HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian .1 Analisis Deskriptif
4.2.1.2 Analisis Deskriptif Jawaban Responden
Deskripsi jawaban responden menggambarkan bagaimana frekuensi jawaban responden atas pernyataan yang diajukan dalam kuesioner. Berikut ini dapat dilihat frekuensi jawaban responde tentang variabel iklim kerja (X1), variabel pengembangan karir (X2), variabel Kepuasan Kerja (Y1) dan variabel variabel komitmen organisasi (Y2).
Tabel 4.5
Frekuensi Jawaban Responden Tentang Variabel Iklim Kerja (X1)
Butir Penilaian SS S KS TS STS Total F % f % f % f % F % F % 1 8 12,5 50 78,1 6 9,4 0 0,0 0 0,0 64 100 2 8 12,5 54 84,4 2 3,1 0 0,0 0 0,0 64 100 3 4 6,3 58 90,6 2 3,1 0 0,0 0 0,0 64 100 4 5 7,8 54 84,4 5 7,8 0 0,0 0 0,0 64 100 5 11 17,2 53 82,8 0 0,0 0 0,0 0 0,0 64 100 6 6 9,4 54 84,4 4 6,3 0 0,0 0 0,0 64 100
8 6 9,4 52 81,3 6 9,4 0 0,0 0 0,0 64 100
9 10 15,6 49 76,6 5 7,8 0 0,0 0 0,0 64 100
10 4 6,3 42 65,6 18 28,1 0 0,0 0 0,0 64 100
11 5 7,8 39 60,9 19 29,7 1 1,,6 0 0,0 64 100
Sumber: PDAM Tirtanadi Medan dengan Pengolahan SPSS (2014)
Berdasarkan Tabel 4.5, dapat diketahui bahwa:
1. Untuk Q1 (Peran anggota organisasi dalam bekerja sudah disesuaikan dengan tugas masing-masing) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 50 responden (78,1%) Setuju (S), dan 6 responden (9,4%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa setiap karyawan bekerja sesuai dengan tugas masing-masing.
2. Untuk Q2 (Organisasi saya memberikan tanggung jawab kepada saya untuk menjalankan tugas dengan baik) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (84,4%) Setuju (S), dan 2 responden (3,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa setiap karyawan dituntut untuk memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan baik.
3. Untuk Q3 (Organisasi saya berjalan penuh procedural (birokrasi) terdapat 4 responden (6,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 58 responden (90,6%) Setuju (S), dan 2 responden (3,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju
(STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum cenderung penuh prosedural yang harus dilakukan setiap karyawan dalam pelaksanaan tugas.
4. Untuk Q4 (Organisasi saya memusatkan perhatian terhadap detail pekerjaan yang telah dikerjakan.) terdapat 5 responden (7,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (84,4%) Setuju (S), dan 5 responden (7,8%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum organisasi sangat memperhatikan hal-hal yang detail dalam setiap pelaksanaan kerja.
5. Untuk Q5 (Pengambilan keputusan selalu dimusyawarahkan kepada anggota kelompok) terdapat 11 responden (17,2%) menjawab Sangat Setuju (SS), dan 53 responden (82,8%) menjawab Setuju (S), Ini menunjukkan bahwa secara umum pengambilan keputusan dimusyawarahkan kepada anggota kelompok.
6. Untuk Q6 (Pemecahan masalah dilakukan dengan mempertimbangkan pendapat-pendapat anggota kelompok) terdapat 6 responden (9,4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (84,4%) Setuju (S), dan 4 responden (6,3%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum dalam memecahkan persoalan dengan mempertimbangkan pendapat anggota kelompok pada masing-masing bagian.
7. Untuk Q7 (Kelompok kerja selalu mengejar prestasi untuk mendapatkan imbalan) terdapat 7 responden (10,9%) menjawab Sangat Setuju (SS), 53 responden
(82,8%) Setuju (S), dan 4 responden (6,3%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum kelompok kerja berusaha berprestasi agar mendapat imbalan baik berupa bonus maupun promosi jabatan.
8. Untuk Q8 (Jabatan dalam perusahaan dapat membedakan kedudukan seorang karyawan) terdapat 6 responden (9,4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 52 responden (81,3%) Setuju (S), dan 6 responden (9,4%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum jabatan dalam perusahaan dapat membedakan kedudukan antar karyawan.
9. Untuk Q9 (Atasan saya akan memberikan kritik yang membangun atas kesalahan yang saya lakukan) terdapat 10 responden (15,6%) menjawab Sangat Setuju (SS), 49 responden (76,6%) Setuju (S), dan 5 responden (7,8%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum atasan akan memberikan kritik yang membangun jika karyawan melakukan suatu kesalahan.
10. Untuk Q10 (Ada sikap saling percaya dalam kelompok untuk menyelesaikan suatu pekerjaan) terdapat 4 responden (6,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 42 responden (65,5%) Setuju (S), dan 18 responden (28,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum terdapat
sikap saling percaya antar sesama anggota kelompok, meskipun masih terdapat sebagian responden yang menilai bahwa sikap saling percaya masih kurang antar sesama anggota kelompok kerja.
11. Untuk Q11 (Kelompok kerja bersikap konsisten sesuai dengan nilai kebijakan organisasi) terdapat 5 responden (7,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 39 responden (60,9%) Setuju (S), 19 responden (29,7%) Kurang Setuju (KS), dan 1 responden (1,6%) menjawab Tidak Setuju (TS) serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa mayoritas kelompok kerja bersikap konsisten dalam menerapkan kebijkan organisasi namun masih terdapat sebagian responden yang menilai bahwa masih terdapat beberapa anggota kelompok yang tidak konsisten terhadap nilai dan kebijakan organisasi
Tabel 4.6
Frekuensi Jawaban Responden Tentang Variabel Pengembangan Karir (X2)
Butir Penilaian SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % F % 1 23 35,9 40 62,5 1 1,6 0 0,0 0 0,0 64 100 2 9 14,1 55 85,9 0 0,0 0 0,0 0 0,0 64 100 3 12 18,8 42 65,6 10 15,6 0 0,0 0 0,0 64 100 4 12 18,8 52 81,3 0 0,0 0 0,0 0 0,0 64 100 5 13 20,3 41 64,1 10 15,6 0 0,0 0 0,0 64 100 6 6 9,4 48 75,0 10 15,6 0 0,0 0 0,0 64 100 7 2 3,1 38 59,4 24 37,5 0 0,0 0 0,0 64 100 8 5 7,8 38 59,4 21 32,8 0 0,0 0 0,0 64 100
Sumber: PDAM Tirtanadi Medan dengan Pengolahan SPSS (2014)
Berdasarkan Tabel 4.6, dapat diketahui bahwa:
1. Untuk Q1 (Program pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan setiap karyawan dalam pelaksanaan tugas) terdapat 23 responden (35,9%)
responden (1,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa program pendidikan dan pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan karyawan.
2. Untuk Q2 (Setiap program pendidikan dan pelatihan mudah untuk diikuti) terdapat 9 responden (14,1%) menjawab Sangat Setuju (SS), dan 55 responden (85,9%) menjawab Setuju (S), serta tidak ada responden yang menjawab Kurang Setuju (KS), Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa keseluruhan responden dapat dengan mudah mengikuti pelatihan.
3. Untuk Q3 (Para instruktur mampu untuk memberikan materi pendidikan dan pelatihan dengan baik) terdapat 12 responden (18,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 42 responden (65,5%) Setuju (S), dan 10 responden (15,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa para instruktur yang ditunjuk untuk memberikan pelatihan memiliki kompetensi yang sesuai dengan materi pelatihan yang diberikan.
4. Untuk Q4 (Program pendidikan dan pelatihan yang diberikan perusahaan dapat mempermudah penyelesaian pekerjaan) terdapat 12 responden (18,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), dan 52 responden (81,3%) menjawab Setuju (S), serta tidak ada responden yang menjawab Kurang Setuju (KS), Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini
menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan sangat membantu karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan.
5. Untuk Q5 (Pergantian posisi pekerjaan ditujukan untuk menumbuhkan kembali semangat kerja para karyawan) terdapat 13 responden (20,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 41 responden (64,1%) Setuju (S), dan 10 responden (15,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum pergantian posisi pekerjaan atau rotasi dilakukan agar karyawan tidak jenuh dengan pekerjaannya serta dapat menumbuhkan semangat baru dalam bekerja.
6. Untuk Q6 (Semua karyawan berprestasi akan mendapatkan kesempatan untuk pergantian posisi jabatan) terdapat 6 responden (9,4%) menjawab Sangat Setuju (SS), 48 responden (75,0%) Setuju (S), dan 10 responden (15,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum karyawan yang berprestasi akan medapat kesempatan untuk di promosikan.
7. Untuk Q7 (Saya merasa puas dengan promosi jabatan yang saya dapatkan) terdapat 2 responden (3,1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 38 responden (59,4%) Setuju (S), dan 24 responden (37,5%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa puas dengan promosi jabatan yang diperoleh, namun masih terdapat
sebagian responden yang merasa kurang puas karena promosi jabatan yang diberikan hanya bersifat rotasi atau promosi sementara.
8. Untuk Q8 (Kesempatan setiap karyawan untuk meningkatkan jabatan sesuai dengan ketentuan yang ada) terdapat 5 responden (7,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 38 responden (59,4%) Setuju (S), dan 21 responden (32,8%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa setiap karyawan mendapat kesempatan yang sama untuk dipromosikan, namun masih ada sebagian responden yang menilai bahwa promosi jabatan yang diberikan terkadang cenderung diskriminatif bagi sebagian karyawan
Tabel 4.7
Frekuensi Jawaban Responden Tentang Variabel Kepuasan Kerja (Y1)
Butir Penilaian SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % F % 1 9 14,1 47 73,4 8 12,5 0 0,0 0 0,0 64 100 2 8 12,5 45 70,3 11 17,2 0 0,0 0 0,0 64 100 3 8 12,5 46 71,9 10 15,6 0 0,0 0 0,0 64 100 4 4 6,3 48 75,0 12 18,8 0 0,0 0 0,0 64 100 5 4 6,3 54 84,4 6 9,4 0 0,0 0 0,0 64 100 6 8 12,5 48 75,0 8 12,5 0 0,0 0 0,0 64 100 7 4 6,3 51 79,7 9 14,1 0 0,0 0 0,0 64 100 8 7 10,9 55 85,9 2 3,1 0 0,0 0 0,0 64 100 9 12 18,8 32 50,0 19 29,7 1 1,6
Sumber: PDAM Tirtanadi Medan dengan Pengolahan SPSS (2014)
Berdasarkan Tabel 4.7, dapat diketahui bahwa:
1. Untuk Q1 (Setiap karyawan bersedia saling membantu dalam penyelesaian pekerjaan) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 46 responden (71,9%) Setuju (S), dan 10 responden (15,6%) Kurang Setuju
(KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum sebagian besar responden bersedia saling membantu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
2. Untuk Q2 (Antar karyawan memberikan dorongan yang positif dengan sesama) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 45 responden (70,3%) menjawab Setuju (S), dan 11 responden (17,2%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum sesama karyawan saling memberi dorongan yang positif.
3. Untuk Q3 (Saya merasa kompensasi yang saya terima sesuai dengan pekerjaan yang saya lakukan) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 46 responden (71,9%) Setuju (S), dan 10 responden (15,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa bahwa kompensasi yang diterima sebanding dengan beban kerja yang diberikan.
4. Untuk Q4 (Atasan saya senantiasa bersedia untuk membantu setiap karyawannya) terdapat 4 responden (6,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 48 responden (75,0%) menjawab Setuju (S), dan 12 responden (18,8%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara
umum atasan bersedia membantu karyawan yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
5. Untuk Q5 (Atasan saya mampu untuk mengayomi bawahannya dengan baik) terdapat 4 responden (6,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 54 responden (84,4%) Setuju (S), dan 6 responden (15,6%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa atasan mampu mengayomi bawahannya dengan baik.
6. Untuk Q6 (Pekerjaan saya membuat saya dapat mengembangkan karir) terdapat 8 responden (12,5%) menjawab Sangat Setuju (SS), 48 responden (75,0%) Setuju (S), dan 8 responden (12,5%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang diberikan dapat mengembangkan diri setiap karyawan.
7. Untuk Q7 (Pekerjaan yang saya lakukan sesuai dengan keahlian yang saya miliki) terdapat 4 responden (6,3%) menjawab Sangat Setuju (SS), 51responden (79,7%) Setuju (S), dan 9 responden (14,1%) Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahliannya. 8. Untuk Q8 (Organisasi saya memberikan kontribusi yang baik bagi karir
saya) terdapat 7 responden (10,9%) menjawab Sangat Setuju (SS), 55 responden (85,9%) Setuju (S), dan 2 responden (3,1%) Kurang Setuju (KS),
serta tidak ada responden yang menjawab Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum organisasi memberikan kontribusi yang baik dalam pengembangan karir karyawan. 9. Untuk Q9 (Organisasi tempat saya bekerja cukup memberi kesempatan
kepada pegawai untuk maju) terdapat 12 responden (18,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 32 responden (50,0%) Setuju (S), 19 responden (29,7%), Kurang Setuju (KS), dan 1 responden (1,6 Tidak Setuju (TS) serta tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum organisasi memberikan kesempatan bagi karyawan untuk maju, namun masih terdapat sebagian karyawan yang menilai bahwa perusahaan kurang memberikan kesempatan yang sama bagi karyawan untuk maju.
Tabel 4.8
Frekuensi Jawaban Responden Tentang Variabel Komitmen Organisasi (Y2)
Butir Penilaian SS S KS TS STS Total f % f % f % f % f % F % 1 30 46,9 31 48,4 3 4,7 0 0,0 0 0,0 64 100 2 27 42,2 37 57,8 0 0,0 0 0,0 0 0,0 64 100 3 22 34,4 42 65,6 0 0,0 0 0,0 0 0,0 64 100 4 23 35,9 36 56,3 5 7,8 0 0,0 0 0,0 64 100 5 21 32,8 39 60,9 4 6,3 0 0,0 0 0,0 64 100 6 9 14,1 52 81,3 3 4,7 0 0,0 0 0,0 64 100 7 11 17,2 49 76,6 4 6,3 0 0,0 0 0,0 64 100 8 3 4,7 46 71,9 15 23,4 0 0,0 0 0,0 64 100
Sumber: PDAM Tirtanadi Medan dengan Pengolahan SPSS (2014)
Berdasarkan Tabel 4.8, dapat diketahui bahwa:
1. Untuk Q1 (Saya berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh perusahaan) terdapat 30 responden (46,9%) menjawab Sangat
Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden berusaha ikut berpartisipasi dalam setiap kegitan yang diadakan perusahaan.
2. Untuk Q2 (Saya berusaha melibatkan diri dalam setiap keputusan yang diambil) terdapat 27 responden (42,2%) menjawab Sangat Setuju (SS), dan 37 responden (57,8%) menjawab Setuju (S), serta tidak ada responden yang menjawab Kurang Setuju (KS), serta Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden melibatkan diri dalam setiap keputusan yang diambil.
3. Untuk Q3 (Saya ingin selalu melibatkan diri pada setiap kegiatan didalam organisasi) terdapat 22 responden (34,4%) menjawab Sangat Setuju (SS), dan 42 responden 65,6%) menjawab Setuju (S), serta tidak ada responden yang menjawab Kurang Setuju (KS), serta Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden melibatkan diri dalam setiap kegiatan organisasi.
4. Untuk Q4 (Saya lebih memilih untuk tetap bekerja pada perusahaan ini) terdapat 23 responden (35,9%) menjawab Sangat Setuju (SS), 36 responden (56,3%) Setuju (S), dan 5 responden (7,8%), Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden ingin tetap bekerja pada perusahaan.
5. Untuk Q4 (Saya selalu berusaha untuk memaksimalkan kinerja demi kemajuan perusahaan) terdapat 21 responden (32,8%) menjawab Sangat Setuju (SS), 39 responden (60,9%) Setuju (S), dan 4 responden (6,3%), Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden ingin memaksimalkan kinerja demi kemajuan perusahaan.
6. Untuk Q6 (Saya memahami setiap peraturan yang ditetapkan sebagai bentuk komitmen saya dalam melaksanakan pekerjaan) terdapat 9 responden (14,1%) menjawab Sangat Setuju (SS), 52 responden (81,3%) Setuju (S), dan 3 responden (4,7%), Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden memahami setiap peraturan yang ditetapkan perusahaan.
7. Untuk Q7 (Saya merasa bangga dapat bekerja pada perusahaan ini) terdapat 11 responden (17,2%) menjawab Sangat Setuju (SS), 49 responden (76,6%) Setuju (S), dan 4 responden (6,3%), Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden merasa bangga bekerja pada perusahaan.
8. Untuk Q8 (Saya siap menerima segala sanksi atas kesalahan yang saya lakukan) terdapat 3 responden (4,7%) menjawab Sangat Setuju (SS), 46 responden (71,9%) Setuju (S), dan 15 responden (23,4%), Kurang Setuju (KS), serta tidak ada responden yang Tidak Setuju (TS) maupun Sangat
Tidak Setuju (STS). Ini menunjukkan bahwa secara umum responden siap menerima segala sanksi atas kesalahan yang dilakukan, namun masih terdapat sebagian responden yang kurang setuju karena menilai kesalahan dapat terjadi oleh banyak faktor.