Dalam analisis perangkat ajar sejenis ini, akan dibahas tiga contoh perangkat ajar sejenis dilihat dari beberapa parameter tertentu. Tujuan dari analisis perbandingan perangkat ajar ini adalah untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada perangkat ajar tersebut dan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan perangkat ajar ini. Berikut adalah tiga contoh perangkat ajar sejenis yang dipakai sebagai perbandingan, yaitu:
1. E-dukasi.net
Gambar 3.10 Tampilan menu pada e-dukasi.net
E-dukasi net adalah merupakan portal bahan belajar dan jaringan komunitas sekolah yang dibina dan dikembangkan oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi (Pustekkom) depdiknas. Situs ini bermula dari serangkaian penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh tim pustekkom.
Layanan bahan belajar yang tersedia meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan masayarakat. Portal ini berisi bahan belajar untuk bahan belajar sesuai kurikulum yang berlaku. Melalui fasilitas bahan pelajar, pengguna dapat memanfaatkan sumber belajar yang dirancang secara khusus dalam portal e-dukasi.net. Pada menu bahan belajar ini terdapat pilihan materi pokok, modul online, pengetahuan populer, bank soal, ujian kompetensi, dan multimedia interaktif
Gambar 3.11 Isi Materi pada perangkat ajar e-dukasi.net
Secara keseluruhan, penyampaian materi dilakukan dengan cukup seimbang. Penjelasanya dipaparkan secara lengkap berupa teks dan animasi. Selain itu, terdapat latihan soal interaktif untuk pengguna. Latihan soal terdiri dari pilihan ganda.
2. Pesona Edu : reseptor rangsangan pada kulit
Gambar 3.13 Perangkat ajar reseptor pada rangsangan kulit
Memulai aktivitas pada tahun 1986 sebagai software developer pertama di Indonesia dengan nama PT. Kreasi inti dinamika, kemudian berubah nama menjadi PT. Kuantum inti dinamika. Pada tahun-tahun pertama PT. Kreasi inti dinamika melakukan riset dan menerbitkan berbagai software untuk membantu siswa sekolah dasar seperti: belajar berhitung, pembagian, perkalian, peta indonesia.
Pada tahun 2001, PT. Kuantum inti dinamika berkeyakinan bahwa penggunaan Seri software pendidikan yang sesuai dengan kurikulum merupakan kebutuhan mendesak bagi para guru dalam meningkatkan mutu Pengajaran di Indonesia. Untuk itu PT. Kuantum inti dinamika telah memulai penerbitan seri software fisika untuk smp dan sma dengan nama pesona fisika. dilanjutkan dengan pesona matematika pada tahun 2003.
Sebagai bagian dari strategi marketing global, PT. Kuantum inti dinamika telah berubah nama menjadi PT. Pesona edukasi bersamaan dengan tayang perdana acara edutainment pesona fisika di tvri pada bulan januari 2004.
Materi yang dibuat mulai dari jenjang SD sampai SMA. Secara
keseluruhan, perangkat ajar ini lebih condong memberikan pengajaran berupa simulasi interaktif sehingga pelajar bisa langsung membayangkan hal yang akan dipelajarinya sekaligus mencobanya secara virtual. Materi yang ditampilkan sangat To the point dan didukung oleh tampilan grafis yang baik sehingga tidak banyak penjelasan berupa teks.
Secara garis besar, perangkat ajar ini berupa simulasi interaktif, seperti user dapat mengklik pada bagian kulit yang dikehendaki lalu kemudian muncul penjelasan-penjelasan yang terkait. Dengan adanya simulasi pada perangkat ajar ini, user dapat membayangkan proses atau bentuk dari hal yang dipelajari dan dapat mencobanya secara virtual. Desain tampilan dalam perangkat ajar ini sudah cukup baik namun terdapat beberapa kelemahan dalam perangkat ajar ini, yaitu isi dan penjelasan materi yang disampaikan dengan sangat singkat sehingga siswa masih tetap memerlukan bimbingan dari guru dan buku pelajaran jika ingin benar-benar memahami materi dengan lengkap dan jelas.
3. Scholastic’s the magic school bus : explores the word of animals
Gambar 3.14 Tampilan main menu magic school bus
Perangkat ajar magic school bus dikembangkan oleh microsoft kids yang merupakan bagian dari perusahaan microsoft yang mendesain perangkat ajar atau games pada anak-anak. Perangkat ajar ini berisi tentang IPA biologi, seperti pengenalan hewan – hewan dan organ tubuh manusia. Materi disajikan melalui gambar, animasi, mini games, video dan narasi, dengan teks yang sedikit. Narasi, mini games dan video yang diberikan menggunakan bahasa inggris maka diperlukan bahasa inggris dasar atau bimbingan dari orang tuanya.
Desain interface seperti gambar, animasi dan video dalam perangkat ajar ini sudah cukup baik sehingga dapat menarik minat anak – anak untuk belajar perangkat ajar ini.
Gambar 3.15 Tampilan Isi materi pada perangkat ajar magic school bus
Kelemaham dari perangkat ajar ini adalah kurangnya penggunaan teks atau materi yang disajikan. Penjelasan dari menu-menu yang ada hanya berupa narasi, sehingga pada saat menggunakan perangkat aja ini user harus berada ditempat yang cukup tenang agar dapat mendengarkan penjelasan materinya dengan baik, serta perlu adanya bimbingan dari orang tua seandainya anak tidak mengerti apa yang harus dilakukan.
No. Parameter e-dukasi.net Pesona Edu Magic school bus
URL e-dukasi.net Pesonaedu.com -
1. Bahasa Indonesia Indonesia dan
inggris
Inggris
2. Program Flash Flash Flash
3. Database Tidak ada Tidak ada Tidak ada
4. Media Internet CD dan Internet CD
5. Elemen multimedia Teks, suara, gambar dan animasi Teks , gambar dan animasi Teks,gambar,animasi, video dan suara
6. Interaktifitas Ada Ada Ada
7. Penjelasan materi *** * ** 8. Playfulness *** ** *** 9. Tampilan grafis ** *** ***
10. Soal latihan Ada Tidak ada Tidak ada
11. Panduan penggunaan
Tidak ada Ada Tidak ada
12. Narasi
(story)
Tidak ada Tidak ada ada
Tabel 3.10 Perbandingan perangkat ajar sejenis
Keterangan: * : Kurang ** : Cukup baik *** : Baik
Berikut keterangan dari parameter parameter yang ada pada tabel, yaitu : 1. URL, adalah halaman perangkat ajar dalam situs internet
2. Bahasa adalah jenis bahasa yang digunakan dalam perangkat ajar, penyajian materi maupun narasi.
3. Program adalah perangkat lunak yang digunakan dan dikembangkan dalam perangkat ajar.
4. Database adalah penerapan database dalam perangkat ajar ada maupun tidak adanya database.
5. Media adalah alat penyampaian perangkat ajar ke pengguna untuk digunakan.
6. Elemen multimedia adalah jenis elemen elemen multimedia yang digunakan dalam perangkat ajar.
7. Interaktifitas adalah ada atau tidaknya interaktifitas dalam perangkat ajar.
8. Penjelasan materi adalah tingkat kelengkapan materi terhadap perangkat ajar.
9. Playfulness adalah tingkat kesenangan seperti permainan yang ada terhadap perangkat ajar.
10. Tampilan grafis adalah tingkat kemenarikan grafis terhadap perangkat ajar.
11. Soal latihan adalah ada atau tidaknya soal latihan terhadap perangkat ajar.
12. Panduan pengguna adalah ada atau tidaknya panduan untuk pengguna terhadap perangkat ajar.
13. Narasi (story) adalah ada atau tidaknya cerita terhadap perangkat ajar, baik itu narasi suara ataupun narasi berupa tulisan.