• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN, DATA, ANALISIS DATA dan

C. Analisis Data Hasil Penelitian

Data sikap siswa terhadap matematika yang diperoleh dari hasil angket dan pengamatan yang dilakukan peneliti selama proses pembelajaran.

Data angket sikap siswa kemudian dikategorikan sesuai dengan tingkatan pada ketentuan bab III. Kriteria sikap siswa dikelompokkan sebagai berikut :

Tabel 4.7 Distribusi Kriteria Sikap Siswa

Siswa Skor Persentase Kriteria

1 109 90,83 % SP 2 99 82,5 % SP 3 73 60,83 % P 4 98 81,67 % SP 5 80 66,67 % P 6 101 84,167 % SP 7 91 75,83 % SP 8 92 76,67 % SP 9 99 82,5 % SP 10 108 90 % SP 11 89 74,17 % P 12 95 79,17 % SP 13 116 96,67 % SP 14 87 72,5 % P 15 100 83,33 % SP 16 94 78,33 % SP 17 106 88,33 % SP 18 94 78,33 % SP 19 69 57,5 % P 20 88 73,33 % P 21 94 78,33 % SP 22 88 73,33 % P 23 82 68,33 % P

Dari tabel 4.5 maka diperoleh data distribusi frekuensi kriteria sikap siswa sebagai berikut:

Tabel 4.8 Distribusi Frekuensi Kriteria Sikap Siswa

Interval Kriteria Jumlah Siswa

76 – 100 SangatPositif 15

51 – 75 Positif 8

26 – 50 Negatif 0

0 – 25 Sangat Negatif 0

Selain kriteria setiap siswa, dicari pula kriteria secara keseluruhan atau rata-rata sikap keseluruhan siswa. Jumlah seluruh pertanyaan adalah 30, sehingga skor maksimum yang mungkin diperoleh siswa adalah 30 x 4 = 120.

Rata-rata skor keseluruhan sikap siswa adalah sebagai berikut :

Dari tabel 4.3 kemudian dicari persentase dari setiap indikator/aspek yang membentuk sikap sebagai berikut:

Skor maksimum untuk masing-masing indikator, Indikator Kognitif

skor maks adalah 4 x 9 adalah 36. Indikator Afektif skor maks adalah 4 x

11 adalah 44. Indikator Konatif skor maks adalah 4 x 10 adalah 40.

Untuk mencari persentase setiap indikator dengan rumus :

Untuk indikator/aspek kognitif :

Untuk indikator/aspek afektif :

Untuk indikator/aspek konatif :

Tabel 4.9 Kriteria Setiap Indikator

Indikator/Aspek Kognitif Afektif Konatif Skor 639 795 718 Persentase 77,17% 78,56% 78,04%

Kriteria SP SP SP

Dari semua indikator/aspek yang digunakan untuk mengetahui sikap siswa diperoleh kriteria pada semua indikator dalah Sangat Positif.

Dari hasil lembar pengamatan yang diperoleh peneliti selama peneliti melakukan pembelajaran diperoleh data sebagai berikut:

Pada pembelajaran dengan materi luas permukaan dan volume kubus dan balok, di awal pembelajaran terlihat sebagian besar siswa telah siap mengikuti pembelajaran, sebagian besar dari mereka telah mempersiapkan buku, buku paket dan alat tulis di atas meja mereka masing-masing, walaupun masih ada beberapa siswa yang bellum siap dan masih ramai sendiri. Sebelum siswa belajar dalam kelompok terlebih dahulu guru menyampaikan kegiatan apa yang akan dilakukan serta menyampaikan materi sebelumnya yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari dan menyampaikan tentang materi yang akan dipelajari.

Gambar 4.1 guru melakukan presentasi kelas dan siswa

Dari gambar di atas terlihat saat guru melakukan presentasi kelas siswa memperhatikan denmgan serius dan siswa sudah siap dalam mengikuti pembelajaran yang akan berlangsung.

Setelah melakukan presentasi kelas guru menyuruh siswa untuk bekerja dalam kelompok untuk berdiskusi materi secara berkelompok. Di saat bergabung dengan kelompok siswa sangat antusias dan merasa senang. Secara garis besar semus siswa sangat senang dan antusias ketika mereka bekerja dalam kelompok. Ada 3 kelompok yang melakukan pembagian tugas dalam mengerjakan LKS. Dalam diskusi juga tercipta suasana yang akrab, tetapi ada 1 kelompok yang satu siswa kurang senang karena berkelompok dengan siswa yang kurang dia senangi, sehingga dia tidak mau bekerjasama namun sebagi guru saya coba untuk memberi penjelasan kepadanya dan lama-kelamaan dia pun mau bekerjasama.

Dalam diskusi kelompok siswa terlihat dengan serius mengerjakan LKS yang diberikan oleh guru. Namun masih ada beberapa siswa yang tidak ikut berdiskusi, mereka lebih asyik dengan kegiatan mereka sendiri (ada yang tiduran dan ada yang bermain). Tetapi itu tidak berlangsung lama karena guru memperingatkan mereka untuk berdiskusi bersama temannya.

Gambar 4.3 interaksi yang terjadi saat diskusi kelompok

Saat diskusi kelompok ini juga terjadi interaksi siswa dengan siswa, dan siswa dengan guru. Namun di dalam diskusi masih ada beberapa siswa yang hanya menunggu jawaban dari temannya. Pada gambar terlihat bahwa siswa saling membantu dalam mengerjakan LKS dan ada kelompok yang bertanya kepada guru saat mereka belum paham dalam mengerjakan LKS.

Setelah diskusi kelompok selesai kemudian guru mengadakan presentasi kelompok secara klasikal, dimana setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka kepada kelompok lain.

Gambar 4.4 suasana saat presentasi kelompok secara klasikal

Dalam presentasi ini setiap kelompok sangat antusias dalam mempresentasikan hasil diskusi mereka. di dalam presentasi kelompok ini juga terjadi tanya jawab yang dilakukan oleh kelompok lain kepada kelompok yang sedang mempresentasikan hasil diskusi mereka.

Di akhir sub bab materi guru memberikan penjelasan dengan alat peraga dalam memahami materi volume kubus dan balok. Di sini siswa dengan suka rela memperagakan dan menjelaskan kepada teman lain seperti terlihat pada foto di bawah ini. siswa membenarkan jawaban LKS yang masih belum benar, dan siswa dengan guru merangkum bersama-sama materi yang telah dipelajari.

Gambar 4.5 siswa memperagakan alat peraga

2. Hasil Belajar Siswa a. Tes Awal

Tes awal dilaksanakan pada pertemuan pertama, pada tanggal 7 Mei 2012. Materi untuk tes ini adalah luas pemukaan dan volume bangun ruang (kubus, balok, limas dan prisma), dengan soal sebanyak 5 buah berupa soal essay. Dalam tes awal ini ada 1 siswa yang tidak mengikuti.

Berdasarkan dari data hasil belajar siswa, rata-rata hasil tes awal yang diperoleh adalah 44,55. Berikut ini disajikan hasil ketuntasan yang diperoleh siswa berdasarkan KKM yang digunakan oleh

sekolah yaitu KKM ≥ 64.

Tabel 4.10 Ketuntasan Siswa pada Tes Awal

Siswa Nilai Keterangan

1 50 Tidak Tuntas 2 31 Tidak Tuntas 3 20 Tidak Tuntas 4 45 Tidak Tuntas 5 24 Tidak Tuntas 6 36 Tidak Tuntas 7 58 Tidak Tuntas 8 60 Tidak Tuntas

Siswa Nilai Keterangan 9 24 Tidak Tuntas 10 60 Tidak Tuntas 11 50 Tidak Tuntas 12 48 Tidak Tuntas 13 52 Tidak Tuntas 14 37 Tidak Tuntas 15 52 Tidak Tuntas 16 26 Tidak Tuntas 17 40 Tidak Tuntas 18 56 Tidak Tuntas 19 - - 20 38 Tidak Tuntas 21 90 Tuntas 22 54 Tidak Tuntas 23 29 Tidak Tuntas

Nilai terendah siswa adalah 20, nilai tertinggi siswa adalah 90. Persentase ketuntasan siswa dalam pembelajaran matematika pada tes awal siswa :

K =

K = 4, 5 %

Maka diperoleh persentase ketuntasan siswa pada tes awal sebesar 4,5 %, dimana hanya ada satu siswa yang memenuhi KKM

(≤ 64). b. Kuis

Kuis diberikan sebanyak 2 kali yaitu pada 15 dan 29 Mei 2012. Kuis I tentang materi luas permukaan dan volume kubus dan balok, Kuis II tentang materi luas permukaan dan volume prisma dan limas. Untuk masing-masing kuis terdiri dari 2 soal essay.

Berdasarkan dari data hasil belajar siswa, rata-rata hasil Kuis I adalah 77,61 dan rata-rata Kuis II adalah 55,43. Berikut ini disajikan hasil ketuntasan yang diperoleh siswa berdasarkan KKM yang digunakan oleh sekolah yaitu KKM ≥ 64.

Tabel 4.11 Ketuntasan Siswa pada Kuis

Siswa Kuis I Kuis II Nilai Keterangan Nilai Keterangan

1 100 Tuntas 75 Tuntas

2 100 Tuntas 65 Tuntas

3 50 Tidak Tuntas 20 Tidak Tuntas

4 75 Tuntas 65 Tuntas

5 20 Tidak Tuntas 10 Tidak Tuntas

6 70 Tuntas 20 Tidak Tuntas

7 75 Tuntas 70 Tuntas

8 75 Tuntas 35 Tidak Tuntas

9 75 Tuntas 70 Tuntas

10 100 Tuntas 70 Tuntas

11 100 Tuntas 75 Tuntas

12 75 Tuntas 60 Tidak Tuntas

13 100 Tuntas 70 Tuntas

14 60 Tidak Tuntas 60 Tidak Tuntas

15 75 Tuntas 65 Tuntas

16 75 Tuntas 20 Tidak Tuntas

17 85 Tuntas 70 Tuntas

18 75 Tuntas 40 Tidak Tuntas

19 75 Tuntas 20 Tidak Tuntas

20 100 Tuntas 75 Tuntas

21 75 Tuntas 100 Tuntas

22 100 Tuntas 70 Tuntas

23 50 Tidak Tuntas 50 Tidak Tuntas

Pada Kuis I, diperoleh nilai terendah siswa adalah 20 dan nilai tertinggi siswa adalah 100. Pada kuis II, diperoleh nilai terendah siswa adalah 10 dan hilai tertinggi siswa adalah 100.

Persentase ketuntasan siswa dalam pembelajaran matematika pada Kuis I dan Kuis II:

Kuis I Kuis II

K = K =

K = 82,61% K = 56,52 % Maka diperoleh persentasae ketuntasan siswa pada Kuis I sebesar 82,61%, dan Kuis II sebesar 56,52%.

c. Tes Akhir

Tes akhir dilaksanakan pada pertemuan terakhir, pada tanggal 31 Mei 2012. Materi untuk tes ini adalah luas pemukaan dan volume bangun ruang (kubus, balok, limas dan prisma), dengan soal sebanyak 5 buah berupa soal essay.

Berdasarkan dari data hasil belajar siswa, rata-rata hasil tes akhir yang diperoleh adalah 65,74. Berikut ini disajikan hasil ketuntasan yang diperoleh siswa berdasarkan KKM yang digunakan oleh sekolah yaitu KKM ≥ 64.

Tabel 4.12 Ketuntasan Siswa pada Tes Akhir

Siswa Nilai Keterangan

1 91 Tuntas 2 67 Tuntas 3 56 Tidak Tuntas 4 65 Tuntas 5 40 Tidak Tuntas 6 40 Tidak Tuntas 7 69 Tuntas 8 86 Tuntas 9 49 Tidak Tuntas 10 70 Tuntas 11 65 Tuntas 12 65 Tuntas 13 66 Tuntas 14 65 Tuntas

Siswa Post Test Keterangan 15 53 Tidak Tuntas 16 40 Tidak Tuntas 17 70 Tuntas 18 100 Tuntas 19 57 Tidak Tuntas 20 65 Tuntas 21 100 Tuntas 22 69 Tuntas 23 64 Tuntas

Dari tabel diperoleh jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa dan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 7 siswa. Nilai terendah siswa adalah 40 dan nilai tertinggi siswa adalah 100.

Setelah mengetahui jumlah siswa yang tuntas Persentase ketuntasan siswa dalam pembelajaran matematika pada tes akhir siswa :

K = K = 69,57 %

Maka diperoleh pesentase ketuntasan pada tes akhir sebesar 69,57 %, dimana ada 16 siswa yang telah memenuhi KKM.

D. Pembahasan

Dokumen terkait