BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3 Analisis Data
4.3.1. Uji Validitas Data
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Jika korelasi antara skor masing-masing butir pertanyaan dengan total skor mempunyai tingkat signifikansi di bawah 0.2638 maka butir pertanyaan tersebut dikatakan validdansebaliknya.Tabel di bawah ini menunjukkan hasil uji validitas dari variabel-variabel berikut ini :
Tabel 4.2
Hasil Pengujian Validitas
Nilai Nasabah
Pertanyaan Pearson Correlation R Tabel Keterangan
NN1 0.822** 0.2638 Valid
NN3 .751** 0.2638 Valid
NN4 .555** 0.2638 Valid
Tabel 4.3
Kualitas Pelayanan
Pertanyaan Pearson Correlation R Tabel Keterangan KP1 0.572** 0.2638 Valid KP2 0.695** 0.2638 Valid KP3 0.762** 0.2638 Valid KP4 0.695** 0.2638 Valid KP5 0.668** 0.2638 Valid KP6 0.507** 0.2638 Valid KP7 0.395* 0.2638 Valid KP8 0.808** 0.2638 Valid KP9 0.829** 0.2638 Valid KP10 0.575** 0.2638 Valid KP11 0.599** 0.2638 Valid KP12 0.752** 0.2638 Valid KP13 0.824** 0.2638 Valid KP14 0.830** 0.2638 Valid KP15 0.825** 0.2638 Valid KP16 0.775** 0.2638 Valid KP17 0.820** 0.2638 Valid KP18 0.779** 0.2638 Valid
KP19 0.786** 0.2638 Valid
KP20 0.720** 0.2638 Valid
Tabel 4.4
Deposito Mudharabah
Pertanyaan Pearson Correlation R Tabel Keterangan
DM1 0.964** 0.2638 Valid
DM2 0.800** 0.2638 Valid
DM3 0.857** 0.2638 Valid
Tabel 4.5
Atribut Produk Syariah
Pertanyaan Pearson Correlation R Tabel Keterangan
APS1 0.816** 0.2638 Valid APS2 0.856** 0.2638 Valid APS3 0.787** 0.2638 Valid APS4 0.842** 0.2638 Valid Tabel 4.6 Kepuasan Nasabah
Pertanyaan Pearson Correlation R Tabel Keterangan
KN1 0.910** 0.2638 Valid
KN2 0.865** 0.2638 Valid
KN4 0.892** 0.2638 Valid
4.3.2 Uji Reliabilitas
Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini untuk menguji sejauh mana keandaaan suatu alat pengukur untuk dapat digunakan dua kali untuk mengukur gejala yang sama dan hasil pengukuranna relative sama maka dapat dikatakan bahwa alat ukur tersebut adalah reliable.Pengujian realibilitas dalam penelitian ini adalah dengan mengukur koefisien Cronbach’s Alpha.
Tabel 4.7
Hasil Pengujian Realibilitas
Variabel Cronbach
Alpha
N of Item Keterangan
Nilai Nasabah 0.787 4 Reliabel
Kualitas Pelayanan 0.761 20 Reliabel
Deposito Mudharabah 0.855 3 Reliabel Atribut Produk Syariah 0.822 4 Reliabel
Kepuasan Nasabah 0.836 4 Reliabel
Berdasarkan hasil uji statistik pada tabel diatas yaitu tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliabelkarena mempunyai nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,60. Untuk variabel X1 nilai koefisien Cronbach’s Alpha
sebesar 0.787, untuk variable X2 nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,761, untuk variable X3 nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,855 dan untuk variable X4 nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,822. Begitu juga dengan dan untuk variable Y nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,836. Skor tersebut
lebih besar dari 0,6 sehingga item pernyataan untuk variabel X1, X2, X3, X4, dan Y dapat dikatakan reliabel dan dapat digunakan untuk pengukuran dalam rangka pengumpulan data.
Hal ini menunjukkan bahwa setiap item pernyataanyang digunakan akan mampu memperoleh data yang konsisten yang berarti bila pernyataan itu diajukan kembali akan diperoleh jawaban yang relatif sama dengan jawaban sebelumnya. 4.4. Uji Asumsi Klasik
4.4.1. Hasil Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah dalam sebuahmodel regresi, variabel dependen dan variabel independen atau keduanyamempunyai distribusi normal atau tidak.Suatu data akan berdistribusi normal jika grafik histogram menyerupai bel yang menghadap ke atas. Hal ini bisadilihat dalam tampilan grafik berikut ini:
Uji Normalitas Histogram
Sementara dilihat dari grafik PP Plot, data dikatakan terdistribusi normal jika penyebaran data menggambarkan titik-titik yang menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal pada normal probability plot. Kedua grafik ini menunjukkan bahwa normalitas data terpenuhi. Hal ini bisa dilihat dalam tampilan grafik normal probability plot. Model regresi yang baik adalahdistribusi data normal atau mendekati normal.
Gambar 4.2
Uji Normalitas Grafik PP Plots
Berdasarkan grafik normal plot pada gambar 4.2 menunjukkan bahwa model regresi layak dipakai dalam penelitian ini karena pada grafik normal plot terlihat
titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal sehingga memenuhi asumsi normalitas.
Pengujian normalitias dapat juga diuji secara statistik dengan menggunakan uji
Kolmogorov-Smirnov. Uji K-S dibuat dengan membuat hipotesis:
H0: Data residual berdistribusi normal; Bila sig > 0,05 dengan α = 5%,
Ha : Data residual tidak berdistribusi normal; bila sig < 0,05 dengan α = 5%,
Hasil dari uji normalitas dengan menggunakan tes Kolmogorov-Smirnov
ditunjukkan oleh tabel 4.8 berikut : Tabel 4.8
Uji Kolmogorov-Smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 40
Normal Parametersa,,b Mean .0000000
Std. Deviation .99392555
Most Extreme Differences Absolute .103
Positive .103
Negative -.084
Kolmogorov-Smirnov Z .652
Asymp. Sig. (2-tailed) .790
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
4.4.2 Hasil Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah modelregresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen).Prasyarat yang harus terpenuhi
dalam model regresi adalah tidak adanyamultikolonieritas, dengan melihat nilaitolerancedanVariance InflationFactor(VIF) pada model regresi.
Jika antar variabel independen terdapat korelasi yang cukup tinggi (lebih dari 0,09), maka merupakan indikasi adanya multikolinieritas dan suatu model regresi yang bebas dari masalah multikolonieritas apabila mempunyai nilai tolerance> 0,1 dan nilai VIF < 10. Uji multikolinearitas dengan melihat nilaitolerance dan VIF menunjukkan hasil seperti pada tabel 4.9 berikut :
Tabel 4.9
Hasil Uji Multikolinearitas
Coefficientsa Model Collinearity Statistics Toleranc e VIF 1 (Constant) NILAI NASABAH .367 2.723 KUALITAS PELAYANAN .255 3.920 DEPOSITO MUDHARABAH .384 2.607 ATRIBUT PRODUK SYARIAH .515 1.943
a. Dependent Variable: KEPUASAN NASABAH
Hasil perhitungan nilaitolerancemenunjukkan tidak ada nilaivariabel independen yang memiliki nilaitolerancekurang dari 0,1 yangberarti tidak ada kolerasi antar variabel independen. Hasil perhitungannilaiVariance Inflation Factor(VIF) juga
menunjukkan hal yang sama,dengan nilai VIF untuk masing-masing variabel independen nilai nasabah 2.723, kualitas pelayanan 3.920 , deposito mudharabah 2.607 dan atribut produk syariah 1.943. Jadi tidak ada variabel independen yangmemiliki nilai VIF lebih dari 10. Maka kesimpulan yang diperoleh adalah tidak terjadi gejala multikolinearitas dalam variabel independennya.
4.4.3. Hasil Uji Heterokedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan menguji apakah dalam modelregresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan kepengamatan yang lain. Jika varians dari residual satu pengamatan kepengamatan lain tetap, maka dapat disebut homoskedastisitas dan jikaberbeda disebut heteroskedastisitas.Modelregresi yang baik adalah yanghomoskedastisitas atau tidak terjadi heteroskedastisitas.
Grafik Scatter Plot
Berdasarkan gambar 4.3, grafik scatterplotmenunjukkan bahwa data tersebar diatas dan dibawah angka 0 (nol) pada sumbu Y dan tidak terdapat suatu pola yang jelas pada penyebaran data tersebut. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi. Jadi dapat disimpulkan bahwa model regresi penelitian ini layak digunakan untuk memprediksi kepuasan nasabah berdasarkan variabel yang mempengaruhinya, yaitu nilai nasabah, kualitas pelayanan, deposito mudharabah dan atribut produk syariah.