PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PERMAINAN KASTI
F. Analisis Data
Untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang telah dirumuskan, maka langkah yang harus dilakukan adalah mengolah dan menganalisis data untuk menerima atau menolak hipotesis tersebut. Jadi setelah data dari tes awal dan tes akhir terkumpul, langkah selanjutnya adalah mengolah dan menganalisis data tersebut secara statistik. langkah-langkah statistika yang digunakan untuk mengolah data-data tersebut adalah sebagai berikut:
1. Menurut Abduljabar dan Darajat, (2013, hlm. 111) menghitung skor rata-rata dari setiap kelompok sampel, dengan rumus:
n X
X i
Keterangan:
X = Skor rata-rata yang dicari = Jumlah
Xi = Nilai data n = Jumlah sampel
2. Menurut Abduljabar dan Darajat (2013, hlm. 122) menghitung simpangan baku dari setiap kelompok data, dengan rumus:
1 ) ( 2 n X X S i Keterangan:
S = Simpangan baku yang dicari (X-X)2
= Jumlah kuadrat nilai data dikurangi rata-rata n = Jumlah sampel
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Menguji normalitas data menggunakan uji normalitas Lilliefors. Dengan langkah-langkah menurut pendapat Abduljabar dan Darajat (2013, hlm. 148) sebagai berikut:
a. Membuat tabel penolong untuk mengurutkan data terkecil sampai terbesar. Kemudian mencari rata-rata dan simpangan baku.
b. Mencari Z skor dan tempatkan pada kolom Zi dengan rumus: Zi = �− �̅
(x dan s merupakan rata-rata dan simpangan baku dari sampel).
Mencari luas Zi pada tabel Z dalam Abduljabar dan Darajat (2013, hlm. 230)
c. Pada kolom F(Zi), untuk luas daerah yang bertanda negatif maka 0,5 – luas daerah, sedangkan untuk luas daerah positif maka 0,5 + luas daerah. d. S(Zi) adalah urutan n dibagi jumlah n.
e. Hasil pengurangan F(Zi) – S(Zi) tempatkan pada kolom F(Zi) – S(Zi). f. Mencari data / nilai yang tertinggi, tanpa melihat (-) atau (+), sebagai nilai
Lo.
g. Membuat kriteria penerimaan dan penolakan hipotesis:
1) Jika Lo ≥ Ltabel tolak Ho dan H1 diterima, artinya data tidak berdistribusi normal.
2) Jika Lo ≤ Ltabel terima Ho dan H1 ditolak, artinya data berdistribusi normal.
h. Mencari nilai Ltabel dalam Abduljabar dan Darajat (2013, hlm. 249). Membandingkan Lo dan Ltabel.
i. Membuat kesimpulan.
4. Menguji homogenitas yang mengacu pada pendapat Abduljabar dan Darajat, (2013, hlm. 178) , dengan rumus:
Variansi terbesar F =
Variansi terkecil
Variansi didapat dari simpangan baku yang dikuadratkan. Untuk kriteria pengujian adalah: terima hipotesis jika Fhitung < dari Ftabel distribusi dengan derajat kebebasan = (dk pembilang, dk penyebut) dk = n-1, dengan α = 0,05.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
5. Uji signifikansi peningkatan hasil perlakuan dan pengaruhnya menggunakan uji t (skor berpasangan) dua pihak menurut Abduljabar dan Darajat, (2013, hlm. 162) dengan rumus sebagai berikut:
t = �̅̅̅̅− �̅̅̅̅ � √� + �
dengan = � − � + � − �
� +� −
Keterangan:
t = nilai t yang dicari (thitung) �̅̅̅̅ = nilai rata-rata kelompok 1 �̅̅̅̅ = nilai rata-rata kelompok 2 S = simpangan baku gabungan � = banyaknya sample kelompok 1 � = banyaknya sample kelompok 2
= variansi kelompok 1 = variansi kelompok 2
Kriteria penerimaan dan penolakan hipotesisnya yaitu:
Terima Ho jika –t (1-1/2 α) < t < t (1-1/2 α) dan dk = � − � − Dalam hal lain Ho ditolak.
Apabila data homogen dan tidak berdistribusi normal, dilakukan penghitungan statistik non parametrik yaitu dengan menggunakan Uji Mann-Whitney. Menurut Abduljabar dan Darajat (2013, hlm. 222-223) Terdapat dua rumus yang bisa digunakan untuk pengujiannya, yaitu sebagai berikut:
� = � . � + � � + - , dan � = � . � + � � + - Dimana: � = jumlah sampel 1 � = jumlah sampel 2 � = jumlah peringkat 1 � = jumlah peringkat 2
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
= jumlah ranking pada sampel �
Kedua rumus tersebut digunakan dalam perhitungan, karena akan digunakan untuk mengetahui mana harga U yang lebih kecil. Harga U yang lebih kecil tersebut yang digunakan untuk pengujian dan membandingkan dengan � ��.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
64
A. Simpulan
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data melalui prosedur statistika, bahwa dari hasil tes awal dan tes akhir tes kebugaran jasmani, penulis menyimpulkan bahwa:
1. Pembelajaran permainan rounders memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas VII SMPN 19 Kota Bandung. 2. Pembelajaran permainan kasti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas VII SMPN 19 Kota Bandung.
3. Pembelajaran permainan kasti tidak memberikan pengaruh yang lebih baik dan signifikan dibandingkan pembelajaran permainan rounders terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas VII SMPN 19 Kota Bandung.
B. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis mengemukakan implikasi sebagai berikut:
Pembelajaran permainan bola kecil, merupakan salah satu pembelajaran yang harus diajarkan di sekolah-sekolah dan tentunya harus diperhatikan proses pembelajarannya agar lebih variatif dan tidak monoton. Pembelajaran permainan rounders dan permainan kasti merupakan dua permainan yang termasuk kedalam pembelajaran permainan bola kecil.
Pembelajaran permainan rounders dan kasti yang dilaksanakan secara terprogram dan teratur yaitu dengan tahapan-tahapan pembelajaran yang variatif setiap pertemuannya yang dimulai dari pembelajaran melempar, menangkap, memukul, berlari, menguasai bola, dan mencetak skor memberikan dampak positif pada penguasaan keterampilan gerak siswa dan tentunya akan berpengaruh juga terhadap kebugaran jasmani siswa.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pentingnya kebugaran jasmani untuk siswa adalah siswa akan mampu melaksanakan aktivitas dan tugas-tugasnya setiap hari dengan optimal. Tentunya, lembaga-lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan harus memperhatikan hal
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
tersebut. Jika pembelajaran yang diberikan terprogram, teratur dan variatif, siswa akan antusias dan bergerak aktif selama mengikuti proses pembelajaran, sehingga pembelajaran lebih bermakna, bermanfaat, dan berpengaruh terhadap kebugaran jasmani siswa.
Maka, upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kebugaran jasmani dapat dilakukan melalui pembelajaran permainan rounders dan kasti yang bertahap setiap pertemuannya sehingga terprogram dan variatif. Semakin variatif pembelajaran, maka semakin tinggi antusias siswa dan siswa semakin bergerak aktif sehingga semakin tinggi juga pengaruhnya terhadap kebugaran jasmani.
C. Rekomendasi
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis mengemukakan rekomendasi sebagai berikut:
1. Bagi siswa-siswi disarankan untuk melakukan aktivitas permainan rounders dan permainan kasti guna mempertahankan bahkan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani.
2. Bagi guru-guru pendidikan jasmani dan lembaga-lembaga pendidikan, disarankan untuk senantiasa menerapkan permainan rounders dan permainan kasti ke dalam materi pembelajaran pendidikan jasmani, agar kebugaran jasmani siswa meningkat.
3. Bagi rekan mahasiswa yang akan mengadakan penelitian mengenai permainan rounders dan permainan kasti, penulis sarankan supaya diadakan penelitian lebih lanjut dengan sarana dan prasarana yang lebih lengkap dan jumlah sampel yang lebih banyak, serta kajian yang lebih dalam.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
66
Abduljabar, B. dan Darajat J. (2013). Aplikasi Statistika Dalam Penjas.Bandung: FPOK UPI.
Aulianto, Febby. (2014). Pengaruh Perbandingan Pendekatan Taktis dan Pendekatan Teknis Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dasar Lob
Bertahan Pada Permainan Bulutangkis. Skripsi S.1 Pada FPOK UPI
Bandung: Tidak Diterbitkan.
Giriwijoyo, S. dan Sidik, D.Z. (2010). Ilmu Faal Olahraga. Bandung: FPOK UPI. Giriwijoyo, S. dkk. (2005). Manusia dan Olahraga. Bandung: ITB.
Haris, Ibnu. (2014). Pengaruh Aktivitas Ritmik Line Dance Terhadap Kebugaran Jasmani dan Kepercayaan Diri Siswa di SDN Wangisagara 03. Skripsi S.1 pada FPOK UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Herliana, Riska Dwi. (2013). Penerapan Pendekatan Taktis Terhadap Hasil Pembelajaran Permainan Kasti (studi deskriptif kualitatif di SDN
Sukamandi II Kabupaten Subang). Skripsi S.1 pada FPOK UPI Bandung:
Tidak Diterbitkan.
Indralestari, Dessy Karina. (2012). Perbandingan Pengaruh Senam Aerobik dan SKJ 2008 Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani di SLTA (studi
eksperimen pada siswa SMAN 2 Indramayu). Skripsi S.1 pada FPOK UPI
Bandung: Tidak Diterbitkan.
Juliantine, T. Subroto, T. dan Yudiana, Y. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: FPOK UPI.
Lutan, R. Hartoto, J. dan Tomoliyus. (2001). Pendidikan Kebugaran Jasmani. Jakarta: DEPDIKNAS.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Mahendra, Agus. (2012). Asas dan Falsafah Pendidikan Jasmani. Bandung: FPOK UPI.
Mahendra, Agus (2007). Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI. Megasari, Bayuli. (2012). Pengaruh Pendekatan Taktis Terhadap Hasil Belajar
Permainan Bola Kecil Rounders (studi eksperimen di SMP Negeri 1 Ligung Kabupaten Majalengka). Skripsi S.1 pada FPOK UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Mudyahardjo, Redja. (2010). Filsafat Ilmu Pendidikan: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurhasan, dan Cholil, H. (2007). Tes dan Pengukuran Keolahragaan. Bandung: FPOK UPI.
Redaksi Sinar Grafika. (2013). Undang-Undang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional) (UU RI No. 20 Th. 2003). Jakarta: Sinar Grafika.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suparlan, A. Mudjihartono. dan Darajat, D. (2010). Permainan Bola Kecil. Bandung: FPOK UPI.
Tarigan, Beltasar. (2009). Optimalisasi Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Berlandaskan Ilmu Faal Olahraga. Bandung: FPOK UPI.
Tuwu, Alimuddin. (1993). Pengantar Metode Penelitian. Depok: Universitas Indonesia.
Universitas Pendidikan Indonesia. (2014). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Upi Press.
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Wahyuni, S. Sutarmin. dan Pramono. (2010). Pendidikan Jasmani, Olahraga,
Kesehatan 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional.
Wiarto, Giri. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Windiana, Sandy. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Pendekatan Taktis Terhadap Hasil Belajar Permainan Kasti (studi eksperimen pada siswa
kelas VI SDN Sukaluyu 3 Bandung). Skripsi S.1 pada FPOK UPI
Bandung: Tidak Diterbitkan. Sumber dari internet:
Global Fitness Surabaya. Bola Kasti. [Online]. Diakses dari: ( http://www.global-fitness-surabaya.com/product/132/456/Bola-kasti-kuning/?o=default) Martin Berrill Sports. Rounders Ball. [Online]. Diakses dari:
(http://www.martinberrillsports.com/aressonsupermatchroundersballoran ge-p-2654.html?osCsid=n0915ukg3b7p2ilkhju33is031)
Martin Berrill Sports. Rounders Base Mat Set. [Online]. Diakses dari:
( http://www.martinberrillsports.com/aressonroundersbasematset-p-4414.html)
Martin Berrill Sports. Rounders Bat. [Online]. Diakses dari:
( http://www.martinberrillsports.com/aressondictatorroundersbat-p-3442.html)
Setyo, Wibowo Ahmad. (2012). Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. [Online]. Diakses dari: ( http://awibowo7.blogspot.com/2012/11/tes-kebugaran-jasmani-indonesia-tkji.html)
Siddiq, Jappar. (2014). Pengaruh Pembelajaran Permainan Bola Kasti Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Siswa Kelas V Sdn 08 Aikmel Tahun
MUHAMMAD RIDWAN, 2015
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN
KEBUGARAN JASMANI SISWA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
(http://lppm.ikipmataram.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Apoung- Pengaruh-Pembelajaran-Bola-Kasti-terhadap-Peningkatan-Kesegaran-Jasmani-Pend-Olahraga.pdf)