• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Hasil Penelitian Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Frekuensi Responden dengan Distribusi Frekuensi Responden

terhadap kanker serviks dan

HASIL DAN PEMBAHASAN

5 Status pekerjaan Tidak bekerja 84

4.3. Analisis Hasil Penelitian Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Frekuensi Responden dengan Distribusi Frekuensi Responden

Pada penelitian ini, diperoleh pengaruh distribusi frekuensi responden berdasarkan umur, status pernikahan, status pendidikan, status pekerjaan dan penghasilan keluarga, serta mengetahui ada tidaknya hubungannya dengan tingkat pengetahuan wanita usia 25-55 tahun di Kelurahan Rawa Bunga Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Dilakukan analisa bivariat dengan menggunakan Chi Square test sebagai dan Kolmogorof-Smirnov sebagai tes non parametrik, dengan nilai α = 0,05. Pengolahan data menggunakan tabel 2 x 3 dengan nilai χ² tabel 0,05, bila χ² hitung < 0,05, maka terdapat hubungan dan bila χ² hasil ≥ 0,05 tidak terdapat hubungan.

Pernikahan Belum menikah 0 2 0 2 3 Jumlah anak 0 0 5 1 6 0,660 1 6 33 7 46 2 3 38 5 46 4 Tingkat Pendidikan Rendah 2 48 9 59 0,172 Menengah 6 24 3 33 Tinggi 1 4 1 6 5 Status Pekerjaan Tidak Bekerja (IRT) 7 66 11 84 0,758 Bekerja 2 10 2 14 6 Tingkat Penghasilan <Rp 1.000.000 3 31 5 39 0,906 >Rp 1.000.000 6 45 8 59

 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Demografi Responden Berdasarkan Umur

Hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kelompok umur menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang dan berumur 25-34 tahun adalah sebanyak 1 orang serta responden yang memiliki pengetahuan kurang dan berumur 35-55 tahun adalah

sebanyak 8 orang. Responden yang memiliki pengetahuan cukup dan berumur 25-34 tahun adalah sebanyak 17 orang dan responden yang memiliki pengetahuan cukup dan berumur 35-55 tahun adalah sebanyak 59 orang. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan berumur 25-34 tahun adalah sebanyak 5 orang dan responden yang memiliki pengetahuan baik dan berumur 35-55 tahun adalah sebanyak 8 orang.

Untuk mencari hubungan antara usia dengan tingkat pengetahuan maka dilakukan uji chi-square. Dari hasil uji tersebut didapatkan nilai 0,295 pada α= 0,05. Karena 0,295 > 0,05 maka secara statistik tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan umur. Hal ini menunjukkan hasil penelitian tidak sesuai dengan teori bahwa daya ingat seseorang itu salah satunya dipengaruhi oleh umur. Bertambahnya umur seseorang dapat berpengaruh pada pertambahan pengetahuan yang diperolehnya, akan tetapi pada umur-umur tertentu atau menjelang usia lanjut kemampuan penerimaan atau mengingat suatu pengetahuan akan berkurang. (Ahmadi, 2001)

 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Status Pernikahan

Hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dengan status pernikahan menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang dan sudah menikah adalah sebanyak 9 orang. Responden yang memiliki pengetahuan cukup dan sudah menikah adalah sebanyak 74 orang. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan sudah menikah adalah sebanyak 13 orang.

Berdasarkan hasil uji statistik non parametrik Chi Square untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan distribusi frekuensi responden berdasarkan status pernikahan pada α = 0,05 diperoleh χ² hasil perhitungan adalah 0,744, sedangkan χ² tabel adalah 0,05 karena 0,744 > 0,05 artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan distribusi frekuensi responden berdasarkan status pernikahan.

 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jumlah Anak

Responden yang memiliki pengetahuan baik dan tidak memiliki anak adalah sebanyak 1 orang, reponden dengan pengetahuan baik dan memiliki 1-2 anak adalah sebanyak 7 orang, dan responden yang memiliki pengetahuan baik dan memiliki >2 anak adalah sebanyak 5 orang.

Berdasarkan hasil uji statistik chi square yang telah dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan distribusi frekuensi responden berdasarkan jumlah anak pada α = 0,05 diperoleh χ² hasil perhitungan adalah 0,660, sedangkan χ² tabel adalah 0,05 karena 0,660 > 0,05 artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan distribusi frekuensi responden berdasarkan jumlah anak.

 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Status Pendidikan

Hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dengan status pendidikan menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang dan tingkat pendidikan rendah adalah sebanyak 2 orang, responden yang memiliki pengetahuan kurang dan memiliki status pendidikan menengah adalah sebanyak 48 orang, dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang dan tingkat pendidikan tinggi adalah sebanyak 9 orang. Responden yang memiliki pengetahuan cukup dan tingkat pendidikan rendah adalah sebanyak 48 orang, responden yang memiliki pengetahuan cukup dan memiliki status pendidikan menengah adalah sebanyak 24 orang, responden yang memiliki pengetahuan cukup dan memiliki status pendidikan tinggi adalah sebanyak 4 orang. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan memiliki status pendidikan rendah adalah sebanyak 9 orang, responden yang memiliki

pengetahuan baik dan memiliki status pendidikan menengah adalah sebanyak 3 orang, responden yang memiliki pengetahuan baik dan memiliki status pendidikan tinggi adalah sebanyak 1 orang.

Untuk mencari hubungan antara status pendidikan dengan tingkat pengetahuan maka dilakukan uji Chi Square. Dari hasil uji tersebut didapatkan nilai 0,172 pada α= 0,05. Karena 0,172 > 0,05 maka secara statistik tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan status pendidikan.

Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan teori berikut, yang menyatakan bahwa pendidikan adalah suatu usaha untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan mempengaruhi proses belajar, makin tinggi pendidikan seeorang makin mudah orang tersebut untuk menerima informasi. Dengan pendidikan tinggi maka seseorang akan cenderung untuk mendapatkan informasi, baik dari orang lain maupun dari media massa. Semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula pengetahuan yang didapat tentang kesehatan. Pengetahuan sangat erat kaitannya dengan pendidikan dimana diharapkan seseorang dengan pendidikan tinggi, maka orang tersebut akan semakin luas pula pengetahuannya. Namun perlu ditekankan bahwa seorang yang berpendidikan rendah tidak berarti mutlak berpengetahuan rendah pula. Peningkatan pengetahuan tidak mutlak diperoleh di pendidikan formal, akan tetapi juga dapat diperoleh pada pendidikan non formal. (Notoadmodjo, 2003)

 Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Distribusi Demografi Responden Berdasarkan Status Pekerjaan

Hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dengan status pekerjaan menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang dan tidak bekerja adalah sebanyak 7 orang, dan responden yang memiliki pengetahuan kurang dan sudah bekerja adalah sebanyak 2 orang. Responden yang memiliki pengetahuan cukup dan tidak bekerja adalah sebanyak 66 orang, dan responden yang memiliki pengetahuan cukup dan sudah bekerja adalah sebanyak 10 orang. Responden yang memiliki

Hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penghasilan keluarga menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang dan penghasilan keluarga < Rp 1.000.000 adalah sebanyak 3 orang, responden yang memiliki pengetahuan kurang dan status penghasilan keluarga > Rp 1.000.000 adalah sebanyak 6 orang. Responden yang memiliki pengetahuan cukup dan penghasilan keluarga < Rp 1.000.000 adalah sebanyak 31 orang, responden yang memiliki pengetahuan cukup dan penghasilan keluarga keluarga > Rp 1.000.000 adalah sebanyak 5 orang. Responden yang memiliki pengetahuan baik dan penghasilan keluarga < Rp 1.000.000 rendah adalah sebanyak 5 orang, responden yang memiliki pengetahuan baik dan penghasilan keluarga keluarga > Rp 1.000.000 adalah sebanyak 8 orang.

Untuk mencari hubungan antara penghasilan keluarga dengan tingkat pengetahuan maka dilakukan uji chi-square. Dari hasil uji tersebut didapatkan nilai 0,906 pada α= 0,05. Karena 0,906 > 0,05 maka secara statistik tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penghasilan keluarga.

Penghasilan tidak berpengaruh langsung terhadap pengetahuan seseorang. Namun bila seseorang berpenghasilan cukup besar maka dia akan mampu untuk menyediakan atau membeli fasilitas – fasilitas sumber informasi. (Notoadmodjo, 2003)

BAB V

Dokumen terkait