44
ANALISIS DAN PERANCANGAN
3.1 Latar Belakang SD Bhakti 3.1.1 Sejarah SD Bhakti
Ide untuk mendirikan sekolah muncul ketika melihat pendidikan anak-anak sangat memperihatinkan, khususnya anak-anak karyawan pajak. Karyawan Pajak, seperti pegawai negeri pada umumnya, sering dimutasi, baik itu ke Jakarta maupun ke luar Jakarta. Sehingga karyawan pajak kesulitan mencarikan sekolah untuk anaknya.
Atas dasar pemikiran tersebut, dipelopori oleh beberapa istri karyawan pajak yang tinggal di Komplek Pajak Kemanggisan, Jakarta Barat diantaranya Ibu Lichoen, Ibu Soetoro dan Ibu Wisnu menampung mereka di sebuah garasi salah satu rumah dinas karyawan pajak. Pada tanggal 3 Januari 1972 terkumpul 13 anak yang diajar oleh beberapa orang guru diantaranya Ibu Sutjikarsih, Ibu Ros Rosyimah, dan Ibu Djarot
Dibawah naungan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pajak (YKKP) SD Bhakti terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Saat ini telah memiliki gedung berlantai 3 dan mini stadiun dengan status akreditasi A.
SD Bhakti merupakan sekolah dasar umum yang berasaskan Pancasila. Untuk itu dalam proses belajar mengajar khususnya pelajaran
Agama, SD Bhakti berusaha memberikan pelajaran agama sesuai dengan agama yang dianut oleh siswa. Saat ini SD Bhakti baru bisa menyiapkan guru agama Islam (2 orang) guru agama Kristen (1 orang) dan guru agama Hindu (1 orang).
SD Bhakti terletak dilingkungan yang aman dan nyaman jauh dari kebisingan. Gedung SD Bhakti dibangun berlantai 3 yang nyaman dan sehat untuk proses belajar mengajar. Halaman yang terbuka dan lapang untuk bermain siswa. SD Bhakti terdiri dari dua program yaitu SD dengan program SSN dan SD dengan program Bilingual Class.
3.1.2 Visi dan Misi Sekolah
VISI
Unggul Dalam Prestasi, Berbudi Pekerti Luhur, Iman dan Taqwa serta berwawasan global.
MISI
- Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki
- Menanamkan dasar-dasar perilaku dan berakhlak mulia
- Menumbuhkan dasar-dasar kemahiran membaca, menulis, dan berhitung
- Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif
- Menumbuhkan sikap toleransi, tanggung jawab, kemandirian, dan kecakapan emosional
- Memberikan dasar- dasar keterampilan hidup, kewirausahaan dan etos kerja
3.1.3 Struktur Organisasi SD Bhakti Gambar 3.1
Ke
pal
a
TU
Wk
Kase
k
Aka
demi
k
Wk
Kase
k
Kesi
swaa
n
Peng
urus
SD
Bhak
ti
Perw
akila
n
kelas
SD
Bhak
ti
Kep
ala
SD
Bha
kti
Penel
itian
dan
Peng
emba
ngan
Pra muk a Pengem bangan diri UK S TU keb ersi han sat pa m koor d kelas kelas 1 BL Kelas 1A Kelas 1B Kelas 1C koor d kelas Kelas 2A Kelas 2B Kelas 2C koor d kelas Kelas 3A Kelas 3B Kelas 3C koor d kelas Kelas 4A Kelas 4B Kelas 4C koor d kelas Kelas 5A Kelas 5B Kelas 5C koor d kelas perpu staka an Kelas 6A Kelas 6B Kelas 6C Gambar 3.1 Struktu r Organis asi SD BhaktiSedangkan penjelasan dari wewenang dan tugas dari tiap – tiap jabatan dalam institusi sebagai berikut :
a. Pengurus sekolah
Sebagai stakeholder sekolah dimana tugasnya memberi input
mengenai KBM(Kegiatan Belajar Mengajar), Mengenai kinerja guru dan karyawan, serta melaksanakan sebagian dari program sekolah yang terkait dengan program sosial. Untuk sampai saat ini pengurus sekolah dipimpin oleh Ibu Ika Hermanto.
b. Kepala SD Bhakti
Saat ini SD Bhakti dipimpin oleh Bapak Drs. Bambang
Purwanto. Kepala sekolah memiliki lama masa jabatan 4 tahun dalam
satu periode, dan maksimal menjabat sebagai kepala sekolah dua periode. Kepala sekolah memiliki tugas yaitu mengurus, memimpin dari berbagai segi bidang EMASLIM. Dimana bidang – bidang tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, Yaitu :
I) E : Educator
Kepala Sekolah sebagai Educator / Pendidik bermakna sebagai sebuah proses pembentukan karakter yang didasari nilai – nilai dari Esensi Pendidikan. Proses Pembentukan Karakter didasarkan , pada :
• Alat Pendidikan • Kewibawaan
• Keteladanan Kasih Yang Tulus • Penguatan , dan
• Ketegasan Yang Mendidik.
Dalam konteks kependidikan dimana Kepala Sekolah berperan sebagai Pendidik haruslah berorientasi pada tindakan :
• Bertindak sebagai Guru • Membimbing Guru • Membimbing Karyawan • Membimbing Siswa • Mengembangkan Staff • Belajar IPTEK
• Memberi contoh mengajar
II) M : Manager
Kepala Sekolah sebagai Manajer bermakna adalah seluruh kemampuan dalam mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan institusi pendidikan secara efektif dan efisien melalui fungsi – fungsi manajerial, dengan bertindak dalam : • Menyusun Program
• Menyusun organisasi kepegawaian • Menggerakkan staff
• Mengoptimalkan Sumber Daya Manusia
III) A : Administrator
Kepala Sekolah sebagai Administrator bermakna Kepala Sekolah adalah Insan yang mengatur Penatalaksanaan Sistem Administrasi pada bidang-bidang :
• Murid
• Kurikulum dan Pembelajaran • Personil
• Keuangan • Tata Usaha
• Sarana dan Prasarana • Hubungan Masyarakat,
dengan berorientasi pada program kegiatan : • Mengelola Administrasi KBM dan BK • Mengelola Administrasi Kesiswaan • Mengelola Administrasi Keuangan
• Mengelola Administrasi Sarana / Prasarana • Mengelola Administrasi Komite Sekolah
IV) S : Supervisor
Kepala Sekolah sebagai Supervisor adalah upaya – upaya dalam membantu dan mengembangkan profesionalitas guru, dengan berorientasi pada :
• Teknik Individu • Kelompok • Kunjungan Kelas
Kegiatan – kegiatan yang dapat dilakukan dalam konteks Kepala Sekolah sebagai Supervisor , adalah :
• Menyusun program supervise • Melaksanakan supervise • Memanfaatkan hasil supervise
V) L : Leader
Kepala Sekolah sebagai Leader / Pemimpin, adalah upaya – upaya untuk mempengaruhi orang – orang untuk bekerjasama mencapai tujuan, dengan berorientasi pada tugas (teori X) dan berorientasi pada hubungan (teori Y).
Langkah – langkah dalam pemahaman Kepala Sekolah sebagai Leader adalah :
• Kemampuan mengenal bawahan / peserta didik • Kemampuan memahami visi dan misi sekolah • Kemampuan mengambil keputusan
• Kemampuan berkomunikasi
VI) I : Innovator
Kepala Sekolah sebagai Inovator adalah pribadi yang dinamis dan kreatif , yang tidak terjebak pada suatu rutinitas. Pribadi yang inovator harus melakukan upaya – upaya :
• Kemampuan menemukan gagasan – gagasan baru/kekinian
• Melakukan pembaharuan di sekolah
VII) M : Motivator
Kepala Sekolah bertindak sebagai Motivator adalah Kemampuan memberi dorongan agar seluruh komponen pendidikan dapat berkembang secara profesional, dengan mengembangkan kemampuan :
• Kemampuan mengatur lingkungan kerja • Kemampuan mengatur suasana kerja • Kemampuan menerapkan prinsip • Penghargaan dan hukuman
c. Penelitian dan Pengembangan
Memiliki wewenang dalam pengembangan SDM( Sumber Daya Manusia), Pengembangan visi misi sekolah. Penelitian dan Pengembangan di SD Bhakti saat ini dipimpin oleh Bapak
Subroto, M.Pd. Memiliki masa jabatan 4 tahun dalam satu periode,
dan maksimal menjabat dua periode.
d. Kepala TU
Memiliki tugas sebagai admin sekolah, membantu kepala sekolah dari sisi administrasi, IT, keungan dan surat – menyurat. Saat ini Kepala TU dipimpin oleh Bapak Nyoman Santra, SE.
e. Wk. Kasek Akademik
Memiliki wewenang mengurus kurikulum sekolah, dipimpin oleh Bapak Jubaedi Suryadiningrat, M.pd.
f. Wk. Kasek Kesiswaan
Memiliki wewenang mengurus kegiatan kesiswaan, dipimpin oleh Ibu Hafia Lisda, Sbd
g. Kelas 1 BL
BL Memiliki arti Billingual, Sudah 3 tahun ini SD Bhakti membuat kelas billingual dimana dikelas ini murid – murid
diajarkan dengan bahasa inggris baik dari segi materi maupun dari segi pengajaran, dan SD Bhakti bekerja sama dengan cambridge untuk kelas billingual.
h. Koordinator kelas 1
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya, menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 1 dipimpin oleh Ibu Sisilia disti S.
i. Koordinator kelas 2
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya, menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 2 dipimpin oleh Ibu Meilina Indah Lestari.
j. Koordinator kelas 3
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya,
menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 3 dipimpin oleh Bapak Firman Iman R.
k. Koordinator kelas 4
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya, menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 4 dipimpin oleh Ibu Hafia Lisda.
l. Koordinator kelas 5
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya, menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 5 dipimpin oleh Ibu Nur Hafizah.
m. Koordinator kelas 6
SD Bhakti dibagi 3 bagian setiap kelasnya, yaitu kelas A, B, dan C. Dan tugas dari koordinator kelas ini adalah Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari kelas pararel nya, menyusun program mingguan, serta memimpin rapat kelas. Untuk koordinator kelas 6 dipimpin oleh Bapak M. Safarudin.
n. Perpustakaan
Sebagai pustakawan, Dipimpin oleh bapak Yogi Sayogi.
3.2 Analisis Sistem Pengajaran Yang Sedang Berjalan 3.2.1 Gambaran Proses Belajar Mengajar
Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran pokok yang terdapat di SD Bhakti, Mata pelajaran IPA sudah didapat dari kelas satu hingga kelas enam. Materi yang diberikan sesuai dengan kurikulum yang sedang digunakan, dimana SD Bhakti menggunakan kurikulum berbasis KTSP yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan tahun 2006. KTSP dikembangakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Pelajaran dibagikan mulai dari tingkat dasar pengenalan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bagi siswa kelas satu SD sampai tingkat yang lebih mendetil bagi siswa kelas enam SD.
Dalam satu minggu untuk mata pelajaran IPA didapat sebanyak dua kali pertemuan, dimana satu pertemuan berlangsung selama 45 menit. Jadi total pelajaran IPA yang diberikan bagi siswa kelas 5 adalah 3 jam dalam seminggu. Pengajar mata pelajaran IPA di SD Bhakti hanya satu orang guru, dimana di SD Bhakti setiap kelas dibagi 3 kelas yaitu kelas A, B, C. dan masing – masing kelas terdapat 40 anak. Mata pelajaran IPA
juga merupakan salah satu mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional tingkat sekolah dasar.
3.2.2 Metode Pengajaran
Sistem pengajaran yang dilakukan di SD Bhakti dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung di kelas. Teknik pengajaran dilakukan dalam bentuk teori dengan media buku pelajaran, beberapa alat peraga, dan papan tulis (whiteboard) serta diselingi dengan sedikit praktek. Karena kurangnya praktek maka sistem pembelajaran dalam bentuk teori sering membuat murid merasa cepat jenuh dalam belajar IPA.
Sedangkan untuk mengevaluasi hasil belajar murid, maka guru mengadakan tes atau ulangan secara tertulis dengan mengerjakan soal – soal yang diberikan oleh guru sedikitnya dua kali dalam satu semester, satu kali ulangan umum di pertengahan semester, dan satu kali pada akhir semester. Selain ulangan murid – murid juga diberikan pekerjaan rumah yang dikerjakan secara individual dan diskusi kelompok di dalam kelas, dengan tujuan agar murid tidak jenuh dalam belajar IPA.
Adapun materi IPA yang diangkat untuk dijadikan perangkat ajar sesuai dengan kurikulum yang diberikan oleh SD Bhakti :
Tabel 3.1 Standar kompetensi dan Kompetensi dasar
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan
1. Mengidentifikasikan fungsi organ tubuh manusia
1.1 Mengidentifikasikan fungsi organ manusia 1.2 Mengidentifikasikan
fungsi organ pencernaan manusia
3.3 Analisis Sistem
3.3.1 Analisis Kebutuhan Sistem
Dalam menganalisis kebutuhan sistem yang dibutuhkan yang berkompetensi, terkait dengan hal mata pelajaran IPA kelas V – VI. Maka dari itu, penulis melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan salah satu narasumber, yaitu guru di SD Bhakti, Bapak Wahyudin, yang mengajar mata pelajaran IPA pada kelas V – VI, serta melakukan penyebaran kuesioner kepada para siswa. Data inilah yang akan digunakan oleh penulis sebagai acuan dalam perancangan perangkat ajar.
3.3.1.1 Wawancara
Salah satu teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara awal dengan guru IPA Biologi kelas V – VI, Bapak Wahyudin. Wawancara ini membahas tentang perangkat ajar IPA seperti apa yang sedang dibutuhkan untuk membantu pengajaran yang sesuai dengan standar
kompetensi nasional dan standar kompetensi sekolah. Berikut kesimpulan yang dapat diperoleh, yaitu:
1. Perangkat ajar yang dibuat akan mengikuti sesuai standar kompetensi nasional dan standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh sekolah. Salah satu standar kompetensi tersebut adalah harus adanya evaluasi latihan soal dalam aplikasi perangkat ajar yang dikembangkan untuk dapat meninjau sejauh mana para murid telah menguasai materi tersebut.
2. Materi pada aplikasi perangkat ajar tidak hanya berfokus sesuai dengan kurikulum yang diajarkan di sekolah saja, perangkat ajar ini juga memberikan informasi – informasi tambahan lainnya yang tidak didapat di materi misalnya penyebab organ tubuh manusia rusak, jam kerja dari organ tubuh manusia, dan tips hidup sehat. Sehingga dapat meminimalisasikan kebiasaan buruk manusia.
3. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan perangkat ajar ini adalah penyajian materinya yang harus sesuai dan bahasa yang digunakan harus sesuai untuk siswa kelas V – VI SD. Tampilan yang interaktif dan menarik juga sangat penting untuk menarik
perhatian para siswa, dan penerapan user interface yang tidak terlalu rumit sehingga mudah untuk digunakan bagi para siswa.
3.3.1.2 Analisis Kuesioner
Berikut adalah hasil kuesioner yang disebarkan kepada 120 siswa SD Bhakti:
1. Apa yang sering adik-adik lakukan saat menggunakan komputer?
Tabel 3.2 Tabel kegunaan komputer
Jawaban Responden Persentase
Bermain game 75 63%
Mengerjakan tugas 17 14%
Browsing 28 23%
Menonton 0 0%
Total Responden 120
Gambar 3.2 Diagram kegunaan komputer Bermain Game 63% Mengerjaka n Tugas 14% Browsi ng (Berselancar di internet) 23% Menonton 0%
Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa 75 siswa menggunakan komputer untuk lebih bermain game, 28 siswa menggunakan komputer untuk browsing, dan 17 siswa menggunakan komputer untuk mengerjakan tugas. Oleh karena itu aplikasi yang akan dibuat akan disisipkan mini games agar lebih menarik bagi para siswa.
2. Berapa lama waktu efektif untuk belajar?
Tabel 3.3 Tabel waktu efektif belajar
Jawaban Responden Persentase
30-45 menit 35 29%
45-60 menit 48 40%
60-70 menit 27 23%
>75 menit 10 8%
Total Responden 120
Berdasarkan diagram diatas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 35 siswa memiliki waktu belajar yang efektif sekitar 30-45 menit, 48 siswa sekitar 45-60 menit, 27 siswa sekitar 60-70 menit, Dan 10 siswa sekitar 75 menit. Maka isi materi dapat disesuaikan dengan interval waktu 45 – 60 menit.
3. Elemen multimedia apa yang adik – adik suka/ harapkan dalam sebuah perangkat ajar? (boleh pilih lebih dari satu)
Tabel 3.4 Tabel keinginan dalam perangkat ajar
Jawaban Responden Persentase
Animasi 45 36%
Video 5 4%
Teks dan gambar 68 54%
Suara 7 6%
Gambar 3.4 Diagram keinginan dalam sebuah perangkat ajar
Berdasarkan diagram diatas dapat disimpulkan bahwa 68 siswa menginginkan lebih ditampilkan fitur teks dan gambar, sebanyak 45 responden menginginkan adanya animasi, 7 siswa menginginkan adanya suara, dan 5 siswa menginginkan adanya video dalam perangkat ajar. Oleh karena itu program perangkat ajar yang dibuat akan lebih memperbanyak teks, gambar serta animasi.
4. Apakah adik – adik merasa sulit dalam memahami mata pelajaran IPA (Bab. Sistem pencernaan)?
Tabel 3.5 Tabel kesulitan memahami pelajaran
Jawaban Responden Persentase
Sangat mudah 0 0
Mudah 10 8%
Sulit 85 21%
Sangat sulit 25 71%
Total Responden 120
Berdasarkan diagram diatas, sebagian besar sebanyak 85 siswa merasakan kesulitan dalam memahami mata pelajara IPA di bagian sistem pencernaan ini, 25 siswa merasa sangat kesulitan, dan 10 siswa mengatakan bahwa pelajaran IPA bab sistem pencernaan itu mudah. Oleh karena itu penulis memutuskan untuk membuat media bantu pembelajaran IPA khususnya bagian sistem pencernaan.
5. Bagaimana cara adik – adik mempelajari mata pelajaran IPA Bab. Sistem Pencernaan ?
Tabel 3.6 Tabel cara mempelajari mata pelajaran IPA
Jawaban Responden Persentase
Melalui perangkat ajar 0 0%
Diajarkan oleh seseorang 95 47%
Melalui buku 90 45%
Melalui internet 17 8%
Gambar 3.6 Diagram cara mempelajari mata pelajaran IPA
Berdasarkan diagram diatas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa mempelajari mata pelajaran IPA bab. Sistem pencernaan yaitu dengan belajar sendiri melalui media cetak seperti buku dan diajarkan melalui seseorang, guru, atau les. Sehingga perangkat ajar ini didesain untuk dapat dipelajari dan dibaca sendiri oleh siswa, serta guru juga dapat melakukan penjelasan materi dengan cara mempresentasikannya.
Melalui buku 45% Melalui internet 8% Diajarkan oleh seseorang (guru, teman, les, dll) 47% Mel alui perangkat ajar 0%
6. Apa yang menyebabkan adik – adik merasa kesulitan dalam mempelajari dan memahami pelajaran IPA ?
Tabel 3.7 Tabel cara memahami pelajaran
Jawaban Responden Persentase
Pembahasan tidak menarik 3 3%
Pembahasan di buku kurang lengkap 17 14%
Terlalu banyak nama enzim 73 61%
Kurangnya latihan soal 27 22%
Gambar 3.7 Diagram cara memahami pelajaran
Berdasarkan diagram diatas, dapat diketahui bahwa seluruh siswa mengalami kesulitan mempelajari serta memahami pelajaran IPA bab. Sistem pencernaan karena terlalu banyak nama enzim yang dihasilkan oleh organ tubuh, siswa juga suka sering ketukar nama enzim yang satu
dengan lainnya. Oleh karena itu nama-nama enzim tersebut dirangkum dan akan dijelaskan dengan contoh serta animasi agar siswa mudah memahaminya.
7. Apakah soal latihan dapat membantu adik- adik dalam memahami materi sistem pencernaan ?
Tabel 3.8 Tabel peranan soal latihan
Jawaban Responden Persentase
Tidak 32 27%
Ya 88 73%
Berdasarkan diagram diatas, sebanyak 88 siswa menyatakan dapat lebih memahami mata pelajaran IPA jika dibantu dengan adanya soal-soal latihan mengenai sistem pencernaan. Oleh karena itu dalam aplikasi ini terdapat fitur kuis pilihan ganda untuk mengetahui sejauh mana siswa mengerti serta memahami mata pelajaran IPA Bab Sistem Pencernaan.
8. Apakah isi materi perangkat ajar yang adik – adik harapkan?
Tabel 3.9 Tabel harapan isi materi
Jawaban Responden Persentase
Materi sesuai kurikulum 0 0%
Materi lebih detail 64 53%
Sesuai buku pelajaran 27 24%
Gambar 3.9 Diagram harapan isi materi
Berdasarkan diagram diatas, sebanyak 64 siswa menginginkan materi yang lebih mendetail tentang sistem pencernaan manusia, 29 siswa menginginkan isi materi sesuai buku pelajaran, dan 27 siswa menginginkan isi materi sesuai apa yang diterangkan oleh guru. Maka dari itu akan diberikan materi yang lebih mendetail pada perangkat ajar ini dan mengambil beberapa penjelasan dari buku pelajaran yang digunakan.
3.3.2 Analisis Perangkat Ajar Sejenis
Dalam analisis perangkat ajar sejenis ini, akan dibahas tiga contoh perangkat ajar sejenis dilihat dari beberapa parameter tertentu. Tujuan dari analisis perbandingan perangkat ajar ini adalah untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada perangkat ajar tersebut dan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan perangkat ajar ini. Berikut adalah tiga contoh perangkat ajar sejenis yang dipakai sebagai perbandingan, yaitu:
1. E-dukasi.net
Gambar 3.10 Tampilan menu pada e-dukasi.net
E-dukasi net adalah merupakan portal bahan belajar dan jaringan komunitas sekolah yang dibina dan dikembangkan oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi (Pustekkom) depdiknas. Situs ini bermula dari serangkaian penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh tim pustekkom.
Layanan bahan belajar yang tersedia meliputi jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan masayarakat. Portal ini berisi bahan belajar untuk bahan belajar sesuai kurikulum yang berlaku. Melalui fasilitas bahan pelajar, pengguna dapat memanfaatkan sumber belajar yang dirancang secara khusus dalam portal e-dukasi.net. Pada menu bahan belajar ini terdapat pilihan materi pokok, modul online, pengetahuan populer, bank soal, ujian kompetensi, dan multimedia interaktif
Gambar 3.11 Isi Materi pada perangkat ajar e-dukasi.net
Secara keseluruhan, penyampaian materi dilakukan dengan cukup seimbang. Penjelasanya dipaparkan secara lengkap berupa teks dan animasi. Selain itu, terdapat latihan soal interaktif untuk pengguna. Latihan soal terdiri dari pilihan ganda.
2. Pesona Edu : reseptor rangsangan pada kulit
Gambar 3.13 Perangkat ajar reseptor pada rangsangan kulit
Memulai aktivitas pada tahun 1986 sebagai software developer pertama di Indonesia dengan nama PT. Kreasi inti dinamika, kemudian berubah nama menjadi PT. Kuantum inti dinamika. Pada tahun-tahun pertama PT. Kreasi inti dinamika melakukan riset dan menerbitkan berbagai software untuk membantu siswa sekolah dasar seperti: belajar berhitung, pembagian, perkalian, peta indonesia.
Pada tahun 2001, PT. Kuantum inti dinamika berkeyakinan bahwa penggunaan Seri software pendidikan yang sesuai dengan kurikulum merupakan kebutuhan mendesak bagi para guru dalam meningkatkan mutu Pengajaran di Indonesia. Untuk itu PT. Kuantum inti dinamika telah memulai penerbitan seri software fisika untuk smp dan sma dengan nama pesona fisika. dilanjutkan dengan pesona matematika pada tahun 2003.
Sebagai bagian dari strategi marketing global, PT. Kuantum inti dinamika telah berubah nama menjadi PT. Pesona edukasi bersamaan dengan tayang perdana acara edutainment pesona fisika di tvri pada bulan januari 2004.
Materi yang dibuat mulai dari jenjang SD sampai SMA. Secara
keseluruhan, perangkat ajar ini lebih condong memberikan pengajaran berupa simulasi interaktif sehingga pelajar bisa langsung membayangkan hal yang akan dipelajarinya sekaligus mencobanya secara virtual. Materi yang ditampilkan sangat To the point dan didukung oleh tampilan grafis yang baik sehingga tidak banyak penjelasan berupa teks.
Secara garis besar, perangkat ajar ini berupa simulasi interaktif, seperti user dapat mengklik pada bagian kulit yang dikehendaki lalu kemudian muncul penjelasan-penjelasan yang terkait. Dengan adanya simulasi pada perangkat ajar ini, user dapat membayangkan proses atau bentuk dari hal yang dipelajari dan dapat mencobanya secara virtual. Desain tampilan dalam perangkat ajar ini sudah cukup baik namun terdapat beberapa kelemahan dalam perangkat ajar ini, yaitu isi dan penjelasan materi yang disampaikan dengan sangat singkat sehingga siswa masih tetap memerlukan bimbingan dari guru dan buku pelajaran jika ingin benar-benar memahami materi dengan lengkap dan jelas.
3. Scholastic’s the magic school bus : explores the word of animals
Gambar 3.14 Tampilan main menu magic school bus
Perangkat ajar magic school bus dikembangkan oleh microsoft kids yang merupakan bagian dari perusahaan microsoft yang mendesain perangkat ajar atau games pada anak-anak. Perangkat ajar ini berisi tentang IPA biologi, seperti pengenalan hewan – hewan dan organ tubuh manusia. Materi disajikan melalui gambar, animasi, mini games, video dan narasi, dengan teks yang sedikit. Narasi, mini games dan video yang diberikan menggunakan bahasa inggris maka diperlukan bahasa inggris dasar atau bimbingan dari orang tuanya.
Desain interface seperti gambar, animasi dan video dalam perangkat ajar ini sudah cukup baik sehingga dapat menarik minat anak – anak untuk belajar perangkat ajar ini.
Gambar 3.15 Tampilan Isi materi pada perangkat ajar magic school bus
Kelemaham dari perangkat ajar ini adalah kurangnya penggunaan teks atau materi yang disajikan. Penjelasan dari menu-menu yang ada hanya berupa narasi, sehingga pada saat menggunakan perangkat aja ini user harus berada ditempat yang cukup tenang agar dapat mendengarkan penjelasan materinya dengan baik, serta perlu adanya bimbingan dari orang tua seandainya anak tidak mengerti apa yang harus dilakukan.
No. Parameter e-dukasi.net Pesona Edu Magic school bus
URL e-dukasi.net Pesonaedu.com -
1. Bahasa Indonesia Indonesia dan
inggris
Inggris
2. Program Flash Flash Flash
3. Database Tidak ada Tidak ada Tidak ada
4. Media Internet CD dan Internet CD
5. Elemen multimedia Teks, suara, gambar dan animasi Teks , gambar dan animasi Teks,gambar,animasi, video dan suara
6. Interaktifitas Ada Ada Ada
7. Penjelasan materi *** * ** 8. Playfulness *** ** *** 9. Tampilan grafis ** *** ***
10. Soal latihan Ada Tidak ada Tidak ada
11. Panduan penggunaan
Tidak ada Ada Tidak ada
12. Narasi
(story)
Tidak ada Tidak ada ada
Tabel 3.10 Perbandingan perangkat ajar sejenis
Keterangan: * : Kurang ** : Cukup baik *** : Baik
Berikut keterangan dari parameter parameter yang ada pada tabel, yaitu : 1. URL, adalah halaman perangkat ajar dalam situs internet
2. Bahasa adalah jenis bahasa yang digunakan dalam perangkat ajar, penyajian materi maupun narasi.
3. Program adalah perangkat lunak yang digunakan dan dikembangkan dalam perangkat ajar.
4. Database adalah penerapan database dalam perangkat ajar ada maupun tidak adanya database.
5. Media adalah alat penyampaian perangkat ajar ke pengguna untuk digunakan.
6. Elemen multimedia adalah jenis elemen elemen multimedia yang digunakan dalam perangkat ajar.
7. Interaktifitas adalah ada atau tidaknya interaktifitas dalam perangkat ajar.
8. Penjelasan materi adalah tingkat kelengkapan materi terhadap perangkat ajar.
9. Playfulness adalah tingkat kesenangan seperti permainan yang ada terhadap perangkat ajar.
10. Tampilan grafis adalah tingkat kemenarikan grafis terhadap perangkat ajar.
11. Soal latihan adalah ada atau tidaknya soal latihan terhadap perangkat ajar.
12. Panduan pengguna adalah ada atau tidaknya panduan untuk pengguna terhadap perangkat ajar.
13. Narasi (story) adalah ada atau tidaknya cerita terhadap perangkat ajar, baik itu narasi suara ataupun narasi berupa tulisan.
3.3.3 Rumusan Permasalahan
Berdasarkan hasil survey dan analisis sistem perbandingan aplikasi sejenis dan data yang dilakukan baik dalam bentuk wawancara kepada Bapak Wahyudin, guru IPA kelas V – VI, maupun berdasarkan kuesioner untuk para siswa, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan atau kesulitan yang sedang dihadapi oleh guru dan siswa SD Bhakti khususnya pada tingkatan kelas V – VI sekolah dasar, yaitu:
1. Keterbatasan jumlah pengajar atau guru IPA kelas V – VI SD untuk menjelaskan materi yang cukup banyak kepada para siswa dalam satu kelas yang mencapai lebih dari 40 siswa, dan dimana terdapat enam kelas yang terdiri dari tiga kelas untuk kelas V dan tiga kelas untuk kelas VI.
2. Kurangnya waktu pertemuan bagi guru IPA untuk menyampaikan materi di kelas, dimana mata pelajaran IPA untuk kelas V hanya lima kali pertemuan dan untuk kelas VI hanya enam pertemuan. 3. Suasana kelas yang sering tidak mendukung dalam proses belajar
mengajar. Misalnya keributan atau kegaduhan yang disebabkan oleh beberapa siswa sehingga mengganggu konsentrasi bagi siswa-siswa yang lainnya.
4. Sistem pengajaran yang masih bersifat konvensional atau hanya menggunakan buku teks saja, sehingga tidak ada animasi maupun simulasi yang dapat membantu para siswa dalam memahami materi.
5. Kurangnya alat peraga / alat praktek di sekolah. Alat peraga / alat praktek cukup dibutuhkan dalam mata pelajaran IPA ini yang dapat mempermudah siswa untuk dapat mengerti materi yang disampaikan dan siswa dapat dengan mudah membayangkan proses yang terjadi didalam tubuh manusia.
6. Umumnya setiap organ yang ada pada tubuh manusia menghasilkan enzim – enzim atau senyawa kimia lainnya yang dapat dikatan cukup banyak maka murid – murid sering lupa atau tertukar antara enzim yang satu dengan enzim yang lainnya atau senyawa yang satu dengan senyawa lainnya. Dengan adanya perangkat ajar ini maka penjelasan akan enzim – enzim atau senyawa sudah dipisahkan dan dikelompokkan sesuai dengan organ nya.
3.3.4 Usulan Pemecahan Masalah
Berdasarkan kesulitan-kesulitan yang telah dirumuskan dalam perumusan masalah pada sub bab diatas, maka diharapkan dengan adanya perangkat ajar yang dibuat ini dapat mengatasi masalah-masalah tersebut serta meningkatkan prestasi belajar para siswa. Berikut adalah usulan pemecahan masalah yang diberikan:
1. Dengan adanya perangkat ajar yang merupakan media dan alat bantu pembelajaran bagi siswa, siswa dapat mempelajari atau mengulang materi pembelajaran diluar jam pelajaran sekolah walaupun tanpa seorang pembimbing atau guru.
2. Siswa dapat mempelajari materi kapanpun dia memiliki waktu tanpa perlu merasa khawatir akan keterbatasan waktu.
3. Siswa dapat mengatur suasana atau lingkungan belajar yang disukainya tanpa harus merasa terganggu dengan suasana yang gaduh di kelas misalnya.
4. Penjelasan materi tidak hanya diberikan melalui teks saja, tetapi juga akan dilengkapi dengan gambar, suara, animasi, dan video yang menarik bagi siswa kelas V – VI sekolah dasar.
5. Sebagai solusi karena kurangnya alat praktek dan alat peraga di sekolah, maka dalam perangkat ajar ini akan diberikan beberapa materi yang menjelaskan tentang simulasi sederhana dan animasi dari teori ilmiah yang terkait, sehingga siswa dapat mengerti dan memahami dengan mudah materi tersebut.
6. Dengan susunan organ tubuh manusia yang tertata rapi serta user interface yang menarik maka dapat membantu murid - murid dalam menghafal akan enzim – enzim atau senyawa yang dihasilkan oleh tubuh manusia.
3.4 Perancangan Sistem
Pada perancangan sistem ini akan dibahas mengenai seputar rancangan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri dari use case diagram, activity diagram, dan class diagram, rancangan layar (storyboard), dan spesifikasi proses untuk setiap rancangan layar.
3.4.1 Use Case Diagram
Gambar 3.16 Use Case Diagram
Melihat materi
Sistem
Siswa Mengubah soal Menambah soal Menghapus soal Mengambil permainan Mengambil kuis Login Guru Merubah data siswa menambah data siswa menghapus data siswa Melihat nilai Login3.4.2 Use Case Specification
Use Case Specification menjelaskan lebih detail mengenai interaksi antara pelaku dengan sistem dan menampilkan seluruh kegiatan aktivitas antara pelaku dan tanggapan dari sistem.
a. Use Case Specification Login
Pada proses ini, guru dapat melakukan login untuk masuk ke halaman material editor.
Tabel 3.11 Use Case Specification untuk login
Pelaku Guru
Deskripsi Guru melakukan login dengan memasukkan username dan password untuk
dapat masuk ke halaman soal-soal untuk melakukan perubahan
Tujuan Ke Halaman login
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan Guru Respon Sistem
1. Guru mengisi username dan password
2. Sistem akan mengecek username dan password yang dimasukkan oleh guru dengan data yang ada di database 3. jika username dan password benar
maka sistem akan menampilkan soal-soal yang ada
b. Use Case Specification Mengubah Soal
Pada proses ini, guru dapat mengubah soal-soal yang telah ada, baik untuk memilih soal ataupun untuk memasukkan jenis soal kedalam suatu kategori.
Tabel 3.12 Use Case Specification Mengubah Soal
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat mengubah soal yang akan ditampilkan dalam kuis
Tujuan Mengubah soal yang ada
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. Sistem akan menampilkan soal-soal yang ada
2. guru kemudian mengubah soal beserta jawabannya
3. Sistem akan memasukkan soal beserta jawaban yang baru tersebut kedalam database
c. Use Case Specification Menambah Soal
Pada proses ini, guru dapat melakukan penambahan soal.
Tabel 3.13 Use Case Specification Menambah Soal
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat menambah soal yang akan ditampilkan dalam kuis
Tujuan menambah soal latihan
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. Sistem akan menampilkan soal-soal yang ada
2. guru kemudian dapat
menambahkan beberapa soal beserta jawabannya
3. Sistem akan memasukkan soal beserta jawaban yang baru tersebut kedalam database
d. Use Case Specification Menghapus Soal
Pada proses ini, guru dapat melakukan penghapusan pada soal-soal yang telah ada.
Tabel 3.14 Use Case Specification Menghapus Soal
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat menghapus soal yang ada didalam database
Tujuan manghapus soal yang ada
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. Sistem akan menampilkan soal-soal yang ada
2. guru kemudian dapat menghapus soal yang ada
3. Sistem akan melakukan update dan menghapus soal yang ada dalam database
e. Use Case Specification Melihat nilai
Pada proses ini, guru dapat melihat nilai siswa yang telah tersimpan kedalam database.
Tabel 3.15 Use Case Specification untuk Melihat nilai
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat melihat nilai siswa
Tujuan Ke halaman daftar nilai siswa
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. guru memilih menu data siswa 2. Sistem akan mengecek database dan
f. Use Case Specification Menambah data siswa
Pada proses ini, guru dapat menambah data siswa kedalam database.
Tabel 3.16 Use Case Specification untuk Menambah data siswa
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat menambah data siswa
Tujuan Ke halaman daftar data siswa
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. guru memilih menu data siswa 2. Sistem akan mengeluarkan data siswa
3. guru memilih menu tambah data siswa
4. Sistem akan mengeluarkan formulir untuk data siswa baru
5. guru memasukkan data siswa yang baru
6. Sistem akan memasukkan serta menyimpan data siswa yang baru kedalam database.
g. Use Case Specification menghapus data siswa
Pada proses ini, guru dapat menghapus data siswa yang telah terdaftar didalam database.
Tabel 3.17 Use Case Specification untuk Menghapus data siswa
Pelaku Guru
Deskripsi Guru dapat menghapus data siswa
Tujuan Ke halaman daftar data siswa
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. guru memilih menu data siswa 2. Sistem akan mengeluarkan data siswa
3. guru memilih siswa yang akan dihapus datanya
4. Sistem akan menghapus dan
menghilangkan data siswa yang telah dipillih dalam database.
h. Use Case Specification merubah data siswa
Pada proses ini, guru dapat merubah data siswa yang telah terdaftar didalam database.
Tabel 3.18 Use Case Specification untuk Menambah data siswa
Pelaku guru
Deskripsi guru dapat merubah data siswa
Tujuan Ke halaman daftar data siswa
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan guru Respon Sistem
1. guru memilih menu data siswa 2. Sistem akan mengeluarkan data siswa
3. guru memilih siswa yang akan dirubah datanya
4. Sistem akan mengeluarkan formulir data siswa tersebut untuk dirubah 5. guru memasukkan data siswa
yang baru kedalam formulir
6. sistem akan meng-update dan
merubah data siswa yang sebelumnya dengan data yang baru dan
menyimpannya kedalam database.
i. Use Case Specification Melihat Materi
Pada proses ini, siswa dapat melihat isi materi
Tabel 3.19 Use Case Specification untuk Melihat Materi
Pelaku Siswa
Deskripsi Siswa dapat melihat isi materi
Tujuan Ke Halaman pembahasan
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan Siswa Respon Sistem
1. Siswa memilih menu pembahasan
2. Sistem akan menampilkan isi pembahasan
j. Use Case Specification Mengambil Permainan
Pada proses ini, siswa dapat mengambil permainan yaitu mencari kata yang telah disediakan.
Tabel 3.20 Use Case Specification Mengambil Permainan
Pelaku Siswa
Deskripsi Siswa dapat mengikuti permainan yang akan diberikan
Tujuan Mengikuti permainan mencari kata
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan Siswa Respon Sistem
1. Siswa memilih menu mencari kata
2. Sistem akan menampilkan permainan berupa pertanyaan – pertanyaan yang harus dijawab
3. Siswa menjawab pertanyaan – pertanyaan yang ada
4. Sistem akan mengecek benar tidaknya kata-kata yang telah dijawab oleh siswa.
k. Use Case Specification User Login
Pada proses ini, siswa dapat melakukan login untuk dapat mengambil kuis
Tabel 3.21 Use Case Specification untuk user login
Pelaku siswa
Deskripsi Siswa melakukan login dengan memasukkan id siswa untuk dapat masuk ke
halaman kuis
Tujuan Ke Halaman kuis
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan siswa Respon Sistem
1. siswa mengisi no induk 2. Sistem akan mengecek no induk
apakah terdaftar dalam database 3. jika benar maka sistem akan
Use Case Specification Mengambil kuis
Pada proses ini, siswa dapat mengambil soal – soal kuis yang berhubungan dengan materi.
Tabel 3.22 Use Case Specification untuk Mengambil kuis
Pelaku Siswa
Deskripsi Siswa dapat mengikuti kuis dan menjawab soal-soal yang ada
Tujuan Menjawab beberapa soal yang diberikan
Bidang Khas Suatu Event
Kegiatan Siswa Respon Sistem
1. Sistem akan menampilkan soal-soal kuis yang ada didalam database 2. Siswa dapat menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang ada
3. Sistem akan mengecek apakah jawaban yang diberikan oleh siswa sesuai dengan soalnya.
4. Sistem akan memberikan nilai pada setiap jawaban yang benar
3.4.3 Activity Diagram
Activity Diagram akan berisi penjelasan lebih lengkap tentang urutan suatu proses yang terjadi antara siswa dengan sistem. Aktivitas selalu diawali dari siswa, yang kemudian akan mendapat respon dari sistem yang nantinya akan menampilkan hasil proses akhir pada suatu proses tersebut.
a. Activity Diagram untuk login
Proses ini terjadi ketika guru akan melakukan perubahan, menambah, maupun menghapus soal-soal yang ada dengan memasukkan username dan password terlebih dahulu.
Gambar 3.17 Activity Diagram untuk login
guru
Sistem
Memasukkan username dan
password
Mengecek username dan password kedalam database
Menampilkan soal-soal yang ada
True False
b. Activity Diagram Mengubah Soal
Proses ini terjadi saat guru akan mengubah soal beserta jawabannya yang telah ada dalam database dengan login terlebih dahulu. Lalu guru dapat mengubah soal-soal yang ada beserta jawabannya dan sistem akan meng-update soal dan jawaban yang baru kedalam database.
Gambar 3.18 Activity Diagram untuk Mengubah Soal
Guru
Sistem
Melakukan login mengecek soal-soal yang ada didalam database
Mengubah soal dan jawaban yang ada
Menyimpan soal dan jawaban yang baru kedalam database
c. Activity Diagram Menambah Soal
Proses ini terjadi ketika guru akan menambahkan soal yang baru kedalam database. Guru terlebih dahulu harus melakukan login lalu menambahkan soal-soal yang baru beserta jawabannya. Sistem akan menambahkan soal-soal dan jawaban yang baru kedalam database.
Gambar 3.19 Activity Diagram untuk Menambah Soal
Guru
Sistem
Melakukan login
mengecek soal-soal yang ada di database
Menambahkan soal-soal dan jawabannya
Menyimpan soal dan jawaban yang baru kedalam database
d. Activity Diagram Menghapus Soal
Proses ini terjadi katika guru akan menghapus soal yang telah ada dalam database. Guru terlebih dahulu melakukan login lalu memilih soal yang akan dihilangkan lalu menghapusnya. Sistem akan meng-update dan menghapus soal-soal dan jawaban yang telah dihilangkan kedalam database.
Gambar 3.20 Activity Diagram untuk Menghapus Soal
Guru
Sistem
Melakukan login
Mengecek soal-soal yang ada dalam database
Memilih soal dan menghapusnya
Meng-update dan menghapus soal dari database Mengeluarkan soal-soal
e. Activity Diagram Menambah data siswa
Proses ini terjadi ketika guru akan menambah data siswa kedalam database yang dapat dilakukan dengan melalui menu tambah data siswa. Lalu sistem akan mengeluarkan formulir data siswa untuk diisi.
Gambar 3.21 Activity Diagram untuk Menambah data siswa
Sistem
Guru
Klik menu data siswa Mengeluarkan daftar data siswa
Mengisi data siswa yang baru
Memasukkan data siswa yang baru kedalam database Klik menu tambah
f. Activity Diagram Menghapus data siswa
Proses ini terjadi ketika guru akan menghapus data siswa dalam database yang dapat dilakukan dengan melalui menu hapus data siswa. Lalu sistem akan mengijinkan guru memilih siswa yang akan dihapus datanya.
Gambar 3.22 Activity Diagram untuk Menghapus data siswa
Guru
Sistem
Klik menu data siswa
Mengecek database dan mengeluarkan daftar
data siswa
Memilih siswa yang akan dihapus datanya
Menghapus data siswa yg telah dipilih dari dalam
g. Activity Diagram Merubah data siswa
Proses ini terjadi ketika guru akan merubah data siswa dalam database yang dapat dilakukan dengan melalui menu rubah data siswa. Lalu sistem akan mengeluarkan mengijinkan guru memilih siswa yang akan dirubah datanya.
Gambar 3.23 Activity Diagram untuk merubah data siswa
Guru
Sistem
Klik menu data siswa
Mengecek database dan mengeluarkan daftar
data siswa
Memilih siswa yang akan dirubah datanya
Mengeluarkan formulir data siswa untuk diisi dengan data yang baru
Memasukkan data siswa yang baru
Meng-update data siswa yang baru dan menyimpannya
h. Activity Diagram Melihat Nilai
Proses ini terjadi ketika guru akan melihat nilai para siswa yang dapat dilakukan dengan cara memilih menu data siswa, lalu sistem akan mengeluarkan daftar nama - nama siswa dan nilai.
Gambar 3.24 Activity Diagram untuk Melihat nilai
Guru
Sistem
Klik menu data siswa
Mengecek database dan menampilkan daftar nama
i. Activity Diagram Melihat Materi
Proses ini terjadi ketika siswa akan melihat isi materi yang akan diberikan dengan memilih menu materi. Lalu sistem akan menampilkan isi materi yang ada.
Gambar 3.25 Activity Diagram untuk Melihat Materi
Siswa
Sistem
Klik menu pembahasan Menampilkan isi
j. Activity Diagram Mengambil Permainan
Proses ini terjadi ketika siswa akan mengambil permainan mencari kata dengan melalui menu kuis.
Gambar 3.26 Activity Diagram untuk Mengambil permainan
Siswa
Sistem
Menampilkan permainan mencari kata Memilih menu Kuis
Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dengan cara mencari jawabannya pada tabel
yang diberikan
Mengecek kata-kata yang telah dipilih benar atau salah Memilih menu
k. Activity Diagram user login
Proses ini terjadi ketika siswa yang akan mengikuti kuis dan harus login terlebih dahulu.
Gambar 3.27 Activity Diagram untuk user login
Siswa
Sistem
Memilih menu kuis Mengeluarkan halaman login
Memasukkan no induk
siswa Mengecek no induk siswa dalam database
Mengeluarkan halaman kuis
True false
l. Activity Diagram Mengambil Kuis
Proses ini terjadi ketika siswa akan mengambil kuis dan menjawab soal-soal yang akan diberikan. Lalu sistem akan mengecek setiap jawaban dan memberikan nilai bagi setiap jawaban yang benar lalu menampilkan hasil nilai akhirnya.
Gambar 3.28 Activity Diagram untuk Mengambil Kuis
Sistem
Tambah nilai dengan 1 Tambah nilai dengan 0Siswa
Memilih menu kuis dan melakukan login
mengecek soal-soal yang ada di database
Menjawab soal-soal yang diberikan
Mengecek jawaban
Tambah soal dengan 1
Tampilkan nilai akhir
True False
Soal < 10
3.4.4 Sequence Diagram
Gambar 3.30 Sequence Diagram mengubah data siswa
Gambar 3.38 Sequence Diagram memilih permainan
3.4.5 Class Diagram Guru - id: int - username: varchar - pass: varchar + setid() + getid()
Gambar 3.40 Class Diagram
Soal Siswa - id: int - pertanyaan_id: int - no_urut: int - soal: text - benar: varchar - a: varchar - b: varchar - c: varchar - d: varchar - id: int - no_induk: varchar - nama: varchar - kelas: varchar + setid() + getid() + setsoal() + getsoal() + hapussoal() + tambahsoal() + setjawab() + getjawab() Nilai - id: int - tanggal: varchar - nilai: int +setnilai() +getnilai() * 1 * 1 1 *
3.5 Perancangan Layar
Multimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 1 of 7 Screen ID: Main Screen
Screen Description: Tampilan awal ketika program dijalankan
Link From Screen ID: Main Screen Link to Screen ID: Menu Color Scheme: Orange (#FF9900)
Text Attributes: Alamat sekolah, No. Telepon sekolah, Website sekolah, dan Email sekolah
Still Images: Logo sekolah SD Bhakti Audio:
Video:
Multimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 2 of 7 Screen ID: Menu
Screen Description: Tampilan menu pada program, user akan memilih apa yang dijalankan, tombol pembahasan untuk memilih menu pembahasan, tombol kuis untuk memilih menu kuis. User yang dimaksud adalah siswa.
Link From Screen ID: Main Screen Link to Screen ID: Menu pembahasan, Kuis
Color Scheme: Krem (#FFCC99) Text Attributes: Pembahasan dan Kuis
Still Images: lampu off dan on, dan papan tulis Audio:
Video:
Animation: apabila menu di hover akan ada animasi lampu menyala
Exit
Pembahasan
Multimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 3 of 7 Screen ID: Menu pembahasan
Screen Description: Tampilan pada menu pembahasan, user akan memilih apa yang dijalankan, tombol organ-organ tubuh untuk mengetahui yang terdapat didalam organ-organ tubuh, tombol penyebab organ tubuh rusak untuk mengetahui apa saja yang menyebabkan organ tubuh rusak. Tombol jam piket organ tubuh untuk mengetahui cara organ tubuh bekerja. Tombol tips hidup sehat untuk mengetahui cara-cara hidup sehat.
Link From Screen ID: Menu Link to Screen ID: Menu, Menu Materi Color Scheme: Krem (#FFCC99) , Transparent grey (#878787)
Text Attributes: Organ – organ tubuh, penyebab organ tubuh rusak, dll Still Images:
Audio: Video:
Animation: anak panah yang mengikuti menu mana yang sedang di hover Organ-organ tubuh
Penyebab organ rusak Jam piket organ Tips hidup sehat
Multimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 4 of 7 Screen ID: Menu Materi
Screen Description: Tampilan pada menu materi organ organ tubuh manusia, user akan memilih tombol sub-bab organ mana yang akan dijlankan
Link From Screen ID : Menu pembahasan
Link to Screen ID: Menu organ – organ tubuh
Color Scheme: Background Gradient black & White Text Attributes: nama nama organ tubuh
Still Images: Logo dari organ - organ Audio: Video: Animation: Judul materi
Gambar
Penjelasan materi
Menu-menu materi backMultimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 5 of 7 Screen ID: Kuis
Screen Description: Tampilan pada menu kuis, user akan memilih apa yang dijalankan, tombol pilihan ganda untuk memilih menu pilihan ganda, tombol puzzle untuk memilih menu puzzle.
Link From Screen ID: Menu Link to Screen ID: Pilihan ganda, Mencari kata
Color Scheme: Krem (#FFCC99) Text Attributes: Pilihan ganda , Puzzle Still Images: Audio: Video: Animation:
Pilihan ganda
Mencari kata
backMultimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 6 of 7 Screen ID: Pilihan ganda
Screen Description: Tampilan pada menu kuis pilihan ganda, user akan memilih salah satu jawaban yang tepat terhadap pernyataan yang terdapat pada pertanyaan pilihan ganda.
Link From Screen ID: Kuis Link to Screen ID: Pilihan ganda Color Scheme: Krem (#FFCC99)
Text Attributes: Soal soal Still Images: -
Audio: Video:
Animation: benar/salah disamping no soal akan muncul logo benar atau salah, ada penilaian
back
Coba lagi koreksi
Tabel pertanyaan
Dan
Multimedia Storyboard
Project: Perangkat ajar Biologi Date:
Screen: 7 of 7 Screen ID: Mencari kata
Screen Description: Tampilan pada menu kuis Mencari kata, user harus menemukan kata – kata pada tabel sesuai dengan kata kata yang ada di list sebelah kanan.
Link From Screen ID: Kuis Link to Screen ID: Mencari kata Color Scheme: Putih(#FFFFFF)
Text Attributes: kata kata yang harus dicari Still Images: -
Audio: Video:
Animation: drag and drop
3.6 Perancangan Basis Data
Perancangan basis data dimaksudkan untuk merancang data-data yang akan diolah menjadi informasi dan akan ditampung dalam tabel-tabel yang sesuai dengan fungsinya. Berikut ini adalah penjelasan tentang spesifikasi dari tabel-tabel tersebut:
1. Tabel admin
Pada tabel ini, field id berfungsi sebagai tanda pengenal untuk admin yang telah login kedalam aplikasi ini. Field username dan pass berfungsi untuk menyimpan username dan password dari masing-masing admin.
Nama File : cai.sql Nama Tabel : kuis_user Primary Key : id
Tabel 3.23 Tabel kuis_user
Field Tipe field Panjang
field Keterangan
id int 5 id pengguna
username varchar 20 Username pengguna
2. Tabel pertanyaan
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan id soal, no urut soal, dan soal-soal pertanyaan yang akan dijawab oleh user. Pada field pertanyaan_id berfungsi untuk menyimpan kode-kode setiap soal. Field no_urut berfungsi untuk menyimpan nomor urutan soal dan nantinya soal akan keluar sesuai nomor urutannya. Field soal berfungsi untuk menyimpan deskripsi pertanyaan dari soal tersebut. Field benar untuk menyimpan pilihan jawaban yang benar. Field a, b, c, dan d untuk menyimpan opsi dari masing-masing pilihan jawaban.
Nama File : cai.sql
Nama Tabel : kuis_pertanyaan Primary Key : pertanyaan_id
Tabel 3.24 Tabel kuis_pertanyaan
Field Tipe field Panjang
field Keterangan
pertanyaan_id int 5 id / kode soal
Id int 5 Foreign key dari tabel siswa
no_urut varchar 5 Nomor urut soal
soal text 100 Deskripsi soal
Benar varchar 2 Jawaban yang benar
a varchar 500 Deskripsi jawaban untuk opsi A b varchar 500 Deskripsi jawaban untuk opsi B c varchar 500 Deskripsi jawaban untuk opsi C d varchar 500 Deskripsi jawaban untuk opsi D
3. Tabel siswa
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data-data siswa dalam perangkat ajar ini seperti id, no_induk, nama, dan kelas. Pada field id berfungsi untuk menyimpan id dari masing-masing siswa. No_induk untuk menyimpan nomor induk siswa. Field nama untuk menyimpan nama masing-masing siswa. Field kelas untuk menyimpan kelas siswa tersebut. Filed nilai untuk menyimpan hasil nilai setiap siswa.
Nama File : cai.sql
Nama Tabel : quiz_data_siswa Primary Key : id
Tabel 3.25 Tabel quiz_data_siswa
Field Tipe field Panjang
field Keterangan
id int 5 Kode masing-masing siswa
No_induk varchar 10 Nomor induk siswa
nama varchar 50 Nama siswa
4. Tabel Nilai
Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data-data nilai siswa dalam perangkat ajar ini seperti id, tanggal, dan nilai. Pada field id berfungsi untuk menyimpan id dari masing-masing siswa. Field tanggal untuk menyimpan tanggal siswa mengerjakan soal-soal yang ada. Field nilai untuk menyimpan hasil nilai dari masing-masing siswa.
Nama File : cai.sql Nama Tabel : nilai_siswa Primary Key : nilai
Tabel 3.26 Tabel nilai_siswa
Field Tipe field Panjang
field Keterangan
id int 5 Foreign Key dari tabel siswa
tanggal varchar 10 Tanggal siswa mengikuti kuis