ANALISIS DAN PEMBAHASAN IV.1 ANALISIS TABEL TUNGGAL
IV. 1.2) Analisis Komunikasi Kelompok Kecil (X) Tabel
Pertemuan Antara Sesama Karyawan yang dilaksanakan oleh PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak Penting 0 0 2 Kurang penting 0 0 3 Penting 17 68 4 Sangat Penting 8 32 Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa responden yang menyatakan bahwa pertemuan antara sesama karyawan yang dilaksanakan oleh PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun berlangsung dalam suasana yang terbuka, akrab dan saling menyenangkan. Pertemuan ramah tamah seperti ini penting, hal ini dinyatakan oleh 17 orang responden (68%) dan 8 (32%) orang responden lainnya menyatakan sangat penting. Ini menunjukkan bahwa pertemuan antara sesama karyawan dengan suasana yang terbuka, akrab dan saling menyenangkan sangat penting dilaksanakan oleh PT Tuperrware Indonesia Cabang Medan Maimun. Pertemuan ramah tamah ini dilaksanakan karena perusahaan berusaha menciptakan dan menumbuhkan rasa keharmonisan dan kekompakan diantara sesama karyawan, sehingga terciptalah suasana dan kondisi lingkungan kerja yang menyenangkan. Hal ini mampu menghasilkan hasil kerja yang optimal diantara karyawan.
Tabel 6
Frekuensi Pertemuan Ramah Tamah
No Pernyataan Frekuensi %
1 1 kali dalam sebulan 2 8 2 1 kali dalam 3 minggu 1 4 3 1 kali dalam 2 minggu 7 28 4 1 kali dalam seminggu 15 60
Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa 2 orang responden (8%) menyatakan pertemuan ramah tamah dilakukan 1 1 kali dalam sebulan, 1 orang responden (45%) menyatakan pertemuan ramah tamah dilakukan 1 kali dalam 3 minggu, 7 orang responden (28%) menyatakan pertemuan ramah tamah dilakukan 1 kali dalam 2 minggu, dan ada 15 orang responden (60%) menyatakan bahwa pertemuan ramah tamah dilakukan 1 kali dalam seminggu. Hal ini menunjukkan bahwa PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun melaksanakan pertemuan ramah tamah 1 kali dalam seminggu, hal ini rutin dilaksanakan dengan tujuan membangkitkan semangat baru dan sebagai wadah untuk melakukan inovasi dalam hal promosi, dengan tujuan utama untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antara sesama karyawan.
Tabel 7
Intensitas Keikutsertaan dalam Pertemuan Ramah Tamah
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak pernah 0 0 2 Jarang 7 28 3 Sering 16 64 4 Sangat sering 2 8 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa ada 7 orang responden (28%) yang jarang mengikuti pertemuan ramah tamah, 16 orang responden (64%) menyatakan sering mengikuti pertemuan ramah tamah, dan 2 orang responden (8%) menyatakan sangat sering mengikuti pertemuan ramah tamah. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan bersedia ikut serta dalam pertemuan ramah tamah yang dilaksanakan PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun. Mayoritas karyawan menganggap bahwa keikutsertaan mereka dalam pertemuan ini bertujuan untuk saling mengenal dan menumbuhkan rasa kebersamaan diantara karyawan. Namun masih ada 7 orang karyawan yang jarang mengikuti pertemuan ini karena mereka memiliki kepentingan utama lain yang harus dilaksanakan, bersamaan ketika pertemuan ramah tamah itu di lakukan.
Tabel 8
Pertemuan Ramah Tamah Membantu Kedekatan antara Karyawan
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak membantu 0 0 2 Kurang membantu 1 4 3 Membantu 16 64 4 sangat membantu 8 32 Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa hanya ada 1 orang responden (4%) menyatakan pertemuan ramah tamah kurang membantu kedekatan dengan karyawan lainnya dalam menunjang kegiatan pekerjaan, 16 orang responden (64%) menyatakan pertemuan ramah tamah membantu kedekatan dengan karyawan lainnya dalam menunjang kegiatan pekerjaan dan 8 orang responden (32%) menyatakan pertemuan ramah tamah sangat membantu kedekatan dengan karyawan lainnya dalam menunjang kegiatan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bawha pertemuan ramah tamah sangat membantu kedekatan dengan karyawan lainnya dalam menunjang kegaitan pekerjaan. Kedekatan yang muncul mampu menciptakan kemampuan untuk saling bekerja sama di antara karyawan. Adapun salah satu karyawan menganggap pertemuan ramah tamah ini kurang membantu disebabkan oleh jarangnya keikutsertaan karyawan tersebut dalam setiap pelaksanaan pertemuan ramah tamah.
Tabel 9
Personaliti Kelompok Kerja di antara Masing-Masing Kelompok
No Pernyataan Frekuensi %
1 Tidak bekerja sama 0 0 2 Kurang bekerja sama 3 12
3 Bekerja sama 16 64
4 Sangat bekerja sama 6 24
Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa di dalam personaliti kelompok kerja di antara masing-masing kelompok hanya 3 orang responden (12%) menyatakan kurang bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan, pertemuan ramah tamah kurang berpengaruh terhadap interaksi karyawan, 16 orang responden (64%) menyatakan bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan, dan 6 orang responden (24%) mengatakan sangat bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa personaliti kelompok kerja diantara masing-masing kelompok saling bekerja sama dalam mencapai tujuan perusahaan. Personaliti setiap anggota kelompok dapat dipengaruhi oleh personaliti anggota lain yang disebabkn adanya fleksibilitas dalam menyelesaikan persoalan pekerjaan.
Tabel 10
Hubungan Antara Rekan kerja di dalam Kelompok
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak baik 0 0 2 Kurang baik 0 0 3 Baik 14 56 4 Sangat baik 11 44 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahawa ada 14 orang responden (56%) menyatakan hubungan antara rekan kerja di dalam kelompok baik, dan 11 orang responden (44%) menyatakan sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara rekan kerja di dalam kelompok baik. Hubungan yang ditumbuhkan melalui pertemuan-pertemuan ramah tamah akan menciptakan hubungan yang baik sehingga di antara rekan kerja mampu bekerja sama dalam pekerjaan baik dalam kelompok sendiri maupun kelompok lainnya.
Tabel 11
Kesediaan Rekan Kerja dalam Menyelesaikan Masalah Pekerjaan
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak membantu 0 0 2 Kurang membantu 3 12 3 Membantu 17 68 4 Sangat membantu 5 20 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa ada 3 orang responden (12%) menyatakan kurang membantu, 17 orang responden (68%) menyatakan rekan kerja bersedia membantu dalam menyelesaikan masalah pekerjaan dan 5 orang responden (20%) menyatakan rekan kerja sangat bersedia membantu dalam menyelesaikan masalah pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa rekan kerja bersedia membantu dalam menyelesaikan masalah pekerjaan yang dihadapi. Kondisi ini menggambarkan bahwa orang-orang yang bekerja sama dan membantu satu sama lain akan mencapai hasil yang lebih besar dari tujuan perusahaan.
Tabel 12
Komitmen terhadap Tugas
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak Berkomitmen 0 0 2 Kurang berkomitmen 2 8 3 Berkomitmen 17 68 4 Sangat berkomitmen 6 24 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa ada 2 orang responden (8%) menyatakan kurang berkomitmen terhadap tugas perusahaan , 17 orang responden (68%) menyatakan memiliki komitmen terhadap tugas perusahaan, dan 6 orang responden (24%) menyatakan sangat berkomitmen terhadap tugas perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan memiliki komitmen terhadap tugas perusahaan yang dibebankan oleh perusahaan. Komitmen terhadap tugas yang karyawan tanamkan didasarkan pada tujuan dan alasan tertentu masuk perusahaan, sehingga karyawan akan bekerja dengan komitmen yang dibuat guna mencapai tujuan tersebut.
Tabel 13
Jumlah Anggota Kelompok dalam Melaksanakan Pekerjaan
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak efektif 1 4 2 Kurang efektif 5 20 3 Efektif 16 64 4 Sangat efektif 3 12 Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa hanya 1 orang responden (4%) menyatakan jumlah anggota kelompok tidak efektif dalam melaksanakan pekerjaan, 5 orang responden (20%) menyatakan jumlah anggota kelompok kurang efektif dalam melaksanakan pekerjaan, 16 orang responden (64%) yang menyatakan jumlah anggota kelompok sangat efektif dalam melaksanakan pekerjaan, dan ada 3 orang responden (12%) yang menyatakan sangat efektif. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah anggota kelompok sudah efektif dalam melaksanakan pekerjaan. Jumlah anggota pada tiap kelompok disesuaikan dengan beban kerja perusahaan.
Tabel 14
Pembagian Kelompok Kerja di PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak sesuai 0 0 2 Kurang sesuai 7 28 3 Sesuai 18 72 4 Sangat sesuai 0 0 Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa 7 orang responden (28%) menyatakan pembagian kelompok kerja kurang sesuai dalam melaksanakan pekerjaan, 18 orang responden (72%) menyatakan pembagian kelompok kerja sudah sesuai dalam melaksanakan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa pembagian kelompok kerja sudah sesuai dalam melaksanakan pekerjaan. Secara jelas, struktur organisasi PT Tupperware Indonesia Cabang Medan Maimun telah membaginya sesuai dengan tugas, wewenang serta pengaturan hubungan dengan setiap unit kelompok kerja.
Tabel 15
Norma Kelompok Sesama Anggota
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak baik 2 8 2 Kurang baik 2 8 3 Baik 22 88 4 Sangat baik 1 4 Total 25 100
Tabel di atas menunjukkan bahwa 2 orang responden (8%) menyatakan bahwa diberlakukannya norma kelompok antar sesama anggota karyawan berjalan kurang baik, 22 orang responden (88%) menyatakan berlakunya norma kelompok antar sesama anggota karywan berjalan baik, hanya 1 orang responden (4%) yang menyatakan sangat baik. Hal tersebut menympulkan bahwa norma kelompok yang berlaku antara sesama anggota karyawan PT Tupperware Cabang Medan Maimun sudah berjalan baik, sehingga aturan dan pedoman yang digunakan oleh para karyawan dapat dijalankan dengan baik.
Tabel 16
Rasa Saling Tergantung dalam Menyelesaikan Pekerjaan
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak tergantung 2 8 2 Kurang tergantung 4 16 3 Tergantung 18 72 4 Sangat tergantung 1 4 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa 2 orang responden (8%) menyatakan tidak tergantung dalam menyelesaikan pekerjaan, 4 orang responden (16%) menyatakan merasa kurang tergantung dalam menyelesaikan pekerjaan, 18 orang responden (72%) menyatakan tergantung dalam menyelesaikan pekerjaan, dan ada 1 orang responden (4%) yang menyatakan sangat tergantung dalam menyelesaikan pekerjannya. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan merasa tergantung dalam menyelesaikan pekerjaan yang dihadapi, yang disebabkan oleh mobilitas perusahaan yang sangat tinggi setiap harinya maka karyawan saling bekerja sama dalam melaksanakan pekerjaan.
Tabel 17
Hubungan Kerja dengan Rekan Kerja
No Pernyataan Frekuensi % 1 Tidak puas 1 4 2 Kurang puas 1 4 3 Puas 21 84 4 Sangat puas 2 8 Total 25 100
Tabel diatas menunjukkan bahwa hanya 1 orang responden (4%) yang menyatakan tidak puas dan kurang puas dalam hubungan kerja dengan rekan kerjanya, 21 orang resonden (84%) menyatakan merasa puas dalam hubungan kerja dengan rekan kerjanya dan ada 2 orang responden (8%) menyatakan sangat puas dalam hubungan kerja dengan rekan kerjanya. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan merasa puas dalam hubungan kerja dengan rekan kerjanya. Karyawan menganggap bahwa kerja sama yang baik antara karyawan menimbulkan rasa kepuasan terhadap hubungan kerja mereka.
IV.1.3) Analisis Motivasi Kerja (Y)