• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Pengembangan Wilayah Pulau Pulau Kecil Di Kabupaten Halmahera Utara (Tinjauan terhadap Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Cakalang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian Pengembangan Wilayah Pulau Pulau Kecil Di Kabupaten Halmahera Utara (Tinjauan terhadap Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Cakalang)"

Copied!
186
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 2. Perbandingan Karakteristik Pulau Kecil, Pulau Besar, dan Benua.
Gambar 3. Diagram struktur tradisoinal dalam wilayah pesisir (Anwar, 2002).
Gambar 4.  Pendekatan Kajian  Pengembangan Wilayah Pulau-Pulau Kecil di Kepulauan Morotai Halmahera Utara
Tabel 8.  Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Halmahera Utara             Atas Dasar Harga Konstan  2000 Menurut Lapangan Usaha                               Tahun 2000 - 2004 (Juta Rupiah)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Judul Tesis : Kajian Tiplogi Wilayah Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pengembangan Beberapa Pulau Kecil.. Di Kabupaten Surnenep - Madura Nama :

: Kajian Kesesuaian Dan Pengembangan Kawasan Konservasi Sumberdaya Pes/sir Di Pulau Guratu Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara Saiful Angkotasan.. :

: Kajian Kesesuaian Dan Pengembangan Kawasan Konservasi Sumberdaya Pes/sir Di Pulau Guratu Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara Saiful Angkotasan.. :

Pulau Bintan merupakan pulau di wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki berbagai potensi sumber daya alam untuk menopang pembangunan daerah khususnya bagi daerah

Gambar 2.2 Morfologi Wilayah Kota Tidore Kepulauan yang Berada pada Pulau Halmahera Terdiri Dari Dataran( Daerah pesisir) dan Satuan Perbukitan Terdenudasi pada Daerah Timur..

Dalam upaya mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terutama pada wilayah kepulauan khususnya Pulau Merbau, maka analisis kualitas sumber air diperlukan untuk

g. Mengusulkan akriditasi program pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di wilayahnya kepada Gubernur dan/atau pemerintah. Dari kewenangan-kewenangan tersebut,

Secara umum model-model pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (PPPK) yang digunakan di beberapa wilayah pesisir yaitu model top-down (inisiasi dan