AKUNTABILITAS KINERJA
B. Analisis Capaian Sasaran
Tingkat ketercapaian kinerja BP-PAUD dan Dikmas NTT diukur dari pemenuhan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan. Sasaran strategis yang ditetapkan dapat dicapai dengan memenuhi setiap indikator yang juga telah disepakati. Pencapaian indikator yang dimaksud dibuktikan dengan kegiatan atau laporan yang diselesaikan oleh tiap unit kerja di lingkungan BP-PAUD dan Dikmas NTT, yaitu seksi pengembangan program dan sumber daya BP PAUD dan Dikmas NTT.
Sasaran strategis Tersedianya hasil pengkajian dan pengembangan model/program PAUD-Dikmas yang bermutu, berwawasan gender, ESD dan kewarganegaraan global, serta replikabel diseluruh regional/wilayah didukung dengan 4 indikator, yaitu sebagai berikut:
IKK I Jumlah Model /Program PAUD-Dikmas yang dikembangkan, divalidasi dan diterapkan.
IKK II Satuan PAUD-Dikmas yang disiapkan untuk memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP)
IKK III Jumlah SDM yang meningkat kompetensinya
IKK IV Jumlah dokumen penyelenggaraan lomba dan apresiasi UPT PAUD-Dikmas
Indikator Kinerja Tahun 2018 Tahun 2019
Realisasi Target Realisasi %
(1) (2) (3) (4) (5) Jumlah Model/Program PAUD-Dikmas yang dikembangkan, divalidasi, dan diterapkan 7 6 Naskah 6 naskah 100 Jumlah Lembaga/satuan PAUD-Dikmas yang disiapkan untuk memenuhi standar nasional
pendidikan (SNP)
266 450 Lembaga 450 Lembaga 100
Jumlah SDM yang
meningkat kompetensinya 266 300 Orang 485 Orang 161 Jumlah dokumen
perencanaan dan evaluasi pelaksanaan rencana
3 3 Dokumen 3 Dokumen 100
Jumlah dokumen penyelenggaraan lomba dan apresiasi UPT PAUD Dikmas
33 LAKIP BP-PAUD dan DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 2019|
Sesuai dengan perjanjian kinerja Tahun 2019, BP-PAUD dan Dikmas NTT menetapkan 1 sasaran strategis dengan 4 indikator kinerja. Berikut analisis informasi tingkat ketercapaiannya selama Tahun 2019 dari masing-masing indikator kinerja sesuai yang tertuang dalam perjanjian kinerja sebagai berikut : 1. Indikator Kinerja (IK) Jumlah model program PAUD-Dikmas yang
dikembangkan, divalidasi, dan diterapkan sebanyak 6 naskah.
Indikator ini di dukung oleh 1 indikator kinerja kegiatan yakni model PAUD-Dikmas yang dikembangkan, divalidasi, dan diterapkan.
Indikator ini dicapai melalui pengembangan program PAUD 2 naskah, Program Keaksaraaan dan Kesetaraan 2 naskah, program kursus dan pelatihan 1 naskah, dan program pendidikan keluarga 1 naskah. Untuk menghasilkan naskah program yang bermutu serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, pengembangan program dilakukan secara terencana dan sistematis dengan mengacu pada tahapan-tahapan pengembangan program. Tahapan-tahapan pengembangan program meliputi studi pendahuluan, penyusunan draft model, diskusi terumpun, ujicoba pengembangan model, diskusi terpumpun, dan pembakuan model.
Adapun Pengembangan Model/Program yang dikembangkan di BP- PAUD dan DIKMAS Nusa Tenggara Timur tahun 2019 meliputi :
a. Program PAUD terdiri 2 naskah yaitu :
Model Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Finansial bagi Anak Usia 5-6 Tahun di Kabupaten Sumba Barat Daya;
Pengembangan Model Pembelajaran Sains Anak Usia Dini Untuk Pencegahan Abrasi Pantai di Kabupaten Manggarai Barat.
b. Program Pendidikan Keluarga terdiri dari 1 naskah yaitu :
Model Pelibatan Keluarga pada Satuan Pendidikan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Kristen Waibakul Kabupaten Sumba Tengah c. Pengembangan Program Kursus dan Pelatihan terdiri dari 1 naskah yaitu
Model Pembelajaran Komputer Desain Grafis Bermuatan Lokal dengan menggunakan Metode Interaktif di Kabupaten Sikka
d. Pengembangan Program Pendidikan Kesetaraan terdiri dari 2 naskah yaitu Model Pembelajaran “Eklektik” pada Pendidikan Keaksaraan Dasar di
Kabupaten Malaka;
Model Pembelajaran Pendidikan Keaksaraan melalui Pendekatan Simulasi Pameran Mini di Kabupaten Manggarai
34 LAKIP BP-PAUD dan DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 2019|
Tabel 6
Rekapitulasi Pengembangan Model di BP-PAUD dan DIKMAS Nusa Tenggara Timur Tahun 2019
No Judul Pengembangan Program Jenis Program Lokasi Ujicoba
1. Model Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Finansial bagi Anak Usia 5-6 Tahun
Pendidikan Anak Usia Dini Sumba Barat Daya
2. Pengembangan Model
Pembelajaran Sains Anak Usia Dini Untuk Pencegahan Abrasi Pantai
Pendidikan Anak Usia Dini Manggarai Barat
3. Model Pelibatan Keluarga pada Satuan Pendidikan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Kristen Waibakul
Pendidikan Keluarga Sumba Tengah
4. Model Pembelajaran Komputer Desain Grafis Bermuatan Lokal dengan menggunakan Metode Interaktif
Kursus dan Pelatihan Sikka
5. Model Pembelajaran “Eklektik” pada Pendidikan Keaksaraan Dasar
Pendidikan Kesetaraan Malaka 6. Model Pembelajaran Pendidikan
Keaksaraan melalui Pendekatan Simulasi Pameran Mini
Pendidikan Kesetaraan Manggarai
Tabel 7
Capaian Indikator Kinerja Jumlah Model/Program PAUD-Dikmas yang dikembangkan
J
Jumlah program PAUD-Dikmas yang dikembangkan Tahun 2019 direncanakan sebanyak 6 naskah, dan dapat direalisasikan sebanyak 6 naskah. Dengan melalui beberapa tahapan, kinerja telah tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan.Jika dibandingkan dengan tahun 2018, hasil pengukuran indikator kinerja jumlah program PAUD-Dikmas yang dikembangkan di rencanakan sebanyak 7 naskah dan yang terealisasikan juga sebanyak 7 naskah dengan capaian sebesar 100 %. Target kinerja ini dapat tercapai berkat kerjasama semua pihak yang ada di BP PAUD dan Dikmas NTT sehingga semua tahapan pengembangan model dapat dilakukan dengan baik.
No Indikator Kinerja Target 2018 2019
Realisasi % Target Realisasi %
1 11 Jumlah Model/Program PAUD- Dikmas yang dikembangkan
35 LAKIP BP-PAUD dan DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 2019|
Realisasi indikator kinerja berjalan sesuai target karena atas kerjasama semua pihak yang ada di BP PAUD dan Dikmas NTT sehingga semua tahapan pengembangan model dapat terlaksana dengan baik. Walaupun target kinerja telah tercapai, namun pelaksanaannya masih ditemukan hambatan dan permasalahan.
Adapun kendala dan hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Waktu (hari) untuk kegiatan ujicoba model sangat singkat mengingat lokasinya sangat jauh yang mana NTT merupakan daerah kepulauan (keterbatasan anggaran perjalanan dinas).
2. Petugas/pengembang ujicoba model tidak bisa selalu berada di lokasi ujicoba (keterbatasan anggaran perjadin).
3. Kelompok sasaran tidak selalu mudah diperoleh di setiap Kabupaten di NTT. Contohnya apabila akan mengembangkan model kursus, keaksaraan dan kesetaraan, lokasi ujicoba model letaknya sangat berjauhan.
4. Tim Pengembang Model belum semua memiliki kompetensi dalam mengembangkan model.
Untuk mengatasi kendala diatas tim pengembang model BP-PAUD dan Dikmas Nusa Tenggara Timur, upaya/langkah-langkah antisipasi yang dilakukan sebagai berikut :
1. Perlu adanya penambahan waktu (hari) agar pelaksanaan tahapan ujicoba model dapat berjalan dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal. 2. Perlu adanya penambahan waktu dan anggaran agar pengembang dapat lebih
intens memonitoring hasil penerapan ujicoba model karena saat ini hanya mengandalkan komunikasi melalui Telepon, WA maupun Email yang mana jaringan internet agak lamban;
3. Perlu adanya peningkatan kompetensi para pengembang melalui bimtek misalnya Bimtek tentang Pengembangan Model, Research and Development.
Dalam melaksanakan pengembangan program di BP-PAUD dan Dikmas Nusa Tenggara Timur ada beberapa hal yang menunjang/mendukung keberhasilan pencapaian kinerja antara lain :
1. Adanya kerjasama dari tim pengembang dan penanggung jawab kegiatan, sumber daya (Pamong Belajar) sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi program yang dikembangkan dan dikaji.
Jika dibandingkan capaian kinerja tahun 2018 capaian kinerjanya 100 %, maka pada tahun 2019 terdapat peningkatan capaian kinerja yang sama sebesar
36 LAKIP BP-PAUD dan DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 2019|
100 %,hal ini disebabkan oleh atas kerjasama semua pihak yang ada di BP PAUD dan Dikmas NTT sehingga semua tahapan pengembangan model dapat terlaksana dengan baik. Sedangkan jika dibandingkan dengan target periode akhir renstra Tahun 2019 sebesar 100 % sampai dengan Tahun 2019 telah tercapai sebesar 100 %.
Sesuai indikator kinerja sasaran strategis pengembangan program PAUD dan Dikmas, indikator kinerja hasil pengembangan program PAUD dan Dikmas yang digunakan pada satuan PAUD dan Dikmas di wilayah kerja BP Paud dan Dikmas NTT sesuai dengan rencana kerja Tahun 2015-2019 terhadap target yang tertuang dalam Renstra adalah sebagai berikut
Realisasi 2018
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra
2019
% Capaian Realisasi Terhadap Target Akhir
Renstra
2019
Target Realisasi %
37 LAKIP BP-PAUD dan DIKMAS NUSA TENGGARA TIMUR 2019|
Gambar 1
Model Pendidikan Anak Usia Dini
Model Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Finansial bagi Anak Usia 5-6 Tahun di Kabupaten
Sumba Barat Daya
PENGEMBANGAN MODEL BP-PAUD DIKMAS NUSA