BAB V PEMBAHASAN
B. Analisis Data Validasi Ahli Pengembangan Bahan ajar Tematik Melalui
Instrumen pengumpulan data validasi ahli pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam ini didapatkan melalui angket. Angket yang digunakan terdiri dari dua bagian, bagian pertama merupakan instrumen data kuantitatif berupa skala Likert, sedangkan lembar kedua merupakan data kualitatif berisi kolom komentar dan saran terhadap hasil produk pengembangan bahan ajar.
Produk pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam ini telah divalidasi oleh ahli materi, ahli integrasi nilai-nilai Islam, ahli
desain, ahli pembelajaran tematik, dan digunakan pada uji coba lapangan. Hasil validasi dari beberapa subjek dihitung pada skala persentase untuk mengetahui tingkat kevalidan produk. Tingkat kevalidan produk dapat dilihat dari kriteria kualifikasi pada tabel 3.3 pada bab sebelumnya.
1. Analisis Data Validasi Ahli Materi
Uraian data hasil validasi ahli materi terhadap pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam berdasarkan tabel 4.1 adalah sebagai berikut:
a. Relevansi bahan ajar dengan kurikulum yang berlaku memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar relevan dengan kurikulum yang berlaku.
b. Kesesuian kompetensi inti, kompetensi dasar dengan pengembangan indikator bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi Inti, kompetensi dasar sangat sesuai dengan pengembangan indikator pada bahan ajar.
c. Kesesuaian topik (tema dan subtema) dengan materi pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa topik (tema dan subtema) sangat sesuai dengan materi pada bahan ajar.
d. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian materi pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam penyampaian materi pada bahan ajar komunikatif.
e. Kesesuaian sistematika uraian materi pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa sistematika uraian materi pada bahan ajar sangat sesuai.
f. Konsistensi format bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa format bahan ajar konsisten.
g. Instrumen evaluasi yang digunakan dalam mengukur pemahaman siswa memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa Instrumen evaluasi yang digunakan sangat tepat untuk mengukur pemahaman siswa.
h. Kesesuaian bahan ajar dalam mengembangkan karakter yang terkait diri sendiri, sosial dan spiritual memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar sudah sesuai untuk mengembangkan karakter yang terkait diri sendiri, sosial dan spiritual.
i. Kesesuaian bahan ajar dalam memuat contoh – contoh karakter yang baik untuk siswa memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar sudah sesuai dalam memuat contoh-contoh karakter yang baik untuk siswa.
j. Kesesuaian komponen isi buku sebagai bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa komponen isi buku sangat sesuai sebagai bahan ajar.
Berdasarkan angket yang telah diisi ahli materi yaitu Ibu Nuril Nuzulia, M.PdI, rata-rata penilaian mencapai tingkat kevalidan sebesar 90%. Pada kualifikasi penilaian, persentase 90% dinyatakan sangat valid.
Keterangan di atas menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan sesuai dengan kurikulum yang berlaku (K13), pengembangan indikator dan materi pada bahan ajar sangat sesuai dengan standar yang ditentukan pemerintah, bahasa yang digunakan komunikatif, uraian materi sangat sistematis, format bahan ajar konsisten, instrumen evaluasi sangat tepat, memuat contoh-contoh karakter yang baik, dan komponen bahan ajar sudah sangat lengkap.
2. Analisis Data Validasi Ahli Integrasi Nilai-nilai Islam
Uraian data hasil validasi ahli integrasi nilai-nilai Islam terhadap pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam berdasarkan tabel 4.4 adalah sebagai berikut:
a. Kesesuaian integrasi nilai-nilai keislaman pada pembelajaran 1 sampai pembelajaran 6 memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa Integrasi nilai-nilai keislaman pada pembelajaran 1 sampai pembelajaran 6 sudah sesuai.
b. Kesesuaian doa-doa harian dan contoh sikap Islami pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa doa-doa harian dan contoh sikap Islami pada bahan ajar sudah sesuai.
c. Kesesuaian tata letak integrasi keislaman pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa tata letak integrasi keislaman pada bahan ajar sudah sesuai.
d. Kesesuaian doa-doa, ayat, dan hadist untuk siswa kelas I SD/MI memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa doa-doa, ayat, dan hadist sesuai untuk siswa kelas I SD/MI.
e. Kesesuaian nilai-nilai keislaman yang ditanamkan dalam bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman yang ditanamkan dalam bahan ajar sangat sesuai untuk siswa kelas I SD/MI.
f. Kesesuaian contoh-contoh pada bahan ajar ini dengan nilai keislaman memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa contoh-contoh pada bahan ajar sesuai dengan nilai keislaman.
g. Kesesuaian bahan ajar dalam menanamkan karakter spiritual siswa memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar sudah sesuai dalam menanamkan karakter spiritual siswa.
h. Kesesuaian penempatan ayat Al-Quran, hadist dan doa-doa harian dengan materi bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa penempatan ayat Al-Qur‟an, hadist, dan doa-doa harian sesuai dengan materi bahan ajar.
i. Kesesuaian penggunaan kata dengan nilai-nilai keislaman memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kata pada bahan ajar sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
j. Kesesuaian nilai-nilai keislaman dengan nilai alamiah buku memperoleh nilai persentase 70%. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman cukup sesuai dengan nilai-nilai alamiah buku.
Berdasarkan angket yang telah diisi ahli integrasi nilai-nilai Islam yaitu Bapak Nurul Yaqin, M.Pd, penilaian mencapai tingkat kevalidan 80%. Pada kualifikasi penilaian, persentase 80% dinyatakan valid. Keterangan di atas menunjukkan bahwa bahan ajar ajar sudah memuat integrasi nilai-nilai keislaman pada setiap pembelajaran, integrasi keislaman yang dipilih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga mudah dipahami, dan nilai-nilai keislaman yang dimuat dalam bahan ajar sesuai dengan nilai alamiah materi pada bahan ajar.
3. Analisis Data Validasi Ahli Desain
Uraian data hasil validasi ahli desain terhadap pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam berdasarkan tabel 4.7 adalah sebagai berikut:
a. Kemenarikan desain cover pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa desain cover pada bahan ajar menarik.
b. Kesesuaian desain cover dengan isi materi memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa desain cover sangat sesuai dengan isi materi.
c. Kesesuaian gambar dengan materi yang dikembangkan pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa Gambar sesuai dengan materi yang dikembangkan pada bahan ajar.
d. Kesesuaian tata letak gambar pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa tata letak gambar pada bahan ajar sesuai.
e. Kesesuaian ukuran gambar pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran gambar pada bahan ajar sesuai.
f. Kesesuaian pemakaian jenis huruf pada bahan ajar dengan karakter siswa SD/MI kelas I memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa pemakaian jenis huruf pada bahan ajar sesuai dengan karakter siswa SD/MI kelas I.
g. Kesesuaian ukuran huruf yang digunakan dengan karakter siswa SD/MI kelas I memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran huruf yang digunakan sesuai dengan karakter siswa SD/MI kelas I.
h. Kesesuaian pengguanaan spasi dalam pengetikan materi dengan karakter siswa SD/MI kelas I memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan spasi dalam pengetikan materi sesuai dengan karakter siswa SD/MI kelas I.
i. Kemenarikan kombinasi warna yang digunakan dalam desain bahan ajar memperoleh nilai persentase 70%. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi warna yang digunakan dalam desain bahan ajar cukup menarik.
j. Kemenarikan desain layout pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa desain layout pada bahan ajar menarik.
Berdasarkan angket yang telah diisi ahli integrasi nilai-nilai Islam yaitu Bapak Yuniar Setyo Marandy, S.Sn penilaian mencapai tingkat kemenarikan 80%. Pada kualifikasi penilaian, persentase 80% dinyatakan menarik. Keterangan di atas menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan sesuai dengan siswa karena desain cover dan desain layout bahan ajar menarik. Pemilihan bentuk, jenis, ukuran, jarak, kombinasi warna, gambar dan tulisan yang terdapat pada bahan ajar sesuai dengan karakteristik yang diminati usia anak sekolah dasar kelas 1.
4. Analisis Data Validasi Ahli Pembelajaran Tematik
Uraian data hasil validasi ahli pembelajaran tematik terhadap pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam berdasarkan tabel 4.10 adalah sebagai berikut:
a. Kesesuaian KI dan KD dengan materi bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa KI dan KD sangat sesuai dengan materi bahan ajar.
b. Kesesuaian indikator dengan isi materi bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa Indikator dengan isi materi bahan ajar ini sangat sesuai.
c. Kelengkapan materi dalam bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa materi dalam bahan ajar lengkap.
d. Kesesuaian penggunaan kalimat dalam bahan ajar ini bagi siswa kelas I SD/MI memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kalimat dalam bahan ajar ini sesuai bagi siswa kelas I SD/MI.
e. Kesesuaian gambar, lagu, doa, ayat dan hadist pada bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa doa, ayat, hadist, gambar dan lagu pada bahan ajar sesuai.
f. Kemudahan dalam hal penyampaian materi menggunakan bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa penyampaian materi menggunakan bahan ajar ini mudah.
g. Keefektifan mengajar menggunakan bahan ajar memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa mengajar menggunakan bahan ajar sangat efektif.
h. Kemenarikan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar ini menarik.
i. Kesesuaian desain tampilan bahan ajar dengan karakteristik siswa kelas I SD/MI memperoleh nilai persentase 80%. Hal ini menunjukkan bahwa desain tampilan bahan ajar sesuai dengan karakteristik siswa kelas I SD/MI.
j. Kesesuaian tingkat kesulitan latihan soal pada bahan ajar ini memperoleh nilai persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesulitan latihan soal pada bahan ajar ini sangat sesuai.
Berdasarkan angket yang telah diisi ahli pembelajaran tematik yaitu Ibu Emi Khusmiati, S.Pd penilaian mencapai tingkat kevalidan 88%. Pada kualifikasi penilaian, persentase 88% dinyatakan sangat valid. Keterangan di atas menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan memiliki materi sesuai dengan KI, KD dan indikator, muatan materi lengkap, penggunaan kalimat dalam atau bahasa penulisaan sederhana, memudahkan guru menyampaikan materi pada siswa, pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik, desain tampilan menarik, dan tingkat kesulitan soal sesuai dengan karakteristik siswa kelas I SD/MI.
5. Analisa Data Validasi Uji Coba Lapangan
Uraian data hasil validasi uji coba lapangan terhadap pengembangan bahan ajar tematik melalui integrasi nilai-nilai Islam adalah sebagai berikut:
a. Nomor 1 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, belajar menggunakan buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat menyenangkan, dengan nilai persentase 90%.
b. Nomor 2 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, sampul buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat menarik, dengan nilai persentase 90%.
c. Nomor 3 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, belajar menggunakan buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat mudah, dengan nilai persentase 95%.
d. Nomor 4 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat bagus, dengan nilai persentase 95%.
e. Nomor 5 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, warna pada buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat bagus, dengan nilai persentase 95%.
f. Nomor 6 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, tidak ada kata-kata yang sulit dalam buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam, dengan nilai persentase 85%.
g. Nomor 7 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, tulisan dalam buku ajar trmatik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat mudah dibaca, dengan nilai persentase 95%.
h. Nomor 8 menunjukkan bahwa menurut siswa kelas I, gambar-gambar yang terdapat dalam buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam sangat menarik, dengan nilai persentase 90%.
i. Nomor 9 menunjukkan bahwa siswa kelas I menyukai lagu-lagu yang terdapat dalam buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam, dengan nilai persentase 85%.
j. Nomor 10 menunjukkan bahwa siswa kelas I, tidak merasa kesulitan dengan soal-soal yang terdapat dalam buku tematik dengan integrasi nilai-nilai Islam, dengan nilai persentase 80%.
Berdasarkan angket yang telah diisi 20 siswa kelas eksperimen, penilaian mencapai persentase 92,5% dan dinyatakan sangat valid atau
sangat menarik. Keterangan di atas menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan sesuai karena siswa menyukai desain sampul dan dalam bahan ajar, siswa merasa lebih mudah dan semangat belajar, tidak terdapat kata-kata yang sulit, tulisan mudah dibaca, kegiatan yang terdapat di dalam bahan ajar menyenangkan dan latihan soal-soalnya tidak terlalu sulit.
C. Analisis Efektivitas Pengembangan Bahan Ajar Tematik Melalui