• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.2 Analisis dan Temuan Data

Peneliti terlebih dahulu menggambarkan atau mendeskripsikan satu persatu kasus yang terdapat pada drama Pinocchioyang telah dipilih, yaitu kasus meninggalnya seorang wanita parubayah di tempat gym terdapat pada episode 6 dan 7, kasus pembunuhan dengan motif balas dendam terhadap luka masa lalu terdapat pada episode 9, 10, 11, dan 12, kasus pemilik usaha bus yang melakukan demonstrasi menuntut seorang reporter pada pemberitaan kasus bunuh diri yang dilakukan karyawannya sebab dituduh penggelapan dana terdapat pada episode 12 dan 13, kasus kebakaran pabrik akibat kelalaian petugas kepolisian terdapat pada episode 14, 15, dan 16, serta kasus kebakaran pabrik akibat limbah kimia illegal yang terdapat pada episode 17, 18, 19, dan 20. Selanjutnya peneliti akan menganalisis peranan tugas sebagai reporter dalam setiap kasus tersebut. Kemudian hasil analisis tersebut dihubungkan terhadap teori-teori yang telah ditetapkan oleh peneliti sehigga tercapai apa yang diinginkan dalam penelitian ini.

4.2.1Deskripsi Kasus Meninggalnya Seorang Wanita Parubayah di Tempat Gym

Kasus ini diceritakan menuju penghujung episode 6, sepuluh jam menuju persaingan berita stasiun televisi YGN dan MSC yang tayang pada jam yang sama. Para reporter sibuk mencari berita di Kantor Kepolisian Sungai Han, termasuk Choi Dal Po dan Yeon Yoo Rae, Choi In Ha dan Seo Beom Jo. In Ha bertanya pada salah seorang polisi bernama Ahn Chan Soo yang memberitahu cerita “Tadi pagi, ada seorang ajumma (wanita parubayah) yang meninggal di tempat gym, dia diduga meninggal karena serangan jantung karena telah memaksakan dirinya”. Sementara Yoo Rae diluar menguping menggunakan stetoskop berhasil mengetahui berita tersebut langsung menghubungi reporter senior yang bertanggung jawab atas dirinya dan Dal Po, reporter Hyun Gyu

melaporkan kasus yang berhasil didapatnya namun ia malah dimarahi karena informasi yang masih kurang. Reporter Hyun Gyu meminta Yoo Rae melapor lagi satu jam kemudian. In Ha juga menghubungi seniornya reporter Il Jo untuk melapor, seperti Yoo Rae ia juga dimarahi karena informasi yang belum lengkap.

Gambar 4.1 Gambar 4.2

Gambar 4.3 Gambar 4.4

In Ha dan Yoo Rae pergi kerumah sakit sedangkan Dal Po dan Beum Jo ke tempat Gym untuk mengetahui tentang kejadian ajumma yang meninggal. Mereka saling berebut informasi dari para narasumber yang bisa mengkonfirmasi beritanya. Akhirnya Yoo Rae dan In Ha melapor lagi pada atasannya diketahui ajumma yang meninggal berusia 51 tahun sudah dikonfirmasi di grafik medis, sebelumnya ajumma mengalami obesitas dengan berat badan 90 kg dan mengalami penurunan menjadi 70kg. Namun mereka belum menemukan informasi terkait alasan turunnya berat badan ajumma tersebut. Dal Po membuat laporan bahwa ajumma tinggal sendirian, memiliki seorang putri dari pernikahan sebelumnya. Tapi, anaknya itu sekarang sedang dirawat oleh mantan suaminya di Busan. Reporter Gyu Dong bertanya apakah Dal Po sudah ke RS, Dal Po jawab “Iya, tapi tidak ada satu pun yang datang melihatnya”. In Ha mendapatkan

Informasi lain bahwa ajumma pengangkat barang di pabrik batubara, bahkan bekerja sampai bergadang.

Mereka berempat berkumpul dan berbicara pada seorang pengurus gym. Seorang karyawan bercerita bahwa mantan suami ajumma sudah menikah lagi sekitar 2 bulan yang lalu dengan seorang wanita mantan miss korea yang usianya 30 tahunan. Pemilik gym bilang pasti ajumma ingin kurus setelah mendengar suaminya menikahi wanita kurus. Pemilik gym bersikukuh tidak akan memberikan CCTV pada reporter manapun.Dal Po sepakat untuk tidak mengambil video kejadian itu namun mereka bersikeras untuk dapat melihat video kejadian tersebut sekali. Dal Po yang cukup cerdik merekam video CCTV ketika mereka berempat diizinkan untuk hanya melihat video rekaman ajumma yang jatuh tersebut.

Gambar 4.5 Gambar 4.6

In Ha dan Beom Jo mengumpulkan seluruh informasi yang mereka dapat dalam taksi untuk segera dilaporkan pada reporter Il Joo, In Ha merasa ada yang aneh mengajak Beom Jo untuk pergi ke rumah sakit sekali lagi. Dal Po dengan tidak yakin mengirim video CCTV kepada Kapten Hwang untuk dijadikan bahan tambahan berita. Tepat 3 jam sebelum siaran YGN dan MSC. Kapten Hwang memberitahu Kapten tim MSC bahwa tim YGN berhasil mendapatkan laporan ekslusif, tidak lama kemudian Kapten tersebut bergumam hal yang sama.

Berlanjut pada episode 7 Dal Po yang jalan bersama Yoo Rae, terlihat sangat senang karena mendapatkan bukti CCTV dari Gym. Kemudian mereka bertemu In Ha didepan gedung stasiun televisi mereka. Dal Po memberitahu In Ha bahwa dia mendapatkan rekaman CCTV, mendengar hal itu In Ha tidak terlalu

terkejut, lalu memasang pose ejekan kepada Dal Po. Rapat draf berita YGN pun dimulai. Terlihat reporter Hyun Gyu, Kapten Hwang dan staf lainnya beserta Dal Po dan Yoo Rae hadir untuk menentukan slot berita ajumma yang meninggal di tempat Gym. Pada saat yang sama Manager Sung di MSC memutuskan untuk menaruh berita ajumma yang telah meninggal setelah YGN membacakan berita tersebut sebagai jebakan untuk mempermalukan lawannya tersebut.

Gambar 4.7 Gambar 4.8

Para reporter YGN saling bertemu melontarkan pujian atas kehebatan Dal Po dan Yoo Rae yang mendapatkan video CCTV. Dal Po benar-benar penasaran dengan sikap In Ha yang begitu tenang. Dia pun pergi bergegas ketempat lain, ternyata dia pergi kembali ke rumah sakit kemudian secara langsung bertemu anak ajumma. Terlihat beberapa persiapan YGN dan MSC dalam menyiapkan siaran. Dal Po akhirnya mengetahui alasan meninggalnya ajumma saat berolahraga treadmill.

Anak ajumma mengatakan “kondisi liverku sudah tahap akhir. Jadi, transplantasi adalah satu-satunya jalan agar aku bisa bertahan hidup. Golongan darahku dan darah ibuku sama, dan dia akan menjadi pendonornya. Tapi, dokter bilang hati ibu terlalu berlemak dan meminta untuk menurunkan beratnya 30kg sebelum operasi. Jadi, aku akhirnya menyerah dengan transplantasi ini, karena jika ingin menurunkan berat badannya dalam waktu singkat sangatlah tidak mungkin. Kupikir ibuku telah menyerah. Tapi, akulah yang menyebabkan ibu meninggal. Dia ingin menyumbangkan hatinya agar aku bisa bertahan. Karena itulah, dia terus berusaha untuk menurunkan berat badannya dan karena itulah dia meninggal”. Anak sang ajumma benar-benar menyesal dengan kematian ibunya. Dal Po yang baru mengetahui kenyataan tentang kematian ajumma dikagetkan

dengan berita YGN yang menayangkan CCTV kematian sang ajumma yang mengejutkan anak ajumma tersebut. Dal Po pun dengan panik menyuruh orang di sekitar untuk mematikan televisi. Dal Po meminta maaf pada anak ajumma yang semakin merasa sedih akibat pemberitaan YGN tersebut.

Gambar 4.9 Gambar 4.10

Gambar 4.11 Gambar 4.12

MSC baru membacakan beritanya terkait kasus kematian ajumma. Terlihat reporter YGN termasuk Yoo Rae pun terkejut dengan pemberitaan MSC yang menayangkan berita tentang kematian ajumma di Gym demi mendonorkan hatinya pada sang anak bahkanmewawancarai langsung anak ajumma. Yoo Rae dimarahi habis-habisan dengan fakta yang kurang tepat dari kasus tersebut. Dal Po masih berada di rumah sakit benar-benar terkejut akan kesalahannya sendiri yang tidak menemukan fakta dengan benar.

4.2.1.1 Peranan Tugas Reporter Kasus Meninggalnya Seorang Wanita Parubayah di Tempat Gym

a. Mencari, memburu, menggali atau menemukan beritamerupakan tugas pertama seorang reporter sehari-hari. Reporter harus mengumpulkan fakta- fakta sebanyak-banyaknya yang berkenaan dengan kejadian atau peristiwa. Bagi seorang reporter tidak ada peristiwa tidak ada berita. Mengumpulkan fakta dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap informasi yang berhasil didapatkan dari berbagai sumber untuk mengetahui kebenaran seluruh rangkaian cerita terkait kasus. Kasus ini merupakan kasus pertama yang berhasil mereka dapatkan.

Pada drama digambarkan reporter In Ha dan reporter Yoo Rae pergi kerumah sakit, reporter Dal Po dan reporter Beom Jo ke tempat Gym untuk mengetahui tentang kejadian ajumma yang meninggal. Mereka saling berebut informasi dari para narasumber yang bisa mereka konfirmasi beritanya.Yoo Rae memohon pada suster dengan mengatakan “Aku kesini setelah mendengar bibiku tiba-tiba meninggal saat olahraga. Apakah kau bisa menjelaskan kenapa dia bisa meninggal?”. In Ha datang “Dia berbohong. Dia adalah seorang reporter”. Dal Po ditempat gym memberikan seorang karyawan jeruk sambil meminta penjelasan darinya, lalu datang Beom Jo membawakan kopi dan makanan. In Ha dan Yeo Rae bahkan saling dorong di rumah sakit untuk mendapatkan keterangn dari para perawat.

Kemudian mereka berempat berkumpul dan berbicara dengan pengurus gym. Pemilik gym bersikukuh tidak akan memberikan CCTV pada reporter manapun.Dal Po membuat kesepakat tidak mengambil video kejadian ajumma yang jatuh kelelahan namun mereka bersikeras untuk dapat melihat sekali video kejadian tersebut, dengan liciknya reporter Dal Po merekam video CCTVsaat diizinkan untuk hanya melihat video rekaman ajumma yang jatuh tersebut.In Ha dan Beom Jo mengumpulkan seluruh informasi yang mereka dapat dalam taksi untuk segera dilaporkan pada reporter Il Joo, namun In Ha mengajak Beom Jo pergi ke rumah sakit sekali lagi.

Dal Po dan Yoo Rae berhasil mendapatkan CCTV sebagai gambar

eksklusif berspekulasi ajumma meninggal dunia akibat memaksakan diri saat berolahraga karena diet ketat ingin kurus, sementara In Ha dan Beom Jo yang

kembali ke rumah sakit mendapati anak ajumma yang datang untuk mengurus pemakaman ibunya. Mereka berhasil mendapatkan berita ekslusif mengenai penyebab ajumma memaksakan diri ingin menurunkan berat badannya yaitu demi transplantasi hati untuk anaknya.

b. Menyajikan berita merupakan peran media sebagai penyebar informasi berjalan. Berita tentunya akan lebih cepat diterima masyarakat. Setelah fakta- fakta terkumpul, baik catatan dikertas maupun bentuk rekaman harus diolah dan ditayangkan. Mengelolah berita biasanya dilakukan setelah diskusi bersama sebagai penentu berita akan masuk disegmen berapa, durasi berapa lama dan format pemberitaannya.

Rapat draf berita pun dimulai. Terlihat reporter Hyun Gyu, Gyo Dong dan Won Go beserta Dal Po dan Yoo Rae hadir untuk menentukan slot berita ajumma yang meninggal di tempat Gym. Reporter Hyun Gyu mengatakan “Berita tentang seorang wanita yang meninggal karena diet dan berita tentang anak SMA yang meninggal karena berspeda 6 jam, juga wawancara dengan spesialis digabungkan durasinya 2 menit”. Rapat MSC, Manager Sung mengatakan “Kita perlu menusuk YGN dari belakang”. MSC memutuskan memberitakan ajumma yang meninggal setelah YGN membacakan berita tersebut. Kapten Kim pada reporter Il Jo mengatakan “Bukan mengalahkan YGN, tapi ingin mempermalukan YGN. Mereka ingin menjebak YGN. Cara yang sempurna untuk membuat tingkat kredibilitas YGN menurun dan Direktur Sung pasti sangat tahu kesempatan emas ini”.

Berikut berita yang disampaikan stasiun YGN.

“YGN menayangkan CCTV kematian sang ajumma”. Pembaca berita mengatakan “Berikut ini adalah beritanya, keinginan untuk tetap kurus tak akan ada habisnya dan akibat fatal karena keinginan ekstrim itu telah menyebabkan nyawa seorang wanita melayang”.

Reporter Hyun Gyu melaporkan “Siang ini, di tempat Gym yang populer di Seoul seorang wanita gemuk berusia 50 tahunan berolahraga treadmill, setelah

berolahraga selama 3 jam ia tewas. Tidak diketahui apa yang menjadi penyebab ia ingin kurus”.

Pernyataan pihak medis “Diet yang sehat memang bermanfaat bagi penampilan luar, tapi jika terlalu keras bisa menyebabkan kesalahan fatal dan kemungkinan terburuk pasien bisa terkena serangan jantung. Jadi, dietlah dengan cara yang sehat”.

Laporan reporter Hyun Gyu “Diet dalam tingkat yang ekstrim bisa menimbulkan kesalahan fatal bahkan menyebabkan kematian. Saya, Jang Hyun Gyu dari YGN News”.

Berikut berita yang disampaikan stasiun MSC.

Pembaca berita “Apa yang lebih besar dari kasih ibu untuk anaknya? Seorang wanita telah melakukan diet yang sangat ekstrim agar dia bisa melakukan transplantasi hati untuk anaknya. Tapi, akhirnya berujung kematian saat dia sedang berolahraga. Wartawan Lee Il Joo, akan memberikan anda laporan ekslusifnya”.

Reporter Lee Il Joo “Bersama dengan kursi rodanya, Nona Song Hyun Joo menangisi kepergian ibunya, ibu Nona Song selama 2 bulan telah kehilangan berat badan sebanyak 20kg. Kesakitan karena hatinya mulai melemah, dan karena itu dia ingin menyelamatkan hidup anaknya rela berkorban agar anaknya bisa bertahan”.

Masuk wawancara dengan Nona Song “Ibuku bilang dia tidak punya uang dan yang hanya dia bisa lakukan adalah menyumbangkan hatinya. Dia bilang, berat badannya pasti bisa turun dan aku bisa selamat”.

Sung Cha Ok yang membacakan berita “Berita sering dibandingkan dengan sebuah bawang karena sebuah kebenaran baru akan terungkap sama halnya dengan lapisan bawang. Kisah diet yang paling menyedihkan yang baru saja anda dengar ini tak ada bedanya dengan kasus diet ekstrim yang biasanya. Tapi, setelah kami mengupas helaian demi helaian bawang itu kami mampu menemukan kebenaran yang sebenarnya. MSC News akan terus berusaha untuk

meyajikan sebuah kebenaran, kami tak akan menyajikan kebenaran yang dibayangi dengan keraguan. Sekian berita MSC News malam ini. Terima kasih”.

4.2.1.2 Kode Etik Jurnalistik Reporter YGN Choi Dal Po dan Yeon Yoo Rae, Reporter MSC Choi In Ha dan Seo Beom Jo pada kasus ini:

Kode etik jurnalistik sangatlah penting, hal ini dikarenakan reporter bertemu dengan banyak kasus dari berbagai hal dikehidupan masyarakat. Pekerjaan sebagai reporter memang menuntut adanya pedoman sebagai panduan tindak tanduk kerja mereka. Untuk itu beberapa temuan yang ditemukan peneliti mengenai kode etik jurnalistik yang dijalankan reporter YGN Choi Dal Po dan Yeon Yoo Rae, reporter MSC Choi In Ha dan Seo Beom Jo adalah sebagai berikut :

a. Kebenaran

Kebenaran merupakan kewajiban utama reporter. Reporter adalah mata, telinga dan indera dari pembaca. Jadi harus senantiasa berjuang untuk memelihara kepercayaan masyarakat dengan meyakinkan kepada mereka bahwa berita yang dituliskan adalah akurat, berimbang dan bebas dari bias.

Reporter MSC Choi In Ha dan Seo Beom Jo berhasil menghimpun keseluruhan kebenaran yang ada. Mereka berhasil menemukan kenyataan bahwa sang ajumma berusaha keras untuk menurunkan berat badannya agar dapat mendonorkan hati untuk anaknya yang sakit. Sementara reporter YGN, Choi Dal Po dan Yoon Yeo Rae berhasil mendapatkan rekaman CCTV, namun pemberitaan mereka sekedar pada kebenaran yang mereka temui saja. Bahwa ajumma meninggal karena berolahraga keras untuk diet. Ketidak akuratan informasi yang mereka dapatkan cukup menjadi cambukan hebat, terlihat orang-orang dikantor mereka panik begitu mengetahui kebenaran lain mengenai kasus tersebut bahkan suasana kantor ribut akibat telpon masuk yang memprotes berita mereka. Sementara MSC berhasil meyakinkan pemirsanya akan terus mengutamakan kebenaran pada setiap pemberitaannya.

Reporter harus berjuang melawan siapa saja yang mengeksploitasi umtuk keuntungan pribadi maupun kelompok. Kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat merupakan milik setiap anggota masyarakat dan reporter menjamin bahwa urusan publik harus diselenggarakan secara publik.

Choi Dal Po, Yoon Yeo Rae, Choi In Ha dan Seo Beom Jo tidak mendapatkan tekanan dari pihak manapun yang mencoba mengeksploitasi mereka dalam menyelesaikan kasus ini. Semua berjalan dengan lancar dan baik sesuai dengan semestinya.

c. Tanggung jawab

Tugas atau kewajiban seorang wartawan adalah mengabdikan diri kepada kesejahteraan umum dengan memberi masyarakat informasi yang memungkinkan masyarakat membuat penilaian terhadap sesuatu masalah yang mereka hadapi. Wartawan tak boleh menyalahgunakan kekuasaan untuk motif pribadi atau tujuan yang tak berdasar.

Sebagai kasus pertama bagi Choi Dal Po, Yoon Yeo Rae, Choi In Ha dan Seo Beom Jo sebagai seorang reporter baru tentunya bukan hal mudah bagi mereka mengumpulkan informasi tanpa ada kesalahan. Mereka mencaritahu apa yang diperintahkan senior mereka sebaik mungkin agar tidak kena marah. Kesadaran mereka akan pemberitaan yang kurang hati-hati tidak terlalu diperlihatkan pada kasus ini, namun insting mereka sebagai reporter nampak digambarkan. Upaya terbesar mereka terletak pada mendapatkan rekaman CCTV yang dapat dijadikan gambar pamungkas pemberitaan.

Reporter Choi In Ha dengan rentetan informasi yang berhasil ia kumpulkan bersama rekannya Seo Beom Jo, merasa aneh jika ajumma ingin mempercantik diri dengan berolahraga keras agar kurus sementara ajumma bekerja sebagai pengangkat batu bara yang membuat kuku-kukunya sangat kotor. Lalu jika ingin cantik mengapa berolahraga menggunakan pakaian usang. Sementara reporter Seo Beom Jo hanya memfokuskan untuk segera membuat laporan pada atasannya reporter Il Joo. Reporter Choi Dal Po juga merasa ada yang ganjal, namun terlambat memastikan kenyataan yang sebenarnya. Hal itu

disebabkan reporter Yoon Yeo Rae yang terus-terusan mengaskan padanya tidak ada yang aneh dengan berita tersebut.

d. Independensi

Wartawan harus mencegah terjadinya benturan kepentingan dalam dirinya. Dia tak boleh menerima apapun dari sumber berita atau terlibat dalam aktifitas yang bisa melemahkan intergritas sebagai penyampai informasi atau kebenaran.

Pada kasus ini para wartawan mampu menjaga independensi mereka. Namun benar jika adanya proses editing atau penentuan dari sisi mana kemudian berita akan ditayangkan. Berita yang berhasil dikumpulkan In Ha dan Beom Jo oleh MSC disajikan dengan sudut pandang pengorbanan seorang ibu bagi anaknya. Sementara fakta yang dikumpulkan Dal Po dan Yeo Rae membuat YGN memberitakan dengan menggabungkan dua kejadian terkait diet yang salah dapat membuat nyawa hilang. Proses pengelohan berita oleh media tempat mereka bekerja tidak sampai melukai indenpendensi para reporter. Walau bagi YGN hal tersebut menjatuhkan kredibilitas media mereka.

e. Tak memihak

Laporan berita dan opini harus secara jelas dipisahkan. Laporan berita haruslah bebas dari pikiran atau pendirian apa saja. Artikel opini harus secara jelas diidentifikasikan sebagai opini.

Dalam pemberitaan yang di sampaikan reporter pada media mereka hampir keseluruhan yang disampaikan merupakan fakta. Fakta yang dikumpulkan Yoo Rae dan Dal Po, pertama ajumma berumur 51 tahun yang megalami obesitas dengan berat badan 90 kg dan megalami penurunan menjadi 70kg. Mantan suami ajumma telah menikah lagi dengan seorang wanita mantan miss korea yang usianya 30 tahunan. Ajumma hidup sendirian, memiliki seorang putri yang dirawat oleh mantan suaminya di Busan. Ajumma meninggal saat menimbang berat badannya setelah berolahraga treadmill selama lebih dari 3 jam dan mereka berhasil mendapatkan rekaman CCTV. Opininya adalah ajumma melakukan olahraga secara ketat karena diet.

Fakta yang dikumpulkan Choi In Ha dan Beom Jo, ajumma wanita yang kuat hingga mampu melakukan pekerjaan pria di pabrik batubara. Ajumma mendengar berita mantan suami telah menikah lagi dengan seorang wanita mantan miss korea yang usianya 30 tahunan, seorang wanita kurus. Opini Beom Jo mengatakan bahwa karena hal tersebut ajumma sangat ingin menjadi kurus, dengan melakukan diet ketat menurunkan berat badan 20kg dalam 2 bulan. Keinginan kerasnya untuk kurus membuat ajumma terkena serangan jantung saat berolahraga dan meninggal sebelum ambulans datang. Fakta berikutnya yang mereka temukan ajumma ingin mendonorkan hati untuk anaknya yang sakit dan harus menurunkan berat badannya 30kg sebelum operasi transplantasi karena hatinya terlalu berlemak.

f. Adil

Wartawan harus menghormati hak-hak orang dalam terlibat dalam berita yang ditulisnya serta mempertanggungjawabkan kepada publik bahwa berita itu akurat serta fair. Orang yang dipojokan oleh sesuatu fakta dalam berita harus diberi hak untuk menjawab.

Choi Dal Po dan Yoon Yeo Rae mengkonfirmasi berita dari keterangan polisi, pengurus gym dan rumah sakit saja, mereka terlambat menemui anak ajumma. Choi In Ha dan Beom berhasi mendapatkan keterangan dari pihak polisi, rumah sakit, pengurus gym dan bertemu dengan anak ajumma.

4.2.2 Deskripsi Kasus Pembunuhan Dengan Motif Balas Dendam

Kasus ini terdapat pada episode 9, 10, 11, dan 12. In Ha dan Beom Jo benar-benar terkejut mendengar sirine mobil polisi yang berada di depannya.

Sedangkan campers Joo Ho yang mendengarnya juga langsung mengangkat

kameranya agar tidak kehilangan moment kejadian yang ada di depannya. Seorang anak yang menyeberang jalan terjatuh. Jae Myung terkejut melihat mobil yang jatuh terguling. Dengan spontan menambrakan dirinya pada truk yang sedang terguling di atas salju yang licin.

Supir yang ugal-ugalan pun di tangkap oleh polisi. Jae Myung yang baru saja menabrakan diri berjalan ketempat anak yang terjatuh dan memanggilnya Ki

Ha Myung dihadapannya. Kabar tentang tabrakan ini langsung diketahui oleh reporter Il Joo dan Kapten Kim. Mereka langsung mengambil tindakan cepat untuk menjadikan hal tersebut berita ekslusif. In Ha diminta ikut ambulancemengantar Jae Myung ke rumah sakit. Sedangkan Beom Jo tinggal untuk melakukan siaran langsung di TKP. Kantor sibuk dengan persiapan berita

Dokumen terkait