• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian

2. Analisis Instrumen/Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur

Dalam penelitian ini perlu diuji sampai sejauh mana alat ukur yang digunakan benar-benar mengukur apa yang ingin diukur (validitas), dan juga sampai sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten (reliabilitas). Hal tersebut dilakukan agar pengujian hipotesis penelitian dapat mengenai sasarannya, oleh karena itu data yang dipakai untuk menguji hipotesis harus diuji validitas dan reliabilitasnya.

2.1. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Anggaran Partisipasi (X1) 2.1.1. Uji Validitas Variabel Independen Anggaran Partisipasi (X1)

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. (Ghozali,2005). Sebelum kuesioner dibagikan kepada responden, maka perlu diuji dulu kesahihannya dengan alat uji validitas item.

Berdasarkan hasil uji validitas terhadap 95 responden, maka pertanyaan nomor 4 (Q4) dan 6 (Q6) tidak valid. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 4.4, yang terdapat pada kolom Corrected Item-Total Correlation yang seluruhnya lebih besar rtabel Product Moment dimana r tabel 0.2272. Untuk pengujian ini dilakukan dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

Tabel 4.4. Uji Validitas Instrumen Item-Total Statistics

xl

Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted Q1 6.9158 5.482 .579 .783 Q2 6.3368 6.481 .597 .766 Q 3 6.6316 5.746 .646 .740 Q 5 6.2316 6.052 .678 .729

Sumber : Hasil Penelitian 2009 (data diolah). Lampiran 8.

Berdasarkan dari pengujian validitas tersebut menunjukkan 4 (empat) item pertanyaan tersebut valid. Jadi yang digunakan sebagai 4 (empat) item pertanyaan untuk menentukan total variabel independen anggaran partisipasi (X1).

2.1.2. Uji Reliabilitas Variabel Independen Anggaran Partisipasi (X1)

Suatu angket dikatakan reliabel (andal) jika jawaban dari pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Pengukuran reliabilitas pada dasarnya bisa dilakukan dengan : (1) Repeated Measure, (2) One Shot. Dalam penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan satu kali pengukuran saja (one shot), karena pengukuran yang dilakukan berulang, membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0.60. (Ghozali, 2005). Dari hasil uji reliabilitas, ternyata seluruh item dikatakan reliabel. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 4.5 bahwa nilai Cronbach Alpa melewati > 0,60 (0.804). Hal tersebut tergambar pada Tabel 4.5 berikut :

Tabel 4.5 : Uji Reliabilitas dengan Nilai Cronbach’s Alpha

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items .804 4 Sumber : Hasil Olah Data SPSS (Lampiran 8)

xli 2.2.1. Uji Validitas Budget Based Incentives (X2)

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. (Ghozali,2005). Sebelum kuesioner dibagikan kepada responden, maka perlu diuji dulu kesahihannya dengan alat uji validitas item.

Berdasarkan hasil uji validitas dengan 5 (lima) pertanyaan, maka seluruh pertanyaan dinyatakan valid. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 4.6, yang terdapat pada kolom Corrected Item-Total Correlation yang seluruhnya lebih besar r tabel Product Moment dimana r tabel 0.2272. Untuk pengujian ini dilakukan dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

Tabel 4.6. Uji Validitas Instrumen

Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted Q1 15.0632 10.209 .468 .548 Q2 15.2000 9.694 .543 .508 Q3 15.5684 12.099 .263 .644 Q4 15.9895 10.649 .344 .614 Q5 15.3158 11.580 .359 .602

Sumber : Hasil Penelitian 2009 (Lampiran 8).

Berdasarkan dari pengujian validitas tersebut menunjukkan 5 (lima) item pertanyaan tersebut valid. Jadi yang digunakan sebagai total variabel independen Budget Based Incentives (X2).

2.2.2. Uji Reliabilitas Variabel Budget Based Incentives (X2)

Suatu angket dikatakan reliabel (andal) jika jawaban seseorang terhadap suatu pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Pengukuran reliabilitas

xlii

pada dasarnya bisa dilakukan dengan: (1) Repeated Measure, (2) One Shot. Dalam penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan satu kali pengukuran saja (one shot), karena pengukuran yang dilakukan berulang, membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0.60. (Ghozali, 2005). Dari hasil uji reliabilitas, ternyata seluruh item dikatakan reliabel. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 5.7 bahwa nilai Cronbach Alpha keseluruhannya adalah melewati > 0,60 (0.640 atau 64 %). Hal tersebut tergambar pada Tabel 4.7 berikut :

Tabel 4.7 : Nilai Cronbach’s Alpha

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items .640 5 Sumber : Hasil Olah Data SPSS. (Lampiran 8).

2.3. Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Kepala Sekolah (Y) 2.3.1. Uji Validitas Variabel Kinerja Kepala Sekolah (Y)

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. (Ghozali,2005). Sebelum kuesioner dibagikan kepada responden, maka perlu diuji dulu kesahihannya dengan alat uji validitas item.

Berdasarkan hasil uji validitas terhadap responden, maka hanya 5 pertanyaan dinyatakan valid. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 4.8, yang terdapat pada kolom Corrected Item-Total Correlation yang seluruhnya lebih besar r tabel Product Moment dimana r = 0.2272. Untuk pengujian ini dilakukan dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

xliii

Tabel 4.8. Uji Validitas Instrumen Item-Total Statistics

Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted Q1 22.9263 7.516 .483 .684 Q2 22.8000 5.353 .718 .571 Q3 22.5895 8.436 .509 .680 Q6 22.4526 8.229 .444 .697 Q7 22.9158 9.269 .339 .730

Sumber : Hasil Penelitian 2009 (Lampiran 8)

Berdasarkan dari pengujian validitas tersebut menunjukkan 5 (lima) pertanyaan valid.

2.3.2. Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Kepala Sekolah (Y)

Suatu angket dikatakan reliabel (andal) jika jawaban seseorang terhadap suatu pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Pengukuran reliabilitas pada dasarnya bisa dilakukan dengan: (1) Repeated Measure, (2) One Shot. Dalam penelitian ini, uji reliabilitas dilakukan dengan satu kali pengukuran saja (one shot), karena pengukuran yang dilakukan berulang, membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0.60. (Ghozali, 2005). Dari hasil uji reliabilitas, ternyata seluruh item dikatakan reliabel. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 4.9 bahwa nilai Cronbach Alpha keseluruhannya adalah melewati > 0,60 (0.728 atau 72,8 %). Hal tersebut tergambar pada Tabel 4.9. berikut :

Tabel 4.9 : Nilai Cronbach’s Alpha Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items .728 5 Sumber : Hasil Olah Data SPSS (Lampiran 8).

Dokumen terkait