• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab VI Kesimpulan, Saran, dan Keterbatasan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

1. Uji Validitas

Pengujian validitas instrumen penelitian dilakukan dengan rumus Product Moment (Pearson) yaitu pengujian dengan mengkorelasikan antara skor yang diperoleh masing-masing butir pertanyaan dengan skor total yang diperoleh dari penjumlahan semua skor pertanyaan. Kriteria yang digunakan adalah bila nilai koefisien korelasi item total lebih besar dari nilai r tabel, maka item yang bersangkutan dapat dinyatakan valid atau apabila nilai

Untuk responden yang berjumlah 50, dapat diperoleh derajat bebas (df) sebesar N – 2 (50 – 2 = 48). Untuk df = 48 dan nilai alpha 5% diperoleh nilai r tabel sebesar 0,284. Nilai r tabel ini selanjutnya digunakan untuk kriteria validitas item-item kuesioner. Untuk dapat dinyatakan valid, koefisien korelasi item total harus lebih besar dari 0,284.

Tabel V.7

Hasil Uji Validitas Instrumen Penelitian Ponsel Blackberry

Item Pertanyaan r tabel r item-total Hasil

Q1 0,284 0,818 Valid Q2 0,284 0,518 Valid Q3 0,284 0,793 Valid Q4 0,284 0,384 Valid Q5 0,284 0,615 Valid Q6 0,284 0,51 Valid Q7 0,284 0,584 Valid Q8 0,284 0,659 Valid Q9 0,284 0,7 Valid Q10 0,284 0,721 Valid Q11 0,284 0,697 Valid Q12 0,284 0,881 Valid Q13 0,284 0,749 Valid Q14 0,284 0,697 Valid Q15 0,284 0,766 Valid Q16 0,284 0,799 Valid Q17 0,284 0,462 Valid Q18 0,284 0,815 Valid Q19 0,284 0,683 Valid Q20 0,284 0,647 Valid Q21 0,284 0,596 Valid Q22 0,284 0,856 Valid Q23 0,284 0,834 Valid Q24 0,284 0,449 Valid Q25 0,284 0,708 Valid

Tabel V.8

Hasil Uji Validitas Instrumen Penelitian Ponsel Samsung

Item Pertanyaan r tabel r item-total Hasil

Q1 0,284 0,689 Valid Q2 0,284 0,792 Valid Q3 0,284 0,565 Valid Q4 0,284 0,557 Valid Q5 0,284 0,834 Valid Q6 0,284 0,601 Valid Q7 0,284 0,587 Valid Q8 0,284 0,75 Valid Q9 0,284 0,654 Valid Q10 0,284 0,787 Valid Q11 0,284 0,523 Valid Q12 0,284 0,736 Valid Q13 0,284 0,889 Valid Q14 0,284 0,402 Valid Q15 0,284 0,547 Valid Q16 0,284 0,756 Valid Q17 0,284 0,537 Valid Q18 0,284 0,777 Valid Q19 0,284 0,636 Valid Q20 0,284 0,689 Valid Q21 0,284 0,853 Valid Q22 0,284 0,921 Valid Q23 0,284 0,932 Valid Q24 0,284 0,877 Valid Q25 0,284 0,88 Valid

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa semua item instrumen penelitian dinyatakan valid karena semua item memiliki nilai r item-total yang lebih besar dari r tabel. Dengan demikian tidak ada item yang perlu dihilangkan dan kuesioner dinyatakan valid.

2. Uji Reliabilitas

Rumus yang digunakan untuk mengukur reliabilitas suatu instrumen adalah rumus Spearman Brow. Syarat pengambilan keputusan adalah jika rb hitung

≥ r kritis sebesar 0,6 berarti butir-butir pertanyaan reliabel sebaliknya bila rb

hitung < r kritis berarti butir-butir pertanyaan tidak reliabel. Uji reliabilitas dilakukan setelah data-data hasil kuesioner dinyatakan valid. Hasil analisis dari uji reliabilitas ditunjukan pada tabel V.9 berikut ini:

Tabel V.9

Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Ponsel Blackberry

Variabel r kritis rb hitung Hasil

Produk 0,6 0,607 Reliabel

Harga 0,6 0,62 Reliabel

Saluran Distribusi 0,6 0,812 Reliabel

Promosi 0,6 0,677 Reliabel

Prestise 0,6 0,744 Reliabel

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Tabel V.10

Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Ponsel Samsung

Variabel r kritis rb hitung Hasil

Produk 0,6 0,724 Reliabel

Harga 0,6 0,678 Reliabel

Saluran Distribusi 0,6 0,631 Reliabel

Promosi 0,6 0,714 Reliabel

Prestise 0,6 0,92 Reliabel

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari hasil analisis di atas didapatkan nilai rb hitung semuanya lebih besar dari nilai r kritis sebesar o,6. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua instrumen dinyatakan reliabel.

3. Analisis Mean dari Masing-Masing Variabel

Hasil rata-rata dari setiap variabel adalah sebagai berikut: Tabel V.11

Hasil Rata-Rata Instrumen Penelitian

Variabel Blackberry Samsung

Produk Q1 3.9 3.43 Q2 3.65 3.87 Q3 3.35 3.75 Q4 3.75 3.14 Q5 3.35 3.2 Rata-Rata 3.6 3.48

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari tabel di atas hasil rata-rata variabel produk untuk ponsel Blackberry adalah sebesar 3,6. Dari 5 pernyataan yang diajukan dalam kuesioner, yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 1, yaitu tentang bentuk ponsel yang ditawarkan oleh Blackberry. Ponsel Blackberry di mata para pembeli ponsel memiliki bentuk yang menarik.

Sedangkan untuk ponsel Samsung rata-ratanya sebesar 3,48. Dalam produk ponsel Samsung yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 2, yaitu tentang fitur yang dimiliki. Ponsel Samsung di mata para pembeli ponsel memiliki fitur yang lengkap.

Tabel V.12

Hasil Rata-Rata Instrumen Penelitian

Variabel Blackberry Samsung

Harga Q6 3.8 3.15 Q7 3.75 3.7 Q8 3.25 3.45 Q9 3.1 3 Q10 3.4 2.9 Rata-Rata 3.46 3.24

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari tabel di atas hasil rata-rata variabel harga untuk ponsel Blackberry adalah sebesar 3,46. Dari 5 pernyataan yang diajukan dalam kuesioner, yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 6, yaitu tentang kualitas ponsel yang ditawarkan oleh Blackberry. Ponsel Blackberry di mata para pembeli ponsel memiliki kualitas yang baik.

Sedangkan untuk ponsel Samsung rata-ratanya sebesar 3,24. Dalam harga ponsel Samsung yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 7, yaitu tentang harga ponsel yang terjangkau. Ponsel Samsung di mata para pembeli ponsel memiliki fitur yang lengkap dan harga yang terjangkau.

Tabel V.13

Hasil Rata-Rata Instrumen Penelitian

Variabel Blackberry Samsung

Saluran Distribusi Q11 3.05 3 Q12 3.15 3.45 Q13 3.4 3.25 Q14 3 3.7 Q15 3 3.3 Rata-Rata 3.12 3.34

Dari tabel di atas hasil rata-rata variabel saluran distribusi untuk ponsel Blackberry adalah sebesar 3,12. Dari 5 pernyataan yang diajukan dalam kuesioner, yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 13, yaitu tentang mudahnya mendapatkan ponsel yang ditawarkan oleh Blackberry. Ponsel Blackberry di mata para pembeli ponsel memiliki saluran distribusi yang baik, karena mudah didapatkan.

Sedangkan untuk ponsel Samsung rata-ratanya sebesar 3,34. Dalam saluran distribusi ponsel Samsung yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 14, yaitu tentang lokasi konter handphone. Ponsel Samsung di mata para pembeli ponsel memiliki lokasi konter yang paling strategis.

Tabel V.14

Hasil Rata-Rata Instrumen Penelitian

Variabel Blackberry Samsung

Promosi Q16 3.5 3.46 Q17 3.65 3.4 Q18 3.35 3.35 Q19 3.55 3 Q20 3.45 3.09 Rata-Rata 3.5 3.26

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari tabel di atas hasil rata-rata variabel promosi untuk ponsel Blackberry adalah sebesar 3,5. Dari 5 pernyataan yang diajukan dalam kuesioner, yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 17, yaitu tentang informasi ponsel yang ditawarkan oleh Blackberry. Ponsel Blackberry di mata para pembeli ponsel memiliki informasi melalui media iklan yang mudah untuk dipahami.

Sedangkan untuk ponsel Samsung rata-ratanya sebesar 3,26. Dalam promosi ponsel Samsung yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 16, yaitu tentang promosi yang dimiliki. Ponsel Samsung di mata para pembeli ponsel memiliki promosi yang cukup menarik.

Tabel V.15

Hasil Rata-Rata Instrumen Penelitian

Variabel Blackberry Samsung

Prestise Q21 3.6 3.5 Q22 3.2 3.55 Q23 3.4 3.5 Q24 3 3.4 Q25 2.8 3.35 Rata-Rata 3.2 3.46

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Dari tabel di atas hasil rata-rata variabel prestise untuk ponsel Blackberry adalah sebesar 3,2. Dari 5 pernyataan yang diajukan dalam kuesioner, yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 21, yaitu tentang rasa bangga terhadap ponsel Blackberry. Para pembeli akan merasa bangga menggunakan produk ponsel Blackberry karena merknya terkenal.

Sedangkan untuk ponsel Samsung rata-ratanya sebesar 3,46. Dalam produk ponsel Samsung yang memiliki rata-rata paling besar adalah pernyataan no 22, yaitu tentang rasa percaya diri. Pembeli ponsel Samsung semakin percaya diri apabila ponsel yang mereka miliki merupakan keluaran terbaru.

4. Analisis Uji t Dua Sampel Independen

Tujuan dari uji t dua sampel independen adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan harapan konsumen antara pengguna merek ponsel Blackberry dan Samsung. Alat yang digunakan untu uji t dua sampel independen adalah SPSS 16.0 For Windows. Berikut ini adalah hasil uji t dua sampel independen:

a. Analisis Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Produk Tabel V.16

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Produk Independent Samples Test

Produk Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of

Variances

F 1.806

Sig. .182

t-test for Equality of Means t 1.200 1.200

df 98 97.962 Sig. (2-tailed) .233 .233 Mean Difference .120 .120 Std. Error Difference .100 .100 95% Confidence Interval of the Difference Lower -.078 -.078 Upper .318 .318

Hipotesis

Ho = Tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Ha = Ada perbedaan harapan konsumen terhadap produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Kriteria Pengujian

Jika nilai sig.(2 tailed) > 0.05 maka Ho diterima Jika nilai sig.(2tailed)≤ 0.05 maka Ho ditolak

Kesimpulan

Karena nilai sig.(2 tailed) 0.233 > 0.05 maka Ho diterima, artinya tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

b. Analisis Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Harga Produk Tabel V.17

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Harga Produk Independent Samples Test

Harga Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of

Variances

F 5.432

Sig. .022

t-test for Equality of Means t 2.004 2.004

df 98 96.792 Sig. (2-tailed) .048 .048 Mean Difference .220 .220 Std. Error Difference .110 .110 95% Confidence Interval of the Difference Lower .002 .002 Upper .438 .438

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Hipotesis

Ho = Tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap harga produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Ha = Ada perbedaan harapan konsumen terhadap harga produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Kriteria Pengujian

Jika nilai sig.(2 tailed) > 0.05 maka Ho diterima Jika nilai sig.(2 tailed)≤ 0.05 maka Ho ditolak

Kesimpulan

Karena nilai sig.(2 tailed) 0.048 < 0.05 maka Ho ditolak, ha diterima yang artinya ada perbedaan harapan konsumen terhadap harga produk antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

c. Analisis Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Saluran Distribusi Tabel V.18

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Saluran Distribusi Independent Samples Test

Sal_Distribusi Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of

Variances

F .001

Sig. .981

t-test for Equality of Means t -1.229 -1.229

df 98 98.000 Sig. (2-tailed) .222 .222 Mean Difference -.220 -.220 Std. Error Difference .179 .179 95% Confidence Interval of the Difference Lower -.575 -.575 Upper .135 .135

Hipotesis

Ho = Tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap saluran distribusi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Ha = Ada perbedaan harapan konsumen terhadap saluran distribusi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Kriteria Pengujian

Jika nilai sig.(2 tailed) > 0.05 maka Ho diterima Jika nilai sig.(2tailed)≤ 0.05 maka Ho ditolak

Kesimpulan

Karena nilai sig.(2 tailed) 0.222 > 0.05 maka Ho diterima, artinya tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap saluran distribusi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

d. Analisis Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Promosi Tabel V.19

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Promosi Independent Samples Test

Promosi Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of

Variances

F 14.669

Sig. .000

t-test for Equality of Means t 2.526 2.526

df 98 96.366 Sig. (2-tailed) .013 .013 Mean Difference .240 .240 Std. Error Difference .095 .095 95% Confidence Interval of the Difference Lower .051 .051 Upper .429 .429

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Hipotesis

Ho = Tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap promosi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Ha = Ada perbedaan harapan konsumen terhadap promosi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Kriteria Pengujian

Jika nilai sig.(2 tailed) > 0.05 maka Ho diterima Jika nilai sig.(2 tailed)≤ 0.05 maka Ho ditolak

Kesimpulan

Karena nilai sig.(2 tailed) 0.013 < 0.05 maka Ho ditolak, yang artinya ada perbedaan harapan konsumen terhadap promosi antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

e. Analisis Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Prestise Tabel V.20

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Dalam Aspek Prestise Independent Samples Test

Prestise Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of

Variances

F .443

Sig. .507

t-test for Equality of Means t -1.656 -1.656

df 98 97.478 Sig. (2-tailed) .101 .101 Mean Difference -.260 -.260 Std. Error Difference .157 .157 95% Confidence Interval of the Difference Lower -.572 -.572 Upper .052 .052

Sumber : Data Primer diolah, 2014

Hipotesis

Ho = Tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap prestise antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Ha = Ada perbedaan harapan konsumen terhadap prestise antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

Kriteria Pengujian

Jika nilai sig.(2 tailed) > 0.05 maka Ho diterima Jika nilai sig.(2tailed)≤ 0.05 maka Ho ditolak Kesimpulan

Karena nilai sig.(2 tailed) 0.101 > 0.05 maka Ho diterima, yang artinya tidak ada perbedaan harapan konsumen terhadap prestise antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung.

f. Rangkuman Hasil Uji Beda

Tabel V.21

Hasil Uji t Dua Sampel Independen Variabel Nilai sig.(2 tailed) Kesimpulan

Produk 0,233 Ho diterima

Harga 0,048 Ho ditolak

Saluran Distribusi 0,222 Ho diterima

Promosi 0,013 Ho ditolak

Prestise 0,101 Ho diterima

Sumber : Data Primer diolah, 2014

C. Pembahasan

Dari pemaparan hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa untuk aspek produk tidak ada perbedaan harapan konsumen antara pembeli ponsel merek Blackberry dan Samsung. Tidak adanya perbedaan harapan disebabkan karena di mata konsumen baik ponsel Blackberry maupun ponsel Samsung

memiliki bentuk yang sama-sama menarik, memiliki fitur yang lengkap dan sama-sama memiliki kualitas produk yang terjamin.

Sedangkan untuk aspek harga produk ada perbedaan harapan konsumen antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung. Perbedaan harapan konsumen nampak dari harga ponsel merek Blackberry yang lebih mahal dibandingkan dengan ponsel merek Samsung.

Dalam aspek saluran distribusi tidak ada perbedaan harapan konsumen antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung. Tidak adanya perbedaan harapan konsumen nampak dari lokasi konter handphone yang sama-sama strategis dan mudah ditemui.

Dalam aspek promosi ada perbedaan harapan konsumen antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung. Perbedaan harapan konsumen nampak dari promosi yang diberikan oleh ponsel Blackberry lebih baik dibandingkan merek ponsel Samsung.

Dalam aspek prestise tidak ada perbedaan harapan konsumen antara pengguna ponsel merek Blackberry dan Samsung. Tidak adanya perbedaaan karena dimata para pemebeli ponsel, baik ponsel Blackberry maupun Samsung memiliki nilai prestige yang tinggi, terutama untuk produk ponsel dengan harga yang mahal.

57

BAB VI

Dokumen terkait