• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Model dan Pengujian Hipotesis

Dalam dokumen PENGARUH HARGA IKLAN DAN CITRA MEREK PRO (Halaman 51-60)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Analisis Model dan Pengujian Hipotesis

4.3.1 Uji Validitas dan Reliabilitas 1. Uji Validitas

Uji validitas adalah pengujian terhadap instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian, apakah dapat mengukur apa yang hendak diukur. Uji validitas dilakukan dengan mengkorelasikan setiap skor indikator dengan total skor item dalam setiap variabel secara statistik, hasil dari korelasi tersebut dinamakan korelasi product moment (rhitung). Hasil dari analisis dari korelasi product moment (rhitung) dan nilai kritis (fabel) padaTabel 4.5 adalah sebagai berikut:

Tabel 4.5

Pengujian Validitas Instrumen

Item Korelasi írh¡tnn.) 1 Nilai (rtabei) | Keterangan Harga X,., 0.288 0.284 Valid X1.2 0.294 Valid Xu 0.321 Valid Iklan X2.i 0.524 0.284 Valid 0.398 Valid X2.3 0.289 Valid X2.4 0.643 Citra Merek X,3.l 0.523 0.284 Valid X.3.2 0.320 Valid X.3.3 0.310 Keputusan Pembelian Y,., 0.314 0.284 Valid Y,2 0.289 Valid y,.3 0.290 Valid Y,.4 0.297 Sumber: Peneliti (2014)

Nilai kritis (fabel) yang diperoleh sebesar 0.200 yaitu dengan melihat pada tabel korelasi dengan menggunakan taraf kepercayaan 95% dengan df = n-k-1 = 52-3-1= 54. Dari tabel hasil uji validitas dalam instrumen penelitian yang digunakan semuanya mempunyai nilai yang lebih besar atau berada diatas nilai kritis (r,abei), sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator pada instrumen penelitian sudah valid.

2. Uji Reliabilitas

Uji Reliabilitas atau Uji keandalan digunakan untuk mengetahui keandalan/konsistensi instrumen yang digunakan. Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan mengkorelasikan skor dari masing-masing pertanyaan dalam setiap variabel. Nilai reliabilitas merupakan kombinasi dari skor- skor korelasi tersebut. Dimana pertanyaan-pertanyaan untuk masing- masing variabel sama seperti pertanyaan-pertanyaan dan variabel-variabel pada pengukuran validitas. Koefisien alpha menunjukkan nilai reliabilitas masing-masing variabel dalam penelitiaan ini. Nilai alpha yang lebih besar dari a = 0,6, berarti bahwa semua variabel-variabel dalam penelitian ini adalah reliabel. Suatu intrumen penelitian dinilai memiliki konsistensi internal yang baik atau reliabel jika a > 0,6. Hasil pengujian reliabilitas ditunjukkan pada Tabel 4.6:

Tabel 4.6

HASIL UJI RELIABILITAS

Variabel Alpha

Harga (X,) 0.609

Iklan (X2) 0.731

Citra Merek (X3) 0.665

Keputusan Pembelian (Y) 0.648

Sumber: Peneliti (2014)

Berdasarkan hasil diketahui bahwa masing-masing variabel mempunyai nilai alpha > 0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa kuesioner yang digunakan memiliki konsistensi internal yang baik atau reliabel.

4.3.3 Analisis Regresi Linier Berganda

Setelah melalui berbagai tahapan diskriptif penelitian terhadap masing-masing variabel bebas maupun variabel terikat, maka tahapan pada analisis selanjurnya adalah uji hipotesa dengan regresi linier berganda pada masing-masing variabel. Langkah pertama dalam pengujian hipotesa dengan regresi linier berganda adalah menguji hipotesa yaitu iklan dan citra merk produk minuman club berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan study kasus di Giant Wara Sidoarjo. Adapun persamaan model regresi linier berganda dapat dilihat pada Tabel 4.6 sebagai berikut:

Tabel 4.6

PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN Coefficients* Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Correlations Collinearity Statistics B Std. Error Beta Zero-

order Partial Part Tolerance VIF

1 (Constant) .482 1.042 .462 .646

Harga .386 .075 .396 5.166 .000 .535 .598 .381 .926 1.080

Iklan .255 .082 .307 3.100 .003 .701 .408 .229 .553 1.808

Citra Merek .397 .085 .448 4.652 .000 .696 .557 .343 .586 1.707

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Peneliti (2014)

Dari persamaan dapat dijelaskan sebagai berikut: Y = β0 + β1X1+ β2X2 + β3X3

Y = 0.482 + 0.386X1 + 0.255X2 + 0.397X3

a. Konstanta (Po) adalah nilai konstanta (tetap), berarti konstanta sebesar 0.482 menunjukkan apabila Harga, iklan dan citra merk tidak ada maka nilai keputusan pembelian (Y) sebesar 0.482

b. Nilai koefisien regresi untuk sebesar 0,386 dan mempunyai pengaruh positif. Menurut persamaan tersebut diatas maka diketahui bahwa koefisien regresi untuk X1 sebesar 0,386 hal ini menjelaskan bahwa apabila harga naik sebesar satu satuan dapat menyebabkan kenaikan variabel terikatnya (Y) sebesar 0,386 satuan, dengan asumsi variabel bebas lainnya konstant.

c. Nilai koefisien regresi untuk P2 sebesar 0,255 dan mempunyai pengaruh positif. Menurut persamaan tersebut diatas maka diketahui bahwa koefisien regresi untuk X2 sebesar 0,255 hal ini menjelaskan

bahwa apabila iklan naik sebesar satu satuan dapat menyebabkan kenaikan variabel terikatnya (Y) sebesar 0,255 satuan, dengan asumsi variabel bebas lainnya konstant.

d. Nilai koefisien regresi untuk (J3 sebesar 0,397 dan mempunyai pengaruh positif. Menurut persamaan tersebut diatas maka diketahui bahwa koefisien regresi untuk X3 sebesar 0,397 hal ini menjelaskan bahwa apabila citra merk naik sebesar satu satuan dapat menyebabkan kenaikan variabel terikatnya (Y) sebesar 0,397 satuan, dengan asumsi variabel bebas lainnya konstant. Untuk mengetahui erat tidaknya variabel bebas terhadap variabel terikat dapat dilihat dari Tabel 4.7.

Tabel 4.7

TABEL KOEFISIEN DETERMINASI DAN KOEFISIEN KORELASI Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Change Statistics Durbin- Watson R Square Change F Change df1 df2 Sig.F Change 1 .860* .739 .723 .55770 .739 45.335 3 48 .000 1.261

a. Predictors: (Constant), Citra Merek, Harga, Iklan b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Peneliti (2014)

Dari Tabel 4.7 dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi atau R sebesar 0,860a yang artinya keeratan hubungan antara iklan dan citra merk adalah Kuat karena R > 0,5. Sedangkan untuk nilai koefisien determinasi atau R Square yaitu sebesar 0,739 menunjukkan bahwa sekitar 73.9% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh harga,

iklan dan citra merk. Selebihnya sekitar 26.1% variabel keputusan pembelian dijelaskan oleh variabel lain.

4.3.4 Uji Hipotesis

Untuk membuktikan kebenaran dari hipotesis yang peneliti ajukan maka perlu diadakan pengujian hasil analisa tersebut dengan menggunakan uji F dan uji t yang dapat diuraikan sebagai berikut: 4.3.4.1 Uji Hipotesis 1

Digunakan untuk mengetahui pengaruh secara simultan (bersama-sama) antara harga, (X1) iklan (X2) dan citra merek (X3) terhadap keputusan pembelian (Y). Pada Tabel 4.8 disajikan analisis pengaruh secara simultan.

TABEL 4.8

HASIL ANALISIS PENGARUH SECARA SIMULTAN ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig. 1 Regression 42.301 3 14.100 45.335 .000a Residual 14.929 48 .311 Total 57.231 51

a. Predictors: (Constant), Citra Merek, Harga, Iklan b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Sumber: Peneliti (2014)

Berdasarkan Tabel 2014 didapatkan nilai Fhitung sebesar 45.335 > Ftabel sebesar 2.80 dengan nilai signifikan F 0,000 <0.05 berarti signifikan dinyatakan diterima Ftabel diperoleh dari perhitungan menggunakan metode SPSS i 6.0 Karena nilai signifikansi Fhitung kurang dari 5%, maka Ho ditolak dan H1 ditrima, hal ini berarti bahwa harga, iklan dan citra

merk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.

4.3.4.2 Uji Hipotesis 2

Digunakan untuk mengetahui pengaruh secara parsial atau individu yaitu antar harga, (X1) iklan (X2) dan citra merk (X3) terhadap keputusan pembelian (Y). Adapun hasil perhitungan pengujian hipotesa uji t dapat dilihat pada Tabel 4.9:

TABEL 4.9

HASIL ANALISA VARIANS HUBUNGAN SECARA PARSIAL MELALUI UJI t DAN SIGNIFIKAN t Coefficients* Model t Sig. 1 (Constant) .462 .646 Harga 5.166 .000 Iklan 3.100 .003 Citra Merek 4.652 .000

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Peneliti (2014)

ttabel diperoleh dari perhitungan menggunakan metode SPSS 16.0 Dari Tabel 4.9 dapat diketahui bahwa nilai uji t masing- masing variabel adalah sebagai berikut:

1. Nilai thmng untuk variabel bebas harga (X1) sebesar 5.166 < ttabel sebesar 1,677 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 <0.05 (signfikan) hal ini berarti variabel iklan (X1) secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).

2. Nilai t hitung untuk variabel bebas iklan (X2) sebesar 3.100 > ttabel sebesar 1,677 dengan nilai signifikan sebesar 0,003 <0,05 (signifikan)

Hal ini berarti variabel bebas iklan (X2) secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).

3. Nilai t hitung untuk variabel bebas citra merek PC3) sebesar 4.652 > ttabel sebesar 1,677 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 <0,05 (signifikan) Hal ini berarti variabel bebas citra merek (X3) secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y).

Dari hasil perhitungan uji t diatas maka diperoleh hipotesa sebagai berikut yaitu " terdapat pengaruh secara parsial pada variable harga (X1), iklan (X2), dan citra merek (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) pada studi kasus di Giant Waru Sidoarjo".

4.3.4.3 Uji Hiptesis 3

Dari hasil uji regresi berganda didapat pembuktian variabel bebas yang mana pengaruhnya dominan terhadap variabel terikat Adapun pembuktian dominan dapat dilihat dari besarnya nilai Standardized Coefficients Beta (Koefisien standar regresi beta) sebagai berikut:

TABEL 4.9

Koefisien standart regresi beta Coefficients*

Model Standardized Coefficients Beta

1 (Constant)

Harga 0.396

iklan 0.307

Citra Merek 0.448

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber: Peneliti (2014)

Dari Tabel 4.9 diketahui bahwa variabel citra merk (X3) memiliki nilai Standarized Coefficients Beta (Koeffisien standar regresi beta) terbesar yaitu sebesar 0,488 dibandingkan dengan variabel bebas yang lain, maka variabel citra merk (X3) merupakan variabel bebas yang dominan mempengaruhi variabel terikat yaitu keputusan pembelian (Y) pada studi kasus di Giant Waru Sidoarjo.

4.4 Pembahasan

Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan pembuktian dari hipotesis yang di ajukan pada bab sebelumnya sebagai berikut :

1. Hipotesis pertama "Bahwa harga, iklan dan citra merek produk minuman Club berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian di Giant Waru Sidoarjo." terbukti kebenarannya.

2. Hipotesis kedua "Bahwa harga, iklan dan citra merek produk minuman Club berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian konsumen di Giant Waru Sidoarjo." terbukti kebenarannya.

3. Hipotesis yang ketiga "Bahwa citra merek produk minuman Club berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian konsumen di Giant Waru Sidoarjo." terbukti kebenarannya.

BAB V

Dalam dokumen PENGARUH HARGA IKLAN DAN CITRA MEREK PRO (Halaman 51-60)

Dokumen terkait