ribu Delapan Puluh Tujuh Rupiah) atau sebesar 96,27%.
Untuk lebih rincinya realisasi Anggaran Tahun 2015 dan Tahun 2016 sebagaimana terlampir.
52
BAB V P E N U T U P
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 disusun sebagai wujud pertanggungjawaban akuntabilitas kinerja untuk memberikan gambaran perkembangan capaian kinerja dan diharapkan dapat berperan selain sebagai alat kendali, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat pendorong dan pendukung terwujudnya penyelengaraan tata pemerintah yang baik (good governance). Dalam kurun waktu lima tahun pelaksanaan Rencana strategis (Renstra) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat cukup banyak hasil yang sudah dicapai namun sejalan dengan hal tesebut masih cukup banyak pula permasalahan yang masih perlu terus mendapatkan perhatian dan penyelesaian, baik dalam kontekstualisasi persoalan yang ada maupun dalam bentuk komitmen terhadap upaya menata kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara kearah yang lebih baik.
5.1. KESIMPULAN
Sebagaimana dijabarkan dalam Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2014-2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 memiliki 4 (Empat) sasaran strategis dan 4 (Empat ) tujuan strategis yang kemudian dituangkan kedalam pelaksanaan 4 (Empat) program dan dapat dilaksanakan dengan rata-rata pencapaian kinerja sasaran 100 %. Sementara itu, capaian kinerja kegiatan dengan tingkat pencapaian rata-rata 91,96 %. Apabila dilihat dari persentase capaian kinerja kumulatif ini, maka kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2016 dapat dikategorikan tercapai secara efektif dan efisien.
Secara umum, pelaksanaan program/kegiatan Tahun 2016 berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Akan tetapi capaian kinerja yang berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perlu
53
dimaksimalkan karena belum mencapai target yang telah ditetapkan seperti cakupan penerbitan KTP, cakupan penerbitan Akta Kelahiran dan cakupan penerbitan Akta Kematian.
5.2. SARAN-SARAN
a. Perlu adanya penajaman skala prioritas sasaran dan kegiatan pada tahun berikutnya.
b. Dalam rangka mengantisipasi permasalahan yang akan timbul perlu
dilakukan koordinasi secara berkesinambungan dengan
instansi/lembaga terkait.
Gerung, Januari 2017 Kepala Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Barat,
H. MURIDUN HH, SE. MM
Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19600702 1982031 009
iv