• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Penempatan Posisi Kerja oleh General Manager PT. Indra Karya

BAB III METODE PENELITIAN

4.5 Hasil Penelitian

4.5.3 Analisis Penempatan Posisi Kerja oleh General Manager PT. Indra Karya

Efektivitas penempatan tenaga kerja merupakan salah satu faktor penunjang untuk mendapatkan kualitas yang di inginkan perusahaan.

Pihak manajer PT. Indra Karya Persero Divisi Engineer 1 Malang, Bpk.

Amin Mardiantono memaparkan bahwa penempatan merupakan tindak lanjut dari seleksi, yaitu menempatkan calon pegawai yang diterima (lulus

seleksi) pada jabatan/pekerjaan yang membutuhkannya dan sekaligus mendelegasikan pada orang tersebut. Dengan demikian, calon pegawai itu akan dapat mengerjakan tugas - tugasnya pada jabatan yang bersangkutan Dalam penempatan posisi kerja ada beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan penelitian. Diantaranya tentang bagaimana pertimbangan perusahaan dalam menempatkan posisi kerja karyawan supaya proporsional dengan pengetahuan karyawan. Pihak Manajer Perusahaan, Bpk. Amin mengaku bahwa:

“Dalam pertimbangan penempatan posisi kerja di perusahaan ini biasanya mengacu pada latar belakang pendidikan yang harus dimiliki oleh seorang karyawan yang akan di rotasi, minimum yang disyaratkan meliputi pendidikan yang disyaratkan atau bisa juga pendidikan alternatif, dan juga pengetahuan, keterampilan, mental, fisik dan pengalaman kerja mereka”.

Menurut Hasibuan (2015) sebelum menempatkan tenaga kerja ditempat mereka harus bekerja, perlu dipertimbangkan beberapa faktor antara lain :

a) Keahlian

Kesanggupan, kecakapan seseorang untuk melaksanakan tugas dan pekerjan yang dibebankan kepadanya. Setiap pekerjaan menuntut pengetahuan, keterampilan dan sikap tertentu.

b). Keterampilan

Kemampuan dan penguasaan teknis operasional mengenai bidang tertentu, yang bersifat kekaryaan. Keterampilan diperoleh melalui proses belajar dan berlatih.

c). Kualifikasi

Persyaratan kualitas minimum orang yang bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik dan kompeten.

Melalui penjelasan responden. Dalam pertimbangan penempatan posisi kerja pada PT. Indra Karya, menggunakan acuan pada latar belakang pendidikan yang harus dimiliki oleh seorang karyawan yang akan di rotasi atau ditempatkan, kualifikasi minimum yang dibutuhkan meliputi pendidikan yang disyaratkan atau bisa juga pendidikan alternatif, dan juga pengetahuan, keterampilan, mental, fisik dan pengalaman kerja karyawan PT. Indra Karya Persero Divisi Engineer 1 Malang

Peneliti kemudian menelusuri lebih dalam terhadap sistem penempatan pada PT. Indra Karya Persero Divisi Engineer 1 Malang dengan menggunakan instrumen indikator sudah atau tidaknya perusahaan dalam memfokuskan pelaksanaan penempatan kerja karyawan berdasar kemampuan karyawan untuk mendongkrak indeks prestasi kerja perusahaan

Bpk. Amin menuturkan bahwa:

“Ya, tentu saja, kami melakukan penempatan kerja sesuai dengan tingkat kecakapan mereka dalam mengerjakan tugas yang diemban agar setiap departemen dapat bersinergi baik dengan visi misi perusahaan”.

Menurut (Bernardin dan Russel, 2016) kriteria yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan penempatan pegawai antara lain:

a. Pengetahuan

Merupakan suatu kesatuan informasi terorganisir yang biasanya terdiri dari sebuah fakta atau prosedur yang diterapkan secara langsung terhadap kinerja.

b. Kemampuan

Kemampuan menunjukan kesanggupan, kecakapan seseorang untuk melaksanakan tugas dan pekerjan yang dibebankan kepadanya.

c. Sikap

Sikap merupakan pernyataan evaluatif yang baik dan menguntungkan, hal ini menyangkut mengenai obyek, orang atau peristiwa dimana sikap dapat mencerminkan bagaimana seseorang merasakan sesuatu (misalnya benar, salah, setuju, tidak setuju).

Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa Bpk. Amin selaku pihak yang bertanggung jawab besar dalam perusahaan telah melakukan penempatan kerja sesuai dengan tingkat kecakapan karyawan yang dapat di ketahui dalam efisiensi pengerjaan tugas yang diemban karyawan, hal tersebut tidak lepas dengan harapan agar setiap departemen mengalami kenaikan indeks prestasi kerja dan tentunya dapat bersinergi baik dengan visi misi perusahaan.

Peninjauan mengenai keselarasan karyawan dengan visi misi perusahaan setelah melalui prosedural penempatan kerja seperti yang telah dipaparkan responden mengantarkan peneliti untuk mendalami tentang bagaimana menangani sikap karyawan supaya sejalan dengan visi misi perusahaan. Pihak Manajer Perusahaan mengatakan bahwa:

“Ya mas , yang pasti, saya harus pastikan karyawan tahu apa yang diharapkan dari mereka, agar semua hal karyawan faham betul keinginan perusahaan dari kehadiran mereka dalam perusahaan. Oleh karenanya kami menyediakan kerangka kerja khusus di mana orang dengan jelas mengetahui apa yang diharapkan”.

Dari penjelasan responden dalam tujuannya supaya karyawan sejalan degan visi misi perusahaan, maka perlu penekanan baik secara verbal maupun non - verbal terhadap karyawan bersangkutan untuk memastikan karyawan tahu apa yang diharapkan dari mereka untuk PT. Indra Karya Persero Divisi Engineer 1 Malang. Mulyana (20018:169) Dalam suatu organisasi perlu adanya pemahaman tentang visi dan misi, baik itu pimpinan sebagai manajemen puncak maupun pegawai sebagai karyawan.

Hal ini sangat penting dan perlu terutama untuk menentukan bagaimana susunan organisasi informal berjalan, untuk memastikan iklim dan budaya organisasi dan untuk mendapatkan pandangan–pandangan mengenai gaya manajemen yang paling baik

Harapan yang spesifik dan brilian dari perusahaan terhadap para karyawannya tentu harus melalui tahapan dalam menempatkan karyawan.

Melanjutkan dari penuturan responden, maka penelitian terhadap variabel penempatan posisi kerja di selesaikan dengan indikator bagaimana tahapan perusahaan PT. Indra Karya dalam menempatkan karyawan.

Responden menjelaskan bahwa ada beberapa tahapan dalam menempatkan posisi kerja karyawan, antara lain:

“Iya, yang pertama saya cari Informasi analisis jabatan yang memberikan deskripsi jabatan, spesialisasi jabatan dan standar prestasi yang seharusnya ada dalam setiap jabatan tersebut. Kemudian saya susun rencana-rencana Sumber Daya Manusia yang akan memberikan konfirmasi tentang tersedia

tidaknya lowongan pegawai suatu instansi. Dan yang terakhir yakni harapan akan keberhasilan dari fungsi rekrutmen yang di kelola oleh Ibu Nadia yang akan menjadi jaminan kepada saya bahwa tersedia sekelompok orang yang akan dipilih”.

Sebelum mengadakan penempatan pegawai dalam hal ini perlu melihat metode-metode yang harus ditempuh dalam penempatan pegawai.

Adapun metode-metode yang harus ditempuh dalam hal ini menurut Rosyidah (2018:155) adalah:

1. Menentukan kebutuhan-kebutuhan Sumber Daya Manusia.

2. Mengupayakan persetujuan anggaran untuk mengadakan atau mengisi jabatan-jabatan.

3. Mengmbangkan kriteria penempatan yang valid.

4. Pengadaan (recruitment).

5. Menyiapkan daftar dari para pegawai yang berkualitas.

6. Mengadakan seleksi pegawai.

Perumusan dalam tahapan penempatan posisi kerja pada PT. Indra Karya Persero Divisi Engineer 1 Malang di awali dengan pencarian Informasi tentang analisis jabatan yang memberikan deskripsi jabatan, spesialisasi jabatan dan standar prestasi yang seharusnya ada dalam setiap jabatan. Kemudian pihak perusahaan memberikan susunan rencana-rencana Sumber Daya Manusia yang akan memberikan konfirmasi tentang tersedia tidaknya lowongan pegawai suatu instansi. Dan yang terakhir yakni harapan perusahaan dari keberhasilan fungsi rekrutmen yang akan menjadi jaminan kepada manajer bahwa tersedia sekelompok orang yang akan dipilih.

4.5.4 Analisis Kualitas Kinerja Karyawan oleh General Manager PT. Indra