AKUNTABILITAS KINERJA
B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA Sasaran 1
“Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan”
Adanya dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar di bidang Perhubungan melalui Peraturan Bupati Takalar Nomor 55 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan, organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Perhubungan Kab.
Takalar. Dimana salah satunya adalah mendukung kelancaran lalu lintas dan keselamatan transportasi.
Sasaran 1 “Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan” menjadi salah satu sasaran strategis atau kondsi yang ingin diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kab. Takalar dengan indikator kinerja :
1. Persentase ketersediaan sarana dan prasarana angkutan darat laut.
Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi terutama masalah keterbatasan dana sehingga untuk indikator ini masih belum maksimal.
2. Persentase kecamatan yang mempunyai lokasi sarana pengaman jalan.
Untuk indikator ini dari 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Takalar hanya 3 kecamatan yang telah ada fasilitas pengaman jalannya yaitu : Kec.
Polombangkeng Selatan, Kec. Mappakasunggu, dan Kec. Mangarabombang namun masih perlu di tambah panjang dan lokasi pengaman jalan yang ada di Takalar. Masih ada lokasi-lokasi yang perlu di berikan titik-titik tertentu. Pada tahun 2012 panjang pengaman jalan di Kec. Mappakasunggu 84 m, pada tahun 2013 panjang pengaman jalan di Kec. Mangarabombang 135 m dan di tahun 2014 panjang pengaman jalan di Kec. Polombangkeng Selatan 164 m . Pada tahun 2017 ada tambahan sarana pengaman jalan di Kec. Mangarabombang yaitu
28
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
pemasangan deliniator sebanyak 68 buah. Pada tahun 2018, tidak ada tambahansarana pengaman jalan.
3. Persentase jalan bermarka .
Untuk indikator ini dari target panjang jalan yang seharusnya bermarka sepanjang 328.000 baru terealisasi jalan bermarka sepanjang 21.990,24 m sehingga persentasenya hanya sebesar 6,704 %. Adapun Tabel marka jalan yang ada di Kab. Takalar adalah sebagai berikut :
No. Kecamatan 2015 2016 2017 2018 Ket.
1. Polombangkeng Utara 2. Polombangkeng
Selatan
2.370 m 2.370 m 2.370 m
3. Pattallassang 4840 m 2.100 m 5.459,24m 4. Galesong Utara
5. Galesong
6. Galesong Selatan
7. Mappakasunggu 7.221 m 7.221 m 7.221 m 7.221 m 8. Mangarabombang
9. Sanrobone
Jumlah 9.591 m 14.431m 16.531m 21.990,24m 4. Pelabuhan yang terbangun
29
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
Untuk indikator ini dari target 16 Dermaga baru 14 yang terbangun namun masih perlu banyak dana untuk pemeliharaan dermaga mengingat kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak layak pakai.
5. Persentase traffic light dalam kondisi baik.
Untuk indikator ini dari target 2 trafic light terealisasi sebanyak 2 jadi capaiannya sebesar 100%. Adapun tabel traffic light yang ada sebagai berikut :
No. KECAMATAN 2014 2015 2016 2017 KET.
1. Polombangkeng Utara 2. Polombangkeng
Selatan
3. Pattallassang 1 1 1 1
4. Galesong Utara 1 1 1 1
5. Galesong
6. Galesong Selatan 7. Mappakasunggu 8. Mangarabombang 9. Sanrobone
J U M L A H 2 2 2 2
Tabel warning Light dapat diliat pada table dibawah ini :
No. KECAMATAN 2012 2013 2014 KETERANGAN
1. Polombangkeng Utara 1 1 1
2. Polombangkeng Selatan 2 2 6
3. Pattallassang 7 7 15
4. Galesong Utara 2 2 2
5. Galesong 1 1 1
6. Galesong Selatan 2 2 2
30
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
7. Mappakasunggu
8. Mangarabombang 2 5 5
9. Sanrobone
J U M L A H 14 20 32
6. Rasio Ijin trayek
Rasio izin trayek yaitu sebesar 0,0011. Angka rasio tersebut diperoleh dari jumlah izin trayek yang telah di keluarkan sebanyak 318 izin berbanding dengan jumlah penduduk kab. Takalar yaitu berjumlah 292.983. Untuk izin trayek yang dikeluarkan di kabupaten takalar yaitu 318 izin. Maka berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa masih ada penumpang angkutan umum yang belum mempunyai izin trayek (proporsi 61 %).
7. Persentase SKPD yang memiliki cek point diarea publik.
Untuk indikator ini tidak ada data yang menjelaskan tentang ini.
8. Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum.
Untuk indikator ini dari target kinerja sebesar Rp. 11.000.000,- sampai akhir anggaran 2018 terealisasi sebesar Rp. 5.390.000,- atau sebesar 49 %. Dalam hal ini masih belum maksimal karena banyak mobil rental dan mobil pribadi yang dijadikan mobil penumpang.
9. Jumlah PAD penerbitan izin bongkar muat barang.
Untuk indikator ini tidak ada penarikan retribusi (tidak ada PERDA) mengenai penerbitan izin bongkar muat barang di Kabupaten Takalar .
10. Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan.
Untuk indikator ini masih belum ada data yang menerangkan hal tersebut karena tidak adanya alat ukur yang digunakan untuk mengukur pelanggaran batas kecepatan
11. Persentase pengujian kendaraan wajib uji.
31
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
Untuk indikator ini telah melebihi dari target, ini membuktikan bahwa semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melakukan pengujian terhadap kendaraannya baik itu angkutan umum dan angkutan barang sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan.
12. Persentase kepemilikan keur.
Untuk indikator ini telah melebihi target, ini membuktikan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan keur bagi angkutan barang agar kenyamanan tercipta sepanjang perjalanan.
13. Persentase desa yang dapat diakses oleh angkutan umum.
Untuk indikator ini pada tahun 2018 dari target 10 % desa yang dapat diakses oleh angkutan umum telah terealisasi sebesar 30 % ini membuktikan bahwa semakin banyak desa yang dapat diakses oleh angkutan umum.
Sasaran 2
“ Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan ”
Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dalam konteks sistem manajemen merupakan tuntutan dalam reformasi birokrasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Sistem manajemen pemerintahan di fokuskan pada peningkatan akuntabilitas serta peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome) yang merupakan implementasi dari anggaran berbasis kinerja.
Sasaran “Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan ” menjadi salah satu sasaran strategis atau kondsi yang ingin diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kab. Takalar dengan indikator kinerja :
1. Persentase pegawai terhadap pelayanan administrasi umum dan kepegawaian.
32
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
Untuk indikator ini masih banyak kendala yang dihadapi terutama dari segi sumber daya manusia serta keterbatasan anggaran pada SKPD sehingga pada indikator ini realisasinya masih belum maksimal.
2. Persentase ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program/kegiatan dan laporannya.
Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi karena masih banyak data yang terlambat diterima sehingga pada indikator ini realisasinya belum maksimal.
3. Persentase penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu.
Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi karena pada beberapa kegiatan tidak terlaksana 100 % misalnya pada realisasi pencapaian target PAD yang tidak mencapai 100% maka realisasi pencairan upah pungutnya tidak mencapai 100%.
Realisasi Anggaran
Rencana Kinerja tahun 2018 merupakan komitmen seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kab. Takalar untuk mencapai kinerja yang sebaik-baiknya dan sebagai bagian dari upaya memenuhi misi organisasi. Dengan demikian, seluruh proses pelayanan administrasi Dinas Perhubungan Kab. Takalar dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan tahun 2018 dan target kinerja dapat disajikan pada tabel berikut : Tabel 3.2 Realisasi anggaran tahun anggaran 2018
No. Kegiatan Target Capaian %
1. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya air dan Listrik.
Jumlah Dana yang tersedia.
4 Bidang
Rp.33.100.000,-
4 Bidang
Rp.25.919.636,-
78,31
2. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja.
Unit .… unit 94,29
33
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
Jumlah Dana yang Tersedia. Rp.12.000.000,- Rp.11.315.000,- 3. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor.
Jumlah Dana yang tersedia.
12 Bulan Konsultasi ke Luar Daerah.
Jumlah Dana yang tersedia.
4 Bidang
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Tahun
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Tahun
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Paket
Rp.16.800.000,-
1 Paket
Rp.16.600.000,-
98,81
8. Pemeliharaan rutin/berkala Gedung Kantor .
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Paket
Rp.15.000.000,-
1 Paket
Rp.14.992.000,-
99,95
9. Penyusunan Dokumen Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Tahun
Rp.26.200.000,-
1 Tahun
Rp.26.000.000,-
99,24
10. Penyusunan Loporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Kegiatan
Rp.8.000.000,-
1 Kegiatan
Rp.7.980.200,-
99,75
11. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran.
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Kegiatan
Rp.8.000.000,-
1 Kegiatan
Rp.7.943.600,-
99,30
12. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun (Neraca).
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Kegiatan
Jumlah Dana yang tersedia.
2 Kegiatan
Rp.16.000.000,-
2 Kegiatan
Rp.15.076.400,-
94.23
14. Pengelola Administrasi Keuangan.
Jumlah Dana yang tersedia.
12 Bulan
Rp. 487.025.900
12 Bulan
Rp. 458.315.600,-
94,10
34
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
15. Penyusunan Laporan Barang daerah SKPD.
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Tahun
Rp.7.500.000,-
1 Tahun
Rp.7.488.500,-
99,85
16. Penyusunan Rencana Strategis Jumlah dana
17. Pembangunan Sarana dan Prasarana Fasilitas perhubungan darat
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Paket
Rp.146.000.000,-
1 Paket
Rp.145.611.000,-
99,73
18. Kegiatan Pengendalian disiplin pengoperasian angkutan umum di jalan raya
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Tahun perencanaan dan pengadaan sarana dan prasarana perhubungan
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Paket
Rp.11.010.000,-
1 Paket
Rp.10.840.000,-
98,46
20 Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Berlalulintas
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Paket
Rp.30.000.000,-
1 Paket
Rp.30.000.000,-
100
21. Koordinasi dalam rangka peningkatan pelayanan dan keselamatan transportasi
Jumlah Dana yang tersedia.
1 Kegiatan
Rp.11.660.000,-
1 Kegiatan
Rp.11.100.000,-
95,20
22. Penyediaan Belanja Operasional UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor
Jumlah Dana yang tersedia
1 Tahun
Evaluasi dan Analisis Pencapaian Kinerja Keuangan.
Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar tahun 2018 mengadakan pengukuran capaian kinerja pada seluruh kegiatan yang sumber dananya berasal dari APBD. Dengan diterapkannya Anggaran Berbasis Kinerja, maka indicator kinerja yang digunakan dalam pengukuran kinerja menggunakan sumber data dari Dokumen Anggaran Satuan Kerja.
Realisasi capaian kinerja sasaran secara keseluruhan adalah sebesar 95,55 % yang dihitung berdasarkan persentase rata-rata capaian kinerja sasaran.
35
LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019
Strategi Pemecahan Masalah.
Dalam rangka peningkatan capaian kinerja di masa mendatang, Dinas Perhubungan Kab.Takalar menetapkan strategi-strategi sebagai berikut :
• Meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan dengan lebih mengacu pada Renstra, Repetada dan Propeda.
• Meningkatkan profesionalisme pengelolaan kegiatan agar capaian kinerja meningkat.
• Menyempurnakan implementasi anggaran berbasis kinerja agar seluruh kegiatan dapat dinilai kinerjanya secara tepat.
• Memperluas cakupan pengawasan pihak yang terkait.
• Mengembangkan sistem informasi pengumpulan data dalam rangka penyempurnaan penetapan indikator kinerja.