• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG"

Copied!
110
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Dalam rangka terselenggaranya good governance diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur, dan sah sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan suatu perencanaan strategis yang ditetapkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat. Rencana Strategis (Renstra) pada Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan hasil perumusan dari rangkaian proses sistematis dan berkelanjutan yang terkait dengan pengambilan keputusan mengenai rencana kerja satuan kerja perangkat daerah dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang tersedia untuk mencapai tujuan organisasi.

Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dalam pasal 3 dinyatakan bahwa asas-asas umum penyelenggaraan negara meliputi kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas dan profesionalitas serta akuntabilitas.

Asas Akuntabilitas adalah setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan setiap penyelenggaraan Negara harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Dalam juklak telah diatur pula bahwa Sistem AKIP terdiri dari 4 (Empat) komponen, yaitu perencanaan strategis, perencanaan kinerja, pengukuran

(2)

2

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 ini disusun sehubungan dengan komponen yang ke empat dari Sistem AKIP tersebut, yaitu pelaporan kinerja.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berkedudukan sebagai unsur pelaksana Pemerintah dibidang Pemerintahan, Pembangunan dan Sosial Kemasyarakat serta pada umumnya dalam bidang Kependudukan dan Catatan Sipil yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas, serta berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah dengan tugas membantu Bupati dalam menyelenggarakan sebagian tugas Penyelenggaraan sebagaian urusan Pemerintah Daerah dalam bidang Kependudukan dan Catatan Sipil berdasarkan asas otonomi daerah, berkewajiban untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tersebut.

Sebagai sebuah laporan kinerja, LAKIP ini amat penting artinya sebagai salah satu indikator penilaian laporan pertanggungjawaban Bupati dalam pelaksanaan tugasnya kepada DPRD, di samping juga sebagai media pertanggungjawaban kepada masyarakat pada umumnya.

Dasar Hukum Penyusunan LAKIP SKPD

Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 dilandasi dasar hukum, sebagai berikut :

1. Undang Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas KKN.

2. Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

3. Petunjuk Pelaksanaan ( Juklak ) Sistem AKIP dijabarkan dalam Keputusan Lembaga Administrsi Negara Nomor: 239/IX/6/8/2003 tanggal 25 Maret 1999.

4. Instruksi Menteri Nomor 77 Tahun 1999 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

(3)

3

6. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.

7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

8. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

9. Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil;

10. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN

LAKIP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 disusun dalam rangka memenuhi salah satu unsur dari rangkaian implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat. Penyusunan laporan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai pelaksanaan Program dan Kegiatan dalam Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2015 – 2019 khususnya pada tahun 2016, yang menyajikan laporan mengenai hasil-hasil yang telah dicapai berdasarkan indikator kinerja yang dituangkan dan ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Tahun 2016.

Terkait dengan hal tersebut, LAKIP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja di lingkungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dalam menjalankan tugas dan perannya sesuai dengan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik melalui penyajian gambaran atas pelaksanaan tugas yang diemban dalam berbagai program dan kegiatan selama tahun anggaran 2016.

(4)

4

Selain itu LAKIP tahun 2016 bertujuan pula untuk memberikan umpan balik terhadap upaya peningkatan kinerja dan pemanfaatan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan visi dan misi dalam Renstra Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2014 – 2019.

1.3. SISTEMATIKA PEMBAHASAN

Untuk menggambarkan akuntabilitas kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini dijelaskan hal-hal umum tentang instansi serta uraian singkat menandai apa yang dibebankan kepada instansi dengan sistematika meliputi : Latar Belakang, Dasar Hukum Penyusunan LAKIP SKPD, Maksud dan Tujuan, serta Sistematika Penyusunan LAKIP.

BAB II. GAMBARAN UMUM

Pada bab ini disajikan gambaran singkat mengenai permasalahan utama atau isu-isu strategis, penjelasan tugas, fungsi organisasi, struktur organisasi dan sumber daya aparatur yang ada. Sistematika bab ini meliputi Isu-Isu Strategis, Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi dan Sumber Daya Aparatur.

BAB III. PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

Pada bab ini disajikan indikator kinerja utama yang menjadi tanggung jawab SKPD, visi, misi, tujuan, sasaran program kegiatan dan indicator indicator kinerja yang ditetapkan dan diperjanjikan. Sistematika bab ini meliputi : RPJMD, Rencana Strategis SKPD, Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Perjanjian Kinerja Tahun 2016.

BAB IV. AKUNTABILITAS KINERJA

Pada bab ini disajikan tentang pengukuran terhadap capaian kinerja dan perbandingan antara target dan realisasi kinerja yang terdapat dalam penetapan atau perjanjian kinerja, menganalisa hasil capaian kinerja dan melakukan evaluasi. Juga memuat realisasi keuangan dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama. Sistematika pada bab ini meliputi: Pengukuran

(5)

5

Kinerja, Analisis Capaian Kinerja Per Sasaran Strategis, Akuntabilitas Keuangan.

BAB V PENUTUP Kesimpulan

Saran

(6)

6

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1. ISU-ISU STRATEGIS

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berupaya terus

menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya setiap keluarga

maupun individu memiliki dokumen kependudukan. Dokumen

kependudukan memiliki nilai strategis dalam berbagai intervensi pembangunan.

Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, penyelenggaraan administrasi kependudukan mengalami perubahan cukup mendasar. Pada

saat ini sedang dikembangkan Sistem Informasi Administrasi

Kependudukan (SIAK). Dengan SIAK pelayanan administrasi

kependudukan dilakukan secara online dan terintegrasi dengan data base kependudukan yang ada di Kementrian Dalam Negeri serta terintegrasi pula dengan pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten/Kota lain. Selain itu, kebijakan lain adalah penerbitan dokumen kependudukan secara elektronik, yaitu diterapkannya KTP elektronik.

Permasalahan yang paling dominan pada penyelenggaraan administrasi kependudukan antara lain :

1. Terindikasi masih ada penduduk Kabupaten Lombok Barat yang belum terdaftar dalam data base kependudukan.

2. Adanya ketidaksesuaian data / identitas antara data base kependudukan dengan dokumen lain seperti Ijazah, Surat/ Akta Nikah, serta data berbagai intervensi pembangunan seperti jamkesmas dan lain-lain.

3. Pengendalian mutasi penduduk masih harus ditingkatkan, termasuk pengendalian dokumen kependudukan orang asing. 4. Masih rendahnya pelaporan peristiwa penting terutama peristiwa

kematian yang mengakibatkan kepemilikan dokumen pencatatan sipil berupa akta kematian masih rendah.

(7)

7

Beranjak dari permasalahan tersebut, maka pelayanan administrasi kependudukan untuk kurun waktu lima tahun ke depan, terfokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan, terutama :

1. Peningkatan cakupan dan kualitas data base kependudukan.

2. Peningkatan dan pemantapan pembangunan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK),

3. Peningkatan sumber daya aparatur,

4. Peningkatan kualitas pelayanan pendaftaran penduduk, 5. Peningkatan kualitas pelayanan pencatatan sipil,

6. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang administrasi kependudukan,

7. Mewujudkan tata kelola dokumen kependudukan.

2.2. TUGAS FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI 2.2.1.Tugas Pokok dan Fungsi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat mempunyai Tugas Pokok dan Fungsi sebagai berikut :

1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil merupakan unsur pelaksana otonomi daerah, yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

2. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mempunyai tugas pokok

melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang

kependudukan dan catatan sipil.

3. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam melaksanakan tugas pokok menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

- Menyusun rencana strategis bidang kependudukan dan catatan sipil.

- Merumuskan kebijakan teknis bidang kependudukan dan catatan sipil.

- Melaksanakan urusan pemerintah dan pelayanan umum bidang pelayanan pendaftaran penduduk, pelayanan pencatatan sipil,

(8)

8

pengelolaan data informasi dan dokumen kependudukan, penyuluhan pelatihan dan penertiban kependudukan.

- Pembinaan, pengendalikan, evaluasi dan pelaporan

pelaksanaan kegiatan bidang kependudukan dan pencatatan sipil.

- Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas di bidang kependudukan dan pencatatan sipil.

- Pelaksana kegiatan peñatausahaan Dinas kependudukan dan Catatan Sipil.

- Pelaksana tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

2.2.2. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat terdiri dari :

1. Kepala Dinas

2. Sekretariat yang membawahi - Sub Bagian Program - Sub Bagian Keuangan

- Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 3. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk

- Seksi Identitas Penduduk - Seksi Pindah Datang - Seksi Penduduk Rentan

4. Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil

- Seksi Catatan Kelahiran dan Kematian - Seksi Catatan Perkawinan dan Perceraian

- Seksi Pengangkatan, Pengakuan dan Pengesahan Anak serta Perubahan Kewarganegaraan

5. Bidang Pengelolaan Data Informasi dan Dokumen

Kependudukan

- Seksi Sistem dan Tehnologi Informasi

(9)

9

- Seksi Pelayanan Informasi dan Dokumen Kependudukan 6. Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan

- Seksi Penyuluhan Administrasi Kependudukan - Seksi Pelatihan Catatan Administrasi Kependudukan - Seksi Penertiban Kependudukan

7. Unit Pelaksana Tehnis Dinas ( UPTD ) 8. Kelompok Jabatan Fungsional.

Adapun struktur organisasi terlampir.

2.3. SUMBER DAYA APARATUR

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat mempunyai tugas menyelenggarakan masalah kependudukan yang merupakan salah satu upaya untuk mensejahterakan masyarakat.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat pada Tahun Anggaran 2016 melaksanakan kegiatan sebagai berikut:

1. Bagian Sekretariat

Bagian Sekretariat melaksanakan pelayanan administrasi, surat menyurat, kerumahtanggaan kantor, penyusunan program, keuangan dan kepegawaian yang merupakan kegiatan dalam menunjang tugas kegiatan rutin dan pembangunan.

1.1. Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian melaksanakan kegiatan administrasi umum dan kepegawaian yang meliputi :

- Usul kenaikan pangkat, mutasi, kenaikan gaji berkala,

pembinaan karir dan pensiun.

- Penyiapan penyusunan bahan penyusunan rencana

(10)

10

- Penyiapan penyusunan data pegawai

- Penyiapan usulan kebutuhan diklat dan calon peserta diklat.

Personil :

Dalam mengemban tugasnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabuapten Lombok Barat didukung dengan jumlah personil sebanyak 58 orang.

Pangkat dan Golongan

No Pangkat Golongan Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Pembina Utama Muda Pembina Tk. I Pembina Penata Tk.I Penata Penata Muda Tk. I Penata Muda Pengatur Tk. I Pengatur Pengatur Muda Tk. I Pengatur Muda Juru IV/c IV/b IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a I/c 1 orang 1 orang 6 orang 11 orang 4 orang 5 orang 6 orang 0 orang 10 orang 10 orang 3 orang 1 orang

(11)

11

Perlengkapan

- Menerima, membukukan, menyimpan dan memelihara

barang-barang inventaris

- Menyusun rencana kebutuhan barang-barang inventaris

kantor.

- Mengeluarkan barang persediaan sesuai dengan Surat

Perintah Pengeluaran Barang

- Memelihara dan menata kantor : penataan ruangan,

halaman dan memelihara kebersihan

- Mencatat perubahan inventaris kantor

- Membuat buku inventaris kantor

- Membuat Buku inventaris per sub kelompok

- Membuat buku laporan bulanan dan tahunan Unit

Pengurusan Barang (UPB) 1.2. Sub Bagian Keuangan

Pengurusan keuangan dilakukan oleh Sub Bagian Keuangan yang kegiatannya dilaksanakan oleh :

 Pemegang Kas/Bendahara

Kegiatan yang dilaksanakan oleh bendahara rutin adalah sebagai berikut :

 Menyusun rencana penggunaan keuangan anggaran

rutin meliputi: menerima, menyimpan dan mengeluarkan sesuai perintah atasan

 Menyelenggarakan pembukuan dengan Buku Kas

(12)

12

 Mempersiapkan SPJ

 Membuat laporan penggunaan anggaran rutin seperti

laporan pertanggungjawaban keuangan (SPJ), laporan pemeriksaan kas dan menyelenggarakan tata kearsipan atas bukti-bukti pembayaran

1.3. Sub Bagian Program

Sub Bagian Program telah melaksanakan tugas pengumpulan bahan-bahan penyusunan program dan bahan evaluasi serta penyusunan laporan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dengan rincian sebagai berikut :

 Membuat Laporan Kegiatan Bulanan Dinas Tahun 2016

 Memberikan data-data tentang Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat sesuai dengan permintaan instansi terkait

 Membuat Laporan Realisasi Fisik/Keuangan Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016

 Membuat laporan perkembangan kemajuan pelaksanaan

program/kegiatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Lobar Tahun 2016

 Membuat Laporan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2016

 Mengikuti Kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan dan

tingkat Kabupaten

(13)

13

 Menyusun RKA/DPA Tahun 2017 Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat

 Membuat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

(LAKIP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016

 Membuat Laporan Tahunan Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016

 Menyusun Penetapan Kinerja SKPD Tahun Anggaran 2016

 Menyiapkan Bahan Rapim II Dinas Kependudukan dan

Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat setiap bulan pada Tahun 2016

 Membuat laporan perkembangan pengadaan barang/jasa

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016

 Mengentri Rencana Umum Pengadaan Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2016 ke dalam SiRUP (system Informasi Rencana Umum Pengadaan) dan telah dipublikasikan

(14)

14

2. Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk

Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Pelayanan dan

Pendaftaran Penduduk mempunyai fungsi :

a. Perumusan Kebijakan Teknis Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk;

b. Penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk;

c. Pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk;

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga dan instansi lain di Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk; e. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di Bidang Pelayanan

dan Pendaftaran Penduduk;

f. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

g. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya

3. Bidang Pelayanan dan Pencatatan Sipil

Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil mempunyai fungsi :

(15)

15

a. Perumusan Kebijakan Teknis di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil;

b. Penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil;

c. Pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil;

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil;

e. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil;

f. Melaksanakan penetapan kebijakan Pencatatan Sipil Tingkat Kabupaten;

g. Melaksanakan fasilitas, sosialisasi, bimbingan teknis, advokasi, supervisi dan konsultasi pelaksanaan pencatatan sipil tingkat Kabupaten;

h. Mengkoordinasikan penyelenggaraan pencatatan sipil tingkat Kabupaten;

i. Melaksanakan pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia pengelola Pencatatan Sipil skala Kabupaten;

j. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

k. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya.

(16)

16

4. Bidang Pengelolaan Data Informasi dan Dokumen Kependudukan

Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Bidang Pengelolaan Data, Infomasi dan Dokumen Kependudukan.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan mempunyai fungsi :

a. Perumusan kebijakan tekhnis di Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan ;

b. Penyusunan rencana program dan petunjuk teknis Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan;

c. Pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan;

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga dan instansi lain di Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan;

e. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian Bidang Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan;

f. Melaksanakan pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Data Infomasi dan Dokumen Kependudukan tingkat kabupaten;

g. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

h. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya.

(17)

17

5. Bidang Penyuluhan, Pelatihan dan Penertiban Kependudukan

Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan.

Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Pelatihan dan penertiban kependudukan mempunyai fungsi :

a. Perumusan Kebijakan Teknis di Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan;

b. Penyusunan rencana ptogram dan petunjuk teknis Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan;

c. Pelaksanaan rencana program dan peyunjuk teknis di Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan;

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerja sama dengan lembaga dan instansi lain di Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan;

e. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di Bidang Penyuluhan Pelatihan dan Penertiban Kependudukan;

f. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;

g. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai tugas dan fungsinya.

Data Kepegawaian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terlampir.

(18)

18

BAB III

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

3.1. RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)

Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun, maka keadaan demikian menuntut Pengembangan Sistem

Administrasi Kependudukan. Untuk menunjang perencanaan

pembangunan yang baik, diperlukan data dan informasi yang lengkap dan akurat yang berkaitan dengan penduduk baik potensi maupun kondisi penduduk itu sendiri agar pembangunan dapat berjalan secara efisien dan tepat sasaran.

Dokumen Kependudukan seperti KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran,

Akta Kematian dan Akta Perkawinan/Perceraian, serta akta

pengesahan/Pengakuan anak wajib dimiliki oleh penduduk Indonesia. Dokumen kependudukan mempunyai kekuatan hukum secara perdata bagi pemiliknya. Dokumen Kependudukan mempunyai kekuatan legal dan dapat digunakan untuk memperoleh pelayanan sosial dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara bagi pemerintah, kepemilikan dokumen kependudukan bermanfaat dalam melakukan kegiatan pengadministrasian penduduk berdasarkan hak legalnya serta memperkuat database penduduk serta pelayanan publik.

Unit Kerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat sebagai lembaga yang mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pelayanan kepada masyarakat dimana pelayanan tersebut mempunyai peran strategis dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

3.2. RENCANA STRATEJIK

Rencana Stratejik adalah merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul.

(19)

19

Rencana Stratejik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2014 – 2019 merupakan bagian integral dari kebijaksanaan dan program Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan merupakan landasan dan pedoman bagi seluruh aparat pelaksana pada jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dalam melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan

dan pembangunan selama kurun waktu 5 (lima) tahun, Tahun 2014 –

2019.

Untuk mewujudkan Rencana Stratejik tentu perlu ditunjang oleh Visi dan Misi yang rasional. Rencana Stratejik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat disusun sesuai aturan dan pedoman yang berlaku, yang meliputi : Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi pencapaian Tujuan/Sasaran, yang dijabarkan dalam bentuk Kebijakan dan Program/kegiatan.

3.2.1. V i s i

Visi merupakan suatu keadaan atau harapan yang harus diwujudkan pada masa yang akan datang. Seperti diketahui bersama bahwa Visi Kabupaten Lombok Barat Tahun 2014-2019 adalah : ”Terwujudnya Masyarakat Lombok Barat yang

Unggul, Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat Dengan Dilandasi Nilai-Nilai Patut Patuh Patju”.

Dengan mengacu kepada Visi Kabupaten Lombok Barat dan Visi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Barat, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat

menetapkan Visi 2014-2019, yaitu : “TERWUJUDNYA

PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN YANG

TERTIB DAN BERKUALITAS”.

Visi tersebut ditetapkan setelah menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui Visi ini menuntut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat untuk dapat eksis, antisipatif dan inovatif, dalam rangka mengemban amanah rakyat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(20)

20

Makna dari visi tersebut dapat di jelaskan bahwa belum optimalnya sistem pelayanan dokumen kependudukan dan catatan sipil, yang berakibat pada belum akuratnya data dan informasi kependudukan yang merupakan permasalahan yang harus dipecahkan. Untuk mendapatkan data yang akurat maka Sistem Informasi Administrasi Kependudukan harus di tata secara administratif dan manajemen yang baik dengan perencanaan yang matang dan berkesinambungan

3.2.2. M i s i

Misi merupakan penjabaran dari pada Visi. Misi berfungsi untuk menjelaskan mengapa suatu organisasi mesti ada, apa yang harus dilakukannya dan bagaimana melakukannya. Misi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat adalah sebagai berikut :

 Mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan dan

pencatatan sipil yang mudah, cepat, efektif dan efisien.

 Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman arti pentingnya

administrasi kependudukan.

 Membangun jaringan dan kerja sama dengan berbagai pihak

dalam rangka tertib administrasi kependudukan.

 Mengembangkan dan memadukan kebijakan pengelolaan

data dan informasi kependudukan secara lengkap dan akurat.

3.2.3. Tujuan dan Sasaran a) Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat adalah sebagai berikut :

- Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi

kependudukan dan pencatatan sipil.

- Meningkatkan kualitas pemahaman masyarakat akan arti pentingnya administrasi kependudukan.

- Meningkatkan jaringan dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka tertib administrasi kependudukan.

(21)

21

- Meningkatkan dan menyempurnakan data base administrasi kependudukan secara lengkap dan akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

b) Sasaran

Adapun sasaran sebagai bentuk penjabaran tujuan yang telah ditetapkan di atas adalah sebagai berikut :

- Terwujudnya sistem pelayanan publik yang transparan, berkepastian hukum dan tepat waktu

- Terwujudnya kesadaran masyarakat akan kepastian hukum dan arti pentingnya administrasi kependudukan - Terwujudnya kinerja penertiban penataan arsip

administrasi kependudukan

- Terwujudnya kualitas pelayanan informasi dan

pengembangan data base administrasi kependudukan.

3.2.4. Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran a) Kebijakan

Kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan dan petunjuk dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Adapun Kebijakan yang dijadikan acuan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat adalah :

- Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi

kependudukan dan catatan sipil.

- Meningkatkan sosialisasi produk hukum administrasi

kependudukan dan capil.

- Meningkatkan kualitas prasarana dan SDM.

- Meningkatkan pengembangan pengelolaan data base

administrasi kependudukan.

b) Program

Program adalah kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu untuk mewujudkan tujuan dan sasaran. Dalam

(22)

22

menangani masalah kependudukan, program strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat telah disusun dengan berpedoman pada nilai yang dikembangkan sebagai visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh Kabupaten Lombok Barat. Program-program tersebut kemudian dijabarkan melalui sejumlah kegiatan. Adapun program-program yang dilaksanakan Tahun 2016 adalah :

1. Program Administrasi Perkantoran

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan

Capaian Kinerja dan Keuangan

4. Program Penataan Administrasi Kependudukan.

c) Kegiatan

Kegiatan adalah upaya atau usaha yang dilakukan oleh suatu organisasi sebagai bentuk aktualitasi dan implementasi dari suatu program atau dengan kata lain kegiatan adalah penjabaran dari suatu program yang bersifat aksi.

Adapun rincian kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat untuk tahun 2016 adalah sebagai berikut :

1. Penyediaan jasa surat menyurat.

2. Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik 3. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perijinan kendaraan

dinas/ operasional.

4. Penyediaan jasa administrasi keuangan 5. Penyediaan jasa kebersihan kantor. 6. Penyediaan alat tulis kantor.

7. Penyediaan barang cetak dan penggandaan.

8. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan

bangunan kantor

9. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

(23)

23

10. Penyediaan makanan dan minuman

11. Rapat koordinasi dan konsultasi kedalam atau luar daerah 12. Pemeiharaan rutin/berkala gedung kantor

13. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional 14. Pemeiharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

15. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

16. Penyusunan Laporan Kepegawaian

17. Pembangunan dan Pengoperasian SIAK secara terpadu

18. Implementasi sistem administrasi kependudukan

(membangun, updating dan pemeliharaan).

19. Pengolahan dalam penyusunan laporan informasi

kependudukan.

20. Peningkatan pelayanan publik dalam bidang

kependudukan.

21. Pengembangan data base kependudukan. 22. Penyusunan kebijakan kependudukan.

23. Peningkatan kapasitas aparat kependudukan dan catatan sipil

24. Sosialisasi kebijakan kependudukan.

25. Pelayanan Administrasi bagi penduduk rentan.

26. Sosialisasi dan Pelaksanaan Penerapan KTP Elektronik di Kabupaten Lombok Barat

27. Penertiban Administrasi Kependudukan Desa. 28. Pelatihan tenaga registrasi desa

(24)

24

3.3. INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Adapun indiktor kinerja jangka menengah Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat sejalan dengan sasaran jangka menengah Kementrian/Lembaga yang telah diakomodir di dalam sasaran jangka menengah RPJMD Pemerintah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2014-2019, yaitu :

1. Cakupan penerbitan Kartu Keluarga, 100 % pada tahun 2016. 2. Cakupan penerbitan Kartu Tanda Penduduk, 100 % pada tahun

2016.

3. Cakupan penerbitan Kutipan Akta Kelahiran, 83,52 % pada tahun 2019.

4. Cakupan penerbitan Kutipan Akta Kematian, 60,46 % pada tahun 2019.

Dinamika pergerakan penduduk kabupaten Lombok Barat untuk 5 ( lima ) tahun mendatang akan berjalan cukup tinggi, hal ini dipengaruhi

(25)

25

oleh beberapa isu strategis. Secara umum isu strategis yang dihadapi Kabupaten Lombok Barat kedepan yang juga akan mempengaruhi penyelenggaraan administrasi kependudukan di Kabupaten Lombok Barat, yaitu:

1. Kualitas pendidikan, kesehatan dan aktualitas budaya 2. Pemerataan infrastruktur wilayah

3. Angka kemiskinan dan masalah sosial 4. Reformasi birokrasi dan penegakan hukum

5. Peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah

6. Pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan hidup Isu strategis nasional, isu strategis regional dan isu strategis Kabupaten Lombok Barat akan berpengaruh kepada pergerakan penduduk, dan terwujudnya komunitas baru, yang semestinya diikuti

dengan tertib administrasi kependudukan, karena administrasi

kependudukan merupakan kebutuhan dasar penduduk yang memiliki dampak sangat luas terhadap berbagai aspek kehidupan.

3.4. PERJANJIAN KINERJA

Kegiatan-kegiatan strategis atau kegiatan Wajib yang dilaksanakan di Tahun 2016, adalah kegiatan yang telah menjadi komitmen Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dengan Bupati, sebagai acuan untuk melaksanakan Pembangunan dibidang Kependudukan dan Catatan Sipil, namun dalam perjalanan pelaksanaan kegiatan pada pertengahan tahun terdapat perubahan/pergeseran anggaran untuk beberapa kegiatan yang mengakibatkan perubahan penetapan kinerja, maka akan dibuat penetapan kinerja perubahan seperti di bawah ini :

(26)

26

Penetapan Kinerja Tahun 2016

Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PROGRAM KEGIATAN ANGGARAN

(Rp)

1 2 3 4 5 6 7

1. Terwujudnya Sistem Pelayanan Publik yang Transparan, Berkepastian Hukum dan Tepat Waktu

1. Terlaksananya

kegiatan surat menyurat

2. Tersedianya jasa komuniasi, sumber daya Air & Listrik 3. Tersedianya jasa pemeliharaan & perijinan Kendaraan Dinas Operasional 1100 Surat 1 Tahun Terbayarnya listrik, air dan Telepon (1 tahun) Terpenuhinya servise kendaraan R4 (6 unit), R2 (15 unit), penggantian suku cadang, Perpanjangan STNK (1tahun), Pengecatan Kendaraan R.4 (1 unit) 1. Penataan Administrasi Perkantoran 1. Penyediaan jasa surat menyurat. 2. Penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan listrik. 3. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perijinan kendaraan Dinas/Operasional. Rp.14.202.000 Rp.112.600.000 Rp. 88.350.000

(27)

27 4. Tersedianya jasa administrasi penatausahaan keuangan 5. Tersedianya SDM & bahan/alat kebersihan kantor 6. Tersedianya Alat Tulis Kantor 7. Tersedianya bahan/alat kebutuhan inventarisasi Sekretariat/Kantor 8. Tersedianya bahan/alat kebutuhan Instalasi listrik/penerangan Terbayarnya jasa administrasi penatausahaan keuangan (1 tahun), Tertibnya administrasi keuangan Terciptanya Kantor yang bersih dan nyaman Tersedianya Alat Tulis Kantor (1 Tahun) Tercetaknya stiker barang (200 lembar), Lembar Disposisi (12 rim) Kalender (500 lmbr), Spanduk (15 lembar), Bendera (20 lembar), Umbul-Umbul (20 lembar) Tersedianya Alat Listrik dan Elektronik (1 tahun) 4. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan. 5. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 6. Penyediaan Alat Tulis Kantor 7. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan. 8. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor Rp.141.510.900 Rp. 43.893.500 Rp. 2.540.700 Rp. 13.590.000 Rp. 3.550.000

(28)

28 9. Tersedianya koran,

buku, UU peraturan & bahan bacaan lainnya 10. Tersedianya Makanan dan Minuman kegiatan dinas 11. Tersedianya Kegiatan Administrasi Kependudukan Tersedianya surat kabar (1 tahun) Tersedianya Makan Minum untuk kegiatan rapat (1 tahun) Adanya Perjalanan Dinas Luar Daerah (1 Tahun) 9. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan. 10. Penyediaan makan dan minum. 11. Rapat-rapat koordinasi dan Konsultasi ke Dalam/Luar Daerah Rp. 10.560.000 Rp. 33.660.000 Rp.206.250.000 1. Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Gedung/Kantor, Rehab dan Renovasi 2. Terlaksananya Pemeliharaan Kendaraan Dinas/Operasional Terpeliharanya dan tertatanya halaman dan gedung kantor (1 tahun) Tersedianya BBM untuk kendaraan dinas R.4 dan R.2 (1 tahun) 2. Peningkatan Sarana dan Prasarana 1. Pemeliharaan rutin berkala gedung kantor 2. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional Rp.60.500.000 Rp.113.810.000

(29)

29 3. Terlaksananya Pemeliharaan Peralatan Kantor Terpeliharanya AC (14 unit), Mesin Genset (1 unit), Komputer (8 unit) 3. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor Rp.13.500.000 1. Terlaksananya Laporan Capaian Kinerja SKPD 2. Terlaksananya Analisis Beban Kerja SKPD

Terkirimnya Laporan Dinas (1 Tahun) 15 Eksmp, Tersedianya Lemari Arsip (4 unit), Meja Kerja ½ Biro (4 buah) Exhaust Fan (2 unit), Laptop (1 unit), UPS (3 unit), Harddisk Eksternal (2 unit), Printer (2 unit), Meja dan Kursi kerja Eselon II (1 buah), Meja dan Kursi Kerja Eselon III (5 buah), Kursi Tamu Ruang Kadis (1 set). Tersusunnya Laporan Kepega-waian (1 tahun), tersedianya Laptop (1 bh). 3. Peningkatan Pengemban gan Sistem Pelaporan Capain Kinerja Keuangan 1. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisari Realisasi Kinerja SKPD 2. Penyusunan Laporan Kepegawaian Rp.121.100.000 Rp. 17.067.300

(30)

30 2. Terwujudnya Kesadaran

Masyarakat Akan Kepastian Hukum dan Arti Pentingnya Administrasi Kependudukan 1. Terlaksananya sosialisasi kebijakan kependudukan 2. Terlaksananya koordinasi pelaksanaan kebijakan kependudukan 3. Terlaksananya Pelatihan Tenaga Registrasi Desa Terlaksananya Sosialisasi,Tercetak nya buku saku kependudukan (500 eksmplar), Tercetaknya Brosur (500 lembar), pembuatan Media Reklame/Baliho (2 bh), tempat spanduk (1 bh), tersedianya Laptop (1 unit) Terlaksananya koordinasi pelaksanaan kebijakan kependudukan (1 tahun) Terlaksananya Pelatihan Tenaga Registrasi Desa ( 1 tahun) 4. Penataan Administrasi Kependuduk an 1. Sosialisasi Kebijakan Kependudukan 2. Penertiban administrasi kependudukan desa 3. Pelatihan Tenaga Registrasi Desa Rp. 85.490.700 Rp. 59.050.000 Rp. 25.791.100

(31)

31 3. Terwujudnya Kinerja Penerbitan Penataan Arsip Administrasi Kependudukan 1. Terlaksananya Pelayanan Akta Catatan Sipil 2. Terlaksananya Pelayanan Dokumen KK dan KTP 3. Terlaksananya Penyusunan Kebijakan Kependudukan Tersedianya blangko akte kelahiran (25.000 lembar), buku akte kelahiran (200 buku), Blanko SPTJM (122.000 lembar), tersedianya kendaraan R2 ( 1 unit), Kursi Lipat (10 buah), computer PC (6 unit), UPS (4 unit) dan Scanner ( 3 unit) Tersedianya blangko Format Dafduk (10.000 lembar), blangko Persyaratan (10.000 lembar), tersedianya UPS (2 unit), Scanner (2 unit). Tersedianya petunjuk pelaksanaan tentang administrasi kependudukan (1 paket) 1. Pembangunan dan Pengoperasian SIAK secara terpadu 2. Peningkatan pelayanan publik dalam bidang kependudukan 3. Penyusunan kebijakan kependudukan Rp.751.995.000 Rp.70.450.000 Rp. 2.900.000

(32)

32 4. Terlaksananya Pelayanan Administrasi Bagi Penduduk Rentan 5. Terlaksananya Pelayanan KTP Elektronik Terdatanya Penduduk Rentan (1 tahun) Terselenggaranya Pelayananan Perekaman KTP Elektronik ke desa-desa. 4. Pelayanan Administrasi bagi penduduk rentan 5. Pelaksanaan penerapan KTP Elektronik di Kabupaten Lombok Barat Rp. 2.000.000 Rp.50.700.000 4. Terwujudnya Kualitas Pelayanan Informasi dan Pengembangan Data Base Administrasi Kependudukan 1. Terlaksananya Pemeliharaan Data Administrasi Kependudukan 2. Terlaksananya Pemeliharaan Data Kependudukan Tersedianya

dokumen dan data kependudukan yang telah di up date (1 tahun), tersedianya Hardisk Internal Server(2 unit), Terpeliharanya Jaringan SIAK Kecamatan (1 paket) Tersedianya data informasi kependudukan yang telah di up date (1 tahun), tersedianya Printer (1 unit) 1. Implementasi sistem Administrasi Kependudukan (membangun, Up Dating dan Pemeliharaan) 2. Pengolahan dalam penyusunan laporan informasi kependudukan Rp.56.854.000 Rp. 21.490.700

(33)

33 3. Terlaksananya Pengumpulan dan Penyempurnaan Data Peristiwa Kependudukan 4. Terlaksananya kegiatan peningkatan kapasitas aparat kependudukan dan catatan sipil Tersusunnya

laporan data base kependudukan (1 tahun), tersedianya hardisk eksternal (1 buah) Terlaksananya kegiatan peningkatan kapasitas aparat kependudukan dan catatan sipil 3. Pengembangan Data Base Kependudukan 4. Peningkatan kapasitas aparat kependudukan dan catatan sipil Rp.300.675.400 Rp. 23.581.100 Jumlah Anggaran : Rp. 2.447.662.500,-

(34)

34

Pada Tahun 2016 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat telah membuat penetapan kinerja sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsinya yang disusun berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2016 untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Untuk mendukung sasaran strategis yang telah ditetapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat menetapakan Anggaran Belanja Langsung sebesar Rp. 2.447.662.500,- yang anggaran tersebut dialokasikan untuk membiayai 4 (empat) sasaran strategis yang di implementasikan didalam 4 (empat) program dan 28 (dua puluh delapan) kegiatan dengan tujuan keempat sasaran strategis tersebut dapat tercapai

Dari setiap program yang telah ditetapkan, masing-masing program memiliki sasaran strategis yaitu :

1. Program Penataan Administrasi Perkantoran, Program Peningkatan Sarana dan Prasaran dan Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan memiliki sasaran strategis Terwujudnya Sistem Pelayanan Publik yang Transparan, Berkepastian Hukum dan Tepat Waktu. dan untuk mencapai sasaran tersebut maka dilaksanakanlah 16 (enam belas) kegiatan yang termuat di dalam masing-masing program.

2. Untuk Program Penataan Administrasi Kependudukan mempunyai 3 (tiga) sasaran strategis yaitu Terwujudnya Kesadaran Masyarakat

Akan Kepastian Hukum dan Arti Pentingnya Administrasi

Kependudukan, Terwujudnya Kinerja Penertiban Penataan Arsip Administrasi Kependudukan dan Terwujudnya Kualitas Pelayanan

Informasi dan Pengembangan Data Base Administrasi

Kependudukan. Untuk mencapai sasaran strategis tersebut maka dilaksanakan 12 (dua belas) kegiatan yang termuat didalam 1 (satu) program dan 3 (tiga) sasaran strategis.

(35)

35

BAB IV

AKUNTABILITAS KINERJA

4.1. PENGUKURAN KINERJA

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) adalah

perwujudan kewajiban suatu Instansi Pemerintah untuk

mempertanggungjawabkan keberhasilan / kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik. Penyusunan LAKIP ini didasarkan pada pengukuran hasil pelaksanaan perencanaan stratejik dan Rencana Kinerja Tahunan yang telah ditetapkan sebelumnya serta setelah berakhirnya pelaksanaan kegiatan dalam Tahun 2016.

Mengukur kinerja pada hakikatnya melakukan pengukuran atau penilaian apakah kerja instansi pemerintah tersebut berhasil atau gagal memenuhi target-target yang direncanakannya. Penilaian keberhasilan atau kegagalan ini menjadi penting apabila dikaitkan dengan reward dan

punishment. Sistem Pengukuran Kinerja adalah sistem yang digunakan

untuk mengukur, menilai, dan membandingkan secara sistematis dan berkesinambungan atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal yang perlu dibedakan adalah antara kinerja yang akan diukur dan indikator kinerja yang akan digunakan untuk mengukur. Apabila kinerja menunjukkan suatu kondisi, maka indikator kinerja merupakan alat yang memberikan gambaran atau penilaian mengenai kondisi tersebut. Pengukuran kinerja ini dilakukan dengan menghitung pencapaian kinerja kegiatan dan sasaran dengan cara membandingkan antara rencana pencapaiannya yang telah ditetapkan dalam Rencana Kinerja Tahunan dengan realisasi pencapaiannya.

Adapun hasil pengukuran kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 dapat disajikan sebagai berikut :

(36)

36

Tabel. 4.1 Pengukuran Kinerja Tahun 2016

Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (Rp) REALISASI (Rp) PROS ENTAS E (%) KATE GORI 1 2 3 4 5 6 1. Terwujudnya Sistem Pelayanan Publik yang Transparan, Berkepastian Hukum dan Tepat Waktu 1. Terlaksananya kegiatan surat menyurat 2. Tersedianya jasa komuniasi,

sumber daya Air & Listrik 3. Tersedianya jasa pemeliharaan & perijinan Kendaraan Dinas Operasional 4. Tersedianya jasa administrasi penatausahaan keuangan 5. Tersedianya SDM & bahan/alat kebersihan kantor 6. Tersedianya Alat Tulis Kantor 7. Tersedianya bahan/alat kebutuhan inventarisasi Sekretariat/Kanto r 14.202.000 112.600.000 88.350.000 141.510.900 43.893.500 2.540.700 13.590.000 14.201.200 71.164.800 84.532.321 141.275.900 43.893.500 2.540.700 13.590.000 99,99 63,20 95,67 99,83 100,00 100,00 100,00 SB C SB SB SB SB SB

(37)

37 8. Tersedianya bahan/alat kebutuhan Instalasi listrik/penerangan 9. Tersedianya koran, buku, UU peraturan & bahan bacaan lainnya 10. Tersedianya Makanan dan Minuman kegiatan dinas 11. Tersedianya Kegiatan Administrasi Kependudukan 3.550.000 10.560.000 33.660.000 206.250.000 3.550.000 10.560.000 33.350.000 203.083.733 100,00 100,00 99,07 98,46 SB SB SB SB 1. Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Gedung/Kantor, Rehab dan Renovasi 2. Terlaksananya Pemeliharaan Kendaraan Dinas/Operasion al 3. Terlaksananya Pemeliharaan Peralatan Gedung Kantor 60.500.000 113.810.000 13.500.000 59.229.700 98.029.750 13.000.000 97,90 86,13 96,29 SB B SB 1. Terlaksananya Laporan Capaian Kinerja SKPD 121.100.100 111.273.700 91,88 SB

(38)

38 2. Terlaksananya Analisis Beban Kerja SKPD 17.067.300 17.062.300 99,97 SB 2. Terwujudnya Kesadaran Masyarakat Akan Kepastian Hukum dan Arti Pentingnya Administrasi Kependudukan 1. Terlaksananya sosialisasi kebijakan kependudukan 2. Terlaksananya koordinasi pelaksanaan kebijakan kependudukan 3. Terlaksananya Pelatihan Tenaga Registrasi Desa 85.490.700 59.050.000 25.791.100 84.482.500 58.897.900 25.074.300 98,82 99,74 97,22 SB SB SB 3. Terwujudnya Kinerja Penerbitan Penataan Arsip Administrasi Kependudukan 1. Terlaksananya Pelayanan Akta Catatan Sipil 2. Terlaksananya Pelayanan Dokumen KK dan KTP 3. Terlaksananya Penyusunan Kebijakan Kependudukan 4. Terlaksananya Pelayanan Administrasi Bagi Penduduk Rentan 5. Terlaksananya Pelayanan KTP Elektronik 751.995.000 70.450.000 2.900.000 2.000.000 50.700.000 714.770.287 62.310.000 2.880.400 1.698.400 49.476.800 95,04 88,44 99,32 84,92 97,58 SB B SB B B 4. Terwujudnya Kualitas Pelayanan 1. Terlksananya Pemeliharaan 56.854.000 56.854.000 100,00 SB

(39)

39 Informasi dan Pengembangan Data Base Administrasi Kependudukan Data Administrasi Kependudukan 2. Terlaksananya Pemeliharaan Data Kependudukan 3. Terlaksananya Pengumpulan dan Penyempurnaan Data Peristiwa Kependudukan 4. Terlaksananya kegiatan peningkatan kapasitas aparat kependudukan dan catatan sipil

21.490.700 300.675.400 23.581.100 21.490.700 299.880.400 23.581.100 100,00 99,73 100,00 SB SB SB

(40)

40

Capaian 4 (Empat) sasaran atas 4 (Empat) program yang ditunjukan dengan 28 (Dua Puluh Delapan) kegiatan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dapat dicapai

dengan rata-rata capaian kinerja sangat baik.

Pengukuran keberhasilan Sasaran 1. Terwujudnya sistem pelayanan publik yang transparan, berkepastian hukum dan tepat waktu yang tercakup dalam 3 (tiga) Program dan 16 (Enam Belas) Kegiatan, dengan nilai capaian 100% atau kategori sangat baik. Sedangkan alokasi anggaran dalam sasaran ini sebesar Rp. 996.684.500,- dan terealisasi sebesar Rp. 920.337.604,- atau 92,33 %. Dari penggunaan anggaran dalam sasaran tersebut, terlihat lebih efisien bila dibandingkan dengan capaian kinerja.

Pengukuran keberhasilan Sasaran 2. Terwujudnya Kesadaran Masyarakat akan kepastian hukum dan arti pentingnya administrasi kependudukan tercermin dari indikator kinerja dengan nilai capaian 100 % atau kategori sangat baik. Sasaran ini dilaksanakan melalui Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan 3 (tiga) Kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 170.331.800,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 168.454.700,- atau 98,89 %. Dari penggunaan anggaran dalam sasaran tersebut, terlihat lebih efisien bila dibandingkan dengan capaian kinerja.

Pengukuran keberhasilan Sasaran 3. Terwujudnya kinerja penertiban penataan arsip Administrasi Kependudukan tercermin dari indikator kinerja dengan nilai capaian 100 % atau kategori sangat baik. Sasaran ini dilaksanakan melalui Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan 5 (Lima) kegiatan dengan alokasi anggaran dalam sasaran ini sebesar Rp. 878.045.000,- dan terealisasi sebesar Rp. 831.135.887,- atau 94,65 %. Dari penggunaan anggaran dalam sasaran ini terlihat lebih efisien bila dibandingkan dengan capaian kinerja.

Pengukuran keberhasilan Sasaran 4. Terwujudnya kualitas pelayanan informasi dan pengembangan data base administrasi kependudukan yang tercermin dari indikator kinerja dengan nilai capaian

(41)

41

100% atau kategori sangat baik. Sasaran ini dilaksanakan melalui Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan 3 (tiga) kegiatan. dengan alokasi anggaran dalam sasaran ini sebesar Rp. 402.601.200,- dan terealisasi sebesar Rp. 401.806.200,- atau 98,80% Dari penggunaan anggaran dalam sasaran ini terlihat lebih efisien bila dibandingkan dengan capaian kinerja.

Dengan melihat data realisasi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat telah melakukan efisiensi penggunaan anggaran, hal ini ditunjukan dengan realisasi fisiknya yang rata-rata mencapai 100% meskipun penggunaan anggaran secara nominal kurang dari 100%. dengan total anggaran untuk Belanja Langsung sebesar Rp. 2.447.662.500,-, sedangkan realisasinya sebesar Rp. 2.321.734.391,- sehingga terjadi sisa anggaran sebesar Rp. 125.928.109,- atau realisasi prosentase sebesar 94,86 % dari pagu anggaran Belanja Langsung. Hal ini disebabkan karena dilakukan penghematan pada beberapa kegiatan yang dilakukan penyesuaian harga sehingga termasuk kategori sangat baik.

(42)

42

Tabel 4.2 Pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2016

No Sasaran

Strategis

Indikator

Kinerja Target Realisasi Rumus

Kategori 1 Terwujudnya Kinerja Penerbitan, Penataan Arsip Administrasi Kependudukan Persentase Cakupan Penerbitan Kartu Keluarga (KK) Persentase Cakupan Penerbitan KTP 100% 100% 100% 78,92 %

Jumlah Kumulatif KK Terbit x 100% Jumlah Keluarga

267.650 x 100% = 100% 267.650

Jumlah KTP elektronik yang diterbitkan x 100 %

Jumlah Penduduk wajib KTP (>17 th dan atau pernah/sudah nikah)

406.202 x 100 % = 78,92 % 514.688

SB

(43)

43 Persentase Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran Persentase Cakupan Penerbitan Kutipan Akta Kematian 64,14% 31,75% 18,41% 10,11 %

Jumlah akta kelahiran yang diterbitkan tahun 2016 x100%

Jumlah kelahiran yang terjadi tahun 2016 2.084 x 100% = 18,41%

11.314

Jumlah Akta Kematian Yg diterbitkan x 100% Jumlah Kematian yang terjadi

257 x 100% =10,11% 2.540

SK

(44)

44

Dari capaian kinerja sasaran tersebut diatas diperoleh hasil untuk penerbitan Kartu Kelurga 100% (kategori Sangat Baik), penerbitan Kartu Tanda Penduduk 78,92 % (kategori Baik), penerbitan akta kelahiran sebesar 18,41 % (kategori Sangat Kurang) dan penerbitan akta kematian sebesar 10,11% (Kategori Sangat Kurang).

Tabel 4.3 Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Tahun 2015 dengan Realisasi Kinerja 2016 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satu an Realisasi Tahun 2015 Realisasi Tahun 2016 Selisih Ket. Meningkat /Menurun Terwujudnya Kinerja Penerbitan, Penataan Arsip Administrasi Kependudukan Cakupan Penerbitan KK % 100 100 - Tetap Cakupan Penerbitan KTP % 70,23 78,92 8,69 Meningkat Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran % 28,44 18,41 10,03 Menurun Cakupan Penerbitan Akta Kematian % 1,99 10,11 8,12 Meningkat

(45)

45

Perbandingan realisasi kinerja tahun 2016 jika dibandingkan dengan kinerja tahun 2015 mengalami peningkatan (cakupan penerbitan KTP dan cakupan penerbitan akta kematian). Sedangkan cakupan penerbitan akta kelahiran realisasi kinerja tahun 2016 mengalami penurunan.

Tabel 4.4 Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Tahun 2016 dengan Tahun Ke-5 Renstra Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target Tahun 2019 Realisasi Tahun 2016 % Terwujudnya Kinerja Penerbitan, Penataan Arsip Administrasi Kependudukan Cakupan Penerbitan KK % 100 100 100 Cakupan Penerbitan KTP % 100 78,92 78,92 Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran % 83,52 18,41 22,04 Cakupan Penerbitan Akta Kematian % 60,46 10,11 16,72

(46)

46

Realisasi kinerja tahun 2016 jika dibandingkan dengan realisasi 2015 mengalami peningkatan akan tetapi kalau dibandingkan dengan target akhir Rencana Strategis yakni tahun 2019 masih cukup jauh dari target, sehingga diperlukan upaya dan kerja yang lebih optimal untuk megejar target tersebut terutama cakupan penerbitan KTP, Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

4.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA PER SASARAN STRATEGIS

Analisis tentang pencapaian Akuntabilitas Kinerja Dinas

Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 diperlukan untuk penyusunan LAKIP yang harus menyajikan data dan

informasi relevan bagi pembuat keputusan agar dapat

menginterpretasikan keberhasilan dan kegagalan secara lebih luas dan mendalam.

1. Program Administrasi Perkantoran

Melalui Program Administrasi Perkantoran tugas ketatausahaan terlaksana dengan baik serta tertib administrasi. Hal ini adalah karena adanya komitmen yang kuat dari seluruh karyawan yang ada pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat untuk bekerja sama dalam rangka melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah ditetapkan. Jumlah kegiatan dalam Program Administrasi Perkantoran ini

adalah 11 Kegiatan dangan total anggaran sebesar Rp 670.707.100,-.

Sedangkan realisasi anggaran dalam program ini sebesar Rp. 621.742.154,- atau sebesar 92,69 % dari anggaran program ini.

Namun dalam rangka lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maka peningkatan pengetahuan dan keterampilan karyawan harus senantiasa mendapatkan perhatian, sehingga etos kerja akan tetap terpelihara dan semakin meningkat.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatn Sipil terlaksana

(47)

47

dengan baik dalam memperlancar tugas ketatausahanaan serta pelayanan tertib administrasi. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah ditetapkan. Anggaran yang tersedia dalam program ini adalah Rp. 187.810.000,- dengan capaian realisasi sebesar Rp. 170.259.450,- atau 90,65 %.

Dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan dari program ini ditemui hambatan yaitu masih terbatasnya dana dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendukung.

3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Kinerja dan Keuangan

Program ini terlaksana dengan baik dan lancar oleh karena adanya Tim yang telah dibentuk Dinas untuk mengelola seluruh kegiatan pelaporan yang tercakup dalam program ini. Jumlah anggaran dalam program ini sebesar Rp. 138.167.400,- dan capaian realisasinya sebesar Rp. 128.336.000 atau 92,88 %.

4. Program Penataan Administrasi Kependudukan.

Pelayanan kepada masyarakat terutama yang menyangkut kegiatan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku hal ini dapat dilaksanakan berkat komitmen dan kerja sama dari semua pihak baik internal maupun eksternal, total anggaran untuk mendukung

pelaksanaan program ini sebesar Rp 1.450.978.000,-. Sedangkan

realisasi anggaran dalam program ini sebesar Rp. 1.401.396.787,- atau sebesar 96,58 % dari anggaran program ini.

Realisasi kinerja berdasarkan sasaran strategis yang tertuang dalam Rencana Strategis (2014-2019) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat, cakupan penerbitan Kartu Keluarga sudah mencapai target tahun 2016 sebesar 100 %, cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk belum mencapai target, cakupan penerbitan Akta Kelahiran belum mencapai target, juga cakupan penerbitan Akta Kematian belum mencapai target.

(48)

48

Dalam rangka melaksanakan program kependudukan dan catatan sipil masih banyak ditemui kendala / hambatan serta permasalahan, antara lain :

a. Belum optimalnya kemampuan Sumber Daya Manusia baik secara kuantitas maupun kualitas.

b. Pada umumnya kondisi geografis dan penyebaran penduduk yang cukup luas juga cukup menyulitkan dalam melakukan

pendataan dan pengurusan dokumen kependudukan,

disamping itu biodata penduduk yang cukup banyak mengalami perbaikan.

c. Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami pentingnya dokumen kependudukan. Umumnya masyarakat akan membuat Akta Kelahiran di saat-saat membutuhkan untuk keperluan tertentu seperti persyaratan masuk sekolah, melamar pekerjaan di dalam/luar negeri dan keperluan persyaratan di instansi pemerintah/swasta.

d. Pemeliharaan dan peningkatan sarana dan prasarana perangkat keras (computer) dan perangkat lunak (aplikasi). e. Belum sinkronnya pelaksanaan tugas antar lembaga.

f. Masih kurangnya sarana transportasi untuk kegiatan

lapangan.

g. Ketersediaan Blanko KTP yang dikirim oleh pemerintah pusat sangat kurang/sangat terbatas.

h. Adanya ketidaksesuaian data/identitas antara database

kependudukan dengan dokumen lain seperti Ijazah,

Surat/Akta Nikah, serta data berbagai intervensi

pembangunan seperti Jamkesmas, dll.

i. Masih rendahnya pelaporan peristiwa penting terutama

kematian yang mengakibatkan kepemilikan dokumen

(49)

49

j. Laporan kependudukan dari Kecamatan sering terlambat

karena Desa/Dusun tidak mengirim secara rutin sehingga data di Kecamatan tidak lengkap.

Dalam rangka menyelesaikan permasalahan guna mewujudkan visi dan misi serta tujuan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, upaya dan terobosan/inovasi terus dilakukan, antara lain:

 Pelayanan Perekaman KTP keliling ke desa-desa

 Melakukan sosialisasi dan penyuluhan di desa-desa dan

pondok pesantren untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang arti pentignya membuat dokumen kependudukan.

 Pelayanan isbat nikah di Kecamatan

 Pelayanan Pembuatan Akta Kelahiran di Kecamatan

 Penerapan Buku Pokok Pemakaman

 Pembentukan/Pengangkatan Tenaga Registrasi Desa.

 Penertiban Dokumen Kependudukan

 Menerbitkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak

(SPTJM) bagi yang belum memiliki buku nikah sebagai salah satu syarat pembuatan akta kelahiran

 Melaksanakan bimbingan teknis terhadap petugas

pembuat laporan dan pencatatan data kependudukan yang ada di desa.

 Pelatihan teknis dalam rangka pengembangan kemampuan

petugas pelayanan atau operator di bidang administrasi kependudukan dan catatan sipil.

 Mendorong pihak Kecamatan dan desa agar melaporkan

data kependudukannya secara rutin dan tepata waktu

4.3. AKUNTABILITAS KEUANGAN

Program/kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2016 sebanyak 4

(50)

50

(empat) program dengan 28 kegiatan yang merupakan penjabaran dari Kebijakan sesuai Rencana Strategis yang ditetapkan.

Program/kegiatan tersebut didukung dengan APBD tahun 2016 sebesar Rp. 6.044.271.649,74 ( Enam Milyar Empat Puluh Empat Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Koma Tujuh Empat Rupiah) dengan jumlah realisasi keuangan mencapai Rp. 5.756.301.082 ( Lima Milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Satu Ribu Delapan Puluh Dua Rupiah) atau sebesar 95,24 % dari anggaran yang tersedia.

Khusus untuk anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp.2.447.662.500 (Dua Milyar Empat Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Enam puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi sebesar Rp. 2.321.734.391,- ( Dua Milyar Tiga Ratus Dua Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Empat Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Satu Rupiah) atau sebesar 94,86 %.

Dan sebagai data pembanding pada Tahun Anggaran 2015 Program/kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat Tahun 2015 sebanyak 4 (empat) program dengan 26 kegiatan yang merupakan penjabaran dari Kebijakan sesuai Rencana Strategis yang ditetapkan.

Program/kegiatan tersebut didukung dengan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 6.085.749.673,81 (Enam Milyar Delapan Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Tiga Rupiah Koma Delapan Satu Sen) dengan jumlah realisasi keuangan mencapai Rp. 5.887.273.018,- (Lima Milyar Delapan Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Delapan Belas Rupiah) atau sebesar 96,74 % dari anggaran yang tersedia.

Khusus untuk anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp. 2.784.952.500 (Dua Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Empat Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi sebesar Rp. 2.646.724.197,- (Dua Milyar Enam Ratus Empat Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Empat Ribu Seratus

(51)

51

Sembilan Puluh Tujuh Rupiah) atau sebesar 95,04 %. Sedangkan anggaran kegiatan untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) sebesar Rp. 1.280.646.200 (Satu Milyar Dua Ratus Delapan Puluh Juta Enam Ratus Empat Puluh Enam Ribu Dua Ratus Rupiah) dengan jumlah realisasi Rp. 1.232.942.087 (Satu Milyar Dua Ratus Tiga Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Dua Ribu Delapan Puluh Tujuh Rupiah) atau sebesar 96,27%.

Untuk lebih rincinya realisasi Anggaran Tahun 2015 dan Tahun 2016 sebagaimana terlampir.

(52)

52

BAB V P E N U T U P

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 disusun sebagai wujud pertanggungjawaban akuntabilitas kinerja untuk memberikan gambaran perkembangan capaian kinerja dan diharapkan dapat berperan selain sebagai alat kendali, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat pendorong dan pendukung terwujudnya penyelengaraan tata pemerintah yang baik (good governance). Dalam kurun waktu lima tahun pelaksanaan Rencana strategis (Renstra) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat cukup banyak hasil yang sudah dicapai namun sejalan dengan hal tesebut masih cukup banyak pula permasalahan yang masih perlu terus mendapatkan perhatian dan penyelesaian, baik dalam kontekstualisasi persoalan yang ada maupun dalam bentuk komitmen terhadap upaya menata kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara kearah yang lebih baik.

5.1. KESIMPULAN

Sebagaimana dijabarkan dalam Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2014-2019, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 memiliki 4 (Empat) sasaran strategis dan 4 (Empat ) tujuan strategis yang kemudian dituangkan kedalam pelaksanaan 4 (Empat) program dan dapat dilaksanakan dengan rata-rata pencapaian kinerja sasaran 100 %. Sementara itu, capaian kinerja kegiatan dengan tingkat pencapaian rata-rata 91,96 %. Apabila dilihat dari persentase capaian kinerja kumulatif ini, maka kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2016 dapat dikategorikan tercapai secara efektif dan efisien.

Secara umum, pelaksanaan program/kegiatan Tahun 2016 berdasarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten pada tahun 2016 telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Akan tetapi capaian kinerja yang berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) perlu

(53)

53

dimaksimalkan karena belum mencapai target yang telah ditetapkan seperti cakupan penerbitan KTP, cakupan penerbitan Akta Kelahiran dan cakupan penerbitan Akta Kematian.

5.2. SARAN-SARAN

a. Perlu adanya penajaman skala prioritas sasaran dan kegiatan pada tahun berikutnya.

b. Dalam rangka mengantisipasi permasalahan yang akan timbul perlu

dilakukan koordinasi secara berkesinambungan dengan

instansi/lembaga terkait.

Gerung, Januari 2017 Kepala Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Barat,

H. MURIDUN HH, SE. MM

Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19600702 1982031 009

(54)
(55)
(56)

iv DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengantar Ringkasan Eksekutif Daftar Isi i ii iii BAB I BAB II BAB III PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1.2 Maksud dan Tujuan... 1.3 Sistematika Pembahasan...

GAMBARAN UMUM

2.1 Isu-Isu Strategis ... 2.2 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi………. 2.2.1 Tugas Pokok Dan Fungsi... 2.2.2 Struktur Organisasi... 2.3 Sumber Daya Aparatur...

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

3.1 RPJMD... 3.2 Rencana Strategis...

3.2.1. Visi... 3.2.2. Misi... 3.2.3. Tujuan Dan Sasaran... 3.2.4. Cara Mencapai Tujuan Dan sasaran...

1 3 4 6 7 7 8 9 18 18 19 20 21 21

(57)

v

BAB IV

BAB V

3.3 Indikator Kinerja Utama (IKU)... 3.4 Perjanjian Kinerja...

AKUNTABILITAS KINERJA

4.1. Pengukuran Kinerja... 4.2. Analisis Capaian Kinerja Per Sasaran Strategis... 4.3. Akuntabilitas Keuangan... PENUTUP 5.1 Kesimpulan ... 5.2 Saran-saran ... Lampiran – Lampiran 24 25 35 46 49 52 53

Gambar

Tabel 4.3 Perbandingan Antara Realisasi Kinerja Tahun 2015 dengan Realisasi  Kinerja 2016  Sasaran  Strategis  Indikator Kinerja  Satuan  Realisasi Tahun  2015  Realisasi Tahun 2016  Selisih  Ket
Tabel  4.4  Perbandingan  Antara  Realisasi  Kinerja  Tahun  2016  dengan  Tahun  Ke-5 Renstra  Sasaran  Strategis  Indikator Kinerja  Satuan  Target Tahun  2019  Realisasi Tahun 2016  %  Terwujudnya  Kinerja  Penerbitan,  Penataan  Arsip  Administrasi  Ke

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Strategis Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau Tahun 2013-2018 secara garis besar disusun dengan sistematika yang sesuai dengan

Sistematika penulisan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun Anggaran 2019 ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden

Penyusunan Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2015 merupakan dokumen rencana kerja dimaksudkan sebagai pedoman dalam

Perubahan Rencana Strategis Perangkat Daerah ini dimaksudkan sebagai dokumen perencanaan yang memuat arah kebijakan, program, kegiatan, dan tolak ukur kinerja Perangkat Daerah Dinas

Penyusunan Rencana Kerja adalah merupakan acuan kerja bagi pelaksanaan kegiatan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima selama periode

Penyusunan Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuban Tahun 2018 ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman atau acuan

Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Blitar dimaksudkan sebagai penyesuaian

Dalam penyusunannya rasionalitas penyusunan Rencana Strategis Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang, didasarkan pada kebutuhan daerah untuk memenuhi tuntutan