1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat adalah salah satu daerah otonom dalam kerangka wilayah Propinsi Kalimantan Tengah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 yang memiliki kewenangan mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat berdasarkan aspirasi dan prakarsa masyarakat yang disertai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat mempunyai dua urusan satuan kerja teknis dalam satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat terdiri dari urusan wajibnya Kebudayaan dan urusan pilihannya Pariwisata, yang mempunyai visi, misi, tujuan dan sasaran strategis serta kebijakan program-program dan kegiatan, yang ditetapkan berdasarkan Renstra dan Renja SKPD demi terwujudnya perencanaan, pengendalian dan pembangunan yang prioritas di Kabupaten Kotawaringin Barat ini.
Pembangunan dan pengembangan Kebudayaan dan Kepariwisataan yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat, pada dasarnya mencakup 6 ( enam ) wilayah kecamatan, merupakan bagian integral dari pembangunan daerah kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya di bidang Kebudayaan dan Kepariwisataan.
Rencana Pembangunan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang diarahkan untuk memacu perkembangan dan pertumbuhan industri pariwisata daerah yang nantinya diharapkan dapat berperan secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Kotawaringin Barat pada umumnya.
Oleh karena itu dibutuhkan penanganan yang terencana, teratur, terprogram, terkendali dan dapat dipertanggungjawabkan baik input, output, outcome dan manfaat kepada masyarakat dan pemerintah.
1.2 Landasan Hukum
Berbagai peraturan perundang-undangan dapat dijadikan landasan hukum pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial, meliputi :
1. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 ).
2. Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437 ) sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Perubahan Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang – Undang ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548 ).
3. Undang – Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Sistem Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ).
4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578 ).
5. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa.
2
6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614 ).
8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota.
9. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Keuangan Negara/ Daerah.
10. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Desa.
11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
13. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
14. Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
1.3 Maksud dan Tujuan
Penyusunan Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2015 merupakan dokumen rencana kerja dimaksudkan sebagai pedoman dalam melaksanakan program/kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat dalam kurun waktu Tahun 2015, dan tujuannya adalah memberikan arah dan sasaran yang ingin dicapai dalam melaksanakan tugas dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat dalam kurun waktu 1 (satu) tahun kedepan yang selanjutnya akan dijabarkan dalam Rencana Kerja Anggaran sesuai dengan ketersediaan dan kebijakan anggaran. Renja ini digunakan untuk menilai kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada tahun berkenaan.
1.4 Sistematika Penulisan
Berdasarkan substansi sajian tersebut di atas, maka naskah Renja ini, disusun dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwsiata
2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
3 3.3. Program dan Kegiatan
BAB IV PENUTUP
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun Lalu dan Capaian Renstra Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Evaluasi program dan kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terhadap pelaksanaan Renja dan capaian Renstra pada tahun 2013 terlaksana secara keseluruhan, sebagai berikut :
a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur c. Program Peningkatan Disipilin Aparatur
d. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
e. Program Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja & Keuangan f. Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata
g. Program Pengembangan Destinasi Pariwisata h. Program Pengembangan Kemitraan
i. Program Pengembangan Nilai Budaya j. Program Pengelolaan Keragaman Budaya k. Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
2.1.1. Realisasi Program dan Kegiatan Tahun 2013
Pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat dapat dilihat dari realisasi program dan kegiatan tahun 2013. Program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2013 sesuai dengan DPA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dibiayai dengan sumber dana APBD Kabupaten sebanyak 11 program dan 39 kegiatan, dengan realisasi fisik 98,57% dan realisasi keuangan 93,22%.
Pada tahun 2013, selain program dan kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dibiayai dari APBD Kabupaten, juga ada program dan kegiatan yang bersumber dana selain dana APBD kabupaten yaitu :
a. Dana Tugas Pembantuan (TP), untuk pembangunan Tourism Information Center (TIC) dan pembangunan sarana pendukung Camp Leakey dan Sei Sekonyer, dengan realisasi fisik 86,11% dan realisasi keuangan 82,59%.
Program dan kegiatan yang tercantum dalam DPA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tahun anggaran 2013 sebanyak 11 program dan 39 kegiatan, dengan pencapaian program baik realisasi fisik maupun realisasi keungan secara rinci sebagai berikut :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, realisasi fisik 95,95% dan realisasi keuangan 82,91%
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, realisasi fisik 100% dan realisasi keuangan 93,09%
3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur, realisasi fisik 100% dan realisasi keuangan 99,43%
4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, realisasi fisik 21,79% dan realisasi keuangan 21,79%
5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan,
realisasi fisik 100% dan realisasi keuangan 33,42%
4
6. Program Pengembangan Destinasi Pariwisata, realisasi fisik 99,68% dan realisasi keuangan 94,99%
7. Program Pengembangan Nilai Budaya, realisasi fisik 100%, dan realisasi keuangan 85,72%
8. Program Pengelolaan Kekayaan Budaya, realisasi fisik 99,68%, dan realisasi keuangan 97,29%
9. Program Pengelolaan Keragaman Budaya, realisasi fisik 99,67%, dan realisasi keuangan 97,69%
10. Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata, realisasi fisik 97,77% dan realisasi keuangan 84,79%
11. Program Pengembangan Kemitraan, realisasi fisik 100% dan realisasi keuangan
94,26%
5
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Pada tahun 2013 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mendapatkan alokasi anggaran total sebesar Rp. 9.744.067.000 dengan realisasi sebesar Rp. 9.078.574.968 atau 93,17 %. Anggaran tersebut terdiri Belanja Tidak Langsung Rp. 2.032.819.000,00 dengan realisasi Rp. 1.889.645.014,00 atau 92,95 % dan Belanja Langsung Rp. 7.711.248.000,00 dengan realisasi Rp. 7.188.929.954 atau 93,22%.
Adapun realisasi anggaran program kegiatan seperti yang diuraikan diatas selengkapnya dapat dilihat pada Tabel berikut:
Tabel I
Realisasi Anggaran serta Kinerja Output dan Outcome Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tahun 2013
No. Program dan Kegiatan Input Output Outcome
Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) (%) Uraian Real. Satuan Uraian Real. Satuan I. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
a. Penyediaan Jasa Surat Menyurat
800.000
500.000 37,50
Tersedianya jasa surat menyurat
150 lbr Tersedianya bahan-bahan sbg penunjang surat- menyurat
150 lbr
b. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
106.400.000
48.310.678 45,40
Terlaksananya penyediaan surat kabar, jasa telepon, air, dan listrik kantor
1 tahun Terfasilitasi kegiatan kantor melalui jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
1 tahun
c. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional
1.200.000
728.000 60,66
Tersedianya jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas
1 tahun Terpeliharanya kendaraan dinas
1 tahun
d. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
90.722.000
75.899.000 83,66
Terbiayainya jasa pengelolaan administrasi keuangan perkantoran
1 tahun Pengelolaan keuangan berjalan dengan lancar
1 tahun
e. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
21.191.300
19.842.800 93,63
Terbiayainya jasa kebersihan kantor
1 tahun Kebersihan dan kenyamanan kantor
1 Tahun
f. Penyediaan jasa perbaikan
peralatan kerja 15.284.000 14.250.000 93,23
Tersedianya jasa perbaikan peralatan kerja
1 tahun Meningkatnya jasa pelayanan kantor
1 Tahun
g. Penyediaan Alat Tulis Kantor
25.549.400
25.547.200 99,99
Tersedianya alat tulis kantor (ATK)
1 tahun Lancarnya jasa penyediaan alat tulis kantor (ATK)
1 Tahun
h. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
24.324.400
24.314.400 99,99
Tersedianya barang cetakan dan penggandaan
1 tahun Terfasilitasinya kegiatan kantor penunjang cetak dan penggandaan
1 Tahun
i. Penyediaan Komponen InstalasiListrik/Penerangan Bangunan Kantor
5.600.000
5.250.000 93,75
Terfasilitasi pembelian komponen listrik/penerangan kantor
1 tahun Terpenuhinya instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
1 Tahun
j. Penyediaan Peralatan dan
Perlengkapan Kantor 141.364.450 138.455.500 97,94
Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor
1 paket Terfasilitasinya pelayanan pegawai dengan baik
1 Paket
k. Penyediaan Peralatan Rumah Tangga
5.666.400
5.666.400 100
Tersedianya peralatan rumah tangga
1 tahun Terfasilitasinya kegiatan perkantoran dengan penunjang peralatan rumah
1 Tahun
6
tangga
l. Penyediaan Makan dan Minuman
9.865.000
5.975.000 60,56
Terlaksananya penyediaan makanan dan minuman
1 tahun Tersedianya makanan dan minuman
1 Tahun
m. Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi Keluar Daerah
121.835.020
108.191.700. 88,80
Terlaksananya perjalanan dinas dalam rangka rapat koordinasi dan konsultasi tingkat pusat, regional dan propinsi
1 tahun Koordinasi dan konsultasi dalam dan luar negeri yang lancar
1 Tahun
2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur
a. Pembangunan gedung kantor
80.000.000 77.967.000 Tersedianya ruang kantor yang representatif
3 paket Terciptanya ruang kantor yang representatif
3 Paket
b. Pengadaan Perlengkapan gedung kantor
40.178.000
40.135.000 99,89
Tersedianya pembuatan umbul-umbul, mesin potong rumput dan gerobak
20 dan
3
buah Pembuatan umbul-umbul
20 dan 3
Buah
c. Pengadaan Mebeuler
32.848.900
32.140.000 97,84
Terpenuhinya pembelian mebeuler
36 buah Terpenuhinya lemari arsip, filing cabinet dan kaca meja
36 Buah
d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
16.325.000 15.108.400 92,54 Terlaksananya pemeliharaan gedung kantor, pagar dan halaman kantor
1 tahun
Terciptanya halaman dan pagar kantor yang bersih dan baik
1 Tahun
e. Pemeliharaan
rutin/berkala kendaraan/
operasional
30.884.000
20.200.000 65,40
Terpenuhinya pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
1 tahun Terpeliharanya kendaraan dinas
1 Tahun
f. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
12.210.000 12.135.016 99,38
Terpeliharanya AC dan mesin potong rumput
10 unit Kelancaran dan kenyamanan dalam bekerja
10 Unit
g. Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor
1.180.000 1.180.000 100 Terpeliharanya meja dan kursi
20 buah Kelancaran dan keamanan pelaksanaan pekerjaan
20 Buah
3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur
a. Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya.
21.706.680 21.583.680 99,43
Terlaksananya pengadaan pakaian batik bagi PNS Disbudpar
41 stel Tersedianya pakaian batik bagi PNS Disbudpar
41 Stel
4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
a. Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan
60.000.000 13.077.500 21,79 Terpenuhinya bimtek / magang bagi insan pariwisata
5 orang Termotivasinya insane pariwisata
5 Orang
5 Peningkatan
Pengembangan Sistem Pelaporan Capian Kinerja dan Keuangan
a. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.
1.000.000
0,00 0,00
Tersedianya laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
1 tahun Tersedianya laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD yang akurat
1 Tahun
7
b. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran
190.000
0,00 0,00
Penyusunan laporan keuangan semesteran
1 tahun Tersedianya laporan keuangan semesteran
1 Tahun
c. Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun
1.000.000
732.000 73,2
Penyusunan laporan keuangan akhir tahun
1 tahun Laporan keuangan akhir tahun
1 Tahun
6 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata
a. Pelaksanaan Promosi Pariwisata Nusantara di Dalam dan di Luar Negeri
708.150.080 626.751.300 88,50
Terlaksananya promosi pariwisata daerah Kobar
1 tahun Kunjungan wisatawan bertambah
1 Tahun
b. Analisa Pasar untuk Promosi dan Pemasaran Obyek Pariwisata
15.000.000 14.700.000 98,00 Terlaksananya pendataan pembuatan buku analisa pasar
150 lembar Tersedianya data potensi pasar unggulan promosi dan pemasaran pariwisata
150 Lembar
c. Pengembangan jaringan
kerja sama promosi 171.160.700 124.594.700
72,79 Terlaksananya promosi pariwisata daerah Kobar
1 tahun Promosi pariwisata mencapai sasaran
1 Tahun
d. Koordinasi dengan sector pendukung pariwisata Kobar
76.429.010 57.102.000 74,71
Terlaksananya kegiatan Pokdarwis
1 paket Bertambahnya kunjungan wisatawan
1 Paket
7 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata
a. Pengembangan Objek Pariwisata Unggulan
228.512.500 174.810.000 76,49
Terpelihara dan terjaganya obyek pariwisata di Kobar
1 tahun Pemeliharaan fasilitas umum di obyek wisata
1 Tahun
b. Peningkatan
Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata
2.173.200.000
2.106.751.500 96,94
Pembangunan fasilitas umum obyek wisata yang lebih lengkap dan representatif
8 paket Meningkatnya pemenuhan fasilitas umum di lokasi obyek wisata
8 Paket
8 Program Pengembangan Kemitraan
a. Pengembangan SDM dan
pofesionalisme Bidang Pariwisata
54.573.160
51.442.160 87,37
Terselenggaranya pelatihan membatik dan pembuatan souvenir
20 org Bertambahnya pengetahuan membatik dan pembuatan souvenir
20 Org
9. Program Pengembangan Nilai Budaya
a. Pemberian dukungan, penghargaan dan kerjasama di bidang budaya
51.725.000 44.245.000 85,53
Terkirimnya peserta audisi paduan suara Gita Bahana Nusantara tingkat provinsi
4 orang Tumbuhnya semangat nasionalisme dan patriotism di kalangan generasi muda
4 Orang
10 Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
a. Fasilitasi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kekayaan budaya
56.483.400 38.385.398 67,95 Ditemukannya benda bersejarah
2 buah Ditemukannya benda bersejarah
2 Buah
b. Pelestarian Fisik dan Kandungan bahan pustaka termasuk naskah kuno
1.477.599.600 1.454.218.922 98,41
Terpeliharanya benda-benda cagar budaya di Kobar
8 paket Meningkatnya pemeliharaan dan pelestarian benda sejarah dan benda cagar budaya
8 Paket
10 Program Pengelolaan Keragaman Budaya
a. Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah
1.247.199.000 1.222.954.000 98,06
Terlaksananya pengadaan alat- alat kesenian daerah
18 sanggar Meningkatnya motivasi masyarakat terhadap kesenian dan budaya daerah
18 Sanggar
8
b. Fasilitasi penyelenggaraan festival budaya daerah
583.891.000
565.985.700 96,93
Terlaksananya penyelenggaraan festival Seni Budaya
2 paket Termotivasinya masyarakat untuk mengembangkan seni budaya tradisional
2 Paket
JUMLAH 7.711.248.000 7.188.929.954 93,22
Pencapaian kinerja output dan outcome tersebut mendukung pencapaian keberhasilan Program dan Kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui pengembangan pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi pariwisata, pengembangan kemitraan, pengembangan nilai budaya, pengelolaan kekayaan budaya dan pengelolaan keragaman budaya.
Pengukuran kinerja menggambarkan pencapaian kinerja kegiatan dan sasaran, serta hal-hal yang mendukung keberhasilan dan kegagalan dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Pengukuran kinerja merupakan suatu proses penilaian yang sistematik dan bertahap untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan stratejik dan perencanaan kinerja tahunan.
Guna melihat capaian kinerja dan capaian sasaran menggunakan kategori rentang capaian sebagai berikut :
Urutan Rentang Capaian Kategori Capaian
I II III IV
Lebih dari 90 % 80% hingga 90%
60% hingga 80%
Kurang dari 60%
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
Mencermati tabel dan uraian di atas yang mencapai 93,22 %, maka tingkat capaian kinerja termasuk kategori sangat baik.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD
Permasalahan yang berdasarkan pada Tugas Pokok Dan Fungsi yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat adalah :
1. Lemahnya SDM pengelola peninggalan sejarah budaya dan kepurbakalaan lokal serta pengelolaan obyek dan daya tarik wisata.
2. Kurang terpeliharanya peninggalan benda sejarah dan benda budaya 3. Terbatasnya data/informasi mengenai benda cagar budaya ( BCB )
4. Kurangnya pembinaan, perlindungan terhadap kesenian budaya daerah sebagai usaha pelestarian warisan budaya daerah
5. Banyaknya permintaan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Kotawaringin Barat
6. Masih adanya obyek wisata dan budaya yang belum dikenal bagi wisatawan 7. Lemahnya kerjasama Pemerintah Daerah dengan Pelaku Pariwisata
8. Terbatasnya sarana dan prasarana obyek wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD
Berhubung rancangan awal RKPD belum tersedia maka tidak dapat dipersandingkan antara rancangan awal RKPD dengan hasil analisis kebutuhan. Sebenarnya persandingan tersebut penting untuk melihat apakah hasil análisis kebutuhan masih relevan dan sesuai dengan RKPD dengan adanya berbagai pengaruh baik internal maupun eksternal SKPD. Dari persandingan itu akan ditemukan apakah perbedaan hasil analisis kebutuhan dan rancangan awal RKPD atau tidak, harus dilakukan intervensi program baru atau tidak dan seterusnya.
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
9
Usulan program dan kegiatan berasal dari berbagai sumber diantaranya berasal dari hasil Musrenbang Tingkat kecamatan dan usulan langsung dari masyarakat. Usulan tersebut jika dikaitkan dengan isu-isu penting penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata layak dan sesuai untuk menjadi perhatian, karena sesuai pula dengan prioritas program baik secara nasional mamupun regional Kalimantan Tengah. Tahun 2014 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mempunyai usulan program dan kegiatan yang berasal dari Musrembang Tingkat Kecamatan dan usulan langsung dari masyarakat. Usulan tersebut ada pada program Pengembangan Destinasi Pariwisata, Program Pengelolaan Keragaman Budaya, dan pada program Pengelolaan Kekayaan Budaya.
BAB III
TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
Menelaah visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih ditujukan untuk memahami arah pembangunan yang akan dilaksanakan selama kepemimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan SKPD yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut.
Hasil identifikasi SKPD tentang faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan SKPD yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih ini juga akan menjadi input bagi perumusan isu-isu strategis pelayanan SKPD. Dengan demikian, isu-isu yang dirumuskan tidak saja berdasarkan tinjauan terhadap kesenjangan pelayanan, tetapi juga berdasarkan kebutuhan pengelolaan faktor-faktor agar dapat berkontribusi dalam pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.
Tabel III
Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Visi: “ Terwujudnya Kabupaten Kotawaringin Barat yang Sejahtera, Berkeadilan dan Jaya”.
No
Misi dan Program KDH dan Wakil
KDH terpilih
Permasalahan Pelayanan SKPD
Faktor
Penghambat Pendorong
(1) (2) (3) (4) (5)
1
Misi : Memperkuat dimensi keadilan di semua bidang
1. Lemahnya SDM pengelola peninggalan sejarah budaya dan kepurbakalaan lokal serta pengelolaan obyek dan daya tarik wisata.
2. Kurang terpeliharanya peninggalan benda sejarah dan benda budaya 3. Terbatasnya data/informasi mengenai
benda cagar budaya ( BCB )
4. Kurangnya pembinaan, perlindungan terhadap kesenian budaya daerah sebagai usaha pelestarian warisan budaya daerah
5. Banyaknya permintaan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Kotawaringin Barat
6. Masih adanya obyek wisata dan budaya
1. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pelestarian benda cagar budaya (BCB)
2. Lemahnya sumber daya manusia (SDM) pengelola peninggalan sejarah kepurbakalaan dan budaya local, pengelolaan obyek dan daya tarik wisata, serta SDM pelaku pariwisata
3. Apresiasi dan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan produk dalam negeri masih rendah antara lain karena keterbatasan informasi
1. Dengan semakin matang sistem demokrasi maka membuka kesempatan yang besar bagi seniman dan budayawan dalam menciptakan karya seni budaya.
2. Dengan semakin tersegmentasinya wisatawan yang memiliki motivasi khusus,menuntut destinasi yang
mampu menawarkan
keanekaragaman produk pariwisata.
3. Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan etnis dikenal suka membantu dan ramah yang merupakan modal untuk membangun industry pariwisata sebagai industry jasa.
4. Adanya peluang dengan manfaat Program
Pengembangan Budaya
10
yang belum dikenal bagi wisatawan 7. Lemahnya kerjasama Pemerintah
Daerah dengan Pelaku Pariwisata 8. Terbatasnya sarana dan prasarana
obyek wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat
4. Pembangunan Destinasi yang kurang memperhatikan aspek kepentingan dan manfaat bagi masyarakat lokal.
5. Adanya kesamaan potensi kepariwisataan dengan daerah lain.
6. Belum tersedianya standar pedoman teknis kriteria dan prosedur-prosedur
pengelolaan kebudayaan dan pariwisata.
7. Data base kebudayaan dan pariwisata yang tersedia belum mampu mendukung kebutuhan dalam proses pengambilan keputusan pembangunan sektor kebudayaan pariwisata yang aktual.
8. Masih rendahnya apresiasi dan kecintaan terhadap budaya dan produk lokal.
9. Rendahnya pengelolaan Destinasi pariwisata
khususnya dalam
pengemasan daya tarik wisata ke dalam produk pariwisata dan paket-paket wisata.
10. Belum optimalnya peran masyarakat dan insan
pariwisata dalam
pembangunan kepariwisataan.
11. Belum efektifnya upaya pemasaran dalam dan luar negeri.
12. Obyek dan daya tarik wisata belum tertata optimal.
13. Kurangnya aksesibilitas menuju obyek wisata dan daya tarik wisata potensial .
14. Belum optimalnya
pengelolaan usaha jasa dan sarana wisata.
15. Alokasi anggaran yang mendukung pengembangan, pengelolaan dan pelestarian obyek wisata relative terbatas.
16. Kualitas sumber manusia yang kurang memadai
.
teknologi informasi dan komunikasi dalam upaya mempromosikan potensi kepariwisataan Kab.Kobar.
5. Terbukanya kesempatan untuk mengembangkan peningkatan obyek dan daya tarik wisata.
6. Adanya produk usaha jasa dan sarana yang berdaya saing tinggi.
7. Adanya komitmen bersama dan terpadu antara pemerintah sebagai fasilitator dengan masyarakat dan swasta untuk memajukan pembangunan kepariwisataan.
8. Adanya komitmen yang kuat dari Pemda untuk membangun dan mengembangkan obyek dan daya tarik wisata terbuka secara luas bagi pengusaha yang akan menanamkan modalnya di kabupaten Kotawaringin Barat.
9. Terbukanya kesempatan bagi aparat kepariwisataan dalam mengembangkan sumber dayanya.
1. Dengan otonomi daerah dan perangkat hukumnya akan mampu meningkatkan kemampuan Pemda untuk membangun destinasi baru khususnya pengembangan obyek dan daya tarik wisata,usaha jasa dan sarana wisata
2. Adanya master plan atau Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kabupaten Kotawaringin Barat.
3. Potensi ekonomi pariwisata relative besar dan menjanjikan untuk meningkatkan kegiatan usaha dan kesempatan kerja.
4. Adanya sarana informasi kepariwisataan kepada masyarakat.
5. Sosialisasi branding untuk pasar luar negeri “THE HIDDEN BEAUTIFUL OF BORNEO “dan untuk pasar dalam negeri “ KENALI NEGERIMU, CINTAI NEGERIMU “ diharapkan akan membangkitkan citra pariwisata.
6. Adanya jalinan kerjasama yang harmonis antara pemda,pelaku pariwisata dan komponen pariwisata untuk menyamakan presepsi dalam menyamakan pembangunan pariwisata.
7. Tersedianya teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan promosi.
8. Tersedianya sumber daya manusia kepariwisataan.
9. Letak geografis kabupaten Kotawaringin Barat yang strategis.
11
Dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan diperlukan adanya strategi pembangunan. Strategi ini pada dasarnya dituangkan dalam bentuk kebijakan dan program yang akan dilaksanakan oleh masing – masing Satuan Kerja Perangkat Daerah serta mengacu pada fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai unit pelaksana daerah.
Strategi pembangunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan Sumber Daya Aparatur Kebudayaan dan Pariwisata.
2. Pengembangan dan pengelolaan keragaman budaya.
3. Pengembangan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya.
4. Pengembangan pemasaran pariwisata dan pengembangan kemitraan.
5. Peningkatan dan pengembangan obyek wisata.
3.2 Tujuan dan Sasaran SKPD
Dengan memperhatikan letak geografis daerah yang potensial serta dilandasi oleh visi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat menetapkan visi “Terwujudnya Kotawaringin Barat sebagai Pintu Gerbang Pariwisata kalimantan Tengah yang Berwawasan Lingkungan”.
Adapun tujuan dan sasaran strategis pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat adalah sebagai berikut:
a. Tujuan
1. Mendorong peran serta masyarakat dalam melestarikan benda budaya dan peninggalan sejarah
2. Meningkatkan dan mendorong masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah dan kebudayaan daerah
3. Memperkenalkan Kebudayaan dan Kepariwisataan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat yang berkualitas dan memiliki daya saing
4. Mendorong penyediaan sarana dan prasarana penunjang obyek wisata b. Sasaran
1. Terwujudnya kelestarian dan pemeliharaan benda cagar budaya daerah 2. Terwujudnya kelestarian dan pengembangan seni dan kebudayaan daerah 3. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan lama tinggal wisatawan 4. Bertumbuhnya usaha kepariwisataan.
5. Meningkatkan Pengembangan dan Pemeliharaan Destinasi Pariwisata
3.3 Program dan Kegiatan
Program dan Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata antara lain :
I. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat
a. Belanja Perangko dan Paket Pengiriman
2. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
a. Belanja telepon, air, listrik, langganan surat kabar, faximile/internet dan domain website 1 tahun
3. Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor a. Sewa meja/kursi/tenda/panggung/sound system
4. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional a. Belanja pajak kendaraan bermotor
12 5. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan
a. Honorarium PPK
b. Honorarium Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa
c. Honorarium Pegawai Tidak Tetap (sopir dan Jaga malam) d. Belanja materai
e. Belanja jasa Transaksi Keuangan 6. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
a. Honorarium pegawai tidak tetap b. Belanja alat kebersihan
7. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja
a. Belanja pemeliharaan peralatan Kantor (mesin tik, komputer, printer, jaringan computer dan kamera).
8. Penyediaan Alat Tulis Kantor a. Belanja ATK
9. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan a. Belanja cetak dan penggandaan
10. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor a. Belanja alat listrik dan elektronik
11. Penyediaan peralatan rumah tangga a. Belanja barang operasional lainnya
12. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan a. Belanja buku pengadaan buku peraturan perundang-undangan 13. Penyediaan makanan dan minuman
a. Belanja makanan dan minuman harian pegawai b. Belanja makanan dan minuman rapat
14. Rapat-rapat koodinasi dan konsultasi ke luar daerah a. Belanja perjalanan dinas daerah 1 tahun
II. Progam Peningkatan sarana dan prasarana aparatur 1. Pengadaan kendaraan dinas/operasional
a. Pengadaan kendaraan dinas roda 2 2. Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor
a. Pembuatan umbul-umbul bendera beserta tiang (kantor Disbudpar dan Pangkalan Bun Park) dan pengadaan AC
3. Pengadaan mebeuler
a. Pengadaan meja 1 biro, meja rapat 4. Pemeliharaan Rutin/berkala gedung kantor
a. Pengecatan gedung kantor
b. Biaya perawatan taman halaman kantor
5. Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional a. Belanja bahan bakar minyak/gas dan pelumas b. Belanja jasa service
6. Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor a. Pemeliharaan meja dan kursi kerja
7. Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
a. Belanja pemeliharaan AC 5 unit dan mesin potong rumput 3 unit b. BBM mesin potong rumput
III. Program Peningkatan Disiplin Aparatur
1. Pengadaan Pakaian dinas Beserta Perlengkapannya a. Pengadaan Pakaian Dinas Harian Pegawai b. Pengadaan Pakaian Adat Pegawai Disbudpar
IV. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
1. Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan Perundang-undangan
a. Perjalanan Dinas Bimtek dan Belanja Kursus-kursus singkat/pelatihan
V. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
13
1. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 2. Penyusunan Laporan Keuangan Sementara
3. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun
VI. Program Pengembangan Nilai Budaya
1. Pemberian dukungan, penghargaan dan kerjasama dibidang budaya a. Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara
VII. Program Pengelolaan Kekayaan Budaya
1. Fasilitasi Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kekayaan Budaya a. Penelitian Benda – benda Bersejarah
2. Pelestarian Fisik dan Kandungan Bahan Pustaka Termasuk Naskah Kuno a. Melestarikan bangunan dan benda bersejarah serta cagar budaya 3. Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata
a. Rehabilitasi bangunan dan benda bersejarah
4. Pendukungan Pengelolaan Museum dan Taman Budaya di Daerah a. Pembangunan museum dan taman budaya daerah Kab. Ktw. Barat
VIII. Program Pengelolaan Keragaman Budaya
1. Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah 2. Fasilitasi Penyelenggaraan FestivalBudaya Daerah
IX. Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata
1. Analisa Pasar Untuk Promosi dan Pemasaran Obyek Pariwisata
2. Peningkatan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pemasaran Pariwisata 3. Pengembangan Jaringan Kerja Sama Promosi Pariwisata
4. Koordinasi Dengan Sektor Pendukung Pariwisata
5. PelaksanaanPromosi Pariwisata Nusantara Di Dalam dan Di Luar Negeri
X. Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1. Pengembangan Objek Pariwisata Unggulan
2. Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata 3. Pengembangan Daerah Tujuan Wisata
4. Pengembangan, Sosialisasi, dan Penerapan Serta Pengawasan Standarisasi
XI. Program Pengembangan Kemitraan
1. Pengembangan SDM dan Profesionalisme Bidang Pariwisata
14
PEMERINTAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
DAFTAR USULAN KEGIATAN FORUM SKPD TAHUN ANGGARAN 2015 SKPD : DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
No Kode Urusan / Program / Kegiatan Sasaran Volume Lokasi Prioritas Sumber Pendanaan
Jumlah Uraian
APBN APBD I APBD II LAINNYA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1. 1.17 KEBUDAYAAN 0 0 2.706.483.400,00 0 2.706.483.400,00
1.17.XX.16 Program Pengelolaan Kekayaan
Budaya 0 0 1.856.483.400,00 0 1.856.483.400,00
1.17.XX.16.01 Fasilitasi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kekayaan budaya
Terhimpunnya benda-benda bersejarah
100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 56.483.400,00 0 56.483.400,00 Penelitian benda bersejarah
1.17.XX.16.02 Pelestarian fisik dan kandungan bahan
pustaka termasuk naskah kuno Terpeliharanya bangunan dan benda bersejaran
100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 600.000.000,00 0 600.000.000,00 Pemeliharaan dan Rehabilitasi bangunan dan benda bersejerah 1.17.XX.16.02 Pelestarian fisik dan kandungan bahan
pustaka termasuk naskah kuno Pelestarian budaya
adat 2 Unit Kec. : Arut
Utara, Upt. : Kelurahan Pangkut, Lokasi : Kelurahan Pangkut
3 0 0 200.000.000,00 0 200.000.000,00 Pembangunan Rumah
dan Kantor Demang
1.17.XX.16.06 Pengembangan kebudayaan dan
pariwisata Pelestarian
monumen 1 paket Kec. : Arut Utara, Upt. : Desa Sambi, Lokasi : Desa Sambi
2 0 0 100.000.000,00 0 100.000.000,00 Rehab Pagar
Monumen Desa Sambi
15 1.17.XX.16.06 Pengembangan kebudayaan dan
pariwisata
Pelestarian budaya 1 unit Kec. : Arut Selatan, Upt. : Kelurahan Raja Seberang, Lokasi : Raja Seberang
5 0 0 150.000.000,00 0 150.000.000,00 Rehab Gedung
Yayasan Tionghoa
1.17.XX.16.11 Pendukungan pengelolaan museum
dan taman budaya di daerah Terhimpunnya benda-benda bersejarah di Kab.
Ktw. Barat
100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 750.000.000,00 0 750.000.000,00 Pembangunan
Museum dan Taman Budaya Daerah Kab.
Ktw. Barat
1.17.XX.17 Program Pengelolaan Keragaman
Budaya 0 0 850.000.000,00 0 850.000.000,00
1.17.XX.17.01 Pengembangan kesenian dan
kebudayaan daerah Terciptanya
kemampuan olah seni tari bagi pelatih tari di Kabupaten Terciptanya wadah untuk membahas maupun menggali potensi seni budaya di Ktw. Barat Tercapainya penetapan desain batik Kobar
100% 6 Kecamatan 2 0 0 200.000.000,00 0 200.000.000,00 Workshop pelatihan
koreografer (pelatihan tari), Serasehan seni budaya daerah, Sayembara desain batik Kobar, Pembuatan buku alat olah raga dan kesenian, Bantuan alat kesenian
1.17.XX.17.05 Fasilitasi penyelenggaraan festival
budaya daerah Terlaksananya
kegiatan festival Budaya Daerah
100% Palangka Raya, Pangkalan Bun dan Jakarta
2 0 0 650.000.000,00 0 650.000.000,00 1. Festival Budaya
Isen Mulang 2.
Festival Budaya
16
Marunting Batu Aji 3.
Pagelaran Seni Budaya di TMII 4.
Gebyar Seni Budaya Kotawaringin Barat
2. X.XX UMUM 0 0 977.248.600,00 0 977.248.600,00
X.XX.XX.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
0 0 598.169.000,00 0 598.169.000,00
X.XX.XX.01.01 Penyediaan jasa surat menyurat Aparatur Disbudpar 120 lembar, 50 buah
Pangkalan Bun 2 0 0 800.000,00 0 800.000,00 Menyediakan jasa
surat menyurat X.XX.XX.01.02 Penyediaan jasa komunikasi, sumber
daya air dan listrik
Aparatur Disbudpar 1 tahun Kab. Ktw. Barat 2 0 0 117.000.000,00 0 117.000.000,00 Melaksanakan penyediaan surat kabar, jasa telepon dan faximile, air bersih dan listrik kantor X.XX.XX.01.03 Penyediaan jasa peralatan dan
perlengkapan kantor Kantor Disbudpar
Ktw. Barat 1 tahun Pangkalan Bun 0 0 30.462.807,00 0 30.462.807,00 Sewa
meja/kursi/tenda/pang gung/sound system
17 X.XX.XX.01.06 Penyediaan jasa pemeliharaan dan
perizinan kendaraan dinas/operasional
Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 1.200.000,00 0 1.200.000,00 Penyediaan jasa Surat Tanda Nomor Kendaraan X.XX.XX.01.07 Penyediaan jasa administrasi
keuangan Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 80.409.893,00 0 80.409.893,00 Menyediakan
pelayanan
administrasi keuangan perkantoran
X.XX.XX.01.08 Penyediaan jasa kebersihan kantor aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 21.191.300,00 0 21.191.300,00 Melaksanakan pelayanan
administrasi keuangan bagi tenaga
kebersihan dan menyediakan peralatan kebersihan dan bahan pembersih X.XX.XX.01.09 Penyediaan jasa perbaikan peralatan
kerja Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 19.600.000,00 0 19.600.000,00 Menyediakan jasa
pemeliharaan mesin tik, komputer note book, printer dan kamera
X.XX.XX.01.10 Penyediaan alat tulis kantor Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 27.000.000,00 0 27.000.000,00 Menyediakan ATK
X.XX.XX.01.11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan
Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 23.250.000,00 0 23.250.000,00 Menyediakan barang cetakan dan penggandaan
X.XX.XX.01.12 Penyediaan komponen instalasi
listrik/penerangan bangunan kantor Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 12.000.000,00 0 12.000.000,00 Menyediakan penerangan kantor dan lingkungannya X.XX.XX.01.13 Penyediaan peralatan dan
perlengkapan kantor
Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 51.725.000,00 0 51.725.000,00 Pengadaan
PC,Notebook,Printer
18
X.XX.XX.01.14 Penyediaan peralatan rumah tangga Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 1.000.000,00 0 1.000.000,00 Menyediakan peralatan rumah tangga
X.XX.XX.01.15 Penyediaan bahan bacaan dan
peraturan perundang-undangan Aparat Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 1.000.000,00 0 1.000.000,00 Menyediakan buku peraturan perundang- undangan untuk keuangan dan pariwisata X.XX.XX.01.17 Penyediaan makanan dan minuman Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 12.700.000,00 0 12.700.000,00 Menyediakan
makanan dan minuman rapat dan harian pegawai honorer X.XX.XX.01.18 Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke
luar daerah Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat
dan Luar Daerah
2 0 0 198.830.000,00 0 198.830.000,00 Menyelenggarakan
biaya perjalanan dinas untuk rapat-rapat koordinasi
X.XX.XX.02 Program peningkatan sarana dan
prasarana aparatur 0 0 278.489.600,00 0 278.489.600,00
X.XX.XX.02.05 Pengadaan kendaraan
dinas/operasional Aparatur eselon III
dan IV 5 (lima)
unit Pangkalan Bun 1 0 0 100.000.000,00 0 100.000.000,00 Pengadaan kendaraan
dinas roda 2 X.XX.XX.02.07 Pengadaan perlengkapan gedung
kantor
Aparatur Disbudpar 100% Kab. Ktw. Barat 2 0 0 20.000.000,00 0 20.000.000,00 Menyediakan pembuatan umbul- umbul dan pengadaan AC