• Tidak ada hasil yang ditemukan

6.1 Analisis Metode Kano

6.1.1 Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas

Variabel yang digunakan dalam perbaikan rancangan infant incubator

pada kuesioner Kano berjumlah 7 variabel. Hasil data kuesioner Kano yang didapat dilakukan pengujian validitas dari pertanyaan 1 hingga 7 dengan menggunakan persamaan korelasi product moment (Pearson) yang disebarkan kepada 35 responden dokter dan perawat bagian anak. Rekapitulasi uji validitas model kano dapat dilihat pada Tabel 6.1.

Tabel 6.1 Rekapitulasi Perhitungan Validitas Model Kano

Atribut Koef. Korelasi r Tabel N Keterangan

1 0.499 0.334 35 Valid 2 0.527 0.334 35 Valid 3 0.378 0.334 35 Valid 4 0.763 0.334 35 Valid 5 0.508 0.334 35 Valid 6 0.419 0.334 35 Valid 7 0.373 0.334 35 Valid

Sumber: Hasil Pengolahan Data

Nilai koefisien korelasi product moment untuk semua atribut berada di atas 0,334, sehingga disimpulkan bahwa atribut pertanyaan pada kuesioner adalah valid atau dengan kata lain terdapat konsistensi internal dalam variabel tersebut.

Nilai reliabilitas yang didapatkan adalah sebesar 0,5021. Dari tabel kritis koefisien korelasi r Pearson untuk taraf signifikan 5%, dengan jumlah responden 35 diperoleh nilai kritis sebesar 0.334. Nilai r hitung > r kritis, maka data

dinyatakan reliabel dan disimpulkan bahwa kuesioner kano dapat dipercaya kebenaran datanya.

6.1.2 Analisis Kategori Terpilih

Berdasarkan nilai yang diberikan oleh konsumen didapatkan kategori - kategori Kano. Pemetaan Kategori Kano Tiap Atribut dapat dilihat pada Tabel 6.2.

Tabel 6.2 Pemetaan Kategori Kano Tiap Atribut

No Atribut Kategori Kano

1 Dimensi Infant Incubator 70 cm x 50 cm x 40 cm M 2 Jarak lantai dari dasar compartment 100 cm M 3 Bahan compartment infant incubator yaitu

Acrylic M

4 Fungsi Tambahan pada infant incubator yaitu

Tempat Tabung Oksigen A

5 Ukuran lubang pintu yaitu 15 cm A

6 Harga infant incubator Rp 10.000.000 O 7 Posisi controller pada infant incubator berada di

samping kanan atas M

Sumber: Hasil Pengolahan Data

Pemetaan kategori kano menghasilkan 2 atribut yang berada pada kategori

Attractive, 1 atribut yang berada pada kategori One dimensional, dan 4 atribut yang berada pada kategori Must be. Dengan melihat kategori Kano pada tiap atribut, perusahaan dapat melakukan prioritas pengembangan produk tersebut. Contohnya pada atribut-atribut yang masuk dalam kategori must be akan lebih baik bila tidak dikembangkan lebih lanjut dengan investasi yang tinggi. Hal ini karena atribut tersebut memang merupakan atribut yang harus ada. 13

13

Mokh Suef. 2013.”Quality Initiatives as QFD-Kano Technical Responses: a Conceptual Model”. Proceeding of Industrial Engineering and Service Science.

Lebih baik pengembangan atribut dilakukan pada kategori one dimensional. Perusahaan

seharusnya memenuhi kategori attractive karena akan menciptakan kemungkinan besar untuk perbedaan, yaitu membedakan produk perusahaan dengan pihak pesaing.

6.1.3 Analisis Kuantitatif Kano

Tujuan analisis kuantitatif kano adalah mengkuantifikasi hubungan antara kepuasan konsumen (S) dengan pemenuhan keinginan konsumen (CR) dengan sebuah persamaan14

. Persamaan kepuasan konsumen dan nilai kepuasan konsumen dengan tingkat pemenuhan 1 untuk masing-masing atribut yang diperoleh dapat dilihat pada Tabel 6.3

Tabel 6.3 Fungsi Kepuasan Konsumen untuk Tiap Atribut

No Atribut Kategori

Kano si = a f(y) + b

Kepuasan Konsumen

(y = 1)

1 Dimensi Infant Incubator 70 cm x

50 cm x 40 cm M S1 = 1.266-y1 + 0.837 0,371

2 Jarak lantai dari dasar

compartment 100 cm M S2 = 1.294

-y2

+ 0.840 0,364

3 Bahan compartment infant

incubator yaitu Acrylic M S3 = 0.989

-y3

+ 0.583 0,219

4

Fungsi Tambahan pada infant incubator yaitu Tempat Tabung Oksigen

A S4 = 0.441 ey2 + 0.728 1,955

5 Ukuran lubang pintu yaitu 15 cm A S5 = 0.512ey5 + 0.918 1,666

6 Harga infant incubator Rp

10.000.000 O S6 = 1.091 y6 – 0.545 0,545

7

Posisi controller pada infant incubator berada di samping kanan atas

M S7 = 1.582e-y7 + 0.982 0,400

Sumber: Hasil Pengolahan Data

Nilai kepuasan yang paling tinggi dari persamaan dengan tingkat pemenuhan yang sama terhadap masing-masing atribut terdapat pada kategori Kano attractive pada atribut “fungsi tambahan tempat tabung oksigen” dan yang

14

Yuhazri. 2012. How To Measure And Identify The Ultimate Improvement Required For Customer Satisfaction. Universiti Teknikal Malaysia Melaka Malaysia.

paling rendah terdapat pada kategori Kano must be pada atribut “Bahan

compartment infant incubator yaitu Acrylic

Pendekatan analisis kuantitatif kano dalam menentukan fungsi kepuasan kepuasan konsumen menunjukkan bahwa fungsi tambahan tempat tabung oksigen menghasilkan tingkat kepuasan yang paling tinggi yaitu 1.955 sehingga jika atribut tersebut dipenuhi maka kepuasan konsumen akan meningkat tajam.

6.2 Analisis Metode Quality Function Deployment (QFD) Fase I 6.2.1 Analisis Planning Matrix15

Kategori

Total tingkat kepentingan atribut perancangan produk ditunjukkan dengan nilai sales point, importance weightdan bobot perencanaan relatif dari suatu variabel terhadap variabel lainnya ditunjukkan oleh relative weight. Nilai dalam planning matrixdari produk infant incubator dapat dilihat pada Tabel 6.4.

Tabel 6.4. Nilai Importance Weight dan Relative Weight

Atribut CI Sales Poin Bobot Absolut Bobot Relatif

A Fungsi Tambahan pada Infant Incubator yaitu

Tempat Tabung Oksigen 4 1,5 6,504 22,63%

A Ukuran Lubang Pintu yaitu 15 cm 3 1,5 3,463 12,05%

O Harga Infant Incubator Rp 10.000.000 3 1 2,254 7,84%

M Dimensi Infant Incubator 70 cm x 50 cm x 40

cm 3 1 2,245 7,81%

M Jarak lantai dari dasar compartment 100 cm 2 1,2 1,195 4,16% M Bahan compartment infant incubator yaitu

Acrylic 5 1,2 6,924 24,09%

M Posisi controller pada infant incubator berada

di samping kanan atas. 5 1 6,158 21,42%

Sumber: Hasil Pengolahan Data

15

Lou Cohen,Quality Function Deployment:How to Make QFD Work for You,(USA : Addison- Wesley Publishing Company, 1995),hal : 94.

Fungsi tambahan tempat tabung oksigen menjadi prioritas perbaikan karena memiliki bobot terbesar yaitu 22,63% dan sales poin yang tinggi.

Penentuan karakteristik teknis merupakan salah satu tahap penting dalam pembuatan QFD.Karakteristik teknis merupakan kemampuan teknis perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen16

No

. Karakteristik teknisdari proses produksi infant incubator Gea Medical YP-100 berdasarkan wawancara dengan pihak

supplier adalah sebagai berikut pada Tabel 6.5

Tabel 6.5 Karakteristik Teknis Produk Infant Incubator Karakteristik Teknis Produk

1 Ergonomy 2 Cost 3 User Friendly 4 Features 5 Safe Operation 6 Durability 7 Aesthetics

Sumber: Hasil pengumpulan data

Karakteristik teknis diatas digunakan dalam pembangunan House of Quality (QFD Fase I).

6.2.2 Analisis Matriks Ukuran Kinerja pada QFD Fase I

Ukuran kinerja kinerja berupa tingkat kesulitan, derajat kepentingan dan perkiraan biaya ditentukan berdasarkan karakteristik teknis produk. Hasil ukuran kinerja berupa tingkat kesulitan, derajat kepentingan dan perkiraan biaya dapat dilihat pada Gambar 6.1

16

BAB VII

Dokumen terkait