• Tidak ada hasil yang ditemukan

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

1

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Penilaian dan pelaporan kinerja pemerintah daerah menjadi salah satu kunci untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif. Upaya ini juga selaras dengan tujuan perbaikan pelayanan publik sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Untuk itu, pelaksanaan otonomi daerah perlu mendapatkan dorongan yang lebih besar dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dalam pengembangan akuntabilitas melalui penyusunan dan pelaporan kinerja pemerintah daerah.

Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah danPeraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Penyusunan LKj dilakukan dengan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan AparaturNegara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, di mana pelaporan capaian kinerja organisasi secara transparan dan akuntabel merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kinerja Dinas Perhubungan Kab. Takalar.

Proses penyusunan LKj dilakukan pada setiap akhir tahun anggaran bagi setiap instansi untuk mengukur pencapaian target kinerja yang sudah ditetapkan dalam dokumen perjanjian kinerja. Pengukuran pencapaian target kinerja ini dilakukan dengan membandingkan antara target dan realisasi kinerja setiap instansi pemerintah, yang dalam hal ini adalah Dinas Perhubungan Kab. Takalar. LKj menjadi dokumen laporan kinerja

(2)

2

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

tahunan yang berisi pertanggung-jawaban kinerja suatu instansi dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi. Disinilah esensi dari prinsip akuntabilitas sebagai pijakan bagi instansi pemerintah ditegakkan dan diwujudkan.

Mengacu kepada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2016, LKj tingkat SKPD disampaikan kepada Gubernur/Bupati/Walikota selambat-lambatnya dua bulan setelah tahun anggaran berakhir.

MAKSUD DAN TUJUAN

LKj Dinas Perhubungan Kab. Takalar merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah daerah selama kurun waktu 1 (satu) tahun dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi. Penyusunan LKj juga menjadi alat kendali untuk mendorong peningkatan kinerja setiap unit organisasi.

Selain itu, LKj menjadi salah satu alat untuk mendapatkan masukan stakeholders demi perbaikan kinerja Dinas Perhubungan Kab. Takalar. Identifikasi keberhasilan, permasalahan dan solusi yang tertuang dalam LKj, menjadi sumber untuk perbaikan perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan datang. Dengan pendekatan ini, LKj sebagai proses evaluasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perbaikan yang berkelanjutan di pemerintah untuk meningkatkan kinerja pemerintahan melalui perbaikan pelayanan publik.

GAMBARAN UMUM ORGANISASI

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Takalar di bentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Takalar Nomor 11 Tahun 2008, dengan tugas pokok melaksanakan sebahagian tugas pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten Takalar di bidang perhubungan, komunikasi dan informatika berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati Takalar.

(3)

3

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Dalam perkembangan selanjutnya untuk melaksanakan ketentuan pasal 232 ayat (1) undang – undang nomor 23 Tahun 2104 tentang pemerintahan daerah , perlu menetapkan peraturan pemerintah tentang perangkat daerah. Berdasarkan pertimbangan tersebut di terbitkanlah PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah oleh Opresiden Republik Indonesia. Pada tingkatan Kabupaten/Kota sesuai dengan bunyi BAB II Pasal 3 ayat (1) bahwa pembentukan dan susunan Perangkat Daerah ditetapkan dengan Perda, dan untuk tingkat Kabupaten Takalar lahirlah Perda nomor 7 Tahun 2016 tentang pembentukan kelembagaan baru

Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar dibentuk Berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Takalar nomor 55 Tahun 2016, dimana Dinas Komunikasi dan Informatika berdiri sendiri sebagai suatu instansi dan terpisah dari Dinas Perhubungan, dengan tugas pokok melaksanakan sebahagian tugas pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten Takalar di bidang perhubungan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut Dinas Perhubungan Kab. Takalar mempunyai fungsi sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan Teknis sesuai dengan lingkup tugasnya 2. Pemberian Perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum

3. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas dalam lingkup tugasnya

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar berpedoman pada Peraturan Bupati Takalar Nomor : 55 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, Tugas dan Fungsi serta tata kerja Dinas Perhubungan, Kabupaten Takalar.

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Takalar;

2. Pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat daerah menurut asas otonomi dan tugas

(4)

4

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

3. Pemerintah Daerah adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.;

4. Bupati adalah Bupati Takalar.

5. Dinas Perhubungan adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar.

6. Sekretaris adalah Sekretaris pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar.

7. Bidang adalah Bidang pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar.

8. Sub Bagian adalah Sub Bagian pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar;

9. Seksi adalah Seksi pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar;

10. Tugas adalah ikhtisar dari keseluruhan tugas jabatan.

11. Fungsi adalah pekerjaan yang merupakan penjabaran dari tugas.

12. Unit Pelaksana Teknis Dinas selanjutnya disingkat UPTD adalah Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar.

13. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok Jabatan Fungsional pada Dinas Perhubungan.

ISU STRATEGIS

Isu Strategis yang dihadapi Dinas Perhubungan Kab. Takalar yang dituangkan dalam Renja tahun 2019 adalah :

✓ Jumlah penduduk Kabupaten Takalar yang cukup tinggi yaitu sekitar ± 293.290 jiwa menyebabkan kebutuhan akan transportasi yang cukup tinggi.

✓ Pencemaran lingkungan (polusi udara) yang diakibatkan kendaraan bermotor (motorized traffic) seperti angkutan kota, bus, truk, kendaraan pribadi dan sepeda motor, adapun faktor yang mempengaruhi karena banyaknya volume kendaraan yang beroperasi di jalan.

(5)

5

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

✓ Kecelakaan lalu lintas, adapun faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah faktor kedisiplinan pengendara, kondisi kendaraan yang tidak layak, kondisi jalan yang rusak dan sebagainya .

✓ Masih Kurang tersedianya fasilitas perlengkapan jalan di Kabupaten Takalar seperti marka, rambu, RPPJ dan paku jalan, adapun faktor yang mempengaruhinya karena keterbatasan anggaran yang dimiliki

✓ Rendahnya tingkat disiplin pengguna jalan, adapun faktor yang mempengaruhinya adalah mental dari pengguna jalan tersebut dan lemahnya penegakan hukum bagi pelanggar lalu lintas.

✓ Tidak seimbangnya pertumbuhan jumlah kendaraan dengan penambahan jaringan jalan di Kabupaten Takalar, adapun faktor yang mempengaruhinya adalah kemudahan konsumen dalam memiliki kendaraan (fasilitas kredit) sementara Pemerintah Daerah kesulitan dalam pembebasan lahan untuk menambah ruas jalan yang baru.

✓ Besarnya tingkat penggunaan kendaraan pribadi, faktor yang mempengaruhinya adalah banyaknya pengguna transoportasi umum yang beralih ke kendaraan pribadi sementara angkutan umum dinilai tidak cukup nyaman.

✓ Penyelenggaraan parkir di tepi jalan umum merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD), akan tetapi disisi lain juga mempunyai pengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas.

✓ Masih terbatasnya sumber daya manusia di bidang perhubungan berdasarkan standar pelayanan minimal.

✓ Telah diterbitkannya Keputusan Bupati Takalar Nomor 502 Tahun 2018 Tanggal 26 Desember 2018 tentang Penetapan Trayek Angkutan Umum Dalam Wilayah Kabupaten Takalar, namun realisasinya di lapangan angkutan umum yang ada relatif belum mau mengambil atau mengisi jalur Trayek yang telah disediakan ( 8 Trayek ). Para sopir beralasan trayek yang ada sepi penumpang, kalaupun ada calon penumpang lebih memilih naik angkutan ojek atau kendaraan pribadi.

STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR.

(6)

6

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Mempunyai struktur organisasi yang tercantum dalam susunan perangkat dan tata kerja Sekertariat sebagai berikut :

(1) Kepala Dinas

(2) Sekertaris terdiri dari 2 sub bagian yaitu : a) Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian;

b) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan;

(3) Bidang Lalu Lintas dan Angkutan terdiri atas 2 seksi yaitu : a) Seksi Lalu Lintas dan Angkutan;

b) Seksi Terminal Angkutan Darat;

(4) Bidang Prasarana terdiri atas 2 seksi yaitu :

a) Seksi Perencanaan dan Pembangunan Prasarana.

b) Seksi Pengoperasian dan Perawatan Prasarana;

(5) Bidang Pengembangan dan Keselamatan terdiri atas 2 seksi yaitu : a) Seksi Pemaduan Moda dan Teknologi Perhubungan;

b) Seksi Lingkungan Perhubungan dan Keselamatan;

(6) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)Pengujian Kendaraan Bermotor

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar skema struktur organisasi Dinas Perhubungan Kab.Takalar .

Gambar 1.1 Struktur Organisasi

(7)

7

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

(8)

8

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

KOMPOSISI SDM ORGANISASI

(9)

9

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Secara kuantitatif jumlah pegawai sebagai personil yang menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi sehari-hari berjumlah 49 orang yang tersebar pada masing-masing bidang dan UPTD di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar.

Komposisi SDM Berdasarkan Gender

Dari keseluruhan pegawai yang berjumlah 49 orang, terdapat 36 orang pegawai berjenis kelamin laki-laki dan 13 orang pegawai berjenis kelamin perempuan. Tabel di bawah ini menunjukkan persebarannya tersebut.

Tabel. 1.2 Data PNS berdasarkan gender dan tingkat pendidikannya.

NO JENJANG PENDIDIKAN

ESELON NON ESELON

L P L P

1 S2 7 1 1 -

2 S1 / D. IV 4 3 12 6

3 D.III - - - 1

4 D. II - - - -

5 SLTA 1 - 12 2

6 SLTP - - - -

7 SD - - - -

TOTAL 11 4 25 9

BAB II

(10)

10

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA RENCANA STRATEGIS DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR.

VISI DAN MISI

Rencana Strategis (RENSTRA) merupakan kerangka pembangunan strategis DINAS PERHUBUNGAN untuk periode 5 tahun. Sebagai dokumen perencanaan yangmemuat penjabaran visi, misi, tujuan, sasaran dan program SKPD, RENSTRA berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Sebagai penerjemahan kebijakan politik Gubernur sebagai Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD, RENSTRA menjadi pijakan bagi perencanaan strategis SKPD, termasuk hingga ke level perencanaan tahunan. Bagian berikut akan menguraikan visi dan misi DINAS PERHUBUNGAN yang tertuang dalam RENSTRA tersebut.

VISI :

Visi merupakan pandangan jauh kedepan, kemana dan bagaimana instansi pemerintah harus dibawah dan berkarya agar konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inofatif serta produktif. Visi tidak lain adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah.

Dengan mengacu pada batasan tersebut dan sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Takalar yang dijabarkan sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA KAB.TAKALAR YANG LEBIH UNGGUL SEJAHTERA DAN BERMARTABAT”

Makna pokok yang terkandung dalam visi Pemerintah Kab.Takalar tersebut adalah menciptakan kepuasan masyarakat pengguna jasa perhubungan menuju kota Takalar yang

(11)

11

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

tertata, tertib, lancar dan masyarakat yang aman, nyaman dan sejahtera, dinamis sesuai dengan budaya Takalar.

MISI:

Untuk memenuhi visi tersebut, Pemerintah Kab.Takalar mencanangkan misinya.

Misi adalah suatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi (Instansi Pemerintah) agar tujuan organisasi dapat tercapai dan berhasil dengan baik.

Dengan pernyataan Misi yang ditetapkan ini, diharapkan seluruh stakeholder dan pihak yang berkepentingan dapat mengenal dan bisa berperan lebih aktif dalam membangun Kabupaten Takalar sesuai dengan bidang tugas masing-masing, agar visi yang dicanangkan dapat dicapai.

Misi yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut :

1) MENERAPKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG EFEKTIF, BERSIH, AKUNTABEL, DEMOKRATIS DAN TERPERCAYA.

2) MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN SECARA KOMPREHENSIF YANG BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DENGAN PENGUATAN PADA DESA.

3) MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PRODUKTIFITAS RAKYAT, MENJADI UNGGUL DAN BERDAYA SAING.

4) MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN MENURUNKAN BEBAN HIDUP MASYARAKAT.

5) MENDORONG TERCIPTANYA IKLIM INVESTASI YANG SEHAT, BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN.

6) MEWUJUDKAN KEHIDUPAN YANG AGAMAIS, DEMOKRATIS, AMAN DAN TERTIB.

Makna yang terkandung dalam masing-masing misi yang telah ditetapkan dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. MISI PERTAMA :

(12)

12

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

MENERAPKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG EFEKTIF, BERSIH, AKUNTABEL, DEMOKRATIS DAN TERPERCAYA

• Menerapkan Good Governance dan membangun E-Government dalam Penyelenggaraan Pemerintahan.

• Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan yang berorientasi kepada misi dan output kinerja, serta meningkatkan pengawasan.

• Meningkatkan efektivitas, kualitas dan kuantitas pelayanan public yang baik.

• Peningkatan kemampuan, kompetensi dan kinerja aparat pemerintah daerah serta aparat pemerintah desa.

• Penempatan aparat dan pejabat berdasarkan Basis Pendidikan, Kompetensi, Kapabilitas dan Dedikasi serta Loyalitas yang tinggi.

b. MISI KEDUA :

MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN SECARA KOMPEREHENSIF YANG BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DENGAN PENGUATAN PADA DESA

• Merumuskan rencana pembangunan secara Responsif, Efisien dan Efektif, Transparan, Akuntabel, dan Partisipatif serta Berwawasan lingkungan.

• Mengintegrasikan perencanaan, penganggaran dan pengawasan dalam Pelaksanaan Pembangunan Daerah.

• Mengintegrasikan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah dengan Rencana Pembangunan Daerah berdasarkan kondisi dan potensi masing-masing wilayah.

• Menjaga keterkaitan, keterpaduan Rencana Pembangunan dan Pencapaian Target serta Sasaran Program Pembangunan antar SKPD yang berbasis masyarakat.

• Melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek social dengan pada penguatan pada desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

c. MISI KETIGA :

MENINGKATAKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PRODUKTIFITAS RAKYAT, MENJADI UNGGUL DAN BERDAYA SAING

(13)

13

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

• Program pengembangan potensi kepribadian dan jati diri masyarakat dan generasi muda agar memiliki etos kerja produktif.

• Program pengembangan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi serta mendorong berkembangnya sekolah-sekolah unggulan.

• Peningkatan program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, kapabilitas dan produktivitas berbasis masyarakat dan generasi muda.

• Peningkatan sarana/prasarana dan program pembinaan olahraga, seni dan budaya serta pengarusutamaan gender.

• Pemberian bantuan beasiswa bagi generasi muda yang potensial dan berprestasi.

d. MISI KEEMPAT :

MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN MENURUNKAN BEBAN HIDUP MASYARAKAT

• Meningkatkan kualitas pelaksanaan pelayanan pendidikan dan kesehatan gratis.

• Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur pelayanan dasar serta sarana/prasarana public.

• Peningkatan alokasi anggaran program pembangunan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

• Mendorong peningkatan investasi yang berbasis masyarakat dan pelaksanaan revitalisasi bidang pertanian, peternakan dan perikanan serta pariwisata.

• Mendorong peningkatan pembanguan pada sentra ekonomi masyarakat dan pengembangan perumahan murah/subsidi.

e. MISI KELIMA :

MENDORONG TERCIPTANYA IKLIM INVESTASI YANG SEHAT, BERKUALITAS DAN BERKELANJUTAN

• Menyiapkan data potensi ekonomi yang valid ditawarkan kepada investor.

(14)

14

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

• Memberikan kemudahan dan kepastian terkait dengan perizinan kepada investor yang akan menanamkan modalnya.

• Mendorong pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk dapat bersinergi dengan Investor.

• Meningkatkan jalinan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, khusunya lembaga keuangan yang ada untuk mendorong peningkatan usaha ekonomi kerakyatan.

• Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi yang sudah sangat maju sebagai ajang promosi dan jalur pemasaran produk.

f. MISI KEENAM :

MEWUJUDKAN KEHIDUPAN YANG AGAMAIS, DEMOKRATIS, AMAN DAN TERTIB.

• Meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan rohani dakwah majelis taqlim dan lembaga keagamaan lainnya serta pemberian rewards kepada para Imam Masjid.

• Membangun akhlak perilaku bersendikan agama bagi siswa, generasi muda, aparat dan masyarakat secara intensif untuk antisipasi berkembangnya paham-paham radikal.

• Peningkatan kualitas kehidupan umat beragama dan pengembangan budaya local yang berdasarkan nilai-nilai ajaran agama.

• Membangun sikap hidup masyarakat disiplin, bersih dan rukun serta semangat gotong royong untuk mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman dan tertib.

• Membangun dan menjaga stabilitas keamanan yang kondusif dan komitmen penegakan hukum secara terpadu.

TUJUAN

Mengacu kepada misi yang telah ditetapkan, maka tujuan yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 5 tahun adalah, sebagai berikut:

(15)

15

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

1. Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan.

2. Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan.

SASARAN

Mengacu kepada tujuan yang telah ditetapkan, maka sasaran yang hendak dicapai atau dihasilkan adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan.

2. Meningkatkan kualitas pelayanan perhubungan.

3. Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran, sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja, kedisiplinan aparatur dan kapasitas SDM aparatur bidang perhubungan Kab. Takalar

Tabel 2.1 Sasaran dan indikator kinerja

SASARAN INDIKATOR SATUAN KONDISI

AWAL

TARGET AKHIR RENSTRA Meningkatkan ketersediaan

sarana dan prasarana perhubungan

% kecamatan yang mempunyai lokasi sarana pengaman jalan

% 40 100

% jalan bermarka m 10.000 12.500

Jumlah pemasangan rambu-rambu lalu lintas

unit 325 350

% traffic light dalam kondisi baik

% 100 100

Meningkatkan kualitas pelayanan perhubungan

Rasio ijin trayek % 0 1

Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum

Rp 0 14.180.000,-

% pengujian kendaraan wajib uji

% 40 100

% kepemilikan keur % 40 100

(16)

16

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

PROGRAM UNTUK PENCAPAIAN SASARAN

Berdasarkan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang yang telah ditetapkan dalam RENSTRA, maka upaya pencapainya kemudian dijabarkan secara lebih sistematis melalui perumusan program-program. Adapun program-program untuk mendukung masing-masing sasaran tahun 2018 sebagai berikut:

Tabel 2.2. Program Untuk Pencapaian Sasaran Tahun 2018

% desa yang dapat diakses oleh angkutan umum

% 30 100

Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran, sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja, kedisiplinan aparatur dan kapasitas SDM

aparatur bidang

perhubungan Kab. Takalar

% pegawai terhadap pelayanan administrasi umum dan kepegawaian

% 100 100

% ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program/kegiatan dan laporannya

% 100 100

% penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu

% 100 100

(17)

17

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2018

Perjanjian Kinerja (PK) merupakan dokumen pernyataan/kesepakatan antara atasan dan bawahan untuk mencapai target kinerja yang ditetapkan satu instansi. Dokumen ini memuat sasaran strategis, indikator kinerja dan target kinerja beserta program dan anggaran. Penyusunan PK 2018 dilakukan dengan mengacu kepada RENSTRA, RENCANA KERJA (RENJA) 2018, IKU dan APBD. DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR telah menetapkan PK sebagai berikut:

SASARAN PROGRAM PENDUKUNG

Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan

Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

Program Rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana fasilitas LLAJ

Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan

Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan Program Peningkatan pelayanan angkutan

Program Pengendalian dan pengamanan lalu lintas Program Pengembangan dan Keselamatan

Transportasi Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran,

sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja, kedisiplinan aparatur, dan kapasitaas SDM aparatur bidang perhubungan kab. Takalar

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Laporan Capaian Kinerjadan Keuangan

(18)

18

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR. Tahun 2018

SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET TAHUN 2016

Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan

Persentase

ketersediaan sarana dan prasarana fasilitas perhubungan

% 1 tahun

Persentase kecamatan yang mempunyai lokasi sarana pengaman jalan

% 1 paket

Persentase jalan bermarka

% 1 paket

Pelabuhan yang terbangun

unit 1 paket

Persentase traffic light dalam kondisi baik

% 1 paket

Rasio ijin trayek % 1 tahun

Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum

Rp 12 bulan

Jumlah PAD penerbitan izin bongkar muat barang

Rp 12 bulan

Persentase SKPD yang memiliki cek point di area public

% 1 tahun

Persentase pengujian kendaraan wajib uji

% 1 tahun

Persentase kepemilikan keur

% 1 tahun

Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan

unit 1 tahun

Persentase desa yang dapat di akses oleh angkutan umum

% 1 tahun

(19)

19

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Indikator Kinerja Utama (IKU) merupakan ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan merupakan ikhtisar hasil berbagai Program dan Kegiatan sebagai penjabaran tugas dan fungsi organisasi. DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR.. telah menetapkan IKU sebagai berikut:

Tabel 2.4 IKU DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR.

Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan

Persentase pegawai terhadap pelayanan administrasi umum dan kepegawaian

% 12 bulan

Persentase ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program /kegiatan dan laporannya

% 1 tahun

Persentase penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu

% 12 bulan

SASARAN INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN FORMULASI PERHITUNGAN

SUMBER DATA

Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana serta kualitas

perhubungan

Persentase ketersediaan sarana dan prasarana fasilitas perhubungan

% Jumlah sarana dan prasarana yang tersedia ---x 100

%

13 dermaga yang ada

Bidang Prasarana

Persentase kecamatan yang mempunyai lokasi sarana pengaman jalan

% 3 Kecamatan yang mempunyai

pengaman jalan ---X 100 %

Bidang prasarana

(20)

20

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

9 Kecamatan

Persentase jalan bermarka % Panjang Jalan Bermarka ---X

100 % Panjang jalan yang

seharusnya bermarka.

Bidang prasarana,

Pelabuhan yang terbangun unit Menunjukkan jumlah pelabuhan yang terbangun

Bidang prasarana,

Persentase traffic light dalam kondisi baik

% 2 Trafick Light dalam kondisi baik --- X 100

%

2 jumlah trafick Light.

Bidang prasarana, Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Bidang

Pengembangan dan Keselamatan

Rasio ijin trayek % Jumlah izin trayek

yang di keluarkan --- X 100

% Jumlah penduduk

Bidang Lalu Lintas dan Angkutan

Persentase SKPD yang memiliki cek point di area public

% Jumlah SKPD yang memiliki cek point diarea public ---x

100%

Jumlah seluruh SKPD

Bidang Lalu lintas dan Angkutan

Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum

Rp Realisasi PAD izin trayekangkutan umum --- X 100

%

Target PAD izin trayekangkutan umum

Bidang Lalu Lintas dan Angkutan,

Jumlah PAD penerbitan izin bongkar muat barang

Rp Realisasi PAD izin bongkar muat barang ---x 100%

Target PAD izin bongkar muat barang

Bidang Lalu Lintas dan Angkutan,

(21)

21

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan

unit Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan

--- x 100%

Jumlah kendaraan

Bidang

Pengembangan dan Keselamatan

% pengujian kendaraan wajib uji

% Jumlah kendaraan yang diuji --- X 100

% Jumlah kendaraan yang seharusnya di

uji.

UPTD Pengujian Kendaraan

Bermotor

% kepemilikan keur % Jumlah angkutan

umum yang memiliki buku keur --- X 100

% Jumlah angkutan

umum

UPTD Pengujian Kendaraan

Bermotor

% desa yang dapat diakses oleh angkutan umum

% Jumlah desa yang dapat diakses oleh

angkutan umum --- X 100

%

Jumlah seluruh desa

Bidang Lalu Lintas dan Angkutan,

Terpenuhinya dukungan administrasi

perkantoran, sarana dan parasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja, kedisiplinan aparatur dan kapasitas SDM aparatur bidang perhubungan Kab.

% pegawai terhadap

pelayanan administrasi umum dan kepegawaian

% Diperoleh dari hasil survey atas kepuasan pegawai terhadap pelayanan

administrasi umum, seperti kenyamanan dalam bekerja, fasilitas perkantoran, penyediaan atk, dll

Sekretariat

% ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program/kegiatan dan laporannya

% Jumlah laporan yang disampaikan tepat waktu

---x 100

% Jumlah seluruh laporan yang harus disampaikan

Sekretariat

(22)

22

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

RENCANA ANGGARAN TAHUN 2018

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran DINAS PERHUBUNGAN KAB.

TAKALAR. maka jumlah pendanaan yang dimungkinkan untuk dibelanjakan pada Tahun Anggaran 2018 adalah sebesar Rp. 5.156.644.000 yang digunakan untuk membiayai Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Secara rinci rencana anggaran Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 2.5 Rencana Belanja Dinas Perhubungan Kab. Takalar TA. 2018

No Uraian Rencana(Rp) %

1 Belanja Tidak Langsung 4.006.644.000 78

2 Belanja Langsung 1.150.000.000 22

Jumlah 5.156.644.000 100

Alokasi anggaran belanja langsung tahun 2018 yang dialokasikan untuk membiayai program-program yang langsung mendukung pencapaian sasaran pembangunan adalah sebagai berikut: Tabel 2.6 Alokasi per Sasaran Tahun Anggaran 2018

Takalar % penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu

% Penyerapan APBD pada triwulan I --- x 100

% Penyerapan APBD seharusnya

Sekretariat

(23)

23

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

P ad a tab el di ata s, ju ml ah an ggaran untuk program/kegiatan sebesar Rp. 1.150.000.000 dengan prosentase terbesar

SASARAN PROGRAM ANGGARAN

(Rp)

PERSENTASE ANGGARAN

Meningkatnya

ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan

Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan

146.000.000 12,70 %

Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan

11.010.000 0,96 %

Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan

Program Peningkatan Pelayanan Angkutan

11.270.000 0,98 %

Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu lintas

30.000.000 2,61 %

Program Peningkatan Kelaikan Pengoperasian Kendaraan Bermotor

43.700.000 3,80 %

Program Pengembangan dan Keselamatan Transportasi

11.660.000 1,01 %

Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran, sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja,

kedisiplinan aparatur, dan kapasitas SDM aparatur bidang perhubungan Kab.

Takalar

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

189.790.000 16,50 %

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

126.944.100 11,04 %

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

26.200.000 2,28 %

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Laporan Capaian Kinerja dan Keuangan

553.425.900 48,12 %

TOTAL 1.150.000.000 100

(24)

24

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

anggaran untuk mendukung sasaran Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran, sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja, kedisplinan aparatur dan kapasitas SDM aparatur bidang perhubungan Kab. Takalar 77,94 %. Sasaran lain dengan anggaran yang relatif besar adalah sasaran Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan yaitu sebesar 13,66 %. Sementara itu, sasaran dengan anggaran yang relatif kecil adalah sasaran Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan sebesar 8,40 % dari total anggaran belanja langsung.

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj) Dinas Perhubungan Kab. Takalar Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2018 ini disusun dengan mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Pada bab ini disajikan capaian kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis Organisasi sesuai dengan hasil pengukuran kinerja organisasi.

Laporan Kinerja adalah pewujudan pertanggung jawaban atas pencapaian visi dan misi organisasi yang telah ditetapkan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Untuk itu, Evaluasi terhadap Kinerja melalui mekanisme pertanggungjawaban perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan Program/kegiatan berimplikasi terhadap kinerja atau pencapaian sasaran Dinas Perhubungan, Kab. Takalar. Untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis tersebut dilakukan analisis capaian kinerja sebagai berikut:

1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini;

2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir;

(25)

25

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

3. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi;

4. Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada);

5. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta altematif solusi yang telah dilakukan;

6. Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya;

7. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja.

A. Capaian Kinerja Sasaran Starategis

Dalam rangka lebih meningkatkan Akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna, berhasil guna bersih dan bertanggung jawab mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi hasil kinerja dalam bentuk Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj). Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kabupaten Takalar Dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun 2018 merupakan indikator yang dipakai sebagai ukuran atau patokan dalam menilai masukan, manfaat masukan, keluaran, manfaat keluaran dan hasil kinerja sebagai dasar dalam penetapan kinerja pemerintah Kabupaten Takalar tahun 2018 serta evaluasinya dalam bentuk Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj) pada akhir tahun anggaran.

Sesuai dengan Peraturan Bupati Takalar Nomor 15 tahun 2012 tentang Indikator Kinerja Utama ( IKU), Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Dinas Perhubungan Kab.Takalar adalah pada tabel berikut :

Tabel .3.1. Capaian Indikator Kinerja SKPD Dinas Perhubungan Tahun 2018.

No Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi %

(26)

26

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

1.

Meningkatnya ketersediaan

sarana dan

prasarana perhubungan

% ketersediaan sarana dan

prasarana angkutan darat laut 16 14 87,50

%kecamatan yang mempunyai

lokasi sarana pengaman jalan 9 kecamatan 3 kecamatan 33,33

% jalan bermarka 328.000 m 21.990,24 m 6,704

Pelabuhan yang terbangun

(dermaga) 16 14 87,50

% traffic light dalam kondisi baik 2 2 100

2.

Meningkatnya kualitas pelayanan perhubungan

Rasio ijin trayek 0,107 0,0011 1,028

% SKPD yang memiliki cek point diarea publik

- - -

Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum

Rp.11.000.000 Rp.5.390.000 49

Jumlah PAD penerbitan izin bongkar muat barang

- - -

Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan

- - -

% pengujian kendaraan wajib uji 50 % 84,89 % 169,78

% kepemilikan keur 35 % 17,79 % 35,58

% desa yang dapat diakses oleh kendaraan umum

10% 30 % 300

4.

Terpenuhinya dukungan administrasi perkantoran, sarana dan prasarana perkantoran, pelaporan capaian kinerja,

kedisiplinan aparatur, dan kapasitas SDM aparatur bidang perhubungan Kab.

% pegawai terhadap pelayanan administrasi umum dan kepegawaian

100 % 90 % 90

% ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program/kegiatan dan laporannya

100 % 90 % 90

% penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu

100 % 95,55 % 95,55

(27)

27

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Takalar

B. ANALISIS CAPAIAN KINERJA Sasaran 1

“Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan”

Adanya dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar di bidang Perhubungan melalui Peraturan Bupati Takalar Nomor 55 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan, organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Perhubungan Kab.

Takalar. Dimana salah satunya adalah mendukung kelancaran lalu lintas dan keselamatan transportasi.

Sasaran 1 “Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana serta pelayanan perhubungan” menjadi salah satu sasaran strategis atau kondsi yang ingin diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kab. Takalar dengan indikator kinerja :

1. Persentase ketersediaan sarana dan prasarana angkutan darat laut.

Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi terutama masalah keterbatasan dana sehingga untuk indikator ini masih belum maksimal.

2. Persentase kecamatan yang mempunyai lokasi sarana pengaman jalan.

Untuk indikator ini dari 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Takalar hanya 3 kecamatan yang telah ada fasilitas pengaman jalannya yaitu : Kec.

Polombangkeng Selatan, Kec. Mappakasunggu, dan Kec. Mangarabombang namun masih perlu di tambah panjang dan lokasi pengaman jalan yang ada di Takalar. Masih ada lokasi-lokasi yang perlu di berikan titik-titik tertentu. Pada tahun 2012 panjang pengaman jalan di Kec. Mappakasunggu 84 m, pada tahun 2013 panjang pengaman jalan di Kec. Mangarabombang 135 m dan di tahun 2014 panjang pengaman jalan di Kec. Polombangkeng Selatan 164 m . Pada tahun 2017 ada tambahan sarana pengaman jalan di Kec. Mangarabombang yaitu

(28)

28

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

pemasangan deliniator sebanyak 68 buah. Pada tahun 2018, tidak ada tambahansarana pengaman jalan.

3. Persentase jalan bermarka .

Untuk indikator ini dari target panjang jalan yang seharusnya bermarka sepanjang 328.000 baru terealisasi jalan bermarka sepanjang 21.990,24 m sehingga persentasenya hanya sebesar 6,704 %. Adapun Tabel marka jalan yang ada di Kab. Takalar adalah sebagai berikut :

No. Kecamatan 2015 2016 2017 2018 Ket.

1. Polombangkeng Utara 2. Polombangkeng

Selatan

2.370 m 2.370 m 2.370 m

3. Pattallassang 4840 m 2.100 m 5.459,24m 4. Galesong Utara

5. Galesong

6. Galesong Selatan

7. Mappakasunggu 7.221 m 7.221 m 7.221 m 7.221 m 8. Mangarabombang

9. Sanrobone

Jumlah 9.591 m 14.431m 16.531m 21.990,24m 4. Pelabuhan yang terbangun

(29)

29

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Untuk indikator ini dari target 16 Dermaga baru 14 yang terbangun namun masih perlu banyak dana untuk pemeliharaan dermaga mengingat kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak layak pakai.

5. Persentase traffic light dalam kondisi baik.

Untuk indikator ini dari target 2 trafic light terealisasi sebanyak 2 jadi capaiannya sebesar 100%. Adapun tabel traffic light yang ada sebagai berikut :

No. KECAMATAN 2014 2015 2016 2017 KET.

1. Polombangkeng Utara 2. Polombangkeng

Selatan

3. Pattallassang 1 1 1 1

4. Galesong Utara 1 1 1 1

5. Galesong

6. Galesong Selatan 7. Mappakasunggu 8. Mangarabombang 9. Sanrobone

J U M L A H 2 2 2 2

Tabel warning Light dapat diliat pada table dibawah ini :

No. KECAMATAN 2012 2013 2014 KETERANGAN

1. Polombangkeng Utara 1 1 1

2. Polombangkeng Selatan 2 2 6

3. Pattallassang 7 7 15

4. Galesong Utara 2 2 2

5. Galesong 1 1 1

6. Galesong Selatan 2 2 2

(30)

30

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

7. Mappakasunggu

8. Mangarabombang 2 5 5

9. Sanrobone

J U M L A H 14 20 32

6. Rasio Ijin trayek

Rasio izin trayek yaitu sebesar 0,0011. Angka rasio tersebut diperoleh dari jumlah izin trayek yang telah di keluarkan sebanyak 318 izin berbanding dengan jumlah penduduk kab. Takalar yaitu berjumlah 292.983. Untuk izin trayek yang dikeluarkan di kabupaten takalar yaitu 318 izin. Maka berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa masih ada penumpang angkutan umum yang belum mempunyai izin trayek (proporsi 61 %).

7. Persentase SKPD yang memiliki cek point diarea publik.

Untuk indikator ini tidak ada data yang menjelaskan tentang ini.

8. Jumlah PAD penerbitan izin trayek angkutan umum.

Untuk indikator ini dari target kinerja sebesar Rp. 11.000.000,- sampai akhir anggaran 2018 terealisasi sebesar Rp. 5.390.000,- atau sebesar 49 %. Dalam hal ini masih belum maksimal karena banyak mobil rental dan mobil pribadi yang dijadikan mobil penumpang.

9. Jumlah PAD penerbitan izin bongkar muat barang.

Untuk indikator ini tidak ada penarikan retribusi (tidak ada PERDA) mengenai penerbitan izin bongkar muat barang di Kabupaten Takalar .

10. Jumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran batas kecepatan.

Untuk indikator ini masih belum ada data yang menerangkan hal tersebut karena tidak adanya alat ukur yang digunakan untuk mengukur pelanggaran batas kecepatan

11. Persentase pengujian kendaraan wajib uji.

(31)

31

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Untuk indikator ini telah melebihi dari target, ini membuktikan bahwa semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk melakukan pengujian terhadap kendaraannya baik itu angkutan umum dan angkutan barang sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan.

12. Persentase kepemilikan keur.

Untuk indikator ini telah melebihi target, ini membuktikan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepemilikan keur bagi angkutan barang agar kenyamanan tercipta sepanjang perjalanan.

13. Persentase desa yang dapat diakses oleh angkutan umum.

Untuk indikator ini pada tahun 2018 dari target 10 % desa yang dapat diakses oleh angkutan umum telah terealisasi sebesar 30 % ini membuktikan bahwa semakin banyak desa yang dapat diakses oleh angkutan umum.

Sasaran 2

“ Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan ”

Penyelenggaraan pemerintahan yang baik dalam konteks sistem manajemen merupakan tuntutan dalam reformasi birokrasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Sistem manajemen pemerintahan di fokuskan pada peningkatan akuntabilitas serta peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome) yang merupakan implementasi dari anggaran berbasis kinerja.

Sasaran “Meningkatkan keterpenuhan dukungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam bidang perhubungan ” menjadi salah satu sasaran strategis atau kondsi yang ingin diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Perhubungan Kab. Takalar dengan indikator kinerja :

1. Persentase pegawai terhadap pelayanan administrasi umum dan kepegawaian.

(32)

32

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Untuk indikator ini masih banyak kendala yang dihadapi terutama dari segi sumber daya manusia serta keterbatasan anggaran pada SKPD sehingga pada indikator ini realisasinya masih belum maksimal.

2. Persentase ketepatan waktu dalam menyusun perencanaan program/kegiatan dan laporannya.

Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi karena masih banyak data yang terlambat diterima sehingga pada indikator ini realisasinya belum maksimal.

3. Persentase penyerapan anggaran dan pelaporan tepat waktu.

Untuk indikator ini masih ada kendala yang dihadapi karena pada beberapa kegiatan tidak terlaksana 100 % misalnya pada realisasi pencapaian target PAD yang tidak mencapai 100% maka realisasi pencairan upah pungutnya tidak mencapai 100%.

Realisasi Anggaran

Rencana Kinerja tahun 2018 merupakan komitmen seluruh jajaran Dinas Perhubungan Kab. Takalar untuk mencapai kinerja yang sebaik-baiknya dan sebagai bagian dari upaya memenuhi misi organisasi. Dengan demikian, seluruh proses pelayanan administrasi Dinas Perhubungan Kab. Takalar dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan tahun 2018 dan target kinerja dapat disajikan pada tabel berikut : Tabel 3.2 Realisasi anggaran tahun anggaran 2018

No. Kegiatan Target Capaian %

1. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya air dan Listrik.

Jumlah Dana yang tersedia.

4 Bidang

Rp.33.100.000,-

4 Bidang

Rp.25.919.636,-

78,31

2. Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kerja.

Unit .… unit 94,29

(33)

33

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Jumlah Dana yang Tersedia. Rp.12.000.000,- Rp.11.315.000,- 3. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor.

Jumlah Dana yang tersedia.

12 Bulan

Rp.13.300.000,-

12 Bulan

Rp. 13. 087.000,-

98,40

4. Rapat –rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah.

Jumlah Dana yang tersedia.

4 Bidang

Rp.123.690.000,-

4 Bidang

Rp.123.443.054,-

99,88

5. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Tahun

Rp.7.800.000,-

1 Tahun

Rp.7.625.000,-

97,76

6. Pemeliharaan rutin / Berkala kendaraan dinas Operasional.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Tahun

Rp.95.144.100,-

1 Tahun

Rp.84.269.289,-

88,57

7. Pemeliharaan rutin / berkala rumah dinas.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Paket

Rp.16.800.000,-

1 Paket

Rp.16.600.000,-

98,81

8. Pemeliharaan rutin/berkala Gedung Kantor .

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Paket

Rp.15.000.000,-

1 Paket

Rp.14.992.000,-

99,95

9. Penyusunan Dokumen Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Evaluasi Jabatan

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Tahun

Rp.26.200.000,-

1 Tahun

Rp.26.000.000,-

99,24

10. Penyusunan Loporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Kegiatan

Rp.8.000.000,-

1 Kegiatan

Rp.7.980.200,-

99,75

11. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Kegiatan

Rp.8.000.000,-

1 Kegiatan

Rp.7.943.600,-

99,30

12. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun (Neraca).

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Kegiatan

Rp.8.000.000,-

1 Kegiatan

Rp.7.740.000,-

96,75

13. Penyusunan RKA – SKPD dan DPA- SKPD.

Jumlah Dana yang tersedia.

2 Kegiatan

Rp.16.000.000,-

2 Kegiatan

Rp.15.076.400,-

94.23

14. Pengelola Administrasi Keuangan.

Jumlah Dana yang tersedia.

12 Bulan

Rp. 487.025.900

12 Bulan

Rp. 458.315.600,-

94,10

(34)

34

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

15. Penyusunan Laporan Barang daerah SKPD.

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Tahun

Rp.7.500.000,-

1 Tahun

Rp.7.488.500,-

99,85

16. Penyusunan Rencana Strategis Jumlah dana

1 kegiatan Rp. 18.900.000,-

1 kegiatan Rp. 18.775.600

99,34

17. Pembangunan Sarana dan Prasarana Fasilitas perhubungan darat

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Paket

Rp.146.000.000,-

1 Paket

Rp.145.611.000,-

99,73

18. Kegiatan Pengendalian disiplin pengoperasian angkutan umum di jalan raya

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Tahun

Rp.11.270.000,-

1 Tahun

Rp.11.200.000,-

99,38

19. Koordinasi dalam rangka perencanaan dan pengadaan sarana dan prasarana perhubungan

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Paket

Rp.11.010.000,-

1 Paket

Rp.10.840.000,-

98,46

20 Sosialisasi Peningkatan Kesadaran Berlalulintas

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Paket

Rp.30.000.000,-

1 Paket

Rp.30.000.000,-

100

21. Koordinasi dalam rangka peningkatan pelayanan dan keselamatan transportasi

Jumlah Dana yang tersedia.

1 Kegiatan

Rp.11.660.000,-

1 Kegiatan

Rp.11.100.000,-

95,20

22. Penyediaan Belanja Operasional UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor

Jumlah Dana yang tersedia

1 Tahun

Rp. 43.700.000,-

1 Tahun

Rp. 43.465.000

99,46

Evaluasi dan Analisis Pencapaian Kinerja Keuangan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar tahun 2018 mengadakan pengukuran capaian kinerja pada seluruh kegiatan yang sumber dananya berasal dari APBD. Dengan diterapkannya Anggaran Berbasis Kinerja, maka indicator kinerja yang digunakan dalam pengukuran kinerja menggunakan sumber data dari Dokumen Anggaran Satuan Kerja.

Realisasi capaian kinerja sasaran secara keseluruhan adalah sebesar 95,55 % yang dihitung berdasarkan persentase rata-rata capaian kinerja sasaran.

(35)

35

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Strategi Pemecahan Masalah.

Dalam rangka peningkatan capaian kinerja di masa mendatang, Dinas Perhubungan Kab.Takalar menetapkan strategi-strategi sebagai berikut :

• Meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan dengan lebih mengacu pada Renstra, Repetada dan Propeda.

• Meningkatkan profesionalisme pengelolaan kegiatan agar capaian kinerja meningkat.

• Menyempurnakan implementasi anggaran berbasis kinerja agar seluruh kegiatan dapat dinilai kinerjanya secara tepat.

• Memperluas cakupan pengawasan pihak yang terkait.

• Mengembangkan sistem informasi pengumpulan data dalam rangka penyempurnaan penetapan indikator kinerja.

ANALISIS ATAS CAPAIAN KEUANGAN

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kab.Takalar Tahun 2018 dibiayai dengan anggaran yang tertuang dalam APBD tahun 2018 yang disahkan dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2017 tentang APBD Kab.Takalar Tahun Anggaran 2018 dan Keputusan Bupati Takalar Nomor : 499 Tahun 2018 tentang Pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA – SKPD) Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar Tahun Anggaran 2018. Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2018 tanggal 25 Oktober 2018 tentang Perubahan APBD Kabupaten Takalar Tahun Anggaran 2018 dan Keputusan Bupati Takalar Nomor : 499 Tahun 2018 tentang Pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA – SKPD) Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar Tahun Anggaran 2018.

APBD Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar Tahun 2018, secara garis besar terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Dan realisasinya berdasarkan penerbitan SPMU adalah sebagai berikut :

No. URAIAN ANGGARAN (Rp) REALISASI (Rp) % 1. PENDAPATAN

Pendapatan Asli Daerah

517.454.000 517.454.000

280.740.000,- 280.740.000,-

54.25 54.25

(36)

36

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

2. BELANJA

Belanja Tidak Langsung Belanja Langsung

5.156.644.000 4.006.644.000 1.150.000.000

3.906.063.320 2.807.276.441 1.098.786.879

75.75 70.07 95.55

Realisasi APBD Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

✓ Pendapatan dapat direalisasikan : 54,25 %

✓ Belanja dapat direalisasikan : 75,75%

Analisis atas capaian realisasi keuangan berdasarkan realisasi pendapatan dan SPMU Tahun Anggaran 2018 dapat diatur sebagai berikut :

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp. 517.454.000,- dan dapat direalisasikan sebesar Rp.280.740.000,- atau 54,25 %.

Sedangkan target belanja langsung sebelum perubahan adalah sebesar Rp.1.050.000.000,- dan setelah perubahan menjadi Rp.1.150.000.000,- atau bertambah sebesar Rp.100.000.000,- yang sampai dengan akhir tahun anggaran 2018 realisasinya berdasarkan penerbitan SPMU sebesar Rp.1.098.786.879,- sebesar 95,55 %.

(37)

37

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

BAB IV PENUTUP

Dalam manajemen pembangunan berbasis kinerja dan perbaikan pelayanan publik, setiap organisasi pemerintah melakukan pengukuran dan pelaporan atas kinerja institusi dengan menggunakan indikator yang jelas dan terukur. Bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah, LKj menjadi bagian dari upaya pertanggungjawaban dan mendorong akuntabilitas publik. Sementara bagi publik sendiri, LKj akan menjadi ukuran akan penilaian dan juga keterlibatan publik untuk menilai kualitas kinerja pelayanan dan mendorong tata kelola pemerintahan yang baik.

LKj bagi DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR. juga menjadi punya makna strategis, sebagai bagian dari penerjemahan tugas dan fungsi DINAS PERHUBUNGAN KAB.

TAKALAR. Pengukuran-pengukuran kinerja telah dilakukan, dan dikuatkan dengan data pendukung yang mengurai bukan hanya pencapaian tahun pelaporan 2018, namun juga melihat tren pencapaiannya dari tahun ke tahun, dan kontribusinya untuk pencapaian target akhir RENSTRA. Secara umum, nampak bahwa kinerja DINAS PERHUBUNGAN KAB.

TAKALAR. pada tahun 2018 adalah baik, karena terdapat 5 indikator memenuhi kriteria sangat tinggi dan 5 indikator memenuhi kriteria tinggi.

Dari evaluasi dan analisis atas pencapaian sasaran dan IKU yang sudah diuraikan dalam bab III, terlihat bahwa kerja keras telah dilakukan oleh DINAS PERHUBUNGAN KAB.

TAKALAR. untuk memastikan pencapaian kinerja sebagai prioritas dalam pembangunan daerah. Upaya ini telah mencakup perumusan dan penetapan kinerja tahunan dan juga menengah sebagai bagian dari kebijakan strategis maupun tahunan daerah, khususnya dalam RENSTRA dan RENCANA KERJA (RENJA) 2018, yang mencakup juga penentuan program/kegiatan dan alokasi anggarannya. Juga mencakup bukan hanya sekedar

(38)

38

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

pelaksanaan program/kegiatan yang rutin dilakukan, namun juga pengembangan inovasi dalam berbagai bentuk.

Namun demikian, beberapa tantangan perlu menjadi fokus bagi perbaikan kinerja DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR. ke depan. Untuk meningkatkan capaian kinerja dimasa mendatang Dinas Perhubungan Kab.Takalar telah menetapkan beberapa strategi, antara lain dengan meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan dengan mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, meningkatkan profesionalisme aparat dan pengawasan, penyempurnaan implementasi anggaran berbasis kinerja agar seluruh kegiatan dapat dinilai kinerja secara tepat serta mengupayakan Pengembangan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Di sisi lain, akan mengembangkan sistem informasi pengumpulan data kinerja dalam rangka penyempurnaan penetapan indikator kinerja.

Bagi instansi di lingkungan DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR sendiri, ini bisa berarti perlunya peningkatan efektivitas dan pencapaian kinerja sehingga beberapa tantangan ini bisa dijawab.

Sebagai bagian dari perbaikan kinerja pemerintah daerah yang menjadi tujuan dari penyusunan LKj, hasil evaluasi capaian kinerja ini juga penting dipergunakan oleh instansi di lingkungan DINAS PERHUBUNGAN KAB. TAKALAR. untuk perbaikan perencanaan dan pelaksanaan program/kegiatan di tahun yang akan datang. Beberapa permasalahan dan solusi yang sudah dirumuskan akan menjadi tidak punya makna jika hanya berhenti menjadi laporan saja, namun harus ada rencana dan upaya konkret untuk menerapkannya dalam siklus perencanaan dan pelaksanaannya. Hal ini akan menjadikan LKj benar-benar menjadi bagian dari sistem monitoring dan evaluasi untuk pijakan peningkatan kinerja pemerintahan dan perbaikan layanan publik yang semakin baik.

Takalar, Januari 2019 Kepala Dinas

Drs. AGUS SUDIRMAN, MSi

(39)

39

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Pangkat: Pembina Utama Muda Nip :19610819 199203 1 004

(40)

40

LKJ Dinas Perhubungan Kab.Takalar - Tahun 2018 2019

Referensi

Dokumen terkait

cordial pada beberapa graf yaitu graf path, graf cycle, graf wheel, graf star. , , graf bipartit lengkap , , graf bipartit lengkap , , graf

[r]

[r]

(2) Sumbangan dari Pihak Ketiga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa pemberian hadiah, donasi, wakaf, hibah, uang, barang dan/atau jasa yang serupa dengan itu

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994

PERHITUNGAN TAMBAHAN PENGHASILAN BERSYARAT (TPB) PEGAWAI Dari Total TPB Sebesar: 0 Dari Alokasi TPB Disiplin Sebesar: 0. Subtotal Potongan Kehadiran:

KESEBELAS : Bagi perusahaan yang tidak mampu melaksanakan ketentuan upah minimum sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, pengusaha dapat mengajukan penangguhan

[r]