• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKHLAK DI MI MATHOLI’UL HUDA 02 SRIKANDANG BANGSRI JEPARA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

C. Analisis Dampak Penerapan Strategi Mengajar Ekspositori (Expository

Teaching) dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak di MI Matholi’ul Huda 02

Srikandang Bangsri Jepara

Strategi ekspositori dipandang kuno, kurang memberikan kesempatan untuk aktif kepada siswa, membosankan, dsb. Tetapi masih dipandang sebagai metode yang paling praktis dan efisien, dan tetap yang paling banyak dipakai oleh guru-guru. Kepraktisan dan keefisienan strategi ekspositori terutama dirasakan bila menghadapi jumlah siswa yang sangat banyak, keterbatasan

sarana dan prasarana belajar, keterbatasan biaya serta waktu belajar. Dalam kenyataan seringkali pengunaan strategi ekspositori ini yang lebih banyak digunakan. Kelemahannya adalah bahwa ada yang menyatakan bahwa pengajaran yang bersifat menyajikan atau ekspositori adalah bersifat otoriter.87 Karena guru tidak bersikap demokratis dan tidak memberikan kebebasan kepada siswa untuk mencari dan menemukan sendiri informasi-informasi yang berkaitan dengan bahan pelajaran, namun gurulah yang menyajikan fakta-fakta, menjelaskan konsep dan prinsip-prinsip yang berkaitan dengan pelajaran. Maka untuk lebih mengintensifkaskan penggunaan metode ceramah dalam penerapan strategi ekspositori maka diperlukan penggunaan alat-alat peraga, tanya jawab, demonstrasi.

Berdasarkan pengamatan penulis berkaitan dengan penerapan strategi ekspositori pada kegiatan pembelajaran aqidah akhlak di MI Matholi’ul Huda 02 Srikandang dapat dijabarkan mengenai hal-hal sebgai berikut:

1. Kegiatan guru dalam pembelajaran aqidah akhlak

a. Guru aktif menyampaikan pelajaran aqidah akhlak yang telah dipersiapkan oleh guru

b. Guru menjadi sumber belajar utama bagi anak-anak

c. Guru melakukan tanya jawab ketika materi pelajaran selesai disampaikan

d. Guru menyimpulkan isi materi pelajaran

e. Guru mengevaluasi kemampuan siswa dengan tes lisan dan tes tertulis.

87

2. Kegiatan siswa dalam pembelajaran aqidah akhlak

a. Siswa aktif mendengarkan ceramah guru tentang materi pelajaran aqidah akhlak

b. Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru

c. Siswa mengerjakan tugas-tugas dari guru untuk mengukur penguasaan mereka pada materi pelajaran yang telah disampaikan guru.

Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa dampak penggunaan strategi ekspositori adalah: guru aktif menyampaikan pelajaran, siswa menjadi pasif dalam pembelajaran karena hanya mendengarkan ceramah guru tentang materi pelajaran aqidah akhlak, dan ukuran daya serap siswa berdasarkan kemampuan dalam menjawab pertanyaan guru.

78

Berdasarkan teori-teori yang ada dan analisa terhadap data-data yang berhasil dikumpulkan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Prosedur penerapan strategi mengajar ekspositori (expository teaching)

dalam pembelajaran aqidah akhlak di MI Matholi’ul Huda 02 Srikandang Bangsri Jepara adalah dilakukan melalui 4 tahap yaitu: tahap persiapan, pertautan, tahap penyampaian atau penyajian materi, dan tahap evaluasi.

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan strategi mengajar ekspositori (expository teaching) dalam pembelajaran aqidah akhlak di MI Matholi’ul Huda 02 Srikandang Bangsri Jepara adalah:

a. Faktor internal: kompetensi guru, penggunaan bahasa oleh guru dalam menerangkan materi pelajaran.

b. Faktor Eksternal: tingkat kematangan, minat, bakat, gaya belajar siswa, pemahaman siswa, sumber belajar, dan dukungan lembaga pada strategi yang digunakan.

3. Dampak penerapan strategi mengajar ekspositori (expository teaching) dalam pembelajaran aqidah akhlak di MI Matholi’ul Huda 02 Srikandang Bangsri Jepara adalah guru aktif menyampaikan pelajaran, siswa menjadi pasif dalam pembelajaran karena hanya mendengarkan ceramah guru tentang materi pelajaran aqidah akhlak, dan ukuran daya serap siswa berdasarkan kemampuan dalam menjawab pertanyaan guru.

B. Saran-saran

Dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan segala kerendahan hati, peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Kepada Guru

Dalam melaksanakan proses belajar mengajar di kelas hendaknya materi yang akan disampaikan direncanakan terlebih dahulu dan hendaknya lebih meningkatkan mutu dengan penguasaan materi dan sumber daya pendidikan guna untuk mencapai tujuan pendidikan yang maksimal. 2. Kepada Lembaga Pendidikan

Hendaknya diperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan, agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal. Dan hendaknya diperhatikan bagaimana proses pendidikan dan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung, kemudian dievaluasi secara rutin untuk mengetahui kelebihan yang harus ditingkatkan dan kekurangan yang harus segera diperbaiki.

C. Penutup

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan, pertolongan dan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini, meskipun dengan tidak terlepas dari kekurangan dan kekeliruan.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan motivasi hingga selesainya skripsi ini penulis haturkan terima kasih. Dengan harapan dan doa semoga tulisan yang sederhana ini dapat bermanfaat. Amin.

Andriana, Deni, Triangulasi dan Keabsahan Data dalam Penelitian, http://goyangkarawang.com/2010/02/triangulasi-dan-keabsahan-data-dalam-penelitian/

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta :Rineka Cipta, 1998)

Daradjat, Zakiah, dkk., Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 2004)

Departemen Agama, Al-Qur'an dan Terjemahnya, (Bandung: Diponegoto, 2000) Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar, (Jakarta: Asdi Mahasatya, 2002) Hamalik, Oemar, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara, 2005) Makmun, Abin Syamsudin, Psikologi Kependidikan, (Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya, 2009)

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2004)

Mulyasa, E., Kurikulum yang Disempurnakan Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009)

Nadziroh, Siti, dalam skripsi: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Materi Pokok Peristiwa Fathu Makkah dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori di Kelas V MI Ky Ageng Giri Karang Kumpul Banyumeneng Mranggen Demak Tahun Ajaran 2010/2011, (Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2010)

Sanjaya, Wina, Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, (Jakarta: Kencana, 2008)

..., Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta: Kencana, 2006)

Singarimbun, Masri dan Efendi, Sofwan, Metodologi Penelitian Survei, (Jakarta, LP3S, 1989)

Slameto, Proses Belajar Mengajar dalam Kredit Semester, (Jakarta: Bumu Aksara, 1991)

Sukardi, Metodeologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2008) Sukmadinata, Nana Syaodih, Landasan Psikologis Proses Pendidikan, (Bandung:

Remaja Rosdakarya, 2005)

..., Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006)

Wena, Made, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional, (Jakarta: Bumi Aksara, 2009)

Andriana, Deni, Triangulasi dan Keabsahan Data dalam Penelitian, http://goyangkarawang.com/2010/02/triangulasi-dan-keabsahan-data-dalam-penelitian/

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta :Rineka Cipta, 1998)

Daradjat, Zakiah, dkk., Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 2004)

Departemen Agama, Al-Qur'an dan Terjemahnya, (Bandung: Diponegoto, 2000) Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar, (Jakarta: Asdi Mahasatya, 2002) Hamalik, Oemar, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara, 2005) Makmun, Abin Syamsudin, Psikologi Kependidikan, (Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya, 2009)

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 2004)

Mulyasa, E., Kurikulum yang Disempurnakan Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009)

Nadziroh, Siti, dalam skripsi: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Materi Pokok Peristiwa Fathu Makkah dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori di Kelas V MI Ky Ageng Giri Karang Kumpul Banyumeneng Mranggen Demak Tahun Ajaran 2010/2011, (Semarang: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, 2010)

Sanjaya, Wina, Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, (Jakarta: Kencana, 2008)

..., Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, (Jakarta: Kencana, 2006)

Singarimbun, Masri dan Efendi, Sofwan, Metodologi Penelitian Survei, (Jakarta, LP3S, 1989)

Slameto, Proses Belajar Mengajar dalam Kredit Semester, (Jakarta: Bumu Aksara, 1991)

Sukardi, Metodeologi Penelitian Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2008) Sukmadinata, Nana Syaodih, Landasan Psikologis Proses Pendidikan, (Bandung:

Remaja Rosdakarya, 2005)

..., Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006)

Wena, Made, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional, (Jakarta: Bumi Aksara, 2009)

1. Apa kegiatan yang biasanya Bapak/ibu lakukan sebelum memulai pembelajaran aqidah akhlak?

2. Apa kegiatan yang biasanya di lakukan siswa sebelum memulai pembelajaran aqidah akhlak?

3. Dalam kegiatan inti pembelajaran aqidah akhlak, bagaimana strategi yang bapak/ibu lakukan dalam memberikan materi pelajaran? apakah materi pelajaran yang akan bapak/ibu sampaikan telah dipersiapkan secara rapi dan lengkap kepada siswa ataukah materi pelajaran itu hanya bapak/ibu berikan hanya garis besarnya saja kemudian siswa ditugaskan untuk menemukan sendiri penjelasan-penjelasannya secara lebih lengkap dari sumber-sumber pelajaran yang ada ?

4. Apa alasan/pertimbangan bapak/ibu dalam menggunakan cara pembelajaran aqidah akhlak dengan langkah tersebut ?

5. Materi pelajaran yang ibu sampaikan biasanya bapak/ibu berikan dalam bentuk apa ? (misalnya: LKS, modul, resuman bahan pelajaran, Menuliskan materi di papan tulis) dll)

6. Dalam kegiatan pembelajaran aqidah akhlak yang bapak/ ibu lakukan, kegiatan/tugas apa yang biasanya harus dilakukan oleh siswa ? misalnya (mencatat, mengisi uji kompetensi dalam LKS, tanya jawab dengan guru) 7. Apa kegiatan yang biasanya Bapak/ibu lakukan setelah memulai pembelajaran

aqidah akhlak?

8. Teknik evaluasi apa yang bapak/ibu lakukan untuk mengetahui penguasaan siswa pada materi pelajaran yang bapak/ibu sampaikan ?

3. Materi pelajaran diberikan secara garis besarnya seperti mencatat hal-hal yang penting kemudian siswa ditugaskan untuk menemukan penjelasan-penjelasannya secara lebih lengkap dari sumber pelajaran yang ada 4. Lebih Efektif dan tidak menyita banyak waktu

5. Menuliskan materi di papan tulis

6. Mencatat kemudian diakhir pelajaran mebugaskan dengan memberi pekerjaan rumah ( PR )

7. Menyimpulkan pelajaran yang telah disampaikan 8. Lisan dan tertulis