• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Laporan Keuangan

Dalam dokumen BAB I PASAR MODAL INDONESIA (Halaman 67-78)

ANALISIS FUNDAMENTAL

V.1 Analisis Laporan Keuangan

Analisis Laporan Keuangan adalah penelaahan atau mempelajari dari pada hubungan atau tendensi atau kecenderungan (trend) untuk dapat memberikan gambaran dari suatu Laporan Keuangan dan menentukan posisi keuangan maupun hasil operasi serta perkembangan perusahaan. Laporan keuangan suatu perusahaan perlu dianalisa, karena dengan analisa tersebut akan diperoleh semua jawaban yang berhubungan dengan masalah posisi keuangan dan hasil-hasil yang dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan.

Laporan Keuangan yang dianalisa adalah :

a. Laporan keuangan yang menggambarkan harta, hutang dan modal yang dimiliki perusahaan pada suatu saat tertentu. Laporan Keuangan ini disebut Neraca.

b. Laporan Keuangan yang menggambarkan besarnya pendapatan, beban beban, pajak dan laba perusahaan dalam suatu kurun waktu tertentu.

Laporan keuangan ini disebut Laporan L/R

Rasio keuangan sebagai alat analisis keadaan keuangan dan kemampuan perusahaan.

Tolak ukur yang biasa digunakan adalah berupa rasio (perbandingan) atau indeks, yang menghubungkan dua data keuangan.

Perbandingan yang biasa dilakukan dibedakan atas : a. Perbandingan internal

Membandingkan antara rasio keuangan saat ini dengan rasio keuangan pada masa lampau.

Membuat suatu perkiraan tentang rasio keuangan pada masa yang akan datang, lalu membandingkannya dengan rasio-rasio di masa lampau.

a. Perbandingan eksternal

Membandingkan rasio keuangan suatu perusahaan dengan rasio keuangan perusahaan sejenis atau bahkan dengan rasio industri rata-rata.

Berikut ini adalah jenis-jenis rasio laporan keuangan:

a. Rasio Likuiditas

mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.

1. Current Ratio

Aktiva Lancar Total Current Assets Current Ratio = --- = --- Kewajiban Lancar Total Current Liabilities

Current Ratio mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aktiva lancar.

2. Quick Ratio

Kas + Bank + Surat Berharga Jangka Pendek + Piutang dagang Quick Ratio = --- Kewajiban Lancar

Quick Ratio = Total Current Assets – Inventory --- Total Current Liabilities

Quick ratio mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aktiva lancar tertentu (yang relatif lebih likuid).

3. Cash Ratio

Kas + Bank

Cash Ratio : --- Kewajiban Lancar

Cash ratio mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan kas dan bank.

4. Net Working Capital

Net working capital = Aktiva lancar – Hutang lancar

= Total Current Assets – Total Current Liabilities

Net working capital menghitung selisih antara aktiva lancar dengan kewajiban lancar dan memiliki tujuan yang sama dengan current ratio.

b. Rasio aktivitas

mengevaluasi kemampuan serta efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan harta yang dimilikinya.

1. Total Asset Turn Over

Penjualan bersih Net Sales Total Asset Turn Over = --- = ---

Rata- rata aktiva Total Assets

Total asset turn over mengukur efisiensi pengelolaan aktiva perusahaan untuk menunjang penjualan perusahaan.

2. Total Fixed Asset Turn Over

Penjualan bersih Net Sales Total Fixed Asset Turn over = --- = --- Rata-rata aktiva tetap Net Fixed Assets Total fixed asset turnover mengukur efisiensi pengelolaan aktiva tetap perusahaan untuk menunjang penjualan perusahaan.

3. Account Receivable Turn Over (A/R Turn Over)

Penjualan Bersih (kredit)

Account Receiveble Turn Over = ---

Rata-rata piutang dagang

Net Sales = ---

Account Receivable

Account receiveble turn over mengukur sampai seberapa cepat piutang dagang dapat ditagih dan dikonversikan menjadi kas.

4. Average Collection Period

365 hari Average collection period = ---

A/R turn over

Average Collection Period menunjukkan rata-rata hari yang diperlukan untuk mengubah piutang menjadi kas.

5. Inventory Turn Over

Harga Pokok Penjualan Cost of Good Sold Inventory turn over = --- = ---

Rata-rata penjualan Inventory

Inventory turn over mengukur kecepatan perputaran persediaan menjadi kas.

6. Operating Ratio

Cost of Good Sold + Total Operating Expenses Operating Ratio = ---

Annual Sales

Operating ratio mengukur total biaya operasi per rupiah penjualan, hal ini menjadi ukuran efisiensi aktivitas operasi perusahaan.

7. Day Sales in Inventory

365 hari Day sales in inventory = ---

Inventory turn over

Days’ sales in inventory mengukur efisiensi pengelolaan persediaan yaitu berapa lama rata-rata persediaan dalam setahun yang berubah menjadi kas.

8. Average Payment Period

Accounts Payable

Average Payment Period = ---

Annual Purchase / 360

c. Rasio Profitabilitas

mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan.

1. Operating Profit Margin

Laba Usaha / Operasi Gross Profit Operating profit margin = --- = --- Penjualan Bersih Net Sales

Operating profit margin mengukur tingkat laba usaha / operasional terhadap penjualan bersih perusahaan.

2. Net Profit Margin

Laba bersih setelah pajak Net Income Net Profit Margin = --- = --- Penjualan bersih Total Assets Net profit margin mengukur persentase laba bersih (setelah pajak) terhadap penjualan bersih perusahaan.

3. Return on Asset (ROA)

Laba bersih setelah pajak Net Income Return on asset (ROA) = --- = ---

Rata-rata aktiva tetap Total Assets

ROA digunakan untuk mengukur efektifitas perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. ROA seringkali pula disebut sebagai ROI (Return on Investment).

4. Return on Equity (ROE)

Laba bersih setelah pajak Return on Equity (ROE) = ---

Total modal pemegang saham

Net Income

= --- Total Shareholders’ Equity

ROE menunjukkan tingkat pengembalian (return) yang dihasilkan manajemen atas modal yang ditanam pemegang saham, sesudah dipotong kewajiban kepada kreditor.

5. Gross Profit Margin

Laba Bruto Gross Profit Gross profit margin = --- = ---

Penjualan bersih Net Sales

Gross profit margin mengukur tingkat laba kotor terhadap penjualan bersih perusahaan.

EBIT 6. Earning Power = ---

Total Assets

Tinggi-rendahnya rasio ini memberikan indikasi seberapa jauh efisiensi penggunaan modal, dan turun-naiknya penjualan dan biaya.

d. Rasio pengungkit

mengevaluasi kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjang serta menilai sampai sejauh mana sumber pembiayaan perusahaan berasal dari pinjaman.

1. Debt to Equity Ratio

Total Kewajiban Total Liabilities

Debt Equity Ratio = --- = --- Total Modal Total Shareholders’ Equity

Debt Equity ratio membandingkan sumber pembiayaan yang berasal dari modal pemegang saham.

2. Long Term Debt To Equity Ratio

Total Kewajiban Jangka Panjang Long Term Debt To Equity Ratio : --- Total Modal pemegang saham

Long Term Debt To Equity Ratio membandingkan sumber pembiayaan hutang jangka panjang terhadap modal pemegang saham.

3. Debt Ratio

Total Kewajiban Total Liabilities Debt Ratio = --- = --- Total Aktiva Total Assets

Debt Ratio mengukur tingkat penggunaan hutang sebagai sumber pembiayaan aktiva perusahaan.

4. Leverage Ratio

Total Aktiva Total Assets Leverage Ratio = --- = ---

Modal pemegang saham Total Shareholders’ Equity Leverage Ratio mengukur jumlah dari aktiva perusahaan per dollar terhadap modal pemegang saham.

5. Time Interest Earned

Penghasilan bersih sebelum bunga dan pajak (EBIT)

Time Interest Earned :---

Total biaya bunga setahun

EBIT

= --- Total Interest Expense

Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pembayaran beban bunga dengan menggunakan laba operasi perusahaan (EBIT).

6. Fixed Charge Coverage Ratio

Operating profit + Other + Revenues + Lease Payment

Fixed Charge : --- Coverage Ratio Total Interest Expenses + Other expenses + lease

payment + total other after tax fixed charge [1 / (1-t)]*

* t = Tax Rate = Taxes / Earnings Before Taxes.

Mengukur kemampuan perusahaan untuk pembayaran tetap obligasi.

e. Rasio Pasar (Common stock Ratio)

mengevaluasi kinerja perusahaan melalui basis per saham.

1. Earning per Share

Laba bersih setelah pajak - Dividen Saham Preferen Earning per Share = ---

Total saham yang diterbitkan

Net Income – Preferred Stock

= --- Total Shareholders’ Equity

EPS menghitung penghasilan bersih yang diperoleh untuk setiap saham yang diinvestasikan. Saham yang dimaksudkan di sini adalah saham biasa dan tidak termasuk saham preferen.

2. Price Earning Ratio

Harga Pasar per saham Market Price PER = --- = ---

EPS EPS

Menunjukkan apresiasi pasar terhadap kemampuan emiten dalam menghasilkan laba. Semakin kecil rasio semakin baik.

3. Return on Commond Stock (RCS)

Earnings available for commond stockholder

Returns on commond stock (RCS) = --- Total Stockholder Equity – Preffered stock

Net Income

RCS = --- Total Shareholders’ Equity – Preffered stock

Mengukur keuntungan perusahaan bagi pemegang saham biasa.

4. Dividen Yield

Dividen per saham DPS

Dividen Yield = --- = --- Harga per saham Market Price

Dividen yield digunakan untuk mengukur jumlah deviden per saham relative terhadap harga pasar yang dinyatakan dalam bentuk prosentase.

5. Dividend Pay out ratio

Dividen per saham DPS Dividend Pay out ratio = --- = ---

Earning per share EPS

Dividen pay out ratio menunjukkan sampai tingkat mana EPS didistribusikan dalam bentuk dividen.

6. Price / Sales Ratio

Harga pasar saham biasa saat ini Price / sales ratio = ---

Annual sales per share

Penjualan

Annual Sales per share = --- Jumlah lembar saham biasa beredar

Market Price

PSR = --- (Sales / Total Outstanding Shares)

7. Dividen per saham

Total dividen dalam satu saham

Dividen per saham = --- Total saham yang diterbitkan

Common stock Dividend DPS = ---

Total Outstanding Shares

Dividen per saham menghitung berapa jumlah dividen yang diperoleh untuk setiap saham yang diinvestasikan.

8. Book value per Share

Total Ekuitas

Book value per share = ---

Jumlah saham yang diterbitkan

Total Shareholder’s Equity = --- Total Outstanding Shares

Book value per share digunakan untuk mengukur nilai Shareholder’s equity atas setiap saham yang diterbitkan.

9. Price To Book Value

Harga Pasar Saham Price to book value = ---

Book Value per share

Price to book value digunakan untuk mengukur kinerja harga pasar saham terhadap nilai buku per saham.

10. Asset Value per share

Total Aktiva

Asset Value per share = --- Jumlah lembar saham biasa beredar

Total Assets

= --- Total Outstanding Shares

Dalam dokumen BAB I PASAR MODAL INDONESIA (Halaman 67-78)

Dokumen terkait