• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

2. Analisis Deskriptif Variabel

Kuesioner yang telah disebarkan pada penelitian ini diukur dengan menggunakan Skala Likert untuk menanyakan tanggapan responden terhadap variabel motivasi (X1), komunikasi (X2), lingkungan (X3), sanksi (X4), dan disiplin kerja (Y).

a. Motivasi

Tabel 4.4

Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Motivasi

Butir Frekuensi

SS % S % KS % TS % STS %

1 30 37,0 45 55,6 4 4,9 2 2,5 0 0

3 17 21,0 59 72,8 5 6,2 0 0 0 0

4 15 18,5 60 74,1 5 6,2 1 1,2 0 0

Sumber: Hasil Penelitian (data diolah, 2011) Berdasarkan Tabel 4.4, dapat dilihat bahwa:

1) Pada butir 1 (Bapak/Ibu mematuhi aturan yang berlaku tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak lain) 30 responden (37,0 %) menjawab sangat setuju, 45 responden (55,6 %) menjawab setuju, 4 responden (4,9 %) menjawab kurang setuju, dan 2 responden menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada yang memilih jawaban sangat tidak setuju.

2) Pada butir 3 (kebutuhan akan kesejahteraan, status, penghargaan, dan sebagainya, memotivasi Bapak/Ibu untuk bekerja sesuai dengan aturan

yang ada pada instansi Bapak/Ibu) 17 responden (21,0%) menjawab sangat setuju, 59 responden (72,8 %) menjawab setuju, 5 responden (6,2 %) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju..

3) Pada butir 4 (motivasi untuk memenuhi kebutuhan akan prestasi kerja, menjadikan Bapak/Ibu semakin meningkatkan disiplin kerja) 15

responden (18,5%) menjawab sangat setuju, 60 responden (74,1 %) menjawab setuju, 5 responden (6,2 %) menjawab kurang setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada yang memilih jawaban sangat tidak setuju.

Berdasarkan penjelasan Tabel 4.4. diketahui bahwa dalam melaksanakan tugas, responden sudah mengetahui aturan yang berlaku, sehingga mereka lebih banyak memilih untuk mematuhi aturan tersebut tanpa adanya paksaan dari pihak lain. Mayoritas dari responden juga menyetujui bahwa kebutuhan akan prestasi kerja mendorong mereka untuk mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan.

Tabel 4.5

Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Komunikasi

Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 4 4,9 45 55,6 32 39,5 0 0 0 0 2 1 1,2 46 56,8 32 39,5 2 2,5 0 0 3 8 9,9 64 79,0 6 7,4 3 3,7 0 0 4 5 6,2 66 81,5 9 11,1 1 1,2 0 0 5 8 9,9 31 38,3 39 48,1 3 3,7 0 0 6 5 6,2 69 85,2 7 8,6 0 0 0 0

Sumber: Hasil Penelitian (data diolah, 2011) Berdasarkan Tabel 4.5, dapat dilihat bahwa

1) Pada butir 1 (komunikasi antar pegawai yang ada saat ini pada instansi Bapak/Ibu berjalan dengan baik) 4 responden (4,9%) menjawab sangat

setuju, 45 responden (55,6 %) menjawab setuju, 32 responden (39,5 %) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju..

2) Pada butir 2 (komunikasi antara atasan dengan pegawai pada instansi Bapak/Ibu berjalan dengan baik)1 responden (1,2%) menjawab sangat setuju, 46 responden (56,8 %) menjawab setuju, 32 responden (39,5 %) menjawab kurang setuju, dan 2 responden (2,5%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

3) Pada butir 3 (melalui komunikasi yang ada pada instansi Bapak/Ibu saat ini, mendukung terjadinya kerjasama ysng baik antar pegawai) 8 responden (9,9%) menjawab sangat setuju, 64 responden (79%) menjawab setuju, 6 responden (7,4 %) menjawab kurang setuju, dan 3 responden (3,7%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju

4) Pada butir 4 (Atasan Bapak/Ibu menyampaikan nasehat kepada pegawai melalui komunikasi yang baik) 5 responden (6,2%) menjawab sangat setuju, 66 responden (81,5 %) menjawab setuju, 9 responden (11,1 %) menjawab kurang setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju

5) Pada butir 5 (komunikasi melalui surat peringatan atau surat keterangan lainnya berjalan dengan baik sehingga meningkatkan

disiplin kerja Bapak/Ibu) 8 responden (9,9%) menjawab sangat setuju, 31 responden (38,3 %) menjawab setuju, 39 responden (48,1 %) menjawab kurang setuju, 3 (3,7) responden menjawab tidak setuju, dan 3 responden (3,7%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju

6). Pada butir 6 (komunikasi yang sudah terjalin antar pegawai maupun dengan atasan, mendukung tegaknya disiplin kerja pada instansi Bapak/Ibu) 5 responden (6,2%) menjawab sangat setuju, 69 responden (85,2 %) menjawab setuju, 7 responden (8,6 %) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju

Berdasarkan Tabel 4.5 diketahui bahwa mayoritas responden memilih setuju terhadap komunikasi yang sudah ada saat ini pada instansi tersebut. Komunikasi antar pegawai dan dengan atasan sudah cukup berjalan lancar. Namun sebagian responden juga memilih kurang setuju, hal ini kemungkinan disebabkan karena dalam melaksanakan tugas, pegawai sudah mengetahui pekerjaan yang harus diselesaikan. sehingga jarang berkomunikasi langsung dengan atasan, sebagian pegawai menyelesaikan tugas masing-masing sehingga komunikasi dengan pegawai departemen lain jarang terjadi, dan alam bekerja, komunikasi yang ada tidak selamanya membantu pegawai untuk disiplin, kadang komunikasi antar pegawai tidak berhubungan dengan pekerjaan.

Tabel 4.6

Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Lingkungan

Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 17 21,0 51 63,0 12 14,8 1 1.2 0 0 2 10 12,4 64 79,0 6 7,4 1 1,2 0 0 3 16 19,8 57 70,4 7 8,6 1 1,2 0 0 4 13 16,0 64 79,0 4 4,9 0 0 0 0 5 9 11,1 61 75,3 11 13,6 0 0 0 0

Sumber: Hasil Penelitian (data diolah, 2011) Berdasarkan Tabel 4.6, dapat dilihat bahwa:

1) Pada butir 1 (Bapak/Ibu sudah merasa nyaman dengan kondisi dalam kantor yang ada pada saat ini, sehingga memotivasi untuk bekerja dengan disiplin) 17 responden (21%) menjawab sangat setuju, 51 responden (63 %) menjawab setuju,12 responden (14,8 %) menjawab kurang setuju, dan 1 (1,2) responden menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju

2) Pada butir 2 (lingkungan sekitar kantor Bapak/Ibu, misal dengan adanya atasan dikantor, atau satpam di luar gedung, sudah mendukung tegaknya disiplin yang baik bagi tiap pegawai) 10 responden (12,4%) menjawab sangat setuju, 64 responden (79 %) menjawab setuju, 6 responden (7,4 %) menjawab kurang setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

3) Pada butir 3 (Pegawai yang ada pada instansi Bapak/Ibu memberikan pengaruh yang besar terhadap disiplin kerja Bapak/Ibu sendiri). 16 responden (19,8%) menjawab sangat setuju, 57 responden (70,4 %) menjawab setuju, 7 responden (8,6 %) menjawab kurang setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

4) Pada butir 4 (pegawai yang ada pada divisi Bapak/Ibu bekerja dengan disiplin, sehingga memotivasi Bapak/Ibu untuk meningkatkan disiplin kerja ) 13 responden (16%) menjawab sangat setuju, 64 responden (79,0%) menjawab setuju, 4 responden (4,9%) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

5) Pada butir 5 (pegawai yang ada pada instansi Bapak/Ibu sudah memberikan pengaruh yang positif pada peningkatan disiplin kerja Bapak/Ibu) 9 responden (11,1%) menjawab sangat setuju, 61 responden (73,3%) menjawab setuju, 11 responden (13,6 %) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Berdasarkan Tabel 4.6 diketahui bahwa responden dominan memilih sangat setuju dan setuju dengan keadaan lingkungan kantor yang sudah ada pada saat ini. Pegawai sudah merasa bahwa lingkungan, baik yang berasal dari lingkungan

sekitar kantor maupun pengaruh dari pegawai lain sudah memberikan pengaruh yang positif dalam peningkatan disiplin kerja pegawai.

Tabel 4.7

Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Sanksi

Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 2 13 16,0 63 77,8 5 6,2 0 0 0 0 3 12 14,8 58 71,6 11 13,6 0 0 0 0 4 9 11,1 55 67,9 17 21,0 0 0 0 0 5 13 16 65 80,2 3 3,7 0 0 0 0

Sumber: Hasil Penelitian (data diolah, 2011) Berdasarkan Tabel 4.7, dapat dilihat bahwa:

1) Pada butir 2 (Atasan Bapak/Ibu akan mengoreksi kesalahan yang dilakukan setiap pegawai). 13 responden (16,0%) menjawab sangat setuju, 63 responden (72,8 %) menjawab setuju, 11 responden (13,6%) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

2) Pada butir 3 (Bapak/Ibu akan menerima surat peringatan dari atasan apabila sudah melakukan pelanggaran atas aturan yang ada pada instansi Bapak/Ibu). 12 responden (14,8%) menjawab sangat setuju, 58 responden (71,6 %) menjawab setuju, 11 responden (13,6%) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

3) Pada butir 4 (sanksi yang sudah diterapkan meningkatkan disiplin kerja Bapak/Ibu). 9 responden (11,1%) menjawab sangat setuju, 55 responden (67,9 %) menjawab setuju, 17 responden (21%) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

4) Pada butir 5 (Atasan Bapak/Ibu memberikan teguran dan nasehat atas kesalahan yang dilakukan oleh pegawai). 13 responden (16,0%) menjawab sangat setuju, 65 responden (80,2 %) menjawab setuju, 3 responden (3,7%) menjawab kurang setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Berdasarkan Tabel 4.7 diketahui bahwa responden dominan memilih setuju dengan penerapan sanksi yang sudah ada pada saat ini. Sebagian responden kurang setuju, hal ini kemungkinan disebabkan karena mereka belum merasa bahwa penerapan sanksi yang sudah ada belum dilaksanakan dengan efektif.

Tabel 4.8

Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Disiplin Kerja

Butir Frekuensi SS % S % KS % TS % STS % 1 44 54,3 27 33,3 4 4,9 6 7,4 0 0 2 33 40,7 31 38,3 10 12,3 7 8,6 0 0 3 21 25,9 49 60,5 7 8,6 3 3,7 1 1,2 4 21 25,9 53 65,4 5 6,2 2 2,5 0 0 5 27 33,3 46 56,8 7 8,6 1 1,2 0 0

Berdasarkan Tabel 4.8, dapat dilihat bahwa:

1) Pada butir 1 (sebagai pegawai, menjadi kewajiban bagi Bapak/Ibu untuk masuk kerja tepat waktu). 44 responden (54,3%) menjawab sangat setuju, 27 responden (33,3 %) menjawab setuju, 4 responden (4,9%) menjawab kurang setuju dan 6 responden (7,4%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

2) Pada butir 2 (sebagai pegawai, menjadi kewajiban bagi Bapak/Ibu untuk pulang kerja tepat waktu). 33 responden (40,7%) menjawab sangat setuju, 31 responden (38,3 %) menjawab setuju, 10 responden (12,3%) menjawab kurang setuju, dan 7 responden (8,6%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

3) Pada butir 3 (sebagai pegawai, Bapak/Ibu berperilaku sesuai norma-norma yang berlaku pada instansi Bapak/Ibu). 21 responden (25,9%) menjawab sangat setuju, 49 responden (60,5 %) menjawab setuju, 7 responden (8,6%) menjawab kurang setuju, dan 3 responden (3,7%) menjawab tidak setuju, dan 1 responden (1,2) yang menjawab sangat tidak setuju.

4) Pada butir 4 (Bapak/Ibu jarang menunda untuk menyelasaikan suatu pekerjaan). 21 responden (25,9%) menjawab sangat setuju, 54 responden (65,4 %) menjawab setuju, 5 responden (6,2%) menjawab kurang setuju, dan 2 responden (2,5%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

5) Pada butir 5 (Bapak/Ibu mengerjakan tugas-tugas selama jam kerja secara maksimal). 27 responden (33,3%) menjawab sangat setuju, 46 responden

(56,8 %) menjawab setuju, 7 responden (8,6%) menjawab kurang setuju, dan 1 responden (1,2%) menjawab tidak setuju. Pada butir ini tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

Berdasarkan Tabel 4.8 diketahui bahwa responden dominan memilih setuju.Hal ini menyatakan bahwa mayoritas pegawai sudah menyadari kewajiban yang harus dilakukan, dan mereka bisa bertanggung jawab dengan tugas yang harus diselesaikannya.

4.3. Uji Asumsi Klasik

Dokumen terkait