• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : HASIL PENELITIAN & PEMBAHASAN

4.3 Analisis Data dan Pembahasan

4.3.1 Strategi Produk

Pengawasan akan kualitas mutu produk merupakan salah satu strategi bauran pemasaran yang bertujuan untuk menyediakan produk yang berkualitas baik dan terjamin sehingga dapat

dijadikan sebagai salah satu faktor yang menentukan keunggulan dalam bersaing dengan produk barang yang sejenis.

Menurut Assauri (2007:200), faktor-faktor yang terkandung dalam suatu produk adalah mutu/kualitas, penampilan (features), pilihan yang ada (options), gaya (styles), merek (brand names), pengemasan (packaging), ukuran (sizes), jenis (product lines), macam (product items), jaminan (warranties), dan pelayanan (service).

Menurut Madura (2001:86), salah satu strategi keragaman produk yang umum bagi sebuah perusahaan adalah membuat keragaman variasi produk dalam kemampuan produksinya sekarang.

PT.Hetts Biolestari telah memproduksi empat jenis produk yaitu, prorodent, fero-fbl ,atrakop 500 ml, dan fero-rhino. Keempat produk tersebut sama-sama memiliki kegunaan untuk membasmi hama atau hewan perusakan tanaman.

Keempat produk ini dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama terdiri atas produk prorodent yaitu produk pembasmi tikus yang ramah lingkungan tidak mengandung racun. Menurut Jatmiko (2004:108), pemberian merek atau label akan mempermudah dalam mengindentifikasi suatu produk. Dengan pemberian merek atau label pembeli dapat menghemat waktu dan usaha dalam berbelanja dan membandingkan produk dengan cara mengidentifikasi merek yang menjadi favoritnya.

Nama prorodent sendiri memiliki arti tersendiri. Pro yang berarti suatu tindakan persetujuan dan rodent sendiri merupakan nama ilmiah dari tikus. Jadi, sebenarnya pihak perusahaan sengaja mengambil nama prorodent dan tidak menggunakan nama racun tikus dengan tujuan untuk memberikan kesan yang baik atau tidak seram dimata masyarakat terhadap

produk yang diproduksi oleh PT.Hetts Biolestari sendiri sebab produk racun tikus ini bersifat biological atau ramah lingkungan.

Prorodent diciptakan dari kotoran ular. Kotoran ular mengandung protozoa yang bernama

saccrocytis singaporensis yang dapat melumpuhkan tikus secara perlahan-lahan dan lambat laun tikus akan mati. Prorodent tidak mengandung bahan kimia yang dapat merusak tanaman atau lingkungan sekitar.

PT.Hetts Biolestari menangkar ratusan ular dengan berbagai jenis spesies dari berbagai provinsi ataupun negara. Ular-ular tersebut dipelihara, dirawat, serta dikembang biakkan dengan baik. Masing-masing ular ditempatkan secara terpisah. Banyak tidaknya racun tikus yang bisa dihasilkan tergantung dari hasil kotoran yang dihasilkan ular. Untuk ukuran ular sawah, biasanya kotorannya dapat menghasilkan 28kg pellet racun tikus prorodent.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat racun tikus prorodent adalah sebagai berikut:

1. Tepung terigu 2. Jagung giling

3. Minyak sawit kuning 4. Minyak putih

5. Talcum (powder)

6. Saccrocytis singaporensis

Kelompok yang kedua terdiri atas Atrakop, Fero-Rhino, Fero-PBK. Ketiga produk ini mengandung feromensex yaitu senyawa yang dimiliki oleh senyawa betina,dimana senyawa betina dikumpulkan menjadi satu untuk membasmi senyawa-senyawa jantan yang terdapat pada hama tanaman yang telah dirusak.

Menurut Madura (2001:100-101), strategi pengemasan dapat menentukan kesuksesan atau kegagalan sebuah produk, khususnya untuk produk yang tingkat kualitasnya sama. Design, ciri, kemasan serta ukuran produk yang menarik dan sesuai dapat meningkatkan daya tarik tersendiri terhadap daya beli konsumen. Kemasan suatu produk atau pak suatu produk tidak hanya berfungsi sebagai wadah dan pelindung produk, namun juha dimaksudkan untuk media iklan (Kismono, 2001:340).

Bentuk dan ukuran racun tikus prorodent hasil produksi PT.Hetts Biolestari sendiri adalah bulat-bulat kecil dan berukuran 1 gram dan dikemasi didalam bungkus yang telah diberi label dengan ukuran 5x5 cm. Produk racun tikus prorodent sendiri dapat dibeli dalam kemasan yang berbeda sesuai dengan keinginan pembeli. Tersedia kemasan yang berisi 100 butir, 500 butir, dan 1000 butir.

Menurut Anoraga (2007:192), bagian pemasaran harus secara terus menerus memberikan saran perbaikan atau jika perlu perubahan desain produk yang disesuaikan dengan keinginan pembeli sehingga akan menghasilkan produk yang betul-betul baru bagi perusahaan atau hanya sekedar modifikasi dari produk yang sudah ada.

PT.Hetts Biolestari akan memberikan pelayanan yang sama kepada semua pembelinya. PT. Hetts Biolestari akan menjelaskan kepada calon pembelinya terbuat dari apakah produk racun tikus mereka, menjelaskan bagaimana reaksi produk prorodent mereka serta keuntungan yang didapat dari membeli produk mereka. Apabila pembeli telah setuju, maka pihak perusahaan akan melakukan demo produk didepan calon pembeli.

Selain diskon yang diberikan, PT.Hetts Biolestari juga akan memberikan garansi terhadap barang yang dibeli. Akan tetapi pihak PT.Hetts Biolestari memastikan bahwa kerusakan yang

terjadi benar-benar kerusakan dari pihak PT.Hetts Biolestari. Garansi serta imbalan atas produk yang dipasarkan merupakan jaminan atas produk yang telah dipasarkan. Apabila mengalami kerusakan perusahaan akan mengganti kerusakan sesuai dengan perjanjian yang telah ditentukan sebelumnya dan telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Misalnya kesalahan proses produksi yang menyebabkan produk pecah-pecah. Sebelum produk dikirim kepada pihak konsumen terdapat perjanjian yang telah disepakati antara pihak PT.Hetts Biolestari dan pihak pembeli. Dapat dicontohkan sebagai berikut :

“Permintaan produk berasal dari Lampung, akan tetapi pihak pembeli meminta untuk mengirimkan produk tersebut ke pihak yang ada dikota Medan saja. Dalam hal tersebut, tanggung jawab pihak PT.Hetts Biolestari hanyalah sampai di Medan saja. Apabila setibanya di Lampung produk yang dikirim terdapat kerusakan, pihak PT.Hetts Biolestari tidak memiliki tanggung jawab untuk menggantinya lagi.”

Dengan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa PT.Hetts Biolestari telah merancang strategi produk dengan baik. PT.Hetts Biolestari sangat memahami apa-apa saja yang diinginkan konsumen dan apa-apa saja yang membuat produk yang dihasilkan memiliki ciri khas tersendiri sehingga menarik minat konsumen untuk membeli.

4.3.2 Strategi Harga

Harga merupakan salah satu elemen bauran pemasaran yang memiliki arti penting bagi perusahaan untuk menambah pemasukan keuangan. Oleh sebab itu, dalam penetapan harga hendaknya perusahaan benar-benar mempertimbangkan secara matang.

Menurut Kotler (2007:23), elemen-elemen yang perlu diperhatikan didalam strategi harga adalah daftar harga, rabat atau diskon, potongan harga khusus, dan periode pembayaran.

Menurut Kismono (2001:357), diskon dapat berupa cash discount (prompt payment),

trade discount (diberikan perantara pemasaran pada perantara yang lain sebagai bentuk layanan), dan quality discount (membeli dalam jumlah tertentu baru mendapatkan diskon, misal membeli 100 unit akan mendapatkan diskon 15 persen).

Daftar harga diciptakan untuk mempermudah produsen ataupun konsumen untuk mengetahui harga jual produk. Daftar harga disusun sedemikian rupa dengan tulisan yang jelas dan rincian harga yang jelas sehingga calon pembeli tidak bingung dan bertanya-tanya lagi.

Untuk memudahkan proses penjualan produk, PT.Hetts Biolestari menyediakan daftar harga produk yang dapat dilihat oleh calon pembeli.

Tabel 3. Daftar Harga Produk PT.Hetts Biolestari

No Nama Produk Bentuk Produk

Harga Satuan Rekomendasi

1 Prorodent Pellet Rp.700 300 Pellet per Ha

2 Fero-PBK -Feromon -Perekat -Lem -Feromon: Rp. 26.000 -Perekat:Rp. 17.500 -Perangkap: Rp. 14.500 6 s/d 9 Trap per Ha 3 Atrakop 500L -Sachet Atraktan -Perangkap/ Trap -Sachet Atraktan: Rp. 10.500 -Perangkap/Trap: Rp. 11.000 25 Trap per Ha

4. Fero-Rhino -Sachet -Trap -Sachet: Rp. 110.000 -Trap: Rp. 42.000 2 Trap per Ha

Sumber: PT.Hetts Biolestari 2013

Selain daftar harga, PT.Hetts Biolestari juga telah menyediakan diskon atau potongan harga bagi pembeli dalam jumlah yang banyak. Diskon diberikan kepada semua pembeli. Akan tetapi terdapat pengecualian antara pembeli baru dengan pembeli tetap. Pembeli baru biasanya hanya mendapat diskon sampai dengan 10% saja, sedangkan pembeli tetap biasanya mendapatkan diskon sampai dengan 20% dan berhak atas plus diskon lagi apabila melakukan pembelian dalam jumlah yang banyak.

Perubahan dalam jangka waktu pembayaran dapat mempengaruhi penjualan sebuah perusahaan. Jadi, perusahaan harus merevisi jangka waktu kredit sebagai alat pemasaran. Jika sebuah perusahaan menginginkan kenaikan permintaann, maka perusahaan harus menawarkan periode pembayaran yang lebih panjang untuk melunasi pembayaran (Madura, 2001:113).

Periode pembayaran merupakan batas waktu pembayaran yang telah disepakati antara kedua belah pihak. Biasanya door payment (dp) ditentukan berdasarkan kedekatan antara calon pembeli dengan manajer pemasaran PT.Hetts Biolestari. DP 50% biasanya diberikan apabila manajer pemasaran kenal dengan calon pembeli dan DP 70% untuk yang tidak kenal. Atau terkadang DP 30% dibayar pada saat pemesanan barang dan 70% sisa pembayaran dibayar pada saat pengiriman barang atau terkadang sesuai dengan perjanjian yang telah ditentukan. Misalnya 14 hari setelah barang diterima, pihak pelanggan baru akan membayar sisa pembayaran.

Dengan demikian strategi harga yang dilakukan oleh PT. Hetts Biolestari dapat dikatakan sudah memenuhi semua elemen yang terdapat pada teori. Dan strategi harga tersebut masih tetap berjalan sebagaimana mestinya sampai sekarang.

4.3.3 Strategi Tempat/Distribusi

Distribusi merupakan kegiatan penyampaian produk sampai ketangan si pemakai atau konsumen pada waktu yang tepat.

Menurut Assauri (2007:234), suatu perusahaan dapat menentukan penyaluran produknya melalui pedagang besar atau distributor yang menyalurkannya ke pedagang menengah atau subdistribusi yang meneruskannya ke penyalur dan menjual produk itu kepada pemakai atau konsumen, Walaupun demikian perusahaan dapat pula langsung menjual produknya kepada pedagang menengah atau subdistributor maupun pengecer serta konsumen besar dalam keadaan tertentu.

PT.Hetts Biolestari memiliki saluran distribusi sebagai sarana penyampaian produk dari produsen ketangan konsumen.

PT.Hetts Biolestari

PT. Tektonindo Heninda Jaya

Ekspedisi

Konsumen

Sumber: PT.Hetts Biolestari 2013

Dapat dijelaskan bahwa PT.Hetts Biolestari hanya memiliki satu distributor yaitu PT. Tektonindo Heninda Jaya. Tahun 2013 merupakan periode tahun kedua mereka saling bekerjasama. PT.Hetts Biolestari memasarkan produk melalui PT. Tektonindo Heninda Jaya, selanjutnya PT. Tektonindo Jaya memasarkan produk ketangan pembeli dengan media perantara ekspedisi. Sejauh ini, PT. Hetts Biolestari maupun PT. Tektonindo Heninda Jaya belum memiliki alat untuk pendistribusian tersendiri. Mereka masih menggunakan jasa ekspedisi untuk mengirim barang sampai ke tangan konsumen.

Menurut Madura (2001:134), bentuk transportasi yang tidak efisien dapat menghasilkan biaya yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih rendah bagi perusahaan. Untuk setiap bentuk transportasi, perusahaan harus memperkirakan waktu, biaya, dan kemampuannya. Penaksiran ini memberikan pilihan pada perusahaan untuk memilih metode transportasi yang optimal.

Cakupan pasar dan lokasi pemasaran merupakan hal yang harus diperhatikan. Cakupan pasar dan lokasi pasar yang dipilih dan ditentukan harus sesuai dengan produk yang akan ditawarkan. Karena apabila perusahaan memasarkan produk tidak sesuai dengan cakupan pasar dan lokasi pemasaran yang dituju, perusahaan akan mengalami kerugian dengan tidak terjualnya hasil produksi.

PT.Hetts Biolestari memilih tempat yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas untuk memasarkan produknya. Sebab pemilik lahan pertanian dan perkebunan pasti akan dengan mudah tertarik dengan produk racun tikus yang dihasilkan oleh PT.Hetts Biolestari.

Pasang surut pembelian biasa terjadi pada suatu perusahaan. Sama halnya dengan apa yang terjadi pada PT.Hetts Biolestari. Terkadang terjadi jumlah pembelian yang banyak dan kadang sedikit. PT.Hetts Biolestari hanya akan memproduksi racun tikus apabila terdapat

permintaan. Akan tetapi, PT.Hetts Biolestari tetap akan menyediakan standby stock atau biasa disebut dengan persediaan barang.

Menurut Kismono (2001:366), sistem manajemen persediaan dengan bantuan computer dapat membantu mengontrol jumlah stok barang yang ideal sehingga mengurangi kerugian karena kekurangan stok barang tertentu dan juga menghindari biaya penyimpanan yang tidak efisien.

Persediaan barang biasanya tidaklah banyak, hanya berkisar 10 kemasan prorodent yang berisi 100 pelet saja. Apabila terjadi kekurangan akan permintaan yang menyebabkan persediaan barang habis serta tidak mencukupi permintaan, maka pihak PT. Hetts Biolestari akan memproduksi lagi racun tikus tersebut dan mengantarkan permintaan ke tangan konsumen keesokan harinya sebagai tanda permintaan maaf atas kekurangan pada hari sebelumnya.

Dengan demikian, dapat dikatakan bauran tempat atau distribusi yang terdapat pada PT.Hetts Biolestari sudah sesuai dengan teori yang ada. Walaupun telah mempunyai distributor tetap tetapi tidak menghalangi PT. Hetts Biolestari untuk memasarkan sendiri hasil produksinya. Akan tetapi, PT. Hetts Biolestari hanya dapat memasarkan kepada konsumen dalam jumlah yang kecil dan tidak dapat memasarkan kepada perusahaan besar tanpa melalui PT. Tektonindo Heninda Jaya.

4.3.4 Strategi Promosi

Dunia pemasaran dan promosi merupakan komponen yang digunakan untuk memperkenalkan, menyakinkan serta mengingatkan kembali manfaat produk kepada para pembeli. Kegiatan promosi yang sejalan dengan rencana pemasaran serta diarahkan dan dikendalikandengan baik mempunyai peran yang berarti dalam meningkatkanpenjualan produk.

Menurut Cravens (2000), strategi promosi mencakup penentuan tujuan komunikasi, peranan komponen-komponen pembentuk bauran promosi, anggaran promosi, dan startegi setiap komponen bauran. Komponen-komponen bauran promosi meliputi periklanan, penjualan perorangan, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat.

PT.Hetts Biolestari melakukan promosi dengan cara memberitahu langsung kepada calon pembeli tentang kelebihan produk racun tikus serta kandungan-kandungan yang terdapat didalam racun tikus yang diproduksi oleh PT.Hetts Biolestari serta cara pemakaian produk racun tikus tersebut kepada calon pembeli. Apabila calon pembeli tertarik, pihak PT.Hetts Biolestari akan mengadakan demo atau uji coba atas produk.

Selain itu, PT.Hetts Biolestari juga biasanya melakukan promosi dengan mengikuti acara pameran-pameran pertanian, pameran lingkungan, pemprov, dan sebagainya. Sejauh ini promosi yang dilakukan oleh PT. Hetts Biolestari tidak hanya di wilayah Indonesia saja, akan tetapi sudah mencapai negara-negara di kawasan Asia. Seperti Malaysia, Thailand, Laos, dan India.

Dan yang terakhir, promosi yang dilakukan oleh PT.Hetts Biolestari adalah dengan mengiklankan produk di media cetak. Misalnya dengan mengiklankan produk-produk yang dihasilkan di radio yang berada di Tanah Karo, serta memasang baliho-baliho untuk memperkenalkan produk yang dipasang di daerah yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas.

Menurut Jatmiko (2004:117), iklan biasanya menjelaskan karakteristik barang dari suatu produk, dan mungkin mencakup beberapa tawaran penjualan yang menarik seperti potongan harga.

PT. Hetts Biolestari mempunyai empat orang tenaga khusus yang ditugaskan untuk mempromosikan ataupun menjual produk racun tikus tersebut. Mereka adalah Darwis Harahap, Dwija Pratama, Agung, dan Dedi Hartanto. Keberhasilan penjualan PT.Hetts Biolestari ditentukan oleh kinerja mereka.

Tenaga penjualan adalah orang yang ditunjuk dan dipercaya untuk memasarkan serta menjual barang hasil produksi. Tenaga penjual hendaknya memiliki kemampuan dalam mempengaruhi orang lain, ramah, serta sopan agar nantinya hasil produksi dapat terjual dengan baik dan banyak.

Selain tenaga penjualan, PT.Hetts Biolestari juga memiliki tenaga yang bertugas untuk menangani hubungan dengan masyarakat atau yang biasa dikenal dengan humas. Humas PT. Hetts Biolestari biasanya bertugas dalam bidang rohani. Biasanya pihak PT.Hetts Biolestari memberikan bantuan atau sumbangan kepada rumah-rumah ibadah yang ada disekitar lokasi PT.Hetts Biolestari, atau biasanya tiap akhir tahun pihak PT.Hetts Biolestariakan memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Selain itu, humas juga bertugas untuk mengurus izin terhadap pihak pemerintahan. Izin beroperasi, izin menangkar ular, dan izin-izin lainnya yang menunjang keberlangsungan kehidupan perusahaan.

Humas merupakan bidang yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk tetap menjaga hubungan antara perusahaan dengan masyarakat agar tetap terjaga dengan baik. Humas harus ditangani oleh orang yang memiliki kemampuan bersosialisasi dan bertenggang rasa yang tinggi. Bentuk kegiatan hubungan masyarakat misalnya melalui seminar, laporan tahunan, sponsor kegiatan, donator, dan lain sebagainya (Anoraga, 2007:194).

Dengan demikian, strategi promosi yang telah dimiliki dan dijalankan oleh PT. Hetts Biolestari sudahlah sesuai dengan teori yang ada. Mulai dari melakukan promosi secara langsung ataupun melalui media cetak dengan bantuan tenaga promosi dan penjualan yang ada. Selain itu PT. Hetts Biolestari juga mempunyai tenaga humas yang bertugas menangani hubungan dengan masyarakat serta surat izin kepada pemerintahan.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan analisis strategi bauran pemasaran PT. Hetts Biolestari yang telah dilakukan. Maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. PT.Hetts Biolestari memiliki empat jenis produk yang dihasilkan. Akan tetapi yang menjadi daya tarik tersendiri adalah racun tikus yang berasal dari kotoran ular atau biasa disebut dengan prorodent dan mengusung tagline produk racun tikus ramah lingkungan tidak beracun. Bentuk serta kemasan prorodent juga telah dirancang sedemikian rupa sesuai dengan ukuran racun tikus pada umumnya dan pengemasan isi produk juga telah disesuaikan agar memudahkan produsen dalam menjual produk mereka. Selain itu, pelayanan yang disediakan oleh PT. Hetts Biolestari juga telah sesuai dengan keinginan konsumen, yaitu dengan menjelaskan tentang produk sebelum membeli dan apabila sudah cocok maka pihak PT. Hetts Biolestari akan mengadakan demo atau percobaan produk.

2. PT. Hetts Biolestari telah memiliki daftar harga produk yang memudahkan pembeli untuk melihat daftar harga apabila ingin membeli produk. Selain itu, PT. Hetts Biolestari juga akan memberikan diskon kepada pembeli baru dan pembeli tetap serta plus diskon apabila telah melakukan pembelian dalam jumlah yang banyak dalam kurun waktu satu

tahun. PT. Hetts Biolestari juga memilikii batas pembayaran. Batas pembayaran biasanya ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

3. PT. Hetts Biolestari memiliki saluran distribusi yang berupa distributor tunggal dan tim ekpedisi sebagai alat perantara untuk menyampaikan produk sampai ketanggan konsumen. PT.Hetts Biolestari memilih lokasi yang memiliki lahan perkebunan sawit yang luas serta lahan pertanian yang luas untuk memasarkan prorodent. Selain itu, untuk menghindari kekurangan produk pada saat proses pendistribusian berlangsung, PT.Hetts Biolestari juga menyediakan standby stock agar apabila terjadi kerusakan pada produk yang lain dapat diganti serta apabila terjadi pembelian tiba-tiba dapat dengan mudah untuk dilayani.

4. PT. Hetts Biolestari melakukan promosi secara langsung yaitu melalui mengikuti kegiatan pameran-pameran pertanian sampai dengan melakukan promosi melalui media cetak. Selain itu PT. Hetts Biolestari juga memiliki tenaga khusus yang menangani promosi serta penjualan produk dan juga memiliki tenaga khusus yang menangani hubungan dengan masyarakat serta menangani masalah surat izin beroperasi.

5.2 Saran

Adapun saran-saran yang dapat dipertimbangkan oleh perusahaan berdasarkan kondisi yang dimiliki adalah:

1. Strategi produk yang dimiliki PT. Hetts Biolestari sudah cukup bagus. Hanya saja dalam hal pelayanan hendaknya ditambah lagi agar calon pembeli senang dan tertarik untuk

membeli produk yang ditawarkan. Misalnya dengan menambahkan pelayanan pemberian produk gratis di awal sebagai tester ataupun salam perkenalan.

2. Dalam strategi harga, seharusnya uang muka (dp) pembayaran tidak hanya ditentukan berdasarkan kedekatan antara manajer pemasaran dengan calon pembeli. Hendaknya telah ditentukan terlebih dahulu sesuai dengan jumlah permintaan agar memiliki patokan yang jelas dalam penentuan pembayaran dengan tidak memandang pembeli yang masih baru ataupun lama.

3. Dalam strategi tempat/distribusi, hendaknya PT. Hetts Biolestari mulai memikirkan akan pembelian alat kendaraan perusahaan yang berguna untuk mendistribusikan produk sehingga dapat dengan mudah mengawasi pengiriman barang serta mengefektifkan waktu pengiriman barang sampai ketangan konsumen.

4. Dalam strategi promosi, hendaknya PT. Hetts Biolestari mulai memikirkan untuk membuat brosur-brosur mengenai produk racun tikus prorodent yang dapat dengan mudah dibagikan kepada masyarakat umum pada saat acara-acara pameran pertanian berlangsung atau pada saat penyuluhan pertanian, sehingga memudahkan dalam hal mempromosikan produk.

DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku:

Alma B. 2004. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta

Anoraga, Pandji. 2007. Pengantar Bisnis Pengelolaan Bisnis dalam Era Globalisasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Assauri, Sofjan. 2007. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Cravens, David W. 2000. Pemasaran Strategis Edisi Keempat. Alih Bahasa: Lina Salim. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Hasan, Iqbal, 2002. Metodologi Penelitian Dan Aplikasinya. Bogor Selatan: Penerbit Ghalia Indonesia.

Jatmiko, Rohmad Dwi. 2004. Pengantar Bisnis. Malang : UMM Press

Kismono, Gugup. 2001. Bisnis Pengantar. Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA.

Kotler, Philip. 2002. Menejemen Pemasaran jilid I edisi millennium. Jakarta : Penerbit PT. Prenhallindo.

Kotler, Philip dan Keller, Lane Kevin. 2007. Manajemen Pemasaran. Edisi 12. Jakarta: PT.Macanan Jaya Cemerlang.

---. 2009. Manajemen Pemasaran Jilid I. Edisi Ketiga Belas. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Madura, Jeff. Pengantar Bisnis Edisi Pertama. Jakarta : PT Salemba Emban Patria.

Rangkuti, Freddy, 2005. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Singarimbun, M. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis. Cetakan Keenam Belas. Bandung : Alfabeta Sunarto. 2004. Prinsip-Prinsip Pemasaran Edisi 2. Yogyakarta: AMUS Yogyakarta.

Suyanto, Bagong. 2005. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta : Prenada

Sumber Skripsi:

Alqausar, Gema. 2011. Analisis Strategi Pemasaran PT. Yomart Sejati. Skripsi. Departemen Manajemen. Institut Pertanian Bogor.

Sumber Internet:

Hettsbiolestari. 2012. Profil Perusahaan

Daftar wawancara

Produk

1. Apa-apa sajakah jenis produk yang dihasilkan oleh PT Hetts Biolestari?

-Prorodent yaitu produk bio rodentisida pengendali hama tikus yang efektif digunakan pada perkebunan, tanaman pangan dan holtikulltura (padi, sawah, jagung, dll), serta areal peternakan.

-Fero-PBK yaitu produk pengendali hama penggerek buah kakao dan terdiri dari feromon, perekat/lem, dan perangkap.

-Atrakop 500L yaitu produk senyawa penarik hama penggerek buah kopi yang terdiri dari

Dokumen terkait