• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Deskriptif

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

A. Analisis Deskriptif

1. Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia

Ekspor Indonesia mengalami peningkatan sebesar 23,69 persen pada Desember 2009 dibanding November 2009 yaitu dari US$ 10.775,4 juta menjadi US$ 13.328,5 juta. Pada tahun sebelumnya bulan Desember 2008, ekspor mengalami peningkatan sebesar 49,82 persen. Peningkatan ekspor Desember 2009 disebabkan oleh bertambahnya ekspor nonmigas sebesar 28,30 persen yaitu dari US$ 8.438,0 juta menjadi US$ 10.826,0 juta.

Tabel IV. 1

Perkembangan Ekspor Indonesia Januari – Desember 2009

Uraian

Nilai FOB(Juta US $) Pertumbuhan Desember

2009 terhadap November 2009(%) Perubahan Jan – Des 2009 terhadap 2008(%) Peran terhadap total Jan – Des 2009(%) November 2009 Desember 2009 Jan – Des 2008 Jan – Des 2009 Total Ekspor 10.775,4 13.328,5 137.020,4 116.490,4 23,69 14,98 100 Migas 2.337,4 2.502,5 29.126,3 19.018 7,07 -34,71 16,33 Minyak Mentah 743,1 955,7 12.418,8 7.820,3 28,62 -37,03 6,72 Hasl Minyak 246,2 296,3 3.547 2.261 20,35 -36,26 1,94 Gas 1.348,1 1.250,5 13.160,5 8.936,7 -7,24 -32,09 7,67 Non Migas 8.438 10.826 107.894,1 97.472,4 28,30 -9,66 83,67 Sumber: BPS, 2010: 2. 37

commit to user

Ekspor migas juga mengalami peningkatan sebesar 7,07 persen dari US$ 2.337,4 juta menjadi US$ 2.502,5 juta. Peningkatan ekspor migas disebabkan oleh meningkatnya ekspor komoditi minyak mentah sebesar 28,62 % menjadi US$ 955,7 juta dan ekspor hasil minyak naik sebesar 20,35 persen menjadi US$ 296,3 juta. Ekspor gas turun sebesar 7,24 % menjadi US$ 1.250,5 juta(BPS, 2010: 1). 2. Perkembangan Ekspor Kopi Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara pemasok kopi terbesar keempat didunia. Pendapatan yang diperoleh dari ekspor kopi juga cukup besar, sehingga ekspor kopi Indonesia ke dunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan yang terjadi dalam nilai ekspor kopi Indonesia selama tahun 2006 – 2009.

Tabel IV.2

Tabel Ekspor Kopi Indonesia ke Dunia

Sumber: Trade map, Trade Competitiveness Map, 2011.

Pada tahun 2009 Indonesia mengalami penurunan nilai ekspor kopi. Menurunnya nilai ekspor tersebut disebabkan oleh krisis keuangan dunia dan cuaca buruk. Kedua faktor tersebut juga mengakibatkan turunnya harga kopi Indonesia di pasar internasional dan menurunnya produksi kopi nasional.

Tahun Dunia US $ 2005 504.407 2006 588.502 2007 636.417 2008 991.458 2009 824.015

commit to user

Tabel IV.3

Nilai Ekspor Kopi Indonesia

Negara

Ekspor Indonesia(US $ Ribuan) Tahun 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Amerika Serikat 147.199 198.888 235.102 217.966 249.867 210.542 Jerman 53.739 97.301 98.607 101.873 213.506 151.736 Jepang 66.285 75.867 97.246 107.748 132.693 106.508 Italia 19.871 30.564 37.500 34.014 55.796 59.560 Inggris 8.919 20.386 17.127 19.132 34.806 28.626

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Kopi Indonesia sangat diminati oleh negara – negara didunia, terutama negara maju. Negara – negara maju seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Italia dan Inggris menjadi negara yang mengimpor kopi Indonesia dalam jumlah yang sangat besar. Dalam tabel IV.3 dapat dilihat perkembangan nilai ekspor kopi Indonesia ke lima negara maju tersebut. Selama tahun 2004 – 2009 terjadi peningkatan dari hampir setiap negara maju dalam mengimpor kopi dari Indonesia.

3. Negara Importir Kopi Indonesia a). Jepang

Jepang merupakan negara kepulauan yang berada di tepi barat Samudra

Pasifik, negara ini memiliki luas 377.819 km2 dengan Tokyo sebagai ibukotanya.

Negara Jepang meliputi lebih dari seribu pulau kecil dengan empat pulau utama, yaitu pulau Hokkaido, pulau Honshu, Shikoku dan Kyushu. Letak keempat pulau utama Jepang ini saling berdekatan sehingga dapat dihubungkan melalui terowongan, jembatan maupun jalan layang. Jepang mengalami iklim yang bervariasi, tiupan angin dari Siberia dan arus dingin samudra Hindia

commit to user

mempengaruhi iklim Hokkaido dan bagian utara Honshu. Dikawasan ini musim panas berlangsung singkat sedangkan musim dingin berlangsung lebih lama dengan curah salju yang tinggi.

Bagian selatan pulau Honshu serta Pulau Shikoku dan Kyushu mengalami musim panas lebih lama dengan udara yang lembab dan hangat. Pada saat musim dingin kawasan ini lebih sejuk karena terdapat tiupan angin hangat dari Samudra Pasifik serta pengaruh arus laut hangat Kuroshio yang mengalir dari kawasan Filipina menuju arah timur laut Jepang(Gifford, 2007: 306).

Gambar IV.1 Peta Jepang

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011.

Negara Jepang mampu melakukan swasembada beras meskipun hanya 13 persen lahan daratan Jepang yang cocok untuk ditanami. Beras merupakan kebutuhan pangan pokok negara Jepang, sehingga lebih dari 40 persen lahan

commit to user

pertanian digunakan untuk menanam padi. Penggunaan teknologi maju dalam pengolahan sawah dan pemanenan, metode irigasi, serta dukungan pemerintah merupakan faktor penentu kemajuan sektor pertanian di Jepang(Gifford, 2008: 308). Jepang mulai membangun industrinya pada akhir abad ke-19 dengan mengadopsi industri dari barat namun tetap mempertahankan budaya dan tradisi warisan leluhur. Ekonomi Jepang meningkat dengan pesat dengan bantuan dari pihak asing serta melakukan penghematan. Sejak tahun 1990, Jepang menjadi negara berteknologi maju dan termakmur kedua didunia. Pemerintah Jepang sangat melindungi perusahaan dalam negeri, sehingga banyak perusahaan Jepang yang menjalin kerja sama. Kerja sama tersebut menyulitkan perusahaan asing dalam menjual produknya di Jepang(Gifford, 2007: 309).

Tabel IV.4 Impor Kopi Jepang

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 57.790 2002 54.599 2003 60.148 2004 66.285 2005 75.867 2006 97.246 2007 107.748 2008 132.693 2009 106.508

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Jepang merupakan salah satu negara pengimpor kopi Indonesia. Ekspor kopi Indonesia ke Jepang mangalami peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun terjadi sedikit penurunan di beberapa tahun. Penurunan tersebut disebabkan oleh

commit to user

efek dari krisis ekonomi global yang terjadi pada tahun 2008. Meskipun demikian trend ekspor kopi dari Indonesia menunjukkan adanya kecenderungan untuk meningkat di setiap tahunnya.

b). Jerman

Jerman merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketiga didunia. Negara Jerman terletak di bagian tengah Benua Eropa dengan populasi mencapai 82.200.00 jiwa. Wilayah Jerman membentang dari Alpen disebelah selatan ke garis pantai sebelah utara yang berbatasan dengan Laut Utara dan Laut Baltik. Negara Jerman memiliki garis perbatasan sepanjang 3.621 km dengan luas

wilayah mencapai 357.021 km2. Jerman berbatasan dengan negara – negara maju

lainnya, seperti Belanda, Belgia, Denmark, Prancis, Swiss dan Republik Ceko. Bentang alam Jerman bervariasi, mencakup wilayah perbukitan dan pegunungan yang ditutupi hutan lebat, dataran, danau, dan sungai. Jerman dibagi menjadi 3 wilayah geografis utama, yaitu:

1). Dataran rendah yang luas di utara memanjang dari perbatasan dengan Belanda hingga ke perbatasan dengan Polandia. Wilayah ini terdiri dari dataran berpasir yang ditutupi semak belukar.

2). Dataran tinggi di bagian tengah yang memisahkan Jerman bagian utara dengan Jerman bagian selatan. Daerah ini terdiri dari sejumlah bukit, pegunungan, sungai dan lembah.

3). Bagian selatan terdiri dari perbukitan, pegunungan dan lembah yang ditutupi hutan lebat. Bagian selatan Jerman termasuk dalam rangkaian Pegunungan Alpen yang juga dikenal dengan Alpen Bavaria(Gifford, 2007: 170 – 171).

commit to user

Gambar IV. 2 Peta Jerman

Sumber : Central Intelligence Agency, 2011

Kemakmuran dan kekuatan Jerman berpangkal pada pembangunan sektor industri. Sebagian besar industri manufaktur dan pengolahan berada disebuah kota bernama Rurh yang terletak di bagian barat negara ini. Kemajuan industri Jerman memungkinkan negara ini menjadi negara eksportir terbesar kedua didunia. Seperempat angkatan kerja di Jerman terserap oleh sektor – sektor industri di Jerman. Kebanyakan sektor industri tersebut merupakan industri pembuatan barang elektronik rumah tangga dan industri pembuatan mesin – mesin berat untuk industri. Sejak tahun 1990-an, Jerman merupakan produsen kendaraan motor ketiga terbesar didunia. Kesuksesan Jerman tersebut tidak diiringi pengendalian terhadap polusi udara yang ditimbulkan oleh industri – industri di negara ini, sehingga wilayah hutan Jerman mengalami kerusakan yang parah.

commit to user

Hujan asam mengakibatkan hampir 50 persen pohon Hutan Hitam di Jerman rusak(Gifford, 2007: 173).

Tabel IV.5 Impor Kopi Jerman

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 35.624 2002 34.034 2003 47.124 2004 53.739 2005 97.301 2006 98.607 2007 101.873 2008 213.506 2009 151.736

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Berdasarkan Tabel IV.5, Jerman merupakan negara pengimpor kopi Indonesia terbesar kedua didunia setelah Amerika Serikat. Tingginya konsumsi kopi di negara ini menyebabkan negara Jerman mengimpor kopi dari Indonesia untuk memenuhi permintaan dari dalam negeri, sehingga dari tahun ke tahun impor kopi negara ini mengalami peningkatan.

c). Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara adi kuasa dengan jumlah penduduknya terbesar ketiga didunia. Amerika Serikat adalah negara pelopor manufaktur dan memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ibukota dari Amerika Serikat adalah Washington DC dengan jumlah penduduk yang terdapat dikota tersebut mencapai 4.923.000 jiwa. Negara Amerika Serikat merupakan negara federal yang mencakup 50 negara bagian, setiap negara bagian tersebut memiliki

commit to user

parlemen dan pemerintahannya sendiri yang memegang kekuasaan lokal. Dua pegunungan besar mendominasi bentang lahan negara Amerika Serikat, di wilayah barat terdapat pegunungan Rocky dengan puncaknya mencapai 4.000 m.

Gambar IV. 3 Peta Amerika Serikat

Sumber : Central Intelligence Agency, 2011.

Amerika Serikat bagian timur terdapat Pegunungan Appalachia yang membentang hampir sejajar dengan Samudra Atlantik sejauh 2.400 km. Bagian di antara kedua pegunungan tersebut merupakan daratan yang sangat luas dan dilintasi oleh banyak sungai. Sungai Mississippi yang digabung dengan anak sungainya, Sungai Missouri, merupakan sungai terpanjang ketiga didunia. Di bagian utara Amerika Serikat berbatasan dengan Kanada, kedua negara ini berbagi

wilayah rangkaian perairan danau yang disebut Danau Besar(Great Lakes) yang

menempati perbatasan kedua negara.

Amerika Serikat kaya akan sumber daya alam seperti logam(timah dan besi), minyak bumi dan kayu. Seperlima cadangan dari batu bara dunia terdapar di negara Amerika Serikat. Sebagian besar lahan yang membentang di bagian negara

commit to user

ini bertanah subur, sehingga dapat digunakan untuk menanam tanaman jagung, tanaman sereal dalam jumlah besar, dan menjadi tempat menggembala sekitar 100 juta ternak(Gifford, 2007: 64).

Tabel IV.6

Impor Kopi Amerika Serikat

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 67.670 2002 78.118 2003 101.204 2004 147.199 2005 198.888 2006 235.102 2007 217.966 2008 249.867 2009 210.542

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

California merupakan negara bagian di Amerika Serikat yang memiliki penduduk paling banyak dengan jumlah penduduknya mencapai 34 juta jiwa. Negara bagian di wilayah barat ini banyak di datangi banyak orang karena daya tarik industri film, musik, hiburan dan berbagai peluang bisnis yang terdapat di daerah ini. California merupakan salah satu pusat pengembangan komputer dan teknologi tinggi yang paling besar didunia. Silicon Valley merupakan wilayah industri yang membentang lebih dari 40 km. Di Silicon Valley terdapat pusat dan kantor dari berbagai perusahaan komputer terkemuka(Gifford, 2007: 84).

Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar didunia sekaligus sebagai negara terbesar pengimpor kopi Indonesia. Tingginya jumlah penduduk dan konsumsi kopi menyebabkan meningkatnya

commit to user

permintaan akan kopi dari negara ini. Tingginya permintaan tersebut ditutupi dengan mengimpor kopi dari seluruh dunia, salah satunya dari Indonesia.

d). Belgia

Belgia merupakan negara yang terletak di sebelah barat Jerman dan

Luxemburg dengan luas wilayah sekitar 30.528 km2. Ibukota negara ini adalah

Brussel dengan populasinya mencapai 1.076.00 jiwa. Daerah bagian utara dari Belgia memiliki bentang alam yang sama dengan Belanda, yaitu berupa lahan pantai yang datar, tidak jauh di atas permukaan laut dan dihubungkan melalui delta, sungai serta kanal. Sebagian besar garis pantai Belgia ditandai dengan serangkaian bukit pasir raksasa yang memiliki ukuran terbesar di seluruh Eropa. Pesisir pantai disebelah selatan merupakan dataran tinggi utama yang merupakan lahan pertanian terbaik di negara ini, sementara wilayah tenggara merupakan bagian Ardennes, yaitu daerah berbatu dan berhutan lebat dengan ketinggian rata – rata 460 meter. Sungai utama di Belgia adalah sungai Meuse, yang terhubung dengan sungai – sungai dan kanal – kanal yang lain.

Letak Belgia sangat strategis, negara ini diapit oleh beberapa negara Eropa lain seperti Prancis, Luxemburg, Jerman, dan Belanda. Adanya akses ke laut melalui pelabuhan Antwerpen, membuat sektor perdagangan negara ini berkembang cukup pesat. Antwerpen merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Eropa, pelabuhan ini terletak sekitar 80 km dari Laut Utara(Gifford, 2007: 166). Jutaan ton barang diekspor dan diimpor melalui pelabuhan ini setiap tahunnya. Sektor perdagangan di Belgia meliputi ekspor hasil industri pengolahan logam, baja, pembuatan pakaian, karpet, serta pembuatan mesin – mesin industri.

commit to user

Kebutuhan listrik untuk industri negara ini dipenuhi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang mampu memenuhi dua per tiga kebutuhan negara Belgia.

Gambar IV. 4 Peta Belgia

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011.

Negara Belgia mampu memperoleh pendapatan yang besar meskipun memiliki bahan baku yang sangat terbatas. Kekurangan bahan baku tersebut diatasi dengan mengimpor bahan baku dari luar negeri, kemudian bahan baku tersebut diolah menjadi barang jadi atau setengah jadi, lalu diekspor kembali dengan harga jual yang jauh lebih tinggi dari harga bahan baku saat diimpor.

Negara Belgia juga merupakan salah satu pengimpor kopi Indonesia. Meskipun tidak terlalu besar seperti Amerika Serikat dan Jerman, tetapi Belgia dapat menjadi importir yang potensial bagi Indonesia di masa depan. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan impor kopi Indonesia yang meningkat cukup tinggi pada tahun 2008.

commit to user

Tabel IV.7 Impor Kopi Belgia

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 2.804 2002 3.190 2003 3.654 2004 3.638 2005 5.408 2006 8.120 2007 7.638 2008 20.742 2009 14.616

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Bertambah besarnya impor kopi negara tersebut dapat menunjukkan peningkatan konsumsi dan permintaan kopi yang terjadi di Belgia. Diharapkan untuk kedepannya negara Belgia dapat berkembang menjadi negara pengimpor kopi Indonesia terbesar setelah keempat negara yang telah ada.

e). Perancis

Perancis merupakan negara yang memiliki luas wilayah seluas 547.030

km2 dengan ibukota bernama Paris. Enam puluh persen wilayah Perancis terletak

pada ketinggian dibawah 250 meter. Sebagian besar wilayah Perancis terdiri dari dataran bergelombang, wilayah perbukitan, lembah dan sungai. Bagian barat laut merupakan wilayah Normandi dan Britani yang lebih berbukit dengan garis pantai yang menjorok ke daratan. Di barat laut terdapat Vosges, sekumpulan puncak gunung yang perlahan – lahan membulat selam lebih dari 200 juta tahun. Sebelah selatan Vosges terdapat pegunungan Jura yang membentang ke Swiss dengan

commit to user

puncaknya mencapai 1.710 meter. Jura dan Vosges terlihat kecil bila dibandingkan dengan Pegunungan Alpen yang terletak disebelah timur Perancis.

Dataran tinggi diwilayah tengah bagian selatan disebut Massif Sentral, massif Sentral meliputi 15 persen wilayah Prancis yang terbentuk sejak 300 juta tahun yang lalu. Pembentukan dataran tinggi ini terhalangi oleh Pegunungan Alpen yang mulai terbentuk sejak 65 juta tahun yang lalu. Adanya aktivitas vulkanik yang terjadi 10.000 tahun yang lalu menyisakan bukit – bukit dengan

puncak kerucut yang disebut dengan puys(Gifford, 2007: 175).

Gambar IV.5 Peta Perancis

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011

Perancis beriklim sedang tetapi bervariasi dibeberapa bagian wilayah. Di wilayah barat dan utara, angin dari Samudra Atlantik menyebabkan mendung, membuat cuaca mudah berubah. Hal ini membantu menurunkan suhu pada musim panas dan manikkan suhu pada musim dingin. Di Perancis selatan dan Massif

commit to user

Sentral suhu sehari – hari berkisar antara 170 C hingga 200 C pada musim panas.

Hujan sangat bervariasi di Perancis, beberapa daerah diwilayah Perancis bagian utara menerima curah hujan lebih dari 300 mm, sementara beberapa kawasan pegunungan menerima curah hujan 1.300 mm setiap tahun(Gifford, 2007: 177).

Tabel IV.8 Impor Kopi Perancis

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 2.161 2002 3.257 2003 2.348 2004 3.906 2005 6.597 2006 4.190 2007 4.181 2008 17.708 2009 15.778

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010

Perancis telah lama menjadi kekuatan industri sejak Perang Dunia II, meskipun Perancis terbilang lamban dalam mengembangkan industri. Pembangunan industri Perancis ditopang oleh adanya sumber daya mineral dalam jumlah besar, terutama kandungan biji besi yang merupakan salah satu yang terbesar di Eropa. Perancis merupakan negara yang paling banyak memanfaatkan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Sekitar 70% kebutuhan listrik diperoleh dari pembangkit listrik tenaga nuklir. Selain itu negara Perancis merupakan salah satu pusat kemajuan teknik di Eropa. Banyak perusahaan Perancis berkonsentrasi dalam usaha pembuatan mesin dan alat – alat pertahanan. Kemajuan industri ini mengakibatkan polusi air dan udara di Prancis. Sekitar 15

commit to user

juta hektar hutan Perancis rusak karena adanya hujan asam yang terjadi akibat adanya polusi(Gifford, 2007: 178).

Tabel IV.8 menunjukkan peningkatan impor kopi yang signifikan oleh negara Perancis. Pada tahun 2007 Perancis hanya mengimpor kopi sebesar 4.181.000 US$, namun pada tahun 2008 terjadi peningkatan yang sangat besar. Negara – negara maju seperti Perancis dan Belgia dapat menjadi negara yang potensial bagi Indonesia untuk mengembangkan ekspor kopinya. Pada tahun 2008 terlihat pertambahan impor yang cukup signifikan. Hal tersebut bukan tidak mungkin akan meningkat jauh lebih besar pada tahun – tahun berikutnya.

f). Italia

Gambar IV. 6 Peta Italia

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011.

Italia merupakan negara industri pertama di Eropa yang bertumpu pada

commit to user

populasi mencapai 56.306.000 jiwa. Sebagian besar bentang lahan Italia merupakan semenanjung panjang yang menjorok ke Laut Tengah. Di sebelah utara Italia berbatasan dengan lima negara, yaitu Prancis, Swiss, Monako, Austria dan Slovenia. Di dalam wilayah negara Italia terdapat dua negara independen, yaitu Vatikan dan San Marino. Dataran Lombardy yang terletak di sebelah timur – laut Italia adalah dataran terbesar di negara ini. Dataran ini merupakan lahan pertanian yang paling subur sekaligus daerah pemukiman yang paling padat. Dataran Lombardy dilintasi oleh sungai Po, sungai Po merupakan sungai terpanjang di Italia yang mengalir sejauh 652 km(Gifford, 2007: 202).

Tabel IV.9 Impor Kopi Italia

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 15.648 2002 12.101 2003 20.327 2004 19.871 2005 30.564 2006 37.500 2007 34.014 2008 55.796 2009 59.560

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Italia adalah salah satu dari lima negara tujuan wisata paling terkenal didunia. Iklim Laut Tengah yang hangat, danau, pegunungan, situs peninggalan Kekaisaran Romawi Kuno dan olah raga ski es pada musim dingin merupakan daya tarik dari negara ini. Pada tahun 2001, 41 juta wisatawan mengunjungi

commit to user

negara ini. Para wisatawan tersebut tertarik untuk menyaksikan kekayaan sejarah, budaya, dan masakan dari Italia(Gifford, 2007: 204).

Minat masyarakat dunia terhadap sektor pariwisata di Italia cukup tinggi, hal ini berimbas pada tingginya permintaan kopi di negara ini. Perubahan yang terjadi dan cenderung stabil pada impor kopi negara ini menunjukkan bahwa negara Italia mampu menjadi negara pengimpor kopi Indonesia yang dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan terhadap penerimaan negara Indonesia.

g). Spanyol

Spanyol merupakan negara terbesar keempat di Eropa dan merupakan negara yang kaya akan budaya, sejarah, dan arsitektur yang indah. Negara ini memiliki populasi sebesar 40.847.000 jiwa dengan beribukota di Madrid. Spanyol berbatasan dengan Portugal, Prancis dan Andorra dengan wilayah yang meliputi Kepulauan Balearik, Kanari dan tiga pulau kecil di lepas pantai Afrika. Negara Spanyol memiliki garis pantai yang panjang di Samudra Atlantik yang meliputi bagian utara, barat laut, serta bagian timur dari Spanyol yang menghadap ke Laut Tengah(Gifford, 2007: 196). Sebagian wilayah dari Spanyol beriklim hangat dengan beberapa variasi iklim karena adanya perbedaan lokasi dan ketinggian.

Bila suhu di wilayah utara pada musim dingin dapat turun hingga minus 00 C,

suhu rata – rata di Malaga pada saat bersamaan adalah 13,90 C(Gifford, 2007:

197).

Sebagian besar wilayah Spanyol menerima curah hujan kurang dari 600 mm per tahun. Namun terdapat suatu daerah yang mengalami kekeringan

commit to user

sehingga lahan pertanian wilayah tersebut sangat bergantung pada sistem irigasi. Spanyol merupakan negara pertanian, hasil pertanian dari negara ini adalah gula bit, sereal, buah sitrus dan anggur. Hasil pertanian terbesar dari negara Spanyol adalah anggur, Spanyol juga dikenal sebagai salah satu produsen anggur terbesar didunia. Pada tahun 2000 Spanyol memproduksi lebih dari 6 juta ton anggur. Negara ini mengalami industrialisai yang cukup cepat dalam kurun waktu 4 dekade terakhir. Spanyol juga merupakan negara tujuan wisata terbesar ke lima didunia.

Gambar IV.7 Peta Spanyol

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011.

Pada tahun 2000 pendapatan dari sektor pariwisata mencapai lebih dari 30 miliar dolar AS. Wisatawan yang datang ke Spanyol mayoritas berasal dari Jerman dan Inggris Raya. Daya tarik utama dari pariwisata di Spanyol adalah

commit to user

cuaca yang hangat, pantai – pantai yang indah di kawasan Laut Tengah, serta kota – kota budaya dan sejarah yang terdapat di Madrid, Barcelona dan Valencia(Gifford, 2007: 199).

Tabel IV.10 Impor Kopi Spanyol

Tahun Impor dari

Indonesia(US $ 000) 2001 2.915 2002 1.470 2003 3.937 2004 4.299 2005 7.919 2006 7.175 2007 3.443 2008 5.697 2009 18.220

Sumber: Trade Map, Trade Competitiveness Map, 2010.

Spanyol memberikan kontribusi yang sangat baik terhadap penerimaan negara Indonesia pada tahun 2009. Peningkatan impor oleh Spanyol menunjukkan bahwa negara ini mampu menjadi salah satu pengimpor utama kopi Indonesia di masa yang akan datang.

h). Kerajaan Inggris Raya(United Kingdom)

Negara berpenduduk sekitar 58.789.000 jiwa ini terletak dilepas pantai barat laut Eropa. Wilayah teritorial Kerajaan Inggris meliputi Kepulauan Britania Raya, timur laut Irlandia, dan sebagian pulau – pulau kecil dilepas pantai. Arus Teluk yang beraliran hangat mengakibatkan negara ini beriklim sedang dengan curah hujan yang relatif tinggi, serta musim dingin yang lebih sejuk bila dibandingkan dengan wilayah lain di garis lintang yang sama. Secara umum

commit to user

bagian selatan cenderung lebih hangat dan bagian barat cenderung mengalami curah hujan yang lebih tinggi(Gifford, 2007: 162).

Gambar IV.8 Peta Inggris

Sumber: Central Intelligence Agency, 2011.

Kerajaan Inggris memiliki bentang alam yang sangat bervariasi, seperti dataran rendah dengan ketinggian sedikit diatas permukaan laut hingga rangkaian pegunungan yang meliputi wilayah Wales, Skotlandia dan bagian utara Inggris. Kerjaan Inggris Raya memiliki sejumlah besar sungai yang saling menyilang mengaliri ini. Sehingga kebanyakan kota – kota utama di Inggris terletak di tepi sungai, seperti London yang terletak ditepi sungai Thames dan Newcastle yang terletak di tepi sungai Tyne.

Dokumen terkait